Anda di halaman 1dari 4

Pemberian Obat

4T1W: Tepat (obat, dosis, sasaran, manfaat), Waspada (efek samping) Etiket: nama pasien, tanggal, no, aturan pakai, instruksi lainnya Pastikan sendok yg digunakan: sendok teh (Cth) : 5 cc, sendok makan (C) : 15 cc Berikan penjelasan kepada pasien tentang: cara pemakaian/minum obat, kegunaan obat, penyimpanan serta kemungkinan efek samping obat.

Pencatatan dan Pelaporan


Sarana Pencatatan dan Pelaporan Kartu stok Mengetahui ketersediaan obat, Mengetahui kekosongan/kelebihan obat Mengetahui trend penggunaan obat

Sebagai alat untuk pelaporan Catatan harian pemakaian/pengeluaran obat Lembar pemakaian dan lembar permintaan obat (LPLPO) Daftar obat rusak/kadaluarsa

Pemesanan Obat

Hitung kebutuhan obat rata2 / bulan Catat frekuensi pengiriman Tentukan faktor pemesanan ulang 3 bila dikirim perbulan 5 bila dikirim setiap 2 bulan 7 bila dikirim setiap 3 bulan 9 bila dikirim setiap 4 bulan

Contoh : kebutuhan amoksilin tiap bulan: 3 botol bila pemesanan dikirim tiap 3 bulan faktor pemesanan 7, jadi jumlah pemesanan ulang: 3x7 = 21 botol

Dosis Obat

Dosis obat: jumlah obat yang diberikan kepada penderita

Macam dosis: Dosis dalam satuan berat (gram, mg, mikrogram) Dosis dalam satuan isi (ml) Dosis dalam satuan unit (International Unit) Macam Dosis:

Dosis medicinalis = dosis terapeutik = dosis lazim Dosis permulaan = initial dose Dosis pemeliharaan = maintenance dose Dosis toxica = dosis sampai terjadi keracunan Dosis letalis = dosis sampai terjadi kematian

Dosis Maksimum

DM: dosis tertinggi yang relatif masih aman (dewasa) DM prn: dosis boleh melebihi kalau diperlukan dokter memakai tanda seru (1 2 mg !) DM untuk anak: dihitung khusus

Dosis Anak

Dosis anak idealnya berdasarkan BB atau LPT (luas permukaan tubuh) Diperhitungkan dengan DD (dosis dewasa) dengan menggunakan rumus:

Dosis Anak Berdasar Umur

Rumus Young: { n / (n + 12)} x DD

Rumus Dilling: ( n / 20 ) x DD

Rumus Cowlling: { (n+1) / 24 } x DD

Rumus Fried: ( m / 150) x DD

Keterangan: n = tahun, m = bulan, DD=dosis dewasa

Dosis Anak Berdasar BB

Rumus Clark: ( BB / 70 ) x DD

Rumus Augeberger: { (1 BB+10) / 100 } x DD

Keterangan: BB = BB anak dalam Kg

Dosis Khusus

Dosis penderita yang obesitas: harus diperhitungkan lemak dan persentase BB tanpa lemak (BBTL) BBTL = BB x (100 - % lemak)

Dosis penderita geriatrik (>65 tahun)


Dosis diturunkan ( 75 % DD) Perubahan fisiologis dan patologis diperhatikan (cardivaskuler, ginjal, DM)

Dosis penderita ginjal:


Ekskresi obat terganggu obat lebih lama di peredarah darah Dosis dan interval obat harus diatur

Dosis dari Vial / Ampul:


Berapa cc harus dihisap untuk mendapatkan dosis penicillin 150.000 IU dari vial penicillin yang berlabel 600.000 IU/cc? Rumus: dosis diket / dosis tanya = cc diket / cc tanya 600.000/150.000 = 1cc/xcc X = 0,25 cc

Latihan Hitung Dosis

Dari suatu vial penicillin bubuk 5 juta IU setiap vial, siapkan larutan yang berisi 500.000 IU/cc

Dari suatu larutan streptomisin 1 gram/2cc siapkan dosis 0,5 gram Berapakah diperlukan untuk memberikan dosis penicillin 200.000 IU dari larutan penicillin 500.000 IU/cc?

Dosis Tetesan Infus


Infus dewasa (makro) 1 cc = 20 tetes, infus anak (mikro) 1cc = 60 tetes (atau ditentukan lain Rumus: cc/jam cc/menit tts/menit Berapa tetes menit harus diberikan pada: bayi 200/3 jam serta dewasa 1500 cc/6jam?

Latihan Dosis Obat

Apabila suatu cairan 1800cc dipesankan untuk absorbsi dalam jangka waktu 10 jam, dan drip infus mempunyai ukuran 1cc=15tetes, maka berapakah kecepatan tetesan yang diperlukan? Berapa waktu absorbsi yang diperlukan untuk 500cc cairan iv bila tetesan diatur 20 tetes/menit (drip mempunyai ukuran 1cc=10tetes)?

Persen Dalam Obat Campuran


Persen b/b untuk bahan padat/padat Contoh: Salisilat talk 10%

Persen v/v untuk bahan cair/cair Contoh: Alkohol 70%