Anda di halaman 1dari 14

KERANGKA PENULISAN LAPORAN PRAKERIN TKJ

Cover (sampul depan plastik warna biru, logo sandikta, lokasi PKL, nama siswa) Lembar Pengesahan (berisi: tandatangan pimpinan tempat industri, pembimbing tempat industri, guru pembimbing, dan kepala sekolah) Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel BAB I : Pendahuluan 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan dan Manfaat 1.3 Lokasi, waktu dan tempat kerja praktek (lengkapi dengan denah lokasi, foto perusahaan, foto ruang kerja) BAB II : Gambaran umum 2.1 Sejarah organisasi/perusahaan 2.2 Struktur organisasi dan bidang usaha BAB III : Aktivitas Pelaksanaan Praktek Kerja Industri 3.1 Uraian Kegiatan (dilengkapi dengan gambar peralatan dan foto kegiatan) 3.2 Hasil Pengamatan Berisi permasalahan atau kendala yang dihadapi atau ditemui selama di lokasi PKL. Masalah ini bisa saja terjadi dengan manusia, peralatan, waktu, jarak, kondisi lingkungan kerja dll. 3.3 Pemecahan masalah Berisi tentang bagaimana cara menghadapi permasalahan yang dihadapi. BAB IV : Kesimpulan dan saran 4.1 Kesimpulan 4.2 Saran Daftar Pustaka Lampiran Ketentuan pengetikan: - Jenis kertas A4 70 gram - Jenis huruf Tahoma ukuran 12 - Judul bab huruf Tahoma ukuran 14 - sub bab huruf tahoma ukuran 12 (Bold) - Spasi 1,5 lines - Margin: Top = 4 cm Bottom = 3 cm Left = 4 cm Right = 3 cm KATA PENGANTAR

Penulis memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya, sehingga penulis dapat menyusun laporan tugas akhir. Laporan ini disusun dengan tujuan untuk memberikan informasi mengenai Instalasi Jaringan, Instalasi PC (Personal Computer), Instalasi Server dan Perawatan PC. Selain itu, laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat Kelulusan Uji Kompetensi tahun 2008 / 2009. Penyusunan laporan tugas akhir ini, tentunya tidak lepas dari bimbingan dan arahan dari berbagai pihak, khususnya guru pembimbing mata diklat Produktif Teknik Informatika. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan tugas akhir ini, diantaranya : 1. Bapak Agus Gusanto, SPd, selaku kepala SMK PGRI 109 2. Bapak Nurdiana, selaku ketua program keahlian Teknik Informatika. 3. Ibu Herni, SE, selaku pembimbing pembuatan laporan. 4. Kepada orang tua yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil. 5. Kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan walaupun penulis telah bekerja dengan maksimal. Maka dari itu, penyusun mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak guna perbaikan selanjutnya. Akhirnya penyusun berharap mudah-mudahan segala amal baik dan dukungan mereka menjadi suatu ibadah dan mendapat ganjaran yang setimpal dari Allah SWT, Amin....

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Praktek Kerja Industri merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi para siswa, yang memadukan antara pendidikan di Sekolah dengan pendidikan di Dunia Industri yang diperoleh dengan melakukan praktek kerja secara langsung dan terarah untuk menambah keahlian tertentu. Tujuan utama pendidikan kejuruan adalah mempersiapkan lulusan untuk dapat bekerja secara mandiri. Setiap siswa lulusan SMK dituntut untuk mempunyai suatu keahlian dan siap kerja Karena lulusan SMK biasanya belum diakui oleh pihak dunia usaha/industri oleh karena itu diadakan suatu program pendidikan sistem ganda (PSG) yaitu dengan melaksanakan praktek kerja industri (PRAKERIN) agar setiap siswa lulusan SMK mempunyai suatu pengalaman dalam dunia usaha sebelum memasuki dunia usaha tersebut secara nyata setelah lulus sekolah.Pada saat ini tekhnologi komunikasi berperan penting dalam kehidupan kita terutama dalam dunia global.Oleh karena itu tekhnologi komunikasi dapat mempermudah dalam mentransaksi data berinvestasi, perbankan dan pendidikan.Oleh karenanya kami membangun sebuah jaringan WAN yang akan langsung menggunakan tekhnologi VSAT yang nantinya akan konrksi ke satelit PALAPA C2,dan dengan di bangunnya jaringan ini kami berharap dapat meningkatkan dunia jaringan khususnya di Indonesia dan perkantoran, sehinga lebih mudah dalam berkomunikasi antar perusahaan dengan memanfaatkan tekhnologi ini. Perkembangan tekhnologi dari waktu ke waktu telah mengalami banyak peningkatan. salah satunya tekhnologi informasi berupa komunikasi data dan suara.Dengan adanya komunikasi data dan suara tersebut, kita dapat mempermudah untuk melakukan berbagi akses dan transaksi data baik dalam bentuk data maupun suara baik dalam negri maupun luar negri.Dapat di simpulkan bahwa komunikasi tersebut memegang peranan penting dalam kehidupan kita, terutama untuk berbagai kalangan atau bisnis. 1.2 Tujuan Adapun tujuan dari pembuatan Laporan Proyek Kerja (LPK) ini diantaranya yaitu : Untuk memenuhi salah satu syarat mengikuti Uji Kompetensi. Agar siswa-siswi memberikan bukti secara tertulis bahwa telah melaksanakan dan mengikuti Praktek Kerja Industri (PRAKERIN). Agar bisa melakukan instalasi komputer dan jaringan, serta dapat memperbaiki komputer yang rusak. Mengembangkan pola pikir yang lebih maju Tujuan+ + 1. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, ketrampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan keja. 2. Memperkokoh link and match antara sekolah dengan dunia kerja. 3. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihabn tenaga kerja yang berkualitas profesional. 4. Memberi pengakuan dan peghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan. 5. Siswa mampu memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang didapatkan di Sekolah dan diterapkan pada Dunia Usaha. 6. Menambah pengalaman dan pengetahuan siswa dalam melaksanakan PRAKTEK KERJA INDUSTRI. 1.3 Rumusan Masalah 1. Bagaimana cara melakukan Instalasi PC dan Jaringan menurut SOP? 2. Bagaimana cara memperbaiki PC dan Jaringan menurut SOP? 1. Untuk mengetahui perkebangan siswa selama mengikuti Praktek Kerja Industri. 2. Sebagai pertanggung jawaban atas tugas yang diberikan Sekolah kepada para siswa sehubungan dengan pelaksanaan PRAKERIN. 3. Menambah perbendaharaan perpustakaan Sekolah dan sebagai pengetahuan bagi siswa angkatan selanjutnya. 4. Sebagai latihan bagi siswa dalam membuat sebuah laporan kegiatan. 5. Sebagai bukti bahwa siswa telah melakukan praktek yang di lakukan di DUDI (Dunia Industri).

6. Sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional. Untuk mengetahui perkembangan siswa selama mngikuti praktek di dunia usaha/industri.

1.4 Tekhnik Pengumpulan Data Ada beberapa tekhnik pengumpulan data anatara lain : Jurnal yang diberikan sekolah Pembimbing bengkel Menelaah buku-buku yang ada kaitannya dengan masalah yang penulis akan di bahas Dari internet 1.5 Kerangka Laporan / Sistematika Laporan Kerangka laporan terdiri dari : 1.6 Lokasi Objek Waktu Pelaksanaan Penyusun melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Budi Luhur Cimahi, dan Waktu pelaksanaan mulai PRAKERIN yaitu mulai tanggal 1 Juli s/d 1 November 2008. Dan waktu masuk kerja pukul 08.00 WIB dan pulang kerja pukul 15.00 WIB. Mengenai jam pulang sesudah beresnya pekerjaan atau perintah dari pemilik bengkel. Libur dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu serta hari-hari besar keagamaan. 1.7 Sasaran pokok Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) Melihat kenyataan diatas, Dikmenjur menetapkan strategi operasional yang berdasarka kepada kebijakan Link and Match (kesesuaian dan kesepadanan) Departemen Pendidikan dan kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda. Pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1989 tentang system Pendidikan Nasional, PP Nomor 20 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, PP Nomor 39 1992 tentang Peran serta Masyarakat dalam PendidikanNasional, Kepmendikbud Nomor 080/U/1992 tentang Seklah Menengah Kejuruan dan Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 tentang kurikulum SMK.

A. Waktu Adapun waktu untuk melaksanakan Praktik kerja industri (PRAKERIN) adalah mulai dari tanggal 2 Januari s/d 28 Februari 2010. Praktik kerja industri di CV. Mizan dimulai dari pukul 07.30 WIB 17.00 WIB yang terdapat jam istirahat pukul 12.00 WIB - 13.00 WIB dan 15.30 WIB 16.00 B. Tempat Tempat yang dipergunakan untuk pelaksaan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) adalah Di BAB II PEMBAHASAN 2.1 Mengenai Komputer dan Sejarahnya ---------------------------------------------------------------------------------------2.2 Perangkat Keras dan Perangkat Lunak Komputer 2.2.1 Perangkat Lunak Perangkat lunak atau piranti lunak adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi antara pengguna dan perangkat keras. Perangkat lunak dapat juga dikatakan sebagai 'penterjemah' perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan ke atau diproses oleh perangkat keras. Perangkat lunak ini dibagi menjadi 3 tingkatan: tingkatan program aplikasi (application program misalnya Microsoft Office), tingkatan sistem operasi (operating system misalnya Microsoft Windows), dan tingkatan bahasa pemrograman (yang dibagi lagi atas bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Pascal dan bahasa pemrograman tingkat rendah yaitu bahasa rakitan). Perangkat lunak adalah program komputer yang isi instruksinya dapat diubah dengan mudah. Perangkat lunak umumnya digunakan untuk mengontrol perangkat keras (yang sering disebut sebagai device driver), melakukan proses perhitungan, berinteraksi dengan perangkat lunak yang lebih mendasar lainnya (seperti sistem operasi, dan bahasa pemrograman), dan lain-lain. 2.2.2 Perangkat keras

