Anda di halaman 1dari 1

1.

Hak Eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan, memperbanyak ciptaannya menurut peraturan yang berlaku disebut a. Hak Cipta c. Hak Hidup b. Hak Asasi d. Hak Manusia e. Hak Individu 2. Di Indonesia Hak Cipta di atur dalam undang-undang nomor a. No. 19 Tahun 2002 c. No. 19 Tahun 2001 b. No. 18 Tahun 2002 d. No. 19 Tahun 2004 e. No. 15 Tahun 2002 3. Contoh perkecualian hak cipta adalah . a. doktrin fair use atau fair deali b. pembajakan VCD c. penggunaan nama merk d. penggunaansoftware e. penggunaan lisensi 4. Tujuan dari pelaksanaan Hukum Hak Cipta adalah .... a. melindungi hak pembuat dalam mendistribusikan, menjual, atau membuat turunan dari karya tersebut b. melindungi pengusaha dalam menarik keuntungan c. melindungi hak pengguna dalam menggandakan d. melindungi hak masyarakat memakai secara bebas e. mengurangi manipulasi 5. Menurut UU HAKI di Bidang TIK, Pembatasan Hak Cipta pada Pasal 14, Tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta, kecuali Jawaban : Pengumuman dan/atau Perbanyakan segala sesuatu yang diumumkan dan/atau diperbanyak oleh atau atas nama Pemerintah, kecuali apabila Hak Cipta itu dinyatakan tidak dilindungi, baik dengan peraturan perundang-undangan maupun dengan pernyataan pada Ciptaan 6. Penggunaan Ciptaan pihak lain untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pencipta. Pernyataan diatas tidak dianggap Jawaban : Bagian Kelima Pasal 15 7. Undang-undang Republik Indonedia yang memuat tentang Hak Cipta adalah . Jawaban : UU RI Nomor 19 Tahun 2002 8. Perbanyakan suatu ciptaan progran komputer secara terbatas oleh Perpustakaan, Lembaga Ilmu Pengetahuan dan lembaga Dokumentasi yang semata-mata untuk aktivitasnya, hal tersebut di atas adalah . Jawaban : Diperbolehkan sesuai pasal 15 Hak Cipta 9. Program komputer dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta, yang tercantum pada pasal . Jawaban : Pasal 12 10. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat 1 UU Hak Cipta dipidana penjara paling lama tahun dan/atau denda paling banyak . Jawaban : 7 tahun dan denda Rp 5.000.000.000,00