Anda di halaman 1dari 5

Tumbuh-kembang anak Pertumbuhan Fisik Pertumbuhan fisik adalah hasil dari perubahan bentuk dan fungsi dari organisme

1. Berat badan Pada bayi lahir cukup bulan, berat badan waktu lahir akan kembali pada hari ke 10. Berat badan menjadi 2 kali berat waktu lahir pada bayi umur 5 bulan, menjadi 3 kali berat badan lahir pada umur satu tahun, dan menjadi 4 kali berat badan lahir pada umur 2 tahun. Pada masa prasekolah kenaikan berat badan rata-rata 2 kg/tahun. Kemudian pertumbuhan konstan mulai berakhir dan dimulai preadolescent growth spurt (pacu tumbuh pra adolesen) dengan rata-rata kenaikan berat badan adalah 3-3,5 kg/tahun, yang kemudian dilajutkan dengan adolescent growth spurt(pacu tumbuh adolesen). Dibandingkan dengan anak laki-laki, pacu timbuh anak perempuan dimulai lebih cepat sekitar 8 tahun,sedangkan laki-laki pada umur 10 tahun. Tetapi anak perempuan lebih cepat berhenti daaripada anak laki-laki. Kenaikan berat badan anak pada tahun pertama kehidupan, kalau anak mendapat gizi yang baik, adalah berkisar antara : 700-1000 gr/bulan pada triwulan I 500-600 gr/bulan pada triwulan II 350-450 gr/bulan pada triwulan III 250-350 gr/bulan pada triwulan IV Dapat pula digunakan rumus Behrman, 1992 untuk memperkirakan berat badan anak : 1.Lahir 2.3-12 bulan 3.1-6 tahun 4.6-12 tahun 3,25 kg Umur (bulan)+ 9 2 Umur (tahun) x 2 + 8 Umur (tahun) x 7 5 2

2.

Tingi badan Pada umumnya laju pertumbuhan berkuran sejak lahir sampai hamper selesainya proses pertumbuhan. Pada kurva ini nampak bahwa sejak lahir sampai umur 4-5 tahun laju pertumbuhan dengan cepat berkurang (delerasi) dan delerasi ini akan berkurang secara perlahan-lahan hingga umur 5-6 tahun. Sejak saat ini sampai awal pacu laju pertumbuhan, maka pertumbuhan bersifat konstan. Namun sering ada suatu kenaikan kecil yang terjadi antara 6-8 tahun,tetapi ini tidak selalu ada. Pada umur 13-15 tahun terjadilah percepatan (akselerasi) pertumbuhan yang disebut pacu tumbuh adolesen.

Tinggi badan rata-rata pada waktu lahir adalah 50 cm. Rata-rata kenaikan tinggi badan pada anak prasekolah adalah 6-8 cm/tahun. 3. Kepala Lingkar kepala pada waktu lahir rata-rata 34 cm dan besarnya lingkar kepala ini lebih besar dari lingkar dada. Pada anak 6 bulan lingkar kepala rata-ratanya adalah 44 cm,umur 1 tahun 47 cm, 2 tahun 49 cm dan dewasa 54 cm. jadi pertambahan lingkar kepala pada 6 bulan pertama ini adalah 10 cm, atau sekitar 50% dari pertambahan lingkar kepala dari lahir sampai dewasa terjadi pada 6 bulan pertama kehidupan. Pertumbuhan tulan kepala mengikuti pertumbuhan otak, demikian pula sebaliknya. Pertumbuhan otak yang tercepat terjadi pada trimester ketiga kehamilan sampai 5-6 bulan pertama lahir. Pada masa ini terjadi pembelahan selsel otak yang pesat,setelah itu pembelahan melambat dan terjadi pembesaran otak saja. Sehingga pada waktu lahir berat otak bayi berat otak dewasa, tetapi jumlah selnya sudah mencapai 2/3 jumlah otak orang dewasa. 4. Gigi Gigi pertama tun\mbuh pada umur 5-9 bulan, pada umur 1 tahun sebagian besar anak mempunyai 6-8 gigi susu. Selama tahun kedua gigi tumbuh lagi 8 biji, sehingga jumlah seluruhnya sekitar 14-16 gigi, dan pada umur 2 tahun sudah terdapat 20 gigi susu. 5. Jaringan lemak Selain otot otot, jaringan lemak juga menentukan ukuran dan bentuk tubuh seseorang. Pertambahan jumlah sel meningkat pada trimester III kehamilan sampai pertengahan masa bayi. Setelahitu jumlah sel lemak tidak banyak bertambah. Pertumbuhan jaringan lemak melambat sampa ianak berumur 6 tahun, anak kelihatan kurus langsing. Jaringan lemak akan bertambah lagi pada anak perempuan umur 8 tahun dan pada anak laki-laki pada u ur 10 tahun sampai menjelanng awal pubertas. Setelah itu pertambahan jaringan pada laki-laki akan mengurang, sedangkan pada wanita terus bertambah dan mengalami reorganisasi hingga dicapai bentuk tubuh wanita dewasa. Untuk mengukur tebalnya jaringan lemak, yaitu dengan mengukur tebalnya lipatan kulit. 6. Organ-organ tubuh Pertumbuhan organ-organ tubuh mengikuti polanya sendiri-sendiri. Secara umum terdapat 4 pola pertumbuhan organ, yaitu : 1.Pola umum (General pattern) 2.Pola neural (Brain & head pattern) 3.Pola limfoid (Lymphoid pattern) 4.Pola genital (Reproductive pattern)

