Anda di halaman 1dari 13

KONSEP DASAR HAK ASASI MANUSIA

Oleh :

UJANG CHARDA S., S.H., M.H.

Konsep Dasar HAM


Everyone is entitled to all the rights and freedoms set forth in this Declaration, without distinction of any kind, such as race, colour, sex, language, religion, political or other opinion, national or social origin, property, birth or other status. Furthermore, no distinction shall be made on the basis of the political, jurisdictional or international status of the country or territory to which a person belongs, whether it be independent, trust, non-selfgoverning or under any other limitation of sovereignty. Setiap orang berhak atas semua hak dan kebebasan-kebebasan yang tercantum di dalam Deklarasi ini dengan tidak ada kekecualian apa pun, seperti pembedaan ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, politik atau pandangan lain, asal-usul kebangsaan atau kemasyarakatan, hak milik, kelahiran ataupun kedudukan lain. Selanjutnya, tidak akan diadakan pembedaan atas dasar kedudukan politik, hukum atau kedudukan internasional dari negara atau daerah dari mana seseorang berasal, baik dari negara yang merdeka, yang berbentuk wilyah-wilayah perwalian, jajahan atau yang berada di bawah batasan kedaulatan yang lain.

Konsep Dasar HAM


All human beings are born free and equal in dignity and rights.They are endowed with reason and conscience and should act towards one another in a spirit of sisterhood. Semua orang dilahirkan bebas dan setara dalam martabat dan hakhaknya. Mereka dikaruniai akal dan hati nurani dan hendaknya memperlakukan orang lain dengan persaudaraan.

Konsep Dasar HAM


MENGAPA MANUSIA MEMILIKI HAK ASASI MANUSIA? JAWAB: SEDERHANA SAJA KARENA MANUSIA ADALAH MANUSIA, YANG BUTUH HIDUP DAN KEHIDUPAN SELAYAKNYA MANUSIA

Konsep Dasar HAM


HAM = UNIVERSAL, BERLAKU UNTUK SIAPAPUN, DIMANAPUN DALAM KEADAAN APAPUN KEWAJIBAN NEGARA = MELINDUNGI, MENGHORMATI, MEMENUHI HAM HAKIKAT TERBENTUKNYA NEGARA ADALAH UNTUK MELINDUNGI HAK-HAK ASASI MANUSIA

Batas Hak Asasi Manusia


Konsep Natural Rights Konsep Kontrak Sosial Batas kebebasan pelaksanaan hak asasi manusia adalah hak dan kebebasan orang lain In the exercise of her rights and freedoms, everyone shall be subject only to such limitations as are determined by law solely for the purpose of securing due recognition and respect for the rights and freedoms of others and of meeting the just requirements of morality, public order and the general welfare in a democratic society.

Macam-macam HAM
HAM menurut bidangnya : Hak asasi pribadi (personal rights) contoh : kebebasan memeluk agama Hak Asasi ekonomi (property rights) contoh : hak memiliki sesuatu Hak asasi mendapatkan perlakuan yg sama dlm hukum dan pemerintahan (rights of legal equality)

Hak asasi politik (political rights) contoh : hak untuk memilih Hak asasi sosial dan kebudayaan (social and cultural rights) contoh : hak memperoleh pendidikan Hak untuk mendapat perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural rights)

HAM dilihat dari sifatnya :


Hak asasi manusia klasik,hak yg timbul dari keberadaan manusia itu sendiri, contoh : hak hidup, hak beragama Hak asasi sosial, hak yg berhubungan dg kebutuhan manusia, contoh : hak memperoleh sesuatu, pendidikan, dll

Macam-macam Piagam HAM :


Magna Charta(1215) di Inggris Habeas Corpus Act(1679) di Britania Raya Bill of Rights(1689) di Britania Raya Delaration of Independence(1776) di Amerika Declaration des Droits de Lhomme et Du Citoyen (1789) di Perancis

Atlantic Charter (1941) plopornya FD. Roosevelt Universal Declaration of Human Rights (1948), yaitu pernyataan sedunia tentang hak asasi manusia Pembukaan UUD 1945, merupakan piagam Hak asasi manusia di Indonesia

Langkah-langkah penegakan HAM di Indonesia


Ada 2 macam cara, yaitu : 1. Langkah secara politis, misalnya dengan keluarnya : a. Keppers No. 50/1993 tentang pembentukan Komnas HMA b. Keppres No. 181/1998 tentang Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan c. Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 tentNG HAM. d. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

2. Secara Yuridis, yaitu dengan melakukan penuntutan dimuka pengadilan. Contoh : Kasus penembakan di Semanggi Pembunuhan tokoh HAM, yaitu Munir