P. 1
ADPER1 Fungsi Adm an

ADPER1 Fungsi Adm an

|Views: 232|Likes:
Dipublikasikan oleh Indra Gumilar

More info:

Published by: Indra Gumilar on Sep 13, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/14/2014

pdf

text

original

ADMINISTRASI PERTANAHAN

FUNGSI & KOMPONEN

IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

1

Apa itu (Sistem)Administrasi Pertanahan?
Berdasarkan pendekatan bahasa (Soerodjo,2003) • Administrasi: usaha dan kegiatan yang meliputi penetapan tujuan serta penetapan cara-cara penyelenggaraan dan pembinaan organisasi • Pertanahan: suatu kebijakan yang digariskan oleh pemerintah di dalam mengatur hubungan antara tanah dengan orang • Administrasi Pertanahan: Suatu usaha dari kegiatan dari suatu organisasi dan pengaturan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan pemerintah di bidang pertanahan dengan mengerahkan sumber daya untuk mencapai tujuan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku • Sistem merupakan suatu himpunan komponen atau variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling bergantung satu sama lain dan terpadu. Sistem bukan hanya alat, cara atau metode saja, melainkan lebih kompleks dari itu. Sebuah sistem akan selalu mempunyai tujuan atau sasaran walaupun seringkali tujuan tersebut sukar untuk dilihat [Ashadi, 1998]
IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

2

Definisi A.P. (1)
Peter F. Dale (1988) • “ the process of regulating land and property development and the use and conservation of land, the gathering of revenues from the land through sales, leasing and taxation, and the resolving of conflicts concerning the ownership and use of land “ • Proses-proses pengaturan pembangunan dan penggunaan serta perlindungan tanah, pengumpulan penghasilan dari tanah melalui penjualan, penyewaan dan pembayaran pajak, dan penyelesaian konflik dari penggunan tanah.
IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

3

Definisi A.P. (2)
Kesimpulannya administrasi pertanahan merupakan rangkaian proses-proses seperti pendaftaran, penilaian tanah untuk keperluan pajak serta memperoleh datadata kepemilikan, penggunaan tanah, serta nilai tanah. Dengan demikian dapat dimengerti bahwa administrasi pertanahan merupakan system yang inputnya adalah data fisik dan data atribut yang terkait dengan tanah seperti hak yang melekat, penggunaan tanah, penilaian tanah dan yang menjadi prosesnya antara lain survey kadastral, pendaftaran tanah, proses ajudikasi, sedangkan yang menjadi outputnya adalah informasiinformasi yang dapat menunjang manajemen pertanahan.
IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

4

Land Administration Arrangements

IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

5

Tujuan A.P.
• Tujuan Ekonomi Mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui penggunaan sumberdaya secara efektif Tujuan Sosial Menghasilkan pemerataan distribusi sumberdaya, baik tanah itu sendiri maupun fasilitas umum seperti utilitas, rumah sakit, dll. Tujuan Lingkungan Memberikan perlindungan terhadap sumberdaya yang langka dan rapuh Tujuan Politik Memberikan interaksi dalam bentuk adanya hubungan ikatan hukum antara masyarakat / warga negara dengan pemerintah
IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

6

Manfaat A.P.
RESOURCE MANAGEMENT PUBLIC SERVICES SOCIAL DEVELOPMENT ASSURANCE SOCIAL STABILITY

LAND & PROPERTY TAXATION LAND & PROPERTY VALUES LABOUR MOBILITY

GOOD LAND ADMINISTRATION

CREDIT

IMPROVEMENT TO THE LAND PRODUCTIVITY LIQUIDITY

IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

7

Fungsi A.P.
Land Administration Functions

Juridical
Emphasis on the holding and registration of rights in land
Juridical cadastre (Land registration)

Regulatory
Concerned with the development and use of the land

Fiscal
Focus on the economic utility of the land

Information Management
An integration of other 3 components

Zoning for particular interest

Fiscal cadastre support valuation and taxation

Multipurpose cadastre

sample of implementation

IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

8

Fungsi Yuridis (Juridical) A.P.
• yaitu proses yang berkaitan dengan alokasi hak atas tanah. contoh: mencakup hibah-hibah resmi dari kekuasaan yang lebih tinggi, pengalihan, pencabutan hak dan perubahan hak. • Mereduksi keraguan & perselisihan yang timbul akibat penghilangan batas-batas dia atas tanah akibat alokasi dan realokasi hak atas tanah
IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

9

Prinsip Ajudikasi
• merupakan suatu proses penyelesaian perselisihan untuk hak-hak terdaftar • pendaftaran merupakan proses pembuatan dan penyimpanan data hak-hak properti
IWAN KURNIAWAN Kelompok Kepakaran Administrasi Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi – ITB kurniawan@gd.itb.ac.id

10

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->