1

BUAYA YANG SOMBONG

Kelompok ceribel :      AZIZAH NABILA NANDA AMIRA ARI MARWA ARI YUNDA

Dilihatnya katak sedang duduk dipinggir jalan. Giginya pun tampak besar dan tajam Wataknya pongah dan sombong .2 BUAYA YANG SOMBONG Disebuah hutan ada seekoy buaya tinggal disebuah danau. Bentak buaya itu dengan congaknya . Sedangkan tubuhnya panjang dan besar. Teman-temannya tidak ada yang mau berteman Suatu hari ketika buaya sedang berjalan-jalan. “Mengapa memandangku? Kamu menantangku. ya?”.senang merehkan teman-temannya yang lemah. Akhirnya buaya hidup terkucil. Ciri-ciri buaya tersebut kulitnya hitam berbintik-bintik kasar.

tidak bagaimana? Coba rasakan ini”.” “tidak.3 Bukan main takutnya katak melihat buaya. Dengan ketakutan katak melarikan diri. “Tidak … … .jangan lari!” Buaya tertawa senag melihat katak lari ketakutan.ha… hei. “ha……ha…. . Katak terpental dan jatuh terguling. Buk !! Buaya memukul katak dengan keras. aku tidak berani menantangmu.

. aku tidak berani menantangmu.” Aku kaget mendengar “Oooo….4 Ketika sampai didepan rumah kambing kembali buaya mencari gara-gara. “Tetapi. ….jadi kamu mengejek suara dengkurku?” . bangun! Kutantang kamu berkelahi”. “kambing ! Ayo. mengapa kamu menjatuhi kepalaku?” “Aku tidak sengaja.Buaya”. dengkurmu. “Hei buaya tidak bisakah kamu bertemu dengan sopan?” “Tidak….

Hei …. Tetapi buaya malu dan mundur. . buaya!” ejek gajah. Sebenarnya takut juga buaya melihay badan gajah yang besar. “kalua barani lawan aku!”. Gajah siap menghadapi lawannya. Buk… …! Dipukul perut gajah sekuat tenaga “Pukulanmu kurang keras. sang gajah marah.buaya yang sombong.5 Tiba-tiba datanglah seekor gajah melihat buaya seperti itu.

. Buk…. “Ampun gajah! Aku menyerah”. Dengan manis gajah menghindari pukulan buaya.6 Buaya penasaran dan marah mendengar ejekan gajah. Sekarang giliran gajah memukul dengan belalainya.! tubuh buaya terjatuh dengan keras. .” Sejak saat itu. Sekali lagi dia menendang lalu memukul dengan ekornya. katanya dengan kesakitan. “Baiklah. aku maafkan kamu. buaya tidak berani sombong lagi. Tetapi jangan sombong lagi.

       @ f  f ff°–f ¾  –f©f ¯ f ff ¾ ½    ¾f°– –f©f ¯ff    ff f°– ¾¯ °– #ff ff°ff°f"#  f©f¾f½¯ °–f f½ff°°f    °f°f f ©–f ff ¯ f f f° –f©f f°– ¾f @ f½ ff¯f f°¯°     " ½ ½  –f©f ¾ f  °f–f #9f°¯f°– f¾  ff"# © –f©f          .

      ff ½ °f¾ff° f° ¯ff ¯ ° °–f © f° –f©f   f f– f ¯ ° ° f°– f ¯ ¯ °–f° °f   °–f° ¯f°¾ –f©f ¯ °–° f ½f° ff   ff°– –f° –f©f ¯ ¯ °–f° ff°f    "   ff  ©f °–f°  f¾  #¯½° –f©f"  ¯ ° f#  ff°f °–f°  ¾ff°  # ff  f ¯ff€f° f¯  @ f½ ©f°–f° ¾¯ °–f– #  ©f¾ff  ff f f°¾¯ °–f–   .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful