Anda di halaman 1dari 18

LEMBAR PENGESAHAN

Dauroh I`dad Murobbi


Akhwat
DPC PK Sejahtera
Bogor Tengah

Bogor, Maret 2006

Ketua Panitia, Sekretaris,

Besse Warni Helena Yusfik

Mengetahui,
Ketua DPC Bogor Tengah

Rahmat Yanuar, MSi

Dauroh I`dad Murobi


PROPOSAL
DAUROH I`DAD MUROBBI AKHWAT
DPC PK SEJAHTERA BOGOR TENGAH

Pendahuluan

“Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari
pengikut(nya) yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di
jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak pula menyerah (kepada musuh)………”
(QS Ali Imron: 146-148)

Perjuangan dakwah kita, menegakkan al haq dan menumbangkan al bathil adalah harakah
nukhbawiyah. Artinya dakwah ini menempatkan kader sebagai aset utama gerakan dan sebagai ujung
tombak terdepan seluruh aktivitas dakwah. Ketika dakwah harus mampu menjangkau dan
menggerakkan seluruh unsur masyarakat maka pembesaran jumlah kader sebagai anashir dakwah
menjadi mutlak diperlukan. Dan ketika misi dakwah juga harus mampu menghasilkan perubahan-
perubahan besar di berbagai aspek kehidupan maka peningkatan kualitas kader menjadi suatu
keniscaaan.
Inna al akh ash shodiq laa budda an yakuuna murabbiyan (Sesungguhnya seorang al akh yang
benar harus menjadi murobbi) Inilah sebuah prasarat bagi kebangkitan Islam dan merupakan
kewajiban semua orang dalam umat ini. Bahwa tiap kader dakwah harus menjadi murobbi yang aktif
mengajak, merekrut, dan membina umat kepada islam. Maa laa yatimmu al wajibu illa bihi, fahuwa al
wajibu (Sesuatu yang tidak sempurna bagi suatu kewajiban kecuali dengannya, maka ia menjadi
wajib). Semua kader harus menjadi tulang punggung strategis dalam proses rekruitmen dalam
proses membesarkan dakwah ini.
Jumlah kader akhwat anggota muda di DPC Bogor Tengah cukup besar ditambah kader
pemula H2 yang sudah cukup layak membina adalah potensi besar andai semua menjadi murobi. Tapi
sejumlah kader ini ternyata kebanyakan belum memegang halaqoh. Banyak sebab, dari merasa belum
layak sehingga tidak PD, tidak punya akses untuk melakukan rekruitmen, sibuk atau sudah sempat
memegang beberapa minggu tapi tidak mampu mempertahankan kelompok awalan sehingga
kelompoknya bubaran. Ini menyebabkan pertumbuhan kader tidak signifikan sesuai dengan jumlah
kader yang ada. Untuk itu kader perlu dimotivasi kembali untuk membina, diberi pemahaman dan
pelatihan da`wah fardliyah, skilil merekrut dan teknik pembentukan halaqoh sehingga diharapkan
setiap kader akan muntijah.

Nama
Kegiatan
Kegiatan ini bernama Dauroh I`dad Murobbi yang rencananya insya Allah akan dilaksanakan:
Hari/tanggal : Ahad, 2 April 2006
Waktu : 06.30 – 17.00
Tempat : Munasah Aceh
Dauroh I`dad Murobi
.

Tujuan
Tujuan Kegiatan Dauroh I`dad Murobbi ini adalah:
• Peserta memahami pentingnya kuantitas kader dan kualitas kader adalah prasarat sebuah
gerakan dakwah dalam upaya mencapai tujuan dakwahnya
• Peserta menyadari urgensi dan keutamaan menjadi seorang murobi baik bagi diri sendiri maupun
bagi dakwah
• Peserta memahami tehnik dan sarana rekruiting baik secara fardli (dakwah fardliyah) maupun
melalui kegiatan-kegiatan dakwah (asistensi, mentoring, majlis taklim dll)
• Peserta mengetahui tentang profil halaqoh dan bagaimana memanaje halaqoh awalan (follow up
asistensi, mentoring, kegiatan dll).
• Peserta dapat percaya diri untuk menyampaikan materi dalam halaqoh

Sasara
n
Peserta Dauroh I`dad Murobbi adalah kader anggota muda akhwat bogor tengah yang
dianggap telah siap membina oleh murobinya dan memiliki wadzifah tertentu untuk melakukan proses
rekruitmen sehingga dalam waktu dekat dapat melakukan proses rekruitmen. Pada tahap pertama
ini, peserta dibatasi 50 orang (ATE 31: 20 orang, ATE 32: 20 orang dan ATE 33: 10 orang). Peserta
telah didaftarkan oleh murobinya melalui laporan pekanan atau kepada panitia (ATE 31). Peserta
yang tidak tercatat oleh panitia tidak diperbolehkan ikut.

