P. 1
Perpres Nomor 54 Tahun 2007 tentang tunjangan Jabatan Fungsional Dokter dll

Perpres Nomor 54 Tahun 2007 tentang tunjangan Jabatan Fungsional Dokter dll

|Views: 2,728|Likes:
Dipublikasikan oleh Jum'atil Fajar
Peraturan Presiden tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Dokter dan jabatan fungsional kesehatan lainnya.
Peraturan Presiden tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Dokter dan jabatan fungsional kesehatan lainnya.

More info:

Published by: Jum'atil Fajar on Sep 07, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2015

pdf

text

original

PERATURA~

PRESI1)EN REPUBLIK

INDONESIA

NiOMOR

~4 TAHUN 2007 TltNTANG

'l1JNJANGAN APOTEKER,

JABA TAN FUNGSIONAL ASISTEN APOTEKER,

DOKTER, DOKTER

GIGI,

PRANATA LABORATORIUM KESEHATAN, KESEHATAN

f{ES:ElIATAN, EPIDEMIOLOG SANlTARIAN,

KiUSEBATAN, ENTOMOLOG PENYULUH

ADMINISTRATORKESERATAN, PERAWAT PEREKAM

MASYARAKAT, RA.DIOGRAFER,

GIGI, NUTRISIONIS,

BIDAN, PERAWAT,

MEDIS, DAN TEKNISI ELEKTROMEDIS YANG MARA ESA

DENGAN RARMAT'TUHAN PRESIDEN

RElPUB~IK INDONESIA,

MtttifufHtng ~ fl. hahwa Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara
penuh dalam Jabatan Fungsional Dokter, Dokter Gigi, Apoteker, Asisten Apoteker, Pranata Laboratorium Kesehatan, Epidemiolog Kesehatan, Entomolog Kesehatan, Kesehatan Sanitarian, Masyarakat, Administrator Perawat Gigi,

Kesehatan, Penyuluh Nutrisionis, Teknisi Bidan,

Peraw at, Radiografer, Perekam Medis, dan perlu diberikan tunjangan jabatan

Elektromedis,

fungsional yangsesuai pekerjaannya;

dengan beban kerja dan tanggung jawab

b. bahwa sehubungan dengan hal terse but pada hum! a dan dalam rangka, meningkatkan Pegawai mengatur Apoteker, Negeri kesejahteraan dan produktivitas dipandang kerja perlu

Sipil yang

bersangkutan,

Tunjangan Jabatan Fungsional

Dokter, Dokter Gigi, Kesehatan, Sanitarian,

Asisten Apoteker, Pranata Laboratorium Kesehatan, Entomolog Kesehatan,

Epidemiolog

Admimstrator .,.

pr;I(FSlr~FN nr. r'l }HLi! 1 ",j!UCir\JFSf/\

2

Administrator Kesehatan, Perawat

Penyuluh

Kesehatan

Masyarakat,

Gigi, Nutrisionis, Bidan, Perawat, Radiografer, Perekam

Medis, dan Teknisi Elektromedis dengan Peraturan Presiden; Mengingat 1. Pasal 4 ayat (1~ Undang-Undang Dasar Negara Republik

Indonesia Tahun 1945; 2. Undang-Undang NomOI 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok

Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor

ss,

Tambahan

Lembaran

Negara

Republik

Indonesia

Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3098) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2007

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 25); 4. Peraturan Fungsional Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan

Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 1994 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3547); 5. Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun

Jabatan fungsiortal;P~g~wai Negeri Sipil;

MEMUTUSKAN : ...

f ~·r:i ~ .It iI

'in
f(

~l"'

'dlli f'.j !!'··,J.lH')!'.Jf" ~:;f/\

3

MEMUTUSKAN

Menetapkan:

PERATURAN JABATAN APOTEKEll, LABORATORIUM KESEHATAN,

PItESIDEN FUNGSIONAL ASISTEN

TENTANG DOKTER,

TUNJANGAN
DOKTER GIGI, PRANATA EPIDEMIOLOG SANITARIAN,

APOTEKER,

~SEHATAN,
KESEHATAN,

ENTOMOLOG

ADMINISTRATOR MASYARAKAT, PERAWAT,

J{ESEHATAN, PENYULUH ~SEHATAN PERAWAT GIGI, NUTRISIONIS, PEREKAM BIDAN, DAN

RADIOGRAFER,

MEDIS,

TEKNISI ELEKTROMEDIS.

Pasall
Dalam Peraturan Presiden ini yang dimaksud dengan : 1. Tunjangan Jabatan Fungsional Dokter, yang selanjutnya disebut dengan Tunjangan Dokter adalah tunjangan jabatan fungsional yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang' diangkat dan

ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Dokter sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 2. Tunjangan disebut Jabatan Fungsional dengan Dokter Gigi, yang selanjutnya

jabatan fnngsional yang diangkat

r~g iiberikan
sesuai

Tunjangan Dokter Gigi adalah tunjangan kepada Pegawai Negeri Sipil secara dengan penuh dalam 1abatan peraturan

dajtt ditugaskan

Fungsional

Dokter· Gigi

ketentuan

perundang-undangan,

3. Tunjangan ...

4

3. Tunjangan Jabatan Fungsional Apoteker, yang selanjutnya disebut dengan 11unjangan ~poteker adalah tunjangan jabatan fungsional yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Apoteker

sesuai dengan keterituan peraturan perundang-undangan. 4. Tunjangan Jabatan Fungsional Asisten Apoteker, yang

selanjutnya disebut dengan Tunjangan Asisten Apoteker adalah tunjangan jabatan
.,

fungsional yang diberikan kepada Pegawai

Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Asisten Apoteker sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 5. Tunjangan Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Kesehatan, yang selanjutnya disebut dengan Tunjangan Pranata Laboratorium Kesehatan adalah tunjangan jabatan fungsional yang diberikan

kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Kesehatan sesuai dengan ketenmanperaturan 6. Tunjangan selanjutnya adalah perundang-undangan. Kesehatan, yang

Jabatan Fuagsional Epiderniolog disebut

dengan Tunjangan Epidemiolog Kesehatan fungsional yang diberikan kepada

tunjangan jabatan

Pegawai Negeri Sipilyang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fun~sioll!H Epidemiolog Kesehatan sesuai dengan ketentuan peraturart petundang-undangan.

7. Tunjangan ...

prx~
'"11':'
f:.)\_

l'"iH I

1\·)
)f,

.,i ~.~

.!~~'<.

')-r'"j

r".~··:;11'\

5

7. Tunjangan selanjutnya adalah

Jabatan disebut

Fungsional

Entomolog

Kesehatan,

yang

dengan Tunjangan Entomolog Kesehatan fungsional yang diberikan kepada

tunjangan

jabatan

Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Entomolog Kesehatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 8. Tunjangan Jabatan Fungsional Sanitarian, yang selanjutnya

disebut dengan Tunjangan Sanitarian adalah tunjangan jabatan fungsional yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Sanitarian undangan. 9. Tunjangan Jabatan Fungsional Administrator Kesehatan, yang sesuai denganketentuan peraturan perundang-

selanjutnya disebu] dengan Tunjangan adalah tUnjangartJ~batan fungsional

Administrator Kesehatan yang diberikan kepada

Pegawai Negeri Sip~t!yang diangkat dan. ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Administrator Kesehatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

!lp. Tunjangan Jabatan Fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat,
yang selanjutnya disebut dengan Tunjangan Penyuluh Kesehatan Masyarakat diberikan ditugaskan Kesehatan adalah kepada tunjangan jabatan fungsional yang

Pegawai Negeri

Sipil yang diangkat dan Penyuluh peraturan

secara penuh dalam J abatan Fungsional

Masyarakat sesuai

dengan

ketentuan

perundang-undangan,

11. Tunjangan ...

6

11. Tunjangan Jabatan Fungsionat Perawat Gigi, yang selanjutnya disebut dengan Tunjangan Perawat Gigi adalah tunjangan jabatan fungsional yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang

diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Perawat undangan. 12. Tunjangan Jabatan Fungsional Nutrisionis, yang selanjutnya Gigi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-

disebut dengan Tunjangan Nutrisionis adalah tunjangan jabatan fungsional yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkatdan Nutrisionis undangan. 13. Tunjangan Jabatan~gsional Bidan, yang selanjutnya disebut ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-

dengan Tunjangan IBidl!\n adalah tunjangan jabatan fungsional yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Bidan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 14. Tunjangan Jabatan Fungsional Perawat, yang selanjutnya disebut dengan 'Ilunjangan Perawat adalah tunjangan jabatan fungsional yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuhdalam Jabatan Fungsional Perawat sesuai

dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 15. Tunjangan disebut Jabatan Fungsional dengan Tunjangan yang Radiografer, Radiografer kepada yang selanjutnya adalah tunjangan Pegawai Negeri

jabatan fungsional

diberikan

Sipil ...

f~LP!.!!

!'HI ';11 \} r'·J lI. if-.JI. I( )f'~1 c';l/,

u-,

7

Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Radiografer sesuai dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan. 16. Tunjangan Jabatan Fungsional Perekam Medis, yang selanjutnya disebut dengan Tunjangan Perekam Medis adalah tunjangan

jabatan fungsional yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan

Fungsional

Perekam Medis sesuai dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan. 17. Tunjangan selanjutnya adalah Jabataa disebut Fungsional dengan Teknisi Elektromedis, Teknisi yang yang

Tunjangan fungsional

Elektromedis kepada

tanjangan

jabatan

diberikan

Pegawai Negeri Sipilyang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Teknisi Elektromedis sesuai dengan

ketentuan peraturan perundang-undangan.

PasaI2 Kepada Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Dokter, Dokter Gigi, Apoteker,

Asisten Apoteker, Pranata Laboratorium Kesehatan, Epidemiolog
Kesehatan, Kesehatan, Nutrisionis, Entomolog Penyuluh Bidan, Kesehatan, Kesehatan Sanitarian, Masyarakat, Administrator Perawat Medis, Gigi, dan

Perawat,

Radiografer, tunjangan

Perekam Dokter,

Teknisi Elektromedis,

diberikan

Dokter Gigi,

Apoteker ...

,;'-~ ("'r,t.f...l r~ ~< r r') r ~,(~t',\j~-~~f/\ i.~f .

PH FSll-\F'

r',j

8

Apoteker,

Asisten

Apoteker,

Pranata

Laboratorium Kesehatan,

Kesehatan, Sanitarian,

Epiderniolog

Kesehatan,

Entomolog

Administrator Kesehatan, Penyuluh Kesehatan Masyarakat, Perawat Gigi, Nutrisionis, Bidan, Perawat, Radiografer, Perekam Medis, dan Teknisi Elektromedis setiap bulan.

Besarnya tunjangan
Entomolog

JJ,okter, Dokter

G~gi, Apoteker,

Asisten

Apoteker, Pranata Laberatorium Kesehatan, Epidemiolog Kesehatan, Kesehatan, Sanitarian, Administrator Kesehatan,

Penyuluh Kesehatan Niasyarakat, Perawat Gigi, Nutrisionis, Bidan, Perawat, Radiografer, Perekam Medis, dan Teknisi Elektromedis

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 adalah sebagaimana tercantum
dalam Lampiran

I, Lampiran

II, Lampiran

III, Lampiran
XII, Lampiran

IV,
XIII,

Lampiran V, Lampiran VI, Lampiran VII, Lampiran VIII, Lampiran IX, Lampiran X, Lampiran XI, Lampiran

Lampiran XIV, Lampiran XV, Lampiran XVI, dan Lampiran XVII Peraturan Presiden ini.

Pasal4
(1) Tunjangan Dokter, Dokter Gigi, Apoteker, Kesehatan, Sanitarian, Asisten Apoteker, Kesehatan,

Pranata Laboratoriinn Entomolog Penyuluh Bidan, Kesehatan, Kesehatan

Epidemiolog

Administrator Kesehatan, Perawat Gigi, Nutrisionis, dan Teknisi

Masyarakat,

Perawat,

Radiografer,

Perekam

Medis,

Elektromedis

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, diberikan
Januari 2007. (2) Sejak '"

terhitung mulai tanggall

P FPi

j

n\ !1\

PI;>! ~;1L1i

N
)f,l{-..J

I!' it

f ~"";,!\

9

(2) Sejak rrxilai tanggal.pemberian tunjangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), bagi Pegawai Negeri Sipil yang telah menerima tunjangan Dokterv Dokter Gigi, Apoteker, Pranata
Laboratoriam

Asisten Apoteker, Kesehatan,

Kesehatan, Sanitarian,

Epidemiolog

Entomolog KesehaM, Penyuluh Kesehatsa

Administrator Kesehatan,

Masyarakat, Perawat Gigi, Nutrisionis,

Bidan, Perawat, l!ta.tliografer, Perekam Medis, dan Teknisi Elektromedis berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2006 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Dokter, Dokter Gigi, Apoteker, Asisten Apoteker, Pranata Laboratorium Kesehatan, Epidemiolog Kesdhatan, Entomolog Kesehatan, Sanitarian, Administrator Kesehatan, Penyuluh Kesehatan Masyarakat, Perawat Gigi, Nutrisionis, Bidan,Perawat, Radiografer, Perekam Medis, dan Teknisi Elektromedis, kepadanya hanya diberikan selisih kekurangan besarnya tunjangan Dokter, Dokter Gigi, Apoteker, Asisten Apoteker, Pranata Laboratorium Kesehatan, Kesehatan, Entomolog Kesehatan, Sanitarian, Epidemiolog

Administrator Kesehatan, Penyuluh Kesehatan Masyarakat, Perawat Gigi, Nutrisionis, Bidan, Perawat, Radiografer, Perekam Medis, dan Teknisi Elektromedis.

Pasa15

Pemberian tunjangan Dokter, Dokter Gigi, Apoteker, Asisten Apoteker, Kesehatan, Pranata Penyuluh Laboratorium Kesehatan Kesehatan, Sanitarian, Masyarakat, Epidemiolog Administrator Perawat Gigi, Kesehatan, Entomolog Kesehatan,

Nutrisionis, Bidan, Perawat, Radiografer, Perekam Medis, dan Teknisi '"

PRlESIDEN REPUSLIK INDONESIA

10

Teknisi

Elektromedis

Whell1tikan apabila

Pegawai

Negeri

Sipil

sebagaimana vdimaksud

clallam Pasal 2, diangkat

dalam jabatan

struktural atau jabatanfungsional mengakibatkan

lain atau karena hal lain yang dihentikan sesuai dengan

pemberian

tunjangan

ketentuan peraturan perunoang-undangan,

Rasal6
Ketentuan lebih lanjut yang diperlukan bagi pelaksanaan Peraturan Presiden ini, diatur oleh Menteri Keuangan danlatau Kepala Badan Kepegawaian Negara, baik secara bersama-sama maupun secara

sendiri-sendiri menurutbidang

tugasnya masing-masing.

Pcasal7 Dengan berlakunya Peraturan Presiden ini, maka Peraturan Presiden Nomor Dokter, 47 Tahun Dokter 2006 tentang Gigi, Apoteker, Tunjangan Asisten Jabatan Fungsional Pranata

Apoteker,

Laboratorium

Kesehatan,

Epidemiolog

Kesehatan,

Entomolog

Kesehatan, Sanitarian, Administrator Kesehatan, Penyuluh Kesehatan Masyarakat, Perawat Gigi, Nutrisionis, Bidan, Perawat, Radiografer, Perekam Medis, dan Teknisi Elektromedis, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 8 ...

PRESIDEN REPUBqK INDONESIA

- 11 -

Jrasal ~ Peraturan Presiden ini 1l1111ai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 28 Juni 2007 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd. bIt H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

PRlESIDEN REPUSLIK INDONESIA

LAMPIRA,N I PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOI 54 Tahun 2007 TANGQAL ; 28 Juni 2007 TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAl DOKTER

JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN

Dokter

Dokter Utama Dokter Madya Dokter Moda Do~ter Pertama

Rp 1.400.000,00
Rp 1.200.000,00 Rp Rp 750.000,00 325.000,00

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.

DR. H. SUSILD BAMBANG YUDHOYONO

PRESIDEN REPU8!L.IK INDONESIA

LAMPIRAN II PEIATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 Tahun 2007 TAIIGGAL : 28 JURi 2007

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL DO'KTERGIGI

JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN

O+kt~t Gigi

Doktsr Gigi Utama Dokter Gigi Madya Dokter Gigi Muda Dokter Gigi Pertama

Rp 1.400.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 750.000,00

Rp 325.000,00

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.

DR. H. SUSllO BAMBANG YUDHOYONO

PF\ESIDEN REPUBL.IK INDONESIA

LAMPIRANIII PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOn 54 Tahun 2007 T ANGGAl : 28 JUDi 2007

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL APOTEKER

JABATAN

~UI\IGSIONAL

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN

Apoteker

Apoteker Utama Apoteker Madya Apoteker Muda Apoteker Pertama

Rp 1.400.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp Rp

750.000,00 325.000,00

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd. DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

PFtESIDEN REPUslLlK INDONESIA

LAMPI RAN IV PERAtURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 Tahun 2007 TAriGGAL : 28 Juni 2007

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL ASISTEN APOTEKER JAIATAN FUNGSIONAl BESARNVA TUNJANGAN

JABATAN

Asisten Apoteker

Asisten Apoteker Penyelia Asisten Apoteker Pelaksana Lanjutan Asisten Apoteker Pelaksana Asisten Apoteker Pelaksana Pemula

Rp 500.000,00 . Rp 265.000,00 Rp 240.000,00 Rp 220.000,00

PRESIOEN REPUBLIK INDONESIA, ttd. DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

PFtESIDEN REPUSLtK INDONESIA

LAMPIRAN V PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 Tahun 2007 TAIiGGAL : 28 Juni 2007

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PRANATA LABORATORIUM KESEHATAN

NO

JABATAN

FUNGSIONAL

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN Rp 850.000,00 Rp 600.000,00 Rp 300.000,00

1

Pranata laboratorium Kesehatan Ahli

Pranata laboratorium Kesehatan Madya Pranata laboratorium Kesehatan Mud.a Pranata Laboratorium Kesehatan Pertama

2

Pranata Laboratorium Kesehatan Terampil

Pranata Laboratorium Kesehatan Penyelia Pranata hboratorium Kesehatan Pelak_na lanjutan Prana1a Labolratorium Kesehatan Pelaksana Pranata Laboratorium Kesehatan Palaksana Pemula

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240.000,00 Rp 220.000,00

PRESIOENREPUBLIK INDONESIA,

ttd.
OR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

I1R.ESIDEN REPUBLIK INDONESIA

LAMPIRAN VI PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 Tahun 2007 TAI\IGGAL : 28 Juni 2007

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL EPIDEMlOlOG KESEHATAN

NO

JABATAN

FUNGSIONAL

JABATAN

BESARNVA TUNJANGAN

1

Epidemiolog Kesehatan

Epidemiolog Kesehatan Madya Epidemiolog Kesehatan Muda Epidemiolog Kesehatan Pertama

Rp 850.000,00 Rp 600.000,00 Rp 300.000,00

Ahli

2

Epidemiolog Kesehatan

Epidemiolog Kesehatan Penyelj~ Epidemiolog Kesehatan Pelaksana lanjutan Epidemiolog Kesehatan Pelaksana

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240.000,00 Rp 220.000,00

Teral11pil

!

Epidemiolog Kesehatan Pelaksana Pemula

,

!

PRESIDEN REPUBlIK INDONESIA,

. ttd.
DR. H. SUSllO BAM BANG YUDHOYONO

R-RESIDEN REPUaLIK INDONESIA

LANIPIRAN VII PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 Tahun 2007 TANGGAL : 28 Juni 2007

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAl ENTOMOLOG KESEHATAN

NO
1

JABATAN FUNGSIONAl Entomolog Kesehatan

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN Rp 850.000,00 Rp 600.000,00 Rp 300.000,00

Entomolog Kesehatan Madya EntomolQg Kasehatan Muda EntomollQKesehatan Pertama

Ahli

2

EntomolDg Kesehatan Terampil

Entomol~O Kssahatan Penyelia

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240.000,00 Rp 220.000,00

Entomoleq Kesehatan Pelaksana lanjutan
EntomolQg Kesehatan Pelaksana EntomolQg Kesahatan Pelaksana Pemula

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd. DR. H. SUSllO BAMBANG YUDHOYONO

~nP.1t1I1WJi;P.'v k,r etaris

Kabinet " Hukum,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

lAMPIRAN VIII PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 Tahun 2007 TANGGAL : 28 Juni 2007

TUNJANGAN JABAtAN FUNGSIONAL SANITARIAN JABATAN FUNGSIONAL Sanitarian Ahli

"
JABATAN SB'nhari.anMadya Sanitarian Muda S~nitarian Pertama

NO

BESARNYA TUNJANGAN

1

Rp 850.000,00
Rp 600.000;00

Rp 300.000,00
Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240.000,00 Rp 220.000,00

~

SMi~ariati Terampil

Sanitarian Penyelia Sanitarian Pelaksana Laniutan Stlnitarian Pelaksana Sanitarian Pelaksana Pemula

PRESIDEN REPUBlIK INDONESIA, ttd. @R.H. SUSllO BAM BANG YUDHOYONO

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

LAMPIRAN IX PERATURAN PRESIDEN REPUBUK INDONESIA NOMOR 54 Tahun 2007 TANGGAL : 28 Juni 2007

TUNJANGANJABATAN FUNGSIONAL ADMINlstRAirOR KESEHATANi

JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN

Admjnisttat~tKesehatan

Adminl~trator Kesehatan Madya Admini~hato~ Kesehatan Muda Admini~trato~i Kesehatan Pertama

Rp 850.000,00 Rp 600.000,00
Rp 300.000,00

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

OR. H. SUSILO

ttd.
BAM BANG YUDHOYONO

PRESIDEN REPUBLIK II'>JDONESIA

~:I:Al~~:~::~;:::7
TU~JANGAN 4~~A~AN FUNGSIONA~

LAMPIRAN X PERATURAN PRESIDEN REPUBUK INDONESIA

PENYULUH KESIHATAN MASYARAKAT

lid
1

"

FUNGSIONAL Pehyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli

dABAtAN Ii

JABATAN Penyuluh Kesehatan Masyarakat Mad¥a Pe~~.uluh Kesehatan Masyarakat Muda PenYculuhKesehatan Masyarakat

BESARNYA TUNJANGAN Rp 850.000,00 . Rp 600.000,00 Rp 300.000,00

Pertama

2

Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil

Penyuluh Kesehatan Masayarakat Pen~elia Pen,'uh Kesehatan Masyarakat Pelalsana Lanjutan Pen\pluh Kesehatan Masyarakat Pela~sana

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 R.... 240.000,00

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.
DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

PRESIDEN REPUB:LIK INDONESIA

LAMPIRAN XI PElMttURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOIOR 54 Tahunl2007 TANGGAt : 28 Juni 2007
, " ' I

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PERAWAT GlGI

JA8ATAN FUNGSIONAL

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN

Perawat Gigi

Parawat Gigi Penyelia Perawat Gigi Pelaksana lanjutan Perawat Gigi Pelaksana

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240~000,OO Rp 220.000,00

--

Perawat Gigi Pelaksana Pemula
__ PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.
DR. H. SUSILO BAM BANG YUDHOYONO

~Ill~SI.!t>EN REPUBUHK IINDONESIA lA,P.IRAN XII PERATURAN PRESIOEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 Tahun 2007 TA'GOAl : 28 Juni2007

Tb"lIIJANGAN JIABATAN FUNGSIONAL NUlfRISI(lNIS

NO
1

JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN

Nutrisionis Ahli

Nutrisi~nis Madya Nutrisibnis Muda ., Nutrisiptlis Pertama

Rp 850.000,00 Rp 600.000,00 Rp 300.000,00

2

Nutrisionis Terampil

Nutrisibnis Penyelia Nutrisionis Pelaksana Lanjutan Nutrisionis Pelaksana

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240.000,00

PRESIOENREPUBlIK INDONESIA, ttd. DR. H. SUSILO BAM BANG YUDHOYONO

P'FSIDEN REPUBY1K:I~DONESIA

LA~.I.RA~ XVII PER TURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NO . 54 Tahun 2007 TAN~GAL : 28 Juni 2007

on

:

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL TEKNISI ELEKTROMEDIS

JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN

BESARNVA TUNJANGAN

t ekni~i.Eh~~tf(Jrnedis

Teknisi ElekJtlJlnedis Penyelia Teknisi Elektromedis Pelaksana lanjutan Teknisi Eleklromedis Pelaksana

Rp 500.000,00 Rp 300.000,00 Rp 240.000,00

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd. OR. H. SUSllO BAM BANG YUDHOYONO

ptte:SIIDEN REPUBI.j..IK INDONESIA

LAI\fPIRAN XIII PE~ATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 54 Tahun 2007 TANG GAL : 28 Juni 2007

TUNJA~GAN JABATAN FUNGSIONAL BlDAN

dAIA'fIUN

FONGSIONAL

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN

Bidan

Bidan Penyelia Bidan Pelaksana lanjutan Bidan Pelaksana

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240.000,00

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.
DR. H. SUSllO BAMBANG YUDHOYONO

P~ESIDEN REPUBI.PK INDONESIA

LAMPIRAN XIV PE~luRAN PRESIDENREPUBLIK INDONESIA NOnftOR : 54 Tahun 2007 TA~GGAl : 28 Juni 2007

TUNJANGAtu JABATAN FUNGSIONAL PERAWAT
i . •... :

,

NO
1

JABATAN FUNGSIONAl Perawat Ahli

JABATAN Perawat Madya Perawat Muda Psrawat Pertama

BESARNYA TUNJANGAN Rp 850.000,00 Rp 600.000,00 Rp 300.000,00

2

Perawat Terampil

Perawat Penyelia Perawat Pelaksana Lanjutan Perawat Pelaksana Perawat Pelaksana Pemula
,

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240.000,00 Rp 220.000,00

AR~SID~N REPUBLIK INDONESIA,
ttd.

Qftti H.~USILO BAMBANG\ YUOHOYONO

PRESIOEN REPUB41K INDONESIA

LAMPIRAN XV PER~l'URAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOnhOR : 54 Tahun 2007 T A~GGAL : 28 Junl 2007

TU~tJANGAN JABATAN FUNGSIONAl RADIOGRAFER

JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN

BESARNYA TUNJANGAN

Radiografer

Radiografer Penyelia Radiografef Pelaksana lanjutan Radiografer Pelaksana

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240.000,00

P,"IE~IOtN REPUBLIK INOQNESIA,

ttd.
O~.'IH. SUSllO BAMBANG IVUOHOVONO

:~M_llt.Il$qal

deng~m. aslinya , Kabinet

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

LAMPIRAN XVI PERATURANPRESIDENREPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 Tahun 2007 TANGGAL : 28 Juni 2007

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PEREKAM MEDIS
,

JAIAtAN FUNGSIONAl
i.l;.:.

IJABATAN

BESARNYA TUNJANGAN

<

Perek.m Medis

PerekamlMedis iPenyelia
• <

Rp 500.000,00 Rp 265.000,00 Rp 240,000,00

Perekam!Medis iPelaksana Lanjutan PerekamlMedis:Pelaksana

'i

P,ESIOEN REPUBUK INDONESIA,

DR. H. SUSILO
...JdtIl[[J"$El$Uai dengan aslinya Kabinet

ttd.
BAM BANG YUDHOYONO

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->