RPP SMK PUTRA AIRLANGGA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Standar Kompetensi Kompetensi Dasar A. Indikator 1. 2. 3. 4. Dua atau lebih bilangan bulat dioperasikan ( dijumlah, dikurang, dikali, dibagi ) sesuai dengan prosedur Dua atau lebih bilangan pecahan, dioperasikan ( dijumlah, dikurang, dikali, dibagi ) sesuai dengan prosedur Bilangan pecahan dikonversi ke bentuk persen, atau pecahan, desimal, sesuai prosedur Konsep perbandingan ( senilai dan berbalik nilai ), skala, dan persen digunakan dalam penyelesaian masalah program keahlian B. Tujuan Pembelajaran 1. 2. 3. C. Siswa dapat mengoperasikan bilangan bulat Siswa dapat mengkonversikan pecahan kedesimal atau sebaliknya Siswa dapat menyelesiakan masalah pada program keahlian :1-5 : 10 x 45 Menit : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan real : Menerapkan operasi pada bilangan real : Matematika :X/1

Materi Pelajaran

“ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “

RPP SMK PUTRA AIRLANGGA
1. Konsep bilangan berpangkat dan sifat-sifatnya Pernyataan 3x3x3x3x3 diartikan sebagai perkalian berulang bilangan 3 sebanyak 5 faktor dan dinotasikan dengan 35. bilangan 35 tersebut di baca “3 pangkat 5”. Definisi : apabila n adalah sebuah bilangan bulat positif dan a bilangan real maka an didefinisikan sebagai perkalian n faktor yang masing-masing faktornya adalah a. Jadi a n = axaxaxax...xa, dan a1 = a Notasi an di baca “a pangkat n” dengan a adalah bilangan pokok dari an n adalah pangkat dari a, an disebut bilangan berpangkat contoh : a. a5 = axaxaxaxa b. 36 = 3x3x3x3x3x3 = 726

Sifat-sifat bilangan dengan pangkat bulat positif
Sifat 1. jika m dan n adalah bilangan bulat positif dan a ∈ R, maka am . an = am+n Bukti :
m faktor a n faktor a

am . an = a x a x a x...x a x a x a x a x...x a = a x a x a x...x a
(m + n) faktor a

=a

m+n

(terbukti)

sifat 2. Jika a ∈ R (a ≠ 0) dimana m dan n adalah bilangan bulat positif, maka :

“ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “

RPP SMK PUTRA AIRLANGGA
am a m −n 1, jikam > n jika m <n ={ an a n −m 1, jikam = n

Bukti :
m faktor a

am axaxax ... xa = n axaxa ... xa a
n faktor a

(i) jika m > n maka
n faktor a (m-n) faktor a

a m axaxax ... xaxaxaxax ... xa = an axaxax ... xa
n faktor a

=

a xa an

n

m −n

= a m −n (terbukti) (ii) jika m<n, maka :
m faktor a

am axaxax ... xa = n a axaxa ... xaxaxaxax ... xa
m faktor a (n-m) faktor a

= =

a a xa n −m
n

m

1 a
n −m

“ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “

RPP SMK PUTRA AIRLANGGA
n −m

=

a

(terbukti)

(iii) jika m = n, maka :
am am = = 1 (terbukti) an am

Sifat 3. jika m dan n adalah bilangan bulat positif dan a ∈ R, maka (am)n = amn Bukti : ( am ) n =

m

a

x

m

a

x

m

a

x...x

m

a

[n faktor

m

a

]

=

a

( m + m + m + . ..+ m[ s e b a n y a k n )s u u ]
(terbukti)

= am Bukti :

n

Sifat 4. jika n adalah bilangan bulat positif dan a, b ∈ R, maka (ab)n = anbn

( ab ) n = (ab) x (ab) x (ab) x ...x(ab) [n faktor = a x a x a x ... x a x b x b x b x ... x b
n faktor a n faktor b

ab

]

= a b (terbukti)
n n

“ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “

RPP SMK PUTRA AIRLANGGA
Sifat 5. jika n adalah bilangan bulat positif dan a, b ∈
n n n n

a n an R, maka ( ) = n b b
n

(

a a a a a a n ) = n x n x n x ... x n [n faktor n ] b b b b b b
n faktor a

=

a x a x a x ... x a b x b x b x ... x b
n faktor b

=

an (terbukti) bn

Sifat 6. Untuk setiap a bilangan real, dan a ≠ 0, maka berlaku a0 = 1 Sifat 7. Untuk setiap a bilangan real, dan bilangan rasional n, berlaku : a −n = 2. Operasi dan penyederhanaan bilangan berpangkat
1 , a≠0 a n

Bilangan berpangkat Pembelajaran bilangan berpangkat dimulai dengan mengingatkan kembali arti bilangan berpangkat. Untuk itu dapat dimulai dengan ilustrasi sebagai berikut. Diambil sembarang bilangan, misalkan 2, kemudian dikalikan sebanyak 5 kali, jadi 2 x 2 x 2 x 2 x 2. Penulisan seperti ini terlalu panjang dan kurang praktis. Jadi cukup menuliskannya sebagai bilangan berpangkat yaitu 25. Disini berarti pembelajaran bilangan berpangkat telah dimulai secara induktif (dimulai dari contoh), selanjutnya dengan memperhatikan pola, didapat kesimpulan umum. Keterangan: Bilangan berpangkat adalah perkalian berulang dari bilangan tersebut. ap = bilangan berpangkat a = bilangan pokok “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU p = pangkat