Bagian papan induk (motherboard) dari suatu perangkat keras komputer Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya. Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum. Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut: a. Papan sistem/papan induk - yang merupakan tempat CPU, memori dan bagian lainnya, dan memiliki slot untuk kartu tambahan. b. RAM - tempat penyimpanan data jangka pendek, sehingga komputer tidak perlu selalu mengakses hard disk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih besar akan membantu kecepatan PC Buses: Bus PCI Bus ISA USB AGP c. ROM (Read Only Memory) - di mana firmware diletakkan d. CPU (Central Processing Unit) - sebagai otak dan bagian utama komputer e. Power supply - sebuah kotak yang merupakan tempat transformer, kontrol voltase dan kipas f. Pengontrol penyimpanan - dari jenis IDE, SCSI atau lainnya, yang mengontrol hard disk, Floppy disk, CDROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan. g. Pengontrol penampilan video - yang memproduksi output untuk komputer display h. Pengontrol komputer bus - (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner Beberapa jenis penyimpanan komputer: * CD - tipe paling umum media yang dapat dilepas, murah tapi mudah rusak. - CD-ROM - CD-RW - CD-R * DVD - DVD-ROM - DVD-RW - DVD-R * Floppy disk i. Penyimpanan dalam - menyimpan data dalam komputer untuk penggunaan jangka panjang. j. Hard disk - untuk penyimpanan data jangka panjang k. Kartu suara - menerjemahkan signal dari papan sistem ke bahasa yang dapat dimengerti oleh speaker, dan memiliki terminal untuk mencolok kabel suara speaker. l. Jaringan komputer - untuk menghubungkan komputer ke internet dan/atau komputer lainnya. m. Modem - untuk koneksi tekan-tombol. n. Kartu network - untuk internet DSL/kabel, dan/atau menghubungkan ke komputer lain. Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan. Input Keyboard Alat penunjuk Mouse Trackball Joystick Gamepad Scanner gambar Webcam Tablet Grafis Output Printer Speaker Monitor Jaringan/Networking Modem Kartu network 2.3 Merakit Komputer Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:1. Penyiapan motherboard 2. Memasang Prosessor 3. Memasang heatsink 4. Memasang Modul Memori 5. Memasang Motherboard pada Casing 6. Memasang Power Supply 7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing 8. Memasang Drive 9. Memasang card Adapter 10. Penyelesaian Akhir

2.3.1 Penyiapan Motherboard Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor. 2.3.2 Memasang Prosessor Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda : Jenis socket - Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan. - Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka. - Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket. - Turunkan kembali tuas pengunci. Jenis Slot - Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard. - Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak - Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot. 2.3.3 Memasang Heatsink Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink. Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas. Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard. 2.3.4 Memasang Modul Memori Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard. Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul. Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut : 2.3.4.1 Jenis SIMM- Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.- Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot. - Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul. 2.3.4.2 Jenis DIMM dan RIMM Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan : - Rebahkan kait pengunci pada ujung slot - Sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot. - Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang. 2.3.5 Memasang Motherboard pada Casing Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut: - Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang. - Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard. - Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam. - Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada. - Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup. 2.3.6 Memasang Power Supply Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut: - Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. - Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU. 2.3.7 Memasang Kabel Pada Motherboard dan Casing Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

- Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard - Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard. - Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang. - Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali. - Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard. - Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat. 2.3.8 Memasang Driver Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut: - Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing) - Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive. - Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. - Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu). - Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive. - Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. - Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. - Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard - Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive. 2.3.9 Memasang Card Adapter Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter: - Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard. - Pasang sekerup penahan card ke casing - Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada. 2.3.10 Penyelessaian Akhir - Pasang penutup casing dengan menggeser - Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding. - Pasang konektor monitor ke port video card. - Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada - Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse). - Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port. 2.4 BIOS (Basic Input Output System) BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut: Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST) Memuat dan menjalankan sistem operasi Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer) Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services. BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan. Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS. Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani ().

BAB III INSTALASI PC (Personal Computer) PERAWATAN KOMPUTER 1. Tujuan Peserta diklat mampu merawat komputer dengan prosedur yang baik dan benar. Peserta diklat mampu menentukan perawatan yang tepat untuk permasalahan yang berbeda pada computer.

Peserta diklat mampu menentukan alat dan bahan yang tepat untuk melakukan perawatan pada tiap komponen PC. 1. Alat dan Bahan Alat : Kuas Obeng Penyedot debu mini (vacuum cleaner) Penghapus Kain

Bahan : 1 unit PC

1. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Berdoalah sebelum melakukan kegiatan praktek. Gunakan alas kaki (sedal/sepatu berbahan karet) untuk menghindari aliran listrik ke tubuh. Jangan meletakan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat computer. Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya. Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan. 1. Langkah Kerja 1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktek kali ini. 2. Setelah itu kita buka casing CPU nya. 3. Lalu kita bersihkan debu-debu atau kotoran atau sarang serangga yang ada di dalamnya menggunakan kuas agar komponen-komponen yang berada didalam nya bersih dan bisa bekerja dengan baik. bila debu tidak di bersihkan maka, debu itu akan menghambat kerja komponen tersebut. Bila sudut-sudut yang tak bisa di jangkau oleh kuas bisa menggunakan vacum cleaner untuk menyedot debu-debu yang ada. 4. Lalu pada harddisk perlu diperhatikan pengaturan kabel agar sirkulasi udara dapat berjalan dengan lancar dan tidak menghambat kerja komponennya. 5. Selanjutnya bersihkan RAM dari debu menggunakan kuas. Biasanya RAM yang sering tersentuh oleh tangan dapat menyebabkan korosi. Cara perawatannya adalah dengan karet penghapus dengan cara menggosokan pada kaki RAM.

