Anda di halaman 1dari 32

BUMI SEBAGAI PLANET

Bentuk, Ukuran, Ciri, dan Perilaku Bumi Prinsip Rotasi Bumi dan Akibatnya Prinsip Revolusi Bumi dan Akibatnya Bulan sebagai Satelit Bumi Gerhana Satelit Buatan

Bentuk, Ukuran, Ciri, dan Perilaku Bumi


Planet bumi disebut juga planet biru Bentuk Bumi seperti sebuah jeruk, yaitu agak pepat dikedua kutubnya dan menggembung di sekitar khatulistiwa. Garis tengah khatulistiwa = 12757 km Garis tengah kutub = 12714 km Ciri Bumi : a.Massa = 6 x 1024 kg b.Jari-jari = 6400 km c.Massa jenis = 5500 kg/m3
lingkaran

ellips

Prinsip Rotasi Bumi dan Akibatnya


Rotasi bumi adalah gerakan bumi berputar pada porosnya sendiri

Waktu yang diperlukan bumi untuk berputar pada porosnya adalah 1 hari = 24 jam (lebih tepatnya 23 jam 56 menit 4,09 detik)

Arah rotasi bumi adalah arah timur, sehingga orang yang berada di luar angkasa jika memandang bumi tepat di atasnya akan bergerak berlawanan arah jarum jam

Akibat Rotasi Bumi


1. Pergantian siang dan malam Ketika bumi berotasi selalu hanya setengah bagian yang terkena sinar matahari. Setengah bagian yang terkena sinar matahari mengalami siang hari, sedangkan setengah bagian yang tidak terkena sinar matahari mengalami malam hari 2. Gerak semu harian benda langit yaitu pergerakan benda langit termasuk matahari dari timur ke barat. Dikatakan gerak semu karena seolaholah matahari yang bergerak mengelilingi bumi, padahal bumilah yang mengelilingi matahari

3. Penggembungan di khatulistiwa dan pemampatan di kedua kutub bumi Akibat rotasi bumi menyebabkan bagian di sekitar khatulistiwa berayun keluar 4. Perbedaan waktu untuk tempat-tempat yang berbeda derajat bujurnya Garis bujur adalah garis yang sejajar dengan garis tengah kutub. Setiap daerah di bumi memiliki garis bujur yang berbeda. Misalnya di Indonesia bagian Timur (Papua) berbeda waktunya 2 jam dengan Indonesia bagian Barat (Bandung). Orang di Papua akan melihat matahari terlebih dahulu. Dalam satu kali rotasi, tempat-tempat di bumi menempuh 360o bujur. Satu kali rotasi bumi memerlukan waktu 24 jam atau 24 x 60 menit. Maka setiap 1o bujur ditempuh dalam waktu :

1o bujur x (24 x 60 menit) ! 4 menit o 360 bujur

Contoh Soal
Jika di kota A yang memiliki bujur 30o menunjukkan pukul 09.00, maka di kota B yang memiliki bujur 60o menunjukkan pukul?

Jawab : Perbedaan bujur kota A dan B = 60o 30o = 30o Perbedaan waktu kota A dan B = 30o x 4 menit = 120 menit = 2 jam Jadi, di kota B akan menunjukkan pukul 09.00 + 2 jam = 11.00

Prinsip Revolusi Bumi dan Akibatnya


Revolusi bumi adalah gerak bumi mengelilingi matahari

Arah revolusi bumi sama dengan arah rotasi bumi yaitu berlawanan arah jarum jam

Satu kali revolusi bumi (disebut periode revolusi bumi) memerlukan waktu 365,25 hari (tepatnya 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik)

Akibat Revolusi Bumi


1. Pergantian Musim selama bumi berevolusi mengitari matahari, poros bumi tidaklah tegak, tetapi miring 23,5o
23,5o Garis tegak lurus bidang orbit

Bidang orbit (ekliptika)

Akibat kemiringan inilah setengan tahun setiap kutub akan condong ke matahari dan setengah tahun sisanya akan menjauh dari matahari. Inilah yang menyebabkan pergantian musim di bumi.

23,5o

Kita hanya mengalami dua musim, yaitu musin hujan dan kemarau karena tempat kita tidak pernah miring ke matahari. Sebagian besar negara-negara di Eropa mengalami empat musim, yaitu musim panas (summer), musim semi (spring), musim dingin (winter), dan musim gugur (autumn).

2. Perubahan lamanya siang dan malam Pada tanggal 21 Juni, kutub utara mulai condong ke matahari sehingga pada belahan bumi utara (BBU) mengalami musim panas dan belahan bumi selatan (BBS) mengalami musim dingin. Ini menyebabkan siang hari pada BBU akan lebih panjang daripada malam hari. Pada tanggal 22 Desember, kutub selatan bumi mulai condong ke matahari sehingga pada belahan bumi selatan (BBS) mengalami musim panas dan belahan bumi utara (BBU) mengalami musim dingin. Ini menyebabkan siang hari pada BBS akan lebih panjang daripada malam hari. Pada tanggal 23 September dan 21 Maret, baik BBU maupun BBS tidak condong ke matahari, bumi seolah-olah berada di khatulistiwa sehingga lamanya siang sama dengan lamanya malam, yaitu 12 jam.

3. Gerak Semu Tahunan Matahari Kita tidak dapat mengamati gerak semu tahunan matahari seperti halnya gerak semu harian matahari. Namun dari pengetahuanmu sebelumnya, kita dapat mengetahui bahwa setiap tahun bumi seolaholah bergeser dari khatulistiwa, yaitu : 21 Maret, matahari yang berada di khatulistiwa bergeser ke BBU 21 Juni, matahari berada di BBU akan mulai kembali ke khatulistiwa 23 September, matahari berada di khatulistiwa mulai menuju BBS 22 Desember, matahari berada di BBS akan mulai kembali ke khatulistiwa Gerak matahari seperti inilah yang dinamakan gerak semu tahunan matahari

4. Terlihatnya rasi bintang yang berbedadari bulan ke bulan Rasi bintang adalah kumpulan beberapa bintang yang membentuk pola tertentu. Setiap rasi bintang terlihat pada saat yang sama dan pada tempat yang sama. Petani zaman dahulu menggunakan rasi bintang sebagai permulaan musim

KALENDER
Penulisan tanggal, bulan, dan tahun dimuat dalam sebuah kalender. Periode revolusi bumi adalah 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik = 365 hari Sisa hari ini akan menjadi 1 hari setiap 4 tahun sekali. Oleh Julius Caesar tahun yang jumlah harinya 366 disebut tahun kabisat Pada tahun 1582, Paus Gregorius XIII menyempurnakan kalender Julian (Julius Caesar) dengan menyatakan bahwa : Tahun kabisat adalah tahun yang bilangannya habis dibagi empat dan hanya tahun abad yang bilangannya habis dibagi 400 Contoh tahun kabisat menurut Julius Caesar : 1800,1900, 2000 Contoh tahun kabisat menurut Paus Gregorius XIII : 1600, 2000, 2400

BULAN SEBAGAI SATELIT BUMI


Muka bulan yang menghadap bumi selalu sama, kira-kira separuh bagian. Pada permukaan bulan terdapat ribuan kawah yang dibentuk oleh meteroidmeteroid yang mencapai permukaan bulan Garis tengah bulan = 350 km Jarak Bulan Bumi = 380.000 km Bulan juga memiliki gravitasi. Pengaruh gravitasi bulan menyebabkan pasangsurut air laut

Periode Rotasi Bulan dan Posisinya terhadap Bumi


Arah revolusi bulan adalah arah timur Bidang orbit bulan tidak berimpit dengan bidang orbit bumi (ekliptika) melainkan membentuk sudut 5o (dikatakan inklinasi bulan = 5o) Inklinasi adalah sudut antara bidang orbit bumi terhadap bidang orbit benda langit lainnya, termasuk bulan

Sambil mengelilingi bumi (berevolusi), bulan juga berotasi. Arah rotasi bulan adalah arah timur terhadap posisinya sendiri. Bulan memiliki sifat unik, yaitu periode rotasinya sama dengan periode revolusinya, yaitu 27,3 hari. Itulah sebabnya kita selalu melihat muka Bulan yang sama.

Ada dua macam periode rotasi bulan : 1. Periode Sideris adalah periode rotasi bulan dengan mengacu ke suatu bintang jauh (selain matahari). Satu bulan sideris yaitu 27,3 hari. 2. Periode Sinodis adalah periode rotasi bulan dengan mengacu ke matahari, yaitu selang waktu yang diperlukan bulan untuk mengelilingi matahari. Satu bulan sinodis (bulan Komariah) adalah 29,5 hari.

Perigee dan Apogee


Orbit bulan tidaklah bulat melainkan ellips yang hampir bulat. Jadi pada suatu saat bulan akan dekat, dan suatu saat akan jauh dengan bumi. Perigee adalah titik pada saat jarak bulan paling dekat dari bumi, yaitu 384.400 km Apogee adalah titik pada saat jarak bulan paling jauh dari bumi, yaitu 406.700 km
Perigee Bumi Apogee

Fase-fase Bulan

Fase 1 Disebut fase bulan baru atau bulan mati atau bulan perbani. Pada fase ini bulan berada diantara matahri dan bumi. Kedudukan seperti ini disebut aspek konjungsi. Separo muka bulan yang terkena sinar matahari tidak menghadap bumi sehingga bulan tidak tampak oleh kita di bumi.

Fase 2 Disebut bulan sabit karena dari separo muka bulan yang terkena sinar matahari menghadap bumi sehingga terlihat dari bumi.

Fase 3 Disebut kuartir awal (bulan setengah) karena dari separo bulan yang terkena sinar matahari menghapa bumi. Pada fase ini garis hubung BulanBumi tegak lurus Bumi-Matahari

Fase 4 Disebut bulan benjol (gibbous) karena dari separo bulan yang terkena sinar matahari menghadap bumi.

Fase 5 Disebut bulan purnama. Posisi Matahari Bumi Bulan berada pada satu garis lurus. Namun separo bulan yang menghadap bumi adalah bulan yang terkena sinar matahari, maka dari itu disebut aspek oposisi.

GERHANA
Gerhana disebut juga eclipse, berasal dari kata ekleipsis (bahasa Yunani) artinya peninggalan atau pelalaian. Istilah istilah dalam gerhana : 1. Umbra adalah bayangan inti (bayangan gelap atau bayangan sempurna) Panjang umbra bumi = 1.376.000 km Panjang umbra bulan = 370.000 km 2. Penumbra adalah daerah bayangan kabur (daerah bayangan sebagian)

Gerhana Bulan
Gerhana bulan hanya mungkin terjadi pada saat bulan purnama dan posisi bulan adalah : Matahari Bumi Bulan Terjadinya gerhana bulan karena bulan memasuki umbra bumi. Ketika seluruh bulan masuk ke permukaan bumi, maka yang terjadi adalah gerhana bulan total, sedangkan jika hanya sebagian dari bulan yang masuk ke umbra bumi maka yang terjadi adalah gerhana bulan sebagian. Jika bulan seluruhnya berada dalam penumbra, maka yang terjadi adalah gerhana penumbra

Tidak setiap bulan purnama akan terjadi gerhana bulan Mengapa? Gerhana total hanya terjadi jika pada saat itu bulan berada pada titik simpul. Titik simpul adalah titik potong antara lintasan Bulan dengan ekliptika.

Gerhana Matahari
Gerhana matahari terjadi ketika orbit bulan memotong orbit bumi selama bulan baru, dan terjadi pada siang hari. Pada saat gerhana matahri, umbra dan penumbra Bulan akan menutupi sebagian kecil permukaan Bumi. Jika permukaan Bumi ditutupi oleh umbra Bulan, maka terjadilah gerhana matahari total.

Macam-macam Gerhana Matahari : 1. Gerhana matahari total 2. Gerhana matahari parsial 3. Gerhana matahari cincin

Pasang - Surut Air Laut


Pasang surut adalah peristiwa naik turunnya permukaan air laut. Penyebab utama pasang surut air laut adalah gravitasi Bulan. Pada saat bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi maka air laut akan mengalami pasang, dan pada saat bulan berada pada jarak terjauh dari bumi maka air laut akan mengalami surut.

Jenis jenis pasang air laut : 1. Pasang besar, terjadi ketika Bulan dan matahari menghasilkan gaya tarik (gaya gravitasi yang segaris. Pasang ini dinamakan pasang purnama atau pasang bulan baru (pasang perbani) 2. Pasang kecil, terjadi ketika Bulan dan matahari menghasilkan gaya gravitasi yang saling tegak lurus Pasang ini dinamakan pasang neap.

Manfaat pasang surut air laut : 1. Memudahkan kapal berlayar dan berlabuh 2. Membuat garam di tepi pantai 3. Pesawahan pasang surut 4. Pembangkit listrik tenaga pasang surut

Satelit Buatan
Satelit buatan adalah pesawat antariksa tak berawak buatan manusia yang diluncurkan pada suatu ketinggian tertentu untuk mengorbit mengitasri sebuah planet, dan mengemban misi tertentu 1. Satelit Komunikasi berfungsi memberikan pelayanan radio dan TV serta telekomunikasi kepada sebagian besar daerah di bumi. Dua macam satelit komunikasi : a. Satelit pemantul, sebagai pemantul sinar-sinar mikro dari stasiun pemancar bumi b. Satelit pengulang, sebagai penguat dan pemantul ulang sinyal yang diterima. Yang termasuk satelit komunikasi : Telstar, sinkron, early bird, palapa, dan lain-lain

2. Satelit Cuaca (Satelit Meteorologi) bertugas mengirim data-data terinci tentang awan, angin, suhu, dan lain-lain. Satelit pertama yang diluncurkan adalah Tiros 1 (1 April 1960) melihat cuaca. Satelit berikutnya adalah Nimbus 1 (1964), Nimbus 6 (1975) mengukur radiasi atmosfer bumi.

3. Satelit Navigasi berfungsi sebagai alat penolong yang berguna apabila kapal-kapal menemui kesukaran untuk menentukan posisinya karena cuaca yang buruk atau kesukaran penglihatan. Contoh satelit navigasi adalah satelit Transit

4. Satelit Penelitian Sumber Daya Bumi berfungsi mencatat gambar-gambar bumi secara elektronik, membantu menemukan sumber-sumber mineral termasuk persediaan kandungan minyak. 5. Satelit Penelitian berfungsi meneliti matahari, bintang-bintang, komet-komet, planetplanet, dan benda-benda langit lainnya. Contoh satelit penelitian : Pegasus, Explorer, dan Vanguard

6. Satelit Militer digunakan untuk tujuan-tujuan rahasia militer dan memata-matai negara musuh. Contoh satelit militer : Midas dan Samos (Amerika), Cosmos (Rusia)