P. 1
04Minggu IV Pengelolaan Dan Konsep Pemeliharaan

04Minggu IV Pengelolaan Dan Konsep Pemeliharaan

|Views: 521|Likes:
Dipublikasikan oleh dedhsa

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: dedhsa on Sep 08, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

01/25/2014

pdf

9/8/2011

Tujuan: mencapai efektifitas di dalam pemeliharaan taman
Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo Arifin, MS M.K. PENGELOLAAN LANSKAP (ARL 412) DEPARTEMEN ARSITEKTUR LANSKAP FAPERTA – IPB 2011

1. Penetepan tujuan dan standar pemeliharaan.
 Tercipta lingkungan yang bersih  Tercipta lingkungan yang indah dan estetis  Tercipta lingkungan yang sehat  Tercipta lingkungan yang aman

2. Pemeliharaan harus dilakukan secara ekonomis
 Waktu: jadwal harian, mingguan,

Dari waktu ke waktu
Tujuan pemeliharaan taman dipengaruhi oleh: intensitas penggunaan taman, iklim & cuaca, topografi, jumlah dan mutu pemantauan, jenis program pemeliharaan, pelaksanaan, pemeliharaan, dan vandalisme

bulanan, triwulanan, semesteran, tahunan, insidentil  Tenaga kerja: jumlah tenaga optimal, ketrampilan  pelatihan  Peralatan: baru, bekas, sewa  Bahan: jenis, waktu penggunaan, jumlah

3. Operasional pemeliharaan hendaknya didasarkan pada rencana
 Rencana harus terinci & tersusun

4. Jadwal pekerjaan pemeliharaan taman harus didasarkan pada kebijaksanaan dan prioritas yang benar.
 Keputusan apa dan kapan harus

secara konprehensif satu sama lain  Pendekatan sistematis untuk penyempurnaan pekerjaan  Metoda yang benar dan logis untuk menduga kebutuhan anggaran

dikerjakan
 Pemantauan masalah harus intensif 

penetapan prioritas pekerjaan
 Antisipasi pekerjaan pada keadaan

darurat

1

9/8/2011

5. Penekanan pada pemeliharaan pencegahan
 Mencegah lebih baik daripada

6. Organisasi pengelolaan harus baik
 Target: efisiensi dan efektifitas

mengobati  Pemeliharaan pencegahan dilakukan secara rutin sesuai jadwal (harian, mingguan, bulanan, semeseran, tahunan)

penggunaan: tenaga kerja, peralatan, bahan, waktu, dan budget.

7. Sumber dana yang cukup
 Dana untuk pemeliharaan harus

8. Ketersediaan tenaga kerja yang cukup
 Frekuensi pemeliharaan: tinggi - rendah  Jenis tenaga kerja: tenaga tetap, tenaga

direncanakan anggarannya sejak taman dibangun  Dana adalah penggerak utama kelancaran pekerjaan  Berkaitan dengan ketersediaan tenaga kerja, alat, dan bahan

honorer, dan tenaga harian  Tenaga kerja harus terampil: menguasai peralatan, bahan, dan praktek di lapang  Mampu mengkomunikasikan dengan atasan

9. Program pemeliharaan dirancang melindungi lingkungan alami
 Pemeliharaan taman menunjang

10. Pengelola pemeliharaan taman bertanggung jawab terhadap keamanan umum
 Tanggung jawab: jaminan kenyamanan

keberlanjutan RTH kota (skala tapak regional)  RTH: paru-paru kota, produksi oksigen, mencegah erosi, konservasi air, menyaring polutan, menahan angin, dll.  Lingkungan baik: manusia, tumbuhan, dan satwa liar.

pengguna taman, dan keamanan tenaga kerja/operator taman  Pemantauan rutin kondisi taman  Fasilitas alat bantu bagi pekerja dan operator taman

2

9/8/2011

11. Pemeliharaan harus jadi pertimbangan dalam perancangan
 Pertimbangan disain: mudah dan bisa

12. Operator pemeliharaan bertanggung jawab pada pengelolaa pemeliharaan taman
 Operator menjamin keindahan,

dipelihara, mudah diperbaiki, ketersediaan alat dan bahan, anggaran dana  Pertimbangan: mempertahankan estetika dan keamanan taman

kenyamanan dan keamanan taman dengan melaksanakan pekerjaan pemeliharaan  Baik buruknya pemeliharaan taman akan memberi dampak positif/negatif bagi citra pengelola  Masyarakat memberi penghargaan yang baik.

 Kunci keberhasilan taman  tergantung

RENCANA PENGELOLAAN
Disajikan secara tertulis
 Organisasi pengelola
 Kebutuhan tenaga kerja  Metoda kerja  Spesifikasi bahan dan alat  Skedul pengelolaan  Kebutuhan anggaran biaya

pada pelaksanaan pemeliharaan  Taman yang baik  disain taman dapat mudah dibangun dan mudah dipelihara  taman berkelanjutan  Perancang taman  selain memberi petunjuk metoda, standar-standar untuk pelaksanaan pembangunan; juga harus mencantumkan cara-cara pemeliharaannya

PROSES PENGELOLAAN
 Menetapkan tujuan pengelolaan  Merencanakan operasional pengelolaan  Melaksanakan pekerjaan pengelolaan  Memantau kegiatan pengelolaan  Mengevaluasi kegiatan pengelolaan,

PEMELIHARAAN IDEAL
 Pemeliharaan ideal merupakan

melakukan re-design pengelolaan (jika diperlukan)

pemeliharaan yang mengacu pada tujuan dan disain awal.  Secara periodik dilakukan evaluasi, apakah disain taman dan fungsi taman tidak berubah?  Dilakukan juga pendekatan disain taman yang mudah dipelihara.

3

9/8/2011

DISAIN ~ P. IDEAL
 Taman mudah dipelihara  Border lapangan rumput berbentuk garis

UPAYA PENDUKUNG
 Disain sederhana  Elemen taman (hard & soft) mudah

organis, atau garis geometris dengan sudut > 900  Tujuan taman dipertahankan

dicari  Struktur bahan yang kuat & awet  Pola sirkulasi jelas, rasional, dan logis  Jaringan utilitas terencana baik dan terdokumentasi

4

9/8/2011

PEMELIHARAAN FISIK
 Konsep pemeliharaan fisik ~ pemeliharaan

P. FISIK ~ ELEMEN KERAS
 Pembersihan bahan dari lumut & karat  Penyapuan jalan, plaza, dan lain-lain  Pengecatan elemen taman  Penggantian & perbaikan elemen yang

ideal  Pemeliharaan fisik  elemen keras & lunak  Pemeliharaan fisik: pencegahan, pertahanan/ pengendalian, perbaikan/pengobatan

rusak
 Pemeliharaan peralatan

P. FISIK ~ ELEMEN LUNAK
 Penyiangan, pengendalian gulma  Penggemburan tanah, pengaerasian tanah  Penyiraman, irigasi  Pemupukan  Penyulaman tanaman  Pengendalian hama & penyakit

5

9/8/2011

TINGKAT PEMELIHARAAN
 Pemeliharaan Intensif, Semi-intensif,

 Intensif: taman rumah, perkantoran,

Ekstensif ~ Disain taman  Tingkat pemeliharaan terkait dengan jumlah tenaga kerja, sebaran jadwal, bahan & alat serta biaya.  Semakin detil, rumit suatu disain ~ semakin intensif

perhotelan, taman rekreasi, jalur median jalan utama di tengah kota  Semi-intensif: taman lingkungan, taman kota, jalur hijau jalan.  Ekstensif: jalan bebas hambatan, lanskap sub-urban, lanskap perdesaan

6

9/8/2011

7

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->