Tendik, Direktorat Kependidikan, Tenaga Kependidikan, Pengawas, Kepala Sekolah, Pustakawan, Administrasi, Laboran, Organis

Peranan Dan Fungsi Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah Dan Upaya Mengefektifkannya
Contributed by Administrator Thursday, 14 February 2008 Last Updated Monday, 30 June 2008

Bagian terpenting dari lembaga adalah peranan. Peranan ialah jabatan. Sifat-sifat peranan saling mengisi. Peranan dan fungsi TAS/M belum sepenuhnya diberdayakan oleh S/M, pada hal peranan dan fungsi TAS/M mendukung kelancaran pembelajaran. Peranan menimbulkan harapan dan berkonflik dengan kepribadian Peranan TAS/M adalah administrator, personal, sosial, dan manajer. Fungsi ialah sekelompok tugas pekerjaan meliputi aktivitas, jenis yang sama sifat-sifatnya, pelaksanaannya atau urutan. Fungsi. TAS/M adalah memberikan pelayanan prima baik dalam makna sebenarnya dan singkatan. Singkatan pelayanan prima sudah mengandung dimensi pelayanan yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pelayanan prima. Keefektifan individual ditentukan oleh sikap, keterampilan, pengetahuan, Salah satu cara untuk mengefektifkan peran dan fungsi tenaga administrasi sekolah adalah dengan melakukan pelatihan keterampilan manajerial berbasis kompetensi. Terdapat beberapa mata pelatihan yang ditawarkan dalam pelatihan manajerial kepala tenaga administrasi sekolah. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan sumbangan konsep pemikiran tentang peranan dan fungsi TAS/M dan upaya mengefektifkannya. A. Pendahuluan Manusia dalam kehidupan dan penghidupannya memiliki berbagai peranan. Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah (TAS/M) dalam kesehariannya dapat berperan sebagai administrator ketika di sekolah/madrasah (S/M), mungkin berperan sebagai kepala rumah tangga ketika di rumah, berperan sebagai anggota ketika rapat di suatu organisasi, berperan sebagai pemain dalam salah satu cabang olah raga, dan sebagainya. Peranan itu dapat saling mendukung dan dapat pula saling bertentangan.Peranan memiliki harapan-harapan (Getzel, 1958). Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa administrasi di Sekolah Dasar (SD) menurut temuan para pengawas masih belum baik dan mereka mengeluhkan hal ini. Ketika para Kepala SD ditanya para pengawas mengapa administrasi S/M mereka masih belum tertib, para kepala sekolah menjawab karena kami belum memiliki TAS/M. Secara hukum, SD Negeri tidak ada TAS, namun secara faktual, beberapa SD mengangkat sendiri TAS ada yang dibayar oleh komite sekolah dan ada pula yang tidak dibayar. Sebagian Kepala SD/MI mengeluh belum dapat memimpin sekolahnya secara optimal karena disibukkan oleh kegiatan administrasi sekolah terutama administrasi dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Akibatnya, mutu lulusan SD/MI sulit ditingkatkan. Sebaliknya, peranan dan fungsi tenaga administrasi di SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK ada sudah diberdayakan dan ada yang belum diberdayakan tergantung kemauan kepala S/M-nya masing-masing. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa beberapa kepala S/M belum memfungsikan TAS/M karena berbagai faktor. Mungkin karena belum ada TAS/M-ya, mungkin faktor pelayanannya belum memuaskan, dan mungkin pula hubungan interpersonal keduanya belum baik. Harapannya adalah kepala S/M, guru, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang-orang di luar S/M yang berkepentingan dan peduli dengan S/M mau dan mampu memanfaatkan peranan dan fungsi TAS/M dengan sebaikbaiknya. Rekrutmen dan seleksi serta penempatan tenaga administrasi di SD/MI merupakan kebutuhan yang sangat mendesak untuk dilaksanakan pemerintah dalam rangka memenuhi tuntutan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 35, ayat (1), butir b. Yang berbunyi, ”b. SD/MI atau bentuk lain yang sederajat sekurang-kurangnya terdiri atas kepala sekolah/madrasah, tenaga administrasi, tenaga perpustakaan, dan tenaga kebersihan sekolah/madrasah.” Maknanya adalah setiap SD/MI harus memiliki TAS/M. Menurut Direktorat Tenaga Kependidikan (2005), jumlah SD Negeri 135.644 buah. SD Swasta 10.223 buah. Jumlah SD seluruhnya 145.867 buah. Jika satu SD minimal membutuhkan satu tenaga administrasi SD, maka perlu diangkat 145.867 orang tenaga administrasi sekolah untuk SD. Karena alasan klasik keuangan negara masih terbatas, maka