P. 1
Laporan auditan PDAM

Laporan auditan PDAM

|Views: 1,092|Likes:
Dipublikasikan oleh Ryan Bin Viond

More info:

Published by: Ryan Bin Viond on Sep 14, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

ATAS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN CILACAP

Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2005

PERWAKILAN BPK-RI DI YOGYAKARTA
Nomor Tanggal : 116/R/XIV.Yk/07/2006 : 26 Juli 2006

DAFTAR ISI

BAGIAN I LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN BAGIAN II LAPORAN KEUANGAN A. B. C. D. E. F. G. H. I. Neraca yang Sudah Diperiksa Laporan Laba Rugi yang Sudah Diperiksa Laporan Perubahan Ekuitas yang Sudah Diperiksa Laporan Arus Kas yang Sudah Diperiksa Sejarah Singkat PDAM Kabupaten Cilacap Struktur Pengendalian Intern Kebijakan Akuntansi Penjelasan Pos-pos Neraca dan Laporan Rugi Laba Perhitungan Pajak Penghasilan Badan

Hal 1

3 4 5 6 7 8 9 12 29

Lampiran-lampiran

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN BPK-RI DI YOGYAKARTA
Jl. HOS Cokroaminoto No. 52 Yogyakarta 55244 Telp 0274 563635, Fax 0274 588736

Kepada Yth. 1. Ketua Badan Pengawas PDAM Kabupaten Cilacap 2. Direktur Utama PDAM Kabupaten Cilacap di CILACAP LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

Kami telah mengaudit Neraca Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Cilacap tanggal 31 Desember 2005, serta Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas dan Laporan Arus Kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. Kami juga nelakukan pengujian atas kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perundangundangan dan pengendalian intern. Laporan Keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan pengendalian intern adalah tanggung jawab manajemen perusahaan. Tanggung jawab kami terletak pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan pengendalian intern berdasarkan audit kami. Kami melaksanakan audit berdasarkan Standar Auditing yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang ditetapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memproleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. Suatu audit meliputi pemriksaan atas dasar pengujian bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas Standar Akuntansi Keuangan yang digunakan dan estimasi signifukan yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian

1

posisi keuangan PDAM Kabupaten Cilacap tanggal 31 Desember 2005. Kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat.439 2 . Yogyakarta. S. Menurut pendapat kami Laporan Keuangan 2005 menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material. hasil usaha. Akuntan REG-NEG D. sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Iwan Hery Setiawan. 16. serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. 26 Juli 2006 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Perwakilan BPK-RI di Yogyakarta Ketua Tim.Yk/07/2006 tanggal 26 Juli 2006. Ak. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan pengendalian intern kami sampaikan secara terpisah kepada manajemen dengan surat kami Nomor 117/R/XIV..E.

673.462.00 0.112.02 113.69 .756.388.716.50 37.Uang Jaminan Langganan 36.549.72 1.000.100.561.29 3.997.143.949.977.000.549.635.72 260.949.951.88 21.691.470.76 32.00 3.Akum.68 9.213.487.737.64 .464.Kas & Bank .Modal Pemerintah Pusat 235.000.713.130.097.046.278.603.928.000.00 4.645.Modal Pemda yang Blm ditetapkan sta 53.024.98 6.00 9.Uang Muka Kerja .939.044.44 TOTAL AKTIVA 32.17 6.00 16.00 1.403.720.452.60 14.81 3 .86 .484.438.37 19.265.452.360.277.299.060.689.090.989.900.17 1.55 Jumlah Kewajiban 8.77 1.438.341.310.00 .6 1.623.774.767.4 1.81 3.Cadangan Dana Meter -18.00 1.677.70 (7.962.60 15.00 431.2 1.08 148.523.079. Neraca yang Sudah Diaudit PDAM KABUPATEN CILACAP NERACA KOMPARATIF PER 31 DESEMBER 2005 AKTIVA Rekening Reff PER 31/12/2005 Audited ( Rp ) PER 31/12/2004 Audited ( Rp ) Rekening Reff PER 31/12/2005 Audited ( Rp ) KEWAJIBAN DAN EKUITAS PER 31/12/2004 Audited ( Rp ) Aktiva Lancar .05 3.722.34 1.32 61.914.Hutang Non Usaha .06 1.00 .406.342.919.00 Ekuitas -4.00 .67 26.257.100.30 1.039.267.33 1.659.904.614.884.526.023.817.691.269.Laba (Rugi) Tahun Berjalan .19 1.078.Piutang Pajak .32 1.96) 439.690.725.Persediaan Bahan Instalasi .00 0.702.000.525.022.350.236.00 4.243.999.962.60 -20.069.949.193.652.Kas Daerah .Pembayaran di Muka .8 1.287.000.863.368.814.360.92 Jumlah Kewajiban Lain-lain 694.5 1.66 2.28 1.36 262.942.576.634.22 1.08 14.193. Penyusutan Nilai Buku 1.00 134.00 53.00 101.311.331.058.00 .08 .634.588.462.702.219.13 1.536.35 2.500.710.00 1.00 265.773.484.518.627.957.358.42 1.755.806.23 152.366.16 1.15 1.636.Cadangan Umum 18.1 1.Kerugian Ditangguhkan .208.510.463.075.545.496.500.92 46.535.600.165.152.859.428.12 1.300.133.092.96 0.00 189.00 .456.677.400.Hutang Jk Panjang telah Jatuh Tempo 4.352.Modal Hibah 9.609.50 Kewajiban Jangka Panjang .224.67 1.968.11 1.91 150.946.32 5.00 2.3 1.Dana Pensiun 1.Aktiva Tidak Berfungsi .485. Diterima .663.184.Samb.9 42.005.00 -162.575.435.Persediaan Bahan Operasi Jumlah Aktiva Lancar Aktiva Tetap .Laba (Rugi) Tahun Lalu Jumlah Ekuitas 26.222.00 13.765.235.A.056.7 1.Lain .17 1.00 6.962.070.182.000.10 1.14 1.21 1.397.046.27 1.015.Nilai Perolehan .31 1.Piutang Lain-Lain .823.718.Ak Penyst Akt Tdk Berfungsi .Penyisihan Piutang .523.18 1.561.00 99.263.Modal Pemerintah Daerah 349.941.50 7.25 1.Biaya Masih Harus Dibayar 9.00 431.Piutang Usaha .00 365.356.Hutang Jk Panjang akan Jatuh Tempo 1.Cadangan Sosial Pendidikan .Persediaan ATK .24 1.445. Baru YA.432.538.Jasa Produksi Belum Dibagi .70 -7.135.Akumulasi Laba (Rugi) Tahun Lalu 1.00 -207.Uang Jaminan Listrik .091.079.634.603.Dana Pengembangan .197.493.904.829.00 108.00 109.000.341.44 TOTAL KEWAJIBAN & EKUITAS 3.877.00 4.52 Aktiva Lain .177.69 7.240.22 6.08 372.054.00 Kewajiban Lancar .748.575.00 0.730.286.00 .Pinjaman Luar Negeri Kewajiban lain-lain .Deposito .893.000.084.600.Hutang Pajak .72 .331.489.025.Hutang Usaha .310.Uang Muka Pajak Jumlah Aktiva Lain-Lain 1.713.553.66 1.36 108.91 11.26 1.42 1.605.00 322.090.00 Jumlah Kewajiban Lancar 116.659.910.937.500.859.209.20 1.425.999.298.

772.299.076.630.918.121.Beban Lain-lain Jumlah Laba ( Rugi ) Sebelum Pajak 2.233.899.72 24.341.969.112.17 8.Beban Pengolahan .00 439.44 2.38 218.312.05 8.5 561.49 3. Laba ( Rugi ) Usaha Pendapatan & Beban Lain .Pendapatan Non Air Jumlah Beban Langsung .493.55 1.12 7.280.929.553.369.928.00 8.950.853.00) 216.730.758.397.808.999.64 2.290.894.608.700.870.615.428.347.00 (2.00 16.547.3 2.00 2.149. Laporan Laba ( Rugi ) yang Sudah Diaudit PDAM KABUPATEN CILACAP LAPORAN LABA ( RUGI ) KOMPARATIF PER 31 DESEMBER 2005 DAN 31 DESEMBER 2004 Rekening Reff PER 31/12/2005 Audited ( Rp ) PER 31/12/2004 Audit ( Rp ) Pendapatan Usaha .268.716.95 0.28 6.Beban Sumber .67 1.00 11.633.Pendapatan Air .00 13.914.635.573.440.09 7.681.334.81 223.049.240.016.902.91 2.1 14.470.971.24 496.00 2.00 2.71 2.070.416.126.B.4 4 .456.342.2 2.472.829.254.510.219.299.50 553.139.683.Pendapatan Lain-lain .001.074.817.274.561.91 2.474.493.00 6.817.605.756.027.452.358.Beban Transmisi / Distribusi Jumlah Laba ( Rugi ) Kotor Usaha Beban Kemitraan Beban Umum & Admst.723.

76 1.C.497.988.600.00) Modal Pemerintah Daerah ( Rp ) 14.132.678.00 1 Saldo per 31 Desember 2004 2 Mutasi tahun 2005 Laba / Rugi tahun 2005 Jumlah 2.70 (7.949.673.224.240.756.046.623.42 1.722.331.484.949.730.600.691.828.219. Laporan Perubahan Ekuitas yang Sudah Diaudit PDAM KABUPATEN CILACAP LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KOMPARATIF TAHUN BUKU 2005 DAN 2004 NO URAIAN Modal Pemerintah Pusat ( Rp ) 3.222.177.236.331.023.96) 13.044.70 231.194.484.000.525.00 Laba / Rugi Tahun Lalu (Rp) (7.997.76 5 .712.691.00 Modal Pemerintah Daerah Blm dittpkan Statusnya ( Rp ) 1.079.000.090.046.60 15.215.000.447.00 365.310.00 Modal Hibah ( Rp ) 134.96) Jumlah (Rp) 11.949.60 (81.919.42 1.

269.88) 4.132.(Kenaikan)/penurunan Biaya Dibayar Dimuka .00 16.37) 129.659.943.348.50 5.308.00) (44.325.002.749.(Kenaikan)/Penurunan Penyusutan Aktiva Tetap .00) (128.34 2.00) 24.712.925.659.275.193.215.340.66) 4.486.122.357.659.362. 2.000.673.708.327.493.91 2.50) (396.545.739.336.00) 83.00 5.468.311.907.417.512.748.24 (44.603.000) (431.00 1.673.167.(Kenaikan)/penurunan Bahan Instalasi .00) (72.659.587.312.70 1.37) (37.401.525.(Kenaikan)/penurunan Uang Muka Kerja .936.406.604.00) (109. Kenaikan/(Penurunan) Kas dan Setara Kas (A+B+C) Kas dan Setara Kas Awal Tahun Buku kas dan Setara Kas Akhir Tahun Buku (D+E) Uraian Tahun 2005 (Rp) 1.00 (4. Penyesuaian Saldo Laba / Rugi Menjadi Kas Bersih Aktiva Operasi .453.Kenaikan/(penurunan) Cadangan Dana Meter Sub Jumlah 2 Jumlah Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi ( A= 1 + 2 ) B ARUS KAS AKTIVITAS INVESTASI 1.904.024. Laporan Arus yang Sudah Diaudit PDAM KABUPATEN CILACAP LAPORAN ARUS KAS KOMPARATIF PER 31 DESEMBER 2005 DAN 2004 No Urut A ARUS KAS OPERASI 1.50 16.000.745.880.460.99 1.00 (9.Kenaikan/(penurunan) Hutang Jk panj jth tempo . Saldo Laba 2.00 (1.712.510.143.00 (4.691.926.603.435.277.044.549. .676.00 1.(Kenaikan)/penurunan Kerugian Ditangguhkan .75 15.00 90.874.340.545.34 (32.106.04 3.00 (431.(Kenaikan)/penurunan Aktiva tetap 2.605.438.732.224.208.385.00) (101.299.049. Kenaikan/(Penurunan) Laba dibagi Jumlah Kas Bersih Dari Aktivitas Pendanaan ( C ) 1.738.15) 182.33 (5.62 97.566.400.487.388.560.336.228.942.00) 1. 3.00 (81.823.00 (3.00) (6.046.925. .031.438.(Kenaikan)/Penurunan Penyisihan Piutang .20 1.307.716.833.942.386.916.447.(Kenaikan)/penurunan Samb.00 D E F 6 .059.620.603.(Kenaikan)/penurunan Uang Muka Pajak .(Kenaikan)/penurunan Persediaan ATK .678.02 6.954.00) 235.(Kenaikan)/penurunan Piutang Pajak .42 5.391.554.404.011.00 84.308.Kenaikan/(penurunan) Hutang Usaha .360.278.863.940. Baru Yg diterima .672.(Kenaikan)/penurunan Aktiva tidak berfungsi 3.720.117.917.Kenaikan/(penurunan) Hutang Lainnya .921.00 9.17 - 0.485.66 1.282.565.37) C (5.352.578.549.250.17 5.360.360.38 Tahun 2004 (Rp) 439.239.902.Kenaikan/(penurunan) Hutang Pajak .358. 4.(Kenaikan)/penurunan Persediaan Bahan Operasi .(Kenaikan)/penurunan Piutang Lain-lain .66) 231.Kenaikan/(penurunan) Bunga Ymh Dibayar .084.191.904.630.546. .69) (5.160.808.66 1.142.878.430.00 7.592.176.40 2.D.988.000.00 5.00 (287.00) 1.657.00 (487.00 (3.00) (2.765.524.817.00) 1.(Kenaikan)/penurunan Piutang Usaha .165.(Kenaikan)/penurunan Aktiva tidak berfungsi Jumlah Kas Bersih Dari Aktivitas Investasi (B) ARUS KAS AKTIVITAS PENDANAAN Kenaikan/(Penurunan) Jaminan Langganan Kenaikan/(Penurunan) Pinjaman Luar Negeri Kenaikan/(Penurunan) Modal Hibah Kenaikan/(Penurunan) Modal Pemerintah Daerah Kenaikan/(Penurunan) Modal Pemerintah Pusat 5.040.57) (4.430.603.00 2.263.00) 431.659.047.936.512.00) 431.947.489.

Struktur Organisasi. S1 Sarjana Muda/D3 SLTA SLTP SD Jumlah b. Sejarah Singkat PDAM Kabupaten Cilacap 1. Jumlah pegawai per 31 Desember 2004 dan 2005 adalah masing-masing sebanyak 225 dan 223 orang dengan pengelompokan berdasar jenjang pendidikan sebagai berikut: Pendidikan Sarjana. 2. Struktur Organisasi dan Uraian Tugas Struktur Organisasi dan Uraian Tugas PDAM Kabupaten Cilacap ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Cilacap Nomor : 060/759/26/1992 tanggal 2 Agustus 1992.E. Dasar Pendirian Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Cilacap Didirikan berdasarkan Peraturan Daerah ( Perda ) Kabupaten Cilacap Nomor : 10 Tahun 1989 tanggal 29 Maret 1989 tentang Pendirian Perusahaan daerah Air Minum Kabupaten Cilacap. Susunan Badan Pengawas Susunan Badan Pengawas PDAM Kabupaten Cilacap untuk periode 2003 s/d 2006 ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Cilacap Nomor : 539/406 /05/2003 tanggal 17 September 2003 : Tahun 2005 64 12 104 25 18 223 Tahun 2004 64 11 106 26 18 225 7 . 2) Sebagai salah satu sumber pendapatan daerah dan sebagai pengembangan ekonomi dalam rangka pembangunan daerah di bidang kesejahteraan/kesehatan khususnya dan pembangunan pada umumnya. Pendirian PDAM Kabupaten Cilacap a. Tujuan Pendirian 1) Memberikan pelayanan air bersig\h bagi seluruh masyarakat secara adil dan merata serta terus-menerus yang memenuhi syarat-syarat kesehatan. b. Susunan Badan Pengawas dan Direksi a.

MM NIP. Budi SG Handoko.MM NIP. SE. Leo Triasto 2) Ir.Nama 1) Ir . 8 . 3) Telah ditetapkan Kebijakan Akuntansi Sistem dan Prosedur berdasarkan Kepmendagri Nomor : 8 Tahun 2001 tanggal 10 Agustus 2000 tentang Pedoman Sistem Akuntansi PDAM. 6) Telah dibentuk Satuan Pengawas Intern. 2) Telah ditetapkan susunan Badan Pengawas dan Direksi berdasarkan keputusan Bupati Cilacap. Bupati maupun Direksi. dengan susunan sebagai berikut : 1) Direktur Utama : Drs.010 220 111 3) Direktur Bidang Umum : Mulyanto. 500 082 453 F. MM NIP.2/471/05/ Tahun 2003 dan 821.2/00170/04/Tahun 2004 . A. Pengendalian Intern 1) Telah ditetapkan struktur organisasi dan uraian tugas berdasarkan Keputusan Bupati Cilacap Nomor : 060/759/26/1992 tanggal 2 Agustus 1992.MM 3) Sarijo. Alriyanto. SH Kedudukan Ketua Sekretaris Anggota c. 5) Telah ditetapkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan yang disyahkan dengan Keputusan Bupati Cilacap. Susunan Direksi. 7) Penempatan pegawai sesuai dengan uraian tugasnya. Susunan Direksi PDAM Kabupaten Cilacap ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Cilacap Nomor : 821.010 072 576 2) Direktur Bidang Teknik : Ir. 4) Telah ditetapkan berbagai Kebijakan baik dari Mendagri. Bambang Riyadi.

Pendapatan yang berasal dari usaha kerjasama dengan pihak ketiga berupa Royalti 9 . d. 8 tahun 2001 Tanggal 10 Agustus 2000 tentang Pedoman Akuntansi PDAM diantaranya : 1. Pendapatan penjualan air diakui. Asumsi Dasar Akuntansi Asumsi Dasar Akuntansi Sesuai dengan Standart Akuntansi Keuangan ( SAK ) yang berlaku adalah sebagai berikut : a. dicatat dan dilaporkan tiap – tiap bulan berdasarkan rekening tagihan yang diterbitkan atau pada saat penerimaan uang untuk transaksi penjualan secara tunai. Pendapatan denda atas keterlambatan pembayaran diakui dan dicatat pada saat denda tersebut diterima. Kelangsungan Usaha. c. Seluruh pendapatan baik pendapatan usaha maupun diluar usaha diakui pada saat timbulnya transaksi dan atau pada masa prestasi dinikmati meliputi : a. 2) Jika menurut ketentuan yang berlaku pelanggan dapat memenuhi kewajibannya dengan cara mengangsur maka pengakuan serta pencatatan pendapatan dilakukan pada saat ditandatanganinya kontrak sambungan baru dengan mendebet Sambungan Baru Yang Akan diterima dan mengkredit Pendapatan Sambungan Baru. b. selanjutnya agsuran pembayaran yang jatuh tempo 1 (satu) tahun mendatang direklasifikasi ke Piutang Rekening Non Air. Akrual 2. b. Kebijakan Akuntansi Kebijakan Akuntansi PDAM ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Negara Otonomi Daerah No. Pengakuan Pendapatan.G. Pendapatan sambungan baru dan non air lainnya diakui dan dicatat seluruhnya dengan memperhatikan ketentuan – ketentuan berikut ini : 1) Jika prosedur pembayaran disyaratkan secara tunai pendapatan dicatat dan diakui pada saat pembayaran dan tidak dicatat kedalam rekening piutang.

c. Penilaian Piutang a. 5. sedangkan persediaan bahan operasi lainnya dicatat berdasarkan physical 10 bahan kimia dan bahan operasi . Persediaan bahan instalasi dicatat berdasarkan perpetual inventory method.e. terdiri dari lainnya. Penerimaan dana meter dari pelanggan yang dimaksudkan untuk pemeliharaan meter air tidak dapat diakui sebagai pendapatan akan tetapi diakui sebagai kewajiban dalam perkiraan Cadangan Dana Meter pada saat pembayaran diterima. Piutang harus disajikan dalam laporan keuangan dengan nilai tunai yang dapat direalisasikan. Penyisihan piutang tesebut dikecualikan bagi tagihan kepada instansi Pemerintah. Khusus untuk piutang usaha yang mempunyai kemungkinan tidak tertagih dibuatkan penyisihan dalam jumlah yang layak dengan pengelompokan umur piutang sebagai berikut : Diatas 4 s/d 6 bulan Diatas 7 s/ d 12 bulan Diatas 1 s/ d 2 Tahun Diatas 2 tahun 30% 50% 75% 100% b. Piutang yang telah berumur diatas 2 tahun diklasifikasikan sebagai piutang tidak tertagih dan sudah dapat diusulkan kepada Badan Pengawas untuk dihapus setelah mendapat persetujuan dicatat secara ekstra komtabel dan tetap diusahakan penagihannya. 3. Pengakuan Biaya Biaya diakui dan dicatat dalam periode terjadinya transaksi 4. Persediaan dikelompokan menjadi : Persediaan bahan Operasi. Persediaan Bahan Instalasi. Pencatatan Dan Penilaian Persediaan Persediaan dinilai berdasarkan harga perolehan dan pencatatannya menggunakan metode FIFO. Piutang yang telah berumur diatas 1 s/d 2 tahun diklasifikasikan sebagai piutang ragu – ragu.

00 3) Pembelian barang – barang tertentu yang harga satuannya dibawah Rp. 200. b. maka biaya pemindahan tersebut dibuku sebagai beban tahun berjalan.00 dibuku sebagai 7. b.00 dan lazimnya dibutuhkan dalam jumlah lebih dari 1 ( satu ) buah sehingga harganya melampaui Rp. Persediaan bahan instalasi digolongkan dalam aktiva lain – lain.200. Rp. Pengeluaran Barang Modal Dan Biaya a. 2) Pengeluaran – pengeluaran untuk memindahkan instalasi ketempat lain.000. 200. 2) Barang – barang tersebut tidak dimaksudkan untuk dijual dan mempunyai masa manfaat lebih dari 1 tahun dengan batasan diatas Rp.000. Kategori pengeluaran biaya adalah sebagai berikut : 1) Pengeluaran – pengeluaran untuk mengganti komponen – komponen instalasi yang bersifat rutin dibukukan sebagai biaya.000. Aktiva Tetap Dan Penyusutan a. Aktiva tetap dicatat berdasarkan harga perolehannya / harga belinya termasuk semua biaya yang dikeluarkan sampai aktiva tetap tersebut siap dioperasikan. Aktiva tetap yang dibangun sendiri dicatat sebesar seluruh nilai bahan / peralatan yang dipergunakan termasuk biaya pengerjaan dan biaya umum lainnya yang terkait. Jika perbaikan komponen tersebut memberi tambahan masa manfaat dari aktiva tersebut dan nilainya melebihi pengurang akumulasi penyusutan. 6.00 maka transaksi pembelian tersebut harus dibukukan sebagai pengeluaran barang modal.000. Kategori pengeluaran barang modal adalah sebagai berikut : 1) Pengeluaran – pengeluaran untuk pembelian barang – barang berwujud dalam bentuk siap pakai atau dibangun lebih dulu untuk digunakan dalam operasi perusahaan.inventory method. 200. 11 .

Biaya tersebut diamortisasikan menurut taksiran masa manfaatnya.716.039. Kas dan Bank Saldo Kas dan Bank per 31 Desember 2005 dan 2004. Aktiva tetap disusut sesuai dengan UU No. a. Pengeluaran – pengeluaran yang belum diakui sebagai beban dalam periode terjadinya pengeluaran karena memberikan manfaat untuk masa – masa yang akan datang dicatat sebagai biaya ditangguhkan. Utang Jangka Panjang Bagian utang jangka panjang dicatat berdasarkan realisasi penarikan dana ditambah bunga masa tenggang yang tidak akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun mendatang. 10.135.748. PENJELASAN POS – POS NERACA DAN LABA ( RUGI ) POS –POS NERACA 1. Beban Bunga pinjaman jangka panjang yang digunakan untuk membiayai kontruksi dibuku sebagai penambah biaya kontruksi selama masa pembangunan sampai aktiva tersebut selesai dan siap dioperasikan.04 / 1994.00 dengan rincian sebagai berikut : 12 .360. 8. masing-masing sebesar Rp1.c. Apabila taksiran manfaat tidak dapat di identifikasikan secara pasti maka ditetapkan berdasarkan taksiran yang layak. H. b.438. Bunga Pinjaman Dalam Masa Kontruksi. Setelah masa kontruksi bunga tersebut dibebankan sebagai biaya tahun berjalan dan dikelompokan dalam biaya umum dan administrasi. Pencatatan Utang/Kewajiban Utang dicatat secara lengkap agar tergambar seluruh kewajiban perusahaan yang terutang pada akhir tahun. Biaya Yang Ditangguhkan Dan Kebijakan Amortisasi. 11. 10 tahun 1994 yang secara terinci diatas ditulis dalam surat keputusan Menteri Keuangan Nomor : 82 / KMK. 9.17 dan Rp 1.

Jumlah Deposito per 31 Desember 2005 sebesar Rp6.00 19.00 40.00 7.510.00 62.537.000.521.792.07.00 1.808.369.401.000.462.00 23.00 17.000.425.335.909.900.00 3.000.000.716.000.196.00 125.748.428.359.00 6.000. Rek 01.00 2.507.947.354.00 20.264.000. Mandiri & BKK di Kabupaten Cilacap.150.00 20.679.000. Rek BKK Cilacap Tengah No.00 4.785.242.068.000.000.00 2.000.697.925.152.00 4.000.Rek 1–012-00197-2 BPD Capem Majenang No.295.840.530.00 5.000.00 40.Rek 1006-120 BRI Capem Nusawungu BPD Capem Sidareja No.982.00 Jumlah tersebut telah sesuai dengan hasil opname dan rekonsiliasi Bank 2.00 30.000.SUK BKK Sidareja Jumlah Total Kas dan bank 2005 (Rp) 14.00 40.520.00 30.00 110.000.00 dengan perincian sertifikat deposito sebagai berikut: 2005 (Rp) Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri 262542 334312 334043 334926 346101 354047 354367 354525 346660 110. Deposito Deposito tersebut merupakan saldo Deposito berjangka 1 bulan & 12 bulan bersifat roll-over secara otomatis.00 11.00 11.000.Rek 1–045-00032-7 BRI Capem Maos No.00 97.005.118.00 13 .735.986.991.17 2004 (Rp) 15.00 1.438.000.000.00 2.00 40.053.102.135.000.331.000.Rek 31-39-0087 BRI Capem Kesugihan BRI Capem Jeruklegi Bank Mandiri No.000.00 1.460.505.00 15.00 dan per 31 Desember 2004 sebesar Rp4.00 100.795. Rek 5100-4571 BMT Al Mujahidin No.399.000.948.00 734.000.00 232.00 3.17 1.00 1.00 2004 (Rp) 44.00 1.000.000.416.288.000.000.786.000.060.000.000.513.17 1.000.000. Rek 139-00-043432-8 Bank Syariah No.926.000.Kas Kas tunai Kas kecil Kas Uang MukaKerja Jumlah Giro Bank pada BNI Cabang Cilacap BPD Cabang Cilacap No.00 4. BPD.00 125.000.741.652.00 11.206.00 100.220.000.521.639.039. Rek BPD Capem Kroya No.019.011.00 3.00 820.000. pada Bank BNI.000.005.001.00 69.763.360.975.981.999.499.00 21.254.990.

000.000.000.000.000.000.000.000.00 40.000.000.00 150.000.000.000.00 100.00 100.00 140.000.00 14 .00 175.000.000.00 100.00 150.00 100.00 165.000.000.000.000.00 240.00 150.000.000.000.00 175.00 100.000.000.000.000.000.000.000.00 100.00 50.00 310.000.000.00 100.00 100.000.00 155.000.000.00 200.000.00 150.000.00 201.000.00 47.000.00 150.00 75.000.00 100.000.000.00 100.00 100.00 100.00 11.00 201.00 20.000.000.000.00 300.00 70.000.000.00 100.00 100.000.000.00 47.000.000.000.000.000.000.000.00 100.000.00 40.00 100.00 11.00 500.000.000.000.00 100.00 30.000.000.00 500.000.000.000.000.000.000.000.00 100.00 240.000.000.00 150.000.00 50.000.00 40.000.000.000.000.000.000.000.00 100.000.000.000.000.00 50.000.000.000.00 10.00 150.00 125.00 100.000.00 10.00 44.000.000.000.000.00 100.000.00 140.00 70.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.00 11.000.000.000.00 50.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.00 100.00 100.000.000.000.000.000.00 100.000.00 200.000.000.000.000.000.00 300.000.000.000.000.000.00 150.00 50.000.000.000.000.000.000.000.000.Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri Nomor seri 346905 354059 355529 355788 355789 355820 355832 355833 355298 355299 355862 0033648 0033582 0033583 0033593 0033632 0033647 0033671 0033700 0033757 0033801 0033802 020038 020149 020150 030114 196116 03518 50020302 0019272 275998 355150 0033811 0033812 0033827 0033828 0033837 0033838 0033917 0033953 0033965 0033978 0021005 0021138 00455 002103 50020307 950120 030114 196116 970209 150.000.00 150.000.000.000.00 290.000.000.000.000.00 11.00 155.000.000.00 150.

559.915.00 1.000.00 2004 (Rp) 115.145.695.515.997.00 5.389.00 3.00 dan Rp1.530.209.00 dengan perhitungan sebagai berikut : 2005 (Rp) Piutang Air Piutang Non Air Jumlah Penyisihan Piutang 151.00 Dalam jumlah tersebut termasuk piutang usaha yang telah berumur lebih dari 2 tahun untuk tahun 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp116.00 141.00 terdiri dari: 2005 (Rp) Piutang Air Piutang Non Air Jumlah 110.00 terdiri dari : 2005 (Rp) Piutang Air Piutang Non Air Jumlah 1.308.806.Nomor seri Nomor seri Jumlah 020150 276474 30.00 1.356.775.000.195.963.00 2004 (Rp) 177.470.566.853.400.00 15 .000.249.013.710.013.655.000.475.060.961.00 10.278.130.315.806.00 dan Rp141.725.510.000.475.00 29.000.209.814.814.00 2004 (Rp) 1.00 dan Rp 207.356. Piutang Usaha Saldo piutang air dan non air per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp1.00 4.875.195.00 207.677.00 162.693.070.00 310.580.358.368.000.00 116.719.00 117.425. Saldo penyisihan piutang per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp162.00 4.763.670.368.470. Penyisihan Piutang Usaha Penyisihan piutang usaha tersebut dibentuk setiap akhir tahun terhadap kemungkinan tidak tertagihnya usaha kepada pelanggan umum / perorangan kecuali instansi Pemerintah / TNI.278.559.070.00 86.00 25.000.530.00 6.

349.00 28.00 2.921.593.00 8.00 84.00 9.531.00 2.300.358.00 100 8.725.488.00 30 8.00 162.702.059. 162.00 10.00 2.00 110.604.00 Rp.511.546.525.450.150.250.530.00 28.00 5.075.213.804.175.00 75 24.472.525.00 1.997.691.00 1.434.00 5. 5. Air Lancar : 1 s/ d 3 bulan 4 s/ d 6 bulan 7 s/ d 12 bulan Jumlah Lancar Ragu – ragu 1 s/d 2 tahun 2 tahun keatas Sub Jumlah 32.160.321.00 1.321.00 2.644.Perhitungan penyisihan piutang usaha tahun 2005 adalah sebagai berikut: NoUraian 1.00 Jumlah ( Rp ) Instansi / TNI ( Rp ) Umum ( Rp ) % Penyisihan 50 11. Piutang Rek.466.357.00 Rp.00 5.915.775.170.975.00 100 107.00 3. 207.499.356.450.470.814.00 26.00 2.868.125.375.694. 44.559.250.375.546.125.369.321.00 84.368.00 4.00 76.702.00 151.531.045.613.036.874.559.961.00 1.00 1.00 75 1.150.450.00 4.00 7.450.00 2.462.00 76.559.450.00 28.466.670.725. Non Air Lancar : 1 s/ d 3 bulan 4 s/ d 6 bulan 7 s/ d 12 bulan Jumlah Lancar Ragu – ragu 1 s/d 2 tahun 2 tahun keatas Jumlah ragu-ragu Sub Jumlah Jumlah 2.00 dan Rp1.813.472.719.675.220.00 Penambahan penyisihan piutang usaha tersebut karena terdapat piutang yang belum dibayar.530.225.814.400.834.00 yang berupa Biaya dana pension Direksi untuk bulan Januari-Maret 2004 yang telah dibayar pada tahun 2003 16 .163. Piutang Rek.00 107.714.588.225.499.453.300.651.00 3.604.00 12.220.059.00 30 50 763.00 69.500. Pembayaran Di Muka Saldo pembayaran di muka per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp0.693.356.628.924.00 69.278.00 1.100.225.300.499.725.853.00 32.825.161.00 38.450.725.00 22.942.00 Penyisihan Piutang Usaha per 01-01-2004 Penyisihan Piutang Usaha per 31-12-2005 Penambahan penyisihan piutang usaha 2004 Rp.850.554.

902.00.05 20.688.265.556.235. Uang muka tersebut merupakan uang muka kerja Bagian Umum.187.243.974.985.983.72 17 .464.915.082.487. Jumlah tersebut telah sesuai dengan stock opname Persediaan Bahan Operasi yang dilakukan PDAM Cilacap. Aktiva Tetap Nilai buku Aktiva Tetap per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp21.33 1.29 21.Trans / Distr Inst.00 dan Rp4.658.025.09 3.740.60 Akumulasi Penyusutan (Rp) 442.618.10 14.09 1. 8.922.734.25 981.967.581.90 2. 9.614.867.72 406.084.580.366.011.74 6.980.594.461.197.85 184.885.863.215.961.524.301.267.737.915.575.52 28.130.34 42.058.88 Nilai Buku ( Rp) 189.04 93.000.523.72 dan Rp18.461.402.718.677.968.878.94 1.42 703.438.887. Uang Muka Kerja Uang Muka Kerja per 31 Desember 2005 dan 2004 sebesar Rp6.322.837.380.575.39 528.Sumber Inst.788.00 dan Rp116. Persediaan Bahan Operasi Saldo persediaan bahan operasi per 31 Desember 2005 dan 2004 sebesar masing-masing Rp189.65 2.00 yang telah sesuai dengan stock opname ATK.553.00. Umum Bangunan Kendaraan Inventaris kantor Jumlah Nilai Perolehan ( Rp) 189.884.283.535.350.597.78 472.42 13.Perpompaan Inst.341.907.094.00 1.372.50 879.069.000.81 90.42 260.6.887.120.769.341.182.060.388.Pengolahan Inst.00 dengan rincian tahun 2005 sebagai berikut : Jenis Aktiva tetap Tanah Inst.902.052.043.00 dan Rp9.821.381.069.81 850.594.689.633.136.126.75 233. Persediaan ATK Saldo Persediaan ATK per 31 Desember 2005 dan 2004 sebesar Rp16. 7.816.

900.89 457.241.952.00 Rp 5.00 Rp1.963.463.00 yang terdiri atas : 18 dan 2004 sebesar .687.523.085.239.059.00 Rp 238. Persediaan bahan Instalasi Saldo persediaan bahan instalasi per 31 Desember 2005 Rp1.04 Rp 356.673.00 Rp 242.72 (18.925.267.404.228.985.341.00 Rp3.302. P2SP.691.88 Rp 90.075.863.92 dan Rp688.673.00 Rp 120.257.106.635.271.88 Beban Penyusutan aktiva tetap selama tahun 2005 sebesar Rp 2.182.106.60 (20. Pengembangan Air Bersih dan Proyek Penanggulangan Darurat Prasarana Penyehatan Lingkungan Tahun Anggaran 2001 / 2002 / 2003 sebesar Rp5.228.655.24 Jumlah tersebut dialokasikan ke dalam : Beban Instalasi Sumber Beban Instalasi Pengolahan Beban Trans / Distr Beban Umum dan Administrasi Jumlah Rp Rp 28.040.106.575.925.259.175.284.250.88) 21.059.070.940.24 10.673.090.460.388.397.88 (2.000.444.765.929.00 Rp 45.88 terdiri atas : Sumber Instalasi Pompa Instalasi Pengolahan Instalasi Trans / Distr Instalasi Umum Bangunan Kendaraan Inventaris Kantor JUMLAH Rp 14.084.386.949.72 Penambahan aktiva tetap selama tahun 2005 dan Proyek Bantuan PDP-SE.945.940.228.050.377.Mutasi aktiva tetap selama tahun 2005 dapat disajikan sebagai berikut : Uraian Nilai perolehan Akumulasi Penyusutan Nilai buku Saldo Akhir Per 1-1-2005 (Rp) 36.341.940.920.197.08 Mutasi Debet (Rp) 5.64) 18.438.130.24) 3.069.059.64 Saldo Akhir Per 31-12-2005 (Rp) 42.925.370.919.24 Rp 2.230.227.06 Rp 1.

21 942. 13.00 terdiri dari: 19 .00 0. Piutang Lain – lain Saldo piutang lain-lain per 31 Desember 2005 dan 2004 sebesar masing-masing dan Rp46.358.69 14.269.404.900.091.165.69 terdiri dari: 2005 (Rp) Penyusutan beban tahun 2002 & 2003 Jumlah 0.904.485.165.00 12.34 694.971.949.00 0.00 dan Rp4.485.55 Jumlah tersebut telah sesuai dengan stock opname yang dilakukan PDAM terhadap persediaan bahan instalasi.000. Akumulasi Penyusutan Aktiva Tidak Berfungsi Saldo akumulasi penyusutan aktiva tidak berfungsi per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp0.015.225.71 1.00.00 46.100.00 0.000.485.090.269. Kerugian Ditangguhkan Saldo kerugian ditangguhkan per 31 Desember 2005 dan 2005 sebesar masingmasing Rp0.900.291.00 20.00 dan Rp235.091.69 Rp4.500.723. Aktiva Tidak Berfungsi Saldo Aktiva Tidak Berfungsi per 31 Desember 2005 dan 2004 sebesar masingmasing Rp0.445.193.000.00 dan Rp4.000.504.21 545.00 8.00 Rp11.504.00 38.720.996.2005 (Rp) Persediaan Pipa Persediaan Accessories Jumlah 148.165.00 2004 (Rp) Rp4. 11.723.92 2004 (Rp) 148.269.00 terdiri dari: 2005 (Rp) Piutang mantan petugas kasir Piutang Uang Muka Kerja Piutang Kas Kecil Jumlah 7.00 2004 (Rp) 8.493.900.

Hutang Usaha Saldo Utang Usaha per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp152.100.00 dan Rp349. Jumlah tersebut merupakan saldo tagihan sambungan baru yang akan diterima. yang berasal dari pemasangan sambungan baru pelanggan yang dibayar secara angsuran.00.904. 18. yang terdiri dari: 20 .700.311. Uang Jaminan Listrik.00.718.588.00. Uang Muka Pajak Saldo uang muka pajak per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp0. 17.00 dan Rp9.575.079.00.00 Selisih piutang dengan bukti fisik rekening diketahui terjadi dari tahun 2002 sampai dengan 2003.350. Selisih tersebut masih terusmenerus dicari penyelesaiannya oleh Satuan Pengawas Intern PDAM. Saldo tagihan sambungan baru yang akan diterima dari pelanggan per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp265.500. 15.720. selanjutnya dibebankan sebagai kerugian luar biasa Tahun 2005. Saldo uang jaminan listrik per 31 Desember 2005 dan 2004 pada PLN masingmasing sebesar Rp53.00 235. Pemindahan ke dalam rekening piutang langganan non air dilakukan apabila angsuran telah jatuh tempo dan diterbitkan rekeningnya 16.360.825.100.020.00 0.00 dan Rp61.725. yang disebabkan antara lain tidak akuratnya data buku pembantu piutang langganan pada system off line dan kehilangan fisik rekening karena kesengajaan dan kelalaian petugas.2005 (Rp) Kerugian ditangguhkan Air Kerugian ditangguhkan Non Air Jumlah 2004 (Rp) 177.859.487. Atas selisih yang tidak dapat ditagihkan kepada pihak lain.00 58. Sambungan Baru yang akan diterima.

98 2004 (Rp) Rp. 21 .00.659.66) 22.66 Rp431.645.133. Hutang Jangka Panjang yang Telah Jatuh Tempo 2005 (Rp) Pinjaman ADB 1198-INO 2.659. 21.358.659.659.603.659. karena telah jatuh tempo pada Tahun 2004 dan belum dibayar oleh perusahaan.66 431.603.659.603.00 dan Rp109. Hutang Non Usaha Saldo hutang lainnya per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp108. Hutang Jangka Panjang yang Akan Jatuh Tempo 2005 (Rp) Pinjaman ADB 1198-INO Jumlah 431.66 2004 (Rp) 431.298.659. 20. 1.66 431.66 Jumlah tersebut merupakan saldo hutang jangka panjang yang akan jatuh tempo per 31 Desember 2006.184.910.66 (Rp431. Mutasi Saldo Hutang Jangka Panjang yang Akan Jatuh Tempo terinsi sebagai berikut: Saldo per 31 Desember 2004 (Audited) Reklasifikasi ke Hutang Jangka Panjang yang Telah Jatuh Tempo 2005 Hutang jangka Panjang yang Akan Jatuh Tempo 2006 Saldo per 31 Desember 2005 Rp431. Hutang Pajak Hutang Pajak per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp0.545.19.603.893.342.00 dan Rp2.603.603.603. yang diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek.00.66 Rp431.957.310.659.496.603.32 Jumlah tersebut merupakan saldo kumulatif hutang jangka panjang yang berasal dari bagian angsuran hutang pokok penerusan Pinjaman ADB 1198-INO.

774.937.39 1.452.00 dan Rp.957.Mutasi saldo Hutang Jangka Panjang yang Telah Jatuh Tempoterinci sebagai berikut: Saldo per 31 Desember 2004 (Audited) Reklasifikasi ke Hutang Jangka Panjang yang Akan Jatuh Tempo 2004 Saldo per 31 Desember 2005 23.774.659.02 Saldo Audited Akan Jatuh Tempo Jumlah Mutasi sebesar Rp431.66 Rp2.247.036.652.957.484.722.00 yang akan dikembalikan setelah 22 .603.99 1.452.659.884.36 2004 (Rp) 4.69 dengan rincian sebagai berikut: 2005 (Rp) Bunga dan Denda Tahun 2000 Bunga dan Denda Tahun 2001 Bunga dan Denda Tahun 2002 Bunga dan Denda Tahun 2003 Bunga dan Denda Tahun 2004 Bunga dan Denda Tahun 2005 Jumlah 625.224.239.937.596.592.99 1.57 836.940.737.68 dan Rp.385.652.829.432.57 836.893.715.060.198.663. 25.663.910.54 890. Jaminan Langganan Saldo Uang Jaminan Langganan air minum per 31 Desember 2005 dan 2004 sebesar Rp.036.596.02 (431.104.198.603.005.66) 3.342.247.36 dan Rp4.432.277.224.54 890.69 Rp 1.66) 3.676.715. Pinjaman Luar Negeri Saldo tersebut merupakan kewajiban jangka panjang PDAM atas penerusan Pinjaman ADB 1198-INO Nomor SLA-774/DP3/1994 tanggal 24 Oktober 1994.104.20 5.722. Biaya yang Masih Harus Dibayar Saldo Biaya Yang Masih Dibayar per 31 Desember 2005 dan 2004 masingmasing sebesar Rp6.603.603.745.32 Rp 431.940.005.829.68 (431.484.977. Saldo Pinjaman Luar Negeri per 31 Desember 2004 dan 2003 sebesar Rp3.20 1.496. 111.66 merupakan reklasifikasi Hutang jangka Panjang ke dalam Hutang Jangka Panjang yang Akan Jatuh Tempo.655.39 1.316.737.659.060.977. 5.298.277.659.516.884.99 6.316.516.68 dengan rincian sebagai berikut: 2005 (Rp) 3.592.239.68 2004 (Rp) 625.98 24.

72 23 .784.561.00 26.74 Rp. 27.00 108.32 Rp 65.536.000.2000 dan 2005 dengan rincian sebagai berikut : Tahun 1999 Tahun 2000 Tahun 2004 Tahun 2005 Jumlah Rp. 23.286. 76.655.613.655.776.972.385.99 Rp104. Cadangan Dana Meter Saldo Cadangan Dana meter per 31 Desember 2005 dan 2004 sebesar Rp4.024.609.50 yang berasal dari pembagian laba tahun 2000.729.91 28. 2004 dan 2005 dengan rincian sebagai berikut: Tahun 2000 Tahun 2004 Tahun 2005 Jumlah Rp 1.428.523.561.428. Cadangan Umum Saldo cadangan umum per 31 Desember 2005 dan 2004 sebesar Rp342.068.86 Rp322.448.981.637.00 2004 (Rp) 113.02 dan Rp99.673. yang berasal dari pembagian laba tahun 1999 .50 Rp 43.980.690. Cadangan Sosial Pendidikan Saldo Cadangan Sosial dan Pendidikan per 31 Desember 2005 dan 2004 sebesar Rp163.00 dan Rp.949.00 Rp157.092.914.655.968.48 dan Rp1.00 2.137. 3.471.000.00.06. dengan rincian sebagai berikut: 2005 (Rp) Saldo Audited Mutasi Jumlah 111.774.pelanggan yang bersangkutan tidak lagi menjadi pelanggan.999. Jumlah tersebut merupakan saldo cadangan dana meter yang secara bertahap akan digunakan untuk penggantian / perbaikan water meter pelanggan.345.00 111.594.989.831.207.23 Rp150.385.755.417.00 2.246.

11.208.29.445.445. 33.86 Rp260.11/107 tanggal 29 Juli 1997 antara Pimpro P2AB Jateng kepada Bupati Cilacap dengan nilai sebesar Rp1.60 dan Rp3.962.183.079.208.406.652.471. 2004 dan 2005 dengan rincian sebagai berikut: Tahun 2000 Tahun 2004 Tahun 2005 Jumlah Rp. Dana Pensiun Dana Pensiun per 31 Desember 2005 sebesar Rp148. Jumlah tersebut merupakan Dana Pensiun yang disediakan oleh PDAM Cilacap sehubungan dengan perolehan laba perusahaan tahun 2005.01. Kas Daerah Kewajiban terhadap Pemerintah Daerah melalui Kas Daerah tahun 2005 sebesar Rp262.997. Modal Pemerintah Pusat Saldo Modal Pemerintah Pusat per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp2. Proyek Penyediaan Air Bersih untuk pembangunan IKK Jeruklegi sesuai Berita Acara Pengesahan Nomor : UM. Cadangan Jasa Produksi Belum Dibagi Cadangan Jasa Produksi per 31 Desember 2004 dan 2005 adalah sebesar Rp280. 31.246. Dengan rincian: 1.322.403.08. 37. 37.594.177.6.459.825.979.525.60.99 Rp157.08.310.561.452.49 dan Rp.078.972.730.287. Jumlah tersebut merupakan Dana Pengembangan yang disediakan oleh PDAM Cilacap sehubungan dengan perolehan laba perusahaan tahun 2005. Jumlah tersebut merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh PDAM Cilacap sehubungan dengan perolehan laba perusahaan tahun 2005. Dana Pengembangan Dana pengembangan per 31 Desember 2005 sebesar Rp372. 32.22.36 30.60 24 .52 merupakan jasa produksi yang belum dibagi yang berasal dari pemabagian laba tahun 2000.52 Rp 65.

311.610.931.a/27/2002 tanggal 16 Nopember 2002.800. serta BA hibah status asset P2AB No. Jumlah asset yang dihibahkan dari Pemerintah Pusat tersebut telah sesuai dengan yang tercatat Dalam Neraca PDAM Proyek bantuan PDP-SE.42 Hibah asset dari Pemerintah Pusat sesuai SK.00 sesuai BAP Nomor 610/6094.484.484.687.282.000. Proyek Penanggulangan Darurat Prasarana Penyehatan Lingkungan Pemukiman Tahun Anggaran 2003 sebesar Rp728.000. Proyek Pengembangan air bersih dan proyek penanggulangan darurat prasarana penyehatan lingkungan Jumlah 6.245.700.954.874.000.00 sesuai BAP Nomor 65/KPTS/BPPD/PPLP/IX/05 tanggal 30 September 2003.70 dengan rincian sebagai berikut: 25 . Modal Pemerintah Daerah Saldo Modal Pemerintah daerah Kabupaten Cilacap per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp17.610. Proyek PDP-SE Penyediaan Prasarana Air Bersih Tahun Anggaran 2002 sebesar Rp311.484.687.484. Modal Hibah Saldo modal hibah per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp365. 4.42 15.02 dengan rincian sebagai berikut : 2005 (RP) 11.00 4.795.2.42 2004 (Rp) 11. Proyek PDP-SE Penyediaan Prasarana Air Bersih Tahun Anggaran 2001 sebesar Rp293.916. Menteri Keuangan Nomor : S.311. Proyek PDP-SE Penyediaan Prasarana Air Bersih Tahun Anggaran 2002 sebesar Rp480.88/BA/W.484.270.619.70 dan Rp134.00 sesuai BAP Nomor 610/7196/27/2002 tanggal 19 Desember 2002.785.00 17.090.583. 3.270. 5.222.044.42 dan Rp18.6500/94 dan S1897/97. P2SP.11/97 tanggal 5 Juni 1997.595. 34.000.350.00 sesuai BAP Nomor 050/504/05 tanggal 05 Desember 2005.42 35.298.756.

971.489.600.88) (193.781.70 2004 (Rp) 134.949.996.899.96) 37.38.949.34) (7.00 0.044.808.67) 0.589.906.090.183.28) 96.712.441.985.42) (448.Tiga buah pompa dari PT Chaimas kepada PDAM Kabupaten Cilacap dengan Berita Acara Penyerahan Nomor 03/BA/CM/X/2003 tanggal 7 Oktober 2003.222.88) (193.96 terdiri atas : 2005 (Rp) Kerugian selama BPAM Kerugian setelah BPAM Tahun 1992 Tahun 1993 Tahun 1994 Tahun 1995 Tahun 1996 Tahun 1997 Tahun 1998 Tahun 1999 Tahun 2000 Tahun 2001 Tahun 2002 Tahun 2003 Jumlah (4.756.049.182.82) (193.044.044.331.78) (377.807.312.34) (7.15 (597.996.186.00 (547.00 0.626.67) 0. Laba ( Rugi ) Tahun Lalu Jumlah tersebut merupakan akumulasi kerugian dari sejak Badan Pengelola Air Minum (BPAM) per 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp7.429.00 (547.70 36.949.441.28) (487.132.899.186.906.605.183. 26 .42) (448.090.602.77) (361.600.589.600.262.15 (597.331.429.600.771.28) (487.87) (211.012.971.985.949.77) (361.262.279.182.949.600.331.70 231.82) (193.87) (211.28) 96.012.626.605.279.00 365.78) (377.489.781.807. Barang-barang yang diambil dari PS2P Semarang Jumlah 2005 (RP) 134.090.96) 2004 (Rp) (4.602.771.70 134. Laba ( Rugi ) Tahun Berjalan Hasil usaha PDAM Kabupaten Cilacap dalam tahun buku 2005 sebesar Rp1.

334. Beban Penyusutan Pengolahan Sub Jumlah Rp.016.409.45 19.06 Rp.88 2004 (Rp) 2.328.633.274.49 27 .00 13. .573.00 .634.51 yang terdiri atas: 2005 (Rp) Beban Sumber Beban Pengolahan Beban Transmisi/Distribusi Jumlah Beban Langsung Usaha 2.390.094.250.686.00 80.070.730.493.55 Rp.00 28.280.358.465.95 7. Rp Rp.673.390.00 16.240.240.49 3.00 2.615.132.233.00 2.605.605.121.730.52 2.397.219.00 2.00 dan Rp7.409.73 1.44 2.615.26 7.999. Pendapatan Usaha Pendapatan Usaha terdiri dari Pendapatan Penjualan Air dan Non Air.711.217.440. Beban Langsung usaha Beban Langsung Usaha untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp.493.131.493.016.608.332.575.700.608. Pendapatan Usaha untuk periode yang berakhir 31 Desember 2005 dan 2004 masingmasing sebesar Rp16.241.89 Rp.112.328.00 dan Rp13.928.POS – POS LABA ( RUGI ) 1.500.929.358.51 Perincian lebih lanjut dari masing-masing Beban Langsung Usaha untuk periode yang berakhir 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut: Beban Sumber Beban Operasional Sumber Beban Pemeliharaan Sumber Beban Air Baku Beban Penyusutan Sumber Sub Jumlah Beban Pengolahan Beban Operasional Pengolahan Rp. 2.374.633.44 Beban Pemeliharaan Pengolahan Rp.2.456.652. 457.086.828.233.500.999.290.981.907. yang terdiri atas : 2005 (Rp) Pendapatan penjualan air Pendapatan penjualan non air Jumlah Pendapatan Usaha 14.687.00 2004 (Rp) 11.98 Rp 2. 2.101.456.963.852.453.756.274. 9.

00 455.371.900. Beban Umum dan Administrasi Beban Umum dan Administrasi untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp8.322.930.684.00 324.683.597.299.681.772.00 1.045.00 Jumlah pendapatan lain – lain per 31 Desember 2005 yang terdiri atas : Pendapatan Bunga Dep & Jagir Beban Lain – Lain Rp 561.969.723.285.853.81 4.597.00 2.95 Rp 7.299.Beban Transmisi / Distribusi Beban Operasional Trans/Distr Rp 1.00 423.914.24 2004 (Rp) 1.676.81 yang terdiri atas: 2005 (Rp) Beban pegawai Adm Umum Beban Kantor Beban Hub.332.241.091.00 1.817.840.000.00 Beban Pemeliharaan Trans/Distr Rp 449. 3.823.542.543.007.86 Sub Jumlah Jumlah Rp.347.00 1.592.00 218.67 553.316.139.307.184.139.630.115. 1.00 425.17 Rp 8.239.99 356.723.647.349.369.465. Langganan Beban Keuangan Beban Penelitian dan Pengembangan Beban Pemeliharaan Beban Rupa – Rupa Beban Penyisihan Beban Penyusutan Jumlah Beban Umum dan Administrasi 2.50 15.937.700.209.001.158.570.014.180.065. Pendapatan Lain – Lain Pendapatan Lain-Lain untuk periode yang berakhir 31 Desember 2005 dan 2004 masing-masing sebesar Rp553.462.00 yang terdiri atas: 2005 (Rp) Jasa Giro dan Bunga Deposito Jumlah Pendapatan Lain-lain 553.00 345.644.88 3.67 dan Rp218.681.375.853.981.765.132.681.67 2004 (Rp) 218.309.252.347.711.853.902.25 8.00 373.020.723.09 Beban Penyusutan Trans/Distr Rp.50 28 .369.086.24 dan Rp 6.397.889.11 6.450.914.772.370.259.914.686.667.00 294.630.20 59.00 384.00 356.

00 Rp 48.969.000.00 Rp 5.037.086. Perhitungan Pajak Penghasilan Badan Dalam Tahun Buku 2005.00 Rp 561.328.312.683.00 Rp182.38 setelah audit.307.00 Rp345.643.901.00 Rp 1.38 Koreksi Fiskal Negatif : Pendapatan bunga jagir dan deposito Penjualan Aktiva Tetap Jumlah laba (rugi) setelah koreksi fiskal Rp 561.00 Rp 66.407.00 Rp 919.17 Rp 0.I.00 Rp 46.177.38 Rp 41.049.17 Rp 1.00 Rp162.00 Rp 20.808.988.000.683.931.817.538.439.725.140.368.675.442.686. Koreksi fiskal adalah sebagai berikut : Laba (Rugi) Tahun 2005 sebelum pajak Koreksi Fiskal positif : Biaya pakaian Dinas Biaya Rapat dan Tamu Biaya Representatif Bantuan & Sumbangan Jamsostek Dibayar Perusahaan PPh 21 Biaya Perum Direksi Biaya Penyisihan Piutang Askes Rp 1.500.312.21 29 .493.645.817.049. perusahaan mengalami laba sebesar Rp1.220.808.840.

773.92 46.756.452.16 1.523.00 27.000.00 27.556.98 6.341.523.00 -135.00 365.Persediaan ATK .00 Kewajiban Lancar .000.00 29 77.14 1.526.575.08 372.88 .974.22 1.26 2.33 -20.92 Ekuitas .000.078.00 101.70 -7.014.375.603.755.980.518.72 260.366.00 68.13 1.Uang Muka Kerja .702.496.00 42 28 31 5.Hutang Non Usaha .869.342.99 157.215.2 1.000.LAMPIRAN I PDAM KABUPATEN CILACAP NERACA KOMPARATIF PER 31 DESEMBER 2005 AKTIVA Rekening Reff PER 31/12/2005 Sebelum Audit ( Rp ) Koreksi PER 31/12/2005 Audited ( Rp ) Rekening Reff PER 31/12/2005 Sebelum Audit ( Rp ) Koreksi KEWAJIBAN DAN EKUITAS PER 31/12/2005 Audited ( Rp ) Ref Debet Ref Kredit Ref Debet Ref Kredit Aktiva Lancar .68 2.729.392.35 3.489.Modal Pemerintah Pusat .267.000.Piutang Pajak .78 21.031.00 39 40 47 48 49 27 81.23 43.Hutang Usaha .24 1.831.21 152.880.00 1.508.575.98 6.210.806.00 1.859.535.70 329.36 113.00 58.00 .12 1.17 Kewajiban Jangka Panjang .00 333.242.326.00 193.069.Kas Daerah .Cadangan Sosial Pendidikan . Diterima .471.525.42 1.594.00 50 51 1.435.96 747.914.748.756.00 2.936.52 50 51 50 51 50 51 50 51 50 51 104.50 37.900.689.659.091.480. Penyusutan -21.735.277.215.Dana Pensiun 1.659.951.251.00 6.00 4.092.588.535.243.00 152.91 .746.23 2.Penyisihan Piutang 1.36 108.079.377.87 39 40 81.60 12 13 14 15 16 17 14.484.208.00 4.468.318.908.862.10 1.350.673.182.00 101.000.511.265.150.500.Aktiva Tidak Berfungsi .702.031.645.889.536.981.919.60 16.219.808.000.Persediaan Bahan Instalasi .55 76.133.369.331.10 -0.755.76 32.Jasa Produksi Belum Dibagi .4 1.860.82 33 34 35 36 37 52 6.68 9.070.00 16.00 43 32.99 322.209.645.406.425.Modal Pemerintah Daerah .Laba (Rugi) Tahun Lalu Jumlah Ekuitas 1.046.594.11 1.058.766.32 1.36 262.445.447.966.00 193.67 17.Pinjaman Luar Negeri Kewajiban lain-lain .079.00 30 58.659.Akum.Akumulasi Laba (Rugi) Tahun Lalu .716.310.00 1.957.737.957.92 46 41 30.261.98 262.708.37 19.00 42.197.310.600.00 -162.00 98.489.Persediaan Bahan Operasi Jumlah Aktiva Lancar Aktiva Tetap .Biaya Masih Harus Dibayar 16.81 TOTAL KEWAJIBAN & EKUITAS .Piutang Lain-Lain .989.091.00 189.954.87 32.17 6.471.013.949.00 1.70 -7.06 38 343.242.652.26 3.000.29 1.25 1.222.05 Aktiva Lain .00 9.08 17.00 0.98 104.691.66 24 10.00 8.7 1.00 365.00 29.19 1.10 109.723.Dana Pengembangan .394.390.827.614.049.435.928.00 1.462.058.17 722.456.554.566.50 265.00 1.20 1.218.489.908.549.5 1.561.452.161.83 3.729.549.00 0.66 .024.350.949.Lain .708.829.366.428.135.024.135.265.06 50 51 157.484.00 9.601.22 6.862.9 21.904.23 43.Kas & Bank .Samb.972.732.Cadangan Dana Meter 1.859.403.000.17 1.Hutang Pajak .000.097.17 6.00 431.980.00 .83 Nilai Buku 1.92 46.Nilai Perolehan 41 1.945.00 431.81 TOTAL AKTIVA 32.464.588.91 302.435.14 340.251.000.253.435.511.310.00 265.00 101.28 1.351.72 .000.722.222.447.500.86 65.89 210.246.663.078.Uang Muka Pajak Jumlah Aktiva Lain-Lain 1.00 3.697.60 15.679.443.78 32.866.Modal Hibah .246.425.00 11.Uang Jaminan Langganan 42.00 53.18 1.3 1.024.372.99 150.Deposito .806.00 42 44 45 5.177.00 108.17 101.360.213.691.30 1.742.00 1.046.000.495.511.974.000.96 0.575.949.Ak Penyst Akt Tdk Berfungsi .452.078.246.Modal Pemda yang Blm ditetapkan sta .Piutang Usaha .000.972.91 14.561.829.968.34 1.6 1.287.575.324.999.860.941.716.452.962.342.452. Baru YA.356.623.500.997.070.8 0.331.742.209.500.33 1.475.603.00 53.263.31 1.489.471.300.Pembayaran di Muka .222.462.942.193.000.023.050.994.940.Kerugian Ditangguhkan .748.325.38 329.264.485.677.02 262.553.277.Uang Jaminan Listrik .904.75 11.Laba (Rugi) Tahun Berjalan .Hutang Jk Panjang akan Jatuh Tempo 1.32 1.049.438.003.259.Cadangan Umum 1.831.496.00 13.090.690.000.37 32.312.60 .689.056.00 0.1 1.183.42 1.898.730.981.060.000.42 9.447.112.614.Hutang Jk Panjang telah Jatuh Tempo 6.814.600.419.08 148.863.00 0.850.27 99.224.15 1.00 Jumlah Kewajiban Lancar 189.070.485.438.86 65.00 Jumlah Kewajiban Lain-lain Jumlah Kewajiban 4.

334.LAMPIRAN II PDAM KABUPATEN CILACAP LAPORAN LABA ( RUGI ) KOMPARATIF PER 31 DESEMBER 2005 DAN 31 DESEMBER 2004 Rekening Reff PER 31/12/2005 Sebelum Audit ( Rp ) Koreksi Audited Ref Debet Ref Kredit Pendapatan Usaha .904.89 2.76 774.83 14 15 35 34 29.069.89 11.016.775.00 435.900.133.995.597.139.00 8.700.1 14.570.00 .464.300.870.00 14.756.566.17 20 48 4.Pendapatan Air .00 6.00 449.566.00 80.73 2.000.050.98 565.156.772.045.500.00 25.44 2.687.45 19.83 93.027.00 8.217.334.09 Beban Penyusutan .238.173.55 18.078.150.713.12 1.Beban Sumber 91.634.644.4 7.900.01 Beban Pegawai 2.09 18 301.341.086.919.306.700.500.575.000.679.493.528.274.889.325.529.500.00 28.00 46 30.904.652.24 2.800.584.000.50 2.721.280.616.860.377.112.Pendapatan Non Air Jumlah Beban Langsung .850.700.998.693.088.310.00 25.739.00 1.02 Beban Pemeliharaan 91.00 58.850.00 25.862.179.279.440.00 80.796.01 Beban Operasional 91.094.00 242.049.303.00 1.775.241.45 20.756.608.00 41.00 2.969.Beban Transmisi / Distribusi 93.870.00 50.00 5.828.00 722.738.300.500.740.780.397.24 8.75 8.112.645.00 323.732.01 Beban Operasional 92.2 2.482.991.860.00 12 13 33 14.456.505.121.09 Beban Penyusutan .00 58.615.633.746.233.500.944.601.131.00 56.464.240.98 457.117.059.00 16.464.716.03 7.Beban Pengolahan 92.00 28 31 36 52 68.000.068.635.09 Beban Penyusutan Jumlah Laba ( Rugi ) Kotor Usaha Beban Kemitraan 1.995.325.14 32.871.227.561.742.456.880.963.95 0.169.02 Beban pemeliharaan 92.78 2.828.285.000.493.452.471.428.121.00 Beban Umum & Admst.35 2.369.00 2.92 3.122.84 1.268.145.903.05 8.49 2.543.899.00 34.06 3. 96.09 47 333.00 2.3 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 11 34.02 Beban Pemeliharaan 2.135.358.00 16.766.01 Beban Operasional 93.729.386.575.05 2.850.00 2.317.00 76.605.261.00 56.00 135.700.288.087.014.870.55 9.605.03 Beban Air Baku 91.00 2.673.630.00 340.349.464.700.141.55 19 3 7 30 6.634.

Rekening Reff 96.950.00 29 77.33 1 11 18 19 20 21 22 23 32 37 34.05 Beban Keuangan 96.000.00 301.556.26 25 26 50.870.00 455.827.312.450.00 5.024.039.717.949.70 44 32 27.794.667.00 4.693.00 16 41.00 135.700.900.00 511.708.50 503.684.03 49 27 3.08 Beban Rupa-Rupa 1.753.464.070.990.902.370.126.600.00 323.00 243.00 17 27.592.000.775.335.177.551.00 2 5 9 10 24 25 26 25.700.259.288.490.303.00 204.75 2.300.686.549.00 1.209.914.Pendapatan Lain-lain .000.697.000.234.000.470.808.5 353.00 6.00 22 1.67 17.049.00 32.71 510.500.00 23 153.397.683.859.00 4 45 Koreksi Audited Debet Ref 259.500.500.Beban Lain-lain Jumlah Laba ( Rugi ) Sebelum Pajak 2.723.00 96.00 10.721.371.00 343.000.00 561.25 496.068.677.00 46.38 .239.00 9.500.00 2.402.00 242.00 425.00 1.253.02 Beban Kantor 96.99 423.07 Beban Penyisihan PER 31/12/2005 Sebelum Audit ( Rp ) Ref 454.67 747.440.238.00 96.00 259.817.03 Beban Hubungan Langganan 96.000.969.00 1.67 1.001.590.500.06 Beban Pemeliharaan 96.000.935.00 356.17 7.09 Beban Penyusutan Laba ( Rugi ) Usaha Pendapatan & Beban Lain .500.936.840.500.00 356.739.564.590.014.566.775.00 2.00 204.00 43 Kredit 11.740.115.950.840.000.00 345.918.133.950.024.647.616.780.00 6 8 21 310.945.392.00 46.50 553.475.375.00 9.317.00 350.17 8.681.04 Beban Litbang 96.482.468.470.00 210.904.060.708.499.007.73 38 376.898.00 511.262.

38 Cilacap.38 3.357.737.691.177.046.000.132.240.524.631.05) 1.619.525.312.60 16.67 2.499.812.70 (7.712.357.691.735.00 Modal Pemerintah Daerah Blm dittpkan Statusnya ( Rp ) 1. MM Direktur Utama .05 1 Saldo per 31 Desember 2004 2 Mutasi tahun 2005 Laba / Rugi tahun 2005 Jumlah 1.737.872.42 1.42 1.222.3.00 365.103.236. Budi SG Handoko.177.60 Modal Pemerintah Daerah ( Rp ) 14.079.112.079.00 Laba / Rugi Tahun Lalu (Rp) (7.678.712.525.049.38 14.00 1.484.049.619.756.000.697.049.046.312. 28 April 2006 Direksi Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Cilacap Drs.808.090.808.044. Laporan Perubahan Ekuitas PDAM KABUPATEN CILACAP LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KOMPARATIF TAHUN BUKU 2005 DAN 2004 NO URAIAN Modal Pemerintah Pusat ( Rp ) 3.722.000.70 231.00 Modal Hibah ( Rp ) 134.808.312.05) Laba / Rugi Tahun Berjalan (Rp) Jumlah (Rp) 11.252.484.

401.250.417.512.(Kenaikan)/penurunan Kerugian Ditangguhkan .565.878.940.357.20 1.406.(Kenaikan)/penurunan Aktiva tidak berfungsi 3.91 2.603.000.88) 4.874.493.4.943. Laporan Arus Kas Komparatif PDAM KABUPATEN CILACAP LAPORAN ARUS KAS KOMPARATIF PER 31 DESEMBER 2005 DAN 2004 No Urut A ARUS KAS OPERASI 1.00) 431.554.604.904.160.002.765.277.716.Kenaikan/(penurunan) Bunga Ymh Dibayar .66) 231.Kenaikan/(penurunan) Cadangan Dana Meter Sub Jumlah 2 Jumlah Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi ( A= 1 + 2 ) B ARUS KAS AKTIVITAS INVESTASI 1.447.487.360.Kenaikan/(penurunan) Hutang Pajak .808.37) C (5.587.40 2.936.385.340.57) (4.386.00) (109.745.059.00 (81.17 - 0.360.143.942.191.460.546.336.044.34 2.122.(Kenaikan)/penurunan Piutang Pajak .(Kenaikan)/penurunan Aktiva tidak berfungsi Jumlah Kas Bersih Dari Aktivitas Investasi (B) ARUS KAS AKTIVITAS PENDANAAN Kenaikan/(Penurunan) Jaminan Langganan Kenaikan/(Penurunan) Pinjaman Luar Negeri Kenaikan/(Penurunan) Modal Hibah Kenaikan/(Penurunan) Modal Pemerintah Daerah Kenaikan/(Penurunan) Modal Pemerintah Pusat 5.676.823.66 1.880.327.17 5.(Kenaikan)/penurunan Samb.278. Baru Yg diterima .00) (72.049.117.336.42 5.00) 1.167.916.00 (1.308.24 (44.00 (287.524.311.00 1.00 (4.00 16.00 (4.00) 83.00 7.907. 3.00) 235.04 3.208.000) (431.00 D E F .603.00 (3.749.62 97.(Kenaikan)/penurunan Bahan Instalasi .657.739.024.308.275.485.525.00 (9.512.942.031.282.438.620.708.603.228.75 15.047.00 (3.263.748.193.00 (487.630. Kenaikan/(Penurunan) Kas dan Setara Kas (A+B+C) Kas dan Setara Kas Awal Tahun Buku kas dan Setara Kas Akhir Tahun Buku (D+E) Uraian Tahun 2005 (Rp) 1.560.69) (5.817.011.925.37) 129.340.(Kenaikan)/penurunan Piutang Lain-lain .50) (396.00) (101.307.132.352.732.15) 182.673.549.362.00 5.(Kenaikan)/penurunan Uang Muka Pajak .(Kenaikan)/penurunan Biaya Dibayar Dimuka .(Kenaikan)/Penurunan Penyusutan Aktiva Tetap .00) (6.00 (431.659.468.00) 431.34 (32.388.176.430.00) (2.545. Saldo Laba 2.904. Kenaikan/(Penurunan) Laba dibagi Jumlah Kas Bersih Dari Aktivitas Pendanaan ( C ) 1.921.66) 4.00) 24.917.358.Kenaikan/(penurunan) Hutang Usaha .510.37) (37.02 6.70 1.00) (44.165. Penyesuaian Saldo Laba / Rugi Menjadi Kas Bersih Aktiva Operasi .712. .33 (5.(Kenaikan)/penurunan Uang Muka Kerja .(Kenaikan)/penurunan Piutang Usaha .672.863.936.673.566.438.99 1.954. 2.38 Tahun 2004 (Rp) 439.592.348.269.404.50 5.(Kenaikan)/penurunan Persediaan Bahan Operasi .224.605.902.00 90.00 9.926.712.00 2.833.084.(Kenaikan)/penurunan Aktiva tetap 2.720.000.545. .(Kenaikan)/Penurunan Penyisihan Piutang .00) 1.66 1.00 1.549.925.659.00) 1.046.988.578.00 5.325.50 16.040.00) (128.(Kenaikan)/penurunan Persediaan ATK . .299.Kenaikan/(penurunan) Hutang Lainnya .489.486.239.142.000.659.391.00 84.360.435.430.738.678.453.603.691.947.659.312.Kenaikan/(penurunan) Hutang Jk panj jth tempo .215. 4.400.106.659.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAN PENGENDALIAN INTERN TAHUN BUKU 2005 PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN CILACAP DI CILACAP Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2005 PERWAKILAN BPK-RI DI YOGYAKARTA Nomor Tanggal : : 117/R/XIV.Yk/07/2006 26 Juli 2006 .

............... B.........03 13 ...... A........... Bahan Instalasi Water Meter Bekas Belum Sepenuhnya Dicatat Sebagai Bagian Dari Persediaan 6 6 2...........675........ LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS PENGENDALIAN INTERN … 1 1 3 LAMPIRAN A............. Pengeluaran Setoran Bagian Laba Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap Terlalu Besar Rp40.... LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN ......DAFTAR ISI LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN .. Kepatuhan terhadap Pengendalian Intern yang telah Ditetapkan 1.... Penerapan Konsisten Kebijakan Pengeluaran Barang Modal Dan Biaya Tidak 9 3.............................045.............

Yk/07/2006 Kepada Yth. Oleh karena itu. Kami melaksanakan audit berdasarkan Standar Auditing Pemerintahan yang ditetapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. peraturan. Laporan Perubahan Ekuitas dan Laporan Arus Kas yang berakhir pada tanggal tersebut. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit untuk memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. 52 Yogyakarta 55244 Telp. 1. kami tidak menyatakan suatu pendapat seperti itu. (0274) 563635. berkaitan dengan unsur yang kami uji. dalam semua hal yang material. pasal-pasal 1 . Ketua Badan Pengawas PDAM Kabupaten Cilacap 2. kontrak dan persyaratan bantuan. PDAM Kabupaten Cilacap mematuhi. Faks: (0274) 588736 Nomor : 117/R/XIV. Hasil pengujian kami menunjukkan bahwa. Kami melakukan pengujian terhadap kepatuhan PDAM Kabupaten Cilacap terhadap pasal-pasal tertentu hukum. Namun. Direktur Utama PDAM Kabupaten Cilacap di CILACAP LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kami telah mengaudit Neraca PDAM Kabupaten Cilacap tanggal 31 Desember 2005. serta Laporan Laba Rugi.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN PERWAKILAN BPK-RI DI YOGRYAKARTA Jalan HOS Cokroaminoto No. dan telah menerbitkan laporan kami pada tanggal 26 Juli 2006. tujuan audit kami atas laporan keuangan adalah tidak untuk menyatakan pendapat atas keseluruhan kepatuhan terhadap pasal-pasal tersebut.

SE. – D 16. Berkaitan unsur yang tidak kami uji. pasal-pasal tersebut.439 26 Juli 2006 2 .Ak. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN PERWAKILAN BPK-RI DI YOGYAKARTA Penanggung Jawab Audit. Namun apabila laporan ini merupakan catatan publik distribusinya tidak dibatasi. dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap. Iwan Hery Setiawan. dalam semua hal yang material. Laporan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi bagi Badan Pengawas. Register Negara No. tidak ada satu pun yang kami ketahui yang menyebabkan kami percaya bahwa PDAM Kabupaten Cilacap tidak mematuhi.yang kami sebut dalam paragraf di atas. Manajemen.

Yk/07/2006 Kepada Yth. 1. dan telah menerbitkan laporan kami pada tanggal 26 Juli 2006. Ketua Badan Pengawas PDAM Kabupaten Cilacap 2. Kami melaksanakan audit berdasarkan Standar Auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. serta Laporan Laba Rugi. (0274) 563635. kami mempertimbangkan pengendalian intern entitas tersebut untuk menentukan prosedur audit yang kami laksanakan untuk menyatakan pendapat kami atas 3 . Dalam perencanaan dan pelaksanaan audit kami atas Laporan Keuangan PDAM Kabupaten Cilacap untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2005. Laporan Perubahan Ekuitas dan Laporan Arus Kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. Faks: (0274) 588736 Nomor : 117/R/XIV. 52 Yogyakarta 55244 Telp.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN PERWAKILAN BPK-RI DI YOGRYAKARTA Jalan HOS Cokroaminoto No. Direktur Utama PDAM Kabupaten Cilacap di CILACAP LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Kami telah mengaudit Neraca PDAM Kabupaten Cilacap tanggal 31 Desember 2005.

Tujuan suatu pengendalian intern adalah untuk memberikan keyakinan memadai. kami menggolongkan pengendalian intern signifikan ke dalam kelompok berikut ini: a. Pertimbangan kami atas pengendalian intern tidak perlu mengungkapkan semua masalah dalam pengendalian intern yang mungkin merupakan kelemahan material menurut Standar Audit Pemerintahan yang diterbitkan Badan Pemeriksa Keuangan. Suatu kelemahan material adalah kondisi yang dapat dilaporkan yang di dalamnya desain dan operasi satu atau lebih komponen pengendalian intern 4 . proyeksi setiap evaluasi atas pengendalian intern ke periode yang akan datang mengandung resiko bahwa suatu prosedur menjadi tidak memadai lagi karena perubahan kondisi yang terjadi atau efektifitas desain dan operasi pengendalian intern tersebut telah berkurang. Begitu juga. kami memperoleh pemahaman tentang desain pengendalian intern yang relevan dan apakah pengendalian intern tersebut dioperasikan serta kami menentukan resiko pengendalian.laporan keuangan dan tidak dimaksudkan untuk memberikan keyakinan atas pengendalian intern tersebut. bukan keyakinan absolut. diperlukan estimasi dan pertimbangan dari pihak manajemen tentang taksiran manfaat dan biaya yang berkaitan dengan pengendalian intern. Pemantauan Untuk semua golongan pengendalian intern tersebut di atas. kekeliruan atau ketidakberesan dapat saja terjadi dan tidak terdeteksi. Informasi dan komunikasi. Untuk tujuan laporan ini. kepada manajemen bahwa aktiva terjamin keamanannya dari kerugian sebagai akibat dari pemakaian atau pengeluaran yang tidak diotorisasi dan bahwa transaksi dilaksanakan dengan otorisasi manajemen dan dicatat semestinya untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Dalam memenuhi tanggung jawabnya tersebut. Manajemen PDAM Kabupaten Cilacap bertanggungjawab untuk menyusun dan memelihara suatu pengendalian intern. Penaksiran resiko c. Aktivitas pengendalian d. Lingkungan pengendalian b. Karena adanya keterbatasan bawaan dalam setiap pengendalian intern. dan e.

tidak mengurangi resiko ke tingkat yang relatif rendah tentang terjadinya kekeliruan dan ketidakberesan dalam jumlah yang akan material dalam hubungannya dengan laporan keuangan auditan dan tidak terdeteksi dalam waktu semestinya oleh karyawan dalam melaksanakan normal fungsi yang ditugaskan kepadanya. – D 16. Namun kami mencatat masalah tertentu berkaitan dengan pengendalian intern dan operasinya disertai saran perbaikannya yang kami kemukakan pada lampiran A.Ak. Iwan Hery Setiawan. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN PERWAKILAN BPK-RI DI YOGYAKARTA Penanggung Jawab Audit.439 26 Juli 2006 5 . Register Negara No. SE.

100. 6 .000. Berdasarkan penjelasan dari Kepala Sub Bagian Logistik bahwa bagian gudang telah menerima water meter bekas yang telah diperbaiki sesuai dengan berita acara serah terima water meter yang sudah ditera dari Direktur Teknik kepada Direktur Umum dan nantinya akan dikeluarkan apabila terdapat permohonan pengeluaran barang untuk perbaikan dan pergantian oleh bagian distribusi.00 yang terdiri dari No 1 2 3 4 Jenis Water meter BR 20 MM. Bahan Instalasi Water Meter Bekas Belum Sepenuhnya Dicatat Sebagai Bagian Dari Persediaan Dalam rangka menunjang pelaksanaan kegiatan operasional.890.000.000.000. Hasil pemeriksaan atas laporan opname atas persediaan diketahui bahwa hasil penilaian persediaan bahan instalasi belum sepenuhnya mencatat dan memasukkan semua persediaan yang ada di gudang.LAMPIRAN A. Penelaahan atas laporan opname atas water meter diketahui bahwa penilaian water meter hanya terhadap water meter baru seluruhnya senilai Rp138. Hal tersebut dapat dijelaskan bahwa diantara Persediaan Bahan Accessories yang jumlahnya ribuan terdapat persediaan water meter. Terhadap water meter tersebut oleh bagian gudang telah dicatat dalam kartu gantung dan kartu barang akan tetapi pencatatan mutasi penerimaan dan pengeluaran barang baru dimulai pada bulan April Tahun 2005. Persediaan tersebut dipergunakan baik untuk kepentingan pembukaan jaringan pelanggan baru maupun dipergunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan jaringan.00 Rp 2. PDAM mempunyai Persediaan bahan instalasi terdiri dari persediaan pipa dan persediaan accessories.00 Sedangkan hasil pengecekan di gudang dijumpai adanya berbagai jenis water meter bekas yang masih dalam kondisi baik hasil peneraan dan perbaikan.000.00 Rp122.352.310.00 Rp 10. Kepatuhan terhadap Pengendalian Intern yang Telah Ditetapkan 1.052.000.352.00 Rp138. BR 25 MM dan BR 200 MM Water meter Yong Gang 15 MM Water meter hydrometer 50 MM Water meter linflow 15 MM Jumlah Jumlah Rp 3.

00 67. Kepala Bagian Pembukuan menjelaskan bahwa mutasi water meter bekas belum dilakukan pencatatan karena pada awal tahun belum ada penilaian harga water meter hasil tera ulang.00 7.967.500. untuk keperluan pelaporan keuangan.00 337.000.03/2005 tanggal 21 Nopember 2005 tentang penilaian kembali water meter hasil perbaikan pada PDAM Kabupaten Cilacap. Penilaian baru ditetapkan oleh Direksi pada bulan Nopember 2005 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor 690/059/01.500.00 405.500.00 337. 4.500.00 67.500.00 67.000.290.500. 8.500.000.00 810.000.00 18.Sedangkan mutasi penerimaan dan pengeluaran telah ada transaksinya mulai bulan Januari 2005. Berdasarkan SK tersebut satu buah water meter hasil tera ulang dinilai sebesar Rp67. 6. 7 .00 67.180.00.500.500. 10.00 67.000.00 67. 9.500.500.967.00 540. Uraian 2 WM BR 15 mm WM BR 20 mm WM BR 25 mm WM YG 15 mm WM YGB 15 mm WM ASM 15 mm WM Erick WM Kent WM Fid WM Linflow Jumlah Brg Msk 3 664 8 2 270 25 4 20 135 17 8 1153 Brg Keluar 4 528 3 1 162 20 4 8 135 11 0 872 Sisa Barang 5=3-4 136 5 1 108 5 0 12 0 6 8 281 Hrg Satuan 6 67.00 Atas transaksi tersebut telah dilakukan jurnal penyesuaian untu mencatat adanya sisa persediaan water meter hasil tera ulang. 5. 7. Atas transaksi tersebut diatas.00 dengan rincian sebagai berikut : No 1 1.500. Hasil perhitungan BPK atas mutasi penerimaan dan pengeluaran water meter hasil tera ulang masih terdapat sisa water meter sebanyak 281 buah senilai Rp18.00 Nilai Persediaan 7=5x6 9.00 67.500. 3. 2.00 67.500.00 67.00 67. terhadap mutasi penerimaan dan pengeluaran oleh petugas di bagian pembukuan belum dibuatkan Kartu Persediaan (KPS) dan belum dilakukan pencatatan.500.500.

sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut oleh PDAM. tanggal 10 Agustus 2000 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Daerah Air Minum yang lain menyatakan bahwa : Metode pencatatan yang dianut terhadap persediaan bahan instalasi adalah perpetual inventory method. b. 8 . Yang dimaksud dengan perpetual inventory method adalah pencatatan adalah pencatatan administrasi persediaan atas setiap mutasi penerimaan maupun pengeluaran sehingga saldo nilai dan kuantitas persediaan dapat diketahui setiap saat dari administrasi yang diselenggarakan.Kondisi tersebut tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 8 Tahun 2000. Bagian Gudang yang belum mencatat mutasi penerimaan dan pengeluaran water meter hasil tera ulang mulai awal tahun terjadinya transaksi mutasi dalam kartu gantung dan kartu gudang. Hal tersebut disebabkan oleh : a. Atas permasalahan di atas Direktur Utama PDAM mengakui hal tersebut dan untuk selanjutnya akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bagian Keuangan dalam hal ini petugas pencatat kartu persediaan yang belum mencatat dan mengadministrasikan mutasi persediaan yang digunakan sebagai dasar penilaian persediaan dalam neraca. Kondisi tersebut mengakibatkan penilaian persediaan bahan instalasi dalam neraca belum mencerminkan nilai keseluruhan persediaan yang sebenarnya. Rekomendasi BPK-RI Direktur Utama memerintahkan Kepala Bagian Gudang agar melakukan pencatatan water meter bekas yang telah ditera ulang dalam kartu gantung atau kartu gudang serta memerintahkan kepada petugas pencatat kartu persediaan di Bagian Keuangan untuk mencatat dan mengadministrasikan mutasi persediaan water meter bekas yang telah ditera ulang.

00 Rp 198.00.000.00 155.00 165. Penerapan Konsisten Kebijakan Pengeluaran Barang Modal Dan Biaya Tidak Pengeluaran-pengeluaran PDAM Cilacap terbagi atas 2 (dua) macam yakni: pengeluaran barang modal (Capital Expenditure) dan pengeluaran biaya (Revenue Expenditure).000 Watt Matsunaga 2 Buah Calculator Citizen 12 Digit Sdc 868 L 1 Buah Timbangan Dacin 50 Kg 2 Pcs Kalkulator Citizen Sdc 868 L 1 Buah Kursi Putar 1 Buah Kursi Putar 1 Buah Kursi Putar 1 Buah Kursi Putar 1 Buah Kursi Putar Jumlah Rp 137. barang-barang tersebut tidak dimaksudkan untuk dijual dan mempunyai masa manfaat labih dari 1 tahun dengan batasan di atas Rp200.00 125.00 tetapi diperlakukan sebagai pengeluaran modal atau dikapitalisasi menjadi aset tersebut adalah sebagai berikut: No.09.1001 31. Dari pemeriksaan terhadap Daftar Voucher yang Harus Dibayar (DVHD) diketahui terdapat pembelian barang berwujud di bawah Rp200.000.09.09.000.00 Rp 77.000.09.09.1002 31.000.1011 31.9001 31.00 190.000.09.602. Pengeluaran biaya yang kurang dari Rp200.500.000.2001 Penjelasan 1 Buah dispenser Miyako WD 186 H 1 Buah telepon Tens TS – 110 S Pembuatan Bak Water Meter Induk Dn 100 Mm Jalan Kemerdekaan Timur Desa Kesugihan 1 Pc Kalkulator Casio Fx-350 Ms Perluasan Jaringan Pipa Swakelola Di Jl.09.00 165.00 190.Cabang Jeruklegi 1 Pc Calculator Casio Dj 120 C 1 Buah Stabilizer 1.000.3011 31.00. tetapi oleh PDAM Cilacap pengeluaran-pengeluaran tersebut diperlakukan sebagai pengeluaran barang modal yang akan disusutkan tiap tahun menurut umur aktiva.07.2.5011 31.2001 31.000.05. 1 2 3 4 Perkiraan 31.2005 31.000.000.09.09.09.9001 31.00 Rp 189.000.000.00 165.1010 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 154.00 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 31.00 165.09. Pengeluaran barang modal merupakan pengeluaran-pengeluaran untuk pembelian barang-barang berwujud dalam bentuk siap pakai atau dibangun lebih dulu untuk digunakan dalam operasi perusahaan. pembelian barang-barang tertentu yang harga satuannya di bawah Rp200.2005 31.500.00 165.00 dan lazimnya dibutuhkan dalam jumlah lebih dari 1 (satu) buah sehingga harganya melampaui Rp200.000.000.00 140.00 maka transaksi pembelian tersebut harus dibukukan sebagai pengeluaran barang modal.9001 31.000.1003 31.09.3010 31. Blimbing Desa Jeruklegi Kulon .000.00 9 .05.

00 1.01.760.000.500.00 187.00 Penjelasan 1 Set Kopling Baut CF-250 1 PC NFB 125 A 1 Buah As 1 Buah Bearing 6315 ZZ SKF 1 Buah Shaft pompa 1 Buah Shaft SP 8A-12 1 Buah Motor Cable 4 1 Set Chanalok Vital Pembuatan Pintu Pengambilan Air Baku Maos I Unit Valve Header Pipe 1 Buah PC NFB 125 A 1 Unit Injector 1 Dial Indicator 1 Buah stetoskop Mechanics 1 Set Chain Block Vital 1 set Kopel H 125 T Bubut 2 Buah Timer 60 Second Anly 1 Buah Tas sampling mikrobiologi 1 Buah Corong Lumpur 2 Buah Buret Coklat Pyrex Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Jumlah 4.00 155.00 548.000.01.000.000.2011 31.00 550.000.000.00 92.860.3001 31.09.00 92.01.01.1013 31.00 untuk pembelian atau pengeluaran untuk suatu aktiva dengan maksud untuk menambah nilai ekonomi.05.500.01.40 91.1001 31.1005 31.000.09.000. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Akun 91.00 55.000.000.00 92.00 450.01. Pengeluaran tersebut adalah sebagai berikut: No.00 950.01.500.500.00 92.000.09.3001 1 Buah Kursi Putar 1 Buah Kursi Putar 1 Buah Kursi Putar 1 Bh Timbangan Gantung Merk " Prohex " ( 100 Kg ) 1 Pc Kalkulator Citizen Sdc 868l 2 Bh Calculator Citizen Sdc 868 L Pekerjaan Pemasangan Pipa Dn 25 Mm Di Gang Setapak Rt Iii Rw Xiv Jl Kalidonan Sepanjang 40 Meter Kota Cilacap 1 Pc Kalkulator Citizen Sdc-868 L 2 Pcs Kalkulator Citizen Sdc 868 L 1 Pc Kalkulator Citizen Ct 666 1 Pc Kalkulator Casio Mx-120 1 Bh Meja Computer / Azt 1 Pc Stopwatch Casio Hs 3 2 Pcs Kalkulator Citizen 868 L 1 Set Pompa Olie Oriental 1 Bh Telepon Panaphone Kx-At55 Jumlah Rp 165.09.00 900.900.09.00 92.00 92.2010 31. menambah kapasitas dan menambah masa manfaat diperlakukan sebagai biaya dan tidak dikapitalisasi menambah aktiva.00 53.500.01.000.01.00 330.09.16 17 18 19 20 21 31.40 91.00 Rp 165.2002 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 31.00 Rp 165.00 1.119.000.650.01.40 91.40 91.000.09.00 1.01.000.01.500.00 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 114.000.09.01.9001 31.754.00 8.000.09.00 155.00 130.01.09.00 1.2001 31.00 Rp 140.01.00 640.00 4.500.00 92.40 91.000.000.00 550.00 980.2013 31.40 91.754.1008 31.000.02.394.500.00 1.09.000.9002 31.9002 31.01.00 Rp 77.2001 31.00 533.00 Rp 145.00 935.500.40 91.000.01.00 92.00 77.00 10 .2001 31.250.000.00 92.000.00 92.00 97.01.00 2.01.500.10 92.00 935.779.000.40 91.09.00 Di sisi lain terdapat pengeluaran lebih dari Rp200.09.00 130.300.402.09.07.

000.00 650.30 96.00 700.000.10 Penjelasan 1 Buah Komparator sisa Chlor 1 Buah aspirator Vaccum 1 Buah Filter Holder 1 Buah Flask.06.30 96.30 96.00 350.000.00 200.00 5.30 96.30 96.06.00 476.200.00 68.01.850.10 96.000.00 250.02.30 96.30 96.300.00 92.00 375.30 96.00 825.000.000.02.10 96.000.30 96.30 96.000.02.01.000.000.01.02.01.00 705.00 950. Atas perbedaan tersebut telah dilakukan jurnal 11 .30 96.00 690.000.01.02.00 538.00 Dari tabel di atas diketahui bahwa penerapan kebijakan akuntansi terhadap perlakuan pengeluaran-pengeluaran barang modal dan biaya PDAM Cilacap tidak dilaksanakan secara konsisten.000.478.06.400.30 96.00 538.000.02.000.30 96.00 800.01.00 92.02.00 275.30 96.000.00 92.000.02.860.000.30 96.000.00 450.000.00 363.10 96.00 400.10 96.02.01.000.00 550.06.00 753.00 92.00 92.00 725.00 550.06.30 96.00 690.01.01.200.110.434.000.00 904.000.00 360.No.00 92.00 96.00 92.000.30 96.00 550.30 96.30 96.02. 7 1 Buah Tubbing Rubber 1 Buffet Ph 2 1 Buffet Ph 4 1 Buffet Ph 7 1 Buffet Ph 10 1 Unit Flexible Five 1 Buah Flexible Pipe Untuk Produksi Kesugihan I Buah Valve Untuk produksi Kesugihan 1 Set Gigi Snei DN 1/2-3/4 Asada Untuk Cabang Kroya 1 Unit MP3 Euro Cryptonic Untuk PDE 1 Processor AMD Sempron 2600 Untuk PDE 1 Buah Mouse Optic Untuk PDE 1 Buah Power Supply Simbada Untuk PDE 1 DVD Room Asus Untuk PDE 1 Buah CD Ram Visipro Untuk Pemasaran 2 Buah CD Ram Visipro Untuk Bagian Tera 3 Buah CD Ram Visipro Untuk Staf Ahli 1 Buah DDR 128 2 Buah Water Block 1 Buah Print Head LQ 2180 2 Buah Print Head LQ 2180 1 Buah Mother Board Gigabyte 1 Buah CPU Sempron 2500 1 Buah Mainboard KT 4AV 1 Buah DVD RW Benq DW 1620 1 Buah Power Supply Simbada Untuk Bagian Umum 1 Buah Processor Atlon 2800 1 Buah SAV-17 Untuk Jeruklegi 1 Unit UPS Prolink Pro 600 S Untuk Cabang Kesugihan 1 Buah Jam Rolland 1 Buah Jam Jegger 1 Buah Acrilic 1 Buah Acrilic 1 Buah jam dinding SEIKO 1 Buah Granular Carbon Jumlah Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Jumlah 9.06. Filter Ring 1 Buah Stopper No.01.00 92.01.02.02.00 530.00 416.00 92.00 700.000.000.00 250.00 400.000.00 385.02.02.000.000.00 250.000.000.00 530.000.00 483.01.02.00 92.00 92.000.00 900.30 96.02.02.10 96.00 651.02.01.000.02.02. 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Akun 92.00 92.000.00 600.30 96.02.000.

Direktur PDAM akan segera melakukan langkah-langkah perbaikan sehingga di tahun yang akan datang dapat melaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.000. diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Rekomendasi BPK-RI Direktur Utama memerintahkan Tim Anggaran agar dalam menyusun RKAP khususnya penganggaran biaya berdasarkan Pedoman Akuntansi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Kepala Bagian Pembukuan agar dalam mencatat pembebanan pengeluaran dalam pada Daftar Voucher yang Harus Dibayar (DVHD) pada beban anggaran yang sudah benar dan secara konsisten. Namun demikian jika terdapat pengeluaran dibawah Rp200.00 akan tetapi dengan maksud untuk mengembalikan fungsinya pada kapasitas dan masa manfaat yang seharusnya. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan Pedoman Akuntansi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang menyatakan bahwa yang dapat dikategorikan ke dalam pengertian barang modal / aktiva tetap adalah pengeluaran-pengeluaran untuk pembelian barangbarang berwujud dalam bentuk siap pakai atau dibangun terlebih dulu untuk digunakan dalam operasi perusahaan.00.00 atau lebih dari Rp200. Barang-barang tersebut tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan usaha yang normal dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun dengan batasan jumlah di atas Rp200. Kondisi tersebut mengakibatkan nilai aktiva tetap dalam neraca menjadi tidak riil dan mencerminkan keadaan yang sebenarnya.000.penyesuaian untuk membebankan pengeluaran-pengeluaran pada porsi yang benar sesuai dengan ketentuan dalam kebijakan akuntansi. 12 . Permasalahan tersebut disebabkan oleh Bagian Pembukuan dalam mencatat pembebanan pengeluaran yang berdasarkan pada Daftar Voucher yang Harus Dibayar (DVHD) yang keliru dan tidak konsisten karena pengalokasian penganggaran dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang juga keliru. Atas Permasalahan ini.000.

2005.000. PDAM sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2004 tanggal 11 Juni 2004 tentang Pendirian Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Cilacap.817.00 Ternyata besaran setoran tersebut dilakukan dengan tidak mendasarkan pada laporan keuangan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Tahun 2004 akan tetapi berdasarkan target APBD.954.91).3.VH 196. merupakan bentuk sumbangan keuangan PDAM kepada Pemerintah Daerah sesuai dengan surat pernyataan dari direksi tanggal 26 Januari 2005. kewajiban setor Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) adalah sebesar 25% dari laba yaitu sebesar Rp109. Adapun rincian setoran tersebut dilakukan sebagai berikut: No 1 2 3 Tanggal 28 September 2005 15 Oktober 2005 28 Nopember 2005 No.97 (25% x Rp439. Berdasarkan penjelasan Direksi bahwa kelebihan setor tersebut merupakan target setoran bagi hasil berdasarkan pembahasan anggaran penetapan APBD Kabupaten Cilacap yang harus dipenuhi oleh PDAM. mempunyai kewajiban untuk menyetorkan bagian laba ke Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Cilacap.11. Hasil konfirmasi dan penelaahan dokumen Laporan Penjabaran APBD Kabupaten Cilacap Tahun 2005 diperoleh penjelasan bahwa kelebihan setoran bagian laba dari yang seharusnya.000.09.954.11.000.045. 13 . Kelebihan tersebut dibebankan pada akun rupa-rupa biaya umum lainnya.299.VH 196.2005.00 Rp59.000.91.00 Rp150.045.000.675. laba yang diperoleh sebesar Rp439.2005 VH Jumlah Jumlah Rp50.000.03 ( Rp150.Voucher 223.97).324.675.324.00.675.000. Berdasarkan Laporan Keuangan yaitu laporan Laba Rugi Tahun 2004.954.045. Berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah.325.03 Dalam rangka memberikan peran serta pada pembangunan daerah.817.Rp109. Sehingga terjadi kelebihan setor sebesar Rp40.000. Pengeluaran Setoran Bagian Laba Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap Terlalu Besar Rp40.00 Rp40. Hasil pemeriksaan Daftar Voucher yang Harus Dibayar (DVHD) pada Tahun 2005 diketahui bahwa terdapat pengeluaran untuk setoran bagian laba seluruhnya sebesar Rp150.299.00 .

pada pasal 112 yang menyebutkan : (1) Penggunaan laba bersih setelah dikurangi pajak. Cadangan Sosial dan Pendidikan e. Kas Daerah b. Ketentuan penganggaran setoran bagian laba PDAM yang ditetapkan dalam APBD Kabupaten Cilacap tidak mendasarkan pada ketentuan Perda pendirian PDAM.Kondisi tersebut tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2004 tanggal 11 Juni 2004 tentang Pendirian Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Cilacap. 14 . dana sosial. Atas permasalahan tersebut Direktur Utama menyatakan akan menindaklanjuti dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap agar kelebihan setoran tersebut dapat dikompensasikan pada setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembagian laba tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2005 setelah audit. Cadangan Umum d. dana pendidikan. setelah disahkan Bupati disetorkan ke Kas Daerah Kelebihan setoran kepada Pemerintah Daerah tersebut mengakibatkan menambah beban atau biaya bagi Perusahaan Daerah Air Minum. jasa produksi dan dana pensiun diatur dengan Keputusan Direksi atas persetujuan Badan Pengawas. cadangan umum. penyusutan. Hal tersebut disebabkan oleh : 1. 2. Adanya Surat Kesanggupan dari Direksi untuk memberikan sumbangan bantuan keuangan kepada Pemerintah Daerah yang tidak sesuai ketentuan. Dana pengembangan c. (3) Bagian dari laba PDAM yang menjadi hak Pemerintah Daerah. Jasa Produksi f. Dana Pensiun 25 % 25 % 15 % 10 % 15 % 10 % (2) Penggunaan dana pengembagan. cadangan tunjangan dan pengurangan lain yang wajar dalam PDAM ditetapkan : a.

045. 15 . pada pasal 112 yang menyebutkan ayat (1) Penggunaan laba bersih setelah dikurangi pajak.03 agar diperhitungkan dengan kewajiban setor PDAM tahun 2005. penyusutan. cadangan tunjangan dan pengurangan lain yang wajar dalam PDAM ditetapkan setor ke Kas Daerah sebesar 25 %.Rekomendasi BPK-RI Direktur Utama agar dalam memberikan kontribusi setoran Bagian Laba Perusahaan Daerah berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2004 tanggal 11 Juni 2004 tentang Pendirian Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Cilacap. Sedangkan kelebihan setor sebesar Rp40.675.

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA LAPORAN HASIL EVALUASI KINERJA ATAS PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN CILACAP Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2005 PERWAKILAN BPK-RI DI YOGYAKARTA Nomor Tanggal : : 118/R/XIV.Yk/07/2006 26 Juli 2006 .

3) Realisasi Investasi yang tercatat pada Laporan Keuangan Tahun 2005 (tidak termasuk investasi bantuan dari Pemerintah Pusat/Propinsi/Kabupaten) adalah .489. Perbandingan realisasi Tahun 2005 dengan RKAP Tahun 2005 dan realisasi Tahun 2004 sebagai berikut : 1) Realisasi pendapatan usaha Tahun 2005 sebesar Rp16.00 atau naik 18.058. 2) Realisasi biaya usaha Tahun 2005 sebesar Rp16. Penyusunan RKAP PDAM Kabupaten Cilacap Tahun 2005 telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dan cukup realistis. 52 Telp.94% dari realisasi Tahun 2004. Ketua Badan Pengawas PDAM Kabupaten Cilacap 2.121. Penyusunan dan Pelaksanaan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) a. 26 Juli 2006 Kepada Yth.605.615. (0274) 563635 Fax. Hal ini tidak terlepas dari usaha manajemen dalam melakukan efisiensi.62%. Direktur Utama PDAM Kabupaten Cilacap di CILACAP BAB I SIMPULAN 1.29 yang berarti meningkat sebesar 16.23% dari RKAP. Apabila dibandingkan dengan RKAP-nya realisasi biaya usaha Tahun 2005 tersebut masih lebih rendah dari jumlah yang direncanakan. yaitu sebesar 1.109. b. (0274) 588736 Yogyakarta 55244 Nomor Lampiran Perihal : : : 118/R/XIV.30% dari RKAP-nya dan jika dibandingkan dengan realisasi Tahun 2004 mengalami peningkatan sebesar Rp2.00 atau 100.: 1. HOS Cokroaminoto No.456.726.BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN IV DI YOGYAKARTA Jl.606.Yk/7/2006 1 (satu) berkas Laporan Hasil Evaluasi Kinerja PDAM Kabupaten Cilacap Tahun Buku 2005 Yogyakarta.

13%.616 pelanggan.673. 2. instalasi transmisi dan distribusi.12% dari RKAP-nya.81% dari RKAP-nya dan jika dibandingkan dengan realisasi penjualan air Tahun 2004 mengalami peningkatan sebesar 8.683 m3 atau 92. instalasi umum. Kegiatan investasi tersebut diwujudkan dalam bentuk pengadaan tanah.578. instalasi sumber.105 m3 atau 90. instalasi pengolahan air. Peningkatan ini sejalan dengan upaya untuk memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat pelanggan.931.64% dari RKAP-nya. Bila dibandingkan dengan Tahun 2004 menunjukkan adanya peningkatan sebesar 5. Selain investasi tersebut.36% dari RKAP-nya. 5) Penjualan air Tahun 2005 sebesar 7. maka Kinerja PDAM Kabupaten Cilacap Tahun 2005 ditinjau dari aspek Keuangan. 6) Jumlah air yang hilang Tahun 2005 sebesar 2.13%. Hal tersebut disebabkan adanya penurunan debit air baku yang sangat dipengaruhi kondisi alam dan belum optimalnya produksi air.537.059.23%. Kenaikan tersebut disebabkan adanya kondisi pipa-pipa yang sudah tua dan tidak berfungsinya beberapa meter air induk distribusi.96% dari RKAP. dalam Tahun 2005 PDAM juga telah menerima bantuan dari Pemerintah Pusat/Propinsi/Kabupaten.139 m3 atau 102. aspek Operasional dan aspek Administrasi termasuk diperoleh nilai 56. gedung. realisasi investasi Tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 125. Tingkat Keberhasilan Perusahaan Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tanggal 31 Mei 1999 tentang “Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum”.88 atau 114.822 m3.468. Tingkat kehilangan air mencapai 27. 4) Produksi air Tahun 2005 sebesar 10. kendaraan serta inventasi kantor lainnya. sehingga menyulitkan upaya penurunan tingkat kehilangan air.36%. Jika dibandingkan dengan realisasi Tahun 2004 menunjukkan adanya peningkatan sebesar 16. 7) Jumlah pelanggan Tahun 2005 sebanyak 33. Bila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2004 menunjukkan adanya peningkatan sebesar 8.22%. atau 107.99% dari jumlah air yang didistribusikan dalam Tahun 2005 sebanyak 10.sebesar Rp5.72 dan termasuk dalam kategori Cukup dengan rincian penilaian sebagai berikut: 2 . Bila dibandingkan dengan Tahun 2004.925.

b.07 (11.17 pada Tahun 2005. Keuangan Operasional Administrasi Aspek Nilai 25. Arus Kas dalam dua tahun terakhir mengalami peningkatan sebesar 36.50 Nilai Kinerja 56.72 3.24% yaitu dari Rp5. Perkembangan usaha perusahaan dalam dua tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu Tahun 2004 perusahaan memperoleh laba sebesar Rp439. 3.312.023. jaringan sambungan baru makin bertambah dan adanya pengakuan aktiva tetap bantuan dari Pemerintah Pusat/ Daerah pada Neraca per 31 Desember 2005. yaitu sejak Tahun 2004 sampai dengan Tahun 2005 adalah sebagai berikut: a.91 dan pada Tahun 2005 memperoleh laba sebesar Rp1.716.560.299. Peningkatan tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan perusahaan dan efisiensi yang dilakukan oleh manajemen untuk dapat mempertahankan kondisi kas-nya dengan jumlah yang dipandang cukup memadai. dan adanya peningkatan pendapatan lain-lain yang berasal dari bunga deposito dan jasa giro.817.623. peningkatan kas terjadi karena perusahaan tidak membayar kewajiban pokok dan bunga hutang.50 18.748.38. 3 . Perkembangan Asset PDAM Kabupaten Cilacap 2 (dua) tahun terakhir meningkat.00 pada Tahun 2004 menjadi sebesar Rp7. Perkembangan Usaha Perusahaan Perkembangan usaha perusahaan dua Tahun terakhir. deposito dan piutang usaha meningkat. Peningkatan tersebut terjadi karena jumlah aktiva lancar berupa kas.94%) jika dibandingkan dengan ekuitas Tahun 2004. 1. Selain itu.049. Jumlah Ekuitas Tahun 2005 sebesar Rp13. d.No.197.808. Hal tersebut terjadi. c. Peningkatan yang cukup signifikan tersebut terjadi antara lain karena adanya peningkatan pendapatan usaha dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan peningkatan biaya langsung usaha.549.360.388. 2.76 atau mengalami peningkatan sebesar Rp1.219.72 12.438. selain karena pada Tahun 2005 perusahaan memperoleh laba usaha juga akibat adanya tambahan modal Pemerintah Daerah dalam bentuk proyek pembangunan air bersih.856.

29%. antara lain : a. Ratio Rentabilitas dalam dua tahun terakhir mengalami perbaikan yaitu dari laba sebesar Rp439.75 pada Tahun 2004 menjadi laba sebesar Rp1. Hal ini dapat dilihat dari perhitungan Cash Ratio.120. Sebaliknya proporsi ekuitas terhadap hutang secara keseluruhan menurun dari 78% pada Tahun 2004 menjadi 66.51% pada Tahun 2005. Ratio Solvabilitas juga menunjukkan hal yang positif. 4 .25% pada Tahun 2005. 97. Hal ini disebabkan adanya koreksi kurang (negatif) terhadap ekuitas yang diperoleh dari asset bantuan Pemerintah Pusat/Propinsi/Kabupaten. Hal ini disebabkan tingginya hutang biaya bunga yang telah jatuh tempo maupun hutang biaya yang akan jatuh tempo dalam waktu 1 tahun. Pemahaman atas Satuan Pengawas Intern Dari hasil pengkajian terhadap pelaksanaan tugas Satuan Pengawas Intern PDAM Kabupaten Cilacap menunjukkan bahwa Satuan Pengawas Intern (SPI) PDAM Kabupaten Cilacap telah melaksanakan tugasnya berdasarkan program kerja yang meliputi pengawasan umum dan pengawasan teknis. b.39% dan 95.788.e. Hal ini disebabkan oleh adanya reklasifikasi hutang jangka panjang ke kelompok hutang lancar. Current Ratio dan Quick Ratio pada Tahun 2004 mencapai 73%. hal ini ditunjukkan dengan ratio hutang jangka panjang terhadap ekuitas yang semakin menurun yaitu pada Tahun 2004 sebesar 33% menjadi 26. Melakukan pengawasan atas pemasangan SR baru. i. Namun demikian ratio likuiditas perusahaan belum dapat dikatakan baik dikarenakan jumlah aktiva lancar yang dimiliki perusahaan belum dapat menutup seluruh kewajiban jangka pendek PDAM. 4. Perkembangan ratio keuangan dari Tahun 2004 s/d 2005 pada umumnya mengalami perbaikan (trend positif). Ratio Likuiditas perusahaan dalam dua tahun terakhir menunjukkan kenaikan yang positif meskipun tidak dalam jumlah yang cukup signifikan. Hal-hal yang telah dilakukan. Realisasi perkembangan produksi dan penjualan air secara umum mengalami peningkatan. f. g.312.38 pada Tahun 2005. Peningkatan tersebut sejalan dengan bertambahnya jumlah pelanggan yang sampai akhir Tahun 2005 mencapai sebanyak 33. h.616 pelanggan. 94% dan 93% tetapi pada Tahun 2005 meningkat menjadi sebesar 77. Melakukan pengawasan penagihan piutang.36%.808.049.

EVITA ERIATI. Melakukan pengawasan atas penjualan air melalui tanki. f.c. MM NIP. BADAN PEMERIKSA KEUANGAN PERWAKILAN BPK-RI DI YOGYAKARTA KEPALA. Melakukan pemantauan produksi. distribusi dan kebocoran. h. e. Melakukan pengawasan atas administrasi kantor pusat maupun cabang. 240001905 5 . g. Melakukan pemantauan atas penutupan sementara pelanggan menunggak. d. Penjelasan lebih rinci dari evaluasi kinerja PDAM Kabupaten Cilacap Tahun Buku 2005 diuraikan dalam Bab II laporan ini mengenai Uraian Hasil Evaluasi. DRA. Mengevaluasi kinerja Bagian Umum dan Teknik. Melakukan pengawasan atas opname persediaan dan rekening.

Biaya-biaya dan investasi ini direkap oleh tim anggaran. d. PDAM Kabupaten Cilacap melakukan langkah-langkah berikut: a. e. penerimaan biaya administrasi. c. kemudian dibuat Laporan Laba Rugi dan Cash Flow. kemudian dihitung meter kubik yang terjual. Dari hasil estimasi pendapatan dan biaya tersebut. Cabang mengajukan biaya-biaya dan investasi. penerimaan dana meter. Kemudian menentukan estimasi SR baru. dimintakan persetujuan Badan Pengawas dan Bupati. untuk tahun anggaran tersebut. Cabang menentukan posisi Sambungan Rumah (SR) untuk bulan Januari per Golongan Pelanggan sebagai start awal. dianalisa dan ditentukan prioritasnya. Produksi dan Penjualan Air adalah sebagai berikut : (1) Pendapatan Perbandingan realisasi pendapatan Tahun 2005 dengan RKAP-nya dan realisasi pendapatan Tahun 2004 adalah sebagai berikut : 6 . Investasi. b. Untuk RKAP Tahun 2005 telah disahkan dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Cilacap Nomor 539/338/04/2004 tanggal 28 Desember 2004. Cabang menentukan rata-rata konsumsi SR per golongan per bulan. Dalam pelaksanaannya RKAP Tahun 2005 telah dilakukan revisi yang ditetapkan melalui SK Bupati Nomor: 539/311/04/2005 tanggal 19 September 2005. Penutupan SR dan Pembukaan Kembali SR yang ditutup per bulan. Setelah disahkan oleh Direksi.BAB II URAIAN HASIL EVALUASI 1. Mekanisme penyusunan anggaran tersebut telah sesuai dengan Pedoman Sistem Akuntansi PDAM. penjualan air dalam rupiah. Penyusunan dan Pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 1) Penyusunan RKAP Dalam menyusun RKAP. Biaya. 2) Pelaksanaan RKAP Perbandingan realisasi pelaksanaan RKAP Tahun 2005 dengan anggaran Tahun 2005 dan realisasi Tahun 2004 yang meliputi Pendapatan. Dan selanjutnya dipaparkan pada Direksi untuk memperoleh pengesahan.

999.894.48 102.000.00 3. (2) Biaya Realisasi biaya Tahun 2005 bila dibandingkan dengan RKAP-nya serta realisasi Tahun 2004 adalah sebagai berikut : REALISASI BIAYA DAN ANGGARAN TAHUN 2005/2004 (dalam rupiah) Uraian Biaya Sumber Biaya Pengolahan Biaya Trans/ Distribusi Biaya Adm Umum Jumlah biaya usaha Biaya Lain Jumlah biaya Realisasi 2005 2.711.424.82% dari RKAP-nya.608.000.510.633.219.058.00 atau mencapai 121.09 6.00 16.465.06 133.929.00 561.553.00 13.605.00 Realisasi 2004 2.00 312.928.564. Kenaikan pendapatan usaha terjadi karena : • Realisasi pendapatan air meningkat sebesar Rp2.778.50 16.070.000.000.00 atau mencapai 102. • Realisasi pendapatan non air meningkat sebesar Rp42.00 2.128.875.115.615.81 13.950.76 122.402.240.020.65 14.902.39 92.117.287.853.316.280.77 98.17 14.440.730.358.00 Dari daftar tersebut tampak bahwa pendapatan usaha untuk Tahun 2005 mencapai 100.000.000.080.000.000.493.09 100.020. Apabila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2004 mengalami kenaikan sebesar 18.817.62%.573.725.870.09 2.64 2.756.97 Dari daftar tersebut dapat diketahui bahwa biaya Tahun 2005 secara keseluruhan mencapai 98.006.00 16.54 116.132.233.820.62 256.056.55 1.00 1.000.112.00 218.052.259.290.903.001.683.493.02% 7 .323.456.074.03% dibandingkan dengan Tahun 2004.01 101.556.00 16.268.68 98.602.700.00 11.109.310.00 2.00 16.153.472.45% dibandingkan dengan Tahun 2004.274.30 180.03 118.723.028.49 3.149.00 13.00 2.994.334.000.49 102.730.74 106.95 8.96 128.776.41 16.960.489.019.310. dan jika dibandingkan realisasi Tahun 2004 mengalami peningkatan sebesar 16.30% dari RKAP.00 7.186.82 87.03 121.94 116.REALISASI PENDAPATAN DAN ANGGARAN TAHUN 2005/2004 (dalam rupiah) Uraian Pendapatan Usaha Pendapatan Air Pendapatan Non Air Jumlah Pendapatan Usaha Pendapatan Non Usaha Realisasi 2005 Anggaran 2005 Realisasi 2004 % Realisasi 2005 thd Angg 2005 Real 2004 97.016.09 % Realisasi 2005 thd Angg 2005 Real 2004 92.79 Anggaran 2005 2.070.410.000.44 2.530.490.29 8.826.

00 120.670.233.302.71 67.300.878.259.120.59 % % Realisasi 2005 thd Angg 2005 Real 2004 90.893.400.214.81 102.18 555.500. Bila dibandingkan dengan investasi Tahun 2004.480 10.00 Realisasi 2004 29.523.900.884.23 Realisasi investasi Tahun 2005 adalah sebesar Rp5.698.49 92.56 85.214.375.476.276.23% (4) Produksi dan Penjualan Air Realisasi produksi dan penjualan air dalam Tahun 2005 dibandingkan dengan RKAP-nya dan realisasi Tahun 2004 adalah sebagai berikut: REALISASI PRODUKSI DAN PENJUALAN AIR TAHUN 2005/2004 (dalam m3) Uraian Produksi Distribusi Penjualan Kebocoran Kebocoran (%) Realisasi 2005 10.465.000. maka realisasi investasi Tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 225.954.518.00 1.960.348.000.01 67.673.00 4.37 745.377.00 141.36 0 3.000.822 7.195.530.000.12 107.683 2.105 10.95 168.00 238.468.271.00 362.000.64 95.050.00 % Realisasi 2005 thd Angg 2005 Real 2004 0 92.827 6.76 76.88 90.699.059.96 3.22 116.311.881 2.000.00 3.00 310.00 2.235.00 242.384.371.00 2.00 133.00 5.00 1.75 196.655.636.946 26.175. REALISASI INVESTASI DAN ANGGARAN TAHUN 2005/2004 (dalam rupiah) Uraian Tanah dan hak atas tanah Instalasi sumber Instalasi Pengolahan air Instalasi Trans dan Dist Instalasi Umum Bangunan/ Gedung Kendaraan Inventaris Kantor Jumlah Realisasi 2005 14.00 39.842.00 21.488.93% Realisasi 2004 9.00 1.771.996 2.60 8.788.36% dari RKAP-nya.36 110.00 32.295.99% Anggaran 2005 11.000.139 27.000.689.64 114.00 282.952.931.050.925.00 12.88 Anggaran 2005 35.691.059.040.000.00 178.000.895.47 697.20 140.762.460.673.(3) Investasi Realisasi investasi Tahun 2005 (tidak termasuk investasi bantuan dari Pemerintah Pusat/Propinsi/Kabupaten) dibandingkan dengan anggarannya serta realisasi Tahun 2004 tampak pada daftar berikut ini.925.085.70 225.60 25.33 108.963.13 105.26 8 .537.88 atau 114.964.406 9.635.578.94 108.344.000.

• Realisasi penjualan air pada Tahun 2005 mencapai 92.50 104.85 100.139 m3 atau 103.00 100.12% dari RKAP-nya.Berdasarkan data di atas dapat diketahui bahwa : • Produksi air Tahun 2005 mencapai 90. 3) Pelanggan Jumlah pelanggan Tahun 2005 bila dibandingkan dengan RKAP-nya dan realisasi Tahun 2004 adalah sebagai berikut : Uraian Sosial Umum Sosial Khusus Rumah Tangga Rumah Tangga Khusus Kantor Niaga Industri Khusus Jumlah Realisasi 2005 136 616 31.138 Realisasi 2004 139 556 28.27 114.344 26 4 31. Apabila diperhitungkan dari jumlah air yang didistribusikan.00 111. Selain itu.20 108.96 97. Kenaikan tersebut terjadi karena PDAM berusaha untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat.79 108.912 3 195 1.81% dari RKAP-nya. jika dibandingkan dengan tingkat kebocoran air pada Tahun 2004 maka tingkat kebocoran air pada Tahun 2005 meningkat sebesar 5.00 107.00 105.22%.931.405 27 4 33. tingkat kehilangan air mencapai 27.28 106.37 108.888 817 200 1.54 103.974 % Realisasi 2005 thd Angg 2005 Real 2004 99. Namun demikian jika dibandingkan dengan realisasi Tahun 2004. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat kebocoran air pada PDAM Kabupaten Cilacap masih melebihi batas toleransi yang ditetapkan secara nasional yaitu 20%.03 0.36%. penjualan air Tahun 2005 mengalami kenaikan 8.94 100.26%.13 9 . Namun demikian jika dibandingkan dengan realisasi Tahun 2004.64% dari RKAP-nya.208 3 217 1.616 RKAP 2005 137 539 28.323 25 4 31. produksi air Tahun 2005 mengalami kenaikan 8.99%. Tidak tercapainya target tersebut dikarenakan adanya penurunan debit air baku yang sangat dipengaruhi kondisi alam dan belum optimalnya produksi air.28 107.84 110. • Tingkat kehilangan air Tahun 2005 sebanyak 2.

350 jiwa 200 jiwa 269.015 jiwa Dengan demikian dapat dihitung tingkat pelayanan yaitu : Tingkat Pelayanan = Penduduk yang terlayani Jumlah penduduk x 100% = 269.721.62% 2.616 pelanggan.721.125 jiwa 1.600 jiwa 61. Data Aspek Keuangan Perusahaan Uraian Tahun 2005 (Rp) Tahun 2004 (Rp) 10 .085 jiwa 35. maka jangkauan pelayanan masih berada jauh dibawah target pelayanan yaitu mencapai 15.706 jiwa. Bila dibandingkan dengan target pelayanan 80% dari jumlah penduduk Kabupaten Cilacap yang pada Tahun 2005 mencapai + 1.Jumlah sambungan Tahun 2005 sebanyak 33.42% dengan perhitungan sebagai berikut : Jumlah penduduk yang dapat dilayani : Sosial Umum Sosial Khusus Runah Tangga Rumah Tangga Khusus Instalasi Pemerintah Niaga Industri Lainnya Jumlah : : : : : : : : 136 x 616 x 31.600 jiwa 156. maka tingkat keberhasilan PDAM Kabupaten Cilacap sebagai berikut : 1) Aspek Keuangan a.208 x 3 x 217 x 1. Tingkat Keberhasilan Perusahaan Sesuai dengan Permendagri Nomor 47 tanggal 31 Mei 1999 tentang “Pedoman dan Penilaian Kinerja PDAM”.405 x 27 x 4 x 100 100 5 5 5 25 50 50 = = = = = = = = 13.015 jiwa 1.040 jiwa 15 jiwa 1.706 jiwa x 100% = 15.

A. B. C. D. E. F. G. H. I. J. K. L. M. N.

Piutang Usaha Aktiva Lancar Aktiva Produktif Total Aktiva Kewajiban Lancar Kewajiban Jangka Panjang Total Kewajiban Ekuitas Penjualan Air Pendapatan Usaha Beban Usaha Laba sebelum pajak Penyusutan Angsuran Hutang Pokok + Bunga Jatuh Tempo • Angsuran Pokok Jatuh Tempo • Bunga Jatuh Tempo

1.806.209.070,00 9.518.097.928,17 31.093438.997,89 32.549.702.462,81 9.773.056.941,32 3.452.829.277,36 19.526.079.243,05 13.023.623.219,74 14.493.334.700,00 16.605.615.456,00 16.109.489.058,29 1.049.808.312,38 2.228.106.940,24 9.080.219.621,64 2.342.496.957,96 6.737.722.663,68 2.862.274.910,28 40.259.263,05 14.364.596.340,00 269.015 1.721.706 10.578.105 7.537.683 2.931.139 223 33.616

1.470.192.342,00 7.152.112.823,50 25.282.500.907,58 26.634.713.962,44 7.576.877.605,67 3.884.432.937,02 14.999.946.939,77 11.634.767.022,67 11.929.219.290,00 13.999.493.730,00 13.776.019.259,09 439.817.299,91 2.605.578.673,75 6.971.870.304,01 1.910.893.298,32 5.060.977.005,69 3.045.395.973,66 38.887.482,58 11.861.238.976 254.125 1.709.908 9.488.827 6.965.705 2.523.946 225 31.974

O. P. Q. R. S. T. U. V. W. X.

Laba operasi sebelum penyusutan Penjualan per hari Rekening Tertagih Jumlah penduduk terlayani (jiwa) Jumlah penduduk (jiwa) Produksi air (m3) Air Terjual (m3) Air yang hilang (m3) Jumlah karyawan (orang) Jumlah pelanggan (SR)

b. Penilaian Kinerja Perusahaan
No
1 1.

Indikator
2 Rasio Laba terhadap Aktiva Produktif (%)

Rumus
3 Laba sblm pajak x 100 % = Aktiva Produktif 1.049.808.312,38 x 100% = 3,38 31.093.438.997,89

2005 Rasio Nilai
4 5

2004 Rasio Nilai
6 7

3,38

3

1,74

2

11

Peningkatan Rasio LAP terhadap tahun sebelumnya

Nilai Bonus Rasio thn ini – rasio thn lalu = 3,38 – 1,74 = 1,64 Laba sblm pajak x 100 % = Penjualan(air+non air) 1.180.946.259,88 x 100% = 6,32 16.605.615.456,00 L/R Nilai Bonus Rasio thn ini – rasio thn lalu = 6,32 – 4,85 = 1,47 Aktiva Lancar = Hutang Lancar 9.518.097.928,17 = 0,97 9.773.056.941,32 Hutang Jangka Panjang = Ekuitas 3.452.829.277,36 = 0,26 13.023.623.219,74 Total Aktiva = Total Hutang 32.549.702.462,81 = 1,67 19.526.079.243,05 Beban Operasi = Pendapatan Operasi 16.109.489.058,29 = 0,97 16.605.615.456 Laba Operasi sblm penyusutan = Angsuran pokok+bunga jt tempo 3.277.915.252,62 = 0,36 9.080.219.621,64 Aktiva Produktif = Penjualan Air 31.093.438.997,89 = 2,14 14.493.334.700 = Piutang Usaha Jml. Penjualan per hari 1.806.209.070 = 44,86 40.259.263,05

1,64

1

2,96

1

2.

Rasio Laba terhadap Penjualan (%)

6,32

2

3,14

2

Peningkatan Rasio terhadap Tahun sebelumnya

1,47

1

4,85

2

3.

Rasio Aktiva Lancar terhadap Hutang Lancar (kali)

0,97

1

0,94

1

4.

Rasio Hutang Jangka Panjang Terhadap Ekuitas (kali)

0,26

5

0,33

5

5.

Rasio Total Aktiva terhadap Total Hutang (kali)

1,67

3

1,78

4

6.

Rasio Beban Operasi terhadap Pendapatan Operasi (kali)

O,97

2

0,98

2

7.

Rasio laba operasi sebelum Penyusutan terhadap angsuran Pokok dan bunga jatuh tempo (kali) Rasio Aktiva Produktif Terhadap Penjualan (kali)

0,36

1

0,44

1

8.

2,14

4

2,12

4

9.

Jangka Waktu Penagihan Piutang (kali)

44,86

5

37,81

5

12

10.

Efektivitas Penagihan (%)

Rekening tertagih x 100 % = Penjualan air 14.364.596.340 x 100% = 99,11 14.493.334.700

99,11

5 34

99,43

5 34

Jumlah Nilai

2) Aspek Operasional No. 1
1a.

Indikator 2
Cakupan Pelayanan

Keterangan 3
Th. 2005 = ∑ Pend. Terlayani x 100% = 269.015 x 100% = 15,62% ∑ Penduduk 1.721.706 Th. 2004 = ∑ Pend. Terlayani x 100% = 254.125 x 100% = 14,86% ∑ Penduduk 1.709.908

Nilai 4
1

1b.

Peningkatan Cakupan pelayanan Kualitas air distribusi Kontinuitas Air Produktivitas Pemanfaatan Instalasi Produksi

Cakupan pelayanan 2005 - Cakupan pelayanan 2004 = 15,62% -14,86% = 0,76% Memenuhi syarat air bersih Belum seluruh pelanggan mendapat aliran air 24 jam Th. 2005 = ∑ Kapasitas Produksi x 100% = 393 x 100% = 83,62 ∑ Kapasitas Terpasang 470 Th. 2004 = ∑ Kapasitas Produksi x 100% = 384,60 x 100% = 108,34% ∑ Kapasitas Terpasang 355

1

2. 3. 4.

2 1

3

5.

Tingkat Kehilangan Air

Th. 2005 = ∑ Air yg tdk dpt dipertanggungjawabkan ∑ Distribusi Air = 2.931.139 x 100% = 27,99% 10.468.822 Th. 2004 = 2.523.946 x 100% = 26,59% 9.488.827 3

6.

Peneraan meter air

∑ Pelanggan meter airnya rusak x 100% = 1.154 x 100% = 3,43% ∑ Pelanggan 33.616 Dari pendaftaran sampai air mengalir maksimal diperlukan 6 hari

1

7.

Kecepatan Penyambungan Baru

2

13

8. 3. laporan keuangan bulanan dan Laporan keuangan Tahunan dengan tepat waktu. 2 4 22 3) Aspek Administrasi No.95 ∑ Seluruh pengaduan 2.327 Tersedianya service point di luar kantor pusat ∑ Pegawai x 1000 = 223 X 1000 = 6. Ukuran. Kemampuan Penanganan Pengaduan rata-rata per bulan Kemudahan pelayanan Ratio Karyawan per 1000 pelanggan Jumlah Nilai ∑ Pengaduan selesai ditangani x 100% = 2. Prosedur operasi standar belum diformalkan. Perusahaan telah menyampaikan laporan eksternal kepada Badan Pengawas dan keperluan pajak dengan tepat waktu. 6. 1 1. volume waktu pemasangan jenis barang dan sepenuh nya dipedomani.616 2 9. 10. Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Tahun Terakhir Jumlah Nilai 2 30 14 . Perusahaan telah menyampaikan laporan internal yang meliputi laporan harian kas. Nilai 4 3 3 3 4 5. dipedomani sebagian. 9.63 ∑ Pelanggan 33. Setiap proyek pemasangan telah mengidentifikasikan letak. 4 3 2 8.163 x 100% = 92. PDAM telah memiliki pedoman penilaian karyawan dalam pelaksanaannya dipedomani sepenuhnya. 2. Tertib Laporan Eksternal Opini Auditor Independen 2 4 10. 4. Laporan keuangan Perusahaan Tahun 2005 telah diaudit BPK Perwakilan Yogyakarta dengan opini “Wajar Tanpa Pengecualian Permasalahan hasil pemeriksaan BPK Tahun 2005 yang harus Ditindaklanjuti belum seluruhnya selesai dilaksanakan. 7. namun sebagian telah dipedomani. Perusahaan telah memiliki RKAP Tahun 2005 dalam pelaksa naannya dipedomani sebagian. Indikator 2 Rencana Jangka Panjang (Corporate Plan) Rencana Organisasi dan Uraian Tugas Prosedur Operasi Standar Gambar Nyata Laksana (As Built Drawing) Pedoman Penilaian Kerja Karyawan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tertib Laporan Internal Keterangan 3 Perencanaan jangka panjang dipedomani sebagian Perusahaan telah memiliki rencana organisasi dan uraian tugas.

50 36 36 12.Aktiva Lancar .130.098 21.791.72% 47 47 18.341 Klasifikasi Kinerja Baik sekali Baik Cukup Kurang Tidak Baik 15 .518.152.72 ADMINISTRASI = ∑ Nilai yang diperoleh x 15% = 30 x 15% = 12.559.113 18.Perhitungan nilai kinerja PDAM sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 1999 adalah sebagai berikut : ASPEK KEUANGAN PERHITUNGAN = ∑ Nilai yang diperoleh x 45% = 34 x 45% = 25.50 OPERASIONAL = ∑ Nilai yang diperoleh x 40% = 22 x 40% = 18.50% 60 60 NILAI KINERJA 25.2004 dan 2005 adalah sebagai berikut : URAIAN AKTIVA .805 16.72 dengan nilai “CUKUP” 4) Klasifikasi Umum Angka penilaian dan klasifikasi umum pemantauan Kinerja Keuangan terhadap tingkat kesehatan PDAM sebagai berikut : Range Nilai Kinerja > 75 > 60 – 75 > 45 – 60 > 30 – 45 < 30 5) Perkembangan Usaha PDAM (1) Perkembangan Posisi Keuangan Perkembangan posisi keuangan (Neraca) per 31 Desember 2003.50 56.359 (dalam ribuan) 2005 9.72 Jumlah Kinerja KESIMPULAN : Jumlah nilai kinerja PDAM Kabupaten Cilacap Tahun 2005 sebesar 56.Aktiva Tetap 2003 3.575.059 2004 7.

352.Hutang Lain-lain .808 0 1.685 7.126 561.896 105.615 16.683 8.401.511 216.719.611) 108.738 26.634.109.549.079 22.478 (317.81 juta.538.521 2.682 1.986 juta menjadi laba pada Tahun 2004 sebesar Rp439. 16 .634.316.943 5.452.576. Berupa bunga deposito dan jasa giro) dan adanya upaya manajemen untuk melakukan penghematan biaya.474 218. Hal tersebut terjadi karena adanya peningkatan pendapatan usaha maupun pendapatan di luar usaha (dhi.Aktiva lain-lain TOTAL AKTIVA PASIVA .986) 2004 13.885.071.637 11.049.057 3. (2) Perkembangan Laba-Rugi Perusahaan URAIAN Pendapatan Usaha Biaya Usaha Laba (Rugi) Usaha Pendapatan lain-lain Biaya Lain-lain Laba (Rugi) Lain-lain Laba (Rugi) sebelum Pajak Pajak Penghasilan Badan Laba (Rugi) setelah Pajak 2003 12.433 3.634.625 (211.213 26.829 6.817 juta dan sekarang pada Tahun 2005 laba menjadi sebesar Rp1.817 (dalam ribuan) 2005 16.049. Kenaikan tersebut terutama terjadi karena jumlah aktiva lancar berupa uang kas dan deposito bertambah.721.943 1.049.019 223.486 4.493 13.002 553.037 2.343 439.623 32.370.456.605. jaringan sambungan baru semakin bertambah dan adanya pengakuan aktiva tetap bantuan dari Pemerintah Pusat/Daerah pada Neraca per 31 Desember 2005.Hutang Lancar .193 13.776..702 Perkembangan aktiva PDAM Kabupaten Cilacap dalam tiga tahun terakhir selalu mengalami kenaikan.Hutang Jangka Panjang .817 0 439.773.999.884.071.808 Hasil usaha selama tiga tahun terakhir menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan yaitu dari kondisi perusahaan merugi pada Tahun 2003 sebesar Rp211.300.Ekuitas TOTAL PASIVA 1.549.702 9.489 496.877 3.854 2.977 9.263 32.023.986) 0 (211.443 22.685 1.499.867 12.

73 0.737 13.45 0.079.388.023.89 juta jika dibandingkan ekuitas Tahun 2004. Thd Ekuitas Ratio Ekuitas terhadap Hutang RENTABILITAS ROI ROE Operating Ratio 2003 0.949. 8.046 134.77 0.986) 9.78 0. (4) Perkembangan Ratio Keuangan Perkembangan Ratio Keuangan Perusahaan dari Tahun 2003 sampai dengan Tahun 2005 adalah sebagai berikut: URAIAN LIKUIDITAS Cash Ratio Current Ratio Quick Ratio SOLVABILITAS Ratio Hutang Jk.97 0. Modal Pemerintah Pusat 2.92 2005 0.41 0.93 0.04 0.75 -0. No. Modal Pemerintah Daerah 3 Modal Pemda belum ditetapkan statusnya 3.03 2004 0.443 (dalam ribuan) 2004 2005 3.236 15.630 (7.02 1.046 1. URAIAN 1.240. 7.00 (7.737.691.67 0.090 365.64 0.94 0.949.600) 439. Hal tersebut terjadi selain karena pada Tahun 2005 perusahaan memperoleh laba usaha serta karena adanya tambahan modal hibah berupa instalasi dan tambahan modal Pemerintah Daerah dalam bentuk proyek pengembangan sistem penyediaan air minum dan pengelolaan sanitasi serta proyek Gandrungmangu (instalasi transmisi dan distribusi).08 0.33 0.01 -0.730 14.499.223 0.224 1.079.236 129.03 0.97 17 .177 14.023.614) (211.95 0.177 2.919.630 129.(3) Perbandingan Ekuitas Perbandingan Ekuitas selama tiga tahun terakhir tampak pada daftar berikut ini.62 juta atau mengalami peningkatan sebesar Rp1. Modal Hibah 4.788 0 11.26 0.634.691.600) (7.02 0. Pjg.240. Cadangan Umum Laba (Rugi) Tahun Lalu Laba (Rugi) Tahun berjalan JUMLAH 2003 3.997.62 0.623 Jumlah ekuitas Tahun 2005 sebesar Rp13.

yaitu pada Tahun 2004 mencapai 78% menjadi 67% pada Tahun 2005. yaitu dengan meningkatnya ROI (Return on Investment) dan ROE (Return on Equity) karena pada Tahun 2005 perusahaan memperoleh kenaikan laba usaha dari kondisi yang sebelumnya.578 7.Penjualan Air (M3) 2003 9. peluang dan ancaman. Analisa ini untuk menetapkan posisi Perusahaan (PDAM Kabupaten Cilacap) terhadap usaha 18 . (5) Perkembangan Operasi Pokok Perkembangan produksi air dan penjualan air dari Tahun 2003 sampai dengan Tahun 2005 adalah sebagai berikut: URAIAN . kelemahan. Rentabilitas ratio secara umum mengalami perbaikan. dengan semakin menurunnya ratio hutang jangka panjang terhadap ekuitas. dan untuk Tahun 2005 mencapai sebanyak 33. Opportunities. Hal ini terjadi karena pengalokasian laba tahun berjalan ke dalam akun cadangan serta meningkatnya hutang usaha dan hutang jangka panjang.762 6. dengan demikian tidak terjadi penghematan biaya. Rasio ekuitas terhadap hutang mengalami penurunan sebesar 11% dari Tahun 2004 ke Tahun 2005. (6) Analisa SWOT Analisa SWOT (Strenghts. Sedangkan rasio operasi (operating ratio) meningkat. Laba perusahaan meningkat karena jumlah pelanggan meningkat.821 2004 9.537 Realisasi perkembangan produksi dan penjualan air secara umum mengalami kenaikan seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan dari tahun ke tahun.616 pelanggan. Ratio Solvabilitas juga menunjukkan hal yang positif.Produksi Air (M3) .964 (dalam ribuan) 2005 10. Ratio Likuiditas Perusahaan dalam tiga tahun terakhir menunjukkan trend kenaikan yang positif meskipun tidak dalam jumlah yang besar.310 6.Dari daftar tersebut menunjukkan bahwa perkembangan ratio keuangan dari Tahun 2003 sampai dengan Tahun 2005 mengalami perbaikan yang cukup signifikan. Secara keseluruhan likuiditas perusahaan belum dapat dikatakan baik. Weaknesses. Threats) adalah analisa yang mengidentifikasikan kekuatan.

. modal dan hutang.Bidang Produksi dan Distribusi : • Jumlah air baku relatif cukup memadai.Bidang Manajemen : • Seluruh kegiatan transaksi telah dicatat dengan baik dan dapat berfungsi untuk pengawasan harta. • Kondisi aktiva untuk pengolahan air masih sangat memadai. distribusi. • Efektivitas penagihan cukup tinggi. manajemen. • Kondisi Water Meter Produksi Utama pada wilayah Kesugihan cukup baik.Bidang Pemasaran/pelayanan : • Produk sangat dibutuhkan masyarakat. . • Kualitas air memenuhi syarat kesehatan. . produksi. staff cukup baik. sehingga kapasitas produksi cukup tinggi.serta menetapkan strategi dan pemasaran dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan dan dikelompokkan dalam bidang-bidang yang sesuai dengan kondisi senyatanya sehingga memudahkan dalam analisa. • Kontinuitas air mengalir di sebagian besar wilayah pemasaran cukup optimal yaitu 24 jam per hari. • Kecepatan pelayanan pemasangan sambungan baru. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut: Kekuatan : . • Sebagian pengelolaan rekening telah menggunakan on line sistem. (a) Kondisi Internal PDAM Kondisi Internal PDAM meliputi aspek pemasaran/pelayanan. • Pengaduan pelanggan dapat ditangani dengan baik. 19 . sub bagian.Bidang Sumber Daya Manusia : • Kemampuan pelaksanaan tugas pada bagian. Kondisi internal meliputi berbagai kekuatan dan kelemahan perusahaan yang masing-masing dapat mendukung dan menghambat perkembangan PDAM. sumber daya manusia dan keuangan. • Jumlah pelanggan tersebar di cabang dan perkotaan.

. • Beberapa wilayah belum memperoleh air secara kontinu 24 jam. 20 . • Penanganan terhadap kebocoran belum optimal. • Tingkat kehilangan air yang masih cukup tinggi.721. Kelemahan .62% atau sebesar 269.Bidang Pemasaran/pelayanan : • Cakupan pelayanan masih cukup rendah mencapai 15. • Hutang dan beban bunga denda yang sangat memberatkan keuangan perusahaan.Bidang Keuangan : • Biaya operasional cukup tinggi mengakibatkan harga pokok produksi menjadi mahal.Bidang Produksi dan Distribusi : • Jenis sumber air adalah air baku dan air bawah tanah yang memerlukan biaya eksploitasi yang cukup tinggi. dilihat dari meningkatnya tingkat kebocoran dibandingkan tahun sebelumnya.• Motivasi tugas karyawan terhadap penyelesaian pekerjaan cukup baik.706 penduduk. • Pendapatan perusahaan sangat tergantung pada kelompok pelanggan niaga atau industri. • Jenjang pendidikan karyawan cukup memadai.015 jiwa dari 1. • Usia karyawan rata-rata tergolong muda. .Bidang Manajemen : • Kebijakan penerapan sanksi kepada pelanggan belum sepenuhnya dilaksanakan dengan konsisten. .Bidang Sumber Daya Manusia : • Kurangnya sumber daya manusia yang mampu pada bidang-bidang tertentu seperti bidang keuangan dan pengolahan data elektronik • Prosedur operasi standar belum sepenuhnya dipedomani. . • Untuk mengembangkan jaringan pada wilayah yang cukup luas diperlukan investasi yang sangat besar. • Ratio Laba terhadap penjualan air masih rendah dengan nilai 2.

a. 3. 5. Keringanan bunga dan denda hutang. Meningkatkan minat masyarakat untuk menjadi pelanggan PDAM b. Menambah jumlah pelanggan minimal 2. Program keuangan dan administrasi. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan Memperluas cakupan pelayanan Menjadikan perusahaan yang lebih sehat Memberikan kontribusi pada pembangunan daerah Meningkatkan karyawan Dari visi dan misi tersebut PDAM Kabupaten Cilacap membuat Rencana Strategis yang diimplementasikan dalam empat program: 1. Program teknis dan operasional. Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan profesionalisme dan kesejahteraan dengan 21 . Pengaruh kondisi eksternal berhubungan dengan perkembangan PDAM. Visi. a. Misi dan Strategi yang ditetapkan untuk mencapai tujuan. (b) Kondisi Eksternal PDAM Kondisi eksternal adalah kondisi yang terjadi di luar pengendalian PDAM Kabupaten Cilacap. hubungan langganan dan masyarakat. yaitu : Visi Misi : : Terwujudnya perusahaan yang sehat dan mandiri pelayanan prima 1.Dari data-data tersebut di atas disimpulkan bahwa kondisi internal PDAM Kabupaten Cilacap mempunyai kekuatan cukup memadai disertai dengan kelemahan yang masih cukup signifikan. Program pemasaran. Penggantian peralatan yang sudah tidak ekonomis secara bertahap. 3.5% per tahun c. Efisiensi biaya c. Meningkatkan pendapatan b. 4. Menurunkan angka kehilangan air 0. Secara keseluruhan dapat disimpulkan kondisi Internal PDAM dengan kategori sedang. Meningkatkan cakupan pelayanan b. 2.500 per tahun c. a. 2.

Dari kondisi eksternal tersebut dijumpai adanya indikator berupa Peluang dan Ancaman sebagai berikut : Peluang .Meningkatnya kesadaran penduduk akan air bersih. Terwujudnya sistem kerja secara efektif. (Debit kurang.Adanya hibah aktiva dari Pemerintah Pusat atau Propinsi yang belum disertai dengan peningkatan pendapatan yang cukup signifikan.d. . . air keruh). . .Banyaknya pemakaian air minimal yaitu 1 m3 sampai dengan 10 m3. . Berdasarkan analisa tersebut maka strategi yang perlu dilakukan manajemen PDAM adalah 22 .Debit air baku pada musim tertentu terpengaruhi kondisi alam.Subsidi tarif untuk rumah tangga yang cukup memberatkan PDAM untuk jangka panjang. sedangkan ancaman atau resikonya cukup besar.Kondisi air bawah tanah di sebagian wilayah Cilacap yang belum memenuhi syarat air bersih. .Penutupan sambungan langganan cukup banyak dengan tunggakan yang masih belum terselesaikan. . . efisien dan produktif. a. Meningkatkan kualitas SDM sehingga produktifitas kerja meningkat b. .Peningkatan pelayanan kepada pelanggan masih dapat dilakukan dengan penambahan service point pembayaran. Penyempurnaan Sistem Informasi Pelayanan Terpadu (Simpadu) pelayanan pelanggan.Belum adanya pesaing dari perusahaan sejenis.Menurunnya konsumsi air oleh kelompok niaga/industri yang menjadi andalan perusahaan. . Ancaman .Masih luasnya wilayah kabupaten yang belum terjangkau jaringan PDAM. 4. Program organisasi dan pengembangan Sumber Daya Manusia.Debit air bawah tanah mulai menurun. . terjadi salinitas tinggi. Dari kondisi diatas dapat disimpulkan dampak lingkungan eksternal cukup besar.Makin berkembangnya pembangunan kawasan permukiman dan cepatnya pertumbuhan sarana dan prasarana Kota.

3. penanganan terhadap pelanggan menunggak agar lebih dioptimalkan. Aspek Strategis a. upaya yang ditempuh antara lain : 23 . Hal-hal yang telah dilakukan antara lain : a. (SPI) PDAM (SPI) telah melaksanakan tugasnya berdasarkan program kerja yang meliputi pengawasan umum dan 4. efisiensi biaya produksi maupun biaya umum lebih ditingkatkan. Mengevaluasi kinerja Bagian Umum dan Teknik. Melakukan pengawasan atas pemasangan SR baru. Melakukan pemantauan produksi. h. Peningkatan Pelayanan Pelanggan PDAM Kabupaten Cilacap sebagai penyedia air bersih untuk kepentingan masyarakat (pelanggan) selalu berusaha untuk meningkatkan pelayanannya.peningkatan sambungan baru untuk pelanggan-pelanggan yang tidak disubsidi agar lebih mendapat prioritas. antisipasi terhadap kondisi alam yang mempengaruhi produksi air agar lebih difokuskan. Peningkatan Sumber Daya Manusia Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia PDAM Kabupaten Cilacap memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan dan karyawati untuk mengikuti pendidikan dan latihan yang diadakan oleh PDAM sendiri maupun oleh instansi terkait serta memberikan beasiswa pada beberapa karyawan untuk melanjutkan pendidikan formal. b. Melakukan pengawasan penagihan piutang. distribusi dan kebocoran. Pemahaman atas Satuan Pengawas Intern Dari pengkajian terhadap pelaksanaan tugas Satuan Pengawas Intern Kabupaten Cilacap menunjukkan bahwa Satuan Pengawas Intern pengawasan teknik. Melakukan pengawasan atas administrasi kantor pusat maupun cabang. Melakukan pengawasan atas opname persediaan dan rekening. g. c. d. b. Melakukan pemantauan atas penutupan sementara pelanggan menunggak. e. f. Melakukan pengawasan atas penjualan air melalui tanki.

32 9.623.526.36 13.05 1.773.219.Jk.056. RENTABILITAS 1.560.829.51% 66.549. 3) Perbaikan-perbaikan kebocoran pada pipa transmisi maupun pipa distribusi.70% C. thd Ekuitas 2.097.049. Cash ratio 2.623.74 13.928. Current ratio (kali) 3.22% 24 .808.056.Pjg.219.277.243.312.941. Lampiran 1 PERHITUNGAN RASIO KEUANGAN TAHUN 2005 Uraian A.17 9.452.056.941. Ratio Ekuitas thd Hutang 26.941.17 9.39% 95.023. Panjang Ekuitas Ekuitas Total Hutang Laba Bersih sblm pajak Jumlah Aktiva Perhitungan 7.672.702. Ratio Ht.36% 97. ROI 3. Quick Ratio (kali) Kas + Bank Hutang Lancar Aktiva Lancar Hutang Lancar Ak.704.17 9.29% B.716.81 Nilai 77.32 3.518. 4) Meningkatkan penertiban pencurian air dengan melakukan sweeping pada pelanggan.74 19. 2) Mengadakan peneraan water meter pelanggan.079.32 9.38 32. Lancar-Persediaan Hutang Lancar Hutang Jk.312.023. SOLVABILITAS 1.773. LIKUIDITAS 1.773.748.1) Memberikan pelayanan penjualan air melalui mobil tanki dengan tarif yang cukup terjangkau.462.

76 16.29 16.312.049.623.219. Operating Ratio Laba Bersih sblm pajak Modal kerja Beban Usaha Pendapatan Usaha 1.38 13.489.058.00 8.605.615. ROE 3.456.109.06% 97.2.023.808.01% 25 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->