Perpangkatan dua bilangan berpangkat Contoh: (32)4= 32 x 32 x 32 x 32 = (3x3)x(3x3)x(3x3)x(3x3) = 32x4 = 38 “ SIAPKAN (ap)q = apq TENAGA KERJA BERMUTU “ .RPP SMK PUTRA AIRLANGGA a x a x a x a x ……a = ap p Semula tampaknya bilangan berpangkat harus merupakan bilangan asli. tetapi bilangan bulat. dan bilangan berpangkat rasional. bilangan berpangkat negatif. dan bilangan real.aq = ap+q b. namun dalam perkembangan selanjutnya dikenalkan bilangan berpangkat 0. Sifat-sifat bilangan berpangkat: a. bilangan rasional. Perkalian dua bilangan berpangkat Contoh: 23 x 22 = 2x2x2 x 2x2 = 25 3 2 maka ap. Pembagian dua bilangan berpangkat Contoh: : 23 : 22 = 2x2x2 : 2x2 = 3 2 2 x2 x2 = 21 2x2 maka ap : aq = ap-q c. Bilangan yang dipangkatkan juga berkembang bukan hanya bilangan cacah.

Bilangan berpangkat 0 Contoh: 23 : 23 = 23-3 = 20 Jadi 20 = 1 Padahal 23 : 23 = maka 2 x2 x2 8 2 = = =1 3 2 x2 x2 8 2 3 a0 = 1 Bukti: Sesuai dengan sifat pangkat nomor 1 yaitu ap. “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .b)p = ap . Perpangkatan bilangan rasional Contoh: ( maka [ 2 3 2 2 2 2 x2 x2 23 ) = x x = = 3 3 3 3 3 3 x3 x3 3 a p ap ] = p b b e. Perpangkatan dua perkalian bilangan Contoh: (2 x 3)2 = (2x3)x(2x3) = 2x3x2x3 = 2x2 x 3x3 = 22 x 32 maka (a.aq = ap+q untuk q = 0 diperoleh ap.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA maka d.a0 = ap.bp f. Tampak bahwa ao berlaku seperti bilangan 1 sehingga didefinisikan a0 = 1 untuk a ≠ 1.

a-p = ap+(-p) = a0 = 1. ap : aq = ap-q 3. (a x b)p = ap x bp 6. (ap)q = apq 4.a-p = 1 maka ap dan a-p berkebalikan. a-p = p a “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Karena hasilkali ap. Pangkat bulat negatif Contoh: 22 : 25 = 22-4 = 2-3 Jadi 2-3 = Padahal 22 : 25 = maka 1 2 x2 1 22 = = = 3 5 2 x2 x2 x2 x2 2 x2 x2 2 2 1 23 a-p = 1 ap Bukti: Sesuai dengan sifat pangkat nomor 1 yaitu ap. a0 = 1 1 7.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA g.aq = ap+q untuk q = -p diperoleh ap. [ a p ap ] = p b b 5. ap x aq = ap+q 2. Sehingga a-p = 1 ap Rangkuman sifat-sifat eksponen/pangkat: 1.

...( 4q 2 p −6 ) …………sifat nomor 7 ⇔ 4 p 6 +( −6 ) q 9 +2 ………………. ( 3 ) ⇔ ( −9 ) .sifat nomor 1 ⇔ 2x5 + 4x8 …………hasil penjumlahan “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .sifat nomor 1 ⇔ 4 p 0 q 11 ………….sifat nomor 7 ⇔ 2 x 3+2 + 4 x 6+2 ………. ( 3) −3 p q ⇔ ( p 6 q 9 ). Sederhanakan: Pembahasan: 2x3 + 4x 6 2x3 4x6 ⇔ −2 + −2 …… ……..RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Contoh soal dan Pembahasan: 1.sifat nomor 6 2.sifat pembagian pecahan x −2 x x 2x3 + 4x 6 . x −2 ⇔ 2 x 3 x 2 + 4 x 6 x 2 …………. ( 6 ) ………sifat nomor 4 −3 p q q p 2q 2 p2 3 ) .sifat penjumlahan ⇔ 4q 11 …………. Sederhanakan ( Pembahasan: ( 2q 2 p2 3 p6 4q 2 ) .

8 x 3 y − 2( xy 2 ) −2 4 xy Metode Pengajaran 1. Sumber Belajar 1. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan E. 2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Latihan 3 −2 3 1. 3. 2. Sederhanakan (3 p r ) . “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Modul Bilangan Real Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan Kuis Tes lisan G. Sederhanakan D. 3. : Menerangkan serta menjelaskan tentang operasi dan konversi pada bilangan Real. F. 4. : Memberi latihan tentang operasi dan konvesi bilangan real. Langkah Pembelajaran 1. Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Memberikan pengantar tentang bilangan real dan jenis-jenis bilangan. 2. 2. ( pr ) 2p 2 −1 2. Penilaian 1.

P.10 : 10 x 45 Menit : Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan real Tujuan Pembelajaran “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Kepala Sekolah SMK Tri Tunggal VII YULI. MPd Achmad Luki Tohadi. 6.26 Oktober 2008 Guru Bidang Studi Matematika Mengetahui.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 3. Bilangan berpangkat dioperasikan sesuai dengan sifat-sifatnya Bilangan berpangkat disederhanakan atau ditentukan nilainya dengan menggunakan sifat-sifat bilangan berpangkat Konsep bilangan berpangkat diterapkan pada penyelesaian masalah : Matematika :X/1 : 6 . S. B. Tes tulis Pengamatan dan penugasan Surabaya. 4. 7. Indikator 5.pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar A.

Siswa dapat mengoperasikan bilangan berpangkat 2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 1. sifat-sifat dan operasi bilangan berpangkat F. Metode Pengajaran 1. Ceramah 2. 2. Kegiatan awal 2. Modul Bilangan Riil “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Materi Pelajaran 1. 3. Sumber Belajar 1. Siswa dapat menyederhanakan bilangan berpangkat 3. Kegiatan Inti 3. Penugasan 4. Penemuan E. Diskusi 3. Kagitan Akhir : Mengenalkan dan menerangkan operasi bilangan berpangkat : Menerangkan Konsep bilangan berpangkat. sifat-sifat dan operasi bilangan berpangkat : Memberikan lathan yang menyangkut bilangan berpangkat. Konsep bilangan berpangkat dan sifat-sifatnya Operasi pada bilangan berpangkat Penyederhanaan bilangan berpangkat D. Langkah Pembelajaran 1. Siswa dapat menyelesaiakan persamaan bilangan berpangkat C.

Dedi Dwitagama. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs. S. Penilaian 1. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 2.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar : Matematika :X/1 : 11 . Kuis 2. Tes tulis 4. Tes lisan 3.14 : 8 x 45 Menit : Menerapkan operasi pada bilangan bentuk akar Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan real “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan G. Pengamatan dan penugasan Mengetahui. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta.

Materi Pelajaran 1. Metode Pengajaran 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA A. Indikator 1. 3. 4. 2. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 3. 2. Tujuan Pembelajaran 1. 2. Siswa dapat menyederhanakan bilangan bentuk akar Siswa dapat menentukan nilai bilangan bentuk akar Siswa dapat menerapkan konsep bilangan irasional bentuk akar dalam penyelesaian masalah C. Konsep bilangan berpangkat dan sifat-sifatnya Operasi pada bilangan berpangkat Penyederhanaan bilangan berpangkat D. 3. Bilangan bentuk akar dioperasikan sesuai dengan sifat-sifatnya Bilangan bentuk akar disederhanakan atau ditentukan nilainya dengan menggunakan sifat-sifat bentuk akar Konsep bilangan irasional diterapkan dalam penyelesaian masalah B. 3. 2.

Modul Bilangan Riil Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan G. Langkah Pembelajaran 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA E. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. Kuis 2. sifat-sifat dan operasi pada bilangan bentuk akar : Memberikan PR Sumber Belajar 1. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. Tes lisan 3. Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Mengenalkan dan memberikan pengantar tentang bilangan irasional : Menerangkan Konsep bentuk akar. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematiaka Drs.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Matematika “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Dedi Dwitagama. Penilaian 1. 2. 3. Tes tulis 4. S. 2. F. Pengamatan dan penugasan Mengetahui.

18 : 8 x 45 Menit : Menerapkan konsep logaritma Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil Tujuan Pembelajaran 1. Konsep logaritma Sifat-sifat logaritma Operasi pada logaritma “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 2. Materi Pelajaran 1. 2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar A. Operasi logaritma diselesaikan sesuai dengan sifat-sifatnya Soal-soal logaritma diselesaikan dengan menggunakan tabel dan tanpa tabel Permasalahan program keahlian diselesaikan dengan menggunakan logaritma :X/1 : 15 . 3. Siswa dapat menyebutkan sifat-sifat logaritma Siswa dapat menggunakan table logaritma Siswa dapat mengaplikasikan logaritma pada bidang keahlian C. 3. Indikator 1. 3. 2. B.

2. Tes tulis 4. 2. Tes lisan 3. G. 4. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR sebelumnya dan memberikan pengantar tentang logaritma : Menerangkan Konsep. Pengamatan dan penugasan Mengetahui. Kuis 2. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . F. 3. Metode Pengajaran 1. E. 2. 1. 1. 3.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA D. sifat-sifat dan operasi logaritma serta penggunaan table logaritma : Memberikan PR Langkah Pembelajaran Sumber Belajar Modul Bilangan Riil Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan Penilaian 1.

Indikator 1.23 : 10 x 45 Menit : Menerapkan konsep kesalahan pengukuran Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan Tujuan Pembelajaran 1. 3.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Drs. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. B. 2. Siswa dapat mengukur dan membilang sesuai pengertiannya Siswa dapat menentukan kesalahan mutlak dan kesalahan relatif dalam suatu pengukuran Siswa dapat menghitung pertsentase kesalahan dalam pengukuran dan toleransinya “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar A. 2. Hasil membilang dan mengukur dibedakan berdasar pengertiannya Hasil pengukuran ditentukan salah mutlak dan salah relatifnya Persentase kesalahan dihitung berdasar hasil pengukurannya Toleransi pengukuran dihitung berdasarkan hasil pengukurannya : Matematika :X/1 : 19 . S. Dedi Dwitagama. 4. 3.

2. 3. 2. 2. Konsep Pengukuran Kesalahan dalam pengukuran dan persentase kesalahannya Toleransi dalam pengukuran Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang mengukur dan membilang : Menerangkan konsep pengukuran dan kesalahan dalam pengukuran : Memberikan beberapa latihan tentang pengukuran dan kesalahan dalam pengukuran D. 3. Tes tulis “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . F. Kuis 2. Tes lisan 3. E. 3. Langkah Pembelajaran 1. Penilaian 1. 4. Materi Pelajaran 1. Metode Pengajaran 1. 2. Sumber Belajar 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA C. Modul Bilangan Riil Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan G.

Indikator 1. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. S. Dedi Dwitagama.27 : 8 x 45 Menit : Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan Tujuan Pembelajaran “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . B. Pengamatan dan penugasan Mengetahui. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. 2. Jumlah dan selisih hasil pengukuran dihitung untuk menentukan hasil maksimum dan hasil minimumnya Hasil kali pengukuran dihitung untuk menentukan hasil maksimum dan hasil minimumnya : Matematika :X/1 : 24 .Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar A.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 4.

Jumlah maksimum dan minimum pada hasil pengukuran Selisih maksimum dan minimum pada hasil pengukuran Hasil kali maksimum dan minimum pada hasil pengukuran D. Langkah Pembelajaran 1. 4. 2. 3.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 1. Siswa dapat menghitung atau menentukan jumlah maksimum dan minimum karena kesalahan pengukuran Siswa dapat menghitung atau menentukan selisih maksimum dan minimum karena kesalahan pengukuran Siswa dapat menghitung atau menentukan hasil kali maksimum dan minimum karena kesalahan pengukuran Siswa dapat menerapkan konsep aproksimasi kesalahan pengukuran pada bidang keahlian Materi Pelajaran 1. Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Memberikan penjelasan kembali tentang salah mutlak : Menerangkan Jumlah. 3. Sumber Belajar “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan E. 2. 2. 3. C. 2. 4. 3. selisih dan hasil kali dari beberapa hasil pengukuran : memberikan latihan soal serta memberikan PR F. Metode Pengajaran 1.

MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. 4. 1.30 “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 1. 2. G. 3. S. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs. Modul Aproksimasi Kesalahan Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan Kuis Tes lisan Tes tulis Pengamatan dan penugasan Penilaian Mengetahui.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke : Matematika :X/1 : 28 . 2. Dedi Dwitagama.

Metode Pengajaran 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Alokasi : 6 x 45 Menit dan kuadrat Kompetensi Dasar A. Materi Pelajaran 1. 4. “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 2. 2. Persamaan linier satu dan dua variabel Pertidaksamaan linier satu variabel Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan D. B. Indikator 5. 6. 3. Siswa dapat menentukan himpunan penyelesaian persamaan linier satu variabel Siswa dapat menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan linier satu variabel C. 2. Persamaan linier satu variabel ditentukan himpunan penyelesaiannya Pertidaksamaan linier satu variabel ditentukan himpunan penyelesaiannya : Menentukan Himpunan Penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier Tujuan Pembelajaran 1.

2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA E. S. MM Parjono. Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang persamaan dan pertidaksamaan : Menerangkan cara menentukan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier : Memberikan PR Sumber Belajar 1. Modul Persamaan dan Pertidaksamaan Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan G. 4.Pd NIP/NRK: 131765462 / 132471 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. Kuis Tes lisan Tes tulis Pengamatan dan penugasan Mengetahui. 3. Langkah Pembelajaran 1. Dedi Dwitagama. 2. 3. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs. F. Penilaian 1. 2.

34 : 8 x 45 Menit dan kuadrat Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier Kompetensi Dasar A. Persamaan kuadrat Pertidaksamaan kuadrat Akar-akar persamaan kuadrat berikut sifat-sifatnya “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi : Matematika :X/1 : 31 . 6. 8. B. Persamaan kuadrat ditentukan himpunan penyelesaiannya Pertidaksamaan kuadrat ditentukan himpunan penyelesaiannya : Menentukan Himpunan Penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat Tujuan Pembelajaran 1. Materi Pelajaran 5. 7. 2. Indikator 1. Siswa dapat menentukan himpunan penyelesaian persamaan kuadrat Siswa dapat menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat C.

Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 2. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika G. E. 2. Penilaian 1. 2. Metode Pengajaran 1. 3. 2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA D. Mengetahui. 3. 4. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar persamaan dan pertidaksamaan kuadrat : Menerangkan cara menentukan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat : Memberikan PR Langkah Pembelajaran Sumber Belajar 1. 3. Modul Persamaan dan Pertidaksamaan Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan Kuis Tes lisan Tes tulis Pengamatan dan penugasan Jakarta. 4. F. 1.