tidak mungkin mengangkat sekaligus 145.867 tenaga administrasi SD. Untuk itu, pemenuhan tenaga administrasi SD akan dilakukan secara bertahap. Data di lapangan sementara ini menunjukkan bahwa SD baru boleh memiliki seorang TAS/M jika jumlah Rombongan Belajar (RB) minimal enam buah. Jika jumlah RB lebih dari enam, SD/MI tersebut boleh memiliki seorang kepala TAS/M. Saat ini, data tersebut divalidasi dan diuji publik oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tentang berapa jumlah siswa SD/MI atau jumlah RB yang logis dan realistis baru boleh memiliki tenaga administrasi SD/MI. Setelah mereka ditempatkan di SD, masalahnya adalah, ”Bagaimanakah peranan dan fungsi mereka di SD kelak?” Untuk tenaga administrasi di SMP/MTs, SMA/MI, dan SMK/MAK juga sama yaitu, ”Bagaimanakah peranan dan fungsi tenaga administrasi SMP/MTs, SMA/MI, dan SMK/MAK? Bagaimanakah meningkatkan keefektifan peranan dan fungsi tenaga administrasi di SMP/MTs, SMA/MI, dan SMK/MAK?” Masalah-masalah di atas dapat dirumuskan sebagai berikut, ”Bagaimana peranan, dan fungsi TAS/M, dan mengefektifkannya?” Berdasarkan rumusan masalah di atas, artikel ini bertujuan untuk memberikan sumbangan konsep pemikiran tentang peranan dan fungsi TAS/M, dan upaya-upaya mengefektifkan peranan dan fungsi tersebut. Berikut ini dibahas kajian teoritis tentang konsep: (1) peranan TAS/M, (2) fungsi TAS/M, dan (3) upaya mengefektifkan peranan dan fungsi TAS/M. B. Pembahasan 1. Konsep Peranan TAS/M Suatu bagian penting dari lembaga ialah peranan. Peranan ialah aspek-aspek dinamis dari kedudukan dan jabatan di
http://www.tendik.org Powered by Joomla! Generated: 26 August, 2009, 13:15

maupun pejabat. manusia itu sombong dan menganggap dirinyalah yang paling benar. Orang lain itu tidak penting. dan akuntabel. Sampai di luar S/Mpun. TAS/M ingin dihargai karena manusia pada hakikatnya memiliki kebutuhan ingin dihargai atau esteem need menurut Maslow (1954).org Powered by Joomla! Generated: 26 August.rasa&rdquo. peranan memiliki harapan-harapan yaitu kewajiban. 2009. ingin menambah teman-teman baru. pemegang peranan itu meliputi pendidik.Tendik. integritas. Manusia cenderung merasa tidak cukup. guru berperan memberi pembelajaran. Menurut Getzel (1958). tanggung jawab. yang lain. 13:15 . tetapi tidak pernah http://www.. Pada hal kenyatan di lapangan. negara dan masyarakat terbelenggu dalam struktur berpikir yang tidak menghargai apa yang dipunyai sendiri. siswa berperan sebagai pembelajar. TAS/M ingin diberdayakan peran dan fungsinya karena selama ini masih ada kepala S/M yang hanya melibatkan dalam pembuatan program saja. dan ingin melepaskan kejenuhan di tempat kerja. mungkin untuk menghemat. Pengawas berperan sebagai pembimbing kepala sekola. Setiap orang mempunyai &rdquo. sendiri serta &rdquo. Penghargaan terhadap pentingnya peranan dan fungsi TAS/M sampai saat ini masih kurang disadari dan kurang mendapat perhatian baik oleh warga S/Mh. TAS/M ingin tertib administrasi agar peranan dan fungsinya dianggap penting dan diberdayakan oleh sekolah. guru sebagai penyerang.. Mereka tidak diberdayakan secara optimal bahkan tidak dilibatkan karena penguasa lebih mementingkan kelompok dan sentimen pribadinya daripada mementingkan bangsanya. ia harus cerdas secara subjektif. dan berdialog dengan hati nurani dan menganggap sekolah sebagai suatu sistem sosial. dengan adanya Direktorat Tenaga Kependidikan. Pendapat di atas itu tampaknya berlaku bagi mereka yang menghakimi bahwa TAS?M tidak penting. Manusia ada yang menghakimi bahwa TAS/M tidak penting karena menurut Jakop Sumardjo (2007). Kalau manusia ingin menghakimi orang lain.. Bangsa kita adalah bangsa tidak mau menghargai potensi orang lain seperti yang diungkapkan Editorial (2006). Kecerdasan subjektif ini terbatas karena itu ia harus terbuka. maka peranan dan fungsi setiap orang sama pentingnya karena masing-masing saling membutuhkan. Di suatu sekolah sebagai contoh. ingin mendapatkan pengalaman berada di tempat lain. maka TAS/M adalah sebagai kipernya. maka peranan dan fungsi kepala S/M sebagai kapten. diikutkan dalam pelatihan-pelatihan seperti halnya kepala sekolah/madrasah dan guru. TAS/M ingin diikutkan pelatihan seperti halnya kepala sekolah dan guru karena ingin meningkatkan kompetensinya sehingga mampu memainkan peranan dan fungsinya secara lebih profesional. dan ribuan lainnya. sama-sama ingin mencerdaskan peserta didik. Sejarah membuktikan. Semua peranan masing-masing adalah untuk mencapai tujuan sekolah. guru. Bangsa kita tampaknya belum menghargai profesionalisme. Laboran. SMA dan SMK samasama dalam lingkungan pendidikan menengah. Karena. toleran. ingin agar peranan dan fungsinya diberdayakan oleh kepala S/M. sebenarnya negara sangatlah dirugikan dengan dihakiminya orang-orang kompeten dan potensial di bidangnya.b. Jadi semua peran dan fungsi di sekolah adalah sama pentingnya. dan kesejahteraan TAS/M sebagai haknya juga ditingkatkan. pintu tidak bisa dibuka.kebenaran&rdquo. Soal kerjasama.. gelandang tengah dan back. ilmuwan. siswa. Ilustrasi di atas mendukung pendapat Getzel (1958) yang menyatakan bahwa sifat pokok dari peranan-peranan adalah satu sama lain saling melengkapi untuk mencapai tujuan sekolah secara efektif. Tetapi kepintaran dan kehebatan mereka tidak memperoleh harga dan penghargaan yang memadai. seandainya penjaga sekolah tidak masuk. 1987). Administrasi. Sebenarnya. peranan dan fungsinya dihargai sama pentingnya dengan kepala S/M dan guru. ada yang mengangkat pengurus surat menyurat dari SMK Jurusan Otomotif.. S/M dapat ibarat sebuah tim sepak bola. Keadaan ini terjadi pula dengan TAS/M. tidak perlu dilatih karena pekerjaannya hanyalah mengurusi surat-menyurat. Pustakawan. cukup tidak cukup itu bukanlah terletak pada gaji dan penghasilan tetapi pada &rdquo. pengangkatan TAS/M masih banyak dari lulusan SMA daripada SMK Jurusan Administrasi Perkantoran.. dan &rdquo. Semuanya sama tujuannya yaitu ingin mencetak gol sebanyak-banyaknya. Di negara kita. dan ia menetapkan perilaku para pemegang peranan itu. mau mendengar &rdquo. Galileo. dan mungkin pula ketertutupan kepala S/M dalam hal keuangan. efisien.kebenaran&rdquo. kepala S/M. Misalnya. TAS/M ingin agar kesejahteraannya ditingkatkan karena merasa gaji dan penghasilannya tidak cukup.tendik.. niat dan upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat serta citra TAS/M semakin mendapat perhatian. itulah yang dipakai untuk menghakimi orang lain. peranan dan fungsi TAS/M kurang dihargai oleh masyarakat. Para penguasa menghakimi mereka dengan mengatakan mereka tidak dapat bekerja sama. Meskipun di SMK ada bengkel-bengkelnya tetapi di bengkel sudah ada kepala bengkel dan teknisi yang langsung berada di bawah pembinaan kepala sekolah. maka proses pembelajaran di kelas akan terganggu. TAS/M ingin disamakan eselonnya karena peran dan fungsi serta beban tugas Kepala Tata Usaha di SMA relatif hampir sama dengan Kasubag Tata Usaha di SMK. Organis dalam suatu lembaga. dan komitmen biarlah proses yang membuktikannya. eselon V. Direktorat Kependidikan. Bruno. dan haknya.. dan peserta didik (Oteng Sutisna. Coba lihat teman Anda. kepala sekolah berperan sebagai pihak yang dibimbing. Kepala TAS memiliki staf yang harus ia kelola secara profesional dengan keterampilan managerialnya. Di sekolah. Coba bayangkan. tenaga kependidikan.kepentingan&rdquo.a bagi Kepala Tata Usaha SMA disamakan dengan eselon Kasubag Tata Usaha di SMK yaitu IV. Tetapi. sedangkan dalam pelaksanaannya tidak dilibatkan. TAS/M berperan sebagai administrator. &rdquo. Pengawas. penghakiman seperti ini telah menghukum mati ilmuwan-ilmuwan potensial seperti Pram.&rdquo. Kepala Sekolah. Gaji dan penghasilannya jauh di bawah Anda. kalau kita mau jujur. dan belakang. integritas dan komitmennya diragukan. Hakim yang bodoh adalah hakim yang berkaca mata kuda yang hanya melihat satu arah dan tidak mau melihat dan mendengar arah kiri... warga masyarakat. mandiri. kurang kompeten. dan orang tua yang memanfaatkan administrasi tersebut. dan &rdquo. Tenaga Kependidikan. Sesungguhnya.kebenaran-kebenaran&rdquo. hubungan interpersonal kurang baik.Padahal orang pintar tidak sedikit di negeri ini. Socrates. kanan. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa peranan sebagai TAS/M memiliki harapan antara lain ingin: tertib administrasi. Semua yang diciptakan Tuhan pasti ada manfaatnya.kepentingan&rdquo. Oleh sebab itu. Terbukti dengan semakin banyaknya bimbingan teknik (pelatihan) TAS/M yang telah dilakukan Direktorat Tenaga Kependidikan di mana sebelumnya pelatihan seperti ini sangat langka dilaksanakan. dan S/M sebagai sebuah sistem. Di samping itu. penuh dengan kesalahan dan dirinyalah yang paling dan benar.

