Anda di halaman 1dari 1

PENGANTAR ILMU HUKUM Kaidah (norma) Norma merupakan petunjuk hidup berisi perintah dan larangan, anjuran, izin,

syarat yang mengatur tingkah laku manusia. Di masyarakat telah berkembang berbagai kaidah, yang paling lama adalah kaidah agama, kesusilaan, kesopanan, kebiasaan, lalu adat, dan yang terakhir adalah kaidah hukum. Kaidah agama : kaidah yang ditutunkan oleh Tuhan, yang disampaikan melalui nabi/rasul. Sifat kaidah agama ini berhubungan langsung dengan Tuhan. Sanksi dari kaidah ini adalah hukuman langsung dari Tuhan. Kaidah kesusilaan : kaidah kesusilaan berasal dari hati nurani manusia, mengatur tingkah laku manusia, member penilaian tentang perilaku manusia itu, baik atau tidak baik. Kaidah kesusilaan bila dilanggar adalah penyesalan seumur hidup. Kaidah kesopanan : kaidah ini lahir melalui proses interaksi. Yang menilai kita berperilaku sopan atau tidak adalah orang lain. Kaidah ini juga mengatur tingkah laku manusia sebagai kaidah yang tidak tertulis. Jika kaidah ini dilanggar maka sanksinya adalah dikucilkan masyarakat dari pergaulan hidup manusia (sanksi sosial). Kaidah kebiasaan : kebiasaan adalah tingkah laku manusia yang dilakukan secaraterus menerus dalam waktu yang lama dan polanya harus sama. Kaidah ini lahir dari proses interaksi dalam masyarakat. Sehingga kaidah in I juga dijadikan satu dari sekian banyak sumber hukum. Kaidah adat : kaidah ini mempunyai nilai magis religious yang lahir dari pola interaksi masyarakat dan dikaitkan dengan kepercayaan. Kaidah hukum : kaidah ini mempunyai sanksi yang lebih tegas dari kaidah sosial lainnya. Kerena punya kekuasaan untuk memaksa sanksinya oleh lembaga-lembaga hukum. Kaidah hukum bersifat melindungi korban dari pelanggaran kaidah tersebut. Fungsi kaidah hukum adalah mengisi ruang kosong yang ditingalkan oleh kaidah sosial lainnya, maksudnya adalah karena dirasakan kaidah-kaidah sosial lainnyabelum cukup untuk mengendalikan tingkah laku manusia. Perbedaan antara kaidah hukum dengan kaidah sosial lainnya: Kaidah hukum mempunyai sanksi tegas dan jelas tertulis dalam undang-undang Kaidah hukum bertujuan untuk melindungi masyarakat, sedangkan kaidah kesusilaan bertujuan untuk menyempurnakan diri seseorang Dilihat dari isinya, kaidah hukum merupakan peraturan lahiriah terhadap manusia. Kaidah sosial lainnya lebih berisi tentang aturan sifat batiniah manusia Dilihat dari sifatnya, kaidah hukum merupakan paksaan lahiriah dan sama sekali mengabaikan sifat batiniah manusia Kaidah kesusilaan tidak dapat dipaksakan, karena berasal dari hati nurani manusia Kaidah hukum secara langsung melindungi si korban dari pelanggaran. Sedangkan kaidah lainnya secara tidak langsung melindungi si korban, karena bertujuan untuk memperbaiki tingkah laku masing-masing individu Kaidah hukum berasal dari interaksi masyarakat yang ditetapkan oleh masyarakat untuk kepentingan masyarakat. Sedangkan kaidah kesusilaan berasal dari hati nurani diri sendiri dan untuk kepentingan diri sendiri juga.