Anda di halaman 1dari 13

DETEKSI DINI DAN DIAGNOSIS KANKER RONGGA MULUT

ETIOLOGI KANKER RONGGA MULUT


1. Faktor lokal : kebersihan rongga mulut yg jelek, iritasi kronis dr restorasi, gigi-gigi karies/akar gigi, gigi palsu 2. Faktor luar : karsinogen kimia berupa rokok dan cara penggunaannya, tembakau, agen fisik, radiasi ionisasi, virus, sinar matahari 3. Faktor host : usia, jenis kelamin, nutrisi imunologi dan genetik

DETEKSI DINI KANKER RONGGA MULUT


Anamnesis Pemeriksaan klinis Gambaran klinis dan predileksi Diagnosis histopatologis yang terdiri dari sitologi rongga mulut dan biopsi

ANAMNESIS Keluhan pasien, keluhan-keluhan gigi sebelumnya, riwayat medis umum yang lalu dan sekarang, gaya hidup dan kebiasaan, riwayat keluarga, status sosio ekonomi dan pekerjaan

PEMERIKSAAN KLINIS 1. Perubahan warna, apakah mukosa mulut berwrn abnormal, misal putih, merah atau hitam. 2. Konsistensi, apakah jaringan keras, kenyal, lunak, fIuktuan atau nodular. 3. Kontur, apakah permukaan mukosa kasar, ulserasi, asimetri atau pembengkakan. 4. Temperatur. 5. Fungsi, apakah pasien dpt membuka mulut dgn sempurna. 6. Lymphnode servikal.

GAMBARAN KLINIS 1. Kanker pada lidah : Hampir 80% kanker lidah terletak pada 2/3 anterior lidah (umumnya pada tepi lateral dan bawah lidah) dan dalam jumlah sedikit pada posterior lidah Pada stadium awal, secara klinis kanker lidah dpt bermanifestasi dalam berbagai bentuk, dpt berupa bercak leukoplakia, penebalan, perkembangan eksofitik atau endofitik btk ulkus.

2. Kanker pada bibir Lebih banyak terjadi pada bibir bawah daripada bibir atas Pada awal pertumbuhan, lesi dapat berupa nodul kecil atau ulkus yang tidak sembuhsembuh. Lesi yang lebih lanjut dapat berbentuk papillari, ulseratif atau infiltratif. Tanda yang paling penting adalah terdapat indurasi yang didapat pada pinggiran ulkus.

3. Kanker dasar mulut Biasanya dihubungkan dengan penggunaan alkohol dan tembakau Secara klinis yang paling sering dijumpai adalah lesi berupa ulserasi dengan tepi yang timbul dan mengeras yang terletak dekat frenulum lingual Bentuk yang lain adalah penebalan mukosa yang kemerah-merahan, nodul yang tidak sakit atau dapat berasal dari leukoplakia

4. Kanker pada mukosa pipi Dihubungkan dengan kebiasaan mengunyah campuran pinang, daun sirih, kapur dan tembakau Pada awalnya lesi tidak menimbulkan simptom, terlihat sebagai suatu daerah eritematus, ulserasi yang kecil, daerah merah dengan indurasi dan kadang-kadang dihubungkan dengan leukoplakia tipe nodular

5. Kanker pada gingiva Sering pada gingiva mandibula daripada gingiva maksila Lesi awal terlihat sebagai ulger indolen, granuloma yang kecil atau sebagai nodul

6. Kanker pada palatum suatu lesi awal dalam bentuk yang kecil, oval atau bulat berwarna kemerah-merahan, erosi yang licin dengan daerah hiperkeratosis disekelilingnya lesi ini biasanya terjadi pada zona glandular palatum keras dan asimptomatik Kanker pada palatum dapat menyebabkan perforasi palatum dan meluas sampai ke rongga hidung

PREDILEKSI Umur : Srg ats 40 tahun krn daya tahan tubuh yg menurun dgn semakin bertambahnya usia Jenis kelamin : Pria lebih sering terkena, kemungkinan dihubungkan dgn kebiasaan merokok dan minum alkohol Tempat dari kanker rongga mulut : dasar mulut, kompleks palatum lunak dan bagian permukaan ventral lidah dan sepertiga tengah serta sepertiga posterior dari aspek lateral lidah.

DIAGNOSA HISTOPATOLOGIS Dilakukan pemeriksaan sitologi mulut : merupakan suatu pemeriksaan mikroskopik gel-gel yang dikerok/dikikis dari permukaan suatu lesi didalam mulut . Biopsi : merupakan pengambilan spesimen baik total maupun sebagian untuk pemeriksaan mikroskopis dan diagnosis