Anda di halaman 1dari 3

Bagaimana kita menyikapi cobaan/ujian dalam menjalani kehidupan kita sebagai orang Muslim.

Mengaku diri beriman adalah sesuatu hal yang mudah, namun diri kita diakui Allah sebagai hamba yang beriman inilah yang tidak mudah. Keimanan kepada Allah tidak cukup lisan berucap mengaku diri beriman, keimanan seseorang kepada Allah perlu diuji sebagaimana firmanNya : Apakah manusia itu mengira mereka dibiarkan (saja) mengatakan kami telah beriman sedang mereka tidak diuji lagi (QS Al Ankabut : 2 ). Dari ayat diatas dinyatakan bahwa manusia pasti diuji, karena ujian / cobaan itu adalah ukuran bagi sempurna atau tidak iman seseorang dan ini dijelaskan lagi dengan firmanNya: Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka , maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang berdusta (QS Al Ankabut: 3 ). Dan bagaimanakah Allah akan memberi cobaan kepada kita ? Banyak , banyak macamnya yang akan ditimpakan kepada kita sesuai kehendak dari Allah untuk menyempurnakan kita sebagai orang yang beriman dan yang selalu bertakwa dan mengakui keAgunganNya dan firman Allah : Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan , dan sampaikanlah berita gembira kepada kepada orang-orang yang sabar , (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan Innalillahi wa inna ilaihi raajiuun , mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari TuhanNya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk (QS Al Baqarah:155-157). Oleh karena itu apabila sedang mendapat cobaan dari Allah SWT kita harus bersabar dan dekatkan diri kita kepada Sang Pencipta sebagaimana firmanNya jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusu (QS Al Baqarah : 45 ). Dan firmanNya : Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar (QS Al Baqarah : 153 ). Tulisan diatas beberapa ayat dari firma-firman Allah yang bisa saya sajikan mengenai cobaan/ujian dan beberapa ayat firman-firman Allah untuk bagaimana kita menyikapinya dan untuk mencari jalan keluarnya dan marilah kita selalu memohon

kepada Allah untuk selalu diberikan petunjukNya , dengan selalu membaca al Quran sebagaimana firmanNya : Kitab ( Al Quran ) ini tidak ada keraguan padanya , petunjuk bagi mereka yang bertakwa (QS Al Baqarah : 2 ) . Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mahluknya dengan diturunkannya tujuh ayat yang Allah anugrahkan kepada nabi kita nabi Muhammad Saw , tujuh ayat yang mengajarkan kepada kita melaksanakan keimanan dan memohon untuk diberikan Jalan yang lurus , apakah jalan yang lurus itu ? firman Allah : Alif Laam Miim , Kitab ( Al Quran) ini tidak ada keraguan lagi padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa , (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rizki yang Kami anugrahkan kepada mereka, Dan mereka beriman kepada kitab( Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelumnya serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat (QS Al Baqarah :1 - 4) Petunjuk-petunjuk Allah dalam menghadapi tantanganNya antara lain : Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan ( dirikanlah pula shalat ) shubuh. Sesungguhnya shalat shubuh itu disaksikan (oleh ) Malaikat (QS Al Israa : 17 ) Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan TuhanMu mengangkat kamu ketempat terpuji (QS Al Israa : 79 ) Dan katakanlah Ya Tuhanku masukanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong ( QS Al Israa : 80 ) Dan katakanlah yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap , sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap (QS Al Israa : 81 ) Dan kami turunkan dari Al Quran sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orangorang yang zalim selain kerugian ( QS Al Israa : ). FirmanNya diatas tadi mengingatkan kita pada rukun ketentuan yang harus dipenuhi sebagai orang muslim yaitu Rukun Iman dan Rukun Islam.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan khususnya untuk mengingatkan diri sendiri untuk berbuat perbaikan didalam dirinya untuk melaksanakan keimanan dan ketakwaan kepada Allah dengan sebenar-benarnya. Amin amin amin Ya Robbal alamin. (Asep Sumarna , November 2005)