Tendik, Direktorat Kependidikan, Tenaga Kependidikan, Pengawas, Kepala Sekolah, Pustakawan, Administrasi, Laboran, Organis

Peranan Dan Fungsi Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah Dan Upaya Mengefektifkannya
Contributed by Administrator Thursday, 14 February 2008 Last Updated Monday, 30 June 2008

Bagian terpenting dari lembaga adalah peranan. Peranan ialah jabatan. Sifat-sifat peranan saling mengisi. Peranan dan fungsi TAS/M belum sepenuhnya diberdayakan oleh S/M, pada hal peranan dan fungsi TAS/M mendukung kelancaran pembelajaran. Peranan menimbulkan harapan dan berkonflik dengan kepribadian Peranan TAS/M adalah administrator, personal, sosial, dan manajer. Fungsi ialah sekelompok tugas pekerjaan meliputi aktivitas, jenis yang sama sifat-sifatnya, pelaksanaannya atau urutan. Fungsi. TAS/M adalah memberikan pelayanan prima baik dalam makna sebenarnya dan singkatan. Singkatan pelayanan prima sudah mengandung dimensi pelayanan yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pelayanan prima. Keefektifan individual ditentukan oleh sikap, keterampilan, pengetahuan, Salah satu cara untuk mengefektifkan peran dan fungsi tenaga administrasi sekolah adalah dengan melakukan pelatihan keterampilan manajerial berbasis kompetensi. Terdapat beberapa mata pelatihan yang ditawarkan dalam pelatihan manajerial kepala tenaga administrasi sekolah. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan sumbangan konsep pemikiran tentang peranan dan fungsi TAS/M dan upaya mengefektifkannya. A. Pendahuluan Manusia dalam kehidupan dan penghidupannya memiliki berbagai peranan. Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah (TAS/M) dalam kesehariannya dapat berperan sebagai administrator ketika di sekolah/madrasah (S/M), mungkin berperan sebagai kepala rumah tangga ketika di rumah, berperan sebagai anggota ketika rapat di suatu organisasi, berperan sebagai pemain dalam salah satu cabang olah raga, dan sebagainya. Peranan itu dapat saling mendukung dan dapat pula saling bertentangan.Peranan memiliki harapan-harapan (Getzel, 1958). Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa administrasi di Sekolah Dasar (SD) menurut temuan para pengawas masih belum baik dan mereka mengeluhkan hal ini. Ketika para Kepala SD ditanya para pengawas mengapa administrasi S/M mereka masih belum tertib, para kepala sekolah menjawab karena kami belum memiliki TAS/M. Secara hukum, SD Negeri tidak ada TAS, namun secara faktual, beberapa SD mengangkat sendiri TAS ada yang dibayar oleh komite sekolah dan ada pula yang tidak dibayar. Sebagian Kepala SD/MI mengeluh belum dapat memimpin sekolahnya secara optimal karena disibukkan oleh kegiatan administrasi sekolah terutama administrasi dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Akibatnya, mutu lulusan SD/MI sulit ditingkatkan. Sebaliknya, peranan dan fungsi tenaga administrasi di SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK ada sudah diberdayakan dan ada yang belum diberdayakan tergantung kemauan kepala S/M-nya masing-masing. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa beberapa kepala S/M belum memfungsikan TAS/M karena berbagai faktor. Mungkin karena belum ada TAS/M-ya, mungkin faktor pelayanannya belum memuaskan, dan mungkin pula hubungan interpersonal keduanya belum baik. Harapannya adalah kepala S/M, guru, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang-orang di luar S/M yang berkepentingan dan peduli dengan S/M mau dan mampu memanfaatkan peranan dan fungsi TAS/M dengan sebaikbaiknya. Rekrutmen dan seleksi serta penempatan tenaga administrasi di SD/MI merupakan kebutuhan yang sangat mendesak untuk dilaksanakan pemerintah dalam rangka memenuhi tuntutan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 35, ayat (1), butir b. Yang berbunyi, ”b. SD/MI atau bentuk lain yang sederajat sekurang-kurangnya terdiri atas kepala sekolah/madrasah, tenaga administrasi, tenaga perpustakaan, dan tenaga kebersihan sekolah/madrasah.” Maknanya adalah setiap SD/MI harus memiliki TAS/M. Menurut Direktorat Tenaga Kependidikan (2005), jumlah SD Negeri 135.644 buah. SD Swasta 10.223 buah. Jumlah SD seluruhnya 145.867 buah. Jika satu SD minimal membutuhkan satu tenaga administrasi SD, maka perlu diangkat 145.867 orang tenaga administrasi sekolah untuk SD. Karena alasan klasik keuangan negara masih terbatas, maka tidak mungkin mengangkat sekaligus 145.867 tenaga administrasi SD. Untuk itu, pemenuhan tenaga administrasi SD akan dilakukan secara bertahap. Data di lapangan sementara ini menunjukkan bahwa SD baru boleh memiliki seorang TAS/M jika jumlah Rombongan Belajar (RB) minimal enam buah. Jika jumlah RB lebih dari enam, SD/MI tersebut boleh memiliki seorang kepala TAS/M. Saat ini, data tersebut divalidasi dan diuji publik oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tentang berapa jumlah siswa SD/MI atau jumlah RB yang logis dan realistis baru boleh memiliki tenaga administrasi SD/MI. Setelah mereka ditempatkan di SD, masalahnya adalah, ”Bagaimanakah peranan dan fungsi mereka di SD kelak?” Untuk tenaga administrasi di SMP/MTs, SMA/MI, dan SMK/MAK juga sama yaitu, ”Bagaimanakah peranan dan fungsi tenaga administrasi SMP/MTs, SMA/MI, dan SMK/MAK? Bagaimanakah meningkatkan keefektifan peranan dan fungsi tenaga administrasi di SMP/MTs, SMA/MI, dan SMK/MAK?” Masalah-masalah di atas dapat dirumuskan sebagai berikut, ”Bagaimana peranan, dan fungsi TAS/M, dan mengefektifkannya?” Berdasarkan rumusan masalah di atas, artikel ini bertujuan untuk memberikan sumbangan konsep pemikiran tentang peranan dan fungsi TAS/M, dan upaya-upaya mengefektifkan peranan dan fungsi tersebut. Berikut ini dibahas kajian teoritis tentang konsep: (1) peranan TAS/M, (2) fungsi TAS/M, dan (3) upaya mengefektifkan peranan dan fungsi TAS/M. B. Pembahasan 1. Konsep Peranan TAS/M Suatu bagian penting dari lembaga ialah peranan. Peranan ialah aspek-aspek dinamis dari kedudukan dan jabatan di
http://www.tendik.org Powered by Joomla! Generated: 26 August, 2009, 13:15

dan ia menetapkan perilaku para pemegang peranan itu. 2009. siswa. dan akuntabel. Bruno. maka peranan dan fungsi setiap orang sama pentingnya karena masing-masing saling membutuhkan. yang lain. Administrasi. ingin mendapatkan pengalaman berada di tempat lain. Mereka tidak diberdayakan secara optimal bahkan tidak dilibatkan karena penguasa lebih mementingkan kelompok dan sentimen pribadinya daripada mementingkan bangsanya. Pendapat di atas itu tampaknya berlaku bagi mereka yang menghakimi bahwa TAS?M tidak penting. pemegang peranan itu meliputi pendidik. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa peranan sebagai TAS/M memiliki harapan antara lain ingin: tertib administrasi. kurang kompeten.. peranan dan fungsinya dihargai sama pentingnya dengan kepala S/M dan guru. SMA dan SMK samasama dalam lingkungan pendidikan menengah.kebenaran-kebenaran&rdquo.. Di sekolah. guru berperan memberi pembelajaran.. Karena. Manusia ada yang menghakimi bahwa TAS/M tidak penting karena menurut Jakop Sumardjo (2007). Oleh sebab itu. negara dan masyarakat terbelenggu dalam struktur berpikir yang tidak menghargai apa yang dipunyai sendiri. Pustakawan. ingin menambah teman-teman baru. ada yang mengangkat pengurus surat menyurat dari SMK Jurusan Otomotif.tendik. Organis dalam suatu lembaga. dan kesejahteraan TAS/M sebagai haknya juga ditingkatkan. Laboran. TAS/M ingin agar kesejahteraannya ditingkatkan karena merasa gaji dan penghasilannya tidak cukup. mau mendengar &rdquo..kepentingan&rdquo. dan ribuan lainnya. Coba bayangkan. Kalau manusia ingin menghakimi orang lain.Tendik. itulah yang dipakai untuk menghakimi orang lain. dan haknya.. mandiri. TAS/M ingin dihargai karena manusia pada hakikatnya memiliki kebutuhan ingin dihargai atau esteem need menurut Maslow (1954). Tetapi. dan orang tua yang memanfaatkan administrasi tersebut.. dan komitmen biarlah proses yang membuktikannya. guru.kepentingan&rdquo.kebenaran&rdquo.. Kecerdasan subjektif ini terbatas karena itu ia harus terbuka. Sejarah membuktikan. Ilustrasi di atas mendukung pendapat Getzel (1958) yang menyatakan bahwa sifat pokok dari peranan-peranan adalah satu sama lain saling melengkapi untuk mencapai tujuan sekolah secara efektif. integritas. Soal kerjasama.. Tetapi kepintaran dan kehebatan mereka tidak memperoleh harga dan penghargaan yang memadai. Penghargaan terhadap pentingnya peranan dan fungsi TAS/M sampai saat ini masih kurang disadari dan kurang mendapat perhatian baik oleh warga S/Mh. dan peserta didik (Oteng Sutisna. Kepala TAS memiliki staf yang harus ia kelola secara profesional dengan keterampilan managerialnya.&rdquo. ingin agar peranan dan fungsinya diberdayakan oleh kepala S/M. ilmuwan. maupun pejabat. dan &rdquo. guru sebagai penyerang. TAS/M ingin diikutkan pelatihan seperti halnya kepala sekolah dan guru karena ingin meningkatkan kompetensinya sehingga mampu memainkan peranan dan fungsinya secara lebih profesional. seandainya penjaga sekolah tidak masuk. TAS/M ingin diberdayakan peran dan fungsinya karena selama ini masih ada kepala S/M yang hanya melibatkan dalam pembuatan program saja. Pada hal kenyatan di lapangan. niat dan upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat serta citra TAS/M semakin mendapat perhatian. hubungan interpersonal kurang baik. Semua peranan masing-masing adalah untuk mencapai tujuan sekolah.Padahal orang pintar tidak sedikit di negeri ini.org Powered by Joomla! Generated: 26 August.rasa&rdquo. TAS/M ingin tertib administrasi agar peranan dan fungsinya dianggap penting dan diberdayakan oleh sekolah. integritas dan komitmennya diragukan. Galileo. dan berdialog dengan hati nurani dan menganggap sekolah sebagai suatu sistem sosial. Pengawas berperan sebagai pembimbing kepala sekola. peranan dan fungsi TAS/M kurang dihargai oleh masyarakat. dengan adanya Direktorat Tenaga Kependidikan. maka proses pembelajaran di kelas akan terganggu. sama-sama ingin mencerdaskan peserta didik. cukup tidak cukup itu bukanlah terletak pada gaji dan penghasilan tetapi pada &rdquo. Di negara kita. kanan. Sebenarnya. Di suatu sekolah sebagai contoh. TAS/M berperan sebagai administrator. tanggung jawab. Terbukti dengan semakin banyaknya bimbingan teknik (pelatihan) TAS/M yang telah dilakukan Direktorat Tenaga Kependidikan di mana sebelumnya pelatihan seperti ini sangat langka dilaksanakan. gelandang tengah dan back. 13:15 . warga masyarakat. TAS/M ingin disamakan eselonnya karena peran dan fungsi serta beban tugas Kepala Tata Usaha di SMA relatif hampir sama dengan Kasubag Tata Usaha di SMK. dan &rdquo. dan mungkin pula ketertutupan kepala S/M dalam hal keuangan. sebenarnya negara sangatlah dirugikan dengan dihakiminya orang-orang kompeten dan potensial di bidangnya. tetapi tidak pernah http://www. Orang lain itu tidak penting. dan S/M sebagai sebuah sistem. maka TAS/M adalah sebagai kipernya.a bagi Kepala Tata Usaha SMA disamakan dengan eselon Kasubag Tata Usaha di SMK yaitu IV. mungkin untuk menghemat. toleran. 1987). Hakim yang bodoh adalah hakim yang berkaca mata kuda yang hanya melihat satu arah dan tidak mau melihat dan mendengar arah kiri. Manusia cenderung merasa tidak cukup. manusia itu sombong dan menganggap dirinyalah yang paling benar. kalau kita mau jujur. eselon V. Tenaga Kependidikan. Socrates. Keadaan ini terjadi pula dengan TAS/M.b. Di samping itu. penuh dengan kesalahan dan dirinyalah yang paling dan benar. Semuanya sama tujuannya yaitu ingin mencetak gol sebanyak-banyaknya. Pengawas. Coba lihat teman Anda. Setiap orang mempunyai &rdquo.kebenaran&rdquo. pintu tidak bisa dibuka. Sesungguhnya. dan belakang. dan ingin melepaskan kejenuhan di tempat kerja. tidak perlu dilatih karena pekerjaannya hanyalah mengurusi surat-menyurat. Gaji dan penghasilannya jauh di bawah Anda.. Bangsa kita adalah bangsa tidak mau menghargai potensi orang lain seperti yang diungkapkan Editorial (2006). siswa berperan sebagai pembelajar. kepala sekolah berperan sebagai pihak yang dibimbing. Sampai di luar S/Mpun. ia harus cerdas secara subjektif. sedangkan dalam pelaksanaannya tidak dilibatkan. kepala S/M. Jadi semua peran dan fungsi di sekolah adalah sama pentingnya. penghakiman seperti ini telah menghukum mati ilmuwan-ilmuwan potensial seperti Pram. Para penguasa menghakimi mereka dengan mengatakan mereka tidak dapat bekerja sama. efisien. tenaga kependidikan. Direktorat Kependidikan. Kepala Sekolah.. Menurut Getzel (1958). peranan memiliki harapan-harapan yaitu kewajiban. Bangsa kita tampaknya belum menghargai profesionalisme. S/M dapat ibarat sebuah tim sepak bola. Semua yang diciptakan Tuhan pasti ada manfaatnya. Meskipun di SMK ada bengkel-bengkelnya tetapi di bengkel sudah ada kepala bengkel dan teknisi yang langsung berada di bawah pembinaan kepala sekolah. Misalnya. sendiri serta &rdquo. &rdquo. pengangkatan TAS/M masih banyak dari lulusan SMA daripada SMK Jurusan Administrasi Perkantoran. diikutkan dalam pelatihan-pelatihan seperti halnya kepala sekolah/madrasah dan guru. maka peranan dan fungsi kepala S/M sebagai kapten.

idealnya terdapat 13 orang staf administrasi sekolah dengan tugas sebagai: (1) pelaksana urusan persuratan dan pengarsipan (kesekretariatan). Jika TAS/M tersebut memiliki staf. Sebagai contoh. Peranan menurut Getzel (1958) kadang-kadang berkonflik dengan kepribadian. (3) pelaksana urusan keuangan (pembiayaan sekolah/madrasah). diberi PNS tersebut nilai 91. Tenaga Kependidikan.Barangkali salah satu penyebabnya adalah karena bangsa ini punya alat ukur yang sangat unik. Dari berbagai pendapat di atas. Coordinating. 13:15 . Pekerjaan catat-mencatat mendukung salah satu karakteristik birokrasi yaitu administrasi adalah tindakan catat-mencatat seperti yang dinyatakan Weber (1947) (Wendrich. ia harus memahami dan mampu mengkoordinasikan penyelenggaraan administrasi S/M sesuai pedoman pengelolaan administrasi S/M. dan memenuhi atau menyediakan (Husaini Usman. Ad berarti intensif. Staffing. (10) pengemudi (pada sekolah yang sudah memiliki mobil). Di SMK tersebut. 2005) dengan akronim POSDCoRB (Planning. (5) menelpon. Pekerjaan catat-mencatat atau tulis-menulis mendukung falsafah yang digunakan dalam Sistem Manajemen Mutu International Standart Organization 9001:2000 (SMM ISO 9001:2000) yaitu.org Powered by Joomla! Generated: 26 August. 2006). Jika PNS bersangkutan diberi nilai di bawah 91 berarti pembinaan si Kepala TAS/M berarti tidak berhasil. Menurut Anonim (1995). (3) memeriksa. Administrasi. dan menerapkan teknik-teknik administrasi perkantoran. bekerja sama. menyediakan.1988). dan lain sebagainya (meskipun sebenarnya semuanya hasil pinjaman bahkan utang). Direktorat Kependidikan. dan (8) melakukan komunikasi (lisan dan tertulis). dan (8) lain-lain. (7) menyimpan dan menyusun indeks. Misalnya. (2) menyediakan keterangan-keterangan bagi pucuk pimpinan organisasi itu untuk membuat keputusan atau melakukan tindakan yang tepat. (8) pesuruh (caraka). (7) mengirim surat. and Budgetting). Selanjutnya dijelaskan oleh The Liang Gie (2000) bahwa untuk Indonesia dapatlah kini secara lengkap tata usaha dirumuskan sebagai segenap rangkaian kegiatan yang menghimpun. Sedangkan Mill dan Standingford (1982) menyebutkan delapan kegiatan tenaga administrasi yaitu: (1) menulis surat. Di samping itu. Peranan TAS/M sangat erat hubungannya dengan otoritas formal yang diberikan oleh S/M. baju bermerek. bahkan-mungkin-termasuk berapa jumlah isterinya. Otoritas formal tersebut berupa tugas pokok dan fungsi TAS/M. ia juga harus mampu menciptakan pelayanan administrasi yang lancar dan tepat waktu. Kepala Sekolah. Organis mengeluh dan tampak hidupnya sangat bahagia walaupun tidak dalam kemewahan. Jawabnya menurut Taufiq Effendi. maka peranannya bertambah satu yaitu sebagai pengelola (manager). 2007). Akhirnya. (6) memilah (menggolongkan dan menyatukan). (2) membaca. (4) menghitung. terjadilah konflik batin antara peranan dengan kepribadian Kepala TAS/M. (7) pelaksana urusan hubungan sekolah dengan masyarakat. maka S/M harus menerapkan dan memiliki sertifikat ISO 9001:2000. Jadi. &rdquo. sedangkan ministrare berarti melayani. (3) menyalin (menggandakan). Berdasarkan pendapat The Lian Gie di atas. ad + ministrare.al. Dari pengalaman lapangan diketahui bahwa staf TAS/M yang paling lengkap kebanyakan berada di SMK favorit. dan membantu sama dengan administrasi. mengolah. merek bajunya apa. Celakanya. Jika ditinjau dari sudut asal usul kata (etimologis). membimbing stafnya. Sebaliknya. maka peranan TAS/M sesungguhnya hanya satu yaitu sebagai administrator karena ketiga peranan yang diungkapkan di atas yaitu melayani.Tendik. orang tidak cukup (miskin) adalah orang yang banyak (kaya) keinginannya. (2) pelaksana urusan kepegawaian (pendidik dan tenaga kependidikan). mencatat. &rdquo. maka administrasi berasal dari Bahasa Latin.. membangkitkan gairah kerja.&rdquo.tendik. maka pelaksana urusan akan bertambah lagi yaitu: (1) http://www. Akibatnya. Reporting. (4) pelaksana urusan kurikulum (isi) dan pembelajaran (proses). (6) pelaksana urusan sarana dan prasarana. tenaga tata usaha memiliki tiga peranan pokok yaitu: (1) melayani pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan operatif untuk mencapai tujuan dari suatu organisasi. Manajer menurut The Liang Gie (2000) ialah seorang yang mampu: melihat semua urusan dalam keseluruhannya. Jadi. Orang yang cukup (kaya) adalah orang yang sedikit (miskin) keinginan. Laboran. membantu. Selanjutnya ditambahkan Terry bahwa tujuh kegiatan tenaga administrasi adalah: (1) mengetik. (2) menghitung. melimpahkan pekerjaannya. cara seperti itu justru membuat lawan hubungannya menjadi yakin dan percaya sepenuhnya. dikhawatirkan PNS bersangkutan semakin malas dan frustasi.&rdquo. (6) menggandakan. Di samping itu. alat ukur untuk melihat kesuksesan seseorang dipandang dari berapa jumlah mobil yang dimilikinya. (5) pelaksana urusan kesiswaan (peserta didik). Organizing. Pengawas. Pustakawan. Menurut aturan. rumahnya di kawasan mana. selaku Menpan (2007) menyatakan. et. sebagai seorang administrator. Mengapa TAS/M ingin ditingkatkan kekayaannya?. Peranan kepala TAS/M sebagai manajer lainnya lagi adalah sebagai planner karena ia harus membuat rencana dan program kerja ketatausahaan. maka ketika seseorang menjalin hubungan dengan orang lain. (4) menyimpan. Pekerjaan tenaga administrasi menurut Terry (1958) meliputi: penyampaian keterangan secara lisan dan pembuatan surat menyurat dan laporan-laporan sebagai cara untuk meringkas banyak hal dengan cepat guna menyediakan suatu landasan fakta bagi tindakan kontrol dari pimpinan. dan (13) tenaga kebersihan S/M.Tulis yang Anda kerjakan dan kerjakan yang Anda tulis. jika PNS tidak bisa naik pangkat. dan menyimpan. PNS tidak bisa naik pangkat jika nilai kesetiaan di bawah 91. menggandakan. Pada hal bawahannya hanya layak diberi nilai di bawah 91. (5) memeriksa. Karena alat ukur yang demikian itu. mengirim. dapat disimpulkan bahwa peranan TAS/M adalah sebagai administrator. (11) penjaga S/M. untuk merubah tidak cukup menjadi cukup adalah dengan merubah rasa tidak cukup menjadi cukup dan bersyukur (Masassya. seorang administrator harus mampu sebagai koordinator. peranan sebagai Kepala TAS/M sebagai manajer bertugas menilai DP3 bawahannya mempunyai kepribadian objektif dan senang membina. (12) tukang kebun (pada SMK Pertanian). Menurut The Lian Gie (2000). Dengan diterapkannya delapan standar pendidikan nasional di S/M. orang lain itu disuguhkan dengan penampilan yang dilengkapi dengan aksesori mobil mengkilap. 2009. Sebagai organizator karena ia harus mengorganisasikan stafnya. Jika mutu S/M Indonesia ingin diakui dunia internasional. dan (3) membantu kelancaran perkembangan organisasi sebagai suatu keseluruhan. Pekerjaaan catat mencatat mendukung salah satu fungsi manajemen yang dikembangkan oleh Gullick & Urwick (1937) (Hoy & Miskel. memberikan insipasi.

communicator. coordinator. (5) standar sarana dan prasarana. dan manajer.&rdquo. untuk membantu pekerjaan-pekerjaan pokok (substantif) berjalan secara efektif dan efisien. maka ia akan mendapat kebahagiaan.org Powered by Joomla! Generated: 26 August. Pelayanan prima dalam hal ini mengandung arti sebenarnya dan arti singkatan. and pull people together for common purpose. expeditor. 1963) menyatakan bahwa administrasi perkantoran sebagai fungsi yang menyangkut manajemen dan pengarahan semua tahap operasi perusahaan yang mengenai pengolahan bahan keterangan. tenaga perpustakaan. corak. PELAYANAN PRIMA dalam arti singkatan adalah: Pantas (tepat janji http://www. Peranan kepala TAS/M adalah sebagai: administrator. Peranan sebagai administrator memiliki subperanan sebagai: collector. (5) Pelaksana sekretariat dan kesiswaan bertugas membantu Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha dalam mengelola kesekretariatan dan kesiswaan. apabila sudah ada standar pelayanan. (2) standar proses. Setiap organisasi. Pelayanan prima di sekolah/madrasah ialah pelayanan yang sesuai atau melebihi delapan standar pendidikan nasional yaitu: (1) standar isi. build positive relationships. Grager (dalam Wylie. problem solver. dan clerical work diperlukan oleh semua jenis aktivitas substantif agar dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Depdiknas (2001) menyatakan bahwa fungsi TAS/M adalah: (1) Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha bertugas membantu kepala sekolah/madrasah dalam kegiatan administrasi (urusan surat menyurat. Tenaga Kependidikan. handle disagreements. sender.tendik. (7) standar pembiayaan. Administrasi. 2000). Berkenaan dengan kualitas personal. dan ingatan organisasi. apapun bentuk. (6) standar pengelolaan. Sejalan dengan pendapat-pendapat di atas. Evans (dalam Heyel. Peranan semua pelaksana urusan adalah sebagai administrator. (6) Pengemudi bertugas sebagai sopir. TAS/M sebagai makhluk sosial tidak dapat melepaskan peranannya sebagai orang yang sosial. Dari berbagai pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa fungsi TAS/M adalah memberikan pelayanan prima di bidang administrasi. dan caretaker. orang yang tidak tulus akan lebih banyak merasa gelisah dan khawatir. calculator. ketulusan (sincerity).Tendik. Peranan pesuruh adalah sebagai pengantar surat (expeditor atau distributor) dan melayani konsumsi tamu (waiter). Joko Kuncoro (2002) menyatakan bahwa pekerjaan kantor atau tata usaha memiliki berbagai sebutan lain seperti office work. personal. Peranan sebagai manajer memiliki subperanan sebagai: planner. Jika seseorang membantu orang lain dengan ketulusan atau keikhlasan. Pustakawan. motivator. Organisasi S/M mempunyai aktivitas substantif berupa pembelajaran dan pekerjaan kantor berupa administrasi S/M.The ability to connect to other. (3) standar kompetensi lulusan. personal. Dengan adanya delapan standar tersebut berarti S/M dapat melaksanakan pelayanan prima. pekerjaan TAS/M merupakan pelayanan yang berfungsi meringankan (facilitating function) terhadap pencapaian tujuan aktivitas substantif. Peranan pengemudi adalah sebagai sopir (driver). &rdquo. programmer. Keberadaannya selalu dibutuhkan dan ketiadaannya selalu dikenang. decision maker. Berkenaan dengan keterampilan sosial. maka tenaga kebersihan. Kepala Sekolah. Hunsaker (2002) menyatakan. Denyer (1975) menyatakan bahwa kualitas kepribadian TAS/M yang penting-penting adalah kegairahan (enthusiasm). kebijaksanaan (wisdom). Pengawas. duplicator. archivist. Sri Pannyavaro (2007) menyatakan bahwa di antara pekerjaan luhur yang dilakukan manusia adalah melayani orang lain tanpa mengharapkan imbalan. dan (2) pelaksana urusan penilaian pendidikan. 1958) menyatakan bahwa fungsi administrasi perkantoran adalah fungsi tata penyelenggaraan terhadap komunikasi dan pelayanan surat menyurat dari suatu organisasi. dan tenaga laboran/teknisi bukan lagi menjadi staf TAS/M tetapi kedudukannya tersendiri yaitu sebagai salah satu tenaga kependidikan seperti halnya dengan TAS/M. dan (8) standar penilaian pendidikan. Fungsi dalam suatu organisasi dibebankan kepada seseorang petugas atau satuan tertentu sebagai tugas yang harus dilaksanakan (The Liang Gie. pelaksanaannya atau karena merupakan suatu urutan ataupun secara praktis saling tergantung satu sama lain. Pada dasarnya. Konsep Fungsi TAS/M Fungsi ialah sekelompok tugas pekerjaan meliputi sejumlah aktivitas yang tergolong pada jenis yang sama berdasarkan sifat-sifatnya. (2) Pelaksana urusan kepegawaian bertugas membantu Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha dalam kegiatan atau kelancaran kepegawaian baik pendidik maupun tenaga kependidikan yang bertugas di sekolah/madrasah. Direktorat Kependidikan. (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan. Pelayanan prima dalam arti sebenarnya menurut Anonim (2000) ialah pelayanan yang sesuai atau melebihi standar yang ada. bahkan kecewa dan menyesal manakala mendapati kenyataan yang sesuai harapan. dan evaluator. Terry (1958) menyebutkan bahwa tenaga administrasi sebagai pekerjaan pelayanan (service work) yang mempunyai fungsi memfasilitasi (function facilitating). (3) Pelaksana urusan keuangan bertugas membantu Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha dalam mengelola keuangan sekolah/madrasah. 2. Tugas-tugas di atas tentunya dapat dirangkap tergantung kebutuhan S/M masing-masing. Pelayanan prima sesungguhnya baru ada. Laboran. resolve conflicts. kelistruikan. delegator. komunikasi. jenis. technician. organizator. Organis pelaksana urusan kompetensi lulusan. 13:15 . Peranan tukang kebun adalah pemelihara kebun (caretaker atau nurseryman) TAS/M sebagai pribadi tidak dapat melepaskan peranannya sebagai personal. Managers need social skills to understand interpersonal realationships. respond to the emotions of others. (7) Penjaga sekolah/madrasah bertugas memelihara dan memperbaiki fasilitas sekolah/madrasah berupa bangunan. and influence others is the final component of emotional intelegence. dan pengendalian diri (self-control). Berkaitan dengan ketulusan. sosial. (4) Pelaksana urusan perlengkapan/logistik bertugas membantu Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha dalam mengelola perlengkapan/logistik sekolah/madrasah. Sebaliknya. Berdasarkan pendapat-pendapat di atas. Thomas (1975) menyatakan bahwa fungsi administrator sekolah/madrasah adalah pelayanan yang diberikan olehnya. reporter. waiter. dan sosial. 2009. ketatausahaan) sekolah/madrasah yang berkaiatan dengan pembelajaran. paper work. dan tujuannya terdiri atas dua pekerjaan yaitu aktivitas substantif dan pekerjaan kantor. maka dapat disimpulkan bahwa peranan TAS/M adalah sebagai: administrator. Dengan diterapkannya Peraturan Pemerintah Republiik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional. dan peralatan praktik.

2003). kepemimpinan. 2002). harus mampu melihat semua urusan dalam keseluruhannya dan menghargai segi-segi teknis administrasi yang terinci. (4) bertindak asertif. pilihan strategik. et. Tenaga Kependidikan. Administrasi. Pengawas.al. dan (7) manajemen waktu. segera dikerjakan dan tidak berbelit-belit). contohnya pelatih memberi tugas individu untuk membuat kesimpulan atau ringkasan. see. dan stres. Keefektifan individual ditentukan oleh sikap.org Powered by Joomla! Generated: 26 August. Kepala Sekolah. contohnya sikap.al.I hear and I forget. Keefektifan organisasi ditentukan oleh lingkungan. 2009. proses. dan (3) organisasi. 3.&rdquo. (3) berpikir positif. keterampilan. Perkataan (sopan santun. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan TAS/M sebagai sosial antara lain adalah: (1) memahami manusia. Confusius (dalam Hunsaker. credibility (yakin). contohnya pelatih menugaskan peserta membuat perencanaan tindak lanjut yang akan diklaksanakannya di tempat tugas dalam waktu tertentu setelah selesai mengikut pelatihan. competence (ahli). Alat (lengkap dan modern). kesediaan melayani). contohnya pelatih memberi tugas kelompok untuk menyamakan persepsi dari hasil tugas individu masingmasing tadi kemudian diplenokan dan dikomentari kelompok lain dan pelatih serta pelatih membagikan modulnya. I do and I understand. 13:15 . kelompok (proses). Keefektifan dapat dilihat dari tiga perspektif yaitu: (1) individual (input).tendik. Nyata (penampilan sarana dan parasarana. peranan-peanan. dan budaya (Gibson. status. sedangkan efektivitas secara kualitatif adalah tingkat kepuasan yang diperoleh. contohnya pelatih menanyakan bagaimana bentuk kesimpulan yang dibuat peserta dan diakhir dengan postest. et. keterampilan. Tetapi kualitas terpenting adalah kepemimpinan yakni kemampuan membangkitkan gairah. Salah satu cara untuk mengefektifkan peranan dan fungsi TAS/M adalah melaksanakan pelatihan keterampilan manajerial berbasis kompetensi dengan langkah-langkah yang dapat diringkas seperti gambar berikut ini. dapat dipercaya). Tetapi. Dengan kepemimpinan.2006). responsiveness (mudah. reliability (pantas).pelatihan&rdquo. Efektif secara kuantitatif adalah perbandingan antara hasil yang diperoleh dibagi dengan target yang harus dicapai. mudah ditemui. objektif. Biaya. I see and I remember. ketulusan. Salah satu hal penting yang perlu mendapat perhatian para pelatih adalah dalam melatih janganlah banyak menugaskan peserta untuk mencatat atau mendengar (kecuali untuk latihan menulis dan mendengar) tetapi lebih banyak melakukan karena sesuai dengan namanya &rdquo. Direktorat Kependidikan. (2003). contohnya mengingat kembali untuk keterampilan majarial konsepnya apa saja. Laboran. Langsung (responsif. Perbedaannya hanya terletak pada urutannya saja. dan (4) http://www. pernyataan Confiusius ini telah dibantah oleh Hunsaker (2002) yang menyatakan bahwa berdasarkan hasil penelitian terhadap pembelajaran disarankan lebih akurat menggunakan prinsip. Aman (resiko kecil. Organis dalam Mutu. contohnya pelatih mengadakan pretest. Pustakawan. motivasi. mudah disuruh). mudah dihubungi. dapat membuat staf bekerja sama sebagai sebuah kelompok yang terpadu. dan normanorma. upaya mengefektifkan peranan dan fungsi dapat dilakukan dengan meningkatkan sikap. Empati (memahami kebutuhan konsumen). pengetahuan. mengefektifkan dibatasi pada individual. seorang manajer perkantoran harus memiliki pendidikan dan pelatihan yang tepat maupun ciri-ciri perwatakan yang cocok dengan tugasnya. Yakin (kredibiltas. (5) manajemen stres. pengetahuan. security (aman). Nyaman (menyenangkan dan memuaskan). dan pengetahuan apa saja yang dibutuhkan. Konsep Mengefektifkan Peran dan Fungsi TAS/M Menurut Gibson. dan mutakhir). komprehensif. (5) memperagakan keterampilan dalam sebuah latihan mendemonstrasikan. access (mudah). (2) pengendalian diri. lengkap. Sedangkan mekanisme pelatihan di dalam kelas menggunakan model TIMS (Training In Management Skills) yang dikembangkan oleh Hunsaker (2002). teknologi. contohnya pelatih memberi tugas individual untuk mengetahui tingkat keterampilan. Rahasia (kerahasiaan pelayanan terjamin). (6) mempraktikkan keterampilan dalam latihan-latihan kelompok. dan stres. struktur. mudah dipahami. dan pengendalian diri. (7) menilai tingkat kompetensi keterampilan dalam bentuk daftar isian kesimpulan. (2) pengembangan diri (termasuk memotivasi diri sendiri). keraguan kecil). (4) mengidentifikasi perilakuperilaku yang akan diterampilkan: daftar isian untuk peserta. dan Waktunya = BMW). (2) teknik komunikasi efektif. bersahabat. reliabel). Dalam artikel ini. mudah berkomunikasi.I understand best when I hear. Dari pendapat Gibson di atas. Denyer (1975).. reliabel. and do. (3) mengecek konsep pembelajaran: kuis. &rdquo. contohnya peserta merenungkan keterampilan mendesak apa saja yang dibutuhkan. dan Ahli (dikerjakan oleh orang yang benar-benar kompeten) (Husaini Usman. Mengenai kualitas kepribadian yang penting-penting adalah kegairahan. memberikan inspirasi. (9) memperbanyak latihan agar semakin terampil. Menurut seorang ahli manajemen perkantoran. efisien (daya guna) ialah proses penghematan sumber daya dengan cara melakukan pekerjaan dengan benar (do things right). motivasi. konsisten dengan tindakan). (3) pengelolaan konflik. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan TAS/M sebagai personal antara lain adalah: (1) mengenal diri sendiri (Who am I?). personil). kebijaksanaan. dan membimbing semua pegawai. dan understanding (empati). sedangkan efektif (hasil guna) ialah tingkat keberhasilan pencapaian tujuan dengan cara melakukan pekerjaan yang benar (do the right things). communication (informasi). courtesy (perkataan sopan dan ramah). (2) mempelajari konsep-konsep keterampilan.&rdquo. maka peserta seharusnya lebih banyak berlatih sehingga peserta memahami dan terampil melaksanakannya seperti yang dinyatakan filosof Cina kuno yang terkenal. Mudah (kesediaan melayani. manajer perkantoran dapat menghasilkan yang terbaik dari stafnya. keterampilan. Caranya dapat melalui studi lanjut dan atau pelatihan. memiliki kemampuan melimpahkan pekerjaan maupun kecakapan dalam organisasi. (8) tanya jawab untuk mendukung penggunaan keterampilan. &rdquo. Untuk menerapkan model TIMS ada sepuluh langkah yang harus dilakukan yaitu: (1) menilai diri sendiri. Keefektifan kelompok ditentukan oleh kekompakan (cohesiveness). contohnya pelatih memberi pekerjaan rumah untuk mengulang-ulang keterampilan yang sudah dilatihkan atau meminta peserta sesering mungkin berlatih. Singkatan PELAYANAN PRIMA di atas sesungguhnya sudah mengandung dimensi pelayanan prima seperti yang dinyatakan Zeithaml. (1990) dan Anonim (2000) yaitu: tangible (nyata). struktur. Akurat (tepat atau teliti. valid. (10) membuat perencanaan tindakan (action planning) mengembangkan keterampilan secara berkelanjutan.Tendik. Informasi (penyuluhan jelas mudah didengar dan dipahami.

(6) teknik pemecahan masalah dan pengambilan keputusan administratif. dan caretaker. personal. Mata pelatihan untuk mengefektifkan fungsi TAS/M adalah pelayanan prima yang meliputi: (1) konsep pelayanan prima. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan TAS/M sebagai administrator antara lain adalah aplikasi program komputer untuk: (1) administrasi persuratan dan kearsipan (kesekretariatan). tanggung jawab. dan evaluator. pengetahuan. dan hak. Peranan kadang-kadang berkonflik dengan kepribadian. sender. Salah satu cara untuk mengefektifkan peranan dan fungsi TAS/M ialah dengan mengadakan pelatihan manajerial TAS/M berbasis kompetensi dengan langkah dari analisis kebutuhan pelatihan sampai laporan pelaksanaan pelatihan. communicator. archivist. Empati. calculator. Keefektifan individual ditentukan oleh sikap. Arti singkatan ini sekaligus sebagai karakteristik pelayanan prima. keterampilan. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan kepala TAS/M sebagai manajer antara lain adalah: (1) perencanaan program ketatausahaan. Akurat. reporter. Peranan ialah kedudukan dan jabatan di S/M. dan hemat. Singkatan PELAYANAN PRIMA adalah Pantas. personal.tendik. dan Ahli. (2) teknik komunikasi efektif. C. akurat. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan manajer adalah: (1) perencanaan program ketatausahaan. (2) perilaku pelayanan prima. guru. Organis kerja tim (Hunsaker. Di S/M. (11) administrasi standar penilaian pendidikan. pelaksanaannya atau urutan. dan (12) administrasi unit produksi sekolah (untuk SMK/MAK). (3) teknik memotivasi staf. Fungsi ialah sekelompok tugas pekerjaan meliputi sejumlah aktivitas yang tergolong pada jenis yang sama berdasarkan sifat-sifatnya. dan sosial. (3) teknik koordinasi. tepat. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan administrator adalah aplikasi program komputer untuk administrasi sekolah dan delapan SPN. dan (8) teknik menilai kinerja staf. (3) teknik koordinasi. Tenaga Kependidikan. (5) teknik delegasi. Fungsi TAS/M adalah pelayanan prima di bidang administrasi baik dalam arti sebenarnya maupun singkatan. dan tenaga kependidikan termasuk TAS/M. problem solver. (6) administrasi kesiswaan. (6) teknik pemecahan masalah dan pengambilan keputusan administratif. (10) administrasi standar pengelolaan (termasuk implementasi manajemen berbasis sekolah) dan standarnya. 2009. Kesimpulan Peranan adalah bagian terpenting dari S/M. dan (3) pengembangan kepribadian pelayanan (Anonim. Fungsi dalam suatu organisasi dibebankan kepada seseorang petugas atau satuan tertentu yang harus dilaksanakan. Aman. Pustakawan. Informasi. 2000). (4) teknik memimpin staf (tim). (3) pengelolaan konflik. (2) teknik berorganisasi. (7) manajemen mutu berbasis sekolah. Nyata. Direktorat Kependidikan. siswa. expeditor. Peranan Kepala TAS/M adalah sebagai administrator. waiter. programmer. Alat. Langsung. Peranan memiliki sejumlah harapan terutama kewajiban. (9) administrasi kehumasan dan kerjasama. Aplikasi program komputer untuk delapan standar pendidikan nasional dirancang sedemikan rupa sehingga pihak-pihak yang berkepentingan dapat mengetahui standar yang sudah dan belum dipenuhi S/M secara cepat. Perkataan. Rahasia. Pengawas. organizator. http://www. delegator. decision maker. Peranan sebagai manajer memiliki subperanan sebagai: planner. technician. motivator. Administrasi. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan sosial adalah: (1) memahami manusia. dan sosial. dan (8) teknik menilai kinerja staf (Hunsaker. Peranan TAS/M adalah sebagai: administrator. Kepala Sekolah.Tendik. Semua peranan sama pentingnya dan saling mendukung untuk mencapai tujuan S/M. ada yang berperan sebagai Kepala S/M. (4) administrasi isi dan standarnya. Yakin.org Powered by Joomla! Generated: 26 August. (2) teknik berorganisasi. (3) teknik memotivasi staf. Laboran. 2002). Mata pelatihan untuk mengefektifkan fungsi pelayanan prima adalah pelayanan prima. dan (4) kerja tim. (5) administrasi proses dan standarnya. (2) administrasi pendidik dan tenaga kependidikan dan standarnya. (3) administrasi keuangan (termasuk RAPBS dan perpajakan) dan standarnya. (4) kepemimpinan tim. duplicator. Mudah. coordinator. (7) standar kompetensi lulusan. Nyaman. (8) administrasi sarana dan prasarana dan standarnya. (7) manajemen mutu berbasis sekolah. dan manajer. 2002). (5) teknik delegasi. 13:15 . Peranan sebagai administrator memiliki subperanan sebagai collector.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful