TUGAS TIK KOMPONEN AKSES INTERNET DI SUSUN

O L E H Qur r a t u a eni
KL S : 1X I P A 1

KOMPONEN AKSES INTERNET
Internet saat ini sudah menjadi sebuah teknologi dan jaringan komunikasi data yang paling populer di planet ini. Pada lima tahun lalu, trafik telnet dan World Wide Web merupakan jenis-jenis trafik dominan. Akan tetapi, bentuk layanan yang ditawarkan Internet semakin beragam. Pengguna seperti Internet mulai menggunakan aplikasi-aplikasi “pembunuh”, video conference,

1

atau ATM. OC-1. 100Base-T. Saat ini. Para pengguna Internet menginginkan kapasitas transfer data yang lebih besar agar dapat menggunakan aplikasi-aplikasi Internet secara wajar. Switch ATM. T3/E3. seperti T1/E1. DSLAM berfungsi untuk mengkonsentrasikan trafik data dari berbagai loop DSL yang kemudian akan dikirimkan ke backbone network untuk dihubungkan lagi ke jaringan lainnya. STS-1. OC-3. Oleh karena itu. Akan tetapi. • DSL Transceiver Unit (ATU-R) . DSLAM dapatt mengirimkan layanan untuk aplikasi berbasis paket. dan STS-3. Komponen-komponen yang digunakan beserta fungsinya adalha sebagai berikut : • Transport System Komponen ini menyediakan interface transmisi backbone untuk sistem DSLAM (Digital Subscriber Line Access Multiplexer). • Multiservice Digital Subscriber Line Access Multiplexer (DSLAM) DSLAM yang berada dalam lingkungan CO (central office) digunakan sebagai dasar untuk solusi DSL. T1/E1. Komponen Sistem DSL Ada beberapa perlengkapan yang dibutuhkan untuk menyediakan layananlayanan DSL.telemedicine. • Local Access Network Local Access Network menggunakan local carrier inter-CO network sebagai fondasi. Frame Relay. dan layanan-layanan lain yang banyak menghabiskan bandwidth. dan circuit. teknologi Modem konvensional saat ini yang mempunyai rate maksimum 56 kbps tentu saja tidak dapat mengakomodasi layanan-layanan baru ini. Divais ini menyediakan interface. distance learning. T3/E3. dan/atau router dapat digunakan untuk mengakses jaringan. teknologi xDSL saat ini merupakan sebuah alternatif terbaik yang cocok diterapkan untuk mempercepat akses transfer data di subscriber lines. seperti DSL ke 10Base-T. ATM adalah sistem yang paling efisien. cell.

N × 64. dan ATM pada platform DSLAM. ATM-25. atau DMT. melainkan kemampuan untuk mendukung adanya layanan lain seperti Frame Relay. Akan tetapi. Alat multiport lain yang mendukung suara. CAP. Multiservice bukan berarti mendukung berbagai line code seperti 2B1Q. dan ATM multiplexing. antara lain : • • • • Layanan IP/LAN. • POTS splitter Divais ini ada pada CO dan pemakai yang memungkinkan loop digunakan untuk transmisi data kecepatan tinggi dan digunakan juga untuk komunikasi telepon. layanan-layanan tersebut mempunyai biaya yang relatif lebih besar daripada teknologi DSL.Unit ini digunakan pada sisi pemakai. TDM multiplexing. Selain sebagai modem DSL. Koneksi ATU-R biasanya 10base-T. ATU-R dapat juga digunakan untuk bridging. V. perlu adanya dukungan terhadap layanan multiservice. routing. ATU-R tersedia dalam berbagai konfigurasi. satu infrastruktur jaringan dapat menyediakan berbagai jenis layanan. Model jaringan ini akan menjelaskan bahwa DSL dari segi logika dapat mendukung multiple service. Model Jaringan Layanan kecepatan tinggi yang diperlukan oleh pelanggan sebenarnya sudah banyak tersedia. seperti akses Internet atau remote LAN Layanan Frame Relay Layanan N × 64 Layanan ATM Akan tetapi. kinerja layanan yang lebih tinggi dapat dicapai dengan biaya yang lebih rendah.35. dan video juga memungkinkan. atau T1/E1. IP/LAN. 3 . Dengan demikian. Dengan DSL. yaitu splitter tunggal untuk pengguna rumah dan mass splitter untuk CO. data. POTS splitter biasanya mempunyai 2 konfigurasi.

