Anda di halaman 1dari 10

TUGAS MATERI DISKUSI KELOMPOK MATA KULIAH TEKNOLOGI PRODUKSI TANAMAN III (TPT III) SEMESTER GENAP TAHUN

AJARAN 2010/ 2011 MATERI KE 2 CONTOH TANAMAN HIAS TAHUNAN TANGGAL PENGUMPULAN KELAS KELOMPOK : : : 12 APRIL 2011 AGROTEKNOLOGI B III

NO

NPM

NAMA

TANDA TANGAN

NILAI

1. 2.

150510090055 150510090056

INDRAWAN FEBRINA SITORUS

3.

150510090057

AGUNG A. SYAH

4. 5.

150510090058 150510090059

ANGGITA P. AKBAR 1. 2.

DOSEN PENILAI

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

CONTOH TANAMAN HIAS TAHUNAN FAMILIA: APOCYNACEAE

Allamanda cathartica

I.

KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI A. KLASIFIKASI Kerajaan: Plantae Filum: Basidiomycota Kelas: Magnoliopsida Ordo: Apocynales Famili: Apocynaceae Genus: Allamanda Spesies: Allamanda cathartica

B. MORFOLOGI i. ii. Akar: Tunggang Batang : Termasuk dalam golongan perdu berkayu dengan tinggi yang dapat mencapai 4 meter, silindris, terkulai, warna hijau, permukaan halus, percabangan monopodial, arah cabang terkulai, batangnya yang sudah tua akan berwarna cokelat karena pembentukan kayu, sementara tunas mudanya berwarna hijau iii. Daun: Tunggal, bertangkai pendek, tersusun berhadapan (folia oposita), warna hijau, bentuk jorong, helaian daun tebal, ujung dan pangkal meruncing (acuminatus), panjang 6 hingga 16 cm, lebar 2 - 5 cm, tepi rata, permukaan atas dan bawah halus, bergetah, berkumpul sebanyak tiga atau empat helai iv. Bunga: Majemuk, bentuk tandan (racemus), muncul di ketiak daun dan ujung batang, mahkota berbentuk corong (infundibuliformis), berwarna kuning, daun mahkota berlekatan (gamopetalus), ukuran diameter 57.5 cm, panjang mahkota 8 - 12 mm, memiliki aroma yang harum v. Buah: Kotak (capsula), bulat, panjang +/- 1,5 cm

vi.

Biji: Bentuk segitiga, berwarna hijau pucat saat muda-setelah tua menjadi hitam

II.

DAERAH ASAL Amerika Tengah dan Selatan

III.

KARAKTERISTIK TANAMAN DAN PEMANFAATAN A. KARAKTERISTIK TANAMAN i. ii. iii. iv. v. vi. Umur tanaman: Tanaman tahunan Taksonomi tanaman: Famili dari classis Magnoliopsida Struktur tanaman: Perdu Kandungan lignin: Tanaman berbatang keras Pola tumbuh: Tidak terbatas Organ target: Bunga dan akar

B. PEMANFAATAN i. ii. iii. Keseluruhan tanaman: Sebagai tanaman hias Akar: Mencegah penyakit kuning Bunga: Sebagai obat untuk mencegah komplikasi dari malaria dan pembengkakan limpa, sebagai antibiotik terhadap bakteri

Staphylococcus, sebagai laksatif

IV.

SYARAT TUMBUH FAKTOR LINGKUNGAN i. ii. iii. iv. Intensitas cahaya: Tanaman berintensitas cahaya penuh Periodisitas cahaya: Tanaman berhari panjang Curah hujan: Tanaman daerah lembab Ketinggian tempat: Tanaman dataran rendah

V.