6. Setelah itu pada power supplay bersihkan debu-debunya apalagi pada fannya, supaya fan bisa berjalan dengan lancar. karena fan yang mampu mengurangi panas pada PS. 7. Pada Processor bersihkan heatsink dan kipas dari debu-debu yang menempel yang terletak diatasnaya agar pengurangan panas pada processor dapat berjalan dengan baik atau dengan kata lain agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar. Supaya prosesor bisa bekerja dengan baik. 8. Pada motherboard kita bersihkan debu-debunya menggunakan vacum cleaner ataupun kuas. Setelah itu rapikan kabel-kabelnya agar sirkulasi udara bisa berjalan dengan baik. 9. Dan bersihkan bagian yang lainnya yang kiranya bisa terjangkau di bersihkan menggunakan alat yang tersedia. 2. Kesimpulan 1. Perawatan PC harus dilakukan dengan prosedur yang baik agar mendapatkan hasil yang maksimal. 2. Perawatan PC sebaiknya di lakukan secara teratur agar komponen pada PC tersebut bisa berfungsi dengan baik karena selalu bersih dan rapi. 3. Perawatan PC harus dilakukan agar PC tidak cepat rusak dan dapat tahan lama.

INSTALASI JARINGAN LAN (Local Area Network) 1. Tujuan 1. Agar peserta diklat dapat melaksanakan koneksi jaringan LAN dengan prosedur yang baik dan benar. 2. Peserta diklat mampu menentukan alat-alat yang digunakan dalam mengkoneksikan jaringan LAN. 2. Alat dan Bahan 1. Alat : 1. Kabel UTP 2. Konektor RJ-45 3. Crimping tool 4. Tang pemotong 5. HUB 6. Driver LAN 7. LAN Card 2. Bahan 1. 1 unit PC 3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja 1. Berdoalah sebelum melakukan kegiatan praktek. 2. Gunakan alas kaki (sandal/sepatu berbahan karet) untuk menghindari aliran listrik ke tubuh. 3. Pastikan komputer dalam keadaan baik dan semua kabel penghubung telah terpasang dengan benar. 4. Jangan meletakan benda yang dapat mengeluarkan medan elektromagnetik di dekat computer. 5. Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.

6. Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan. 7. Setelah setesai, matikan komputer dengan benar. 4. Langkah Kerja 1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktek kali ini. 2. Sebelum kita menginstalasi jaringan LAN, kita harus memasang kabel utp ke konektor RJ-45. Caranya, ambillah kabel utp yang sudah disiapkan. potong pada bagian kulit depannya dengan hati-hati jangan sampai kabel yang didalamnya ikut terpotong. 3. Bila kabel sudah terpotong susunlah kabelnaya dengan susunan pemasangan straigth kabel dengan susunan : 1. Pin ke 1 berwarna putih orange 2. Pin ke 2 berwarna orange 3. Pin ke 3 berwarna putih hijau 4. Pin ke 4 berwarna biru 5. Pin ke 5 berwarna putih biru 6. Pin ke 6 berwarna hijau 7. Pin ke 7 berwarna putih coklat 8. Pin ke 8 berwarna coklat 1. Setelah kabel tersusun dengan benar lalu ratakan kabelnya dengan memotongnya menggunakan tang pemotong. 2. Setelah kabel rata selanjutnya kita masukan kabelnya ke konektor yang telah tersedia yaitu konektor RJ-45. 1. Setelah kabel telah masuk lalu di pressd menggunakan crimping tool. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, biasanya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. 1. Setelah pemasangan selesai selanjutnya kita tes menggunakan kabel tester. Kabel tester yaitu alat yang digunakan untuk memeriksa benar atau tidaknya sambungan kabel. Caranya masukkan ujung- ujung kabel UTP yang sudah dipasang konektor RJ -45 ke kabel tester, kemudian nyalakan kabel testernya, kalau lampu led yang ada pada kabel tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti pemasangan kabel berhasil/sukses. Kalau ada salah satu atau lebih yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah atau dengan kata lain pin itu tidak konek. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan crimping tool. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah ditekan tetapi masih tidak nyambung / konek, maka coba periksa urutan antara pin 1-8 sudah benar atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti ulangi lagi sampai berhasil. 1. Setelah semua langkah diatas sudah dilakukan dengan tepat maka pemasangan kabel telah usai dengan baik. dan kabel telah siap digunakan. 2. Setelah kabel telah tersambung ke konektor dengan benar langkah selanjutnya sambungkan kabel ke PC. Yaitu dengan cara masukan kabel utp yang sudah dipasang ke konektor RJ-45 ke CPU yang sudah dipasang LAN Card yang sudah diinstall menggunakan Driver LAN dan ujung satunya lagi masukan ke HUB. 3. Setelah itu masuk ke explorer (klik kanan start explorer). 4. Kemudian ganti workgroupnya dengan cara : Klik kanan my computer pilih properties pilih computer name change lalu ganti nama computer dan workgroupnya klik ok lalu klik yes untuk merestart klik ok. 5. Setelah itu setting IP Adres nya. Cara nya adalah sebagai berikut : 1. Klik kanan icon jaringan open network connections klik kanan local area connection properties pilih internet protocol (TCP/IP) properties tentukan IP Adressnya. 6. Kemudian cek apakah computer sudah konek ke jaringan. Caranya adalah :

1. Klik start pilih Run muncul tampilan ketik cmd masuk ke tampilan cmd (command prompt) setelah itu coba cek apakah komputer nya konek dengan diri sendiri, server, modem, dll 2. Contoh : kita ping 192.168.99.210 misal muncul tampilan replay form berarti komputer berhasil konek . 3. Bila muncul tampilan request time out berarti computer belum konek dan coba cek kembali mungkin nama computer atau IP nya sudah ada yang punya yang menyebabkan terjadi perebutan nomor IP atau nama. Cobalah ganti dan cek kembali sampai konek. 1. Kesimpulan 1. Jaringan LAN (Local Area Network) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung yang berukuran sampai beberapa kilo meter. 2. Setelah melakukan praktek seperti prosedur yang ada peserta diklat mampu menginstallasi jaringan LAN dengan baik dan benar.