Bentuk
Kegiatan
Pra Pelaksanaan Kegiatan
• 19 Maret – 23 Maret 2006
Pendaftaran : Murobi mendaftarkan nama-nama binaan-binaan yang akan diikutsertakan
dalam Dauroh I`dad Murobi melalui laporan pekanan atau langsung kepada panitia (Eliyawati
382778 atau Besse Warni 638015/081311157686)
• 19 – 30 Maret 2006
Peserta diminta untuk mengisi kuisioner di halaqohnya. Pengumpulan kuisioner diserahkan
kepada panitia dapat melalui murobbi, laporan pekanan, atau peserta menyerahkan langsung
kepada panitia (Eliyawati 382778) atau di Kesekretariat DPC Bogor tengah (385268) dalam
amplop tertutup

Susunan Acara Saat Pelaksanaan


06.30 – 07.00 Registrasi ulang
07.00– 07.15 Pembukaan
07.15 – 08.45 Materi I : Pentingnya Pengkaderan dalam Pertarungan Mempertahankan Eksistensi
dakwah
Dauroh I`dad Murobi
Oleh : Ibu Ani Sumarni
08.45 – 10.45 Materi II : Tehnik dan sarana Rekruitmen
Oleh : Ibu Neni
10.45 – 11.00 Istirahat
11.00 – 12.00 Plan Action rekruitmen
Oleh : Eliyawati
12.00 – 13.00 Ishoma
13.00 – 15.00 Materi III : Profil Halaqoh dan Pengelolaan Halaqoh Awalan
Oleh : Ibu Nurul Fadlilah
15.00 – 15.30 Sholat Ashar
15.30 – 17.00 Materi IV : Presentasi produktif dalam halaqoh
Ustd. Nuruzzaman
17.00 – 17.15 Evaluasi, Pengumuman dan Penutup

Rekomendasi Follow Up

• Pada session plan action, peserta akan diminta untuk merencanakan kegiatan rekruitmen
selama 3 bulan ke depan. Diminta setiap KI (usar) dan murobi memantau rencana plan action
tersebut.
• Selama peserta belum memegang halaqoh dalam waktu 3 bulan tersebut, peserta diminta
untuk menjadi muwajih tamu di halaqoh binaan (H2) yang dikelola halaqohnya atau halaqoh
yang direkomendasikan oleh murobinya minimal 1x tiap bulan (setiap peserta minimal 3 kali
menjadi muwajih tamu) . Diminta setiap KI (usar) dan murobi untuk memanaje kegiatan
magang tersebut. Jika ada peserta yang kesulitan menemukan halaqoh untuk magang,
peserta tersebut dapat menghubungi panitia untuk mendapatkan rekomendasi halaqoh yang
dapat dijadikan tempat magang.

Penyelengga
ra
Penyelenggara Kegiatan Dauroh I`dad Murobi Akhwat ini adalah kaderisasi DPC Bogor Tengah yang
diamanahkan kepada Usar ATE 31

Susunan Kepanitiaan
Ketua Panitia : Besse Warni
Sekretaris : Helena Yusfik
Bendahara : Farida Syamsiah
Acara : Eliyawati, Riska Salsiah, Yuniar TL, Desi Arlinda
Logistik : Intan, Linda
Konsumsi : Herlina, Hasna

Dauroh I`dad Murobi


Anggaran Kegiatan

Pengeluaran
Perbanyakan makalah dan form Rp 100.000
Kenang-kenangan untuk pembicara Rp 120.000
4 x @ 30.000
Infaq tempat Rp 50.000
Kue pembicara 4 x @ 5000 Rp 20.000
Kue peserta 2 x 50 x @ 3000 Rp 300.000
Makan siang peserta 50 x @ 4000 Rp 200.000
Peralatan Rp 150.000
Total Rp 940.000
Pemasukan
Kas DPD Rp 650.000
Kas DPC Rp 140.000
Infaq Peserta Rp 150.000
Total Rp 940.000

Penutup

Menghayal adalah pekerjaan mudah yang dapat dilakukan oleh banyak


orang.
Akan tetapi tidak semua khayalan yang terlintas dalam pikiran seseorang
dapat difahami
dalam bentuk kata dan lisan.
Banyak orang mampu berkata namun sedikit dari mereka yang mampu
memikul beban
dan jihad serta amal yang melelahkan.
Para mujahid dari kalangan para pendukung yang jumlahnya sangat sedikit
itu terkadang salah jalan dan tidak mencapai sasaran, bila tidak mendapat
pertolongan dan bimbingan dari Allah..