DAFTAR PUSTAKA http://id.wikipedia.org/wiki/Allamanda_cathartica diakses pada tanggal 8 April 2011

http://www.inforedia.com/2010/09/tanaman-obat-alamanda-cathartica.html diakses pada tanggal 8 April 2011

http://www.google.co.id/imglanding?q=alamanda&um=1&hl=id&client=firefoxa&rls=org.mozilla:enUS:official&tbm=isch&tbnid=djNN4Mzh0G_rM:&imgrefur l=http://alamanda745756.blogspot.com/2010/10/asalusulalamanda.html&imgurl= http://1.bp.blogspot.com/_C5ZEDgyVDmI/TKq6ttzPSvI/AAAAAAAAAAs/Oxk w5ffmvY/s1600/alamanda03.jpg&w=640&h=480&ei=nx2gTe2nFIyavgPztvWH BQ&zoom=1&biw=1024&bih=405 diakses pada tanggal 8 April 2011

http://www.scribd.com/doc/45081948/Tanaman-perdu-rendah diakses pada tanggal 8 April 2011

CONTOH TANAMAN HIAS TAHUNAN FAMILIA: APOCYNACEAE

Plumeria acuminata Ait

I.

KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI A. KLASIFIKASI Kerajaan: Plantae Filum: Magnoliophyta Kelas: Magnoliopsida Ordo: Gentianales Famili: Apocynaceae Genus: Plumeria Spesies: Plumeria acuminata Ait

B. MORFOLOGI i. ii. Akar: Tunggang, bercabang, berwarna coklat muda Batang: Berkayu, keras, tinggi, bulat, bercabang banyak, mencapai 6 meter, cenderung bengkok, dan bergetah iii. Daun: Tunggal, lanset/lonjong, ujung runcing, pangkal meruncing, tepi rata, tebal, panjang 10-25 cm, lebar 5-10 cm, pertulangan menjari, permukaan atas hijau tua, permukaan bawah hijau muda, urat-urat daun menonjol, rontok saat berbunga lebat iv. Bunga: Majemuk, malai rata, di ujung batang, kelopak bentuk corong, bunga berbentuk terompet, putih kemerah-merahan, mahkota bunga empat, daun bunga berjumlah 5 buah, berbunga sepanjang tahun v. Buah: Buah bumbung, bentuk lanset, panjang 18-20 cm, lebar 1-2 cm, saat muda berwarna hijau, saat tua berwarna hitam vi. Biji: Bulat, bersayap, putih kotor

II.

DAERAH ASAL DAN PENYEBARAN A. DAERAH ASAL Dari Meksiko

B. PENYEBARAN Menyebar ke seluruh daerah tropis di dunia

III.

KARAKTERISTIK TANAMAN DAN PEMANFAATAN A. KARAKTERISTIK TANAMAN i. ii. iii. iv. v. vi. Umur tanaman: Tanaman tahunan Taksonomi tanaman: Famili dari classis Magnoliopsida Struktur tanaman: Pohon Kandungan lignin: Tanaman berbatang keras Pola tumbuh: Tidak terbatas Organ target: Bunga

B. PEMANFAATAN i. ii. iii. Keseluruhan tanaman: Obat tradisional, sebagai tanaman hias Akar: Menyembuhkan kencing nanah Daun: Menyembuhkan bisul

IV.

SYARAT TUMBUH FAKTOR LINGKUNGAN i. ii. iii. iv. Intensitas cahaya: Tanaman beritensitas cahaya penuh Periodisitas cahaya: Tanaman berhari pendek Curah hujan: Tanaman daerah kering Ketinggian tempat: Tanaman dataran rendah

V.

DAFTAR PUSTAKA Syamsuhidayat, S. S., dan Hutapea, J. R., 1991, Inventaris Tanaman Obat Indonesia (I), Departemen Kesehatan RI, Jakarta, page 452-453

Tampubolon, A.S., 1967, Obat Asli Indonesia, 214 -215, Dian Rakjat, Jakarta Dalimartha, S., dr., 1999, Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Kanker, hal 6263, Penebar Swadata, Jakarta. Backer, C.A., Backhuizen van den Brink, R.C., 1965, Flora of Java, Spermatophytes only, Volume I, N.V.P. Noordhoff, Gronigen, The Netherlands. Tjitrosoepomo, G., 2000, Morfologi Tumbuhan, cetakan ke 12, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta Prihandono, I. W., 1996, Isolasi dan Uji Aktifitas Anti Bakteri Kandungan Daun Plumeria acuminate,.Ait beserta Profil Kromatografinya, Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

CONTOH TANAMAN HIAS TAHUNAN FAMILIA: ROSACEAE Rosa sp.

I.

KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI A. KLASIFIKASI Kerajaan: Plantae Divisi: Magnoliophyta Kelas: Magnoliopsida Ordo: Rosales Famili: Rosaceae Genus: Rosa Spesies: Rosa sp.

B. MORFOLOGI i. Akar: Tunggang

ii. Batang: Berkayu, keras, dapat mencapai 20 m iii. Daun: Berwarna hijau, panjang daun 5-15 cm, dua-dua berlawanan, tulang daun menyirip, tepi-tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah iv. Bunga: Terdiri dari 5 helai daun mahkota, warna bunga biasanya putih dan merah jambu atau kuning dan merah, menghasilkan buah agregat

II.

DAERAH ASAL DAN PENYEBARAN A. DAERAH ASAL Eropa

B. DAERAH PENYEBARAN Amerika, Timur Tengah, Asia

III.

KARAKTERISTIK TANAMAN DAN PEMANFAATAN A. KARAKTERISTIK TANAMAN i. ii. iii. iv. v. vi. Umur tanaman: Tanaman tahunan Taksonomi tanaman: Famili dari classis Magnoliopsida Struktur tanaman: Semak Kandungan lignin: Tanaman berbatang keras Pola tumbuh: Tidak terbatas Organ target: Bunga

B. PEMANFAATAN i. ii. Keseluruhan tanaman: Sebagai tanaman hias Buah: Sumber vitamin C, antidepresan, antiviral, antibakteri, antiperadangan, sebagai teh dan parfum

IV.

SYARAT TUMBUH FAKTOR LINGKUNGAN i. ii. iii. iv. Intensitas cahaya: Tanaman berintensitas cahaya penuh Periodisitas cahaya: Tanaman berhari netral Curah hujan: Tanaman daerah agak lembab Ketinggian tempat: Tanaman dataran rendah

V.

DAFTAR PUSTAKA Vries, DPD, LAM Dubois. 2004. Early selection in hybird Tea-rose seedlings for cut stem length. Euphyt 26(3): 761-767

Ercisli, S. 2005. Rose(Rosa spp.) Germplasm Resources of Turkey. Genet Resour and crop Evolut 52(2):787-795

Senapati SK, Rout GR. 2008. Study of culture conditions for improved micropropagation of hybrid rose. Hort. Sci. (Prague) 35 : 27-34.

Novita L. 2008. Induksi perakaran pada tanaman mawar (Rosa hybrida) secara in vitro. [terhubung berkala]. [30 Nov 2009].

Pati, PK, SP Rath, M Sharma,A Sood, PS Ahuja. 2006. in vitro propagation of rose: a review. Biotechnol. Adv. 24: 94-114.

Razavizadeh R, Ehsanpour AA. 2008. Optimization of in vitro propagation of Rosa hybrida L. Cultivar black red. American-Eurasian J. Agric. & Environ. Sci. 3 (1) : 96-99.

Altman A. 2000. Micropropagation of plants, principles and practice. In: SPIER, R.E.Encyclopedia of Cell Technology. New York:JohnWilley&Sons, pp. 916929.

Hameed N, Shabbir A, Ali A, Bajwa R. 2006. In vitro micropropagation of disease free rose (Rosa indica L.). Mycopath 4 (2) : 35-38.

http://id.wikipedia.org/wiki/Mawar diakses pada tanggal 8 April 2011