Anda di halaman 1dari 3

TUGAS

KEPANITERAAN KLINIK SENIOR

Oleh: Ashadi Oktavian, S.Ked.

Pembimbing: Dr. H.E.Iskandar, Sp.M (K) Dr. R. M. Irsan

DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN MATA RUMAH SAKIT DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2011

1. Jelaskan pemeriksaan anel test? 2. Hasil Laboratorium yang dibutuhkan untuk operasi ECCE?

1. TEST ANEL Tujuan Untuk menentukan fungsi ekskresi system lakrimal. Uji anel adalah suatu uji untuk melakukan pemeeriksaan fungsi pengeluaran air mata ke dalam rongga hidung.

Dasar Air mata masuk ke dalam hidung melalui system ekskresi lakrimal

Alat 1. 2. 3. 4. Lokal anastesi mata (pantokain/tetrakain) Semprit 2cc dengan jarum anel Garam fisiologik Dilatators

Teknik 1. 2. 3. 4. 5. Pasien duduk atau tidur. Mata ditetes anastetik lokal. Ditunggu sampai rasa pedas hilang. Pungtum diperlebar dengan dilatators. Jarum anel yang berada pada semprit dimasukkan horizontal melalui kanalikuli lakrimal sampai masuk sakus lakrimal. 6. Garam fisiologik dimasukan ke dalam sakus. 7. Pasien ditanya apakah merasakan sesuatu (pahit atau asin) pada tenggorokan dan apakah terlihat reaksi menelan setelah semprotan garam fisiologik.

Nilai Bila terlihat adanya reaksi menelan berarti garam fisiologik masuk ke tenggorok menunjukkan fungsi system ekresi lakrimal normal. Bila tidak ada reflexs menelan dan terlihat garam fisiologik keluarr melalui pungtum lakrimal atas, berarti fungsi apparatus lakrimal tidak ada atau duktus nasolakrimal tertutup.

Catatan Bila sekrit bercampur lender keluar dari pungtum lakrimal atas, berarti terdapat obstruksi dalam sakus. Garam fisiologik biasanya tidak masuk hidung, bila terdapat dakriosistitis akut sebagai akibat adanya edema saluran lakrimal. Biasanya bersamaan dengan anel pada kanalikuli bawah maka saluran atas disumbat dengan dilatators. Bila uji anel negatif/fungsi ekskresi lakrimal tidak normal, maka tidak dilakukan operasi karena pada keadaan ini akan mudah sekali terjadi infeksi sakus lakrimal/dakriosistitis. Bila uji anel negative dan operasi harus dilakukan, maka saluran ekskresi lakrimal bagian atas disumbat dengan dilatators.

2. Hasil Laboratorium yang dibutuhkan untuk operasi ECCE Hasil laboratorium yang dibutuhkan untuk operasis ECCE adalah pemeriksaan gula darah. Bila penderita menderita DM dengan kadar gula darah sewaktu lebih dari 150 mg% dioperasi dapat terjadi luka sukar sembuh, mudah terkena infeksi, dan pendarahan pasca bedah. Maka untuk penderita DM sangatlah perlu mengontrol terlebih dahulu gula darahnya sebelum dilakukan operasi, inform consent yang baik juga sangat diperlukan untuk menjelaskan keadaan ini kepada pasien.