Titik tengah antara idealisme yang tidak realistis dengan realisme yang terlalu prakmatis
adalah optimisme. Dan para pahlawan mukminin sejati menyadari dengan baik bahwa mereka lahir
untuk sebuah misi besar (Anis Matta dalam Mencari Pahlawan Indonesia). ”Sampai Diin ini
dimenangkan oleh Allah walau orang kafir, munafik, musyrikin tidak rela” Mereka sepenuhnya
percaya bahwa Allah memenangkan Diin ini dengan usaha manusia bukan mukjizat demi mukjizat. Itu
sebabnya mereka tidak takut bermimpi karena mimpi hari ini adalah kenyataan esok hari.
Demikian usulan kegiatan dauroh i`dad murobi ini kami sampaikan. Mohon ide, saran dan
masukan sebagai proses penyempurnaan rencana ini. Segenap dukungan dan partisipasi semua pihak
kami harapkan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Mudah-mudahan Allah menurunkan kemudahan
Dauroh I`dad Murobi
dan pertolongan-Nya sehingga seluruh kegiatan ini dapat menjadi satu titik dalam upaya menegakkan
peradaban islam.

DAUROH
I`DAD MUROBBI AKHWAT

Dauroh I`dad Murobi


KADERISASI
DPC PK SEJAHTERA BOGOR TENGAH

P A N I T I A
DAUROH I`DAD MUROBBI AKHWAT

Bogor, 20 Shafar 1427 H


19 Maret 2006
Lamp : 2 (dua) Lembar
Dauroh I`dad Murobi
Hal : Permohonan menjadi pembicara

Kepada Yth.
Ustadzah Ani Sumarni
di
Tempat

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Alhamdulillah, segala puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT, yang telah
memberikan nikmat Iman, Islam, hidayah dan ukhuwah sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk
menghimpun amal kebaikan sebagai persiapan menuju hari akhir nanti. Shalawat dan salam kita
sampaikan kepada Muhammad SAW, yang telah memberikan jejak keteladanan untuk mengarungi
bahtera kehidupan, keluarganya, sahabatnya dan pengikutnya yang istiqomah sampai akhir jaman.
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Kegiatan Dauroh I`dad Murobbi Akhwat oleh DPC
Partai Keadilan Sejahtera Bogor Tengah, yang insya Allah akan diadakan pada:
Hari/Tanggal : Ahad, 10 April 2006
Waktu : 07.00 – 17.00
Tempat : Meunasah Aceh
Dengan ini kami selaku panitia Dauroh I`dad Murobbi Akhwat bermaksud mengajukan permohonan
kepada Ustad/Ustadzah untuk menjadi pembicara pada acara tersebut dengan
Tema : Pentingnya Pengkaderan dalam Mempertahankan Eksistensi dakwah
Hari : Ahad, 10 April 2006
Waktu : 07.15 – 08.45 WIB ( session I )
Atas perhatian dan kesediannya kami ucapkan Jazakumullah Khiran Katsiira.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Panitia Dauroh I`dad Murobbi Akhwat


Ketua Panitia, Sekretaris,

Besse Warni Helena Yusfik

Mengetahui,
Ketua DPC PK Sejahtera Bogor Tengah

Rahmat Yanuar, Msi

TOR (Term Of Reference)


Pentingnya Pengkaderan dalam Mempertahankan Eksistensi dakwah
LATAR BELAKANG
“Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut(nya) yang
bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan
tidak pula menyerah (kepada musuh)………”
(QS Ali Imron: 146-148)

Dauroh I`dad Murobi


Perjuangan dakwah kita, menegakkan al haq dan menumbangkan al bathil adalah harakah nukhbawiyah.
Artinya dakwah ini menempatkan kader sebagai aset utama gerakan dan sebagai ujung tombak terdepan seluruh
aktivitas dakwah. Ketika dakwah harus mampu menjangkau dan menggerakkan seluruh unsur masyarakat maka
pembesaran jumlah kader sebagai anashir dakwah menjadi mutlak diperlukan. Dan ketika misi dakwah juga
harus mampu menghasilkan perubahan-perubahan besar di berbagai aspek kehidupan maka peningkatan kualitas
kader menjadi suatu keniscayaan.
Inna al akh ash shodiq laa budda an yakuuna murabbiyan (Sesungguhnya seorang al akh yang benar
harus menjadi murobbi) Inilah sebuah prasarat bagi kebangkitan Islam dan merupakan kewajiban semua orang
dalam umat ini. Bahwa tiap kader dakwah harus menjadi murobbi yang aktif mengajak, merekrut, dan membina
umat kepada islam. Maa laa yatimmu al wajibu illa bihi, fahuwa al wajibu (Sesuatu yang tidak sempurna bagi
suatu kewajiban kecuali dengannya, maka ia menjadi wajib). Semua kader harus menjadi tulang punggung
strategis dalam proses rekruitmen dalam proses membesarkan dakwah ini.
Jumlah kader akhwat anggota muda di DPC Bogor Tengah cukup besar ditambah kader pemula H2 yang
sudah cukup layak membina adalah potensi besar andai semua menjadi murobi. Tapi sejumlah kader ini ternyata
kebanyakan belum memegang halaqoh. Banyak sebab, dari merasa belum layak sehingga tidak PD, tidak punya
akses untuk melakukan rekruitmen, sibuk atau sudah sempat memegang beberapa minggu tapi tidak mampu
mempertahankan kelompok awalan sehingga kelompoknya bubaran. Ini menyebabkan pertumbuhan kader tidak
signifikan sesuai dengan jumlah kader yang ada. Untuk itu kader perlu dimotivasi kembali untuk membina, diberi
pemahaman sehingga diharapkan setiap kader akan muntijah.

SASARAN MATERI YANG DIHARAPKAN


Materi ”Pentingnya Pengkaderan dalam Pertarungan Mempertahankan Eksistensi dakwah” diharapkan
akan mampu memotivasi kader untuk bersemangat merekrut dan siap untuk membina. Pada Materi ini
diharapkan dapat dijelaskan tentang:
• Pentingnya jumlah kader yang banyak (Ribbiyun Katsiir QS 3:146-148) dalam sebuah proses dakwah
sehingga setiap kader wajib merekrut dan membina
• Tinjauan Shiroh Nabawiyah pentingnya jumlah kader yang banyak
• Keutamaan dan menjadi seorang murobbi baik di dunia mapun di akhirat
• Menjadi seorang murobbi adalah bagian dari proses tarbiyah dari murobbi itu sendiri
• Hal-hal yang harus disiapkan agar kader siap menjadi seorang murobbi dan mencari mutarobbi

PESERTA
Peserta dauroh murobbi ini adalah anggota muda akhwat DPC Bogor Tengah yang belum membina
halaqoh. Jumlah peserta sekitar 25 orang. Rata-rata mahasiswa IPB dan AKA, sebagian sudah bekerja dan
sebagian sudah menikah.

BENTUK PENYAMPAIAN
Waktu session I selama 90 menit. Pada materi ini diharapkan disampaikan dalam bentuk ceramah/
dialog selama 60 menit dan session tanya jawab selama 30 menit. Diharapkan pembicara dapat menyertakan
makalah untuk materi tersebut. Diharapkan makalah dapat diterima oleh panita maksimal sabtu, 8 maret 2006.

SUSUNAN ACARA
DAUROH I`DAD MUROBBI AKHWAT
DPC PK SEJAHTERA BOGOR TENGAH

06.30 – 07.00 Registrasi ulang


07.00– 07.15 Pembukaan

Dauroh I`dad Murobi


07.15 – 08.45 Materi I : Pentingnya Pengkaderan dalam Pertarungan Mempertahankan
Eksistensi dakwah
Oleh : Ibu Ani Sumarni
08.45 – 10.45 Materi II : Tehnik dan Sarana Merekrut serta Pembinaan Menuju Halaqoh
Oleh : Sri Kusnaeni
10.45 – 11.00 Istirahat
11.00 – 12.00 Plan Action rekruitmen
Oleh : Eliyawati
12.00 – 13.00 Ishoma
13.00 – 15.00 Materi III : Profil Halaqoh dan Pengelolaan Halaqoh Awalan
Oleh : Ibu Nurul Fadlilah
15.00 – 15.30 Sholat Ashar
15.30 – 17.00 Materi IV :
Ustd. Nuruzzaman
17.00 – 17.15 Evaluasi, Pengumuman dan Penutup

P A N I T I A
DAUROH I`DAD MUROBBI AKHWAT
Bogor, 20 Shafar 1427 H
19 Maret 2006
Lamp : 2(dua) Lembar
Hal : Permohonan menjadi pembicara

Dauroh I`dad Murobi


Kepada Yth.
Ustadzah Sri Kusnaeni
di
Tempat

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Alhamdulillah, segala puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT, yang telah
memberikan nikmat Iman, Islam, hidayah dan ukhuwah sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk
menghimpun amal kebaikan sebagai persiapan menuju hari akhir nanti. Shalawat dan salam kita
sampaikan kepada Muhammad SAW, yang telah memberikan jejak keteladanan untuk mengarungi
bahtera kehidupan, keluarganya, sahabatnya dan pengikutnya yang istiqomah sampai akhir jaman.

