Anda di halaman 1dari 1

(sumber :http://sonykusumasondjaja.blog.friendster.com/). http://lantai9.blogspot.com/2007/02/banzaiiii.html http://kusumasondjaja.multiply.com/journal/item/8 http://sonykusumasondjaja.blog.friendster.

com/

Hasil pekerjaan yang dilakukan tersebut berupa rating yang tinggi dari program-program yang ditampilkan. Untuk mencapai rating yang tinggi, perusahaan membuat target rating suatu program berdasarkan hasil dari rapat boardnya yang terdiri dari komisaris, direksi, dan production division head. Sedangkan, yang bertanggung jawab atas tercapainya rating tersebut adalah executive producer dan produser program itu sendiri. Executive producer menerima perintah langsung dari production division head dan memiliki wewenang melakukan pengawasan serta membawahi produser suatu program, sedangkan produser merupakan bawahan dari executive producer yang menjadi kepala produksi sebuah program dan yang bertanggung jawab untuk mencapai rating yang ditetapkan perusahaan. Produser suatu program akan berhubungan langsung dan bertanggung jawab kepada executive producer. Sehingga, produser dituntut untuk bekerja secara maksimal oleh executive producer agar dapat mencapai rating yang telah ditetapkan tersebut. Walaupun dalam perusahaan itu pemimpin tetap memberikan take home pay serta honor untuk pekerjaan yang dilakukan di luar jam kerja karyawan dan menukar usaha mereka dengan imbalan, tetapi hal tersebut tidak sebanding dengan usaha yang telah mereka lakukan. Ini adalah sebuah fenomena yang menarik untuk diteliti, yaitu bagaimana sebuah perusahaan besar memiliki seorang pemimpin atau gaya kepemimpinan yang dapat mempengaruhi motivasi kerja para karyawannya. Tentunya hal ini nanti akan mempengaruhi loyalitas dan produktivitas kerja perusahaan