P. 1
Lingkungan Biotik Dan Abiotik

Lingkungan Biotik Dan Abiotik

|Views: 2,032|Likes:
Dipublikasikan oleh Zanna Zanci

More info:

Published by: Zanna Zanci on Sep 10, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2013

pdf

text

original

LINGKUNGAN BIOTIK DAN ABIOTIK

A. Lingkungan Biotik : Lingkungan Hidup 1. Simbiosis Mutualisme adalah hubungan antara dua organism yang saling menguntungkan. Contoh : - Hubungan antara kerbau dengan burung jalak - Hubungan antara kupu-kupu dengan bunga 2. Simbiosis Komensalisme adalah hubungan organism yang satu untung yang satu tidak di rugikan. Contoh : - Hiu dg Ikan Remora 3. Simbiosis Parasitisme adalah hubungan antara organism yang satu untung yang satu di rugikan. Contoh : - Cacing dalam usus manusia 4. Predasi adalah hubungan organism pemangsa dan sebagai mangsa Contoh : - Rusa dengan Harimau 5. Kompetisi adalah hubungan antar organisme yang saling bersaing. B. Lingkungan Abiotik : Lingkkungan Mati a. Air b. Udara : 78% nitrogen, 21% Oksigen, 1% argon dan komponen udara c. Tanah d. Cahaya yang fotosintesis, reaksinya 6CO2+6H2O cahaya C6H12O6+6O2 e. Temperature

Ciri-ciri MAKHLUK HIDUP • • • • • • • Bernafas Tumbuh dan berkembang Memerlukan nutrisi Berkembang biak Adaptasi Tersusun atas sel Metabulisme

STRUKTUR ORGANISASI MAKHLUK HIDUP

Sel

Jaringan - Epidermis - Polisade

Organg -

Epitel Otot Tulang Lemak

-

System organ System Trans System Portasi

Organisme

KEANEKARAGAMAN DAN KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
A. Keanekaragaman Makhluk Hidup 1. Tingkat Ekosistem Contoh : Sungai, Sawah. 2. Tingkat Jenis Contoh : Pohon Pisang 3. Tingkat GEN Contoh : Manusia B. Manfaat Keanekaragaman Makhluk Hidup 1. Sebagai sumber pangan, papan dan obat 2. Sebagai sumber pendapatan ( Devisa ) 3. Sebagai sumber plasma nutfah ( sifat unggul Makhluk Hidup ) 4. Manfaat ekologi, contoh : hutan, sebagai paru-paru dunia, penyerapan air 5. Sebagai sumber keilmuan 6. Sebagai sumber keindahan C. Kegiatan menjaga dan melestarikan keanekaragaman Makhluk Hidup 1. Penghijauan ( Reboisasi ) 2. Pemuliaan 3. Pelestarian INSITU : di dalam habitat aslinya 4. Pelestarian EXSITU : di luar habitat aslinya.

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
Klasifikasi adalah : Pengelompokan MH/hal-hal yang mirip berdasarkan persamaandan perbedaan yang dimiliki Untuk menyederhanakan objek kajian untuk mempermudah pelajari objek Iilmu yang mempelajari klasifikasi “Carolus Unnaeus”

Tujuan Taksotomi

: :

Bpk. Taksonomi :

• Jenis-Jenis Klasifikasi 1. System klasifikasi Artificial (Buatan ) 2. System klasifikasi Natural ( Alami ) 3. System klasifikasi Filo Genik ( Kekerabatan ) • Takson Tumbuhan : “Dec ofa genit sekali” ( kingdom, Devisa, Class, Ordo, Family, Genus, Spesies) • Takson Hewani : “Phic ofa genit sekali” ( Kingdom, Philum, Class, Ordo, Family, Genus, Spesies)

METODE ILMIAH
• Langkah-langkah Metode Ilmiah 1. Merumuskan masalah 2. Mengumpulkan data 3. Menyusun Hipertensi 4. Melaksanakan Eksperimen ( percobaan ) a. Variable bebas b. Variable terikat c. Variable terkontrol 5. Menarik kesimpulan 6. Menguji kesimpulan dengan percobaan ulang Cara membuat daftar pustaka ○ Nufika . 2009 . Resep Obat Tradisional . Kudus : Menara Kita. ○ Regina_imoet.com ○ http://www.intan.com

BAKTERI
A. Ciri-ciri Bakteri ○ Bersifat Mikroskopis ○ Bersifat seluler ( uniseluler ) ○ Tidak Memiliki MembranInti ( Prokariotik ) ○ Dalam keadaan tidak menguntungkan membentuk Endospora ○ Aktif dalam keadaan lembab B. Struktur Bakteri

C. Bentuk-bentuk Bakteri 1. Batang / Basil

2. Coccus / Butal

3. Spiral

4. Bakteri Berflagel

A. Monotrik : bila hanya berjumlah satu B. Lofotrik : bila banyak flagellum disatu sisi C. Amfitrik : bila banyak flagellum dikedua ujung D. Peritrik : bila tersebar diseluruh permukaan sel bakteri E, Atrik : bila tidak mempunyai flagella D. Reproduksi Bakteri Ada dua cara : 1. Seksual 2. Aseksual ( membelah diri ) E. Cara Pemusnahan Bakteri 1. Tindakan Pencegahan ada 2 cara : a. Menjaga Lingkungan Bersih b. Imunisasi

2. Tindakan Pemusnahan a. Sterilisasi Alat 1. Pemanasan 2. Penyaringan b. Pengawetan Makanan 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengasinan Pemanisan Pengasaman Pendinginan Pengeringan Pengawetan dengan bahan kimia

As.Berzoat

1. Arkhae Bakteria 2. Eubacteria : Bisa Hidup di mana saja 3. Protista 4. Fungi : Protozoa dan Olga : Jamur 1. Khamir 2. Kapang : Ragi (sacharo myces, sp) : a. Microskopis b. Makrokoskopis : kayu 5. Plantae 6. Animalia 1. : Makhluk hidup yang termasuk dalam tumbuhan : Makhluk hidup yang termasuk dalam hewan : Poritera Chidaria Plathyhelmin thes Nemathel Mintes Annelida Molusca Arthropoda Echinodher Mata Pisces Ampibi Reptil Aves Mamalia : : : : : : Pons : Ubur-ubur : Cacing hati & pita : Cacing perut & tambang : Cacing Tanah : Keong, lintah : Kaki 1000, udang, & serangga : Bintang laut, bulu babi

Invertebrata

2.

Vertebrata

:

Ikan Katak Ular, buaya Burung, ayam Kambing, lumba-lumba

VIRUS
A. Sejarah virus
Adolf Mayer Dimistr i Penyaringan Ekstrak-ekstrak diolek ke tanaman Tanaman baru ttp terinfeksi (penyakit banyak organism lebih dari bakteri Martinus Bei Jenerink Wendell Stanley

Ekstrak tembakau yang terinfeksi penyakitdisemprotkan ke tanaman lain Tanaman baru terinfeksi (penyebab penyakit di sebabkan bakteri)

Mikro dapat berkembang pada dou tetapi tidak berkembang di media bakteri Microba tersebut bukan bakteri

Mengkristalka n microba tersebut

Mikroba tersebut dinamakan TMV (Tobacco Mozaic Virus)

B. • Ciri-ciri Virus ○ Aseluler ○ Ukuran sangat kecil 2-20 mikro micron ○ Meta organism / organism peralihan ○ Hanya mampu berepukasi pada sel hidup ○ Bentuknya bermacam-macam : jarum, batang, bulat • Struktur Virus : DNA / RNA yang di selubungi kapsid Kapsid adalah Selubung berupa protein yang melindungi DNA / RNA Virus. Kapsid terdiri atas kapsomer.

FUNGI ( JAMUR )
1. Ciri Umum • Merupakan organism eukariotik • Memiliki dinding sel berupa khitan • Tidak memiki klorofil • Bersifat heterotrof 2. Morfologi Jamur a. Uniseluler yaitu khamir ukuran 1-5 mm b. Multi seluler yaitu kapang dan cendawan Dua bagian utama - Spora - Miselium, rangkaian hifa. • Macam-macam HIFA

\ Miselium terdiri dari dua jenis - Fertile : Berfungsi dalam proses reproduksi - Somatic : Berfungsi menyerap nutrisi 3. Cara Hidup Jamur • Parasit Obligat • Saprofit Obligat • Parasit Fakultatif • Simbiosis Mutualisme 4. Reproduksi Jamur 1. Seksual 2. Aseksual 5. Fisiologi Jamur - Fungi tubuh pada subtract / media berkonsentrasilan gula juga asam - Khamir bersifat Anaerob Fakultatif, sedangkan kapang dan cendawan bersifat Aerob Obligat. - Tumbuh pada suhu 22oC – 30oC Saprofit o o 30 C – 37 C Patogen

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->