Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN HASIL PENELITIAN

LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT


Kelompok 6

Disusun oleh :

     

Febi Gelar Ramadhan Ghiffary Thalib Mirna Rizki Lestari Pratiwi Putriyan Sylvester Vincent Manuel Yoga Kurnia Sany

Kelas : XI TKJ A

SMKN 1 Cimahi Jl. Mahar Martanegara No. 48

I. Pendahuluan
Elektrolit adalah suatu zat yang larut atau terurai ke dalam bentuk ion ion dan selanjutnya larutan menjadi konduktor elektrik, ion -ion merupakan atom-atom bermuatan elektrik. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik, sedangkan larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik sedangkan larutan nonelektrolit tidak? Jawabannya telah ada sejak akhir abad 19. Pada tahun 1887, Arrhenius berhasil menjelaskan hantaran listrik melalui elektrolit dengan teori ionisasi. Larutan elektrolit terbagi 2 yaitu Larutan elektrolit kuat & Larutan elektrolit lemah. Ada juga Larutan nonelektrolit tidak dapat menghantarkan listrik karena larutan tidak terurai menjadi ion, melainkan molekul.

II. Tujuan
 Agar siswa dapat memahami larutan elektrolit & nonelektrolit  Agar siswa dapat membuat rangkaian alat penguji.  Agar siswa dapat membedakan larutan elektrolit & nonelektrolit

III. Alat dan Bahan


Alat : Bahan :

     

1 buah lampu 5 watt Kabel Papan kayu Gunting 2 buah paku Gelas

    

Garam dapur Air Sabun Air Deterjen Larutan Gula Air Ledeng  Alkohol

IV
Pe y s

Ke j
1 Siapkan se ruh peralatan yang diperlukan 2 Pasangkan lamp fitting pada kayu dengan menggunakan baut. 3. Rangkai sisa peralatan seperti gambar berikut.

4. Lakukan penelitian.

Langkah Penelitian :

rangkaian:

1. Setelah rangkaian selesai, masukkan kedua ujung paku kedalam larutan di dalam gelas. 2. Perhatikan reaksi yang terjadi. 3. Catat keadaan nyala lampu dan gelembung pada paku. 4. Bersihkan paku, isi gelas dengan larutan lain. 5. Lakukan pencatatan terhadap larutan lain dengan cara yang sama

V. Hasil Kerja

Garam Dapur

Lampu yang dihasilkan terang, gelembung yang dihasilkan sedikit. Larutan ini termasuk Larutan Elektrolit kuat. Karena mampu menghasilkan nyala lampu yang terang.

Cuka

Lampu yang dihasilkan terang & gelembung yang dihasilkan banyak. Larutan ini termasuk Larutan Elektrolit kuat karena mampu menghasilkan nyala lampu yang terang.

Air Sabun

Lampu yang dihasilkan terang & menghasilkan gelembung yang banyak. Larutan ini termasuk Larutan Elektrolit Kuat karena mampu menghasilkan nyala lampu yang terang.

Air Deterjen

Lampu yang dihasilkan terang & menghasilkan gelembung yang banyak. Larutan ini termasuk Larutan Elektrolit Kuat karena mampu menghasilkan nyala lampu yang terang.

Larutan Gula

Lampu yang dihasilkan tidak menyala & tidak menghasilkan gelembung. Larutan ini termasuk larutan nonelektrolit karena lampu tidak menyala.

Air Ledeng

Lampu yang dihasilkan redup & menghasilkan gelembung yang sedikit. Larutan ini termasuk larutan Elektrolit lemah karena mampu menghasilkan nyala lampu yang redup.

Alkohol

Lampu yang dihasilkan tidak menyala & tidak menghasilkan gelembung. Larutan ini termasuk larutan nonelektrolit karena lampu tidak menyala.

Analisis Data

Larutan

Gejala Nyala Lampu Gelembung


Elektrolit Kuat

Jenis Larutan
Elektrolit Lemah Nonelektrolit

Garam Dapur Cuka Air Sabun Air Deterjen Larutan Gula Air Ledeng Alkohol

Terang Terang Terang Terang Tidak Redup Tidak

Sedikit Banyak Banyak Banyak Tidak Sedikit Tidak

VI. KESIMPULAN
Dari percobaan dan penelitian diatas kami mendapatkan larutan elektrolit & larutan nonelektrolit. Larutan elektrolit seperti cuka, garam, air sabun, air deterjen & air ledeng. Dalam larutan elektrolit juga terbagi 2 yaitu Larutan elektrolit kuat dan Larutan elektrolit lemah. Juga dari percobaan diatas terdapat larutan nonelektrolit seperti Alkohol & Larutan Glukosa.

VII. Dokumentasi

VIII. Penutup
Sekian laporan hasil uji coba yang dapat kami buat, semoga laporan hasil uji coba yang kami buat ini dapat berguna bagi banyak pihak . Hasil uji coba pada laporan uji coba yang kami buat ini belumlah sempurna, semoga ketidaksempurnaan ini dapat memotivasi pembaca untuk melakukan penelitian yang menghasilkan suatu hasil uji coba yang lebih sempurna.

Cimahi, 26 Agustus 2011

PENYUSUN