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Kegiatan Dauroh I`dad Murobbi Akhwat oleh DPC
Partai Keadilan Sejahtera Bogor Tengah, yang insya Allah akan diadakan pada:
Hari/Tanggal : Ahad, 10 April 2006
Waktu : 07.00 – 17.00
Tempat : Meunasah Aceh
Dengan ini kami selaku panitia Dauroh I`dad Murobbi Akhwat bermaksud mengajukan permohonan
kepada Ustad/Ustadzah untuk menjadi pembicara pada acara tersebut dengan
Tema : Tehnik dan Sarana Merekrut serta Pembinaan Menuju Halaqoh
Hari : Ahad, 10 April 2006
Waktu : 08.45 – 10.45
Atas perhatian dan kesediannya kami ucapkan Jazakumullah Khiran Katsiira.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Panitia Dauroh I`dad Murobbi Akhwat


Ketua Panitia, Sekretaris,

Besse Warni Helena Yusfik

Mengetahui,
Ketua DPC PK Sejahtera Bogor Tengah

Rahmat Yanuar, MSi

TERM OF REFERENCE
Tehnik dan Sarana Merekrut serta Pembinaan Menuju Halaqoh
LATAR BELAKANG

Perjuangan dakwah kita, menegakkan al haq dan menumbangkan al bathil adalah harakah nukhbawiyah.
Artinya dakwah ini menempatkan kader sebagai aset utama gerakan dan sebagai ujung tombak terdepan seluruh
aktivitas dakwah. Ketika dakwah harus mampu menjangkau dan menggerakkan seluruh unsur masyarakat maka
pembesaran jumlah kader sebagai anashir dakwah menjadi mutlak diperlukan. Dan ketika misi dakwah juga

Dauroh I`dad Murobi


harus mampu menghasilkan perubahan-perubahan besar di berbagai aspek kehidupan maka peningkatan kualitas
kader menjadi suatu keniscayaan.
Inna al akh ash shodiq laa budda an yakuuna murabbiyan (Sesungguhnya seorang al akh yang benar
harus menjadi murobbi) Inilah sebuah prasarat bagi kebangkitan Islam dan merupakan kewajiban semua orang
dalam umat ini. Bahwa tiap kader dakwah harus menjadi murobbi yang aktif mengajak, merekrut, dan membina
umat kepada islam. Maa laa yatimmu al wajibu illa bihi, fahuwa al wajibu (Sesuatu yang tidak sempurna bagi
suatu kewajiban kecuali dengannya, maka ia menjadi wajib). Semua kader harus menjadi tulang punggung
strategis dalam proses rekruitmen dalam proses membesarkan dakwah ini.
Jumlah kader akhwat DPC Bogor Tengah cukup besar tapi sebagian besar belum membina. Banyak
sebab, dari merasa belum layak sehingga tidak PD, tidak punya akses untuk melakukan rekruitmen, sibuk atau
sudah sempat memegang beberapa minggu tapi tidak mampu mempertahankan kelompok awalan sehingga
kelompoknya bubaran. Beberapa yang telah memegangpun kebanyakan mendapatkan limpahan ikhwah lain
(proses transfer), bukan merekrut sendiri. Ini menyebabkan pertumbuhan kader tidak signifikan sesuai dengan
jumlah kader yang ada. Untuk itu kader perlu dimotivasi kembali bahwa binaan itu harus dicari bukan ditunggu,
untuk itu perlu pemahaman dan skill melakukan proses rekruitmen sehingga diharapkan setiap kader akan
muntijah.

SASARAN MATERI YANG DIHARAPKAN

Materi “Tehnik dan Sarana Merekrut serta Pembinaan Menuju Halaqoh” diharapkan dapat
memberikan gambaran kepada peserta :
• Mendapatkan binaan harus dicari bukan ditunggu
• Inti dari proses rekruitmen adalah dakwah Fardliyah
• Keutamaan dakwah fardliyah bagi seorang da`i
• Sarana Rekruitmen melalui:
Rekruitmen Pribadi melalui Dakwah Fardliyah
Rekruitmen Jama`i melalui dauroh rekruitmen, asistensi/mentoring, kegiatan keislaman, kegiatan DPC
• Sarana dan tehnik dakwah fardliyah
• Teknis melakukan dakwah fardliyah kepada seseorang sampai siap dihalaqohkan
• Trik-trik pengelolaan asistensi agama/mentoring sehingga jumlah peserta yang dapat ditindaklanjuti
menjadi halaqoh optimal

PESERTA
Peserta dauroh murobbi ini adalah anggota muda akhwat DPC Bogor Tengah yang belum membina
halaqoh. Jumlah peserta sekitar 25 orang. Rata-rata mahasiswa IPB dan AKA, sebagian sudah bekerja dan
sebagian sudah menikah. Sebagian peserta menjadi asistensi agama islam di kampus IPB/AKA, sebagian peserta
mengisi mentoring SMU dan sebagian lagi menjadi peserta majlis taklim

BENTUK PENYAMPAIAN
Waktu session II selama 120 menit. Pada materi ini diharapkan disampaikan dalam bentuk ceramah dan
dialog selama 75 menit dan session tanya jawab selama 45 menit. Diharapkan pembicara dapat menyertakan
makalah untuk materi tersebut. Diharapkan makalah dapat diterima oleh panita maksimal sabtu, 8 maret 2006.

SUNAN ACARA
DAUROH I`DAD MUROBBI AKHWAT
DPC PK SEJAHTERA BOGOR TENGAH

06.30 – 07.00 Registrasi ulang


07.00– 07.15 Pembukaan

Dauroh I`dad Murobi


07.15 – 08.45 Materi I : Pentingnya Pengkaderan dalam Pertarungan Mempertahankan Eksistensi
dakwah
Oleh : Ibu Ani Sumarni
08.45 – 10.45 Materi II : Tehnik dan Sarana Merekrut serta Pembinaan Menuju Halaqoh
Oleh : Sri Kusnaeni
10.45 – 11.00 Istirahat
11.00 – 12.00 Plan Action rekruitmen
Oleh : Eliyawati
12.00 – 13.00 Ishoma
13.00 – 15.00 Materi III : Profil Halaqoh dan Pengelolaan Halaqoh Awalan
Oleh : Ibu Nurul Fadlilah
15.00 – 15.30 Sholat Ashar
15.30 – 17.00 Materi IV :
Ustd. Nuruzzaman
17.00 – 17.15 Evaluasi, Pengumuman dan Penutup

PA N I T I A
DAUROH I`DAD MUROBBI AKHWAT
Bogor, 20 Shafar 1427 H
19 Maret 2006
Lamp : 2 (dua) Lembar
Dauroh I`dad Murobi
Hal : Permohonan menjadi pembicara

Kepada Ykh.
Ustadzah _______________________
di
Tempat

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Alhamdulillah, segala puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT, yang telah
memberikan nikmat Iman, Islam, hidayah dan ukhuwah sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk
menghimpun amal kebaikan sebagai persiapan menuju hari akhir nanti. Shalawat dan salam kita
sampaikan kepada Muhammad SAW, yang telah memberikan jejak keteladanan untuk mengarungi
bahtera kehidupan, keluarganya, sahabatnya dan pengikutnya yang istiqomah sampai akhir jaman.
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Kegiatan Dauroh I`dad Murobbi Akhwat oleh
Kaderisasi DPC Partai Keadilan Sejahtera Bogor Tengah, yang insya Allah akan diadakan pada:
Hari/Tanggal : Ahad, 10 April 2006
Waktu : 07.00 – 17.00
Tempat : Meunasah Aceh
Dengan ini kami selaku panitia Dauroh I`dad Murobbi bermaksud mengajukan permohonan
untuk menjadi pembicara pada acara tersebut dengan
Tema : Profil Halaqoh dan Pengelolaan Halaqoh Awalan
Hari : Ahad, 10 April 2006
Waktu : 13.00 – 15.00 WIB ( session III )
Atas perhatian dan kesediannya kami ucapkan Jazakumullah Khiran Katsiira.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Panitia Dauroh I`dad Murobbi Akhwat


Ketua Panitia, Sekretaris,

Besse Warni Helena Yusfik

Mengetahui,
Ketua DPC PK Sejahtera Bogor Tengah

Rahmat Yanuar, MSi

TERM OF REFERENCE
PROFIL HALAQOH, MUROBBI DAN PENGELOLAAN HALAQOH AWALAN

LATAR BELAKANG

Dauroh I`dad Murobi


Perjuangan dakwah kita, menegakkan al haq dan menumbangkan al bathil adalah harakah nukhbawiyah.
Artinya dakwah ini menempatkan kader sebagai aset utama gerakan dan sebagai ujung tombak terdepan seluruh
aktivitas dakwah. Ketika dakwah harus mampu menjangkau dan menggerakkan seluruh unsur masyarakat maka
pembesaran jumlah kader sebagai anashir dakwah menjadi mutlak diperlukan. Dan ketika misi dakwah juga
harus mampu menghasilkan perubahan-perubahan besar di berbagai aspek kehidupan maka peningkatan kualitas
kader menjadi suatu keniscayaan.
Jumlah kader akhwat DPC Bogor Tengah cukup besar tapi sebagian besar belum membina. Banyak
sebab, dari merasa belum layak sehingga tidak PD, tidak punya akses untuk melakukan rekruitmen, atau sibuk.
Fenomena yang lain yaitu sempat memegang beberapa minggu tapi tidak mampu mempertahankan kelompok
awalan sehingga kelompoknya bubaran. Beberapa kader menyatakan tidak tahu bagaimana gambaran menjadi
seorang murobbi. Sehingga untuk memotivasi mereka perlu diberi gambaran tentang bagaimana profil halaqoh
awalan, bagaimana profil yang harus diperankan murobbi pada kelompok awalan dan bagaimanan pengelolaan yang
harus dilakukan pada kelompok awalan.

SASARAN MATERI YANG DIHARAPKAN

Materi Profil Halaqoh, Profil Murobbi dan pengelolaan Halaqoh Awalan ini diharapkan akan mampu
memberi gambaran tentang tentang bagaimana profil halaqoh awalan, bagaimana profil yang harus diperankan
murobbi pada kelompok awalan dan bagaimanan pengelolaan yang harus dilakukan pada kelompok awalan.
Sehingga peserta tidak merasa kebingungan dan berat untuk menjadi seorang murobbi.
Poin-poin materi yang diharapkan dapat disampaikan:
• Profil halaqoh, tujuan bagi mutarobbi dalam tarbiyah, dan baramij (agenda acara) dalam sebuah halaqoh
• Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan tarbiyah terdiri dari kurikulum (manhaj), pelaksana (murobbi),
peserta (mutarobbi), metode, administrasi / tehnik manajerial tarbiyah, prasarana, dan lingkungan halaqoh.
• Profil seorang murobbi dan Tips mengelola halaqoh sehingga mutarobbi (awalan) merasa enjoy, nyaman dan
betah dalam halaqoh tersebut: Tips memahami mad`u, Tips memotivasi mad`u agar rajin halaqoh.
• Kurikulum (target muwashofat, materi, titik tekan) pada halaqoh awalan
• Metode, sarana dan prasarana yang dapat divariasikan untuk menciptakan halaqoh yang enjoy.

PESERTA
Peserta dauroh murobbi ini adalah anggota muda akhwat DPC Bogor Tengah yang belum membina
halaqoh. Jumlah peserta sekitar 25 orang. Rata-rata mahasiswa IPB dan AKA, sebagian sudah bekerja dan
sebagian sudah menikah. Sebagian peserta menjadi asistensi agama islam di kampus IPB/AKA, sebagian peserta
mengisi mentoring SMU dan sebagian lagi menjadi peserta majlis taklim

BENTUK PENYAMPAIAN
Waktu session III selama 120 menit. Pada materi ini diharapkan disampaikan dalam bentuk ceramah
dan dialog serta diselingi games selama 75 menit dan session tanya jawab selama 45 menit. Diharapkan
pembicara dapat menyertakan makalah untuk materi tersebut. Diharapkan makalah dapat diterima oleh panita
maksimal sabtu, 8 maret 2006.

SUSUNAN ACARA
DAUROH I`DAD MUROBBI AKHWAT
DPC PK SEJAHTERA BOGOR TENGAH

06.30 – 07.00 Registrasi ulang


Dauroh I`dad Murobi
07.00– 07.15 Pembukaan
07.15 – 08.45 Materi I : Pentingnya Pengkaderan dalam Pertarungan Mempertahankan Eksistensi
dakwah
Oleh : Ibu Ani Sumarni
08.45 – 10.45 Materi II : Tehnik dan Sarana Merekrut serta Pembinaan Menuju Halaqoh
Oleh : Sri Kusnaeni
10.45 – 11.00 Istirahat
11.00 – 12.00 Plan Action rekruitmen
Oleh : Eliyawati
12.00 – 13.00 Ishoma
13.00 – 15.00 Materi III : Profil Halaqoh dan Pengelolaan Halaqoh Awalan
Oleh : Ibu Nurul Fadlilah
15.00 – 15.30 Sholat Ashar
15.30 – 17.00 Materi IV :
Ustd. Nuruzzaman
17.00 – 17.15 Evaluasi, Pengumuman dan Penutup

P A N I T I A
DAUROH I`DAD MUROBBI AKHWAT

Bogor, 8 Muharam 1426 H


Dauroh I`dad Murobi
17 Januari 2005
Lamp : 2 (dua) Lembar
Hal : Permohonan menjadi pembicara

Kepada Yth.
Ust Nuruzzaman
di
Tempat

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Alhamdulillah, segala puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT, yang telah
memberikan nikmat Iman, Islam, hidayah dan ukhuwah sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk
menghimpun amal kebaikan sebagai persiapan menuju hari akhir nanti. Shalawat dan salam kita
sampaikan kepada Muhammad SAW, yang telah memberikan jejak keteladanan untuk mengarungi
bahtera kehidupan, keluarganya, sahabatnya dan pengikutnya yang istiqomah sampai akhir jaman.
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Kegiatan Dauroh I`dad Murobbi Akhwat oleh
Kaderisasi DPC Partai Keadilan Sejahtera Bogor Tengah, yang insya Allah akan diadakan pada:
Hari/Tanggal : Ahad, 10 April 2006
Waktu : 07.00 – 17.00
Tempat : Meunasah aceh
Dengan ini kami selaku panitia Dauroh I`dad Murobbi Akhwat bermaksud mengajukan
permohonan untuk menjadi pembicara pada acara tersebut dengan
Tema : Presentasi Yang Produktif dalam halaqoh
Hari : Ahad, 10 April 2006
Waktu : 15.30 – 17.00
Atas perhatian dan kesediannya kami ucapkan Jazakumullah Khairan Katsiira.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Panitia Dauroh I`dad Murobbi Akhwat


Ketua Panitia, Sekretaris,

Besse Warni Helena Yusfik

Mengetahui,
Ketua DPC PK Sejahtera Bogor Tengah

Rahmat Yanuar, MSi

TERM OF REFERENCE
PRESENTASI YANG PRODUKTIF DALAM HALAQOH

LATAR BELAKANG

Dauroh I`dad Murobi


Dalam kegiatan tarbiyah, presentasi merupakan kegiatan yang sangat banyak dilakukan. Presentasi bisa
dimaksudkan untuk menyampaikan materi halaqoh, taklimat, gagasan, qararat, dan sebagainya. Presentasi yang
baik tentu saja sangat penting karena termasuk factor utama yang mendukung berhasilnya proses tarbiyah.
Para mad`u bisa memahami, merespon, lalu diantarkan menuju muwashofat dan siap bertindak untuk mendukung
misi dakwah yang kita serukan. Ini semua banyak ditentukan oleh kemampuan murobbi dalam mempresentaskan
gagasan dan pesannya.

SASARAN MATERI YANG DIHARAPKAN

Poin materi “PRESENTASI YANG PRODUKTIF DALAM HALAQOH” yang diharapkan tentang:
• Pentingnya presentasi yang produkif dalam proses tarbiyah sehingga sudah selayaknya setiap murobi selalu
berusaha meningkatkan kemampuan dalam melakukan presentasi.
• Hal-hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan sebelum presentasi.
• Bagaimana presentasi yang produktif dalam halaqoh dilakukan.
• Hal-hal yang perlu dilakkan murobbi untuk meningkatkan kemampuan dirinya

PESERTA
Peserta dauroh murobbi ini adalah anggota muda akhwat DPC Bogor Tengah yang belum membina
halaqoh. Jumlah peserta sekitar 25 orang. Rata-rata mahasiswa IPB dan AKA, sebagian sudah bekerja dan
sebagian sudah menikah. Sebagian peserta menjadi asistensi agama islam di kampus IPB/AKA, sebagian peserta
mengisi mentoring SMU dan sebagian lagi menjadi peserta majlis taklim

BENTUK PENYAMPAIAN
Waktu session IV selama 120 menit. Pada materi ini diharapkan disampaikan dalam bentuk ceramah dan
simulasi selama 60 menit dan session tanya jawab selama 30 menit. Diharapkan pembicara dapat menyertakan
makalah untuk materi tersebut. Diharapkan makalah dapat diterima oleh panita maksimal sabtu, 8 maret 2006.

Dauroh I`dad Murobi