Anda di halaman 1dari 6

BAB 14 PENGAMBILAN CONTOH TANAH A. PENGAMBILAN CONTOH TANAH TIDAK ASLI (DISTURBED SAMPLING) 1. 2.

TEORI UMUM MAKSUD dan TUJUAN Yaitu untuk mendapatkan suatu contoh tanah (yang tidak usah dijaga keaslian strukturnya), yang mana dapaty dipergunkan untuk pemeriksaan di laboratorium untuk percobaan-percobaan yang tidak mengharuskan contoh tanah asli. 3. PERALATAN Cangkul Sendok semen Kantong plastic Timbangan Saringan no.4 Wadah 4. CARA KERJA Membersihkan lapisan permukaan tanah setebal lebih kurang 10-20cm b. Menggali tanah secara merata dan memasukanya kedalam kantong plastic yang tersedia sebanyak 80gram. Kemudian mengikat kantong dengan tali c.Mengeluarkan tanah ke dalam wadah, kemudian apabila tanah tersebut kering, maka sebaiknya menyaringnya dengan menggunakan saringan no. 4. dan apabila tanah tersebut basah sebaiknya dijemur dahulu sampai kering baru disaringseperti sebelumya. Setelah disaring masukan tanah tersebut kedalam plastic; dan mengikatnya dengan rapat. d. Menandai plastic tersebut sesuai label, nomor contoh, sumber contoh tanah, lokasi dan kedalaman. Kemudian menyimpannya untuk pemeriksaan selanjutnya.

5.

Gambar Alat

B. PEMBORAN DAN PENGAMBILAN TANAH ASLI (HAND BORING& UNDISTURBED SAMPLING) 1. TEORI UMUM Pemboran dilakukan dengan alat bor tangan. Pemboran dilakukan untuk mendapatkan gambaran visual setiap kelipatan kedalaman 20 cm. Pada kedalaman 1 m, diambil sampel tanah untuk diuji di laboratorium guna mendapatkan harga indeks tanah (berat volume, kadar air, specifik gravity) dari sampel tanah tersebut. 2. MAKSUD dan TUJUAN Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mendapatkan suatu contoh tanah yang strukturnya tidak berubah dari struktur aslinya, sehingga nantinya dapat dipakai untuk percobaan-percobaan laboratoriumyang mengharuskan memakai contoh tanah asli. 3. PERALATAN Linggis Pisau dan Parang Kantong plastic Tabung contoh (Shelby tube sampler) beserta tutupnya dan paraffin Mata tabung Kunci-kunci pipa Dongkrak Mata bor (iwan) Stang-stang bor Stang pemutar Baja kanal Stik aparat Kunci arit Alat penumbuk (palu)

4.

CARA KERJA a.Menentukan terlebih dahulu Titik yang akan di bor, sedapat mungkin dekat dengan titik sondir yang telah dilakukan. b. Membersihkan boring site dari rumput-rumput, akar-akar, dsb.serta drad-drad pada stang bor harus bersih dari kotoran. Membuang lapisan tanah permukaan tanah setebal 20cm dengan ukuran 80X80cm Memasang mata bor pada stang bor e.Membuat lubang dengan cara memutar mata bor sampai kedalaman yang diperlukan (biasanya kedalaman 20cm), usahakan pada saat memasukan mata bor, stang bor posisinya tegak lurus. f. Memutar stang bor searah jarum jam dengan menggunakan pemutar stang bor dan memberikan beban diatasnya, agar mata bor cepat masuk kedalm tanah g. Mencabut mata bor, kemudian tanah dikeluarkan untuk dideskripsikan dan diklasifikasikan secara visual. Mengulangi pemboran tadi sampai tercapai kedalaman maksimum yang dikehendaki. i. Mengambil contoh tanah dengan menggunakan shelby tube samplers (tabung) dengan terlebih dahulu dari stang bor tadi disambungkan dengan tabung contoh j. Memasukan stang dengan tabung tadi keadalam tanah kembali, kemudian memutarnya searah jarum jam kembali dengan cara memukulnya dengan alat penumbuk(palu) sampai kedalaman tanah yang didinginkan, yaitu smpai tabung penuh. k. Mengeluarkan tabung yang sudah terisi penuh, pada kedua ujung tabung ini ditutup dengan parafin, untuk menjaga agar kelembaban tidak berubah. l. Mengeluarkan sampel tanah kedalam kantong plastic untuk kemudian mencatanya sesuai kedalaman dan tipe tanah..

UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK LABORATORIUM BAHAN DAN BETON

5.

HASIL PENGAMATAN Hand Bore Lokasi Waktu & tanggal Titik 1 Kedalaman bor (cm) 20 40 60 80 100 120 140 160 Titik 2 Kedalaman bor (cm) 20 40 60 80 100 120 Warna tanah Coklat Coklat abu-abu Coklat abu-abu merah Coklat abu-abu Coklat abu-abu hitam Coklat keemasan Coklat muda Coklat muda hitam Warna tanah Coklat Coklat Coklat abu-abu Coklat kuning keabu-abuan Coklat Kemerah-merahan Abu-abu kuning Deskripsi (jenis Tanah) Belum berlempung Lempung Lempung Lempung Lempung Lempung berpasir Lempung berpasir _ Deskripsi (jenis Tanah) Belum berlempung Lempung Lempung Lempung berpasir Lempung Lempung Organic/humus () () () () () (x) (x) _ Organic/humus () () () (x) (x) (x) : :

Titik 3 Kedalaman bor (cm) 20 40 Warna tanah Coklat hitam Coklat abu-abu kuning Deskripsi (jenis Tanah) Belum berlempung Lempung Organic/humus () ()

60 80 100 120 6.

Coklat abu-abu Abu-abu kekuning-kuningan Abu-abu kuning Abu-abu

Lempung Lempung berpasir Lempung Lempung

() (x) (x) (x)

GAMBAR ALAT