Anda di halaman 1dari 6

I KLASIFIKASI MINUMAN

A. Pengertian minuman Alkohol Orang mulai mengenal minuman beralkohol sejak abad pertengahan. Tak ada yang tahu pasti bagaimana Fermentasi ditemukan, tetapi hal itu diperkirakan terjadi akibat dari buah-buahan berry yang terfermentasi saat ditinggal dibawah sinar matahari, dan orang lalu memakannya dan mulai menyukai apa yang mereka temukan. Tanaman anggur mulai ditanam 6000 SM dan buahnya tidak untuk dimakan tetapi dihancurkan agar menjadi jus. Orang - orang yang tidak tahu tentang spora yeast liar ataupun mereka juga tidak mengerti apa yang terjadi pada jus anggur jika ditinggalkan di tempat terbuka. Cairan manis yang tiba-tiba muncul dan berbusa (ferment) dan rasanya berubah. Kejadian aneh ini membuat orang ingin menikmati minuman tersebut. Wine lahir dari ketidaktahuan, namun menjadi sempurna melalui pengalaman dan pengetahuan. Definisi. APA ITU ALKOHOL? Alkohol adalah sesuatu yang gampang menguap, cairan tidak berwarna, berbau obat bius/menyengat yang didapat melalui proses permentasi dari cairan yang mengandung gula. Ada banyak jenis alkohol, tetapi ETHYL ALKOHOL adalah alkohol dasar yang ditemukan di semua minuman alkohol. APA ITU FERMENTASI? Adalah sebuah proses dimana gula yang berasal dari buah-buahan atau padi-padian berubah menjadi alkohol dan Carbon Dioxide melalui proses dengan bantuan yeast. APA ITU YEAST? Yeast adalah organism cell yang hidup di kulit dari anggur dan buahbuahan lainnya. APA YANG DIMAKSUD DENGAN MINUMAN BERALKOHOL? Adalah semua minuman yang mengandung 0,5% - 75% ethyl alkohol di dalamnya.

B. Klasifikasi Minuman

Modul Food & Beverage 2, Asep Parantika, SE.MM

1.

Minuman Non Alkohol Saat ini minuman non alkohol menjadi sangat dikenal dan disukai terutama karena perkembangan olah raga dan gerakan melawan alkohol. Minuman-minuman ini lebih dikenal soft drinks, dan sangat mudah ditemui disemua hotel, bar dan restaurant di Indonesia. Minuman-minuman ini dapat diminum baik dingin maupun panas dan dapat juga dicampur dengan minuman lainnya. Pada dasarnya dikelompokkan menjadi beberapa jenis minuman: 1.1. Stimulating Minuman yang tidak mengandung alcohol, yang bermanfaat memberi/membangkitkan semangat setelah diminum. Terdiri dari: 1.1.1 Teh Ada tiga jenis teh, yaitu; black tea atau fermented tea, teh hijau atau tea yang tidak difermentasi (chinese tea) dan oolong atau yang semi fermentasi tea. Teh dibuat dari daun teh yang dapat mudah tumbuh di negara-negara tropis. Teh dapat diminum langsung atau dengan susu atau lemon. Iced tea adalah jenis minuman penyegar dimusim panas. Ice cream Tea dan air teh manis juga sedang mulai banyak dikenal orang. 1.1.2 Kopi Ada tiga jenis kopi, yaitu: Arabica (yang selalu dikonsumsi), Robusta dan Liberica. Kopi dibuat dari biji kopi yang telah di sangrai (digoreng tanpa minyak) sebelum ditumbuk. Minuman ini paling banyak diminum, biasanya disajikan setelah makan atau kadang-kadang selama makan atau disaat sarapan pagi. Kopi dapat juga dapat disajikan panas atau dingin, Ice Coffee sekarang mulai banyak digemari. 1.2 . Refreshing Minuman yang tidak beralkohol yang dapat memberikan kesegaran setelah diminum, yang dikelompokkan menjadi: 2.2.1 Mineral water Adalah air alami yang berasal dari dalam bumi di banyak tempat. Air mineral mengandung paling sedikit 1g larutan mineral atau 0,25 g CO per quart. Selebihnya air mineral mengandung bahan-bahan lain yang ditambahkan untuk membuat air lebih baik. Air mineral diisi ke dalam botol-botol langsung dari sumbernya, analisa pasti tentang air mineral biasanya ditunjukkan pada label kemasan, sebaiknya air mineral disajikan pada suhu 8- 10C. Contoh Evian, Perrier. 2.2.2 Artificial Mineral Water

