SNI 7394:2008

Standar Nasional Indonesia

Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan

ICS 91.010.20

Badan Standardisasi Nasional

......................... 4 6.................... 7 6............................................23 Memasang 1 m2 bekisting untuk balok ............. ................................................87 ..............4 Membuat 1 m3 lantai kerja beton mutu f’c = 7...........................11 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 28.. 6 6...................78 ......18 Memasang 10 kg kabel presstressed polos/strands................ slump (12 ± 2) cm...................................2 MPa (K 150)...............24 Memasang 1 m2 bekisting untuk lantai .. 10 6.............................................. 5 6......19 Memasang 10 kg jaring kawat baja/wire mesh ......................... 9 6..................13 Membuat 1 m3 beton kedap air dengan strorox – 100 ........................... slump (12 ± 2) cm................... 6 6......... 11 6............................29 Membuat 1 m3 sloof beton bertulang (200 kg besi + bekisting) .. slump (12 ± 2) cm......15 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 200 mm ............30 Membuat 1 m3 kolom beton bertulang (300 kg besi + bekisting) .......... 3 6.....14 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 150 mm ........................................ 6 6........4 MPa (K 100)..................................................... 4 6........ 7 6....12 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 31.....................4 MPa (K 100)...............................................3 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 12....................................17 Pembesian 10 kg dengan besi polos atau besi ulir ........ w/c = 0............................................................................................................... 8 6.............................................................. 12 ............. ............31 Membuat 1 m3 balok beton bertulang (200 kg besi + bekisting).........9 MPa (K 200).......... ................. 6 6. 8 6....... w/c = 0...........28 Membuat 1 m3 pondasi beton bertulang (150 kg besi + bekisting) .... i Prakata……………………………………………………………………………………………………… iii Pendahuluan……………………………………………………………………………………………….3 MPa (K 225)......... 7 6............................. ..................21 Memasang 1 m2 bekisting untuk sloof ...............................5 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 14.87 ............................................................. .................8 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 21..........5 MPa (K 175)............... 3 6.............. slump (3-6) cm................ w/c = 0.... 1 2 Acuan normatif .........56 . 7 6................................ 5 6......................... 4 6............................. 8 6................7 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 19........................................................................ ..1 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 7.........32 Membuat 1 m3 plat beton bertulang (150 kg besi + bekisting) ...9 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 24.... w/c = 0.............................................................. 10 6....8 MPa (K 325)............................................................. slump (12 ± 2) cm..............................10 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 26...6 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 16................ slump (12 ± 2) cm....... slump (12 ± 2) cm...................................2 MPa (K 350)...27 Memasang 1 m2 jembatan untuk pengecoran beton ............................................... iv 1 Ruang lingkup . 5 6............... 2 5 Persyaratan.......................4 MPa (K 300).......................................8 MPa (K 125).............................. slump (12 ± 2) cm.......... 4 6... 9 6................. 7 6................................. 121 6................ 1 3 Istilah dan definisi ........................................................................22 Memasang 1 m2 bekisting untuk kolom .................................. slump (12 ± 2) cm.......................2 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 9.................16 Membuat 1 m’ PVC Waterstop lebar 230 mm – 320 mm ......... 2 6 Penetapan indeks harga satuan pekerjaan beton ........ ..........0 MPa (K 275)................................... 1 4 Singkatan istilah ................................. 9 6...........26 Memasang 1 m2 bekisting untuk tangga ............................................... 5 6................................. .....25 Memasang 1 m2 bekisting untuk dinding ......................... 3 6.......................... slump (12 ± 2) cm................ 6 6...............20 Memasang 1 m2 bekisting untuk pondasi ....7 MPa (K 250)................................................................ 3 6....... slump (12 ± 2) cm............. slump (12 ± 2) cm...............SNI 7394:2008 Daftar isi Daftar isi..

