Anda di halaman 1dari 7

REAKSI EKSOTERM DAN REAKSI ENDOTERM

Oleh: Afni Nurvita Dewi XI IPA 3 SMAN 13 JAKARTA

1. Reaksi Eksoterm
Reaksi Eksoterm (H = - ): Reaksi yang membebaskan energi dari sistem ke lingkungan. Akibat :  Temperatur campuran reaksi naik.  Energi potensial bahan kimia yang terlibat berkurang. Contoh:  Kayu terbakar  Pembakaran gas alam dalam kompor.

Reaksi Eksoterm dan Reaksi Endoterm

Diagram Tingkat Reaksi

2. Reaksi Endoterm
Reaksi Endoterm (H = + ): Reaksi mengalirnya energi dari lingkungan ke dalam sistem. Dalam reaksi ini, energi potensial (EP) naik sedangkan energi kinetik (EK) turun. Akibat:  Energi potensial bertambah  Temperatur campuran reaksi turun Contoh: beras yang berubah menjadi nasi.

Contoh Soal:
Jika uap bensin yang dicampur dengan udara dibakar, terjadi reaksi yang cepat sesuai dengan pers. berikut: 2C8H18 + 25O2 16CO2 + 18H2O Reaksi itu menghasilkan panas dan tenaga sehingga mampu menggerakkan mobil. Apakah reaksi tersebut termasuk eksoterm atau endoterm? Manakah yang memiliki energi potensial lebih besar, C8H18 + O2 atau CO2 + H2O?

Jawab: Pers. reaksi: 2C8H18 + 25O2 16CO2 + 18H2O Karena campuran reaksi tersebut menghasilkan panas, makan reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm. Dalam suatu reaksi eksoterm, energi potensial berkurang. Jadi, EP produk < EP reaktan; atau C8H18 + O2 > CO2 + H2O