INSTAL
INSTALASI WINDOWS XP Sebelumnya kamu membutuhkan CD master Windows XP terlebih dahulu kemudian masukan di CDROM/DVDROM kamu. Lalu restart komputer kamu, kemudian nampak tampilan seperti gambar lalu tekan tombol Delete pada keybord agar kamu dapat masuk di BIOS(Basic Input Output System) komputer. Pada beberapa jenis Mainboard harus menekan tombol F2 pada keyboard. Kamu dapat melihatnya pada perintah Press DEL to run Setup. Lalu kamu akan berada dalam BIOS kemudian pilih Boot pada menu dan pilih item Boot Device Priority seperti pada gambar. Setelah itu Kamu merubah [CDROM] pada posisi 1st Boot Device untuk boot melalui CDROM dengan menggunakan tombol +- di keyboard.Lalu tekan F10 untuk menyimpan konfigurasi kamu. Restart komputer tunggu hingga muncul tulisan seperti pada gambar lalu tekan sembarang tombol dengan cepat. Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal atau R untuk melakukan reparasi Windows di Recovery Consule atau F3 untuk mengakhiri proses instal. Lanjut pada Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut dan ESC untuk batalkan proses. Pada gambar posisi partisi belum terisi oleh sistem windows.Tekan C untuk membuat partisi baru pada harddisk dan Enter untuk menginstal. Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang ingin kamu buat dalam satuan megabytes(MB) dan tekan Enter untuk membuat partisinya seperti terlihat pada gambar. Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses instal atau Delete untuk menghapus partisi. Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter. Bila proses instalasi langkah 1 10 benar maka akan tampil seperti gambar. Setelah itu kamu sampai pada layar berikut Click Next. Lalu isikan dengan Nama dan Organisasi Kamu kemudian tekan Next. Disini Kamu akan mengisikan Produk Key atau Serial Number dari type windows Kamu tekan Next lagi. Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekan Next. Set Time Zone pada posisi (GMT+80:00) klik Next. Typical settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default windows dan Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu secara manual lalu klik Next. Bila Kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan Kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next. ME-REPAIR INSTALLASI WINDOWS XP 1. Sebelumnya menjalankan langkah dibawah, pastikan BIOS komputer di set agar urutan booting pertama kali adalah CDROM dan catat Serial Number Windows XP. 2. Masukkan CD Intallasi Windows XP, kemudian restart (reboot) komputer. 3. Ketika muncul tulisan Press any key to boot from CD, tekan sembarang tombol di keyboard. 4. Windows Setup akan melanjutkan dengan me-load file-file yang diperlukan dari CD. 5. Setelah itu akan tampil Welcome to Setup, maka tekan ENTER (pilihan pertama). 6. Setelah itu akan tampil Windows XP Licensing Agreement 7. Tekan tombol F8 ( I Agree ) untuk melanjutkan 8. Windows Setup akan mencari apakah sudah ada Installasi Windows XP. 9. Jika sudah ada Installasi Windows XP, maka akan ditampilkan dalam daftar. Jika tidak ada, maka tidak akan bisa me-repair Installasi Windows XP ( harus install ulang) Jangan diteruskan jika belum tahu.