........................12 Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (200 kg besi + bekisting) .......13 Membuat 1 m’ ring balok beton bertulang (10 x 15) cm .......36 Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (150 kg besi + bekisting) ..................13 Membuat 1 m’ kolom praktis beton bertulang (11 x 11) cm ................................34 6..... 15 Bibliografi………………………………………………………………………………………………… 16 ii ........................35 6.........................14 Lampiran A………………………………………………………………………………………………......33 6.............................6..

dengan perubahan pada indeks harga bahan dan indeks harga tenaga kerja. Standar ini disusun oleh Panitia Teknis Bahan Konstruksi Bangunan dan Rekayasa Sipil melalui Gugus Kerja Struktur dan Konstruksi Bangunan pada Subpanitia Teknik Bahan. Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton. Sains. pakar dan lembaga terkait.SNI 7394:2008 Prakata Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) tentang Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan dan perumahan adalah revisi RSNI T-13-2002. iii . Struktur. Tata cara penulisan disusun mengikuti Pedoman Standardisasi Nasional 08:2007 dan dibahas pada rapat konsensus pada tanggal 7 Desember 2006 di Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Bandung dengan melibatkan para nara sumber. dan Konstruksi Bangunan.

mutu kerja. kondisi kerja. Penelitian lapangan berupa penelitian produktifitas tenaga kerja lapangan pada beberapa proyek pembangunan gedung dan perumahan serta penelitian laboratorium bahan bangunan untuk komposisi bahan yang digunakan pada setiap jenis pekerjaan dengan pendekatan kinerja/performance dari jenis pekerjaan terkait. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dengan melakukan pengumpulan data sekunder analisis biaya yang diperoleh dari beberapa BUMN. Kontraktor dan data yang berasal dari analisis yang telah ada sebelumnya yaitu BOW.Pendahuluan Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan ini disusun berdasarkan pada hasil penelitian Analisis Biaya Konstruksi di Pusat Litbang Permukiman 1988 – 1991. dll WAKTU NORMAL INDIVIDU TABULASI DATA Tingkat ketelitian 10% dan tingkat keyakinam 95% TES KESERAGAMAN DATA TES KECUKUPAN DATA Tidak Cukup WAKTU NORMAL Kelonggaran waktu/allowance Cukup WAKTU STANDAR BAHAN ANALISIS BIAYA KONSTRUKSI/ BARU iv . cuaca. Dari data sekunder yang terkumpul dipilih data dengan modus terbanyak. DATA LAPANGAN WAKTU DASAR INDIVIDU Waktu produktif Rating keterampilan. Tahap kedua adalah penelitian lapangan untuk memperoleh data primer sebagai cross check terhadap data sekunder terpilih pada penelitian tahap pertama.

2 MPa (K 350) untuk pekerjaan beton bertulang. 2 Acuan normatif Standar ini disusun mengacu kepada hasil pengkajian dari beberapa analisa pekerjaan yang telah diaplikasikan oleh beberapa kontraktor dengan pembanding adalah analisa BOW 1921 dan penelitian analisa biaya konstruksi. balok. c) Pekerjaan pembuatan pondasi. kolom.4 MPa (K 100) sampai dengan f’c = 31.5 indeks bahan indeks kuantum yang menunjukkan kebutuhan bahan bangunan untuk setiap satuan jenis pekerjaan 3. kolom praktis dan ring balok. dinding beton bertulang.2 harga satuan bahan harga yang sesuai dengan satuan jenis bahan bangunan 3. b) Pekerjaan pemasangan water stop dan bekisting berbagai komponen struktur bangunan.3 harga satuan pekerjaan harga yang dihitung berdasarkan analisis harga satuan bahan dan upah 3. 3 Istilah dan definisi 3. Jenis pekerjaan beton yang ditetapkan meliputi : a) Pekerjaan pembuatan beton f’c = 7.1 bangunan gedung dan perumahan bangunan yang berfungsi untuk menampung kegiatan kehidupan bermasyarakat 3.Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan 1 Ruang lingkup Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan beton yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan beton untuk bangunan gedung dan perumahan. sloof.4 indeks faktor pengali atau koefisien sebagai dasar penghitungan biaya bahan dan upah kerja 3.6 indeks tenaga kerja indeks kuantum yang menunjukkan kebutuhan waktu untuk mengerjakan setiap satuan jenis pekerjaan 1 dari 16 .

