P. 1
KEPMENPAN_2001_94 Jabatan Fungsional Perawat

KEPMENPAN_2001_94 Jabatan Fungsional Perawat

|Views: 276|Likes:
Dipublikasikan oleh rsdcaruban

More info:

Published by: rsdcaruban on Sep 24, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

~

!

MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUlt NEGARA REI'lJBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN MENTElU NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOM OR: 94/KEPJM:.PAN/11/2001 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PEllAWAT DAN ANGKA KREDITNYA

1

"

/
;'

.r'
i

MENTERINEGARA PENDAYAGUNAANAPARATURNEGARA REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTER! NEGARA PENDAYAGUNAANAPARATURNEGARA NOMOR: 94 IKEPIM.P AN/1112001

TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PERA WAT DAN ANGKA KREDITNYA MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN AP ARATUR NEGARA, Menimbang : a. bahwa dengan berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil dan Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil, dipandang perIu mengatur kembali ketentuan tentang Jabatan Tenaga Perawatan sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 94lMENPAN/1986 tentang Angka Kredit Bagi Jabatan Tenaga Perawatan; b. bahwa untuk maksud tersebut huruf a diatas, dipandang perlu menetapkan kembali ketentuan tentang jabatan fungsional Perawat dan angka kreditnya dengan Keputusan Menteri N egara Pendayagunaan Aparatur N egara. . Mengingat 1. Un dang Undang Nomor 8 Tahun 1974 Pokok Kepegawaian sebagaimana telah Un dang Undang Nomor 43 Tahun 1999; tentang Pokok diubah dengan

2. 3.

Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan; Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah;

4.

Peraturan

Pemerintah Negeri

Nomor 7 Tahun 1977 tentang Sipil sebagaimana Pemerintah

Peraturan kali

Gaji Pegawai 2001 ; 5. Peraturan Jabatan 6. Peraturan Tenaga 7. Peraturan Wewenang

telah beberapa

diubah terakhir dengan Peraturan

Nornor 26 Tahun

Pemerintah Fungsional

Nomor

16

Tahun

1994

tentang

Pegawai

Negeri Sipil; 32 Tahun 1996 ten tang

Pemerintah Kesehatan; Pemerintah

Nomor

Nomor

96

Tahun

2000

tentang

Pengangkatan,

Pemindahan,

dan Pemberhentian

Pegawai Negeri Sipil; 8. Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi

Pegawai Negeri Sipil; 9. Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang

Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil; 10. Peraturan Pendidikan 11. Keputusan Pemerintah Nomor 101 Tahun 1980 tentang

dan Pelatihan labatan Pegawai Negeri SipiJ; Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun

labatan Fungsional 12. Kcputusan Kedudukan,

Pegawai Negeri Sipil; Nomor Fungsi, 101 Tahun 2001 tentang Organisasi

Presiden Tugas,

Kewenangan,

Susunan

dan Tata Kerja Menteri Negara; 13. Keputusan Kedudukan, Presiden Tugas, Nomor 102 Tahun 2001 tentang Organisasi

Fungsi, Kewenangan,

Susunan

dan Tata Kerja Departernen.

Memperhatikan

: 1. Usul Menteri
Nomor

Kesehatan

Republik

Indonesia

dengan

surat

KP.01.02 ..3.2.2221 tanggal16 Kepala Badan

Agustus 2001; Negara dengan

2~ Pertimbangan

Kepegawaian tangga127

surat Nomor K.26-30/V.lS-21/1S

September 200 I.

2

,,' ,.
~
~.

V

MEMUTUSKAN: Menctapkan KEPUTUSAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PERAWAT DAN ANGKA KREDITNYA BABI KETENTUAN UMUM
Pasal 1 Dalam keputusan

ini yang dimaksud dengan :
Sipil yang diberi tugas, seeara penuh oleh pelayanan tanggung yang kepada

1. Perawat adalah Pegawai Negeri jawab, wewenang untuk dan hak berwenang masyarakat melaksanakan

pejabat

keperawatan

I
II

pada sarana kesehatan. keperawatan pada keluarga, adalah dan yang pelayanan

2. Pelayanan
didasarkan biopsikososio individu, sehat penyakit,

kesehatan
ditujukan

yang kepada

I
j

ilmu

kiat keperawatan, komprehensif

yang mencakup

I

spiritual

I

kelompok

dan rnasyarakat, baik sakit maupun

yang meliputi

peningkatan dan

derajat kesehatan,
pernulihan

peneegahan dan

penyernbuhan

kesehatan

menggunakan pendekatan proses keperawatan. 3. Sarana
Poliklinik kesehatan adalah tempat yang digunakan lainnya, penilaian dalam . untuk

menyelenggarakan

upaya kesehatan, yaitu Rumah Sakit, Puskesmas, dan atau Unit Kesehatan

Departemen

:4. Angka kredit adalah angka yang diberikan atas prestasi yang telah dicapai oleh mengerjakan butir kegiatan dan digunakan

berdasarkan

seorang

Perawat Perawat.

sebagai salah satu syarat

untuk pengangkatan 5. Tim Penilai

dan kenaikan jabatan/pangkat udalah tim penilai yang yang

Perawat oleh

dibeutuk
dan

dan

ditetapkan

pejabat

berwenang

bertugas

menilai prestasi kerja Perawat.

'I ,I
,I
I

i, I
I

•I

3

. llA1l1J RUMPUN JABATAN, KEDunUKAN DAN TUGAS })OKOI( Pasal2 Perawat termasuk dalam Rumpuu Kesehatan. Pasal3 (1) Perawat berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional peJayanan keperawatan yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan pada sarana kesehatan. Perawat sebagaimana tersebut karier yang hanya dapat diduduki PasaI4 Tugas pokok Perawat, adalah memberikan pelayanan keperawatan berupa asuhan keperawatan/kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan, pencegahan 'penyakit, penyembuhan penyakit, dan pemulihan kesehatan serta pembinaan peran serta masyarakar dalam rangka kemandirian dibidang keperawatan/ kesehatan.
RABIIl

(2)

dalam ayat (1), adalah jabatan oleh Pegawai Negeri Sipil.

UNSUR DAN SUB UNSUR KEGIATAN Pasal 5 UnSUf dan sub unsur kegiatan terdiri dari: I. Pel,~didikan, meliputi a. Mengikuti : sekolah .dan memperoleh ijazah/geiar: Perawat yang dinilai angka kreditnya

pendidikan

b. MengikuLi peudidikan dan keseharan fungsional dibidang kesehatan serra mendapat Surat Tanda Tamat Pcndidikan dan Pelatihan (STTPL).
,. : 4

:
r

t: r.
r;

I:

~I-

I:'.
". .. y

k

mengelola pelayanan keperawatan. menerjemahkan/menyadur keperawatan/kesehatan. melaksanakan b. Pengembangan kcgiatan bantuan/partisipasi tugas lapangan di bidang kesehatan. mengembangkan teknologi tepat guna di bidang keperawatan. peran serta dalam keperawatan/kesehatan. a. inenjadi anggota Tim Penilai Jabatan Fungsional b. meliputi: kesehatan. menjadi anggota komite / sub komite keperawatan. menyusun pedoman pelaksanaan keperawatan. buku dan bahan-bahan pelayanan lain di bidang c. penanggulangan profesi. meliputi : Perawat. meliputi: karya tulis/karya kesehatan. delegasi ilmiah dalam bidang . 3. melaksanakan 4. Pengabdian pada masyarakat. d. melaksanakan tugas jaga dan siaga.2. asuhan meliputi : keperawatan individu/keluarga/kelompok/ a. 5. f. c. mengikuti kesehatan. memberikan masyarakat. d. penyakit/wabah tertentu. melaksanakan c. menjadi anggota organisasi profesi Perawat. mcngajar/melatih e. l11elaksanak~~n tugas khusus. I i seminar/lokakarya piagam kehormatan. memperoleh g. pada peudidikan dan pelatihan pegawai. c. d. a. Penunjang pelayanan keperawatan. Pelayanan keperawatan. a. menyusun petunjuk teknis pelayanan keperawatan. membuat keperawatan/ ilmiah eli bidang b. e. dalam bidang keperawatan/ I -. b.

Perawat TerampiJ terdiri dari : 1. . Perawat Pelaksana ruang IlIa. h. praktek dalam J. bidang menilai/menguji di kelas/lahan keperawatanl kesehatan. Perawat Madya. dari yang terendah sampai dengan tertinggi. Perawat Muda.:\' f'·1 ~·r ~.terdiri dari : 1 i Perawat Pertama. Lanjutan. '! I h r . 2.! 1 . BAll IV . ) .h. Jenjang jabatan Perawat sebagaimana dimaksud dalam ayat (l) dari yang terendah sampai dengan tertinggi yaitu : a. 3. yaitu: a. Pemula. dalam bidang keperawatan di kelas/lahan praktek. Perawat Penyelia. Perawat Pelaksana Pemula. 2. adalah Pengatur Muda goJongan . Perawat Pelaksana 4. Perawat terdiri dari Perawat Terampil (2) . Perawat Ahli . (3) Jenjang pangkat· dan golongan ruang Perawat Terampil sebagaimana dimaksud dalarn ayat (2) huruf a.1 :I 3.I ~ .JI~NJANG JABATAN DAN PANG KAT Pasal 6 (1) Jabatan Fungsioual dan Perawat Ahli. . Perawat Pelaksana. membimbing 1. memperoleh gclar kesarjanaan lainnya.

Pembina Utama Muda. tcrdiri dari : ruang III/a. go Iongan rua Ilg Ilid. Pembina. Pcrtama. Perawat Pclaksana ruang Ilia. Pembina Tingkat I. Penata. Pcrawat Pelaksana. Pcnata Muda. Perawat Mucin. 3. f I 1. Pcngatur j. ruang II IIb. I. Muda Tingkat I. golongan (. ruang IV/c. 1. golongan ruang Ill/b. golongan ruang HUe. tcrdiri dari : 1.9 Pcrawat e. . Pcngatur. 2. 2. . Marlyn. dari yang terendah sampai dcngan tertinggi. 1. yaitu : a. tcrdiri dari : I . Pcrawat I. Pcrawat Pclaksana Lanjutan.. Pcnata. adalah Pengatur Muda golongan b. golongan ruang lV/b. Pcnata Muda Tingkat I. golongan ruang lII1e. golongan ruang IV/a.a. 2. Pcnata Tingkat I. . golongan 2. golongan ruang Ill/a.. Penata Muda. 2. c . Pcrawat Penyclia.: . Pemula.:1 1. golongan . tcrdiri dari : (I II . golongun golongan ruang life. Penata Muda Tingkat d. Pcnga till' Tinglw ( I. tcrdiri dari : . Jenjang pangkat dan golongan ruang Pcrawat Ahli sebagaimana dimaksud dalarn ayat (2) huruf b. golongan ruang HI/d. Penata Tingkat (4) I. golongan ruang III/d. 7 3. 2. ~ tcrdiri dari : ruang IJ/b.

melaksanakan melaksanakan melaksanakan melaksanakan episiotomi. 3. katcgori J. scbagai berikut : Pelaksana Pemula. dasar. persalinan normal tanpa 6. Terampil. 4. tindakan keperawatan tindakan keperawatan penyuluhan pertolongan dasar. melaksanakan tugas khusus di daerah terpencil: tugas di unit pelayanan kesehatan yang mempunyai resiko tinggi. 5. yaitn : pengkajian data kepcrawatan dasar pada melaksanakan individn. 2. 1 1. katcgori Il: pada individu. tugas jaga sore dan siaga di Rumah Sakit: tugas jaga malam dan siaga di Rumah Sakit: tugas siaga "on call" di Rumah Sakit. melaksanakan Perawatan: 12. 10. Perawat 1. melaksanakan tugas jaga malam dan siaga di Puskesmas tugas siaga "on call" di Puskesmas Perawatan: 13. . melaksanakan melaksanakan melaksanakan tugas instrumentator/asisteren pada operasi 7.BABV RINCIAN KEGIATAN DAN UNSUR YANG DINILAI ANGKA KREDIT DALAM MEMBERIKAN Pasal7 (1) Rincian kegiatan Perawat a. melaksanakan Perawatan. 9. tugas jaga sore dan siaga eli Puskesmas 8. melaksanakan kecil. melaksanakan 14.

9. b. 10. 01ah Raga dll). YPAC. mernbantu kegiatan kesehatan Kanker. merencanakan individu. melaksanakau penyakit/wabah tugas supervisi bidang kesehatan: penyakitlwabah dengan 21. dasar kategori IV. melaksanakan Melaksanakan tindakan keperawatan kompleks katcgori I. kunjungan pembinaan kcluargal di 'daerah sulit transportasi. penyuluhan kepada keluarga. 22. melaksanakan pelatihan kader. melaksanakan penanggulangan menjadi anggota Tim. penyakit/wabah dcngan Pelaksana. melaksanakan kegiatan alam/wabah di lapangan. khusus/sepi tugas siaga di sarana kesehatan 17. 5. 6. melaksanakan pasien. Yayasan di 19. Perawat 1. 3. melaksanakan lapangan: 20. . yaitu : pengkajian keperawatan pada keluarga. tugas· mengamati dalam (PM!. 4. melaksanakan analisis data sederhana diagnosa kcperawatan pada individu. rnelaksanakan penanggulangan menjadi Ketua Tim. melaksanakan 2. 8.15. melaksanakan tugas kelompokl masyarakat 16. penanggul angan bencana 18. untuk merumuskan tindakan keperawatan sederhana pad a mclaksanakan melaksanakan meIaksanakan melaksanakan tindakan keperawatan dasar katcgori L tindakan keperawatan tindakan keperawatan tindakan keperawatan dasar kategori II: dasar kategori III: 7.

19. melaksanakan pengelolaan pelayanan Puskesmas sebagai penanggung jawab malam.11. melaksanakan 14. melaksanakan 21. melaksanakan 22. pertolongan persalinan normal dcngan tugas anestesi operasi kecil. 24. melaksanakan tugas khusus di unit pelayanan yang mempunyai resiko tinggi. evaluasi keperawatan sederhana pada 17. mel aksanakan Perawatan. di di keperawatan di tugas jaga sorel tugas jaga sore dan siaga di Rumah Sakit. melaksanakan individu. tugas jaga malam dan siaga di Rumah Sakit. melaksanakan sedang. . tugas limpah. melaksauakan tugas di daerah terpencil. istrumentator/asisteren pada operas: 15. 25. kesehatan 27. ] 2. melaksanakan pengelolaan pelayanan kcperawatan Rumah Sakit sebagai Ketua Tim Perawatan: 18. melaksanakan 23. melaksanakan episiotom i: 13. melaksanakan pengelolaau pelayanan keperawatan Puskesmas Pembantu sebagai penanggungjawab. tugas siaga "on call" di Rumah Sakit: tugas jaga sore dan siaga di Puskesmas tugas jaga mal am dan siaga di Puskcsmas tugas sraga "on call" di Puskesmas 26. melaksanakan Perawatan. 10 . 20. melaksanakan 16. membimbing kadcr dilapangan. rnelaksanakan Perawatan.

7. penanggulangan bcncana dalarn kegiatan kesehatan Kanker. 11 .~5. melaksanakan tugas kunjungan pcmbinaan kcluargal kelompok/masyaraknt di daerah sulit. melaksanakan analisis untuk keperawatan pada keluarga. mclaksanakan pasren. .. melaksanakan melaksanakan melaksanakan melaksanakan melaksanakan melaksanakan tindakan keperawatan tindakan keperawatan tindakan keperawatan tindakan keperawatan tindakan keperawatan tindakan keperawatan dasar kategori I. pengkajian data keperawatan pada 2. Perawat Pelaksana Lanjutan. merurnuskan diagnosa 3. melaksanakan penanggulangan menjadi Ketua Tim. 29. merencanakan kcluarga. 5. kompleks kategori II. melaksanakan lapangan. tindakan kepcrawatan sederhana pada 4. pcnyakitfwabah dengan C. dasar kategori III.28. melaksanakan penanggulangan menjadi anggota Tim. yaitu : 1. 30. melaksanakan kelompok. kompleks kategori I. membantu tugas siaga di sarana kcsehatan khusus/scpi kegiatan di lapangan. Yayasan 32. 9. Olah Raga dll).)r:. penyakit/wabah di ~ rz?3. 8. YP AC. mclaksanakan alam/wabah i31. tugas mengarnati (PMI. dasar kategori IV. 6. dasar kategori II. melaksanakan tugas supervisi bidang kesehatan. penyakitlwabah dengan )124.

18. di Rumah tugas siaga "on call" di Rurnah Sakit. melaksanakan 25. me1aksanakan Perawatan. melaksanakan pengelolaan pelayanan keperawatan sebagai penanggung jawab di Puskesmas. 11. melaksanakan Perawatan. melaksanakan khusus. 20. 21. melaksanakan Perawatan tugas jaga malam dan siaga di Puskesmas Perawatan. tugas jaga mal am dan siaga 23. istrumentator/asisteren evaluasi keperawatan pada operasi bcsar. tugas 27. melaksanakan Sakit. melaksanakan 17. 22. tugas anestesi operasi sedang. menyusun rancangan pelatihan untuk kader. tugas jaga sore dan siaga di Puskesmas 26. melaksanakan siaga "on call" di Puskesmas tugas khusus di daerah terpencil. 24. 12. melaksanakan Puskesmas. ] 3. melaksanakan pengelolaan pelayanan keperawatan sebagai pcngawas keliling di Rumah Sakit. melaksanakan 16. melaksanakan pengelolaan peIayanan kcperawatan Rawat Inap di sebagai koordinator Perkcsmas/KIAlRuang tugas jaga sore dan siaga di Rumah Sakit. 12 . melaksanakan pengelolaan 'pelayanan keperawatan . melaksanakan pertolongan 14. menerima konsultasi evaluasi keperawatan scderhana pada individu. 19. sederhana keluarga. mcnyusun program penyuluhan dengan metoda sederhana. pertolongan persalinan dengan ] 5.sebagai Kepala Ruangan di Rumah Sakit. melaksanakan penyuluhan kesehatan pada kelompok. 28.· 10.

analisis data sederhana pada keIompok. khusus/scpi tugas siaga di sarana kesehatan kegiatan penanggulangan bencana alam/wabahdi lapangan. melaksanakan diagnosa analisis data sederhana pada masyarakat. Perawat 1. 32. 6. melaksanakan lapangan. melaksanakan di daerah sulit. 33. yP AC. untuk merumuskan keperawatan 4. Yayasan Kanker. merencanakan masyarakat. merencanakan tindakan sederhana pada kelompok. melaksanakan penanggulangan penyakit/wabah dengan menjadi anggota Tim. melaksanakan pasien. keperawatan untuk merumuskan keperawatan 5. . 7. melaksanakan mempunyai 30.29. melaksanakan 36. melaksauakan tugas supervisi bidang kesehatan. 3. membantu dalam kegiatan kesehatan (PMI. 37. melaksanakan tindakan keperawatan dasar kategori I. tindakan keperawatan sederhana pada 13 . melaksanakan tugas di unit pelayanan kesehatan yang resiko tinggi. 34. tugas kunjungan pembinaan kcluarga/ kelornpok/ masyarakat 31. 2. d. yaitu : pengkajian data keperawatan pada melaksanakan masyarakat. 35. menerima konsultasi data pengkajian melaksanakan diagnosa ) keperawatan dasar. Penyelia. penanggulangan penyakit/wabah dengan tugas mengamati penyakit/wabah di menjadi Ketua Tim. Olah Raga dll).

10. melaksanakan tugas instrumentator/asisteren khusus 19. melaksanakan pengelolaan pelayanan sebagai pengawas di Rumah Sakit. melaksanakan tugas anestesi operasi besar. 24. tugas jaga malam dan siaga eli Rumah 25. 15. melaksanakan tugas anestesi operasi khusus. 26. 12. melaksanakan tugas siaga "on call" eli Rumah Sakit. keperawatan 23.8. melaksanakan Sakit. melaksanakan masyarakat. konsultasi penyusunan program pelatihan 16. II. 13. melaksanakan tindakan keperawatan kompleks kategori I. 17. melaksanakan tindakan II. menerima konsultasi evaluasi keperawatan sederhana pada keluarga. melaksanakan tindakan keperawatan dasar kategori III. 22. melaksanakan tindakan kcperawatan dasar kategori Il. evaluasi evaluasi keperawatan keperawatan pada operasi pad a pada sederhana sederhana 21. menenrna kader. melaksanakan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. keperawatan kompleks kategori keperawatan kompleks kategori 14. melaksanakan kelompok. 14 . melaksanakan tindakan III. 18. melaksanakan tugas jaga sore dan siaga di Rumah Sakit. melaksanakan tindakan keperawatan dasar kategori IV. 9. 20. melaksanakan tugas jaga sore dan siaga di Puskcsmas Perawatan.

penanggulangan 38. melaksanakan tugas jaga malam dan siaga di Puskesmas Perawatan. melaksanakan tugas siaga di sarana kesehatan khusus/sepi penanggulangan (PMI. 3. keluargal 32. 2. kunjungan pembinaan di daerah sulit. penyakit/wabah 37. Olah Raga dll). melaksanakan Iapangan. sebagai berikut : a. merencanakan individu. melaksanakan kelompok/ pasien. melaksanakan tugas sraga "on call" di Puskcsmas tugas khusus di daerah terpencil. melaksanakan Perawatan. kesehatan yang tugas di unit pelayanan· mernpunyai resiko tinggi. melaksanakan 30. Perawat Pertama. YPAC. melaksanakan individu. dengan elengan penyakit/wabah (2) Rincian kegiatan Perawat AhIi.27. 28. yaitu : 1. melaksanakan penanggulangan menjadi Ketua Tim. pengkajian lanjutan keperawatan pad a melaksanakan analisis kompleks untuk diagnosa keperawatan pada individu. membantu dalarn kegiatan kesehatan Kanker. tindakan keperawatan mennnuskan pada kompleks 15 . melaksanakan rnenjadi anggota Tim. melaksanakan 33. 29. melaksanakan tugas mengamati penyakit/wabah tugas supervisi bidang kesehatan. 34. 3). bcncana Yayasan eli kegiatan alam/wabah eli lapangan. 36. tugas masyarakat 31.

melaksanakan 8.keperawatan evaluasi keperawatan kompleks pada sebagai Ketua Tim Perawatan 19. sederhana pada . 21. tugas anestesi. dasar kategori III. menerima konsuItasi pertolongan 13. melaksanakan masyarakat. 16. menyusun rancangan pelatihan untuk kader.pclayanan keperawatan Rawat Inap koordinator PerkcsmaslKIA/Ruang 16 . pengelolaan . melaksanakan 7. melaksanakan pengclolaan sebagai penanggung jawab Puskesmas. 17. tindakan keperawatan kompleks kategori tindakan keperawatan kompleks kategori 11. melakukan individu. 20.4. melaksanakan IV. menerima konsultasi pelaksanaan 14. 18. dasar kategori IV. melaksanakan tindakan tindakan tindakan tindakan tindakan keperawatan keperawatan keperawatan keperawatan keperawatan dasar kategori II. melaksanakan III. 15. melaksanakan 6. 9. melaksanakan tugas jaga sore dan siaga di RU111ahSakit. 12. 10. kompleks kategori I. melaksanakan sebagai Puskesmas. melaksanakan II. melaksanakan pengelolaan pelayanan di Rumah Sakit.. menerima konsultasi evaluasi keperawatan kelonipok. pelayanan keperawatan keperawatan scderhana pad a sederhana pada evaluasi persalinan. menerima konsuItasi evaluasi keperawatan masyarakat. kompleks katcgori 5.

melaksanakan Perawatan. melaksanakan penanggulangan penyakit/wabah dengan menjadi anggota Tim. Yayasan penanggulangan bencana Kanker. 23. Perawat 1. melaksanakan tugas supervisi bidang kesehatan. tugas khusus di unit pelayanan kcsehatan tugas siaga "on call" di Puskesmas yang mempunyai 29. khusus/sepi tugas siaga di sarana kesehatan pasien. 36. melaksanakan 24. 34. tugas jaga sore dan siaga di Puskesmas tugas jaga malarn dan siaga eli Puskcsmas Perawatan . mclaksanakan resiko tinggi. melaksanakan alam/wabah 32. Olah Raga dll). 17 . membantu kegiatan di lapangan. Muda. b. melaksanakan tugas jaga malam dan siaga eli Rumah tugas siaga "on call' di Rumah Sakit. melaksanakan tugas khusus di daerah terpencil.22. yP AC. melaksanakan lapangan. 25. melaksanakan 35. melaksanakan Perawatan. rnelaksanakan Sakit. 27. melaksanakan 28. penanggulangan tugas mengamati penyakit/wabah eli penyakit/wabah dengan menjadi Ketua Tim. dalam kegiatan kesehatan (PMI. melaksanakan daerah sulit. 33. 31. 26. yaitu : pengkajian lanjutan keperawatan pada melaksanakan keluarga. tugas kunjungan di pembinaan keluarga! kelompokf masyarakat 30.

melaksanakan analisis data kompleks untuk merumuskan diagnosa kcperawatan pada keluarga. melaksanakan tindakan II. 12. 18. melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Menerima konsultasi analisis data sederhana merumuskan diagnosa keperawatan. 6. tindakan tindakan melaksanakan tindakan keperawatan dasar kategori TIl. 8. melaksanakan tindakan keperawatan kompleks kategori I. 4. 14. tindakan keperawatan kompleks rencana rencana untuk pada menenma konsuItasi penyusunan keperawatan scderhana. melaksanakan tindakan keperawatan dasar kategori IV. menerima konsultasi penyusunan keperawatan kompleks. menenma konsultasi evaluasi penyusunan keperawatan program pelatihan pad a kader. 7. melaksanakantindakan III. menerima konsultasi evaluasi keperawatan kompleks pada individu. 9. 5. keperawatan kompleks kategori keperawatan kompleks kategori keperawatan kompleks kategori 10. . melaksanakau kompleks keluarga. 13. 3. 11. 15. melaksanakan tindakan IV. merencanakan keluarga. 18 .2. 17.. 16. menyusun program penyuluhan dengan metode kompleks. menerima konsultasi tindakan keperawatan dasar.

22. 21. 28. melaksanakan pengelolaan pelayanan sebagai Kepala Ruangan di Rurnah Sakit. melaksanakan pasien. melaksanakan penanggulangan menjadi anggota Tim. melaksanakan penanggulangan penyakitlwabah penyakit/wabah dcngan dengan menjadi Ketua Tim. melaksanakan Iapangan. 25. c. Madya. 27. melaksanakan pengelolaan pelayanan sebagai pengawas keliling di Rumah Sakit. YPAC. yaitu : pengkajian lanjutan keperawatan pada melaksanakan kelompok. 27. melaksanakan penanggulangan tugas supervisi bidang kesehatan. Yayasan bencana 26. menerima konsultasi evaluasi keperawatan kompleks pada keluarga. Perawat 1. membantu dalam kegiatan kesehatan Kanker. kesehatan kepcrawatan keperawatan keperawatan 24. 20. melaksanakan tugas keJompok/ masyarakat 26. keluarga/ tugas siaga di sarana kesehatan khusus/sepi kegiatan penanggulangan bencana alam di (PMI. melaksanakan tugas khusus di daerah terpencil. Olah Raga dlI).19. 23. 19 . Melaksanakan kegiatan alam/wabah di lapangan. 29. kunjungan pembinaan di daerah suIit. 30. melaksanakan tugas khusus di unit pelayanan yang mempunyai resiko tinggi. melaksanakan pengelolaan pelayanan sebagai pengawas di Rumah Sakit.

melaksanakan kelompok. menerima konsultasi analisa data merumuskan diagnosa keperawatan. menerima pcngkajian lanjutan keperawatan pada konsultasi pengkajian lanjutan keperawatan. merencanakan masyarakat. merencanakan kelompok. melaksanakan tugas khusus di unit pelayanan yang mempunyai resiko tinggi. 4. melaksanakan anal isis data kompleks untuk merumuskan diagnosa keperawatan pada masyarakat. tindakan keperawatan evaluasi evaluasi keperawatan keperawatan kompleks kompleks 15. melaksanakan masyarakat. 9. dasar kategori III.2. dasar kategori IV. menerima konsultasi evaluasi keperawatan kelompok. melaksanakan masyarakat. melaksanakan kompleks pada kompleks pada tugas khusus di daerah terpencil. kesehatan 18. 6. 8. 7. 5. 3. melaksanakan tindakan tindakan tindakan tindakan tindakan keperawatan keperawatan keperawatan keperawatan keperawatan kompleks kompleks kompleks untuk pada pada dasar kategori II. kompleks. pad a pad a 10. 14. melaksanakan analisis data kompleks untuk merurnuskan diagnosa keperawatan pada' kelompok. melaksanakan 12. 20 . 16. menerima konsultasi 13. 17. melaksanakan 11. menerima konsultasi evaluasi keperawatan masyarakat.

melaksanakan tugas kunjungan pembinaan kelompok/ masyarakat di daerah sulit. dan penunjang pelayanan keperawatan diberikan ni~ai angka kredit sesuai dengan ketentuan Lampiran II Keputusan ini. keluarga! 20. maka Perawat lain yang berada satu tingkat di atas atau satu tingkat di bawah jenjang jabatannya dapat melakukan kegiatan tersebut berdasarkan penugasan secara tertulis dari pimpinan unit kerja yang bersangkutan. Olah Raga dll). membantu dalam kegiatan kesehatan Kanker. Pasal 8 (4) Apabila pada suatu unit kerja tidak terdapat Perawat yang sesuai dengan jenjang jabatannya untuk melaksanakan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1) dan (2). 26. Yayasan di penyakitlwabah 24. melaksanakan penanggulangan menjadi anggota Tim. melaksanakan kegiatan alam/wabah di lapangan. dan penunjang pelayanan keperawatan diberikan nilai angka kredit sesuai dengan ketentuan Lampiran I Keputusan ini. (3) penyakit/wabah penyakitlwabah dengan dengan Perawat Pelaksana Pemula sampai dengan Perawat Penyelia yang melaksanakan kegiatan pengembangan profesi. Perawat Pertama sampai dengan Perawat Madya yang melaksanakan kegiatan pengembangan profesi. melaksanakan tugas supervisi bidang kesehatan. tugas mengamati (PMI. melaksanakan lapangan. penanggulangan bencana 22. 23. YPAC. I 21 . melaksanakan iugas siaga di sarana kesehatan khusus/sepi pasien.19. melaksanakan penanggulangan menjadi Ketua Tim. 25. 21.

unsur utama. kegiatan unsur pelaksanaan tugas keperawatan. sebagaimana dimaksud keperawatan dan angka dimaksud kredit untuk masing- sebagaimana dalam ayat (1).Pasul P Penilaian angka kredit pclaksanaan tugas sebagaimana dimaksud dalarn Pasal 8. b. profesi. 2. adalah sebagai berikut: 22 . adalah kegiatan yang mendukung dalam d. terdiri dad : a. Perawat angka yang kredit melaksanakan dari setiap butir kegiatan diperoleh kegiatan ini. pengembangan (3) Unsur Pasal (4) Rincian masing penunjang 5 angka 5. pelayanan c. yang mclaksanakan tugas Perawat di atas sebesar jenjang 80 % angka kredit yang diperoIeh ditetapkan (delapan puluh persen) dari setiap angka kredit butir kegiatan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I dan n Keputusan ini. h. terdiri dad: a. ditctapkan sebagai berikut : I. Perawat jabatannya. unsur penunjang. Perawat di bawah jenjang ditetapkan sama dcngan tercantum 'sebagaimana jabatannya. pengabdian keperawatan. pada masyarakat. angka kredit yang dalam Lampiran I dan II Keputusan Pasal 10 (1) Unsur kegiatan yang dinilai dalam memberikan angka kredit. (2) Unsur utama. pendidikan.

sebanyak-banyaknya 20% (dua puluh persen) angka kredit berasal dari unsur penunjang. (2) Untuk kenaikan jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Perawat Madya pangkat Pembina Tingkat I golongan ruang IV/b sampai dengan Perawat Madya pangkat Pembina Utama Muda golongan ruang IV/c. sekurang-kurangnya 80% (delapau kredit berasal dad unsur utama. 23 . dan Perawat Ahli adalah sebagaimana tersebut dalam Larnpiran IV Keputusan ini. dan puluh persen) angka b. diwajibkan mengumpulkan sekurangkurangnya 12 (dua belas) angka kredit dari unsur pengembangan profesi. Perawat Ahli sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Keputusan ini. kelebihan angka kredit tersebut diperhitungkan untuk kenaikan jabatan/pangkat berikutnya. Perawat Terampil sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Keputusan ini. dengan ketentuan : a. Perawat yang memiliki angka kredit melebihi angka kredit yang disyaratkan untuk kenaikan j abatan/pangkat setingkat lebih tinggi. (3) (4) . b.a. pada tahun berikutnya diwajibkan mengumpulkan angka kredit sekurang-kurangnya 20% (dua pu luh persen) dari jumlah angka kredit yang disyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi yang berasal dari kegiatan pelayanan keperawatan. Perawat yang telah mencapai angka kredit untuk kenaikan pangkat pada tahun pertama dalam masa pangkat yang didudukinya atau pangkat yang dimilikinya. Pasal 11 (I) Jumlah angka kredit kumulatif minimal yang harus dipenuhi oleh setiap Pegawai Negeri Sipil untuk dapat diangkat dalam jabatan dan kenaikan jabatan/pangkat Perawat Terampil adalah sebagaimana tersebut dalam Lampiran III Keputusan ini.

angka kredit kumulatif minimal yang diperlukan untuk kenaikan jabatanl pangkat setingkat lebih tinggi telah dapat dipenuhi. dan b.(5) Perawat Penyelia pangkat Penata Tingkat I. 40% (empat puluh persen) bagi sernua penulis pembantu. ayat (I) BAB VI PENILAIAN DAN PENETAPAN·ANGKA PasaI 13 (I) Penilaian prestasi kerja Perawat oleh Tim Penilai dilakukan setclah menurut perhitungan sementara dari Perawat yang bersangkutan. Pasal 14 (1 )Pejabat yang adalah : berwenang menetapkan angka kredit Perawat 24 KREDIT (2) . maka pembagian angka krcditnya ditetapkan sebagai berikllt : a. yaitu J (tiga) bulan sebelum peri ode kenaikan pangkat Pegawai Ncgcri Sipil. Perawat Madya pangkat Pembina UtamaMuda. Pasal 12 (6) (1) Perawat yang bersama-sama rnembuat karya tuIis/karya ilmiah eli bidang keperawatan/kesehatan. 60% (enam puluh persen) bagi penulis utama. Penilaian dan penetapan angka kredit Perawat dilakukan sekurang-kurangnya 4 (empat) kali dalam satu tahun. (2) Jumlah penulis pembantu sebagaimana dimaksud dalam huruf b sebanyak-banyaknya terdiri dari 3 (tiga) orang. golongan rllang IV/e setiap tahun diwajibkan memperoleh sekurang-kuranguya 20 (dua puluh) angka kredit dari kegiatan pelayanan keperawatan. golongan ruang lIl/d setiap tahun diwajibkan memperoleh sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) angka kredit dari kegiatan pelayanan keperawatan.

. Pimpinan Instansi atau serendah-rendahnya pejabat eselon II yang ditunjuk bagi Perawat Pelaksana Pemula sampai dcngan Perawat Penyelia dan Perawat Pertama sampai dcngan Perawat Muda yang bekerja pada sarana kesehatan yang berada di luar Departemen Kesehatan dan Daerah Propinsi/Kabupaten/Kota. c. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota bagi Perawat Pelaksana Pemula sampai dengan Perawat Penyelia dan Perawat Pertama sampai dengan Perawat Muda yang bckerja pada saran a kesehatan Kabupaten/Kota. Propinsi bagi Perawat Pelaksnna Pernula sampai dengan Perawat Penyelia dan Perawat Pertama sampai dengan Perawat Muda yang bekerja pada sarana kesehatan Propinsi. Tim Penilai labatan Perawat Unit Sarana Kesehatan bagi Kepala Unit Sarana Kesehatan yang berada di lingkungan Departemen Kesehatan (serendah-rendahnya pejabat esc 1011 Il). yang Penilai Propinsi.. yang selanjutnya disebut Tim Penilai Unit Sarana Kesehatan. Propinsi selanjutnya bagi Kepala discbut Tim 25 . dimaksud dalam ayat (I) dibantu olch : pejabat scbagaimana a Tim Pcnilai ct. ( Jabatan «CC Perawat ( Pusat bagi I'. Kepala Dinas Kesehatan .a. h. yang selanjutnya Pelayanan Medik Departemen disebut Tim Penilai Pusat. (2) Dalam menjalankan kewcnangannya.)ircktur J cndcral Kesehatan. Kepala Unit Sarana Kesehatan yang berada di lingkungan Departemen Kesehatan (serendah-rcndahnya pej abat CSclOIl II) bagi Perawat Pelaksana Pemula sampai dengan Perawat Penyelia dan Perawat Pertama sampai dengan Perawat M ucla yang bekerja pada sarana kesehatan di lingkungan masingmasmg. c. Tim Penilai labatan Perawat Dinas Kesehatan Propinsi. d. b. c. Direktur lcndcral Pclayanan Mcdik Dcpartemen Kcseharan bagi Perawat Madya yang berada dilingkungan Departernen Kesehatan dan instansi lainnya.

e. b. d. yang selanjutnya disebut Tim Penilai Kabupaten/Kota. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota. Pasal15 (1) Susunan keanggotaan Tim PeniIai sebagaimana dimaksud Pasal . yang selanjutnya discbut Tim Penilai Instansi. c. Seorang Sekretaris merangkap anggota. Tim Penilai Jabatan Perawat Instansi bagi Pimpinan Instansi lain di luar Departemen Kesehatan atau serendah-rendahnya pejabat esclon II yang ditunjuk. Pimpinan instansi lain atau serendah-rendahnya pejabat eselon II yang ditunjuk di luar Departemen Kesehatan untuk Tim Penilai Instansi. Seorang Ketua merangkap anggota. yang berada di lingkungan Tim Pcnilai Unit Sarana c. (2) Pembentukan dan susunan keanggotaan Tim Penilai sebagaimana dimaksud ayat (1) ditetapkan oleh : a.14 ayat (2) terdiri dari: a. dengan ketentuan: 26 . untuk Tim Penilai c.anggota.d. Kepala Unit Sarana Kesehatan Departemen Kesehatan untuk Kesehatan. Direktur Jenderal Pelayanan Medik Departemen Keschatan untuk Tim Penilai Pusat. (3) Anggota Tim Penilai sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah Perawat dan atau pejabat lain di lingkungan masingmasing. b. dan d. Tim Penilai labatan Perawat Kabupaten/Kota bagi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kotamadya. Kcpala Dinas Keschatan Propinsi untuk Tim Penilai Propinsi. Sekurang-kurangnya 4 (empat) orang. Seorang Wakil Ketua merangkap anggota.

dan serta kemampuan sarna dengan untuk menilai jabatan/ prcstasi c. Dapat aktif melakukan penilaian. b. Pasal 17 Tata kerja dan tata earn penilaian Tim Penilai sebagaimana Pasal 14 ayat (2) ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. Memiliki keahlian kerja Perawat. Pasal 16 (I) Pegawai Negeri Sipil yang telah menjadi anggota Tim Penilai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (2) selama 2 (dua) kali rnasa jabatan bertu rut-tu rut. Dalam hal terdapat anggota Tim Penilai yang ikut dinilai. (2). (4) Masa Jabatan keanggotaan Tim Penilai dalam ayat (3) adalah 3 (tiga) tahun. Ketua Tim Penilai sebagairnana dimaksud dalarn Pasal 15 ayat (I) dapat mengangkat pengganti anggota Tim Penilai yang bersangkutan. Apabila Tim Pcnilai Propinsi belum dapat dibentuk karena belurn memenuhi kriteria Tim Penilai yang ditentukan. dapat diangkat kembali sctclah melampaui tenggang waktu 1 (satu) masa jabatan. maka penilaian prestasi kerja dilakukan oleh Tim Penilai Kabupaten/Kota terdekat at au Tim Penilai Propinsi yang bersangkutan atau Tim Penilai Unit Sarana Kesehatan atau Tim Penilai Pusat. Apabila sebagaimana dimaksud (5) Tim PeniIai KabupatenIKota belum dapat dibentuk karena belum memenuhi kriteria Tim Penilai yang ditentukan. Jabatan/pangkat serendah-rendahnya pangkat Perawat yang dinilai. dimaksud 27 _i . maka penilaian prestasi kerja dilakukan oleh Tim Penilai Propinsi terdekat atau Tim Penilai Unit Sarana Kesehatan atau Tim Penilai Pusat.a. maka penilaian prestasi kerja dilakukan oleh Tim Penilai Unit Sarana Kesehatan atau Tim Penilai Pusat. Apabila Tim Penilai Instansi belum dapat dibentuk karena belum (6) (7) memenuhi kriteria Tim Penilai yang ditentukan.

d. Pejabat setingkat eselon III/IV yang mernbidangi urusan kepegawaian pada Unit Sarana Kesehatan kepada Kopala Unit Sarana Kesehatan dilingkungan Departemen Keschatan 1111tuk angka kredit Perawat Pelaksana Pernula sampai dengan Pcrawat Penyel ia dan Pcrawat Pertama sampai dengan Perawat M uda eli lingkungan masing-masing. e. . 28 . Pimpinan unit kerja setingkat Eselon III/IV yang membawahi Perawat kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk angka kredit Perawat Pelaksana Pemula sampai dengan Perawat Penyelia dan Perawat Pertama sampai dengan Perawat Muda di lingkungan masing-masing. digunakan untuk mempertimbangkan kenaikan jabatan/pangkat Perawat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. c.Pasal 18 Usul penetapan a. Pimpinan lnstansi lain atau serendah-rendahnya pejabat esclon II yang ditunjuk di luar Departemen Keschatan kepada Direktur Jcndcral Pclayanan Mcdik Departemen Kesehatan untuk angka kredit Perawat Madya di lingkungan masing-masing. Pasal 19 kerja setingkat (I) Angka kredit yang ditetapkan oleh pejabat yang bcrwenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (I). Pimpinan Eselon IIlrII yang mcmbawahi Pimpinan instansi masing-masing atau pejabat untuk angka kredit Perawat Pelaksana Pcmula Perawat Penyelia dan Perawat Pertama sampat Muda di lingkungan masing-masing. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. masmg-masmg. angka kredit diajukan oleh : Kepala Unit Sarana Kesehatan. Pimpinan unit kerja setingkat Eselon III yang membawahi Perawat kepada Kepala Dinas Kesehatan Propinsi untuk angka kredit Perawat Pelaksana Pernula sampai dengan Perawat Penyelia dan Perawat Pertama sampai dengan Perawat Muda di lingkungan . Kepala Dinas Kesehatan Propinsi. unit Perawat kepada yang ditunjuk sampai dengan dengan Perawat b.

(2) Terhadap menetapkan angka kredit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (I).ENGANGKAT. ·MEMBEBASKAN SEMENTARA DAN MENGANGKAT [(EMEALI SERTA MEMBERHENTIKAN DALAM DAN DARI JABATAN I Pasal20 pembebasan semen tara dan pengangkatan kernbali serta pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan. dari jabatap Perawar ditetapkan dengan keputusan pejabat yang berwenang sesuai dcngan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (2) Disamping hams jabatan memenuhi pada ayat (1). pcngangkatan yang ditetapkan ketentuan scbagaimana terscbut Perawat didasarkan pad a formasi yang bertanggung jawab oleh Menteri dibidang Pendayagunaan Pasal22 (1) Aparatur Negara. tidak dapat diajukan keberatan oleh Perawat yang bersaugkuran. seorang Pegawai Negeri Sipil hams mcmenuhi angka kredit kumulatif minimal yang ditentukan. Pegawai Negeri Sipil yang diangkat jabatan berikut : Perawat Terampil harus untuk pertama kali dalarn mernenuhi syarat sebagai . keputusan pejabat yang berwenang DAB VII PEJABAT YANG BERWENANG M. BAB VIII SYARAT PENGANGKATAN Pasal21 (1) DALAM JABATAN Untuk dapat diangkat dalam jabatan Perawat . Pengangkatan.

unsur prestasi pelaksanaan Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan bernilai baik dalam 1 (satu) tahun kerja atau (3) Penentuan jeujang jabatan Perawat Terampil dan . dalam Pasal 21 dan b. untuk pertama kali dalam syarat sebagai berikut : (2) Pegawai Negeri Sipil yang diangkat jabatan Perawat Ahli harus memenuhi a. dan penunjang pelayanan keperawatan. Setiap unsur penilaian prestasi keija atau pclaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pckcrjaan (DP3) sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir. . Pasal23 (1) Pengangkatan Perawat .a. pengabdian pada masyarakat. pelayanan keperawatan. Pangkat IlIIa. Berijazah serendah-rendahnya b. Memenuhi syarat sebagaimana dimaksud Pasal 22 ayat ( I) atau ayat (2). Setiap serendah-rendahnya ruang penilaian pekerjaan dalam Daftar (DP3) sekurang-kurangnya terakhir. Berijazah keperawatan. setelah ditetapkan oleh pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit. pengembangan profesi. ditctapkan berdasarkan jumlah angka kredit yang diperoleh yang berasal dari pendidikan. dan c. serendah-rendahnya Sarjana/Diploma Penata Muda golongan IV b. Pangkat serendah-rendahnya perrdidikan keperawatan. Pengatur Muda golongan ruang Ilia. c.Perawat Ahli sebagaimana dimaksud dalam ayat (l) dan ayat (2).1() .dengan ketentuan Pegawai Negeri Sipil dari jabatan lain kedalam Terampil atau Perawat Ahli dapat dipertimbangkan sebagai berikut : a. MemiIiki pengalaman (pernah bertugas) dalam kegiatan pelayanan keperawatan sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun pada sarana kesehatan.

Setiap unsur penilaian pekerjaan dalam Daftar (DP3) sekurang-kurangnya terakhir. Perawat Pertama pangkat Penata Muda golongan 1I1Ia sampai dengan Perawat Madya pangkat Pembina Tingkat I golongan IV/b. (2) Pangkat yang ditetapkan bagi Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah sama dengan pangkat terakhir yang dimilikinya dan jenjang jabatannya ditetapkan sesuai dcngan jumlah angka kredit yang diperolehnya yang berasal dari pendidikan. Dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak diangkat dalam pangkat terakhir tidak dapat mengumpulkan angka kredit sekurangkurangnya: . dan pengernbangan profesi. pengabdian pada masyarakat. setelah ditetapkan oleh pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit. Usia setinggi-tingginya 5 (lima) tahun sebelum mencapai usia pensiun dalam jabatan terakhir yang didudukinya. atau I I 2. masa adaptasi/orientasi tugas Perawat pada sekurang-kurangnya selama 6 (enam) bulan. prestasi kerja atau pelaksanaan Penilaian Pelaksanaan Pekcrjaan bernilai baik dalam 1 (satu) tahun d. BABIX PEMBEBASAN SEMENTARA. apabila : . Telah mengikuti sarana kesehatan e.c. semen tara dari jabatannya. pelayanan keperawatan. PENGANGKATAN KEMBALI DAN PEMBERHENTIAN DARI JABATAN Pasal24 Perawat dibebaskan I.11 . dan b. Perawat Pelaksana Pemula pangkat Pengatur Muda golongan ruang lIla sampai dengan Perawat Penyelia pangkat Penata golongan Ill/c. Dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak diangkat dalam pangkat terakhir tidak dapat mengumpulkan angka krcdit yang ditentukan untuk kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi: a.

atau secara penuh di luar jabatan Perawat. 6. atau Diberhentikan Ditugaskan sementara sebagai Pegawai Negeri Sipil.a. Pasal25 (1) Perawat yang telah selcsai rnenjalani pembebasan semcntara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24. kecuali untuk persalinan keernp] at dan seterusnya. atau 4. 20 (dua puluh) angka kredit bagi Perawat Madya Pembina Utama Madya golongan ruang lYle. atau Tugas belajar Iebih dari 6 (enam) bulan. 7. pangkat Dijatuhi hukuman disiplin Pcgawai Negeri Sipil dengan tingkat hukuman disiplin sedang atau berat berupa jenis hukuman disiplin penurunan pangkat. Dalam jangka waktu dari jabatannya 1 (satu) tahun sejak dibebaskan dimaksud dan angka 2. Pasa126 (2) Perawat diberhentikan dari jabatannya. atau 32 . dapat menggunakan angka kredit terakhir yang dimiliki dan yang berasal dari prestasi kerja eli bidang peJayanan keperawatan yang diperoleh selama tidak menduduki jabatan Perawat setclah ditetapkan oleh yang berwenang rnenetapkan angka kredit. Perawat yang diangkat kembali pada jabatan semula sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). sebagaimana apabila : sementara dalam Pasal 2. 10 (sepuluh) angka kredit bagi Perawat Penyelia pangkat Penata Tingkat I golongan IIIId~ dan b. dapat diangkat kembali pada jabatan semula. Cuti di luar tanggungan negara.4 angka 1 1. atau 3. 5. tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang ditentukan untuk kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

berdasarkan Keputusan dinilai ini. 33 . Pendayagunaan' BABXI KETENTIJAN . LAIN-LAIN Pasal29 Untuk ke jabatan kepentingan struktural dinas dan atau mcnarnbah fungsional pcngctahuan. Sarjana/Diploma IV bersangkutan Keperawatan. kecuali hukuman pangkat. dinyatakan tetap berlaku. keputusan pembebasan semen tara dan pemberhentian ditetapkan dari jabatan ini.2. Dijatuhi hukuman disiplin Pegawai Negeri Sipil dengan tingkat hukuman disiplin berat dan telah mcmpunyaikekuatan hukurn yang tetap. dapat dipindahkan/diangkat memiliki ijazah menjadi Perawat Ahli. memenuhi peraturan perundang-undangan Pasal30 Perawat apabila Terampil yang yang berlaku. sepanjang pcngalaman dan pengcmbangan karir keperawatan dapat dipindahkan atau jabatan Iainnya. disiplin berat berupa pcnurunan BABX KETENTUAN PERALIHAN Pasal 27 Keputusan dalam dan Pejabat atau yang berwenang Pe~awat tentang yang pengangkatan. Pasal28 Prestasi sampai kerja dengan Perawat yang ditetapkannya telah dicapai/dilakukan pelaksanaan Negara oleh Perawat petunjuk Keputusan Menteri Aparatur Negara Nomor 94/MENP AN/1986. sebelum kenaikan jabatan/pangkat.

dapat clipcrhitungkan sebanyak-banyaknya 25% (dua puluh lima person) dari angka kredit yang hams dipenuhi untuk kcnaikan jabatan/pangkat Perawat setingkat lebih tinggi dengan kctcntuan apabila terdapat kelebihan angka kredit yang berasal dari tindakan persalinan tidak dapat dipcrhitungkan untuk kenaikan jabaran/pangkat berikutnya. Bcsarnya angka krcdit yang diperolch Pcrawat dari sctiap hulir kegiatan tindakan persalinan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah 2? % (duapuluh lima persen) dari angka kredit sctiap butir kcgiatan jabatan Bidan. .Pasnl 31 (1) Dalam keadaan darurat dimana Bidan atau Dokter tidak ada dan pasien memerlukan pertolongan persalinan. (2) . Keputusan Mcntcri Ncgara Pcndayagunaan Aparatur Negara Nomor 94/MENPAN!l986 tcntang Angka Kredit Bagi Jabatan Tenaga Keperawatan. Angka he'lit kumulat'if tindakan persalinan yang dilakukan Perawat sebagaimana climak~ud ayat (2). rasal33 Dcngan berlakunya kcputusan 1111. dinyatakan tidak berlakulagi. dapat diadakan peninjauan kembali. maka Perawat dapat melakukan tindakan persalinan dan memperoleh angka kredit. i' I I I (3) BAB XlI PENUTUP Pasal32 Apabila ada perubahan mendasar sehingga dianggap tidak sesuai lagi dcngan ketentuan dalam keputusan ini.

lanjut olch Mcntcri dan Kepala Badan Kepegawaian Pasal35 Kcputusan ini mulai berlaku pada tanggal. Ditetapkan di Pada tanggal Jakarta 7 Nopember 2001 35 .ditctapkan.Pctunjuk Kesehatan pelaksanaan Kcputusan ini diatur lebih Negara.

==..==....' m ~ ~ 1J r » z ~ ~ ~ G') c A C :::::j Z ~ ....=======~=~.-..:...~~""...~.. » OJ ~ Z 'TI C Z G) en o z » r 1J rn ~ ~ .".~~..:0 ~~~ z AJ Z .."........= z o " z o m a c c . o m G) s z ~ Z t....

: !E. m m C6 . = III III ::J 7' III '0 ilj' fir '0 g go s· go .. m !!!. !!!.» ~ » z (J) '0 ses a... a.>... ilj' e ilj' ilj' ilj' III '0 (J) (J) en (J) en en en (l) e 7' III 0III . ~ :..!E... j. -" . . m !!!.tn III :::J III III ll!.» !E.oJ '" .. '0 '0 III ::J 7' Q) !!!.: A :J iii' 2 ir III ii m a..@ @ Q) ilj' ilj' Q) ~ III :::J '< :::J m :::J (l) "U "U III 7' iii" .. III ~ c: :. 2. m e e iir III ilj' III "C "C '0 en en en en en en en mmm '0 (J) ~~ @ III .2.: ~ ~ ~ a.s 0.. III a. "U '< -a "U m !!!.. 10 0 0 0 0 0 0 0 ()l 0 0 0 0 .. 2. a.. " » z (J) s Iii » .oJ OJ C z en c ::tJ ~ ~ 0 ~ :8 :::!.U m (j) -I A . j. . 0 0 0 ()l 0 ()l 0 '" "U (l) ~ 0> "Z m ::0 0 » (j) =i ~ .~ (II -" ~ !E.. m !!!.'0 (l) III 7' III III ~ ill ~ III m .» iii' 0III -g ~ :J m .. .>. 0.r ~ ~ III 0: III III C ~ ... a. m I~ '< "U '< ~ III III :::J III ilj' ~ III III :J III ~ III m "0 tn . III 3 III III '0 ~~ III ::J III 7' III s a. ill ~ ? I I iI Iii s Iii ill ::J Iii Iii I: :J C . !E.... r-- z c z ~ en c ::tJ en c (.2. - i o 6f ::J....- 0 --..2.: III Jg A p> . i .. . . !!!. <:!...- ~ 0..» -g ca ~ a.-. m ~ "U "U ll!. III :::J iil :::J III ! s. !!!..>.: A :J 3..) .m m !E.. (.. :J III !!!.. oi" oi" iir '0 '0 (J) (J) en '0 ::J !!!. III " III . a.. go ~ ill @ -g 3 7' ca c z: III III C 0: !II . Q) III III 7' ~ ~ '" Q) III mmmm ~~~~ .. j. A ~ m ....'. 0 00 ()l 0 0 0 0 0 0b000000 0 0 (... ..» III '< (II 0 III ~ I i ! I III 7' . ru 3III (0 II m c !II .. ll!.>.» III :J :J III 7' III c .m :::J iii ru i» '< III sr £ Q) £ !!!.oJ 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 -" 0 0 '" . '0 '0 !!!.-I Ql 7' (II ~ a. ... @ III ::J 0- g III '0 ::J ~ ~ III @ ru a. . 3 iil ffi:::J I: ij} . ~ 5r III ~ III :J III '0 0 III !II &r c.. ~0 sr 0000 ._...a.. tn ilj' ilj' III m . ilj' ir ~ III III ::J ~ III Q) III W ~ (l) a ilj' "0 "0 "U "U "0 "U m !E.. fif I: !II Q) III '0 e go fir '0 '0 ()l m en ss ~~ III III I: ~ &I ~~ III III 3333 :::J I: !II III :::J I: !II III :J 222 en » Z I C ~ I: III :::J » en r I olp ...I>- OJ I I 0 'C III m !II III m I '0 "'" m m III " . l~ III (II = I @ o ::J.. c: :::J j.» Q) III ~~ .~ - ~ :J m 3 I: "0 !.: ~3m ~ ~ ~ ~ III m w . Q) @ ~ £ III :::J III "U m i» III "0 "U "U "U m m !!!. . 7' III lea a. ~ ffiI. 0 'OJ 3 ill .

s:: (l) j::T :! .. :::I S.III ~ In c: "0 I!} III .- B ::J iil :I lO III ::J s :! Jg Jg Jg Jg iii' :I 6i fii' ::J " iii' '0 iii- " ru' "0 "0 go en en ~ '0 I!} r+ sr :I 2 iil 5a. a..>...::l ttl @ . r+ .::l ~ ....P "0 (l) g: @ ~ ro -.::l iil . III ::J "0 "'" a .::l :I ro ~ 116 :I III ::J III ::J :I' g. a. (l) -. !!!. III :! I» ::1 @ iif ::T 1\1 ::J :::I !!! c: In ::l III ::J c III c: a._ III II I :::I ru' ffi' ro i:f III ::l Dl III I.:- c: ~ ~dg: c c c C 'OJ ::T ::T ::T ::T '< III . III s: (l) !ll :I (l) s:: '< (l) :! ~ I!} . ffi. III ::J ::J 5' ::r 5' a.. I!} III . !...- en w'lii)' '0 en rrlrr g. 0 0 CD bb 0 0 ~ i:f i:f III III ii) III '""0 '""0 ro !!!..J ! I I iii @ ~ ~ I I en en ~ !2. III . W W "" "" :I ::J ~ J: 3 III "" :I @@ @@@ :::I en r t--00 0 Q) 0 0 0 Q) b _. (C (C (C I» .P I" ~ ~ (l) 3 (l) ~ iif ~ c: ::J !ll (l) s: 91 I ~ ~ !!!. !!!.:.:0. . a.~ .:. 0 "0 ::J III ii) ::J "0 {[J I!} 9: 5' a. ro g= '0 en "0 "0 III "~ -. a.> s.:0.. In 3 I!} I!} 3 c: ::1 g: I!} ::J I!} .:c: c: a.:u w en c m e en .. !.--I s:: ~ ro ro 3 :I ?. --I 5A a.e. " c: 3 III 5' ::T III :I c: C I I "0 3 0 =" . :! .In .:0.:0. !!!.>. ro III g"0 W en . III . (l) 11 a. '< ::J ro '""0 5l ::J III or !It " III ::J III iif tn l iii' '""0 '""0 '""0 '""0 ro ro Cb Cb :::I iif iif ii) »: III ::J Q) tn "" "" III !l> tn tn Q) ::J !l> :::I i:f III Q) ii) ro !!!.. In 6' ::J &f iil .. Jg ::!- A 0 »: I!} == 0 - I I "0 (l) =" ro ~. '""0 0 '" ro :! -e ""U b _.. !II III ::J {/) {/) I~ l{l W len I I I {/) a. '< '""0 '""0 ro !!!. !!!. a.>... iii :! III ffi.:!!: !!!.5' a..:l.::l iif !!!.> Z )- :r 5... a.:u m A (j) ~. I!} m: W '0 '0 . 5m. ~ 3- '< {[J iil 3 "0 1\1 ::J c ::T c: = ::I. c: !.:0.. 0 b . ""U i sr ::l I ~ ::l ...~i:f i:f ""U '""0 '< III III i bbb 0 0 I~ (oJ _. . 0 0 0 0 0 Ol " (oJ 0 :::j .. "0 ii) iil 5)' '0 !2. ::J "0 III i. en "A Z )..- flI a. III !!! a.oJ . ro " ro .::l ::1 :I ::J ro :I ro s:: s:: (l) ?.A m G> ::u --I ~I gl c_ ro (C :::I III ..J "0 (l) a 5' " . III ro 1\1 ::J . Jg A 0 A III ~ _.. iii' III :! W l iii' ::J ro ""U i:f i:f III III :! III :J III III !!!.:l.~.... III 5)iii' I ro en !2. <: iil 1\1 ::J m C ro "0 "0 III III .- a..:l. (C! ro :I. c: III c: c: .-- . ~ :::l ..- a. '< c: 5' :!.:III ::J "0 (l) (l) ro :I iif iif iif 13 '< . . !._--_- -- _.. '""0 0 0 0 ~ Cb ~~ 0 0 bb 0 0 (. S I ::1. !!! c: &1 (C '< ::J 16 c: !!!. I- 0 z - '" e z en c .. III :::I W en {/) en (J1 en C ).>. III '""0 ""U m . '0 ..:0. "0 '< :! (l) III .:0. ::J "0 "0 "0 r+ 1t ~ ~ III W III III ..> ).:u z c .. ::J III :! 3 "0 S a 3 " (C ~ tn III 0 iil a" " III 15 ca !!!. ... a.. III :::I III 0 0 0 (oJ bbb _.. » z !!!. III 1\1 III "0 OJ ro " '< :I 3C c a.:l.

..------~-.... ._--------___ __ _ ..~--~===.._--- !\len c z c ...=--. ." -.--------------- .-..0 1------------.....---_ . .----. _..====~~===='======='=='~ ....~-'-"'--. -_=-.. --.~ "'--=..."'=-~=="'-'=========-=....- ... ------_..-. ' ..... .r.. =... .. _ .="" .. -..

n 'U IlJ 0 OJ 0 010 (:...= 0 ~ 9 0 f'.) III ::J III ~ m 1if m 'U III IlJ ::J I 'UI'U <II m ~ m. :3 sn rn en "0 C/I !D W' m..@ (fl m 1:l m.' 'U c:. (Il ~ 0' C "0 I~ 1(0 I:.'I Ii) (f) 2. ~ !2.) £ 5' ai rn :-" rn to m !D cr . A OJ m ... iif - - :. 'U @@ ill iii"IOf :... Ii) 2.u ~ 3c -u III :::J m co (Il iii" III III 3 -u -u c:.) ~ ~ ~~ :J » z » . (.. C rn ill ~ I I I "0 iii" -c III :::J III :::J {C (. :::J -u -u III (fl ~ x III ::I iii" III x....It" .::lc:..:. 0 (XI 9 0 0 OJ 900 _. rn " rn (0 III m cr !E.) 'U iii' ffi :::J m m :. m cr III C/I 'iir 00 'Dr to ID 'iii' ID {C a.:.: I m .. to P.) {C s !E. 1 I !D 0 (1J N 0 (n :. iii' W' 00 Di' '0 (fl '0 '0 (fl ~!&: ~ 0 3 m ~ !Jl !Jl !Jl sss .. OJ m :::J ru III ::I ill iii" iii" iii" '< x..) 0.) (0 61 3 g :::J -u (lI C1> III 3 tn C Yl -u 3 III in m .. a I~ i s I~' i! a m 'Di" 0' III (Il to :. !2.r>. mm 333 m . ...) 2.p pIII III G' ~ -g C -u -u m (lI {C :::J {C :::J " (Il 0 :J 3 ~ 3 iii" ID 0 m tn m :. '< -u -u -u mm~~ IlJ :.) c m co ~.- -- _..x x(fl C/I ~ IlJ m III iii' :::J ::I :::J OJ mmmm :. 1:....1° ~I(O 1 .. ... c:.) ru 'U iii' m.. "0"0'0 ( en en en en mmmm go ~ I~ '0 C/I !D (fl . (0 {C :::J III :::J co co III ~.) I~ fr OJ :.... 0 z c z ~ en c . 'U "'IJ & 3 c iii' m .. iii' iii' "0 ~~~~ .u c : III ::T :3 ru C tn . III . 0 9 __.... ill :::J C/I I !'> ?1 e !D "0 (lI . co c III C/I p- --I co c ID rn {C III C/I !l' --I c:..) III :::J co iii' 9. ID III '0 "0 C1> (Il '0 en en en en S..) @@@ III :... . 'U (fl 0 (1J :. - .. ru A A rn m :J co m 0 III ru ::. 00 C/I . 2. . m ~ ffi" fir IlJ IlJ '0 '0 '0 '0 ~ en en en en !2... 00 :.) mm Ii) t. {ll ! 3' i I '0 en en en rn m m m. iii" III :. :::J Dr :. (1J 0 0 :. (Il tr 00 mm . iii' '0 iii •.. -u a.u Z 0 :::::j » m G) '< -u 1:l m~mm :::J 1:l -u ID ill ~ @@ IlJ iii" iii" (fl .) 0 ~ m I !Xl m :. iii" C/I III III III :::J :.) :::J (1J en ~ e » z :c (f) » !!l ~ . (1J 0 0 0 ~~ c. 0 ~ 'U 0 A 0) (1J :. . 00 '0 s !2.: 00 :. :.u .l If 3 00 (Il 8 . .U 3 III ill c c ?r I~ 3 :. e' 3 ill ::T s » z o rn III ~C ... =I .. III C/I Iii :::J p co to --I c:. ~ <II &f.2.. iii" 9. . sn -u c:...It" m ~ 3~ 3 iii' iii' Dr ~ Dr m :.oJ e to e tn Z en 'iii' co III a.It" m . Ii) ::l t.: .::lIII c co co ill ~.u OJ co 00 iii' :-" ai P p:::J III :::J c:.' ::J 'U 'U m --l A s.. III (Il 'iii" (0 ill :::J (0 !l:!.) 0..u ::l 0 iii" 9. lR '0 &: ~ 0 ~ .) '(0 "0 !D (0 e . A -u m -u !D (0 {C s III 0 .. 2.) co (lI 0 iii" (lI .. :. Ii) ::l - s 3 c iii' m mm Ii) 2.) OJ III ::I III i:f 00 m 3 iif til IlJ ID ...

I ~ o 3 iil ~.-r--- = __.~ I~----~--+-------------------~~~-------------------------------------II--~-~ r 6. !l) :. !l) ~ ~ ro' .[ ~~ ~ 5: ~ ~ *" G ~ w 5: m m w @ ~ ::.m ~ ~ ~ ca @ (fJ ~ c OJ w~ fJ) ~ g '" ::. ffi ~ c ::0 ew (0 P" --I c !ll w ki ~ 'iii' (0 --1(0 2 !l) en 'fir (0 tn co w 'iir w [ij' W Yl 0.--~~~~=--4--------------------------------..~ 5: ~ ~~ c 1\:)(fJ z c ::u ~~ ~.". ------------------------~~. w til "I i I II i .

z o ~mm » ~ ::'!~~ c » t5 ~ N(J) Z C .< m:::um ~OZ \r-----------------------------------~A~~~~~~------~------------------~\·--r----· m'l1(i) __. 1I " en m 'iii" 2.--------L!--m--~-~--------~~O_+O--------4_9--_4-0--_+---0-(b_4_£_~~\ _ ~o. F3 ~ ~ mgJG> U1 =i~ ~------. III iii zr :><" C I I en ~ --\- _".. .:u (J) "0 ::J [Il ~ III (J) III "0 C" ~ III c: (J) "0 m.:u (J) C OJ W~ (J) C . en m c: Iii III 3 3 'iii' [[J III I( 'iii" 6 2. ru ::J 'ID' 6 !( r~" 16 I'Q)' 'ID' 'ID' 66 'iii' 'iii' (( m 3 (J) 'iii" III c: ru 2.

en c z C . 2 III ...0 . m'...J>. 2..2..-. co mm Z G) 0 33 c: c III III III :l (II (II 16' 'iii' :l III III C 3 CD 2.. m (t) to (t) @ ~ en :::T :::T ru 7> ru C'" 7> C ru 7> 3u '0 III (J> sr. Iii <g..0:- III ~ ::._.. w bo .' '0 7> !!l'0 ru :l (t) m t» (t) Iii' '0 ffi' ~ III m Dr zr (::. w 0. (t) (t) ):> w bo sn . .n C ~ ru 7> C'" C 7> zr c ::r: ~ :t> Z r= ..------------~-. . :l 0.. -----------------------1---'- ".. ~. ¥ CD m (t) (t) '0 fir ru bY !!l- :::T 3'0 C'" @c 7> Dr c u Ul CD ru ru ~ :l (t) (t) !!liir c (t) I I '0 C'" C 7> !!l. S ~ III ::::l CD 0 Q.. I . =i ~ 3 c: ru (II o» (t) 3 c: ru (II "'U l'iii· 'iii' w .2. tn 3 CD en I '" ro 3 c:: III III :l 0. 0....<... .. r 'iii' III crl ::::l 2. crl10Cl l'iii' . crl ::::l » ...0 sn w~ C III (t) C .' '0 !!lt.0 0Cl t:: ::::l CD s:: I1Icrl :::l ~~ (C 2:g c':l :::l I1Icrl iti:::l .t:>.. m ~ x :t> Z (t) :l :l .....-.-..~ . l .. 'iii' eo :l III 2. i . 1'0 II . crl 16' t:: III en tn CD 33 ro t:: III .~. . 'iii' III crl :l III C 3 c ru CD en en t5 1 III 2. ..

~ c ):>):>Z ---lZG) Nen z c .!!!.< ~~----------------------------------------------------A~~--~--+-----------------~f--mmm ~~Z . ~ fa 9: QJ QJ rc rc :J ~ =! 3 "0 CD §F. -00 II "! I !!!.. :J ~I~ I =r =r CC :J :J 5i 5i I -0 en ~ W .o):>Z ~Z).0 en c w§E to en C ::0 ~s:: mm OJ a. c §r 3' ~ lr--r_~----_+----_+_r_r----~+_--+_--r_--~_+---·~------4-----~------~--II--+_--~1 f . -o~ m -. W W xr ! I Iii :J C :J "T1 rc <n a... en .. 01 ! c' /ii' :J W 1 ~ 3 i:f zr . (_ 2.Z o m-(c .I<" w -0 s W :J en en m -0 :J W VI g.-o 001'\) -0 -0 OJ ~.

.j>.:-' !tI'< iil ::T III ~ ~ til ~ m =~~. (!) m Ill!!tiil::l nl @ ~iil" ::l (IJ a m c: P P" ::I Illa.. E..:0.. -" -0 z ... 0> iii' -0' ~ Ill~ ~ JlJ . -<1>10 ~ s lll@ :E 1ll fiiC: ~ :. ((Jill .. " III III 33 !tI "" .... III " ~ @ -g Ii} " ~ . - - .. ::I _::::rIII == III III !it .2. ~~ .g: 00_. g.~I~ ::I ::I ::I 10 10 m'lm' ~'I~' ::I ::l (0110 33 c: c: mm 'iii' 'iii' 2..2.. to 10 IlJ III ::l ::l (ll !tI UHf) CIl (0'(D' ::l ::l (0 (0 III III c: c: 33 (ll 33 c (/)(IJ (IJ roro CIl 2. !tI ::T III iii !it ::I .- Illm.: ~~ ~ ~ ca: ca: 010 iil ::l ::I (0.. g'g0 @ iil (D !!lIII ::I !:2. III III .::!.. "0: !l:~ (l)(l) 5fw Illm o III .:.j>.. -ii3!t1 !!!.: NW .::I§. 0. "::Ta. Ill::l ::1(0 a..9: o~ct::l :E:..3 I (lliro -o ::l ::I (C 10 ~..I!!!.-o 3::1 iii"nl !tI :n s:: !tI al 3 "::T ~5- ~g: »: <1.:al ~ffi~1\l C III ' .: ~ (IJ ~ g: III (C ::I 3 z » a. ""2.-!tI =: III 0:: . :.O. .j>.:. ~ =~~.3 !tIa.. m'I'ffi' 3. iilell li}iil" 2. ""2..=i ~ (IJ(IJ ro(l) 0 m G) .U Z » (IJ(IJ (IJ (ll(l) (l) (/)(/) 33 3 c:c m' m' m' 2.... (C (C U fifffi.. ['D :rill Cll 3 0._ III a. "0 U ~Ig· !II !II I !II !II !tI ['D 0 <I> ['D !tI !II UU ~: .10 ~ a..0 c: " zr E... s: !tI -o t\) c z (IJ c . !{!. III C -'3 'nl :J (() III III ::l s: ::T .0.1\l ~iii" ::I a.. (0 (0 III III ::l ::l 1Il III c: mm JlJ (0'(0'(0' 2.: a Q m 5: III III "0 " a: III ::I <1. ~ -- :::::Ill !!!....=: . JlJ rr 5: ::I . ::TCll ~"::T III 3 ell ::T 0 " fii ::I !tI P"!IIIllS:: !!!.0.::I "lC m "a.::I !!!..2. IlJ ... III III IlJ (Q "" U1 :::r: r c » z ~ III III 1Il 33 3 » (IJ 33 W.. ...-.)::1 O(IJ .:c "S:: !tI!tI "3 III 0 a.:o. m.2. 3 (IJ c z C ..:0. 0.0.5: C"::I (0 fiiJ!: ::l III <I> !II (ll -. ~I I . .(0 @I " 00 5r g. 00 u-' ::I ::I ii3 3 (IJ-o.!!!.0. i III III III III "0 "0 "0 rn rn !II CD (l) (l) C".3lll 'nllll <"8 m..-O 3 s:: c: -0' ~ =: oc.- ~_..::Iiil 5: ~~ (ll m " iil !it CIl rr=> 10 III (l) III . ell Cll Eii3 III --' ::TO> 0> ::I ::I((J a. c. "0 U·U m. ~..-:' "::T III m 3 -.: "0 III " (l) a. (ll oos: 005fCll " rrlll..m..j>. §[ ::! . ~ ::T ::::rfii S N (.:0. a. .2. III -. ell III iii" " (0 C (I) III w g..: (/) s m -0 I ++ I +... " III III 0> ::I .g.. 3 0(ll3 -iil!tl O::!.0 ~ 3 ell ::T ((J III a ro (if ::T['D::I Ill" ::l ['D @ ~~3 ~Cllg: !tI fii s: iil. (0 III ~. c:.. . N W (I) ~I~ clc: m 1Il 00 00 ~~ . III m (0'(0' 2. "0 ~ (ll (l) @::T m m 3 miii" !tI 3 " ii' ~ ~~[ sr ::I ~OJ= ~ Ii} o·::l rug.g.... III 1Il III lC III III m c .3 c: c: 0> III . (C ccc 33 3 -l III III III ::l ::l ::l (ClIO » Z ):0- :.- fifl !l: (l) ::T ~I " ::I 9.j>.2. .2.j>.r ::I c: ::::rill ::l ::I III ~@ 1ll::T .g. U1 919 00 (/)'(/) -:.:!!!.9 ~Ill Iii :r &r !iiqc: :.!!!. III III iiliil ::I ::l 10 (0 (IJ(IJ (l)!tI ct ~ (I)(IJ (IJ (ll m !tI (I) !tI(ll " ~~ III III U ""2.. (l) ~ W r. 0 III ::I ~'. +...0..- + . ii3 ~ CD m JlJ ::I III !tI ::T III :.~.::l ~~[ 0(ll3 O::!... 5:::1 Ill" !5. ~~ III III ~~ <1.~~ III III ag:lC~ iii" VI rrl JlJ P" O><I>S:: 0 (IJ c"lll!tl n!o~ gg~ (1)-0<:::: t\) P"!II:-'" - U nl ~ 1113" !tI _....u . P "§: JlJ III c: 3 ~..0 ::I !tI iii" ~.

...tJ » z 7> (1l (fl -I m ::r [I) .---~._r •.. .. [I) !!l.tJ _-_--_ . -I(j) ~c» .O?2 ~~~ .. c: E: ru -i ::::l (0 ruiii III 't:l ::::I a v. 't:l c rr ::::l . a. :J o· ~ ::::I !!l. :J (Q (1l en !!l.. (J)...... -u m z ---" .. .:..--. :J :J OJ ::::I 't:l a.01 :01 ..'. _.o:-J......0'0 m ...-----..:... I '._. » . E: III ~ OJ ::::l 't:l ru a.. 0.. ~ en a. - o c z c (f) 0 a s '" z .. p:I ? lJ (1l ..------.s lJ =1 3 !!l.... ._- ::::l (1l :3 2' ::::l a....I. (1l to ::::l in s: (1l a.. ru ru :J ..tJ 0 (j) » Z =i ~ lI:lo»m !Z:~»z ~I'd~m ~ . > III ~ » z "TI C U) z z G> 0 » r "U m ~ ~ > :r: r ~ s: ~ 3! en ~ » z » z G> 0 z ~Z-OA ZO~~ G)S::oc (j)0»-I ». ..O-<c r »(J) (j)> CZ Zs:: c '8 :J iii' » z ::c fJ) ~ iiI » .. §! III ru :J m iii fij 7> ?' 0 iii . -0...e.. OI-'?2' 01-' tv 0 0 f-I N .z T_~_'~_r ..:tI r 0 ::j m ~ " z "'....HO ~~ Z -I CD"dZ ....: en a.0 I ... III :J 5' 0.. III ::I (1l s: (Q :J a: ~ OJ ::::I 3 (1l ::::l 't:l (Q ::::l a. ~ III (j) a.v..::r m " G> » z c. [I) ~ (1l r !!l.. :A 0') OiUl . E: C OJ en Z 2:! z m ~ 0 c C ...--!r........_-.

"U 0 0 0 N bb _. z -_ ....5 0.2 2 ::J ::J "0 ~ III m3 m [l] (f) ::J s:: CD CD III ::J !!1.n a9 0 0 Ul mm "~ . iii" "0 III 0. 0> ~ iil @ m iil "U CD @ m "U @ 1] III iil "U "U "U CD ro CD @ iil iil "U 0. g."0 ~ 0 PI s:: CD iii ::J III [l] !>N .. III m "'-l \J ifr m . lC ::::I W rn ~ e en ru" »Z ~ r J: 0 III III ~ »- a 0 _. . CD :::J a a a iii" iii" sr iii" rn (J) rn m o::: [l] (J) g tl g g ::J ::::I ::J III III "8 "8 til iil III ~ III lC :::J (f) a. ? @ .::I s (f) . 0._..: ~ c ::J III 3 III 0.. 0 c N Z (f) C . ::J ru ::J 6l ~ ::J [l] ::J 6l .f ::J (0 iii" ::J 0. w . s:: c:: ~ t: [l] s:: 2a. - ." s:: ~ III 0 a 0 w ~ ~~ CD _....f>.. ru" iii" lC :::J 0 (f) "0 0.. "" a.. III "" III :J C m "0 m III ::J I ~~ iii" ~ CD 2t til [l] [l] -l .." .U . m " G) .::I @ c:: ::J ~ <C! [l] III " ~~ s 2"" _ ::J (f) -.n a b 0 "'-l ~ 9 Ul 00b 00 Ul 0 .><" ::J III ::J . ~ ~ == !!!...n b Ul m~~ c.." . iii" iii" (D (J) (J) rn (J) "0 "0 m e: [l] :J "8 "8 iil iil Cil Cil ::J ::::I 0> :J : "0 "0 m. == III a.. ~ 0 (f) 3 n:i "0 iil ...f e: ! ~ W ::J ::::I 0.. III !!1.f>. S" sr s ~ iii' CD !:!!" ". (J) e m c (f) z c . -- CD 1] iil m 1] "U iil ro m 1] (D "U !!l.. III ~~ ~~~~ n:i n:i 0.0:. iii" iii" ::::I rn (J) g[l] :::J "0 "0 "0 0..0. s:: s:: s:: 0> III c:: 0.. (J) "0 ~ Dr iil ::J m (J) "0 a iii" iii" iil ::::I "0 "0 ::::I a m.~ 3 [l] 0..U 0 (j) =i S. '< III s:: s:: c:: 0. [l] "0 3 0 "a CD [l] III (J) ~ 0 (f) 3 s:: m mW ~~ 2~ s:: CD CD ::.. (f) "" III ::J III (f) (f) ~ ::::I [l] 3CD III i. !ll 0.U ~ @ "U CD ::J . a. ~ iii" (0 ::::I [l] :J . c. [l] III 5" 2"" :.. iii' !:!!" III ::::I C a~ (f) 10 a.r<.. [l] 5" 3 [l] ::J" 0. ~ _. 0 tii 3 ::J ~ iil "8 <C! c:: "0 iii [l] [l] . . a. (J) ~ 3 III »- ~ -" .[l] ..0 c sr == c: liT ::J ~ z C .><" •. t: ::J ::::I s iil m III 0. 0 0 0 0 c. III III ::J III III ::J a. .f>.r<. ~ iil ::J ""@ '< ""@ '< c:: c:: (f) iil (f) c:: c:: ~ m "U CD ::J a Dl ::J s:: CD m ::J P" ~ (f) ..III [l] ::J ::J 6 iil a iil i._ ~ 0" »..». III ifr I m 1] W· 3 _. ::J _" ::J III ::J 3 @ m &I i "0 iil ::J CD ::J 3. C [l] [l] ~ ::J c!: :J Cij" Cir "" 3 ::J" c:: 3 @ ::J 0.. '< III 0. 'Q'i a.5" c:: CD ::J "0 ro ~ ro "U iil "0 ~ ~ CD [l] '< t: (IJ ~ c:: sr ::::I liT . s:: III c:: s:: s:: 0..

II) '"U :s:: m ~ ..--I ID m ?f 0 III :.. 5' 5' 0. a.I <:t. 0 W (J) A .._- en c to wC Z . iil :.. ""0 UI en iii' III ""0 '8 '8 iii iil :. ~ ~ . mmm iii iil iil '"U '"U '"U I I m '"U @ :i:: s:: ~ ~~~ c: m a. III '0 d'. ""0 :J m a. .. 0 . 0 0 01 ce . :J III \!!. 0 ce "-l .. @ III III :J "0 5' a..I> ... = m <:t.. . '0 1l III :J 0. ~ 00 (.><" 0. (..><" 6f :J al iii :. !!!. 0 :::I.. III :J = 5r . en UI en !!!. ~ .Il c: 2 0 a ~ ~ 0 s co :!. iii' en en '"0 "0 5' 5' a...0 UI C P" jll A0 ~ III c: (/l (. (.... "0 III en en CD III '0 :... III :><" :J == :.. '0 iii' III "0 ... 0 0 . ~ P" I ~ ~ A III . 01 0 (.><" !if <:t. iii' UI III :J @ .....><" ::! ... m <:t. III :><" III :l [l) ....I Il) .... ~ ::! :::I co !II s::: m a. ~ ro A III :><" III :J :J III III :J ....... 0 00 (.. W III :J <:t.. -c III III III III @ m 'm '"U ~. III "0 <:t. III :J Z I C ..... (.. ""0 iii' iii' iii' Iw g. S. . III :><" III :J s- ""0 5' :J a...... 0 w ce I 0 0 (. - A ""0 CD m 2 0 ~ ::I. 01 ~ 00 (.0 f--. III III :s:: :l: ~ 2!..><" 0 ru ~ :J <: = - :::I....... iil" 3 III 6t 3 'Dl 0.... .. 0 0 0 (.><" [l) ~. A en ):> z ):> m '"U _- ~ I I -.I> @ ):> en = 00 (. <:t....><" .. III III s::: e I '"U m '"U 3 ifr c: a..I :J + ID ID . 0 ...Il c: !!l !=" :i:: m CD :::I.... a.. A to ru III III :J . 00 01 W 9 0 W I . III :J .. III ~ '"U ~ m ~ III III c: m a..I ~ ~ Iii ""0 ro »: (I) 3 0 ""0 III m III m "'" o 5> z A m I en en !!!.I . a. m '"U m '"U iii iiJ m '"U CD '"U '"U CD @ m 3 ~ III '"U c: a. !!!.0 Z m 0 (j) :::j ~ ! '"U ~~ .... r g.? Iii I en en en mm !!!. ~j~ a.... :. !!!..... <: ::I..0 C Iii A 0 Iii :l (/l III == . III I s::: iiJ == !!l.... a. a. .. 0...+ . (Q .I <:t.! III == .'"U m "U :s:: s:: '"U == J== a !!t Iii! iil m '"U 'Dl -_.... . III :J en en CD '"0 . :.. iii' 5' ""0 !!!..><" 0. 0 ... ~ . til til m '"U CD ii! ii! ii! c: a.. (/l 3 Il) ~ A 6" :J (.. 0 (.I ~ 01 . III :J .><" in Il) . III :><" III a. ::! ~ :J a... Il) . iii' 5f CD '"0 :l [l) en '0 :J !!!... = :!.... == e ~ m '"U ~ II) III 3 3 III 5l" 3 III . III 6f :l :l 0. III :J 0... z 0 "-l c Z en c . a.. a. 0 (J) 0 00 . III III mmm :i:: '"U '"U '"U 'Dl c: a.. . III :><" m :J 0..><" [l) :><" III :J @ :J 0.

.::J !Il '< [I) (I) -e ... !Il A A . -o CD III iil I lJ I'll lJ lJ lJ 'tl iil iil iil @ I'll I'll I'll I'll I~ I@ 3 3 ru 6l. ~ iil s: s: ru C 0.j s: m ):> ):> 1J z en A - _.-~ I Ii "0 g en !Il en "C fiT' iii' en miir -a en "0 milr ::J en ~ ru iii' [ij ::J en -a -a f! til 01 en ):- iil (C "8 :J ill '8 iil ::J :J a ~ ~ C ~ S iil 3 .0 - en c OJ wC z en c .. a 0 0 W p a .C !!!..:t.-_:J ::J '< C "0 C en [I) 5" :J ::J I !:!!. 3 <0 I!} 0. !II c ill ~ I!} (/I I!) 3::J I!) I!} ~ III III ::J (/I 3 :l_ s::: ~ s::: CD ::J. C 3 "C OJ ro. 3 [I) 0 C (JI c: ::T 0.<:" 8... p- s:: (I) !I' ::J [I) !!!. CD 0.C I. ..:J ::J 3 I!} ::J .. --:t ~ ~ . m 1J ~ m 3 1J ru 3 6l-. Q..' til ::J ~ fII C ::J II) III ::J 5' @ 0...- 3C en I!} !:!!. ill m !!!.:0. ::. (/I C @ 0.. . "C m ...:0.........- .- C ill ![ "8 . ~ 0 I§: O. 0.~ I'll m iiI' III fir fir "0 "0 "0 "0 :J -. ---"0 "8 "8 ill iil ar en en en en m... 3 II!} ..!Il iii' !:!!...C S sr ::J :J I!} @ ::J "C I!) ::J . 5" c s...... ~ [I) III 3' 6l- -. m .' '" III III ::J 0.cD !!!.0.. OJ C -l ::J !!!. m C·::J ~(£) 0til :J m 0. 0.. en ~~ s:: ~ 3III (I) [I) f1l a ::J (I) s:: ::J ::J_ f>ro . 0 -- .. !Il '< (/I C C I!} . .:0. ::T "C m 16 ::J ~ s ~ sr (£) (/I C III til ::J ::J III III ::J (C ru "C m iii !l!..:0.U ..:O.~ 0 a w 1J OJ A . I!} I!} "C 16 m ru ill !i3' .-- -- --- z .--L 6l- 6l- c I s:: 0.iii" til III til "8 "8 "8 "8 Cil :J ... ~ s:: CD ro iii" .. ~ ~ 0.. I'll 'tl ~ lJ I~ ~ !II m lJ @ I'll III 3 6lI .:-.6l- s::: s::: C s: III II) ~ !!l.f---ill -a "0 iii' ru ::J ::J g- m en en m s ..- c N Z en C . ~ !:!!. !II ::J 16 ::J C ::J m ~ A G> e::T III ::J » Z c: :J 3..0 ::>- m 0 ::j G> z ~ . I 0 l~ = 01 I c.. 2I 5' I!} -a ru ~ !Il 0.. 1J 0 a ....... ru c:.... ::J !!!.... iil :.. . fII 0.. ::J III ::J (C -. m fir Dr :J s en iil iil iil ::J ::J . I-----:u m ~ til .. III s: (I) P ::J .. !'J . iii' ~ ru !!!. s:: ~ ~ !:!l. :::r: Z til :J en ::>- P co en 0 0 = a 0 1J m 0 0 01 0 ~ W N 0 a . III ~ ~ 'il'l -- 0. I ~ 3 s:: 3 (I) III rn iii" m.- @ (C I!) @ '< C a: ~2 E" I!} c -a o "C m ::J ./>. :J II! I'll "C ----- ~~ III "0 (£) !! s ill 3 iii' .. . '< [I) I!} Cil ::J ill :J a a ~ C III ::J :J ..n 0 0 a . m 1J 0 0 . ::J !:!!c: rs . III @ m 1J !II ~ lJ .. I!} I!} CD . 0 ~ ~ 0 (/I . m ::J m !I' rn s:: I!} CD s::: ::J :l_ s:: "0 CD I!} :-'" p::J iii" (I) !!!.0 ..::J c ::J !Il ::J I.. ::J III ro ![ ~ "C I!} III 0.(1) _"0 ::J 'Di (/I 0 ill 3 I!} 6 :J (/I III 3 s: I!) (/I 'Di !!!. "C fir m :J "C fII ~ill 3 '< C ::T II) ....<:" p- I ~ CD I!} y:> _" I ....

j (.. g.. mc CII :J co co co co ~.0. 6} 3 III s: c: s: s: c: c: 0. :f! til cn III s: ~ ~~~ 3 0 _.3 ~ a..0. (f) s. P !J -u ~~m :l c II) III c: 3 6" ICO III m ¥ :j" co cn . A z :P:P-.0 m 3 (J) c (J) 3 III '::F Iii :J ~ i --" (j) I (/) III "0 2!. o ~ » z e. (j) (j) ~ II) "0 '0 "0 g.. g m :l A !!!..0 C 1J [ co :J II) .. "0 "0 (J) CD ill' ill' CII (J) "0 m....J.. :.f Q) Q) S "0 0.0:.... 1J 3 iil ill· co III Co ci' l'iii' ~~ iil cn !If CT g co ~. m: "0 "0 hT r0.0 C Q) II) (t) N co m 5" iii Co :l sr :J 5' co ~ ii! "0 ~ <' ca a: C II) II) :.) U'I :.. m c i. -t A ."0 m- m t» CD (j) m. <5 m :'l lil iii e. :J " !If _.0 ~ Iii :l !" -t c: c: P !J Jll . m. m C co m 5" iii .(J) (f) ::E III . OJ OJ OJ ~~ iiJ iil iii iiJ ::E CD -u -u CII s: s: s: c: s: ro III c: 0.0 ---- ~ II) :l II) '" II) c: co II) en co II) :l III :J 1 'nl :l CII iii (. ~ 0 U1 0000 0 N (. en 8 .:u m . c' 3 '" co co co II) m II) 0 :l !If III Co II) :l 0 ~3 iii iil cn co Q) c: ill' -t P !J Jll c: c: :l -t -t -t 2' co m c: c: c: en co co co .::. m II) II) III (t) cn !If co II) 'iii' 'iii' 'iii' co co co Co III ro III III :l 0 3 cn cn :J 0 ro I '" I 1J !J ..) m (J) C w Z c (f) or a... III c m co co :J m III ~..---i I ill "0 I c z (J) c .) 0 . 0. m... "0 cn m =! 3 CII 1J m ii! ::E Q) co C III :l mm 1J CT . "Q. !!t iii' iii' iii' '0 "0 (t) (l] (f) en (/) CD (f) "0 (fJ ~ m.. Co e ro ~ -u m 'nl ~ 0. 0 CD 0 0 (]) :.) 0 pip U'IU'I ! N . ~~ 33 -m !!1 !!1 m m (fJ '" J!l 3 iii' Iii :J m !!1 0 I3 iii' CD III "0 Q) ~ ffi' fir g. "0 "0 "0 mmm II) (/) Ul (J) (j) Iii :J m "8 "8 "8 "8 iil OJ iil OJ :J :::l :::l :::l -II) - C U'I ~ Z iii :P- :r: » (j) ~ r= I-- 000 (.0 1J c: III '::F (J) ~ ~3 :. a.J. m tn P. m. .J.. III :l "0 @ OJ c . 0 :.-- - .... III :J 3 III cn CD '" m -u iii cn c 3 II) :. a.. II) .0.. z 0 ~ - en iii' ~ co m II) iii 0 .: (J) g.. C I I !" ill m CII 1J CT . :... !J cn cn A co ~. ~. a.(f) Q) '" .0.. " - _.) N U'I 0 0 0 0 0 N 0 U'I s> 0 (.0.. III cn iii" m III cn m :.:tco -t -I c: III c: c: co co co " en m II) m 'iir (t) cn tn co II) oi' 'iii" 'iii' _.. U1 ~ 0 :".0 Z 7\ ! 1J 1J "tl (l] CD m =l ~ m 0 o » iii ::E CD !!l- 1J "tl 1J ! III ""0 1J ""0 CD OJ iii iil iii J I CD CD "0 "0 CD ~ CD ~~~ iil iii ::E III ""0 ""0 1J ""0 CD iii OJ OJ OJ CD CD CD "tl CD "tl 6} 3 III 3 3 III sr sIII 1J "'0 1J CD III m ~ CD 1J 1J a ~~~~ 1J CD Sf ~ III ::1Q) 33 3 III III 01 o I ~I~ iir ro CD .0 ~ ~ III (t) m ..f>.

_.:0 (/) C OJ w~ en c . . (/) m. -. ·. --- o ~~ »G) s:» enO ):oW c I\... z If----------.n .U c (II " ::r c (II.-·---·----::::--:~-----------II· - . "0 iir !iT :l (Jl ::r c B (Jl o o c.len z ~~ C .

><" OJ en ClI ai" c.-------.-"--.-.0 II--------------------·-------------------------------------~ Q.c III I .---------.c III ::J III 3 c CJ) ClI CJ) CJ) (\l CJ) 3 c III ~ I» ::J 2. c.om ->.-~=ij.--.><" III "0 CT C C ~ .) ~ ~ en c .E I» 2. ---- 3~ iir 3 :::TO" C !!!. C . iii· "0 0" C C . ([J s~ ~@ (F) I I m. 'cP.< --------.><" I~ "0 en 0" 1:". m.omm ?f :!:j ~ OJ I\. 'cP' ([J Iii . CD· 2. 'ai' 2. o C Z Z -oQz »~~ ::2! mTlGl .------. co I» ::J III 3 c ~ C I» ::J 2.

((] III :I .z o c z Nm c ::0 tn c (.)2 OJ c ::0 so ---------+----~----·--_4----+_------·~~----~---------+_-~-------------1r_----m (J) -0 iir :I III VI m._. ~~ '<if 15' s 3 c m CD 3 c: III III :I !~' r 'iii" ro' 2. ~. ((] sn CD 11' ~.' c '. m -0 0- s 0.1<:' c I c » z :r: ~ @ ::T » m F m(J) CD III 33 c c: III CD m CD 3 'iii' 2.

D.0 en c w (. ~~ ~ rn cr ::J m D.l 3 'tl((] CD ((] iil ~ ~ .0 en c: c- --I ell ~ [ to to o c: 1ii ~ D..l }:> 'tl co S· t5 ::J "TlS:: c: a CD !:'l. 2.l ::r en CD c!O ffio 1ii ::r en cm ::J Iii m I ! !!1.l D.< _.o)~ en c . D.. "0 "0 iir 01 "0 C· 9 o 3 m j .~-~----~------~--------+-----jl-------en ~ m iii' g en ~ ::J !!!.3' en CD 'tl CD --I ~ en ci" -~ ~ c: ::J "0 "0 ffi" iif c: ::J ~. I~------+-~------~--·--+-------~+--~.l ::J CD !!1. ![ c. gt o _.z o Nen c z C .

I .)(1) c z c .. (1) "0 I I ro co :J . 00000 .. W WIW 333 cc III .. ... .l_"_s..0:- II :J III III 3 Ill! CO ' Ill' C OJ w~ (1) lii c !!!. ~~.=="l"...:J. (1) ~I 3 ro ..U '0'000'0 1\:If\.="'=====.======"=='_'~:"='='='~" :'_" I __.i .. iiI' :::T 3' ' 5 3 III lii :J C .._" U1 Ul .U '"T1i (1)1 ~i 3i ~I -.===== J . .!..2.1\.. ro Q.0:- ro iii" 1il ro c. (1) I g:_ tn a.. _"' ==h=. 'ro' roO l'ro' ~ ~ I~ ro C ro co co to I'===~=±=!=="..

__...=_.e: ~ a...~(J) .u '" z mo 0 ::.'~-=.:. 2. ro ro III ::J 2.0: III ..ro iii !e.-=.=---=._.r 7> :T III "0 ::J "'0 ill ro 2. to III ::J I\) c 0) c c I\) c (jj' (jj' 2. N (}1 0 0 0 0 0 (}1 N (}1 (J) A A A » :.. U) ~ c » z W A (}1 9 0 "0 0 "0 0 f\) I'.... 0: :..--. 2..... ro iii iil :!: ro iil III ~ :::J ::s: Oi (Q ro ::.. 2.. __..~ __ • _____. to III :::J m' 2.-'=-~-_ ..--.-=--=--=--=---~"'-~-'"----'"-----... to III ::J to III :::J to III ::J m' 2....-rl-~_~ (J) III c ro III :3 3 3 c III (J) (J) ~cn "en III III (J) m' m' 0) III c 2.(J) ro (J) .~---"._------_ . ). ::J «l (Q (jj' to III ::J III (jj' (jj' (jj' to to III :::J III ::J c ro 33333 c Q) ro (J) ro (J) III 0) (J) ro (J) III c roO to III ::J 0) c c 33333 c OJ ro -. -.u ::.:T III s:: co U) ~ ..' =.. ..u ro 3 "0 ro s:: a iii ..\ ~-~~~~'-. (fl '" » z ~~ I » ..-.) (}1 a (}1 0 0 0 r-v (}1 r-v (}1 0 "0 0 0 0 __. 2. '-. ffi ro ::J III iii C OJ WC Z U) sr 3 0III ::J <0 C a.=--=--'-. to III :::J m' m' 2. o c r-vU) z Z C :. -.. 2. ~ ___ ~_. 2..-=. 2. (C III "'U m III :::J _.

0") 0 .::J ~....t>- o 00 w N ::::::: cr .:» »-1 / ....v 0 0 N 0 (XI 0 Q) C .. 0) 0 2f ""0-0 =i m mm ~~ w m::E 0 0 0 m N a ~ 0: - !:.0 ru :l a.. m m ~ ..~~ ..-o-o» m z z~m(j) t.. Q) III .. '0. N 00 ~ ::::: o - rn Z m-o » rm Z ~~ G) cn~ t..-.::J ~ Q) (0 [l) :l "0 3 Q) '< III -I » s: » c C Z (J) "0 '< c: G) a en @ OJ it ru .0 ""0 (J) 'eX! ~ 0 0 i m z ~ m N (J1 (J1 N 0 "Um"U _mS..0 »m ~~ ... 0:" :l CIl :J ..-' z P \ t. 0 N 0 ::jcn~» »»»Z ZZ-I» » z (j) & ~ A ...0:'" [l) :l ~(O D. .. » Z e.0:'"-0 ~ (J) Z C 0 CO :l CIl 0 CIl ::I !ll ""0 .... ~ I C ii3 en ru OJ Iii ru :J :J _IU.tv "'C . 0 r 0 Z m "~ o ::::: » Z S....... ::::: z G) D.~ m r m':">\ "'tJ == {\'\ "~~l If'.< IU ru OJ ~ :l :l :l 2'(0 (0 CD III III III iii" co ...:c Z . »» » ~-I OJ ""0 c_ c_ ~ ~ (XI a .....0 .... Q) co Q) '< Q) 0" :J ""0 -0 (J) z C C .. . V'-6~.::J A CIl (0 .~ :::::SA Q)ccn~ S. if ."Z - m N 0 0 a 0 ~ _. iii a 0 --" cJ..0 A ru .J> a..... ~ 0 N 0 " rn v ....0:'" _. Ul w 0 .»» Z-I » 1] ... z rr 3 ffi..0 ""0 C III -0 r » ru 3 en ru :l m Z c -0 mc -.. . s III :l C .A~o :E ~ --l .

.. ~ ::l o 8' ::l :.. 0 ..j>. j V .< ~5: C? >-J~ ~6 ~8 ><>-J > 0 0 ~ VI 0 0 0\ ~ 0 .. ..) 0 ~ ~ ~ G) N 0 0 ..j>.J . 0 0 N 0 00 0 ~::E > >-J '"d ::::~ IT..j>...... ~ g > '"d . 0 Vl lJ. .... 3:: S § ._ < III > z C) \:1 e > m> Z VI 0 u......... !:2. § 'd ~ g "0 ::r: > I'""' ~ ::I ~s !l. P Z C . 0 . ::l ~ III e ~ . /II N 0 Y 00 ~ #..c III e~ o.. § :J 'p3 <II § § <'lI e.I '"d . 0 t--. 0 0 m Z '7'l tT1 . \'1> \'1> ~ \ ?'" '-0 0UJ . ~ § ~ ~ s > > ?..J 0 0 0 0\ N 0 .. /? . t: 0 .. e UJ '0 Z s ([(I fb'.j>. Z Z > 0 0 00 r--... 0\ s> :::1 '"d tn > ~ ~~ lJ.........:R UJ > .. ~§~ tI UJ ~ 0 "0 rrQ 0 flQ t:IJ '-0 III '<.0Z ~ ~ '-< 0" 8 ~ ~ P> '-0 ~ a ~ '0 § "d ~ § &. \ " ' !'" ~-o ~ ~ '!l.. \. iil :r.." ~ pt...z ::E r»8 >-J 0 C) ... 16....) ~ 0 0 ./\ ~. ..'"d 0 0 ..:: .lu) t--..

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->