Anda di halaman 1dari 22

KATA PENGANTAR

Pertama-tama kami ingin mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberkati kami sehingga karya tulis ini dapat diselesaikan. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan karya tulis ini dan berbagai sumber yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini.

Kami mengakui bahwa kami adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan karya tulis ini yang telah kami selesaikan. Tidak semua hal dapat kami deskripsikan dengan sempurna dalam karya tulis ini. Kami melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kami miliki. Di mana kami juga memiliki keterbatasan kemampuan. Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa kami memiliki keterbatasan dan juga kekurangan, kami bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman. Kami akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya tulis kami di masa datang. Sehingga semoga karya tulis berikutnya dan karya tulis lain dapat diselesaikan dengan hasil yang lebih baik.

Dengan menyelesaikan karya tulis ini kami mengharapkan banyak manfaat yang dapat dipetik dan diambil dari karya ini. Semoga dengan adanya karya tulis ini dapat meningkatkan motivasi belajar khususnya bagi siswa.

Penulis

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 1

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1

DAFTAR ISI . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

1.2. Identifikasi Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

1.4. Metode Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

1.5. Sistematika Penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

BAB II. ISI

2.1. Pengertian Motivasi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

2.2. Pengertian Belajar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

2.3. Pentingnya Motivasi Bagi Anak . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

11

2.4. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Anak . . . . . . . . . . . . . .

14

2.5. Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

17

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 2

BAB III PENUTUP

3.1. Kesimpulan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

21

3.2. Saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

21

DAFTAR PUSTAKA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

22

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 3

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Penelitian

Salah satu indikator keberhasilan pendidikan secara mikro di tataran pembelajaran level kelas adalah tatkala seorang guru mampu membangun motivasi belajar para siswanya. Jika siswa-siswa itu dapat ditumbuhkan motivasi belajarnya, maka sesulit apa pun materi pelajaran atau proses pembelajaran yang diikutinya niscaya mereka akan menjalaninya dengan enjoy dan pede.

Tulisan ini mencoba mengangkat apa itu motivasi, belajar, dan pentingnya motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran.

1.2. Identifikasi Masalah

Untuk meningkatkan motivasi belajar khususnya bagi siswa, banyak faktor yang mempengaruhinya dan beberapa cara untuk meningkatkan motivasi belajarnya.

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian

Maksud penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya motivasi belajar bagi siswa. Dan tujuannya untuk menjelaskan apa itu motivasi, belajar, pentingnya motivasi belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar, dan cara-cara meningkatkan motivasi belajar.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 4

1.4. Metode Penelitian

Metode yang kami pakai dalam penyusunan karya ilmiah ini adalah:

- Mencari sumber baik Buku, Koran, ataupun Internet

- Mancari keterangan-keterangan lain dari orang-orang terdekat

1.4. Sistematika Penelitian

Sistematika yang kami pakai dalam mengerjakan karya ilmiah ini adalah :

- Mengumpulkan data

- Membuat kerangka laporan

- Mengembangkan kerangka tersebut menjadi sebuah Laporan

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 5

BAB II ISI
2.1. Pengertian Motivasi

Pengertian motivasi menurut para ahli

1.Cropley, (1985) Motivasi dapat dijelaskan sebagai tujuan yang ingin dicapai melalui perilaku tertentu

2. Wlodkowski (1985) menjelaskan motivasi sebagai suatu kondisi yang menyebabkan atau menimbulkan perilaku tertentu, dan yang memberi arah dan ketahanan (persistence) pada tingkah laku tersebut. Pengertian ini jelas bernafaskan behaviorisme.

3. Mitchell motivasi mewakili proses- proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkanya, dan terjadinya persistensi kegiatan- kegiatan sukarela yang diarahkan ke tujuan tertentu.

4. Gray lebih suka menyebut pengertian motivasi sebagai sejumlah proses, yang bersifat internal, atau eksternal bagi seorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme dan persistensi, dalam hal melaksanakan kegiatan- kegiatan tertentu.

5.Morgan mengemukakan bahwa motivasi bertalian dengan tiga hal yang sekaligus merupakan aspek- aspek dari motivasi. Ketiga hal tersebut adalah: keadaan yang mendorong tingkah laku, tingkah laku yang di dorong oleh keadaan tersebut, dan tujuan dari pada tingkah laku tersebut.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 6

6.McDonald memilih pengertian motivasi sebagai perubahan tenaga di dalam diri seseorang yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi- reaksi mencapai tujuan. Motivasi merupakan masalah kompleks dalam organisasi, karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini berbeda karena setiap anggota suatu organisasi adalah unik secara biologis maupun psikologis, dan berkembang atas dasar proses belajar yang berbeda pula.

7. Wexley & Yukl adalah pemberian atau penimbulan motif, dapat pula diartikan hal atau keadaan menjadi motif.

8.Chung dan Megginson yang dikutip oleh Faustino Cardoso Gomes, menerangkan bahwa pengertian motivasi adalah tingkat usaha yang dilakukan oleh seseorang yang mengejar suatu tujuan dan berkaitan dengan kepuasan kerja dan perfoman pekerjaan.

9.T. Hani Handoko mengemukakan bahwa motivasi adalah keadaan pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan tertentu guna mencapai tujuan.

10.A. Anwar Prabu Mangkunegara, memberikan pengertian motivasi dengan kondisi yang berpengaruh membangkitkan, mengarahkan dan memelihara prilaku yang berubungan dengan lingkungan kerja.

11.H. Hadari Nawawi mendefinisikan motivasi sebagai suatu keadaan yang mendorong atau menjadi sebab seseorang melakukan sesuatu perbuatan atau kegiatan yang berlangsung secara sadar.

12.Henry Simamora, pengertian motivasi menurutnya adalah Sebuah fungsi dari pengharapan individu bahwa upaya tertentu akan menghasilkan tingkat kinerja yang pada gilirannya akan membuahkan imbalan atau hasil yang dikehendaki.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 7

13.Soemanto secara umum mendefinisikan motivasi sebagai suatu perubahan tenaga yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi- reaksi pencapaian tujuan. Karena kelakuan manusia itu selalu bertujuan, kita dapat menyimpulkan bahwa perubahan tenaga yang memberi kekuatan bagi tingkahlaku mencapai tujuan,telah terjadi di dalam diri seseorang.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 8

2.2. Pengertian Belajar

Pengertian Belajar Menurut Ahli:

Belajar menurut Slameto (2003:2) adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

M. Sobry Sutikno mengemukakan, belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakuk an oleh seseorang untuk memperoleh suatu perubahan yang baru sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

Menurut Hilgard dan Bower dalam bukunya Theories of Learning yang dikutip oleh Ngalim Purwanto, belajar berhubungan dengan perubahan tingkah laku seseorang terhadap sesuatu situasi tertentu yang disebabkan oleh pengalamannya yang berulang-ulang dalam suatu situasi.

Belajar menurut Darsono (2001:4) adalah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuanpemahaman, keterampilan dan nilai sikap.

Menurut Winkel, Belajar adalah semua aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dalam lingkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengelolaan pemahaman.

Menurut Ernest R. Hilgard dalam (Sumardi Suryabrata, 1984:252) belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 9

Sedangkan Pengertian Belajar menurut Gagne dalam bukunya The Conditions of Learning 1977, belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu.

Moh. Surya (1981:32), definisi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan. Kesimpulan yang bisa diambil dari kedua pengertian di atas, bahwa pada prinsipnya, belajar adalah perubahan dari diri seseorang.

Dari beberapa pengertian belajar di atas maka dapat disimpulkan bahwa belajar adalah semua aktivitas mental atau psikis yang dilakukan oleh seseorang sehingga menimbulkan perubahan tingkah laku yang berbeda antara sesudah belajar dan sebelum belajar.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 10

2.3. Pentingnya Motivasi Bagi Anak

Motivasi ada yang dari dalam [intrinsik] maupun extrinsic yang mampu mengubah tingkah laku seseorang .Motivasi yang baik adalah motivasi yang membangun. Macam macam motivasi ada motivasi biologis ,motivasi untuk berkompetisi,motif yang dipelajari dan prestasi. Motif biologis dapat dipahami sebagai poMotivasi adalah suatu dorongan atau semangat untuk melakukan sesuatu,baik itu dorongan dla yang terbangun dalam system syaraf sentral anak sejak lahir.Contohnya motif yang ingin membuat kita ingin berpegangan dengan sesama manusia,ingin mengakhiri pertengkaran,

Motivasi yang kedua adalah motivasi kompetisi, dalam kehidupan ini penuh dengan kompetisi kita sebagai manusia selalu berkompetisi untuk mendapatkan sesuatu dan jika tidak berpartisipasi kita akan ketinggalan.Sebaiknya dalam mengikuti motivasi kompetisi harus diikuti dengan hati yang bersih .Contoh motivasi ini misalnya motivasi prestasi,motivasi dalam bekerja,motivasi berkuasa dan lain lain.

Motivasi yang tidak kalah penting yaitu motivasi dipelajari maksudnya motif yang diperoleh dari pengalaman berinteraksi dengan lingkungan atau hasil dari sosialisasi Dengan adanya pengaruh dari lingkungan akan membuat kita dapat mengalami perubahan perilaku .Misalnya kita berada di lingkungan yang bersih ,ramah ramah ,bertoleransi tinggi maka secara tidak kita sadari kita akan termotivasi untuk menyesuaikan ddengan lingkungan .

Yang ke empat yaitu motivasi berprestasi merupakan motivasi untuk menyelesaikan sesuatu mencapai standar keunggulan dan memperluas usaha untuk berhasil secara memuaskan .Misalnya bahwa latihan kemandirian oleh orangtua dapat meningkatkan prestasi belajar anaknya..

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 11

Yang ke lima adalah motivasi keridlaan ,motivasi inikeluar dari hati nurani yang ingin mengharapakan ridla Tuhan dalam setiap langkah perilakunya.Dalam motivasi juga dikenal hirarki motif Maslow[dalam Conny Semiawan ,1999] menyatakan bahwa kebutuhan dasar harus dipuaskan sebelum kebutuhan yang lebih tinggi.Kebutuhan kebutuhan itu antara lain:

1. Kebutuhan survival [tingkat bawah] antara lain keamanan,membutuhkan makan minum udara,

2. Kebutuhan fisiologis [fisik] misalnya kesehatan,olahraga,obat jika sakit,dll

3. Kebutuhan dicintai dan mencintai kebutuhan ini penting karena merupakan hasil dari interaksi dengan lingkungan.

4. Yang ke empat yaitu karena dorongan untuk dikenal dan ingin dihargai oleh orang lain maka timbul kebutuhan harga diri .

5. Apabila ke empat kebutuhan itu dapat terpenuhi maka barulah dapat memenuhi kebutuhan yag lebih tinggi yaitu kebutuhan aktualisasi .Kebutuhan ini adalah kebutuhan yang sangat mendominasi dalam kehidupan.Karakteristik orang yang dapat memenuhi kebutuhan aktualisasi yaitu memiliki kesadaran tinggi,mampu membantu orang lain dalam mencapai tujuan,mampu berpartisipasi dalam kegiatan yang potensial.

Wololfolk,1992[dalam Conny Semiawan,1999]menyatakan uraian yang lebih detail tentang kebutuhan aktualisasi diri,yaitu kebutuhan intelektual,apresiasi estetik,dan aktualisasi diri.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 12

Selanjutnya secara garis besar hirarki kebutuhan di bagi menjadi 2 antara lain:

I. Kebutuhan Defisiensi [deficiency need]

II. Kebutuhan pertumbuhan untuk eksis [Being need]

Implikasi Motif Anak Terhadap KBM

Motivasi dalam kegiatan belajar mengajar sangat penting baik motivasi dari dalam maupun dari pihak luar. Sebaiknya sebagai calon guru harus mempelajari motivasi motivasi apa saja yang dapat digunakan dalam lingkungan pendidikan SD. Guru dapat menempatkan diri sebagai fasilitator yang baik yang mampu membimbing anak didiknya agar senang dan mau belajar karena dengan belajar yang efektif maka derajat pendidikan Indonesia dapat terangkat.Penerapan motif yang dapat dilakukan antara lain memberikan ranking, memberikan hadiah sewajarnya, memberikan pujian, memberikan nilai penetapan dan masih banyak lagi metode metode yang dapat dilakukan.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 13

2.4. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Anak

Belajar adalah suatu hal yang diwajibkan untuk semua orang, belajar sebenarnya menyenangkan. Namun, selalu adalah saja hambatan-hambatan yang membuat kita enggan untuk belajar. Menurut Dimyati dan Mudjiono (1999), terdapat beberapa unsur yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, antara lain : a. Cita-cita atau aspirasi siswa Dari segi manipulasi kemandirian, keinginan yang tidak terpuaskan dapat memperbesar kemauan dan semangat belajar, dari segi pembelajaran penguatan dengan hadiah atau hukuman akan dapat mengubah keinginan menjadi kemauan dan kemauan menjadi citacita. Cita-cita dapat berlangsung dalam waktu sangat lama bahkan sampai sepanjang hayat. Cita-cita seseorang akan memperkuat semangat belajar dan mengarahkan perilaku belajar. b. Kemampuan siswa Keinginan siswa perlu diikuti dengan kemampuan atau kecakapan untuk mencapainya. Kemampuan akan perkembangannya. memperkuat motivasi siswa untuk melakukan tugas-tugas

c. Kondisi siswa Kondisi siswa meliputi kondisi jasmani dan rohani. Seorang siswa yang sedang sakit, lapar, lelah atau marah akan mengganggu perhatiannya dalam belajar.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 14

d. Kondisi lingkungan siswa. Lingkungan siswa dapat berupa keadaan alam, lingkungan tempat tinggal, pergaulan sebaya dan kehidupan kemasyarakatan. Sebagai anggota masyarakat, maka siswa dapat terpengaruh oleh lingkungan sekitar.

e. Unsur-unsur dinamis dalam belajar dan pembelajaran Siswa memiliki perasaan, perhatian, kemauan, ingatan dan pikiran yang mengalami perubahan karena pengalaman hidup. Pengalaman dengan teman sebaya berpengaruh pada motivasi dan perilaku belajar. Lingkungan alam, tempat tinggal dan pergaulan juga mengalami perubahan. Lingkungan budaya seperti surat kabar, majalah, radio, televisi semakin menjangkau siswa. Semua lingkungan tersebut mendinamiskan motivasi belajarnya. Menurut Wlodkowski dan Jaynes (2004), motivasi belajar dipengaruhi beberapa faktor, antara lain a. Budaya Setiap kelompok etnik mempunyai nilai-nilai tersendiri tentang belajar. Ibu-ibu kebangsaan Jepang lebih menekankan usaha (effort) daripada kemampuan (ability), dibandingkan dengan ibu-ibu kebangsaan Amerika yang mengutamakan penampilan sekolah yang baik. Sistem nilai yang dianut orang tua akan mempengaruhi keterlibatan orang tua secara mendalam dalam upaya-upaya untuk menanamkan energi si anak. b. Keluarga Faktor keluarga memberikan pengaruh penting terhadap motivasi belajar seseorang. Penelitian yang dilakukan oleh Benjamin Bloom terhadap sejumlah professional muda

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 15

(28 tahun sampai 35 tahun) yang berhasil dalam karirnya dalam berbagai lapangan seperti pakar matematika, neurology, pianis, maupun olah ragawan, menunjukan ciri-ciri yang sama yaitu adanya keterlibatan orang tua mereka. Mereka menunjukan adanya keterlibatan langsung orang tua dalam belajar anak, mereka melihat dorongan orang tua merupakan hal yang utama di dalam mengarahkan tujuan mereka.

c. Sekolah Peran guru dalam memotivasi anak juga tidak diragukan. Dibawah ini beberapa kualitas guru yang efektif dalam memotivasi anak, yaitu : 1. Guru selaku manajer yang baik. 2. Guru mengharapkan siswanya untuk menjadi murid yang sukses. 3. Guru memberikan bahan pelajaran yang sesuai dengan kapasitas muridnya. 4. Guru memberikan umpan balik bagi muridnya. 5. Guru memberikan tes yang adil. 6. Guru menjelaskan kriteria perilaku penilaiannya. Guru mau merangsang nalar anak. 7. Guru membantu anak untuk menyadari pertumbuhan kompetensi dan penguasaan murid. 8. Guru mampu bersikap empati. Guru menilai pengetahuan di atas nilai.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 16

2.5. Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak

Ada beberapa Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak dalam kegiatan belajar di sekolah, misalnya saja seperti yang diungkapkan A.M. Sardiman (2005:92-94), yaitu :

1. Memberi angka

Angka dalam hal ini sebagai simbol dari nilai kegiatan belajarnya. Banyak siswa yang justru untuk mencapai angka/nilai yang baik. Sehingga yang dikejar hanyalah nilai ulangan atau nilai raport yang baik. Angka-angka yang baik itu bagi para siswa merupakan motivasi yang sangat kuat. Yang perlu diingat oleh guru, bahwa pencapaian angka-angka tersebut belum merupakan hasil belajar yang sejati dan bermakna. Harapannya angka-angka tersebut dikaitkan dengan nilai afeksinya bukan sekedar kognitifnya saja.

2. Hadiah

Hadiah dapat menjadi motivasi yang kuat, dimana siswa tertarik pada bidang tertentu yang akan diberikan hadiah. Tidak demikian jika hadiah diberikan untuk suatu pekerjaan yang tidak menarik menurut siswa.

3. Kompetisi

Persaingan, baik yang individu atau kelompok, dapat menjadi sarana untuk meningkatkan motivasi belajar. Karena terkadang jika ada saingan, siswa akan menjadi lebih bersemangat dalam mencapai hasil yang terbaik.

4. Ego-involvement

Menumbuhkan kesadaran kepada siswa agar merasakan pentingnya tugas dan menerimanya sebagai tantangan sehingga bekerja keras adalah sebagai salah satu bentuk motivasi yang

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 17

cukup penting. Bentuk kerja keras siswa dapat terlibat secara kognitif yaitu dengan mencari cara untuk dapat meningkatkan motivasi.

5. Memberi Ulangan

Para siswa akan giat belajar kalau mengetahui akan diadakan ulangan. Tetapi ulangan jangan terlalu sering dilakukan karena akan membosankan dan akan jadi rutinitas belaka.

6. Mengetahui Hasil

Mengetahui hasil belajar bisa dijadikan sebagai alat motivasi. Dengan mengetahui hasil belajarnya, siswa akan terdorong untuk belajar lebih giat. Apalagi jika hasil belajar itu mengalami kemajuan, siswa pasti akan berusaha mempertahankannya atau bahkan termotivasi untuk dapat meningkatkannya.

7. Pujian

Apabila ada siswa yang berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, maka perlu diberikan pujian. Pujian adalah bentuk reinforcement yang positif dan memberikan motivasi yang baik bagi siswa. Pemberiannya juga harus pada waktu yang tepat, sehingga akan memupuk suasana yang menyenangkan dan mempertinggi motivasi belajar serta sekaligus akan membangkitkan harga diri.

8. Hukuman

Hukuman adalah bentuk reinforcement yang negatif, tetapi jika diberikan secara tepat dan bijaksana, bisa menjadi alat motivasi. Oleh karena itu, guru harus memahami prinsi -prinsip p pemberian hukuman tersebut.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 18

Hal senada juga diungkapkan oleh Fathurrohman dan Sutikno (2007: 20) motivasi siswa dapat ditumbuhkan melalui beberapa cara yaitu:

a) Menjelaskan tujuan kepada peserta didik.

Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siswa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar.

b) Hadiah.

Hadiah akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi.

c) Saingan/kompetisi.

Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.

d) Pujian.

Siswa yang berprestasi sudah sewajarnya untuk diberikan penghargaan atau pujian. Pujian yang diberikan bersifat membangun. Dengan pujian siswa akan lebih termotivasi untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi.

e) Hukuman.

Hukuman akan diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 19

memacu motivasi belajarnya. Bentuk hukuman yang diberikan kepada siswa adalah hukuman yang bersifat mendidik seperti mencari artikel, mengarang dan lain sebagainya.

f) Membangkitkan dorongan kepada peserta didik untuk belajar.

Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik. Selain itu, guru juga dapat membuat siswa tertarik dengan materi yang disampaikan dengan cara menggunakan metode yang menarik dan mudah dimengerti siswa.

g) Membentuk kebiasaan belajar yang baik.

Kebiasaan belajar yang baik dapat dibentuk dengan cara adanya jadwal belajar.

h) Membantu kesulitan belajar peserta didik, baik secara individual maupun kelompok.

Membantu kesulitan peserta didik dengan cara memperhatikan proses dan hasil belajarnya. Dalam proses belajar terdapat beberap unsur antara lain yaitu penggunaan metode untuk mennyampaikan materi kepada para siswa. Metode yang menarik yaitu dengan gambar dan tulisan warna-warni akan menarik siswa untuk mencatat dan mempelajari materi yang telah disampaikan..

i) Menggunakan metode yang bervariasi.

Metode yang bervariasi akan sangat membantu dalam proses belajar dan mengajar. Dengan adanya metode yang baru akan mempermudah guru untuk menyampaikan materi pada siswa.

j) Menggunakan media yang baik, serta harus sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Berikut merupakan beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk meningkatkan motivasi belajar anda, semoga berhasil!!

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 20

BAB III PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Motivasi dalam kegiatan belajar mengajar sangat penting baik motivasi dari dalam maupun dari pihak luar.

3.2. Saran

Sebaiknya sebagai calon guru harus mempelajari motivasi motivasi apa saja yang dapat digunakan dalam lingkungan pendidikan SD. Guru dapat menempatkan diri sebagai fasilitator yang baik yang mampu membimbing anak didiknya agar senang dan mau belajar karena dengan belajar yang efektif maka derajat pendidikan Indonesia dapat

terangkat.Penerapan motif yang dapat dilakukan antara lain memberikan ranking, memberikan hadiah sewajarnya, memberikan pujian, memberikan nilai penetapan dan masih banyak lagi metode metode yang dapat dilakukan.

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 21

DAFTAR PUSTAKA
http://belajarpsikologi.com/cara-meningkatkan-motivasi-belajar-anak/#more-1235

http://edukasi.kompasiana.com/2010/12/08/pentingnya -motivasi-bagi-anak/

http://atpsikologi.blogspot.com/2009_10_31_archive.html

http://mbegedut.blogspot.com/2011/02/pengertian -belajar-menurut-para-ahli.html

Karya Tulis Ilmiah - Pentingnya Motivasi Belajar 22