c) Jam kerja efektif untuk tenaga kerja diperhitungkan 5 jam perhari. yang dijabarkan dalam perkalian indeks bahan bangunan dan upah kerja dengan harga bahan bangunan dan standar pengupahan pekerja. 2 dari 16 .10 semen portland tipe I semen portland yang umum digunakan tanpa persyaratan khusus 4 Singkatan istilah Singkatan cm kg m’ m2 m3 OH PC PB KR 5 5. yang besarnya tergantung dari jenis bahan dan komposisi adukan.1 Persyaratan Persyaratan umum Kepanjangan centimeter kilogram meter panjang meter persegi meter kubik Orang Hari Portland Cement Pasir beton Kerikil Istilah Satuan panjang Satuan berat Satuan panjang Satuan luas Satuan volume Satuan tenaga kerja perhari Semen Portland Agregat halus ukuran < 5 mm Agregat kasar ukuran 5 mm – 40 mm Persyaratan umum dalam perhitungan harga satuan: a) Perhitungan harga satuan pekerjaan berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia. luas. b) Perhitungan indeks bahan telah ditambahkan toleransi sebesar 5%-20%. untuk menyelesaikan persatuan pekerjaan konstruksi 3.7 pelaksana pembangunan gedung dan perumahan pihak-pihak yang terkait dalam pembangunan gedung dan perumahan yaitu para perencana. kontraktor maupun perseorangan dalam memperkirakan biaya bangunan. konsultan.2 Persyaratan teknis Persyaratan teknis dalam perhitungan harga satuan pekerjaan: a) Pelaksanaan perhitungan satuan pekerjaan harus didasarkan pada gambar teknis dan rencana kerja serta syarat-syarat (RKS). 5. 3.9 satuan pekerjaan satuan jenis kegiatan konstruksi bangunan yang dinyatakan dalam satuan panjang. berdasarkan harga bahan dan upah kerja sesuai dengan kondisi setempat.3. dimana di dalamnya termasuk angka susut.8 perhitungan harga satuan pekerjaan konstruksi suatu cara perhitungan harga satuan pekerjaan konstruksi. volume dan unit 3. b) Spesifikasi dan cara pengerjaan setiap jenis pekerjaan disesuaikan dengan standar spesifikasi teknis pekerjaan yang telah dibakukan.

6 Penetapan indeks harga satuan pekerjaan beton d) 6.000 799 1017 215 1.78 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 276. slump (12 ± 2) cm.28 s/d 6. Bukling factor pasir = 20 % 3 dari 16 .275 0. Bobot isi kerikil = 1. slump (12 ± 2) cm.275 0.1 s/d 6. w/c = 0.083 Bahan Tenaga kerja 6.083 Bahan Tenaga kerja CATATAN Bobot isi pasir = 1.36) untuk gambar rencana yang belum mempunyai gambar detail.650 0. w/c = 0.650 0.2 MPa (K 150). e) Analisa (6.083 Bahan Tenaga kerja 6. slump (12 ± 2) cm.87 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 247.400 kg/m3.2 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 9.8 MPa (K 125).Analisa ini sebagai rancangan perhitungan harga satuan beton.000 869 999 215 1.275 0.3 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 12. dalam pelaksanaan pekerjaan komposisi campuran berdasarkan mix design yang dibuat dari hasil test bahan dilaboratorium.028 0.1 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 7. w/c = 0.4 MPa (K 100).350 kg/m3.650 0.72 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 299.000 828 1012 215 1.028 0.028 0.27) digunakan untuk gambar rencana yang sudah detail dan Analisa (6.

650 0.083 Bahan Tenaga kerja 4 dari 16 .275 0. w/c = 0. w/c = 0.200 0.275 0.5 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 14.060 w/c Bahan Tenaga kerja 6.7 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 19.028 0.028 0.61 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 352. slump (12 ± 2) cm.028 0.3 MPa (K 225). slump (3-6) cm. slump (12 ± 2) cm.6 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 16. = 0.083 Bahan Tenaga kerja 6.083 Bahan Tenaga kerja 6.9 MPa (K 200).58 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 371.4 Membuat 1 m3 lantai kerja beton mutu f’c = 7.66 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 326.275 0.000 698 1047 215 1.200 0.87 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 230.020 0.5 MPa (K 175). w/c = 0.6.000 893 1027 200 1.4 MPa (K 100). slump (12 ± 2) cm.650 0.650 0.000 731 1031 215 1.000 760 1029 215 1.

350 0. w/c = 0. slump (12 ± 2) cm.11 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 28.083 Bahan Tenaga kerja 6.56 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 384.000 684 1026 215 1.0 MPa (K 275).10 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 26.028 0.083 Bahan Tenaga kerja 6.8 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 21.028 0. slump (12 ± 2) cm.9 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 24.53 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 406.275 0. w/c = 0.000 670 1006 215 2.650 0.028 0.000 681 1021 215 1.083 Bahan Tenaga kerja 6.650 0.52 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg m3 m3 Liter OH OH OH OH Indeks 413.8 MPa (K 325).275 0.275 0. w/c = 0. w/c = 0. slump (12 ± 2) cm. slump (12 ± 2) cm.105 Bahan Tenaga kerja 5 dari 16 .7 MPa (K 250).035 0.100 0.49 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 439.650 0.000 692 1039 215 1.4 MPa (K 300).6.

035 0.14 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 150 mm Kebutuhan Waterstop lebar 150 mm Pekerja Tukang batu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Bahan 6.070 0.48 Kebutuhan PC PB KR (maksimum 30 mm) Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg Liter OH OH OH OH Indeks 448.350 0.003 0.000 667 1000 215 2.004 Satuan m’ OH OH OH OH Indeks 1.16 Membuat 1 m’ PVC Waterstop lebar 230 mm – 320 mm Kebutuhan Waterstop Bahan lebar 230 mm .035 0.035 0.13 Membuat 1 m3 beton kedap air dengan strorox – 100 Kebutuhan PC PB KR (Kerikil 2cm/3cm) Strorox – 100 Satuan kg m3 m3 kg Indeks 400.004 OH OH OH OH .320 mm Pekerja Tukang batu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6 dari 16 Satuan m ’ Indeks 1.200 Bahan Air Tenaga kerja Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Liter OH OH OH OH 210 2.12 Membuat 1 m3 beton mutu f’c = 31.2 MPa (K 350).050 0.050 0.100 0.105 Bahan Tenaga kerja 6. w/c = 0.480 0.030 0. slump (12 ± 2) cm.350 0.105 6.100 0.060 0.080 0.000 0.003 6.050 0.15 Memasang 1 m’ PVC Waterstop lebar 200 mm Kebutuhan Waterstop lebar 200 mm Pekerja Tukang batu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Bahan Satuan m’ OH OH OH OH Indeks 1.004 0.004 0.6.040 0.800 1.

500 0.001 Satuan m3 kg Liter OH OH OH OH Indeks 0.025 0.004 6.007 0.005 0.050 0.260 0.500 0.520 0.070 0.21 Memasang 1 m2 bekisting untuk sloof Kebutuhan Kayu kelas III Bahan Paku 5 cm – 10 cm Minyak bekisting Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 7 dari 16 Satuan kg kg OH OH OH OH Indeks 1.003 6.100 0.025 0.002 0.300 0.100 0.18 Memasang 10 kg kabel presstressed polos/strands Kebutuhan Besi beton (polos/ulir) Bahan Kawat beton Pekerja Tukang besi Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan kg kg OH OH OH OH Indeks 10.026 0.020 0.050 0.520 0.150 0.026 .040 0.300 0.026 0.260 0.6.026 Satuan m3 kg Liter OH OH OH OH Indeks 0.19 Memasang 1 Kg jaring kawat baja/wire mesh Kebutuhan Jaring kawat baja dilas Bahan Kawat beton Pekerja Tukang besi Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6.100 0.050 0.20 Memasang 1 m2 bekisting untuk pondasi Kebutuhan Kayu kelas III Bahan Paku 5 cm – 10 cm Minyak bekisting Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6.070 0.17 Pembesian 10 kg dengan besi polos atau besi ulir Kebutuhan Besi beton (polos/ulir) Bahan Kawat beton Pekerja Tukang besi Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan kg kg OH OH OH OH Indeks 10.045 0.

φ (8–10) cm.660 0.350 6.400 0.040 0.033 Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang OH OH OH OH Indeks 0.040 0.000 0.200 0.033 0. panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6.200 0.200 0.23 Memasang 1 m2 bekisting untuk balok Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Bahan Plywood tebal 9 mm Dolken kayu galam.015 0.350 2.040 0.6.000 0.350 2. panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang OH OH OH OH Indeks 0. φ (8-10) cm. φ (8-10) cm.24 Memasang 1 m2 bekisting untuk plat lantai Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Bahan Plywood tebal 9 mm Dolken kayu galam.660 0.660 0.033 0.400 0.330 0.033 8 dari 16 .015 0. panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6.330 0.033 0.018 0.330 0.22 Memasang 1 m2 bekisting untuk kolom Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Bahan Plywood tebal 9 mm Dolken kayu galam.400 0.033 Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang OH OH OH OH Indeks 0.000 0.

400 0.030 0.015 0.008 9 dari 16 .400 0.6.150 0.25 Memasang 1 m2 bekisting untuk dinding Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Plywood tebal 9 mm Bahan Dolken kayu galam. panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang OH OH OH OH Indeks 0.020 0.033 0.350 3.150 0.200 0. panjang 4 m Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Batang OH OH OH OH Indeks 0. φ (8-10) cm.27 Memasang 1 m2 jembatan untuk pengecoran beton Kebutuhan Kayu kelas III (papan) Paku 5 cm – 12 cm Dolken kayu galam Bahan (kaso).030 0.0264 0.330 0. φ (8-10) cm.033 Satuan m3 kg Liter m3 Lbr Batang Buah OH OH OH OH Indeks 0.005 0.350 2.033 6.26 Memasang 1 m2 bekisting untuk tangga Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Balok kayu kelas II Bahan Plywood tebal 9 mm Dolken kayu galam.500 0.660 0.330 0. panjang 4 m Formite/penjaga jarak bekisting/spacer Pekerja Tukang kayu Tenaga kerja Kepala tukang Mandor 6. φ (8-10) cm.000 4.000 0.600 0.033 0.050 0.660 0.000 0.

650 0.28 Membuat 1 m3 pondasi beton bertulang (150 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Bahan Kawat beton PC PB KR Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 OH OH OH OH OH OH Indeks 0.500 2.250 336.600 210.6.283 10 dari 16 .300 1.200 1.050 0.275 1.323 0.540 0.265 6.400 0.000 336.400 157.810 5.300 0.560 1.29 Membuat 1 m3 sloof beton bertulang (200 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm-12cm Minyak bekisting Besi beton polos Bahan Kawat beton PC PB KR Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 OH OH OH OH OH OH Indeks 0.540 0.500 0.000 0.275 1.000 0.000 0.000 3.810 5.262 0.270 2.

810 0. φ (8-10) cm.540 0.100 0.000 0.600 210. φ (8-10) cm.333 0.000 6.140 2.318 11 dari 16 .275 1.400 0.000 336.000 3.800 16.810 0.353 6.350 0.000 315.320 3.6. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.500 20.050 0.150 3.275 1.000 4.400 4.500 336.540 0. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.000 2.650 1.403 0.000 7.31 Membuat 1 m3 balok beton bertulang (200 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.30 Membuat 1 m3 kolom beton bertulang (300 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.000 0.650 2.200 1.

300 0.275 1.250 336.240 3. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.262 0.000 0.540 0.800 24.000 0.265 0.050 0.200 1. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.050 0.33 Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (150 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.32 Membuat 1 m3 plat beton bertulang (150 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.265 12 dari 16 .500 2.600 157.320 3.000 5.275 1.6.120 2.200 1.160 2.000 5.300 1.250 336. φ (8-10) cm.810 0.300 1.800 32.500 2.540 0.300 0.600 157. φ (8-10) cm.265 6.810 0.

020 0. φ (8-10) cm.002 0.000 0.000 336.000 3.000 5.560 1.010 3. panjang 4 m Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg Liter kg kg kg m3 m3 m3 Lembar Batang OH OH OH OH OH OH Indeks 0.006 0.020 0.6.000 0.180 0.000 1.400 0.323 0.810 0.200 210.105 2.250 3.006 0.020 0.35 Membuat 1 m’ kolom praktis beton bertulang (11 x 11) cm Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Besi beton polos Bahan Kawat beton PC PB KR Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg kg kg kg m3 m3 OH OH OH OH OH OH Indeks 0.009 13 dari 16 .283 6.045 4.009 0.650 0.540 0.500 14.34 Membuat 1 m3 dinding beton bertulang (200 kg besi + bekisting) Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Minyak bekisting Besi beton polos Kawat beton PC Bahan PB KR Kayu kelas II balok Plywood 9 mm Dolken kayu galam.000 0.275 1.

6.003 0.050 5.020 3.010 0.033 0.015 0.015 14 dari 16 .033 0.600 0.36 Membuat 1 m’ ring balok beton bertulang (10 x 15) cm Kebutuhan Kayu kelas III Paku 5 cm – 12 cm Besi beton polos Bahan Kawat beton PC PB KR Pekerja Tukang batu Tukang kayu Tenaga kerja Tukang besi Kepala tukang Mandor Satuan m3 kg kg kg kg m3 m3 OH OH OH OH OH OH Indeks 0.033 0.500 0.009 0.297 0.

000 50.) 400 63 57 5 30.000 Jumlah (Rp.943 1.4 MPa (K 100).1 Membuat 1 m3 beton f’c = 7.) 98.000 60. 30 mm Air Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Satuan kg kg kg liter OH OH OH OH Indeks 247.445 Kebutuhan PC PB KR maks.275 0.87 Harga Satuan Bahan/Upah (Rp.000 869 999 215 1.Lampiran A (Informatif) Contoh penggunaan standar untuk menghitung satuan pekerjaan A.800 54.650 0. slump (12 ± 2) cm.000 40.500 11.028 0.980 278.083 Bahan Tenaga kerja Jumlah harga per satuan pekerjaan 15 dari 16 . w/c = 0.000 1.075 49.747 56.400 4.

16 dari 16 . Tata cara pengadukan pengecoran beton SNI 03-2847-1992.Bibliografi SNI 03-2834-2000. Spesifikasi bahan bangunan bagian A (Bahan bangunan bukan logam) SNI 03-6861.1-2002. Spesifikasi bahan tambahan untuk beton SNI 03-6861. Tata cara penghitungan struktur beton untuk bangunan gedung SNI 03-2445-1991. Spesifikasi bahan bangunan bagian B (Bahan bangunan dari besi/baja) SNI 03-6861. Spesifikasi ukuran kayu untuk bangunan rumah dan gedung SNI 03-2495-1991. tahun 1988–1991. Analisa Biaya Konstruksi (hasil penelitian). Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal SNI 03-3976-1995. Spesifikasi bahan bangunan bagian C (Bahan bangunan dari logam bukan besi) Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman.3-2002.2-2002.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful