Anda di halaman 1dari 2

Pada hari Kiamat kelakAllah tetap akan menolak empat alasan atas empat sebab - Menolak alasan ORANG

KAYA jika orang kaya itu berkata.. Kekayaan dan kesibukanku itu telah melalaikan ku..hingga aku tidak sempat melakukan amal ibadat Maka Allah akan berkata.. Kekayaan mu itu tak sebanding dengan kekayaan Nabi Sulaiman..tapi Nabi Sulaiman tak lalai melakukan ibadat.. - hamba sahaya berkata.. Oleh karena aku hamba sahaya..maka aku tidak bebas, oleh itu aku tidak dapat beribadat kepadamu. Lalu Allah berfirman, Nabi Yusof juga pernah menjadi hamba sahaya, tapi tidak pula dia lalai dari melakukan ibadah. - Apabila ORANG MISKIN berkata.. Kemiskinan inilah yang menyebabkan kami lalai dari beribadat kepada-Mu Lalu Allah berfirman..Kamu tidaklah semiskin Nabi Isa..tapi Nabi Isa tidak pula lalai dari beribadat kepada-Ku Apabila orang yang sakit memberikan alasan dengan mengatakan.. Penyakit itulah yang telah menghalangi aku dari beribadat kepada-Mu Maka Allah berfirman.. Penyakitmu itu tidaklah separah seperti penyakit yang dihidapi oleh Nabi Ayubdan penyakit itu tidak menghalanginya dari beribadat kepada-Ku hingga tiada lagi yang dapat memberikan alasan kepada Allah kelak di hari Kiamat

Waktu terus berlalu..Sedangkan dosa kian menggunung.. Malaikat maut datang bertamu Setiap saat dan waktu.. Melihat dirimu tertawa gembira..Hatimu lena bersama nikmat dunia.. Penuh dengan kepalsuan dan kerugian.. Wahai jasad bernyawa! Engkau akan tertanam di bawah pusara.. Sendirian tanpa teman.. Setelah mulia dan bersenang di dunia.. Meraih untung nikmat dunia ..yang nanti kan tiada berguna.. Wahai pencinta dunia..! Tubuhmu tergadai bersama tanah liat.. Menanti hisab yang menyeksakan.. Setiap penyesalan hanya melelahkan.. Rintihan ketakutan tiada penawar.. Air mata menjadi pengganti tawamuTiada lagi tempat mengadu.. Hanya amalanmu teman setiamuMenjadi penentu terakhir jalanmu.. Neraka atau syurga kah Yang layak kau huni..??

Saudaraku! Selagi jantugmu bedetak..selagi otakmu bisa berfikir..dan Sebelum nadimu berhenti berdenyut sebelum nafasmu terhenti Ingatlah pemusnah kelezatan.. Cukuplah maut sebagai pemusnahnya..Cukuplah mati sebagai nasehat.. Untuk dirimu yang bernama insan Rasulullah saw. bersabda.. Ingatlah mati..! Demi Zat yang jiwaku dalam kekuasaan-Nya..jika kalian tahu apa yang aku ketahui..niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis