Anda di halaman 1dari 1

SEKULERISME I.

Pengertian Sekulerisme Sekuler berasal dari bahasa latin Saeculum yang memiliki arti dengan dua knotasi waktu dan lokasi. Waktu menunjukkan pengertian sekarang atau kini dan lokasi menunjukkan pengertian dunia. Pengertian umum istilah sekuler adalah pemisahan urusan dunia dan akhirat atau dapat diartikan hidup tanpa agama. Sekulerisasi berarti : Upaya manusia untuk membatasi, memisahakan, memperkecil atau menghilangkan, membebaskan peran Tuhan dalam kehidupan manusia. SEKULERISME dalam IAD Seorang melihat alam semesta ini sebagai bagian dari Tuhan, tidak boleh memandang alam semesta ini sebagai objek yang netral dan bebas dari unsurunsur ketuhanan. Sebab, alam semesta ini adalah ciptaan Tuhan, sehingga tidak dapat diperlakukan semena-mena orang harus mempunyai worldview (pandangan alam) yang luas. Banyak orang menghadap-hadapkan sekulerisme secara langsung dengan agama sebagai sesuatu yang bertolak belakang. Secara bebas, sekulerisme bisa dimaknai sebagai semangat, pandangan atau sifat keduniaan, atau sebuah doktrin yang memisahkan antara dunia dan semua yang terjadi di atasnya dari keyakinan relijius atau kekuatan gaib apapun. Makna yang kedua lebih pada aplikasi sekulerisme dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Memisahkan praktek kenegaraan, berbangsa dan bermasyarakat dalam segala levelnya dari cara pandang religius atau mistik tertentu. tanpa adanya sikap sekuler dan sekulerisme, maka tidak akan pernah ada yang namanya ilmu pengetahuan moderen. Tanpa adanya ilmu pengetahuan maka tidak akan ada teknologi, jika tidak ada sekulerisme maka tak akan pernah lahir ilmu astronomi Kalau semua orang berpikir serangan hama adalah karena warga tidak memberi sesaji pada roh penunggu desa, maka tidak akan pernah lahir ilmu pertanian, ilmu hama, ataupun ilmu serangga. Kalau semua orang beranggapan bahwa sakit itu diakibatkan karena ketemplekan jin (istilah jawa untuk dirasuki atau diganggu mahluk halus) maka tidak akan ada ilmu kedokteran.

Beri Nilai