10. Setelah ditemukan, maka dipilih (select) Windows XP yang di inginkan dan tekan tombol R untuk merepair Installas windows XP tersebut. 11. Tunggu sampai selesai sampai komputer minta restart. 12. Setelah restart, dan muncul menu Press any key to boot from CD maka jangan tekan tombol apapun. Ikuti kelanjutan proses repair sampai selesai. Setelah selesai dan komputer restart, maka Installasi windows XP sudah berhasil di perbaiki, dan program/aplikasi yang sudah ada, driver hardware dan data akan tetap ada dan berjalan normal, tanpa perlu di install lagi. Kecuali aplikasi yang mengubah file sistem windows seperti Vista Transformation Pack dan sejenisnya. Kalau menggunakan aplikasi seperti ini maka perlu di install ulang INSTALASI MICROSOFT OFFICE 2007 Agar komputer kita bisa untuk melakukan kegiatan perkantoran (mengetik menggunakan Microsoft Word, Membuat laporan keuangan menggunakan Excell, Presentasi menggunakan Power Point) maka kita harus menginstal software paket office. Kita akan belajar bagaimana menginstall software paket office yaitu Microsoft Office 2007. Berikut langkah-langkah instalasinya : 1. Masukkan Cd instalasi Microsoft Office 2007 ke CD-ROOM, perlu diketahui bahwa untuk Office 2007 ini akan berjalan pada Windows Xp Sp2 jadi kalau di komputer kita terinstall Windows Xp Sp 1 Maka kita tidak akan dapat menginstall Office 2007 ini. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti berikut Masukkan Product Key / Serial Number pada kolom yang sudah di sediakan, apabila Product Key yang kita masukkan benar maka akan muncul tanda centang di sebelah kanan, selanjutnya tekan Continue. Kita akan dihadapkan pada tampilan "Choose the installation you want" disini kita dapat memilih : o Install Now : Kalau kita memilih pilihan ini maka kita akan menginstall paket defaultnya Office 2007 tanpa bisa memilih paket yang kita inginkan. o Customize : Kalau kita memilih pilihan ini maka kita dapat memilih paket software apa saja yang akan kita install. Setelah kita klik tombol Customize makaakan muncul pilihan untuk memilih paket software apa saja yang akan kita install. Kita dapat memilih sesuai dengan keinginan kita software - software yang akan kita install, apabila kita tidak ingin menginstalnya maka kita tinggal memilih not Available dan software yang kita pilih akan terdapat tanda X merah yang berarti software tersebut tidak kita sertakan dalam proses instalasi. Proses Instalasi sedang berjalan, tunggulah beberapa menit. Semakain tinggi spesifikasi komputer yang kita gunakan maka semakin cepat pula proses instalasi. Instalasi telah selesai dan selanjutnya kita tekan tombol Close. Aplikasi Microsoft Office sudah bisa kita gunakan. Untuk membukanya kita lewat Start --> All Program --> Cari Microsoft Office --> dan pilih program Office yang akan kita jalankan, misalnya Word, Exell, atau Power Point. INSTALASI DRIVER Setelah System Operasi terinstall di komputer kita maka langkah awal yan harus kita kerjakan adalah mengecek apakah semua hardware sudah terinstall dengan baik juga atau bahkan ada beberapa hardware yang belum terinstall, karena apabila kita memakai Windows Xp kemungkinan ada beberapa hardware yang mungkin belum terinstal. Pada pembahasan kal ini kita asumsikan kita memakai system operasi windows xp. Untuk mengetahui konfigurasi hardware-hardware di komputer kita apakah sudah terinstall dengan baik atau belum maka kita menuju ke Device Manager, langkah-langkah untuk menuju ke Device Manager adalah sebagai berikut : 1. Klik Kanan pada My Computer --> Lalu pilih Properties, maka akan muncul gambar seperti ini 2. Gambar diatas adalah System Properties pada windows xp, Selanjutnya kita masuk ke Tab --> Advanced 3. Setelah berada di Tab Advanced lalu pilih Device Manager, maka akan terlihat tampilan sebagai berikut 4. Apabila terdapat tanda Tanya dan tanda Seru seperti terlihat pada gambar di atas itu menandakan bahwa harware kita belum terinstal. Oleh karena itu kita harus menginstalnya agar hardware kita dapat digunakan. Kalau kita tidak menginstal drivernya maka hardware tersebut tidak dapat kita gunakan. Di sini kita akan menginstal driver Ethernet Controller yang mana Ethernet ini berfungsi untuk komunikasi komputer kita dengan komputer yang lain apabila mau kita buat jaringannya. 5. Cari driver yang sesuai dengan spesifikasi hardware (biasanya disertakan pada saat kita membeli hardware), lalu setelah kita mendapatkannya --> eksekusi program driver tersebut, maka akan muncul tampilan seperti ini 6. Selanjutnya tekan Next saja, dan proses instalasi sedang berjalan, tunggu beberapa saat sampai muncul tampilanFinish. 7. Setelah muncul tombol Finish maka tekan saja dan instalasi telah berhasil dilakukan.

BAB IV INSTALASI JARINGAN

4.1 Instalasi Kabel Data UTP Berikut ini akan di berikan langkah-langkah instalasi Kabel UTP dan Konektor RJ 45. Sistem yang diperlukan:1. Satu unit komputer2. Kabel UTP secukupnya3. Konektor Rj 45 secukupnya4. Tang

UTP5. Hub/Switch6. Gunting7. Multimeter 4.1.2 Pengujian Straight-Through UTP Cable 1. Dengan menggunakan Multimeter, seting multimeter pada range ohm meter atau buzzer jika pada multimeter terdapat fasilitas tersebut. Hubungkan ujung sisi kiri dengan ujung sisi kanan dengan perantara colokan yang ada pada ohm meter. Jika setiap pin di kedua sisi kiri dan kanan dengan nomor pin yang sama berhubungan, maka jarum pada ohm meter akan menyimpang/ berbunyi yang berarti pemasangan konektor Rj 45 berhasil. Lakukan hal yang sama untuk nomor pin berikutnya. 2. Dengan menggunakan Hub/Switch dan NIC, colokkan Rj 45 modular cable ke NIC pada komputer yang telah dinyalakan. Di sisi yang lain, colokkan Rj 45 modular cable ke HUB. Salah satu indikator keberhasilan instalasi kabel adalah dengan nyalanya LED pada NIC dan HUB. 4.1.3 Metode Crossed-Over (NIC <=> NIC) Cara pemasangan/instalasi sama dengan metode Straight-Through. Misalkan, kita rentangkan kabel UTP dengan posisi kiri dan kanan (lihat gambar di bawah). Untuk kabel pada posisi kiri urutan kabelnya dari kiri ke kanan; putih oranye, oranye, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat. Sedangkan pada ujung kabel lainnya (kabel UTP posisi kanan), dari kiri ke kanan : putih hijau, hijau, putih oranye, biru, putih biru, oranye, putih coklat, coklat. 4.1.4 Pengujian Crossed-Over UTP Cable 1. Dengan menggunakan Multimeter, seting multimeter pada range ohm meter atau buzzer jika pada multimeter terdapat fasilitas tersebut. Hubungkan ujung sisi kiri pin nomor 1 dengan ujung sisi kanan pin nomor 3 dengan perantara colokan yang ada pada ohm meter. Jika berhubungan, maka jarum pada ohm meter akan menyimpang/berbunyi. 2. Berikutnya pin 2 (kiri) dihubungan dengan pin 6 (kanan). 3. Pin 3 (kiri) dihubungan dengan pin 1 (kanan). 4. Pin 6 (kiri) dihubungan dengan pin 2 (kanan). 5. Dengan menggunakan NIC, colokkan Rj45 modular cable ke NIC. Begitu juga pada ujung kabel pada sisi lainnya. Jika berhasil, indikator LED pada NIC akan menyala.( Dari berbagai sumber)

4.2 Instalasi dan Konfigurasi Jaringan Internet Dokumentasi ini dibuat sebagai panduan dalam melakukan setting jaringan internet sederhana yang umum pada jaringan LAN anda. Saya memastikan bahwa anda sudah cukup familiar dengan sistem operasi berbasis windows dan cukup paham dengan perangkat yang digunakan berhubungan dengan jaringan sederhana,seperti NIC, kabel UTP, RG45, Swith dan tentu saja PC nya. Karena skenario dukumentasi ini hanya menjelaskan bagaimana sebuah jaringan LAN dengan menggunakan Switch dan terdapat beberapa PC Client dapat terhubung ke internet melalui sebuah PC Server gateway. Pada setting ini saya menggunakan sistem operasi Windows Server 2000 sebagai PC Server gateway dan jaringan lokal dengan windows 2000 profesional (sebenarnya konsepnya sama saja untuk semua versi windows). Sebelum melakukan instalasi ada beberapa hal yang harus anda perhatikan : 1. Pastikan bahwa Windows Server 2000 telah terinstalasi dengan benar. 2. Pastikan Netwotk Card dalam konsisi baik dan telah terpasang dengan benar 3. Pastikan Kabel UTP dan RJ45 anda dalam kondisi baik 4. Pastikan Setting IP publik yang diberikan oleh ISP telah anda setting dengan benar 4.2.1 Setting dari sisi PC Server (Windows 2000 Server) 1. Pastikan anda telah melakukan instalasi windows Server 2000 dengan benar. Dan tambahkan beberapa software tools yang dibutuhkan seperti : - Bandwith Controller / Manager - Billing System, dll - Anti Virus - Firewall - Anti Spyware, Malware, Adware 2. Pada PC Server harus memiliki 2 buah NIC atau Ethernet Card untuk LAN dan WAN. Sedikit tips sederhana agar tidak bingung saya me rename interface NIC menjadi LAN (sebagai IP local) dan WAN (sebagai koneksi internet). 3. Ok sekarang anda sudah tahu yang mana ethernet card untuk local (LAN) dan yang untuk internet (WAN). 4. Mulai melakukan setting IP address Server gateway. Start-->>Setting--> Network and Dialup connections--> Local Area Connection (LAN/WAN)----->Properties. Ada dua interface yang terpasang yang telah direname LAN dan WAN. 4.2.2 Setting IP address : LAN IP address : 192.168.0.1 Subnet Mask : 255.255.255.0 Default Gateway : -----------> perhatikan bahwa ini harus kosong DNS Server : 202.48.85.12 : 202.48.85.11

WAN IP address : 202.45.50.53 Subnet Mask : 255.255.255.x Default Gateway : 202.45.50.51 DNS Server : 202.48.85.12 : 202.48.85.11 Berikut gambar langkah-langkah nya : 1. Tampilkan dua buah interface NIC card LAN dan WAN 2. Klik kanan icon LAN lalu pilih Propertis 3. Kemudian beri tanda pada Internet Protocol [TCP/IP] lalu klik propertis. 4. Kemudian masukan IP Lokal, Subnet Mask, dan Setting DNS, lalu klik ok. 4.2.7 Instalasi DHCP Server Pastikan komponen DHCP telah terinstalasi pada PC Server, bila tidak masuk ke : Start-->Setting-->Control Panel-->Add/Remove Program []--> add/remove windows Component-->Networking Services-->check pada DHCP service-->>next seperti biasa dan sekarang DHCP component anda telah terinstall. DHCP adalah sebuah servis dari Server yang melayani permintaan IP address dari sejumlah PC client yang terhubung ke jaringan sehingga secara otomatis PC Client mendapatkan IP address dari DHCP Server. Berikut Langkah Wizart Instalasinya : 1. Pertama masuk ke : Start-> Setting-> Control Panel-> Administrative Tools-> DHCP 2. Setelah muncul tampilann double klik icon DHCP 3. Kemudian pada tampilan di atas klik kanan lalu pilih Add Server 4. Lalu akan muncul gambar, kemudian klik browse dan secara otomatis akan melakukan pencarian nama server 5. Tampilan di atas menunjukan Nama Server yang akan menjalankan DHCP server 6. Kemudian pada tampilan selanjutnya klik kanan ibm05 [192.186.0.1] lalu pilih New Scope 7. Berikutnya masukan range IP Address yang di tawarkan untuk jaringan LAN anda lalu klik next 8. Masukan bila dari range IP tersebut ada IP yang akan di gunakan untuk keperluan lain lalu klik next 9. Tampilan tampilan di atas merupakan untuk setting masa penggunaan IP yang di tawarkan, klik next 10. Kemudian beri tanda pada Yes, I want to configure these options now lalu klik next 11. Untuk Default Gateway arahkan ke IP Address ke IP LAN server anda, klik next 12. Selanjutnya masukan IP DNS dari ISP anda dan klik next. Lanjutkan proses instalasi. Dan Setelah proses instalasi DHCP Server selesai pastikan bahwa semua PC Client yang ada di jaringan LAN harus di obtain IP addressnya, sehingga dapat menerima layanan IP address dari DHCP Server ini. Semua proses instalasi jaringan dengan menggunakan NAT telah selesai. seharusnya anda dapat mengakses internet melalui PC Client. Dengan menggunakan layanan Network Address Translation (NAT). 4.2.8 Setting Dari PC Client (Windows 2000) Untuk Setting pada PC client, disesuaikan dengan jenis setting pada PC Server untuk setting ICS (Internet Connection Sharing) apabila tidak terinstalasi DHCP Server maka setting IP address dilakukan secara manual. Tapi Bila PC Server anda sudah menjalankan DHCP anda cukup mensetting IP client Obtain An IP address Automaticly agar PC client anda mendapatkan IP address secara otomatis. Berikut langkah-langkahnya : 1. Pertama masuk ke : Start --> Setting --> Network & DialUp Connection 2. Setelah muncul tampilan, lalu klik kanan icon Local Area Conection, lalu pilih propertis 3. Kemudian beri tanda pada Internet Ptotocol (TCP/IP) lalu klik properties 4. Bila PC Server gateway anda tidak menjalankan service DHCP, setting IP address pada PC client anda secara manual sesuai dengan range IP private yang anda bangun Setting IP Address. 5. Secara Default, PC client secara Otomatis menerima layanan IP DHCP, jadi Jika Server menyediakan layanan DHCP maka PC Client tidak perlu disetting apa-apa. Setting Untuk Client ini sama saja baik anda menggunakan layanan ICS (Internet Connection Sharing) ataupun NAT (Network Address Translation) Sampai disini anda telah mampu melakukan instalasi jaringan internet dengan menggunakan Windows Server 2000.

BAB III PENUTUP 1. KESIMPULAN Kegiatan PRAKERIN sangat bermanfaat bagi siswa-siswi khususnya siswa-siswi SMK Muhammadiyah 2 Kuningan. Dengan adanya kegiatan Prakerin siswa dituntut untuk mempunyai sikap mandiri dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga siswa diharapkan dapat memiliki keterampilan serta wawasan yang tinggi. Selain itu Prakerin Merupakan kegiatan praktek di luar jam seko;ah yang bekerja sama dengan masyarakat atu instansi, sehingga siswa-siswi mampu bergaul dan bekerja sama dengan masayarakat luar. Prakerin dapat menjunjung siswa untuk menjadi tenaga kerja menengah yang ahli dan profesional dalam

bidangnya yang mampu memenuhi pasar nasional atau bahkan internasional. Dengan begitu siswa-siswi akan mempunyai sikap yang akan menjadi bekal dasar pengembangan diri secara berkelanjutan dan mengamalkan apa yang diperolehnya, dalam kehidupan sehari-hari Pelaksanaan Prakerin ini memberikan suatu pengalaman tersendiri kepada saya mengenai kenyataan dalam bekerja dan memberikan gambaran yang nyata akan persaingan kerja di dunia usaha. Saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaannya laporan ini sangat diharapkan.

Kesimpulan berisi tentang ringkasan dari tiap-tiap job pada masing-masing perusahaan atau bengkel.Dari uraian isi diatas dapat diambil kesimpulan tiap-tiap job sebagai berikut : Installasi jaringan LAN 1. Jaringan LAN (Local Area Network) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung yang berukuran sampai beberapa kilo meter. 2. Setelah melakukan praktek seperti prosedur yang ada peserta diklat mampu menginstallasi jaringan LAN dengan baik dan benar. Perawatan Komputer 1. Perawatan PC harus dilakukan dengan prosedur yang baik agar mendapatkan hasil yang maksimal. 2. Perawatan PC sebaiknya di lakukan secara teratur agar komponen pada PC tersebut bisa berfungsi dengan baik karena selalu bersih dan rapi. 3. Perawatan PC harus dilakukan agar PC tidak cepat rusak dan dapat tahan lama. 1. KRITIK DAN SARAN 1. Sebaiknya dalam Pelaksanan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) sekolah selalu siap untuk mensurvei/memonitor anak-anak didiknya dengan teratur, agar sekolah tahu bagaimana peserta didiknya bertingkah laku di Dunia Industri. 2. Sekolah seharusnya menambah fasilitas yang ada khususnya pada alat alat di tiap-tiap jurusan, agar sisiwa lebih nyaman untuk belajar dan tidak mengantri untuk praktek. 3. Di berikan hukuman bagi peserta prakerin yang melanggar.

Akhir kata kami minta maaf atas segala kekurangan. Kami berharap laporan ini bermanfaat bagi pembaca, khususnya siswa-siswi SMK Muhammadiyah 2 Kuningan