Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Nabil, Farhan, Mawar, Nila, Jevi. 2008. Proyektor.

Kata kunci :Proyeksi, obyek, cahaya, lensa, neon, listrik.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, tentu kita dapat melihat hewan, teman
kita, guru, dan benda-benda yang lainnya, baik dekat maupun jauh, tetapi tahukah
kita mengapa kita dapat melihat? Kita dapat melihat karena benda yang kita lihat
memantulkan cahaya dari sumber cahaya ke mata kita. Bahkan debu pun
bermanfaat bagi kita karena memantulkan cahaya sehingga di bawah pohon yang
lebat dapat kita lihat.

Tetapi apa yang terjadi bila cahaya pantulan benda melewati lensa, yaitu
alat untuk mengumpulkan atau menyebarkan cahaya, biasanya dibentuk dari
sepotong gelas yang dibentuk. Lensa ada bermacam-macam jenis, tetapi yang
lazim digunakan yaitu lensa cembung dan cekung? Kenapa? Karena ternyata lensa
ini juga digunakan untuk membantu orang yang memiliki kelainan pada matanya,
yaitu rabun dan silinder.

Cahaya dapat tercipta dari berbagai hal, lilin yang kita nyalakan, korek api,
lampu, dll, tetapi tetap saja cahaya terbesar yang didapat oleh manusia adalah
cahaya dari matahari. Nah! Cahaya ini sangat berperan dalam proses penglihatan
kita. Selain cahaya matahari lampu adalah sumber cahaya juga, tetapi lampu dapat
menyala karena adanya arus listrik yang mengalirinya. Sesuai hokum kekekalan
energy, yang dicetuskan oleh James Prescott (1818-1889), maka energy tidak
dapat dimusnahkan maupun diciptakan, oleh karena itu energy listrik dirubah
menjadi energy cahaya dan panas, itulah mengapa lampu dapat menyala.

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer
Alat yang akan kita bahas kali ini adalah proyektor, proyektor adalah suatu
alat yang digunakan untuk memproyeksikan suatu gambar 2 dimensi pada suatu
layar atau bidang datar, biasanya menggunakan bantuan lensa.

vi

Create PDF with GO2PDF for free, if you wish to remove this line, click here to buy Virtual PDF Printer