P. 1
MATERI ULANGAN SEJARAH

MATERI ULANGAN SEJARAH

|Views: 100|Likes:
Dipublikasikan oleh Izzuddin Al Qossam

More info:

Published by: Izzuddin Al Qossam on Aug 19, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2012

pdf

text

original

## LATAR BELAKANG LAHIRNYA ORDE BARU ## Kronologi Lahirnya Orde Baru Sebutkan latar belakang kronologis lahirnya orde

baru? Latar belakang Lahirnya era orde baru dilatarbelakangi oleh runtuhnya orde lama. Tepatnya pada saat runtuhnya kekuasaan Soekarno yang lalu digantikan oleh Soeharto. Salah satu penyebab yang melatarbelakangi runtuhnya orde lama dan lahirnya orde baru adala h keadaan keamanan dalam negri yang tidak kondusif pada masa orde lama. Terlebih lagi karena adanya peristiwa pemberontakan G30S PKI. Hal ini menyebabkan presid en Soekarno memberikan mandat kepada Soeharto untuk melaksanakan kegiatan pengam anan di indonesia melalui surat perintah sebelas maret atau Supersemar. Kronologis lahirnya orde baru 30 September 1965 Terjadinya pemberontakan G30S PKI 11 Maret 1966 Letjen Soeharto menerima Supersemar dari presiden Soekarno untuk melakukan p engamanan 12 Maret 1966 Dengan memegang Supersemar, Soeharto mengumumkan pembubaran PKI dan menyatak annya sebagai organisasi terlarang 22 Februari 1967 Soeharto menerima penyerahan kekuasaan pemerintahan dari presiden Soekarno 7 Maret 1967 Melalui sidang istimewa MPRS, Soeharto ditunjuka sebagai pejabat presiden sa mpai terpilihnya presiden oleh MPR hasil pemilu 12 Maret 1967 Jenderal Soeharto dilantik menjadi presiden Indonesia kedua sekaligus menjad i masa awal mula lahirnya era orde baru Sebutkan ciri pokok dan kebijakan-kebijakan pada masa orde baru? Ciri pokok orde baru Pemerintahan yang diktator tetapi aman dan damai Tindak korupsi merajalela Tidak ada kebebasan berpendapat Pancila terkesan menjadi ideologi tertutup Pertumbuhan ekonomi yang berkembang pesat Ikut sertanya militer dalam pemerintahan Adanya kesenjangan sosial yang mencolok antara orang kaya dan orang miskin Kebijakan pada masa orde baru Indonesia didaftarkan lagi menjadi anggota PBB pada bulan september 1966 Adanya perbaikan ekonomi dan pembangunan Pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran Dilaksanakannya kebijakan transmigrasi dan keluarga berencana Adanya gerakan memerangi buta huruf Dilakukannya swasembada pangan Munculnya gerakan Wajib Belajar dan gerakan Nasional Orang Tua Asuh Dibukanya kesempatan investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia ## PEMILU PADA MASA ORDE BARU "71" ##

Par tai Nasional Indonesia. dan 2009. Partai Kebangkitan Bangsa. Lima besar dalam Pemilu ini adalah Partai Nasional Indonesia. Nahdlatul Ulama. Pemilu 1955 ini dibagi menjadi dua tahap. 1977. 1999. dan dipersiapkan di bawah pemerintahan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo. Pemilu-Pemilu ini diselenggarakan dibawah pemerintahan Presiden Soeharto. Parmusi. yaitu Megawati Soekarnoputri. dan diikuti oleh 9 Par tai politik dan 1 organisasi masyarakat. 1971. 20 04. Partai Golk ar. Masyumi. dan 19 97. Lima besar Pemilu 1999 adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Pe milu-Pemilu ini seringkali disebut dengan "Pemilu Orde Baru". 1997. 1987. Pemilu ini adalah Pemilu pertama setelah orde baru. yang diangkat menjadi presiden bukanlah calon dari partai itu. 1987. 1982. sementara pemilihan presiden dan wakiln ya dilakukan oleh anggota MPR. sekaligus Pemilu pertama setelah runtuhnya orde baru. Pemilu-Pemilu tersebut kesemuanya dimenangkan ol eh Golongan Karya. kepa la pemerintahan telah dipegang oleh Perdana Menteri Burhanuddin Harahap. yaitu: Tahap pertama adalah Pemilu untuk memilih anggota DPR. yaitu Abdurrahman Wahid (Pada saat itu. Partai Persatuan Pembangunan. Lima besar dalam Pemilu ini adalah Golongan Karya. Walaupun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meraih suara terbanyak (dengan pe rolehan suara sekitar 35 persen). Tahap ini diselenggar akan pada tanggal 29 September 1955. 1992. Pemilu-Pemilu tersebut hanya diikuti dua partai p olitik dan satu Golongan Karya. dan Partai Amanat N asional. Pemilu-Pemilu berikutnya dilangsungkan pada tahun 1977. dan Partai Syarikat Islam Indonesia. Nahdlatul Ulama. Hal ini dimungkinkan untuk terjadi karena Pemilu 1999 hanya bertujuan u ntuk memilih anggota MPR. 1992. menjadi hany a dua partai politik (yaitu Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrasi In donesia) dan satu Golongan Karya. dan Partai Syarikat Islam Indonesia. telah diselenggarakan 10 kali pemilu anggota lembag a legislatif yaitu pada tahun 1955. 1982. Megawati hanya menjadi calon pr esiden). Pemilu 1971 Pemilu berikutnya diselenggarakan pada tahun 1971. Pada tahun 1975. . Pemilu ini seringkali disebut dengan Pemilu 1955. Sesuai peraturan F usi Partai Politik tahun 1975. Partai Komunis Indonesia. tepatnya pada tanggal 5 Juli 1971.Pemilu 1955 Pemilu pertama dilangsungkan pada tahun 1955 dan bertujuan untuk memilih anggota -anggota DPR dan Konstituante. Ali Sastroamidjojo mengundurkan diri dan pada saat pemungutan suara. Namun. melainkan dari Partai Kebangkitan Bangsa. Pemilu berikutnya. dan diikuti oleh 29 partai politik dan indi vidu. yaitu P emilu 1999 dilangsungkan pada tahun 1999 (tepatnya pada tanggal 7 Juni 1999) di bawah pemerintahan Presiden BJ Habibie dan diikuti oleh 48 partai politik. melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1975 tentang Partai Politik dan Golkar.Pemilihan umum anggota lembaga legislatif Sepanjang sejarah Indonesia. diadakanlah fusi (penggabungan) partai-partai politik. dan DPRD. Tahap ini dise lenggarakan pada tanggal 15 Desember 1955. Tahap kedua adalah Pemilu untuk memilih anggota Konstituante. Sesuai tujuannya. DPR.

yait u: Partai Persatuan Pembangunan Golongan Karya Partai Demokrasi Indonesia ## NASIB AHIR ORDE BARU ## D. dan UU Antikorup si. 1992. Keempat mahasiswa yang gugur tersebut kemudian diberi gelar se bagai Pahlawan Reformasi . Selai n itu juga akan membentuk Komite Reformasi yang bertugas menyelesaikan UU Pemilu . Tuntutan utama kaum demonstran adalah perbaikan eko nomi dan reformasi total. Demonstrasi besar-besaran dilakukan di Jakarta pada ta nggal 12 Mei 1998. da n Hafidhin Royan. UU Susduk MPR. Keadaan terus memburuk. Dalam perkembangannya. Hendriawan. Adanya penolakan terseb ut menyebabkan Presiden Soeharto mundur dari jabatannya. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabat annya sebagai presiden RI dan menyerahkan jabatannya kepada wakil presiden B. yaitu: Partai Katolik Partai Syarikat Islam Indonesia Partai Nahdlatul Ulama Partai Muslimin Indonesia Golongan Karya Partai Kristen Indonesia Partai Musyawarah Rakyat Banyak Partai Nasional Indonesia Partai Islam PERTI Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia Pemilu 1977-1997 Pemilu 1977. yaitu me-ninggalnya empat mahasiswa Universitas Trisakti akibat bentrok dengan aparat keamanan. KKN semakin merajalela . Sejak tahun 1997 kondisi ekonomi Indonesia terus memburuk seiring dengan k risis keuangan yang melanda Asia. Habibie. Emp at mahasiswa tersebut adalah Elang Mulya Lesmana. dan 1997 diikuti oleh 3 kontestan yang sama. Menanggapi aksi reformasi tersebut. 1987. Terjadinya ketimpangan sosial yan g sangat mencolok menyebabkan munculnya kerusuhan sosial. Hery Hariyanto.## DAFTAR FUSI PARTAI ## Pemilu 1971 Pemilu 1971 diikuti oleh 10 kontestan. UU Antimonopoli. sementara kemiskinan rakyat terus meningkat. . UU Kepartaian. Runtuhnya Orde Baru Penyebab utama runtuhnya kekuasaan Orde Baru adalah adanya krisis moneter tahun 1997. Peristiwa ini menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru dan dimulainya O rde Reformasi. Runtuhnya Orde Baru dan Lahirnya Reformasi 1. Pada saat itu terjadi peristiwa Trisakti. DPR. Presiden Soeharto be rjanji akan mereshuffle Kabinet Pembangunan VII menjadi Kabinet Reformasi.J. dan DPRD. Komite Reformasi belum bisa terbentuk karena 14 mente ri menolak untuk diikutsertakan dalam Kabinet Reformasi. 1982. Muncul demonstrasi yan g digerakkan oleh mahasiswa.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->