Untuk komunikasi kecepatan tinggi. switch akan diabaikan (bypass). Modem analog digunakan pada sisi pemakai untuk sambungan kecepatan rendah ke local access network. Jadi. teknologi Time Division Multiplexing (TDM). DACS digunakan di seluruh jaringan sebagai basis transport dengan . Saluran data kecepatan tinggi akan yang melalui local loop akan melewati DACS (Digital Access and Cross Connect System). seperti 56/64 kbps atau T1/E1. tempat sebuah Digital Service Unit (DSU) atau Network Termination Unit (NTU) digunakan untuk koneksi dijital yang lebih cepat. Pada Modem analog. trafik data dapat dibawa melalui switch telepon. yaitu alat yang mengijinkan saluran DSO untuk di-route dan dikonfigurasi secara manual.Data dalam Jaringan Suara T a rg e t D a ta N e tw o r k A ccess N e tw o r k O f f ic e rr T/E ca ier S e r v ic e P r o v id e r N e t w o r k C O Access N e tw o rk C O Ana lo g 5 6 /6 4 K c ir c u i t O f f ic e / ISDN O f fic e o r Hom e D A C S o r o t h e r n e t w o r k t r a n s m is s io n e q u ip m e n t H ig h S p e e d D a ta T e le p h o n e S w itc h M D F to I n te r-C O n e tw o rk T ra n s p o rt S y s te m to h o m e s o r o f f ic e s A n a lo g o r IS D N m o d e m d a ta Gambar Data dalam Jaringan voice Gambar di atas menunjukkan sebuah jaringan ILEC/PTO yang dikonfigurasi untuk mendukung transmisi data kecepatan rendah (28. sedangan layanan data kecepatan tinggi perlu dikonfigurasikan dan sistem transmisi. topologi dari CO akan berubah.8 kbps) atau sedikit lebih tinggi. Hal ini terjadi karena switch telepon tidak didesain untuk komunikasi data kecepatan tinggi. layanan data kecepatan rendah dapat dengan mudah diintegrasikan ke jaringan POTS. sedangkan pada kecepatan yang lebih tinggi.

jarak loop.b a s e d in t e r . Perlengkapan data networking yang diperlukan untuk menyediakan layanan DSL telah disebutkan dalam komponen-komponen DSL di atas. F r a m e R e la y . Teknologi DSL jika diterapkan dalam local loop akan memungkinkan terjadinya akses kecepatan tinggi tanpa repeater.sebuah jaringan dedicated yang mengabaikan switch. Selain itu. tergantung dari peralatan yang digunakan. Kecepatan transmisi dapat mencapai 7 Mbps. dapat ditunjukkan bahwa teknologi packet dan cell multiplexing sebagai tambahan pada TDM yang diterapkan pada DSLAM akan menghasilkan efisiensi bandwidth yang lebih tinggi. Jika layanan DSL diterapkan. o r R o u t e r . data yang diterima CO akan mengabaikan telephone switch dan dimasukkan langsung ke inter-CO. Diagram Referensi Jaringan DSL T a rg e t D a ta N e tw o r k Access N e tw o r k PC A T U -R DSL H ub W o r k s t a t io n PC S e rv ic e P r o v id e r N e t w o r k CO A c ce s s N etw o rk A T M .C O n e tw o rk C O O f fic e P ho ne DSL PO T S S p lit t e r A T U -R P C D S L A M H ig h S p e e d D a ta P O T S s p li t t e r ( i f a p p l ic a b le ) M D F to h o m e s o r o f f ic e s Hom e to I n t e r . 5 . dan kondisi loop.C O n e t w o r k T ra n s p o rt S y s te m T e le p h o n e S w i tc h A n a lo g o r IS D N m o d e m d a ta Gambar Diagram Referensi Jaringan DSL Gambar di atas menunjukkan multiservice DSLAM yang berlokasi pada CO dan DSL Remote Transceiver Unit (ATU-R).

DSL endpoint dikenal dengan nama ATU-R (ADSL Transceiver Unit – Remote). Model referensi tersebut menyediakan akses ke jaringan yang independen . e tc ) D SLAM P r e m is e s d i s t r ib u t i o n S e r v i c e U n it ( S U ) N e tw o r k A c c e s s P r o v id e r ( N A P ) Gambar Model Referensi Layanan DSL Dalam model referensi ini.Model Referensi Layanan DSL S e r v ic e P r o v id e r N e t w o r k W ire C e n tr e C u s to m e r P re m is e s S e rv ic e N e tw o rk A T U -C S e rv ic e N e tw o rk A ccess N e tw o rk A T U -C A T U -R A T U -C S e rv ic e N e tw o rk B ackbone e d g e d e v ic e N e tw o r k S e r v ic e P ro v id e r ( N S P ) ( I n t e r n e t S e r v ic e P r o v id e r . yaitu : • • • Domain Network Service Provider (NSP) Domain Network Access Provider (NAP) Domain Service User (SU) Perlengkapan DSL didasarkan pada model ADSL dan model yang digambarkan di sini kompatibel dengan yang digunakan oleh ADSL Forum. Pengguna melakukan koneksi ke NAP melalui DSL loop. digunakan suatu backbone untuk membatasi NSP dan NAP. Biasanya. Pada wire center. NAP dan NSP biasanya adalah perusahaan yang berbeda. Unit CO dikenal dengan nama ATU-C (ADSL Transceiver Unit – Central Office). Pada NSP. Peran NAP adalah menyediakan interkoneksi anatar SU dan NSP. trafik dari DSLAM akan dikirimkan ke access node di antara jaringan akses sebelum koneksi ke NSP. ada 3 domain yang digambarkan. data dijital dikonsentrasikan sebelum dikirim melalui jaringan akses. Pengguna akan menggunakan layanan dari NSP.

Arsitektur Multiservice Setiap layanan mempunyai karakteristik yang berbeda. Salah satu contoh model penyediaan layanan pada platform DSL. Sambungan ini dapat berupa saluran ATM yang mendukung frame relay over ATM. Arsitektur dari layanan multiservice ini mendukung berbagai layanan yang simultan dengan hanya satu sistem yagn menggabungkan dan mengirimkan data ke jaringan yagn berbeda. data dipetakan ke PVC (Private Virtual Channel) untuk keperluan kontrol akses dan keamanan. Setiap layanan jaringan harus dirancang agar dapat membentuk jaringan privat yang efektif dan terpisah membentang melewati NAP hingga lokasi pemakai. S e r v ic e P r o v i d e r N e t w o r k W ir e C e n tr e C u s to m e r P r e m is e s F r a m e R e la y S e r v ic e P r o v id e r 1 S e rv ic e N e tw o rk A T U -C A ccess N e tw o rk A T U -C D S L L in k A T U -C A T U -R F r a m e R e la y S e r v ic e P r o v id e r 2 S e rv ic e N e tw o rk B ackbo ne e dg e d e v ic e ( F r a m e R e la y S w itc h ) D SLA M w it h f r a m e s w itc h in g M u ltip r o to c o l r o u te r P re m is e s d i s t r i b u t io n F r a m e R e la y F r a m e R e la y o r A T M F ra m e R e la y Gambar Model Referensi Layanan DSL untuk Frame Relay Protokol Frame Relay dibawa melalui saluran DSL dan dikonsentrasikan dalam DSLAM sebelum dikirim melalui jaringan akses. 7 . Dalam model referensi Frame Relay. Pengiriman ini dapat berupa Frame Relay atau ATM.dan multiple sehingga kontrol akses dan keamanan sangat penting. DSLAM diperlukan untuk mengkonsentrasikan Frame Relay dan juga ATM interworking agar trafik dapat dibawa sepanjang jaringan akses secara efisien. Dalam kasus ini. yaitu penyediaan layanan Frame Relay. backbone hanya berupa frame relay switch.

dan ATM. DSLAM dapat menyediakan layanan untuk IP/LAN. Sebuah jaringan akses ATM digunakan untuk interkoneksi pengguna ke NSP tanpa mempedulikan jenis layanan yang disediakan oleh service provider. . Frame Relay.S NA F ra m e R e la y S e r v ic e P r o v id e r 1 S e r v ic e N e tw o rk D S LA M t o s e r v ic e u s e rs A T U -R R o u te r F r a m e R e la y S e rv ic e U s e r A T M S e r v ic e P r o v id e r S e r v ic e N e tw o rk Access N e tw o rk A T U -C LAP - P PP / D S L A T U -C A T U -R F/D SL IP S e r v ic e U ser I n te r n e t S e r v ic e P r o v id e r S e r v ic e N e tw o rk A T U -C / ATM S L D PB X V o ic e S e r v ic e P r o v id e r S e r v ic e N e tw o rk S w it c h M u lt is e r v ic e D S LA M D S LA M t o s e r v ic e u s e rs A T U -R R o u te r A T M a d a p ta ti o n A T M S e rv ic e User Gambar Model Referensi Layanan DSL untuk Multiservice Model referensi yang ditunjukkan di atas adalah model referensi layanan DSL untuk multiservice.