Diktat Food & Beverage 2, Asep Parantika, SE. MM

Adalah minuman-minuman penyegar yang telah ditambah CO2, beberapa jenis perasa dan sedikit larutan mineral yang memiliki kegunaan dalam tubuh. Minuman ini biasanya dihidangkan dalam kondisi dingin dan sebagai campuran minuman lainnnya, contoh: - Soda Water - Tonic Water - Ginger Ale - Bitter Lemon - Lemonade - Cola - Seven up Tidak berasa dan tidak berwarna Tidak berwarna dan memiliki rasa seperti kina (pahit manis) Berwarna keemasan dengan rasa jahe Berwarna keruh pucat dengan rasa lemon yang tajam Dengan rasa buah-buahan (orange, dll) Dengan perasa cola Lemon dengan soda

2.2.3

Squash (Consentrated Juice) Minuman-minuman ini diklasifikasikan sebagai minuman yang mengandung sari buah-buahan yang berbentuk bubuk. Bubuk ini didapat dari bubur buah-buahan segar. Sehingga tiap kali akan dikonsumsi harus dilarutkan terlebih dahulu, contoh: - Lemon Squash - Orange Squash - Grapefruit Squash - Lime Squash

2.2.4

Crushes Adalah squash yang telah dilarutkan dan dapat diminum langsung. Orange Crush adalah yang paling umum dalam kelompok ini. 2.2.5 Syrups Minuman ini dibuat dari gula murni atau beberapa pewarna syrup yang digunakan dan perasa. Syrup perlu dilarutkan sebelum disajikan, contoh: - Simple Syrup Dibuat dari gula murni - Grenadine Syrup Dibuat dari pomegranate (buah delima)

1. 3. Nourishing Minuman yang tidak beralkohol yang digunakan untuk memberikan kekuatan badan, yang dikelompokkan menjadi:

Diktat Food & Beverage 2, Asep Parantika, SE. MM

3.1.1 Juices (Sari Buah) Adalah hasil perasan dari buah-buahan sederhana yang disiapkan dengan pengawet dan pemanis. Kadang-kadang di pasturized dan fermentasi untuk mempertahankan kualitas dengan proses penyaringan khusus.Contoh: - Tomato juice - Grapefruit juice - Orange juice - Pineapple juice - Apple juice - Lime juice

3.1.2

Milk (Susu) Adalah pelengkap makanan, yang mengandung protein, gula, lemak, garam dan vitamin-vitamin A,B,C,D. Susu dari sapi merupakan susu yang paling banyak dipergunakan namun ada juga yang mengkonsumsi susu dari binatang lain seperti: Kerbau, Kambing, Unta, Domba dan Rusa. Yang dapat diminum panas maupun dingin dapat ditambahkan kedalam teh, kopi atau coklat atau digunakan dalam banyak jenis minuman baik dingin maupun panas. Susu juga merupakan bahan dasar dari dairy product seperti: keju, cream, mentega, dan yogurt. 3.2.2 Chocolate Adalah minuman yang dibuat dari biji coklat (cacao). Coklat adalah minuman yang sangat banyak disukai, baik dingin maupun panas dan biasanya dicampur dengan susu. 2. Minuman Beralkohol

2.1 Fermentasi Seperti yang sudah dijelaskan bahwa minuman beralkohol hasil fermentasi adalah minuman yang dihasilkan dari sari buah dengan bantuan yeast. Ada banyak jenis minuman yang termasuk hasil fermentasi, antara lain: 2.1.1 Cider Dibuat dari buah apple yang banyak mengandung gula & vitamin. Buah Apple yang masak dihancurkan dan diperas lalu difermentasikan. Untuk hasil yang lebih baik, ditambahkan yeast buatan. Hasil dari fermentasi yang baik akan menghasilkan sebuah Dry Cider atau Sweet Cider yang disaring sebelum melengkapi proses fermentasi. Sparkling Cider adalah hasil dari pembotolan fermentasi cider yang pertama kemudian diikuti fermentasi kedua dalam botol. Contoh: Strongbow Draft Cider.

Diktat Food & Beverage 2, Asep Parantika, SE. MM

2.1.2 Perry Dibuat dari buah Pear dengan proses yang sama seperti cider, Contoh: Baby Cham 2.1.3 Sake Kata sake berarti sari dari beras. Dibuat di Jepang dengan bahan dasar beras, memiliki kandungan alkohol yang cukup tinggi (1616,5 %) Tidak berwarna, merupakan hasil suling dan berasa manis. Secara tradisional dihidangkan dalam keadaan hangat, karena panas yang dihasilkan akan menimbulkan bau yang sedap. Dengan kepala botol yang mengecil yang dikenal dengan nama Tokkuri dan cangkir kecil yang disebut Sakazuko. 2.1.4 Mead Berasal dari cairan madu penambahan yeast buatan. yang telah difermentasi dengan

2.1.5 Polque Adalah hasil fermentasi dari air buah kaktus yang dikenal dengan Magwey. Minuman ini sangat populer sebagai minuman tradisional Mexico. Sedikit lebih kuat dari beer biasa dan memiliki rasa manis atau rasa asam pahit. Kadang-kadang dibuat dengan penambahan pemanis. 2.1.6 Koumiss/Kumiss Minuman alkohol bagi bangsa diproduksi dari susu kuda. Siberia atau Mongolia yang

2.1.7 Beer Dibuat dari cereals dan diberi rasa dari bunga hops. 2.2. Distilled Adalah proses pembuatan cairan alkohol yang berasal dari hasil fermentasi. Hasil dari destilasi ini dikenal dengan SPIRIT. Setelah difermentasi, alkohol yang menguap di temperatur rendah (78,3C) dapat dikumpulkan melalui proses kondensasi dengan konsentrasi alkohol tinggi (Air menguap pada suhu 100C). Ada banyak jenis minuman yang termasuk hasil destilasi, antara lain: 2.2.1 Whiskies Hasil fermentasi blending. bubur cereal yang didestilasi, diaging dan

2.2.2 Rums Dibuat dari fermentasi mollases yang merupakan hasil dari gula tebu, didestilasi,aging dan blending. 2.2.3 Brandies

Diktat Food & Beverage 2, Asep Parantika, SE. MM

Diperoleh dari fermentasi sari buah-buahan didestilasi, aging dan blending. 2.2.4 Flavour spirit (Spirit berasa) Dibuat dari alkohol padi-padian netral yang ditambah dengan perasa pada saat destilasi ulang. 2.2.5 Liqueur/cordial Dihasilkan dari berbagai cara termasuk maceration (perendaman), infusion (penambahan), extraction (pencampuran) dan percolation(penyaringan). Dalam semua metode diatas dicampurkan alkohol yang berasal dari biji-bijian tadi. Bitter dan semua bahan-bahan tadi dicampur dalam proses destilasi dan disaring serta ditambahkan herbs. 2.3.Distilled compounded beverages Yaitu minuman-minuman liquers yang berbahan ethyl alkohol dan didestilasi ulang dengan tambahan agen-agen perasa. Tiap saat pewarnaan dan gula ditambahkan dalam produk ini, kemudian dinamakan cordial atau produk liqueur dapat berupa yang dry contoh : Gin, Akvavit atau yang manis atau sangat manis sekali contoh : Liqueur

Diktat Food & Beverage 2, Asep Parantika, SE. MM