Anda di halaman 1dari 3

ANSIETAS

PENGERTIAN
Ansietas adalah kecemasan yang berlebihan dan lebih bersifat subyektif. Pada
umumnya pasien datang ke poliklinik penyakit dalam keluhan somatik.
DIAGNOSIS
4.Perasaan cemas berlebihan, subyektif, tidak realitis

5.Terdapat keluhan dan gejala-gejala sbb:

- Ketegangan motorik: kedutan otot, kaku, pegal, sakit dada, sakit


persendian.
- Hiperaktif otonom: sesak nafas, jantung berdebar, telapak tangan
basah, mulut kering, rasa mual, mules, diare dan lain-lain.
- Bila ditemukan adanya kelainan organis pada umumnya keluhan tidak
sebanding dengan kelainan organ yang ditemukan.
- Kewaspadaan berlebihan dan daya tangkap berkurang: mudah
terkejut, cepat tersinggung, sulit konsentasi, sukar tidur dan lain-
lain.
Aktivitas sehari-hari terganggu: kemampuan kerja
menurun, hubungan sosial terganggu, kurang
merawat diri dan lain-lain.
DIAGNOSIS BANDING
Gangguan campuran ansietas dan depresi, deptresi,
gangguan somatisasi, kelainan organ yang
ditemukan(koinsidensi).

).
PEMERIKSAAN PENUNJANG
• Hb, Ht, leukosit, ureum, kreatinin, gula darah, tes fungsi hati, urin lengkap
• Analisis gas darah, K, Na, Ca, T3, T4, TSH, sesuai indikasi
• Foto toraks, bila perlu
• EKG, elektromiogram, elektroensefalogran, bila perlu
• Endoskopi, kolonoskopi, USG, bila perlu
TERAPI
Nonfarmakologis: edukasi, reassurance, psikoterapi
Farmakologis:
- Benzodiazepin: Diazepan, Alprazolam, clobazam
- Non benzodiazepin: Buspiron, penyekat beta bila gejala hiperaktivitas otonom menonjol
- Simtomatik, sesuai indikasi
KOMPLIKASI
Kurang/tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari(bekerja).
PROGNOSIS
Bonam
WEWENANG
-RS pendidikan: Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan PPDS Penyakit Dalam
-RS non penndidikan: Dokter Spesialis Penyakit Dalam
UNIT YANG MENANGANI
-RS pendidikan: Departemen Ilmu Penyakit Dalam – Divisi Psikosomatik
-RS non pendidikan: Bagian Ilmu Penyakit Dalam
UNIT TERKAIT
-RS pendidikan: Semua sub-bagian di lingkungan Departemen Ilmu Penyakit Dalam
-RS non pendidikan: -