Yang mengikuti pertumbuhan pola umum adalah tulang panjang, otot skelet (pada neonatus 20-25% berat badan, setelah dewasa 40% berat badan), sistem pencernaan, pernafasan, peredaran darah dan volume darah. Perkembangan otak bersama-sama tulang tengkorak melindunginya, mata dan telinga berlangsung lebih dini. Berat otak waktu lahir 25% berat otak dewasa, pada umur 2 tahun 75% dan pada umur 10 tahun sudah 95 % berat otak dewasa. Pertumbuhan jaringan limfoid agak berbeda dari bagian tubuh lainnya, pertumbuhan mencapai maksimum sebelum adolesensi kemudian menurun hingga mencapai ukuran dewasa. Organ-organ reproduksi mengikuti pola genital, dimana pertumbuhanannya lambat pada pra-remaja, kemudian diusul pacu tumbuh adolesen yang pesat.

Perkembangan Anak Balita Frankenburg dkk. melalui DDST (Denver Development Screening Test) mengemukakan parameter perkembangan yang dipakai dalam menilai perkembangan anak balita yaitu : 1. Personal social (kepribadian/tingkah laku social). Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. 2. Fine motor adaptive (gerakan motorik halus) Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu, melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu saja dan dilakukan otot-otot kecil, tetapi memerlukan koordinasi yang cermat. Misalnya kemampuan untuk menggambar, memegang sesuatu benda, dll. 3. Language (bahasa) Kemampuan untuk memberikan respons terhadap suara, mengikuti perintah dan berbicara spontan. 4. Gross motor (perkembangan motorik kasar) Aspek yang berhubungan dengan pergerakan dan sikap tubuh. Skala Yaumil-Mimi Dari lahir sampai 3 bulan: Belajar mengangkat kepala Belajar mengikuti obyek dengan matanya Melihat ke muka orang dengan tersenyum Bereaksi terhadap suara/bunyi

Mengenal ibunya dengan penglihatan, penciuman, pendengaran dan kontak Menahan barang yang dipegangnya Megoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh

Dari 3-6 bulan: Mengangkat kepala 90 derajat dan mengangkat dada dengan bertopang tangan Mulai belajar meraih benda-bendayang ada dalam jangkauannya atau di luar jangkauannya Menaruh benda-benda di mulutnya Berusaha memperluas lapangan pandangan Tertawa dan menjerit karena gembira bila diajak bermain Mulai berusaha mencari benda-benda yang hilang

Dari 6-9 bulan: Dapat duduk tanpa dibantu Dapat tengkurep dan berbalik sendiri Dapat merangkak meraih benda atau mendekati seseorang Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain Memegang benda kecil dengan ibu jari dan telunjuk Bergembira dengan melempar benda-benda Mengeluarkan kata-kata tanpa arti Mengenal muka anggota-anggota keluarga dan takut kepada orang asing/lain Mulai berpartisipasi dalam permainan tepuk tangan dan sembunyisembunyian Dari 9-12 bulan: Dapat berdiri sendiri tanpa bantuan Dapat berjalan dengan dituntun Menirukan suara Mengulang bunyi yang didengarnya Belajar menyatakan satu atau dua kata Mengerti perintah sederhana atau larangan

Memperlihatkan minat yang besar dalam mengeksplorasi sekitarnya, ingin menyentuh apa saja dan memasukkan benda-benda ke mulutnya

Berpartisipasi dalam permainan

Dari 12-18 bulan: Berjalan dan mengeksplorasi rumah serta sekeliling rumah Menyusn 2 atau 3 kotak Dapat mengatakan 5-10 kata Memperlihatkan rasa cemburu dan rasa bersaing Dari 18-24 bulan: Naik turun tangga Menyusun 6 kontak Menunjuk mata dan hidungnya Menyusun 2 kata Belajar makan sendiri Menggambar garis di kertas atau pasir Mulai belajar mengontrol buang air besar dan buang air kecil/kencing Menaruh minat kepada apa yang dikerjakan oleh orang-orang yang lebih besar Memperlihatka minat kepada anak lain dan bermain-main dengan mereka Dari 2-3 tahun Belajar meloncat, memanjat, melompat dengan satu kaki Membuat jembatan dengan 3 kotak Mampu menyusun kalimat

Mempergunakan kata-kata saya, bertanya, mengerti kata kata yang ditujukan padanya Menggambar lingkaran Bermain dengan anak lain dan menyadari adanya lingkungan lain di luar keluarganya