Anda di halaman 1dari 39

PEMERIKSAAN SUBSEQUENT EVENTS DAN PENYELESAIAN PEMERIKSAAN

Karakteristik Prosedur yang dilaksanakan untuk Penyelesaian Audit


1. 2.

3.
4.

Prosedur itu tidak bersangkutan dengan siklus transaksi atau akun-akun spesifik Prosedur itu dilaksanakan sesudah tanggal neraca Prosedur itu melibatkan banyak pertimbangan subyektif oleh auditor Prosedur itu biasanya dilaksanakan oleh manajer audit atau anggota senior lainnya dari tim audit yang mempunyai pengalaman yang luas dengan klien.
penyelesaian pemeriksaan 2

audit 2

Prosedur Audit Spesifik untuk mendapatkan bukti audit tambahan



audit 2

Melakukan review atas peristiwa kemudian Membaca notulen rapat Mendapatkan bukti mengenai litigasi, klaim dan penilaian Mendapatkan surat representasi manajemen Melaksanakan prosedur analitis
penyelesaian pemeriksaan 3

Subsequent Events
Adalah peristiwa atau transaksi yang terjadi setelah tanggal neraca tetapi sebelum diterbitkannya laporan audit, yang mempunyai akibat yang material terhadap laporan keuangan, sehingga memerlukan penyesuaian atau pengungkapan dalam laporan tersebut.

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

Dimensi Waktu Peristiwa Kemudian


Tanggal Neraca 31 Des. Akhir pekerjaan lapangan (tanggal laporan) 1 Mar. Tanggal penerbitan laporan 15 Mar.

Peristiwa kemudian

Periode peristiwa kemudian


audit 2 penyelesaian pemeriksaan 5

Jenis Subsequent Events


1.

Peristiwa yang memberikan tambahan bukti yang berhubungan dengan kondisi yang ada pada tanggal neraca dan berdampak terhadap taksiran yang melekat dalam proses penyusunan laporan keuangan. laporan keuangan harus disesuaikan untuk setiap perubahan estimasi sebagai akibat dari penggunaan bukti tambahan tersebut.

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

Contoh Peristiwa kemudian Jenis 1

Salah satu pelanggan besar jatuh bangkrut pada tanggal 1 Februari 20X1, klien menganggap saldo pelanggan itu dapat ditagih semuanya ketika membuat estimasi / cadangan piutang yang mungkin tidak tertagih pada laporan per 31 des 20X0. jika, setelah auditor melakukan review atas peristiwa kemudian, auditor menentukan bahwa kebangkrutan terjadi akibat memburuknya posisi keuangan pelanggan pada tanggal neraca, maka laporan keuangan klien harus disesuaikan.
audit 2

Jika kondisi keuangan pelanggan tersebut baik pada tanggal 31 Desember dan kebangkrutannya disebabkan oleh kebakaran atau bencana serupa yang terjadi sesudah tanggal neraca, maka perlu pengungkapan dalam catatan atas laporan keuangan per31 Desember

penyelesaian pemeriksaan

Jenis Subsequent Events


2.

Peristiwa-peristiwa yang menyediakan tambahan bukti yang berhubungan dengan kondisi yang tidak ada pada tanggal neraca, namun kondisi tersebut ada sesudah tanggal neraca. peristiwa-peristiwa tersebut tidak memerlukan penyesuaian terhadap laporan keuangan. ( memerlukan pengungkapan )

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

Beberapa peristiwa mungkin memerlukan pengungkapan agar laporan keuangan tidak menyesatkan pembacanya

Penjualan obligasi atau penerbitan saham baru Pembelian bisnis Terjadinya tuntutan hukum yang disebabkan oleh peristiwa yang terjadi sesudah tanggal neraca Kerugian aktiva tetap atau persediaan yang diakibatkan oleh kebakaran, atau Kerugian yang diakibatkan oleh kondisi setelah tanggal neraca (seperti penyebab utama kebangkrutan pelanggan)
penyelesaian pemeriksaan 9

audit 2

Kontinjensi

Kondisi, situasi atau serangkaian situasi yang ada yang melibatkan ketidakpastian mengenai kemungkinan keuntungan atau kerugian yang akan diperoleh apabila satu atau lebih peristiwa masa depan terjadi atau tidak terjadi.

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

10

Kewajiban bersyarat

Contingent liability adalah kewajiban perusahaan kepada pihak ketiga yang mungkin terjadi, mungkin juga tidak terjadi, tergantung pada kejadian di periode yang akan datang.

Contingent Liability: Pendiskontoan wesel tagih Tuntutan terhadap perusahaan di pengadilan yang pada tanggal neraca, belum ada keputusan hukum dari pengadilan tersebut
11

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

Tujuan Pemeriksaan Subsequent Events


1.

Untuk menentukan apakah ada kejadiankejadian sesudah tanggal neraca yang membutuhkan penyesuaian terhadap laporan keuangan atau memerlukan pengungkapan dalam catatan atas laporan keuangan agar tidak menyesatkan pengguna laporan keuangan tersebut.
penyelesaian pemeriksaan 12

audit 2

Tujuan Pemeriksaan Subsequent Events


2.

Untuk menentukan kemungkinan tertagihnya piutang walaupun konfirmasi (positif) piutang tidak dijawab oleh pelanggan, dan piutang tersebut sudah lama tidak dilunasi pelanggan, namun jika setelah tanggal neraca ternyata piutang tersebut dilunasi oleh pelanggan, maka perusahaan tidak perlu meragukan ketertagihan piutang tersebut

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

13

Tujuan Pemeriksaan Subsequent Events


3.

Untuk memastikan bahwa barang dalam perjalanan yang tercantum di neraca per tanggal neraca, betul-betul masih dalam perjalanan. Sebab ada kemungkinan, pada saat membayar uang muka pembelian (L/C) perusahaan mencatat:

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

14

Tujuan Pemeriksaan Subsequent Events

Dr Cr Cr

Barang dalam perjalanan Kas Hutang Dagang

Pada saat penerimaan barang sebelum tanggal neraca, perusahaan mencatat: Persediaan Cr Hutang dagang Akibatnya per tanggal neraca tetap terlihat saldo barang dalam perjalanan dan terjadi dua kali pencatatan hutang dagang.

audit 2 penyelesaian pemeriksaan 15

Dr

Tujuan Pemeriksaan Subsequent Events


Seharusnya pada saat penerimaan barang, baik sebelum maupun sesudah tanggal neraca, perusahaan mencatat: Dr Persediaan Cr Barang dalam perjalanan Pada saat hutang tersebut dilunasi: Dr Hutang Dagang Cr Kas
audit 2 penyelesaian pemeriksaan 16

Tujuan Pemeriksaan Subsequent Events


4.

5.

Untuk memastikan bahwa kewajiban dan beban yang masih harus dibayar yang tercantum di neraca per tanggal neraca, betul-betul merupakan kewajiban perusahaan yang akan dilunasi pada saat jatuh temponya (sesudah tanggal neraca) Untuk memastikan bahwa tidak ada kewajiban perusahaan yang belum dicatat per tanggal neraca.
penyelesaian pemeriksaan 17

audit 2

Prosedur Pemeriksaan Subsequent Event


1.

2.

3.

Periksa pengeluaran kas sesudah tanggal neraca, sampai mendekati tanggal selesainya audit field work. Periksa penerimaan kas sesudah tanggal neraca, sampai mendekati tanggal selesainya audit field work. Periksa bukti penerimaan barang sesudah tanggal neraca, sampai mendekati tanggal selesainya audit field work.
penyelesaian pemeriksaan 18

audit 2

Prosedur Pemeriksaan Subsequent Event


4.

5. 6.

Periksa bukti pengeluaran barang sesudah tanggal neraca, sampai mendekati tanggal selesainya audit field work. Periksa cut-off pembelian dan cut-off penjualan Review laporan keuangan interim untuk periode sesudah tanggal neraca.
penyelesaian pemeriksaan 19

audit 2

Prosedur Pemeriksaan Subsequent Event


7.

Minta copy notulen rapat direksi, dewan komisaris, pemegang saham dan pelajari notulen tersebut untuk mengetahui apakah ada commitment yang dibuat perusahaan dan baru dipenuhi di periode setelah tanggal neraca.

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

20

Prosedur Pemeriksaan Subsequent Event


8.

Lakukan tanya jawab dengan pejabat perusahaan yang berwenang, untuk mengetahui:
Apakah ada contingent liabilities b. Apakah ada perubahan yang cukup signifikan dalam modal saham, kewajiban jangka panjang atau kredit modal kerja dalam periode setelah tanggal neraca.
a.