Tujuan Pembelajaran “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Dedi Dwitagama.38 : 8 x 45 Menit dan kuadrat Kompetensi Dasar : Menerapkan konsep persamaan dan pertidaksamaan kuadrat Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier A. Persamaan kuadrat disusun berdasarkan akar-akar yang diketahui Persamaan kuadrat baru disusun berdasarkan akar-akar persamaan kuadrat lain Persamaan dan pertidaksamaan kuadrat diterapkan dalam menyelesaikan masalah program keahlian B. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. Indikator 5.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi : Matematika :X/1 : 35 . 6. 7.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Drs. S.

2. 4. 2. 2. Metode Pengajaran 1. 2. 2. C. 3. Langkah Pembelajaran 1. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan E. 3.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 1. Penyusunan persamaan kuadrat Penerapan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat pada bidang keahlian D. Siswa dapat menentukan persamaan kuadrat yang diketahui akar-akarnya Siswa dapat menentukan persamaan kuadrat yang memiliki hubungan dengan persamaan kuadrat lain Siswa dapat menerapkan persamaan dan pertidaksamaan pada bidang keahlian Materi Pelajaran 1. Modul Persamaan dan Pertidaksamaan Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 3. Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan menjelaskan kembali tentang akar-akar persamaan kuadrat : Menerangkan cara menyusun persamaan kuadrat : Memberikan PR F. Sumber Belajar 1.

Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi : Matematika :X/1 : 39 . MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. Dedi Dwitagama. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Drs. 4. 2. 3.43 : 10 x 45 Menit dan kuadrat Kompetensi Dasar : Menyelesaikan Sistem Persamaan Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . S. Penilaian 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA G. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Mengetahui. Kuis Tes lisan Tes tulis Pengamatan dan penugasan Jakarta.

Materi Pelajaran 1. Metode Pengajaran 1. 3. Indikator 5.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA A. Sistem Persamaan linier dua variabel ditentukan himpunan penyelesaiannya Sistem Persamaan linier tiga variabel ditentukan himpunan penyelesaiannya Sistem Persamaan dua variabel satu linier dan satu kuadrat ditentukan himpunan penyelesaiannya Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linier dua variabel Siswa dapat menentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linier tiga variabel Siswa dapat menerapkan himpunan penyelesaian sistem persamaan satu linier dan satu kuadrat C. 2. B. satu linier dan satu kuadrat D. 2. Sistem Persamaan linier dua variabel dan tiga variabel Sistem Persamaan linier dua variabel. 4. Langkah Pembelajaran 1. 2. “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 3. 2. 6. 7. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan Kegiatan awal Kegiatan Inti : Membahas PR dan menjelaskan kembali tentang persamaan linier dan kuadrat : Menerangkan cara mendapatkan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan E.

Dedi Dwitagama. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Mengetahui. Kuis Tes lisan Tes tulis Pengamatan dan penugasan Jakarta. 4. F. 2. S. 3.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 3. Kagitan Akhir : Memberikan PR Sumber Belajar 1.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester : Matematika :X/1 “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Penilaian 1. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Drs. Modul Persamaan dan Pertidaksamaan Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan G. 2. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono.

Indikator 1. orrdo matriks. Materi Pelajaran 1. Ceramah “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 6. 7. 2. Siswa dapat menentukan ordo dan transpos matriks Siswa dapat menyelesaikan kesamaan dua matriks Siswa dapat menyebutkan jenis-jenis matriks C. notasi dan transposnya Elemen matriks ditentukan berdasarkan kesamaan dua matriks Matriks dibedakan menurut jenis dan relasinya B. transpos matriks dan jenis-jenis mattriks Kesamaan dua matriks D.50 : 14 x 45 Menit : Mendeskripsikan macam-macam matriks Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks A. 3. Matriks ditentukan unsur. 2. 3. Metode Pengajaran 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar : 44 . Tujuan Pembelajaran 5. Unsur-unsur matriks.

transpose. Diskusi Penugasan Penemuan Langkah Pembelajaran 1. 3. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika G.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 2. 2. 3. Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang konsep matriks : Menerangkan ordo. 2. jenis-jenis matriks dan kesamaan dua mtriks : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan PR F. Sumber Belajar 1. Modul tentang Matriks Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan Kuis Tes lisan Tes tulis Pengamatan dan penugasan Jakarta. Penilaian 1. 4. 4. 2. 3. E. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Mengetahui.

3. Penjumlahan dan Pengurangan matriks “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .57 : 14 x 45 Menit : Mendeskripsikan macam-macam matriks Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks Tujuan Pembelajaran 1. Dedi Dwitagama.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar A. 6. S. 2. B. Indikator 5. Siswa dapat mengoperasikan penjumlahan dan pengurangan matriks Siswa dapat mengoperasikan hasil kali skalar dengan matriks Siswa dapat mengoperasikan hasil kali matriks dengan matriks C. Materi Pelajaran 1. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Drs. Dua Matriks atau lebih ditentukan penjumlahan dan pengurangannya Dua Matriks atau lebih ditentukan hasil kalinya : Matematika :X/1 : 51 .

RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 2. 2. 3. 2. pengurangan. Metode Pengajaran 1. 2. Perkalian skalar dengan matriks dan perkalian matriks dengan matriks Kesamaan dua matriks yang mengandung operasi matriks D. Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang operasi matriks : Menerangkan penjumlahan. Penilaian 1. Langkah Pembelajaran 1. Modul tentang Matriks Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan Kuis Tes lisan Tes tulis G. “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 4. perkalian dan kesamaan dua mtriks : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan PR F. 2. Sumber Belajar 1. 3. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan E. 3. 3.

5. Pengamatan dan penugasan Jakarta.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar A.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 4. Indikator 1. B. S. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Drs. Dedi Dwitagama.63 : 12 x 45 Menit : Menentukan determinan dan invers matriks Standar Kompetensi : Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks Tujuan Pembelajaran “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Mengetahui. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. 2. Matriks ditentukan determinannya Matriks ditentukan inversnya Siswa dapat menentukan determinan matriks : Matematika :X/1 : 58 .

Sumber Belajar 1. Siswa dapat menentukan invers matriks Siswa dapat menentukan penyelesaian sistem persamaan linier dua variabel dengan menggunakan matriks Materi Pelajaran 1. 3. 3. 7. 2. 2. invers matriks dan penyelesaian persamaan dengan matriks : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan PR E. 4. Modul tentang Matriks “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Langkah Pembelajaran 1. 3. C. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang determinan dan invers matriks : Menerangkan determinan. Determinan dan invers matriks berordo dua Determinan dan invers matriks berordo tiga Penggunaan determinan dan invers matriks pada penyelesaian sistem persamaan linier dua variabel D. Metode Pengajaran 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 6. F. 2.

4. S. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Drs.67 : 8 x 45 Menit : Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier Standar Kompetensi : Menyelesaikan masalah program linier “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Kuis Tes lisan Tes tulis Pengamatan dan penugasan Jakarta. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Mengetahui.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 2. G. 3. Dedi Dwitagama. Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan Penilaian 1. MM Parjono. 2.Pd NIP/NRK: 131765462 / 132471 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar : Matematika :X/2 : 64 .

Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang pertidaksamaan linier : Menerangkan cara membuat grafik penyelesaian sistem pertidaksamaan linier 2 variabel : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan PR “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Pertidaksamaan linier ditentukan daerah penyelesaiannya Sistem pertidaksamaan linier dengan 2 variabel ditentukan daerah penyelesaiannya Tujuan Pembelajaran 1. Indikator 5. 6. Langkah Pembelajaran 1. 2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA A. Grafik daerah penyelesaian pertidaksamaan linier Grafik daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dua variabel Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan D. B. Siswa dapat menentukan daerah penyelesaian pertidaksamaan linier Siswa dapat menentukan daerah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dua variabel C. Metode Pengajaran 1. 3. 2. 2. E. 4. 3. 2. Materi Pelajaran 1.

2. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Mengetahui. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA F. 4. S. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Drs. Sumber Belajar 1. Dedi Dwitagama. 2. G. Kuis Tes lisan Tes tulis Pengamatan dan penugasan Jakarta. Modul tentang Program Linier Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan Penilaian 1.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 3.

Soal ceritera ( kalimat verbal ) diterjemahkan kedalam kalimat matematika Kalimat matematika ditentukan daerah penyelesaiannya B.70 : 6 x 45 Menit : Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier Standar Kompetensi : Menyelesaikan masalah program linier A. Tujuan Pembelajaran 1. 2. 2. Indikator 1. Materi Pelajaran 1. Siswa dapat mengubah soal cerita ( kalimat verbal ) menjadi kalimat matematika Siswa dapat menentukan daerah penyelesaian dari kalimat matematika C.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar : Matematika :X/2 : 68 . Model Matematika “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .

Sumber Belajar 1. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. 2. Pengamatan dan penugasan Mengetahui. E. Kuis 2. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan Langkah Pembelajaran 1. 2. 7. 5. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang model matematika : Menerangkan cara mengubah kalimat verbal menjadi kalimat matematika : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan PR F. 6. Metode Pengajaran 1. 3. Modul tentang Program Linier Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan G. Tes tulis 4. Tes lisan 3. Penilaian 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA D.

Siswa dapat mengubah soal cerita ( kalimat verbal ) menjadi kalimat matematika Siswa dapat menentukan daerah penyelesaian dari kalimat matematika “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Dedi Dwitagama. 2. S.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Ke Alokasi Kompetensi Dasar A.73 : 6 x 45 Menit : Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan linier Standar Kompetensi : Menyelesaikan masalah program linier B. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. Tujuan Pembelajaran 1. Indikator 1. 4.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Drs. Soal ceritera ( kalimat verbal ) diterjemahkan kedalam kalimat matematika Kalimat matematika ditentukan daerah penyelesaiannya : Matematika :X/2 : 71 .

2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA C. Langkah Pembelajaran 5. Kegiatan awal Kegiatan Inti Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang model matematika : Menerangkan cara mengubah kalimat verbal menjadi kalimat matematika : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan PR F. 6. Modul tentang Program Linier Buku Matematika SMK dan Referensi lain yang relevan G. 4. 7. 3. Ceramah Diskusi Penugasan Penemuan E. Tes tulis 4. Sumber Belajar 1. Kuis 2. Model Matematika Metode Pengajaran 1. D. Pengamatan dan penugasan “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . 2. Penilaian 1. Tes lisan 3. Materi Pelajaran 1.

MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs. Indikator : Matematika :X/2 : 74 .RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Mengetahui.77 : 6 x 45 menit :Menyelesaikan masalah program linier : Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Dedi Dwitagama. S.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Ke Alokasi Standar Kompetensi Kompetensi Dasar A. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta.

Diskusi 3. Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang model matematika : Menerangkan cara mencari nilai maksimum dan minimum : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan PR F. Metode Pengajaran 1. Nilai optimum ditentukan berdasar fungsi obyektif B. Fungsi obyektif ditentukan dari soal 2. Sumber Belajar “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Ceramah 2. Kegiatan awal 2. Siswa dapat menentukan nilai optimum. Fungsi objektif 2. baik maksimum atau minimum C. Kegiatan Inti 3. Nilai optimum D. Langkah Pembelajaran 1. Penugasan 4. Siswa dapat dapat menetukan nilai obyektip dari soal cerita 2. Penemuan E. Materi Pelajaran 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 1. Tujuan Pembelajaran 1.

15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs. tes lisan 3. pengamatan danpenugasan Mengetahui. Kuis 2. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. Referensi lain yang relevan G.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas/ Semester : Matematika :X/2 “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Penilaian 1. Modul Matematik SMK 2. Dedi Dwitagama. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. tes tulis 4. S.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 1.

Kegiatan awal 2. Penugasan 4. Tujuan Pembelajaran 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Pertemuan Ke Alokasi Standar Kompetensi Kompetensi Dasar A.80 : 6 x 45 menit : Menyelesaikan masalah program linier : Menerapkan garis selidik “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Langkah Pembelajaran 1. Siswa dapatmenggambar garis selidik dari fungsi obyektif 2. Materi Pelajaran Garis selidik Metode Pengajaran 1. Kegiatan Inti : Membahas PR dan memberikan pengantar tentang model matematika : Menerangkan cara mencari nilai maksimum dan minimum dengan menggunakan metode : 78 . Indikator 1. Nilai optimum ditentukan menggunakan garis selidik B. Penemuan E. Siswa dapa t menentukan nilai optimim dengan menggunakan garis selidik C. D. Garis selidik digambarkan dari fungsi obyektif 2. Ceramah 2. Diskusi 3.

Kuis 2. Penilaian 1. pengamatan dan penugasan Mengetahui. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs.Pd “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .RPP SMK PUTRA AIRLANGGA garis selidik. Referensi lain yang relevan G. Dedi Dwitagama. 3. Modul Matematik SMK 2. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. S. tes lisan 3. Sumber Belajar 1. tes tulis 4. Kagitan Akhir : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan serta mengabil nilai tugas F. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono.

RPP SMK PUTRA AIRLANGGA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Ke Alokasi Standar Kompetensi Kompetensi Dasar A. Pernyataan dan bukan pernyataan dibedakan 2. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menentukan nilai kebenaran dari suatu pernyataan C. Indikator 1. Materi Pelajaran Pernyataan dan bukan pernyataan : Matematika :X/2 : 81 . Suatu pernyataan ditentukan nilai kebenarannya B. Siswa dapat membedakan antara pernyataan dan bukan pernyataan 2.84 : 8 x 45 menit : Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor : Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka) “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .

Sumber Belajar 1. Referensi lain yang relevan G. Penilaian Kuis tes lisan tes tulis pengamatan dan penugasan : Pengenalan logika matematika kepada siswa melalui beberapa contoh dialam yang nyata ( konkret ) : 1. Matematik SMK 3. Modul 2. Langkah Pembelajaran 1. Metode Pengajaran 1.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA D. Penemuan E. 2. Diskusi 3. Ceramah 2. Kegiatan Inti 3. 1. 3. Menelaskan bagaimana menentukan nilai kebenaran : Memberikan tugas siswa untuk membuat kalimat yang merupakan pernyataan dan yang merupakan pernyataan. Penugasan 4. Kegiatan awal 2. “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Kagitan Akhir F. 4.Menjelaskan tentang perbedaan antara pernyataan dan bukan pernyataan 2.

disjungsi. Siswa dapat membedakan antara ingkaran. konjungsi. biimplikasi dan ingkarannya “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . konjungsi. S. biimplikasi ditentukan nilai kebenarannya B. Ingkaran dari konjungsi.Pd NIP/NRK: 131765462 / 132471 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Ke Alokasi Standar Kompetensi Kompetensi Dasar A. konjungsi. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. implikasi. implikasi. implikasi. disjungsi. Dedi Dwitagama. disjungsi. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs. dan biimplikasi. disjungsi. dan biimplikasi : Matematika :X/2 : 85 . implikasi. ditentukan nilai kebenarannya 3. Tujuan Pembelajaran 1. MM Parjono. dan biimplikasi dibedakan 2. implikasi. konjungsi. Ingkaran. Indikator 1.89 : 10 x 45 menit : Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor : Mendeskripsikan ingkaran. Ingkaran.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Mengetahui. disjungsi.

dan biimplikasi 3. implikasi. dan biimplikasi : 1. Langkah Pembelajaran 1. Implikasi 5. Menjelaskan agar siswa dapat menetukan nilai kebenaran ingkaran. implikasi. Konjungsi 3. Menjelaskas agar siswa dapat membedakan antara. dan biimplikasi. Ingkarannya “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Diskusi 3. disjungsi. Kagitan Akhir F. 2. Ingkaran 2. konjungsi. implikasi. disjungsi. Kegiatan awal 2. implikasi. Penemuan E. disjungsi. Siswa dapat menetukan nilai kebenaran ingkaran. Penugasan 4.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 2. Ceramah 2. konjungsi. konjungsi. Materi Pelajaran 1. Sumber Belajar 1. Ingkaran. Biimplikasi 6. biimplikasi ditentukan nilai kebenarannya C. Modul Matematik SMK : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan PR 4. Siswa dapat menetukan nilai kebenaran Ingkaran dari konjungsi. disjungsi. Disjungsi D. Kegiatan Inti : Mengenalkan siswa tentang Ingkaran. konjungsi. dan biimplikasi 3. implikasi. Metode Pengajaran 1. disjungsi.

92 : 6 x 45 menit : Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor : Mendeskripsikan Invers. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs. Dedi Dwitagama. Pengamatan dan penugasan Mengetahui. Konvers dan Kontraposisi “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .Pd NIP/NRK: 131765462 / 132471 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Ke Alokasi Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Matematika :X/2 : 90 . MM Parjono.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 2. Tes lisan 3. Tes tulis 4. Penilaian 1. Kuis 2. S. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. Referensi lain yang relevan G.

Kegiatan awal 2.Ceramah 2. Tujuan Pembelajaran 1. Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi dan ditentukan nilai kebenarannya C. Invers. Invers. Kegiatan Inti 3. Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi 2. Indikator 1. Materi Pelajaran 1. Kagitan Akhir : Membahas PR dan memberikan pengenalan tentang Invers.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA A. Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi : Menerangkan agar siswa dapat menentukan nilai kebenaran .Invers 2.Konvers 3. Metode Pengajaran 1. Langkah Pembelajaran 1. Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi. Siswa dapat menentuka Invers. Siswa dapat menetukan Invers. Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi 2.Kontraposisi dari implikasi D.Penugasan dan Penemuan E. Konvers dan Kontraposisi ditentukan dari suatu implikasi dan ditentukan nilai kebenarannya B.Diskusi 3. Invers. : Membimbing siswa dalam mengerjakan latihan dan memberikan PR “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ .

Matematik SMK 3. Referensi lain yang relevan G. Modul 2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA F. Kuis 2. Penilaian 1. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono. Tes tulis 4.Pd RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Pengamatan dan penugasan Mengetahui. Tes lisan 3. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika Drs. Sumber Belajar 1. Dedi Dwitagama. S.

Metode Pengajaran 1. Ceramah “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . modus tollens dan silogisme dijelaskan pebedaannya 2.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan Ke Alokasi Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Matematika :X/2 : 93 . modus tollens dan silogisme digunakan untuk menarik kesimpulan 3. Siswa dapat menarikan kesimpulan ditentukan kesahihannya C. Modus ponens. modus tollens dan silogisme D. Indikator 1. Penarikan kesimpulan ditentukan kesahihannya B. A. Siswa dapat menetukan modus ponens. Modus ponens. Tujuan Pembelajaran 1. modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan. modus tollens dan silogisme serta mampu menjelaskan pebedaannya 2.95 : 6 x 45 menit :Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor : Menerapkan modus panens. Materi Pelajaran 1. modus tollens dan silogisme digunakan untuk menarik kesimpulan 3. Siswa dapat mengerti modus ponens. Modus ponens 2.

Referensi lain yangnrelevan G. modus tollens dan silogisme serta menjelaskan pebedaannya : Menerangkan agar siswa dapat menetukan modus ponens. Modul 2. Kegiatan awal 2. Langkah Pembelajaran 1. Kagitan Akhir F. Tes lisan 3. Kepala Sekolah Negeri 3 Jakarta Jakarta. pengamatan dan penugasan Mengetahui. modus tollens dan silogisme digunakan untuk menarik kesimpulan. Kegiatan Inti 3. 15 Juli 2007 Guru Bidang Studi Matematika : Membahas PR dan memberikan pengenalan tentang modus ponens. Penilaian 1. Matematik SMK 3. Diskusi 3. Penugasan dan Penemuan E. Tes tulis 4. 2. modus tollens dan silogisme digunakan untuk menarik kesimpulan : Memberikan latihan berbagai soal tentang modus ponens.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA 2. Sumber Belajar 1. “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Kuis.

S. MM NIP/NRK: 131765462 / 132471 Parjono.RPP SMK PUTRA AIRLANGGA Drs.Pd “ SIAPKAN TENAGA KERJA BERMUTU “ . Dedi Dwitagama.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.