mengolah. Pekerjaaan catat mencatat mendukung salah satu fungsi manajemen yang dikembangkan oleh Gullick & Urwick (1937) (Hoy & Miskel. maka peranan TAS/M sesungguhnya hanya satu yaitu sebagai administrator karena ketiga peranan yang diungkapkan di atas yaitu melayani. merek bajunya apa. orang lain itu disuguhkan dengan penampilan yang dilengkapi dengan aksesori mobil mengkilap. sedangkan ministrare berarti melayani. Otoritas formal tersebut berupa tugas pokok dan fungsi TAS/M.&rdquo. dan (3) membantu kelancaran perkembangan organisasi sebagai suatu keseluruhan. (4) pelaksana urusan kurikulum (isi) dan pembelajaran (proses). Peranan menurut Getzel (1958) kadang-kadang berkonflik dengan kepribadian. dan lain sebagainya (meskipun sebenarnya semuanya hasil pinjaman bahkan utang). 2006). Jadi. terjadilah konflik batin antara peranan dengan kepribadian Kepala TAS/M. peranan sebagai Kepala TAS/M sebagai manajer bertugas menilai DP3 bawahannya mempunyai kepribadian objektif dan senang membina. Celakanya.org Powered by Joomla! Generated: 26 August. Di samping itu. Peranan TAS/M sangat erat hubungannya dengan otoritas formal yang diberikan oleh S/M. dan (13) tenaga kebersihan S/M. diberi PNS tersebut nilai 91. dan membantu sama dengan administrasi. Coordinating. tenaga tata usaha memiliki tiga peranan pokok yaitu: (1) melayani pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan operatif untuk mencapai tujuan dari suatu organisasi. Reporting. menggandakan. orang tidak cukup (miskin) adalah orang yang banyak (kaya) keinginannya.&rdquo. maka pelaksana urusan akan bertambah lagi yaitu: (1) http://www. dan menyimpan. Selanjutnya dijelaskan oleh The Liang Gie (2000) bahwa untuk Indonesia dapatlah kini secara lengkap tata usaha dirumuskan sebagai segenap rangkaian kegiatan yang menghimpun. maka S/M harus menerapkan dan memiliki sertifikat ISO 9001:2000. (6) memilah (menggolongkan dan menyatukan). Ad berarti intensif. Misalnya. Laboran. (7) menyimpan dan menyusun indeks. dan (8) melakukan komunikasi (lisan dan tertulis). (7) pelaksana urusan hubungan sekolah dengan masyarakat. ad + ministrare. Akibatnya. (2) menghitung. Sebaliknya. maka ketika seseorang menjalin hubungan dengan orang lain. Pekerjaan catat-mencatat mendukung salah satu karakteristik birokrasi yaitu administrasi adalah tindakan catat-mencatat seperti yang dinyatakan Weber (1947) (Wendrich. Sebagai contoh. (2) menyediakan keterangan-keterangan bagi pucuk pimpinan organisasi itu untuk membuat keputusan atau melakukan tindakan yang tepat. Dengan diterapkannya delapan standar pendidikan nasional di S/M. dan memenuhi atau menyediakan (Husaini Usman.Barangkali salah satu penyebabnya adalah karena bangsa ini punya alat ukur yang sangat unik. Sebagai organizator karena ia harus mengorganisasikan stafnya. untuk merubah tidak cukup menjadi cukup adalah dengan merubah rasa tidak cukup menjadi cukup dan bersyukur (Masassya. Staffing. seorang administrator harus mampu sebagai koordinator. baju bermerek. Karena alat ukur yang demikian itu. membantu.1988). Menurut The Lian Gie (2000).al. dan (8) lain-lain. Organizing.Tendik. Pengawas. menyediakan. (6) menggandakan. bahkan-mungkin-termasuk berapa jumlah isterinya. melimpahkan pekerjaannya. &rdquo. Di samping itu. Pada hal bawahannya hanya layak diberi nilai di bawah 91. Kepala Sekolah. alat ukur untuk melihat kesuksesan seseorang dipandang dari berapa jumlah mobil yang dimilikinya. Dari pengalaman lapangan diketahui bahwa staf TAS/M yang paling lengkap kebanyakan berada di SMK favorit. maka peranannya bertambah satu yaitu sebagai pengelola (manager). (4) menghitung. Mengapa TAS/M ingin ditingkatkan kekayaannya?. (3) menyalin (menggandakan). ia harus memahami dan mampu mengkoordinasikan penyelenggaraan administrasi S/M sesuai pedoman pengelolaan administrasi S/M.. (6) pelaksana urusan sarana dan prasarana. Jawabnya menurut Taufiq Effendi. (10) pengemudi (pada sekolah yang sudah memiliki mobil). Jadi. et. PNS tidak bisa naik pangkat jika nilai kesetiaan di bawah 91. (2) pelaksana urusan kepegawaian (pendidik dan tenaga kependidikan). cara seperti itu justru membuat lawan hubungannya menjadi yakin dan percaya sepenuhnya. Jika ditinjau dari sudut asal usul kata (etimologis). memberikan insipasi. Akhirnya. Pustakawan. Manajer menurut The Liang Gie (2000) ialah seorang yang mampu: melihat semua urusan dalam keseluruhannya. (5) menelpon. (12) tukang kebun (pada SMK Pertanian). membimbing stafnya. Pekerjaan tenaga administrasi menurut Terry (1958) meliputi: penyampaian keterangan secara lisan dan pembuatan surat menyurat dan laporan-laporan sebagai cara untuk meringkas banyak hal dengan cepat guna menyediakan suatu landasan fakta bagi tindakan kontrol dari pimpinan. Sedangkan Mill dan Standingford (1982) menyebutkan delapan kegiatan tenaga administrasi yaitu: (1) menulis surat. rumahnya di kawasan mana. 13:15 . dikhawatirkan PNS bersangkutan semakin malas dan frustasi. maka administrasi berasal dari Bahasa Latin. idealnya terdapat 13 orang staf administrasi sekolah dengan tugas sebagai: (1) pelaksana urusan persuratan dan pengarsipan (kesekretariatan). (4) menyimpan. Dari berbagai pendapat di atas. Selanjutnya ditambahkan Terry bahwa tujuh kegiatan tenaga administrasi adalah: (1) mengetik. Berdasarkan pendapat The Lian Gie di atas. sebagai seorang administrator. mencatat. (3) memeriksa. selaku Menpan (2007) menyatakan. and Budgetting). Direktorat Kependidikan. Organis mengeluh dan tampak hidupnya sangat bahagia walaupun tidak dalam kemewahan. dan menerapkan teknik-teknik administrasi perkantoran. (11) penjaga S/M. Menurut aturan. Orang yang cukup (kaya) adalah orang yang sedikit (miskin) keinginan. (8) pesuruh (caraka). 2005) dengan akronim POSDCoRB (Planning. dapat disimpulkan bahwa peranan TAS/M adalah sebagai administrator. &rdquo. (5) pelaksana urusan kesiswaan (peserta didik). membangkitkan gairah kerja. 2009. Jika PNS bersangkutan diberi nilai di bawah 91 berarti pembinaan si Kepala TAS/M berarti tidak berhasil. (3) pelaksana urusan keuangan (pembiayaan sekolah/madrasah). ia juga harus mampu menciptakan pelayanan administrasi yang lancar dan tepat waktu. mengirim. Administrasi. (7) mengirim surat. Pekerjaan catat-mencatat atau tulis-menulis mendukung falsafah yang digunakan dalam Sistem Manajemen Mutu International Standart Organization 9001:2000 (SMM ISO 9001:2000) yaitu. bekerja sama. Jika mutu S/M Indonesia ingin diakui dunia internasional.Tulis yang Anda kerjakan dan kerjakan yang Anda tulis. 2007). Di SMK tersebut. jika PNS tidak bisa naik pangkat. Peranan kepala TAS/M sebagai manajer lainnya lagi adalah sebagai planner karena ia harus membuat rencana dan program kerja ketatausahaan. Jika TAS/M tersebut memiliki staf. (5) memeriksa. Tenaga Kependidikan.tendik. (2) membaca. Menurut Anonim (1995).