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

21

Prosedur Pemeriksaan Subsequent Event


c.

Apakah ada kejadian-kejadian yang penting sesudah tanggal neraca yang memerlukan penyesuaian terhadap laporan keuangan atau memerlukan penjelasan dalam catatan atas laporan keuangan.

9.

Kirim konfirmasi ke penasihat hukum perusahaan, untuk mengetahui apakah perusahaan mempunyai masalah hukum di pengadilan, misalnya karena ada tuntutan dari pihak ketiga, dan bagaimana pendapat penasihat hukum mengenai status perkara di pengadilan tersebut.
penyelesaian pemeriksaan 22

audit 2

Prosedur Pemeriksaan Subsequent Event


10.

11.

Analisa perkiraan profesional fees, untuk mengetahui apakah ada pembebanan fee dari penasihat hukum perusahaan, yang menyangkut perkara di pengadilan. Dapatkan surat pernyataan langganan (client representation letter).

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

23

PENYELESAIAN PEMERIKSAAN AKUNTAN


1.

2.

Seluruh kertas kerja pemeriksaan harus diparaf oleh pembuatnya dan direview oleh atasan dari yang membuat kertas kerja tersebut. Hasil review harus didokumentasikan dalam suatu review notes dan review notes tersebut harus dijawab secara tuntas oleh staf yang direview secara tertulis
penyelesaian pemeriksaan 24

audit 2

PENYELESAIAN PEMERIKSAAN AKUNTAN


3.

Daftar audit adjustment harus disusun, lengkap dengan index working papernya dan didiskusikan dengan klien jika ada kesalahan yang material dan klien tidak menyetujui usulan audit adjustmentnya, maka auditor tidak boleh memberikan unqualified opinion

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

25

PENYELESAIAN PEMERIKSAAN AKUNTAN


4.

5.

Audit adjustment yang sudah disetujui klien harus diposting ke masing-masing kertas kerja yang berkaitan, baik di supporting schedule, top schedule, working balance sheet maupun working profit and loss Draft report disusun oleh auditor incharge (pimpinan tim-audit) kemudian direview oleh audit manager dan audit partner.
penyelesaian pemeriksaan 26

audit 2

PENYELESAIAN PEMERIKSAAN AKUNTAN


6.

7.

Sebelum kertas kerja pemeriksaan dan draft report direview oleh audit manajer dan audit partner, maka audit supervisor harus menyusun notes to PPM (catatan untuk Partner, Principal dan Manager) Setelah draft report direview dan disetujui PPM, draft tersebut harus didiskusikan dengan klien. Jika klien setuju barulah dibuat final audit report
penyelesaian pemeriksaan 27

audit 2

PENYELESAIAN PEMERIKSAAN AKUNTAN


8.

9.

Sebelum laporan audit diserahkan kepada klien, auditor harus meminta Surat Pernyataan Langganan dari klien. Selain itu auditor harus membuat draft management letter yang setelah di review dan disetujui PPM, harus di diskusikan dengan klien. Setelah klien setuju barulah dibuat manajemen letter yang final untuk diserahkan kepada klien.
penyelesaian pemeriksaan 28

audit 2

Management Letter

Merupakan suatu surat yang dibuat oleh Kantor Akuntan Publik ditujukan kepada manajemen perusahaan yang diperiksa laporan keuangannya, yang isinya memberitahukan kelemahan dari pengendalian intern perusahaan (baik material maupun immaterial weaknesses) yang ditemukan selama pelaksanaan pemeriksaan, disertai dengan saran-saran perbaikan dari KAP
penyelesaian pemeriksaan 29

audit 2

Surat Pernyataan Langganan (Client Representation Letter)

1.

Surat yang dibuat oleh klien, ditujukan kepada kantor akuntan publik, yang berisi pernyataan mengenai beberapa hal yang penting, antara lain: Bahwa manajemen menyadari, merekalah yang bertanggung jawab terhadap kewajaran penyajian laporan keuangan perusahaan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia
penyelesaian pemeriksaan 30

audit 2

Surat Pernyataan Langganan (Client Representation Letter)


2.

Bahwa semua data, catatan akuntansi, notulen rapat direksi dan pemegang saham serta informasi-informasi yang diperlukan dalam pelaksanaan audit, seluruhnya sudah diperlihatkan kepada akuntan publik dan tidak ada yang disembunyikan.

audit 2

penyelesaian pemeriksaan

31

Surat Pernyataan Langganan (Client Representation Letter)


3.

Penjelasan mengenai pos-pos laporan keuangan, misalnya:

Piutang yang disajikan di neraca semuanya bisa tertagih atau sudah dibuatkan penyisihan yang cukup untuk piutang yang diragukan bisa tertagih. Aktiva tetap yang tercantum di neraca semuanya merupakan milik perusahaan dan dicatat berdasarkan harga perolehannya. Hutang yang tercantum di neraca betul-betul merupakan kewajiban perusahaan dan tidak ada hutang atau kewajiban kepada pihak ketiga yang belum dicantumkan di neraca.
penyelesaian pemeriksaan 32

audit 2

Surat Pernyataan Langganan (Client Representation Letter)


4.

5.

Menyatakan ada atau tidaknya aktiva perusahaan yang dijadikan jaminan atas kredit yang diperoleh dari bank. Jika ada aktiva yang dijadikan jaminan, harus dijelaskan aktiva apa saja yang dijaminkan dijaminkan kepada siapa. Menyatakan ada atau tidaknya kewajiban bersyarat ( contingent liability) per tanggal neraca. Kalau ada harus dijelaskan dalam bentuk apa.
penyelesaian pemeriksaan 33

audit 2

Surat Pernyataan Langganan (Client Representation Letter)


6.

7.

Menyatakan ada atau tidaknya transaksitransaksi hubungan istimewa (related party transaction) dengan perusahaan induk, perusahaan anak, atau perusahaan afiliasi. Menyatakan ada atau tidaknya kejadian penting sesudah tanggal neraca yang mempunyai pengaruh yang penting atau material terhadap kewajaran laporan keuangan.
penyelesaian pemeriksaan 34

audit 2

Kegunaan Client Representation Letter


Misalnya, jika ternyata klien tidak mencatat transaksi perusahaan secara keseluruhan atau ada bukti-bukti yang disembunyikan/tidak diperlihatkan kepada kantor akuntan, sehingga ada pihak-pihak yang menggunakan laporan keuangan klien dan merasa dirugikan lalu mengajukan tuntutan kepada akuntan publik di pengadilan. Dalam hal ini akuntan publik dapat menunjukkan surat pernyataan langganan tersebut sebagai bukti di pengadilan, sehingga tidak bisa disalahkan.
audit 2 penyelesaian pemeriksaan 35

Tugas 1

Namiki, BAP sedang mengaudit laporan keuangan PT ABC untuk tahun yang berakhir pd tgl 31 Des 2007. namiki berencana untuk menyelesaikan pekerjaan lapangan dan menandatangani laporan audit tertanggal 10 Maret 2008. namiki dipermasalahkan tentang peristiwa dan transaksi yang terjadi setelah tgl 31 Des 2007 yang bisa mempengaruhi laporan keuangan 2007.
penyelesaian pemeriksaan 36

audit 2

Tugas 1

1.

2.

Diminta: Apa saja jenis umum peristiwa kemudian yang mensyaratkan pertimbangan dan evaluasi namiki? Prosedur audit apa yang harus dipertimbangkan namiki untuk dilakukan dalam rangka mengumpulkan bukti berkaitan dengan peristiwa kemudian?
penyelesaian pemeriksaan 37

audit 2

Tugas 2
Arenas, seorang akuntan asisten untuk KAP B&B, sedang mengaudit laporan keuangan PT XYZ. Program audit KAP tersebut adalah meminta penyiapan surat pernyataan langganan (client representation letter) secara tertulis.

Diminta: 1. Dalam audit laporan keuangan, pada kondisi apa auditor diharuskan untuk memperoleh surat pernyataan langganan? Apa tujuan pemerolehan surat ini?
audit 2 penyelesaian pemeriksaan 38

Tugas 2
2.

3.

Kepada siapa surat representasi ini ditujukan, dan kapan tanggal surat ini? Siapa yang harus menandatangani surat ini dan apa akibat dari penolakan manajemen untuk menandatangani surat tersebut? Dalam hal apa tanggung jawab auditor yang lain bisa dihilangkan dengan memperoleh surat pernyataan langganan?
penyelesaian pemeriksaan 39

audit 2