Anda di halaman 1dari 1

ETANOL TERHADAP HASIL EKSTRAKSI SITRONELAL DALAM MINYAK SEREH WANGI (CITRONELLA OIL) Oleh: RIRIH YULIA WULANSARI

NIM: 05307144020 Pembimbing Utama : Regina Tutik P, M.Si Pembimbing Pendamping: Endang Dwi Siswani, M.T ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kadar sitronelal dan perbedaan kadar sitronelal dalam minyak sereh wangi pada variasi komposisi campuran pelarut n-heksanaetanol. Disamping itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui komposisi campuran dua pelarut yang menghasilkan kadar sitronelal tertinggi. Ekstraksi sitronelal dalam minyak sereh wangi dilakukan secara kimia dengan menggunakan campuran pelarut n-heksana-etanol dengan komposisi (1:4); (2:3); (1:1); (3:2) dan (4:1) dengan volume total pelarut 50 mL. Sitronelal yang diperoleh dari hasil ekstraksi pelarut dianalisis secara spektrometri FTIR, kromatografi gas dan kromatograti gas-spektrometri massa (KG-SM). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan kadar sitronelal yang dianalisis secara kromatografi gas dan kromatografi gas-spektrometri massa dalam minyak sereh wangi sebelum ekstraksi (minyak sereh kasar) sebesar 37,50% clan 37,67%. Kadar tersebut mengalami peningkatan setelah proses ekstraksi yang dilakukan pada komposisi campuran pelarut nheksana-etanol (3:2) dan (4:1). Terdapat perbedaan kadar sitronelal dalam minyak sereh wangi pada variasi komposisi campuran pelarut n-heksana etanol. Pada komposisi campuran pelarut nheksana-etanol (3:2) yang dianalisis secara kromatografi gas dan kromatografi gas-spektrometri massa menghasilkan kadar sitronelal tertinggi yaitu sebesar 43,24% dan 52,61 % Kata Kunci: Minyak Sereh Wangi, Ekstraksi, Sitronelal