programmer. dan (8) standar penilaian pendidikan. corak. dan pengendalian diri (self-control). Konsep Fungsi TAS/M Fungsi ialah sekelompok tugas pekerjaan meliputi sejumlah aktivitas yang tergolong pada jenis yang sama berdasarkan sifat-sifatnya. Keberadaannya selalu dibutuhkan dan ketiadaannya selalu dikenang. 2000). Terry (1958) menyebutkan bahwa tenaga administrasi sebagai pekerjaan pelayanan (service work) yang mempunyai fungsi memfasilitasi (function facilitating). Berkenaan dengan kualitas personal. Peranan kepala TAS/M adalah sebagai: administrator. kelistruikan. Pelayanan prima sesungguhnya baru ada. (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan. Peranan pesuruh adalah sebagai pengantar surat (expeditor atau distributor) dan melayani konsumsi tamu (waiter). Joko Kuncoro (2002) menyatakan bahwa pekerjaan kantor atau tata usaha memiliki berbagai sebutan lain seperti office work. expeditor. Peranan sebagai administrator memiliki subperanan sebagai: collector. dan tujuannya terdiri atas dua pekerjaan yaitu aktivitas substantif dan pekerjaan kantor. Pelayanan prima dalam hal ini mengandung arti sebenarnya dan arti singkatan. Dengan adanya delapan standar tersebut berarti S/M dapat melaksanakan pelayanan prima. maka dapat disimpulkan bahwa peranan TAS/M adalah sebagai: administrator. dan sosial. Peranan tukang kebun adalah pemelihara kebun (caretaker atau nurseryman) TAS/M sebagai pribadi tidak dapat melepaskan peranannya sebagai personal. Tenaga Kependidikan. Pustakawan.tendik. Pelayanan prima dalam arti sebenarnya menurut Anonim (2000) ialah pelayanan yang sesuai atau melebihi standar yang ada. delegator. 2009. &rdquo. tenaga perpustakaan. ketatausahaan) sekolah/madrasah yang berkaiatan dengan pembelajaran. personal. technician. Setiap organisasi. motivator. 13:15 . respond to the emotions of others. (2) standar proses. Kepala Sekolah. Fungsi dalam suatu organisasi dibebankan kepada seseorang petugas atau satuan tertentu sebagai tugas yang harus dilaksanakan (The Liang Gie. sender. (5) Pelaksana sekretariat dan kesiswaan bertugas membantu Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha dalam mengelola kesekretariatan dan kesiswaan. pelaksanaannya atau karena merupakan suatu urutan ataupun secara praktis saling tergantung satu sama lain. (6) standar pengelolaan. Pelayanan prima di sekolah/madrasah ialah pelayanan yang sesuai atau melebihi delapan standar pendidikan nasional yaitu: (1) standar isi. Direktorat Kependidikan. personal. Berkaitan dengan ketulusan. (6) Pengemudi bertugas sebagai sopir. (2) Pelaksana urusan kepegawaian bertugas membantu Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha dalam kegiatan atau kelancaran kepegawaian baik pendidik maupun tenaga kependidikan yang bertugas di sekolah/madrasah. and influence others is the final component of emotional intelegence. kebijaksanaan (wisdom). sosial.The ability to connect to other. dan clerical work diperlukan oleh semua jenis aktivitas substantif agar dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien.Tendik. dan tenaga laboran/teknisi bukan lagi menjadi staf TAS/M tetapi kedudukannya tersendiri yaitu sebagai salah satu tenaga kependidikan seperti halnya dengan TAS/M. build positive relationships. untuk membantu pekerjaan-pekerjaan pokok (substantif) berjalan secara efektif dan efisien. Denyer (1975) menyatakan bahwa kualitas kepribadian TAS/M yang penting-penting adalah kegairahan (enthusiasm).&rdquo. maka tenaga kebersihan. organizator. Jika seseorang membantu orang lain dengan ketulusan atau keikhlasan. paper work. dan caretaker. apabila sudah ada standar pelayanan. dan ingatan organisasi. Evans (dalam Heyel. (5) standar sarana dan prasarana. Peranan pengemudi adalah sebagai sopir (driver). calculator. Berdasarkan pendapat-pendapat di atas. PELAYANAN PRIMA dalam arti singkatan adalah: Pantas (tepat janji http://www. communicator. Managers need social skills to understand interpersonal realationships. decision maker. ketulusan (sincerity). Dari berbagai pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa fungsi TAS/M adalah memberikan pelayanan prima di bidang administrasi. (7) standar pembiayaan. Berkenaan dengan keterampilan sosial. 2. Laboran. archivist. orang yang tidak tulus akan lebih banyak merasa gelisah dan khawatir. apapun bentuk. dan manajer. jenis. bahkan kecewa dan menyesal manakala mendapati kenyataan yang sesuai harapan. 1963) menyatakan bahwa administrasi perkantoran sebagai fungsi yang menyangkut manajemen dan pengarahan semua tahap operasi perusahaan yang mengenai pengolahan bahan keterangan. Peranan semua pelaksana urusan adalah sebagai administrator. dan evaluator. Thomas (1975) menyatakan bahwa fungsi administrator sekolah/madrasah adalah pelayanan yang diberikan olehnya. (7) Penjaga sekolah/madrasah bertugas memelihara dan memperbaiki fasilitas sekolah/madrasah berupa bangunan. 1958) menyatakan bahwa fungsi administrasi perkantoran adalah fungsi tata penyelenggaraan terhadap komunikasi dan pelayanan surat menyurat dari suatu organisasi. Depdiknas (2001) menyatakan bahwa fungsi TAS/M adalah: (1) Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha bertugas membantu kepala sekolah/madrasah dalam kegiatan administrasi (urusan surat menyurat. (3) Pelaksana urusan keuangan bertugas membantu Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha dalam mengelola keuangan sekolah/madrasah. Sejalan dengan pendapat-pendapat di atas. Organisasi S/M mempunyai aktivitas substantif berupa pembelajaran dan pekerjaan kantor berupa administrasi S/M. Administrasi. and pull people together for common purpose. duplicator. pekerjaan TAS/M merupakan pelayanan yang berfungsi meringankan (facilitating function) terhadap pencapaian tujuan aktivitas substantif. problem solver. coordinator. waiter. Sri Pannyavaro (2007) menyatakan bahwa di antara pekerjaan luhur yang dilakukan manusia adalah melayani orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Hunsaker (2002) menyatakan. resolve conflicts. dan (2) pelaksana urusan penilaian pendidikan. Organis pelaksana urusan kompetensi lulusan. (4) Pelaksana urusan perlengkapan/logistik bertugas membantu Kepala Tata Usaha/Kepala Subbagian Tata Usaha dalam mengelola perlengkapan/logistik sekolah/madrasah. Pengawas. Pada dasarnya. Sebaliknya. dan peralatan praktik. Grager (dalam Wylie. handle disagreements. TAS/M sebagai makhluk sosial tidak dapat melepaskan peranannya sebagai orang yang sosial. Peranan sebagai manajer memiliki subperanan sebagai: planner. (3) standar kompetensi lulusan. Dengan diterapkannya Peraturan Pemerintah Republiik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional.org Powered by Joomla! Generated: 26 August. maka ia akan mendapat kebahagiaan. Tugas-tugas di atas tentunya dapat dirangkap tergantung kebutuhan S/M masing-masing. komunikasi. reporter.

et. Singkatan PELAYANAN PRIMA di atas sesungguhnya sudah mengandung dimensi pelayanan prima seperti yang dinyatakan Zeithaml. mengefektifkan dibatasi pada individual. Biaya. mudah ditemui. kepemimpinan. reliability (pantas). objektif. Dari pendapat Gibson di atas. dan stres. ketulusan. Empati (memahami kebutuhan konsumen). Konsep Mengefektifkan Peran dan Fungsi TAS/M Menurut Gibson. I see and I remember. struktur. Keefektifan individual ditentukan oleh sikap. Tetapi. (6) mempraktikkan keterampilan dalam latihan-latihan kelompok.Tendik. Pengawas. pengetahuan. dan (7) manajemen waktu. responsiveness (mudah. Mudah (kesediaan melayani. dan stres. (2) teknik komunikasi efektif. Alat (lengkap dan modern). mudah disuruh).I hear and I forget. (3) berpikir positif. &rdquo.2006). kebijaksanaan. struktur. keraguan kecil).I understand best when I hear. Direktorat Kependidikan. (10) membuat perencanaan tindakan (action planning) mengembangkan keterampilan secara berkelanjutan. mudah dihubungi. lengkap. competence (ahli). and do. Tetapi kualitas terpenting adalah kepemimpinan yakni kemampuan membangkitkan gairah. (2003). Administrasi. Akurat (tepat atau teliti. Kepala Sekolah. communication (informasi). Sedangkan mekanisme pelatihan di dalam kelas menggunakan model TIMS (Training In Management Skills) yang dikembangkan oleh Hunsaker (2002). contohnya pelatih menanyakan bagaimana bentuk kesimpulan yang dibuat peserta dan diakhir dengan postest. (7) menilai tingkat kompetensi keterampilan dalam bentuk daftar isian kesimpulan. Perbedaannya hanya terletak pada urutannya saja. I do and I understand. komprehensif. motivasi. memiliki kemampuan melimpahkan pekerjaan maupun kecakapan dalam organisasi. Efektif secara kuantitatif adalah perbandingan antara hasil yang diperoleh dibagi dengan target yang harus dicapai. keterampilan. Nyaman (menyenangkan dan memuaskan). (2) mempelajari konsep-konsep keterampilan.&rdquo. peranan-peanan. Salah satu cara untuk mengefektifkan peranan dan fungsi TAS/M adalah melaksanakan pelatihan keterampilan manajerial berbasis kompetensi dengan langkah-langkah yang dapat diringkas seperti gambar berikut ini. Pustakawan. pengetahuan. &rdquo. sedangkan efektif (hasil guna) ialah tingkat keberhasilan pencapaian tujuan dengan cara melakukan pekerjaan yang benar (do the right things). status. (5) manajemen stres. (2) pengembangan diri (termasuk memotivasi diri sendiri). personil). Mengenai kualitas kepribadian yang penting-penting adalah kegairahan. teknologi. Dalam artikel ini. pilihan strategik. Langsung (responsif. dan Ahli (dikerjakan oleh orang yang benar-benar kompeten) (Husaini Usman.tendik. (5) memperagakan keterampilan dalam sebuah latihan mendemonstrasikan. reliabel. dan understanding (empati). (3) pengelolaan konflik. contohnya pelatih memberi tugas individual untuk mengetahui tingkat keterampilan.org Powered by Joomla! Generated: 26 August. keterampilan.al. valid. see. upaya mengefektifkan peranan dan fungsi dapat dilakukan dengan meningkatkan sikap. contohnya sikap.&rdquo.2003). segera dikerjakan dan tidak berbelit-belit). dan (4) http://www. Salah satu hal penting yang perlu mendapat perhatian para pelatih adalah dalam melatih janganlah banyak menugaskan peserta untuk mencatat atau mendengar (kecuali untuk latihan menulis dan mendengar) tetapi lebih banyak melakukan karena sesuai dengan namanya &rdquo. (8) tanya jawab untuk mendukung penggunaan keterampilan. Caranya dapat melalui studi lanjut dan atau pelatihan. keterampilan. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan TAS/M sebagai sosial antara lain adalah: (1) memahami manusia. Nyata (penampilan sarana dan parasarana. access (mudah). (1990) dan Anonim (2000) yaitu: tangible (nyata). Keefektifan organisasi ditentukan oleh lingkungan. kesediaan melayani). Organis dalam Mutu. Confusius (dalam Hunsaker. Dengan kepemimpinan. proses. mudah berkomunikasi. efisien (daya guna) ialah proses penghematan sumber daya dengan cara melakukan pekerjaan dengan benar (do things right). et.pelatihan&rdquo. contohnya pelatih memberi tugas kelompok untuk menyamakan persepsi dari hasil tugas individu masingmasing tadi kemudian diplenokan dan dikomentari kelompok lain dan pelatih serta pelatih membagikan modulnya. dan pengendalian diri. dapat membuat staf bekerja sama sebagai sebuah kelompok yang terpadu. mudah dipahami. seorang manajer perkantoran harus memiliki pendidikan dan pelatihan yang tepat maupun ciri-ciri perwatakan yang cocok dengan tugasnya. dan pengetahuan apa saja yang dibutuhkan. courtesy (perkataan sopan dan ramah). bersahabat. contohnya pelatih menugaskan peserta membuat perencanaan tindak lanjut yang akan diklaksanakannya di tempat tugas dalam waktu tertentu setelah selesai mengikut pelatihan. Laboran. (4) mengidentifikasi perilakuperilaku yang akan diterampilkan: daftar isian untuk peserta. maka peserta seharusnya lebih banyak berlatih sehingga peserta memahami dan terampil melaksanakannya seperti yang dinyatakan filosof Cina kuno yang terkenal. Aman (resiko kecil. dan (3) organisasi. kelompok (proses). contohnya peserta merenungkan keterampilan mendesak apa saja yang dibutuhkan. credibility (yakin). Perkataan (sopan santun. (9) memperbanyak latihan agar semakin terampil. Yakin (kredibiltas. manajer perkantoran dapat menghasilkan yang terbaik dari stafnya. Informasi (penyuluhan jelas mudah didengar dan dipahami. (2) pengendalian diri. konsisten dengan tindakan). 2002). harus mampu melihat semua urusan dalam keseluruhannya dan menghargai segi-segi teknis administrasi yang terinci. Untuk menerapkan model TIMS ada sepuluh langkah yang harus dilakukan yaitu: (1) menilai diri sendiri. reliabel). dan mutakhir). contohnya mengingat kembali untuk keterampilan majarial konsepnya apa saja. pernyataan Confiusius ini telah dibantah oleh Hunsaker (2002) yang menyatakan bahwa berdasarkan hasil penelitian terhadap pembelajaran disarankan lebih akurat menggunakan prinsip. security (aman). contohnya pelatih memberi pekerjaan rumah untuk mengulang-ulang keterampilan yang sudah dilatihkan atau meminta peserta sesering mungkin berlatih. contohnya pelatih memberi tugas individu untuk membuat kesimpulan atau ringkasan. 13:15 . memberikan inspirasi.. sedangkan efektivitas secara kualitatif adalah tingkat kepuasan yang diperoleh. dan membimbing semua pegawai. dapat dipercaya). Keefektifan kelompok ditentukan oleh kekompakan (cohesiveness). Keefektifan dapat dilihat dari tiga perspektif yaitu: (1) individual (input). dan Waktunya = BMW). Denyer (1975). motivasi. 2009. (4) bertindak asertif. dan budaya (Gibson. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan TAS/M sebagai personal antara lain adalah: (1) mengenal diri sendiri (Who am I?). dan normanorma. contohnya pelatih mengadakan pretest. (3) mengecek konsep pembelajaran: kuis. Tenaga Kependidikan. 3. Rahasia (kerahasiaan pelayanan terjamin).al. Menurut seorang ahli manajemen perkantoran.

dan (4) kerja tim. organizator. (7) manajemen mutu berbasis sekolah. Peranan kadang-kadang berkonflik dengan kepribadian. (2) administrasi pendidik dan tenaga kependidikan dan standarnya. (4) teknik memimpin staf (tim). (6) teknik pemecahan masalah dan pengambilan keputusan administratif. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan kepala TAS/M sebagai manajer antara lain adalah: (1) perencanaan program ketatausahaan. (6) teknik pemecahan masalah dan pengambilan keputusan administratif. programmer. Pengawas. (5) administrasi proses dan standarnya. (11) administrasi standar penilaian pendidikan. Peranan sebagai administrator memiliki subperanan sebagai collector. decision maker. archivist. Tenaga Kependidikan. (7) standar kompetensi lulusan.tendik. (3) teknik memotivasi staf. http://www. Keefektifan individual ditentukan oleh sikap. Salah satu cara untuk mengefektifkan peranan dan fungsi TAS/M ialah dengan mengadakan pelatihan manajerial TAS/M berbasis kompetensi dengan langkah dari analisis kebutuhan pelatihan sampai laporan pelaksanaan pelatihan. duplicator. Langsung. Informasi. Perkataan. dan evaluator. Pustakawan. problem solver. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan manajer adalah: (1) perencanaan program ketatausahaan. sender. (4) administrasi isi dan standarnya. (3) teknik koordinasi. Fungsi TAS/M adalah pelayanan prima di bidang administrasi baik dalam arti sebenarnya maupun singkatan. Yakin. (2) teknik berorganisasi. Semua peranan sama pentingnya dan saling mendukung untuk mencapai tujuan S/M. (8) administrasi sarana dan prasarana dan standarnya. dan hemat. Aplikasi program komputer untuk delapan standar pendidikan nasional dirancang sedemikan rupa sehingga pihak-pihak yang berkepentingan dapat mengetahui standar yang sudah dan belum dipenuhi S/M secara cepat. Peranan ialah kedudukan dan jabatan di S/M. Organis kerja tim (Hunsaker. pelaksanaannya atau urutan. technician. guru. siswa. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan TAS/M sebagai administrator antara lain adalah aplikasi program komputer untuk: (1) administrasi persuratan dan kearsipan (kesekretariatan). Peranan sebagai manajer memiliki subperanan sebagai: planner. (3) pengelolaan konflik. Laboran. (10) administrasi standar pengelolaan (termasuk implementasi manajemen berbasis sekolah) dan standarnya. Kepala Sekolah. keterampilan. (9) administrasi kehumasan dan kerjasama. tepat. Nyata. communicator. Fungsi dalam suatu organisasi dibebankan kepada seseorang petugas atau satuan tertentu yang harus dilaksanakan. tanggung jawab. dan Ahli. Kesimpulan Peranan adalah bagian terpenting dari S/M. delegator. (3) administrasi keuangan (termasuk RAPBS dan perpajakan) dan standarnya. motivator. dan caretaker. (5) teknik delegasi. personal. Di S/M. ada yang berperan sebagai Kepala S/M. 2002). (3) teknik memotivasi staf. Mata pelatihan untuk mengefektifkan fungsi pelayanan prima adalah pelayanan prima.Tendik. calculator. Fungsi ialah sekelompok tugas pekerjaan meliputi sejumlah aktivitas yang tergolong pada jenis yang sama berdasarkan sifat-sifatnya. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan sosial adalah: (1) memahami manusia. 13:15 . akurat. 2002). Rahasia. Administrasi. dan tenaga kependidikan termasuk TAS/M. Peranan Kepala TAS/M adalah sebagai administrator. (7) manajemen mutu berbasis sekolah. Mudah. Singkatan PELAYANAN PRIMA adalah Pantas. (2) teknik berorganisasi. dan manajer. Arti singkatan ini sekaligus sebagai karakteristik pelayanan prima. Mata pelatihan untuk mengefektifkan peranan administrator adalah aplikasi program komputer untuk administrasi sekolah dan delapan SPN. Aman. 2009. personal. 2000). dan (12) administrasi unit produksi sekolah (untuk SMK/MAK). waiter. (2) perilaku pelayanan prima. Mata pelatihan untuk mengefektifkan fungsi TAS/M adalah pelayanan prima yang meliputi: (1) konsep pelayanan prima. coordinator. dan (8) teknik menilai kinerja staf (Hunsaker. Alat. reporter. Empati. Direktorat Kependidikan.org Powered by Joomla! Generated: 26 August. (3) teknik koordinasi. (6) administrasi kesiswaan. Akurat. dan sosial. (4) kepemimpinan tim. Peranan TAS/M adalah sebagai: administrator. (2) teknik komunikasi efektif. dan (3) pengembangan kepribadian pelayanan (Anonim. expeditor. (5) teknik delegasi. dan hak. Nyaman. Peranan memiliki sejumlah harapan terutama kewajiban. dan (8) teknik menilai kinerja staf. pengetahuan. dan sosial. C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful