PEMBERIAN OBAT ORAL

Oleh : Vera Astuti, S.Farm, Apt

POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG JURUSAN KEPERAWATAN 4 Maret 2011

PENGANTAR FARMAKOLOGI
Farmakologi → ilmu yang mempelajari tentang obat, yaitu hubungannya dengan makhluk hidup. Farmakologi terdiri dari 2 kata : 1. farmakon = obat 2. logos = ilmu Obat → zat yg digunakan utk diagnosis, mengurangi rasa sakit, serta mengobati atau mencegah penyakit.

Parameter2 farmakologi : 1. Farmakokinetik 2. Farmakodinamik

FARMAKOKINETIK
Mrp aspek farmakologi yg mencakup nasib obat dalam tubuh, yaitu : a. Absorpsi b. Distribusi c. Metabolisme d. Ekskresi Atau ADME

Tetapi secara klinik. . Absorpsi dan Bioavaibilitas → Proses penyerapan obat dari tempat pemberian. yg lebih penting adalah bioavaibilitas. menyangkut kelengkapan dan kecepatan proses tsb.1. Kelengkapan dinyatakan dlm % dari jumlah obat yg diberikan.

. Metabolisme ini disebut metabolisme atau eliminasi lintas pertama (first pass metabolism) atau eliminasi prasistemik. yg mencapai sirkulasi sistemik dlm bentuk utuh/aktif. tidak semua yg diabsorpsi dari tempat pemberian akan mencapai sirkulasi sistemik. dlm % terhadap dosis.Bioavaibilitas → jumlah obat. dan/atau di hati pd lintasan pertamanya mll organ tsb. Sebagian mungkin akan dimetabolisme oleh enzim di dinding usus (pd pemberian oral). Ini terjadi karena utk obat2 tertentu.

Nitrogliserin) 3. Memberikan bersama makanan. Pemberian parentral (mis. Eliminasi lintas pertama dpt dihindari atau dikurangi dgn cara : 1.Obat demikian mempunyai bioavaibilitas oral yg tdk begitu tinggi. Rektal 4. Lidokain) 2. Sublingual ( mis. . meskipun absorpsi oralnya mungkin hampir sempurna.

Distribusi fase pertama → terjadi setelah penyerapan. Jantung. mencakup jaringan yg perfusinya tdk sebaik organ di atas. . obat akan didistribusi ke seluruh tubuh mll sirkulasi darah. mis. & otak. hati. Distribusi fase kedua → jauh lebih luas. visera. ke organ yang perfusinya sangat baik. ginjal. kulit & jaringan lemak. 2. 2 fase distribusi : 1. Otot. Distribusi Setelah diabsorpsi.2. mis.

lebih aktif. atau lebih toksik. . Tetapi. Biotransformasi sangat berperan dalam mengakhiri kerja obat → krn biotransformasi umumnya mengubah obat mjd inaktif. ada obat yg metabolitnya sama aktif. Biotransformasi (metabolisme) Ialah proses perubahan struktur kimia obat yg terjadi dlm tubuh dan dikatalis oleh enzim.3. Ada obat yg merupakan calon obat (prodrug) justru diaktifkan oleh enzim biotransormasi ini.

empedu . Organ2 ekskresi : 1. Ekskresi Adalah pengeluaran obat dari tubuh mll berbagai organ ekskresi dlm bentuk metabolit hasil biotransformasi atau dlm bentuk asalnya.4. ginjal 2.

urine 2. air mata 6. rambut . liur 5. feses 3. keringat 4. air susu 7.Obat diekskresikan mll : 1.

Atau dgn kata lain. . farmakodinamik → pengaruh obat terhadap sistem tubuh.FARMAKODINAMIK Farmakodinamika mempelajari efek obat terhadap fisiologi dan biokimia berbagai organ tubuh serta mekanisme kerjanya.

OBAT ORAL Obat oral → obat yg cara penggunaannya masuk mll mulut (oral). Keuntungannya : 1. relatif aman 3. praktis 4. Cara ini mrp cara pemberian obat yg paling umum dilakukan. mudah 2. ekonomis .

tidak sadar.Kerugiannya : 1. efek timbul relatif lambat 2. & tidak kooperatif 3. obat dapat mengiritasi saluran cerna 4. diare. obat dapat diuraikan oleh cairan lambung/usus → mjd inaktif . tidak bermanfaat bagi pasien yg sering muntah.

FARMAKOKINETIK Obat oral setelah masuk ke dalam mulut akan pecah menjadi molekul2 yg lebih kecil (granul dan partikel). Zat aktif yg sampai dan berikatan di reseptor akan menimbulkan efek. air susu. Kemudian dengan atau tanpa biotransformasi. obat akan diekskresikan dari dlm tubuh lewat urin. . air mata. Zat aktif ini didistribusikan ke seluruh tubuh menuju reseptornya. feses. Molekul ini akan larut dan diabsorpsi ke dalam jaringan serta sistem peredaran darah. atau rambut. keringat.

Mekanisme Kerja Obat Beberapa mekanisme kerja obat dpt digolongkan : a. .FARMAKODINAMIK 1. & dgn proses osmosis menarik air di sekitarnya. mis. Isi usus bertambah besar & dgn demikian mrp rangsangan mekanis atas dinding usus utk mengeluarkan isinya. Secara fisika. Pencahar osmotik (ex : magnesium dan natriumsulfat) lambat sekali diresorpsi usus.

aluminium & magnesium hidroksida) dapat mengikat asam lambung yg berlebihan dgn reaksi netralisasi kimiawi. Dgn proses metabolisme. mis. Antibiotika mengganggu pembentukan dinding sel kuman. mis. c. Antasida lambung (natriumbikarbonat. sintesis protein atau metabolisme asam nukleat. Secara kimiawi. antimitotika (mencegah pembelahan inti sel) .b.

yakni kompetisi utk : . . mampu menempati pula reseptor2 bersangkutan & merintangi aktivitas hormon tsb. Obat demikian dinamakan receptorblocker.Reseptor2 spesifik (disebut receptor-blockers) Obat yg struktur kimianya mirip dgn suatu hormon. Secara kompetisi (saingan).d. dlm hal ini dpt dibedakan 2 jenis.

Begitu pula histamin (suatu neuro hormon lain) bersifat aktif terhadap 2 reseptor yg berlainan.Ex. alprenolol. yakni jenis H1 dan H2. β-adrenoreceptor blockers menyaingi noradrenalin pd 2 jenis reseptor (β1 dan β2). dll. simetidin dan ranitidin memblokir reseptor2 H2. . a. sedangkan obat2 baru anti tukak lambung.l. Propranolol. Antihistamin memblokir reseptor2 H1.

Enzim dapat menggabungkan molekul dan jg merombak molekul2 yg dinamakan substrat. Obat2 tertentu yg memiliki kesamaan struktur kimia dgn suatu substart mampu menduduki “permukaan enzim”. tanpa turut ambil bagian pd reaksi..Enzim2 (enzyme-blockers) Enzim2 adl protein2 yg bekerja sbg katalisator reaksi kimia. . hingga reaksi normal tdk terjadi & produk akhir tdk dibentuk.

.Enzyme-blocker digunakan dlm terapi utk tujuan : a. shg sintesis protein sel-sel tumor mjd kacau.antagonis-pirimidin (5-fluorourasil. sitarabin) ini menempati tempat2 purin dan pirimidin di dalam asam nukleinat. Mencegah terbentuknya produk akhir : . . shg sintesis asam urat sangat dihambat (pd penyakit encok). menduduki tempat xantin di enzim xantinoksidase.alopurinol.

. shg penisilin tdk dapat diinaktifkan lagi olehnya. Utk melindungi substrat : Ex.b. Asam klavulanat digunakan secara khusus utk memblokir enzim beta-laktamase.

Pulvis (serbuk) → Campuran kering bahan obat atau zat kimia yg dihaluskan. CTM .Bentuk2 obat oral : 1. Ex : tablet parasetamol. Tablet → sediaan padat kompak dibuat secara kempa cetak dalam bentuk tabung pipih atau sirkuler kedua permukaan rata atau cembung mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa bahan tambahan. amoksisilin. ditujukan utk pemakaian oral atau pemakaian luar. 2.

3. jamu Bentuk sediaan berupa pil saat ini sudah jarang ditemukan. Pil → bentuk sediaan padat bundar dan kecil mengandung bahan obat dan dimaksudkan untuk pemakaian oral. . Ex : pil yungsan.

Kapsul → Merupakan sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut Keuntungan/tujuan kapsul : 1. menghindari kontak langsung dgn udara & sinar matahari 3. dapat utk 2 sediaan yg tdk tercampur secara fisik 5. lebih enak dipandang 4. menutupi rasa & bau yg tdk enak 2. mudah ditelan .4.

mylanta. Ex : Scott emulsion . Suspensi → Sediaan cair yg mengandung partikel padat tdk larut terdispersi dalam fase cair. Emulsi → sediaan berupa campuran dari dua fase cairan dalam sistem dispersi. umumnya distabilkan oleh zat pengemulsi. fase cairan yang satu terdispersi sangat halus dan merata dalam fase cairan lainnya.5. Ex : suspensi dexanta. antasid 6.

Mengurangi kesadaran (sifat meredakan & menidurkan). . Pada SSP: . Berdasarkan Kelas Terapi 1.Mengakibatkan ketergantungan fisik & psikis (ketagihan/adiksi) Ex. .Penggolongan Obat Oral : 1.ketajaman penglihatan berkurang . Analgesik dibagi menjadi 2 : 1. : Morfin Sulfat (MST Continus®) Efek samping : 1.Mengakibatkan toleransi & kebiasaan (habituasi). . Anti Pirai a. Analgesik. Analgesik narkotik . tidak dapat berkonsentrasi.menimbulkan rasa kantuk. Antipiretik. Anti Rematik. .Menimbulkan perasaan nyaman (euforia). .Titik kerja di SSP.mual dan muntah .

depresi napas .apatis . adiksi & abuse Kontraindikasi : .penderita penyakit hati akut .penderita depresi pernapasan . Saluran cerna : konstipasi 3.sukar berpikir .aktivitas motorik berkurang . Toleransi. Kulit : terjadi pelebaran pembuluh darah pada kulit shg kulit tampak merah &badan terasa panas 4.Sambungan efek samping : .penderita yg sensitif terhadap morfin .muka gatal & mulut terasa kering 2.

Aspirin®) Tramadol (Tradosik®) Ibuprofen Ketorolak (Toramine®) Efek samping : .Tidak mengakibatkan ketagihan . diare. Analgesik perifer (non-narkotik) .Tidak mempengaruhi SSP .Gangguan GI : mual. muntah.2. Ponstan®) Asetosal (Aspilet®. Neuralgin Rx®) Asam mefenamat (Mefinal®). Dumin®) Kalium diklofenak (Cataflam®) Metampiron (Antalgin®.Hipersensitif : alergi .Penggunaan dalam dosis besar bisa menyebabkan kerusakan hati .Tidak menurunkan kesadaran . tukak lambung . : Parasetamol (Sanmol®.Memiliki pula kerja antipiretik (menurunkan demam) shg disebut analgetik antipiretik Ex.

penderita penyakit ginjal .penderita asma .penderita tukak lambung atau tukak usus .penderita yg hipersensitif terhadap obat ini .Kontra indikasi : .pendarahan .wanita hamil & menyusui (metampiron) .penderita kerusakan fungsi hati .

urtikaria .R. diare . : Allopurinol (Tylonic®) Piroksikam (Feldene®.b. Hipersensitif : ruam. dispepsia. kembung . pusing Kontra indikasi : .penderita yg hipersensitif .penderita tukak lambung .Mual.penderita penyakit hati . Movicox®) Efek samping : . Anti rematik. Voltaren®) Meloksikam (Mecox®.Sakit kepala. Infeld®) Indometasin (Reumatin®) Natrium diklofenak (Flamar®.hamil & menyusui . Anti pirai Ex. muntah.Konstipasi.

: Piperazin sitrat (Pimperazin®) Pirantel pamoat (Combantrin®) Mebendazol (Trivexan®) Albendazol (Helmitrin®) Efek samping : .alergi : gatal-gatal. Antelmintik Ex.gangguan hati. ruam kulit Kontra indikasi : .hipersensitif .epilepsi . muntah.sakit kepala . mual.tidak nafsu makan.2. gangguan ginjal .gangguan otot & mata . diare . Antimikroba a.

2. Ciprofloksasin (Baquinor®) Eritromisin (Corsatrocin®. Spiramisin . Tiamfenikol (Biothicol®) Lefofloksasin (Cravox®). Sefiksim (Cefspan®) . Kadar minimal yg diperlukan utk membunuh mikroba disebut kadar bunuh minimal (KBM). Oksitetrasiklin (Corsamycin®) . Erysanbe®). Doksisiklin (Vibramycin®).Tetrasiklin (Suprabiotic®). Antibakteri (antibiotik) Adl zat yg dihasilkan oleh suatu mikroba yg dapat menghambat atau membasmi mikroba jenis lain. Roksitromisin. Aktivitas antibakteri : 1. Ex. membunuh mikroba (aktivitas bakterisid) Kadar minimal yg diperlukan utk menghambat pertumbuhan mikroba disebut kadar hambat minimal (KHM).Cefadroksil (Cefat®). Polimiksin B sulfat (Colistine®). Amoksisilin (Amoxan®) Kloramfenikol (Bufacetin®). menghambat pertumbuhan mikroba (aktivitas bakteriostatik) 2. : Penisilin. Ampisilin (Amcillin®).

mual.Efek samping : . pusing Kontra indikasi : . diare.hipersensitif .nefrotoksik .gangguan GI . .gangguan hematologi .anak-anak. wanita hamil & menyusui (doksisiklin) Resistensi adalah suatu sifat tidak terganggunya kehidupan sel mikroba oleh antimikroba.shock anafilaksis (pada pemberian parentral) . muntah.alergi .

alergi . anoreksia. Anti tuberkulosis Ex.gangguan GI. muntah . : Rifampicin Ethambutol INH Pirazinamid Efek samping : .pusing .penglihatan berkurang (utk pemakaian jangka lama etambutol) Kontra indikasi : .hipersensitif .pasien epilepsi .warna merah pada urin. mual. INH) .3.anak kurang dari 13 tahun (etambutol) .kerusakan hati. air mata (rifampisin) . gangguan ginjal .gangguan fungsi hati (rifampisin.

: Klorokuin (Riboquin®) Kinin (Euchinin®) Pirimetamin (Suldox®) Efek samping : .wanita hamil .sakit kepala . gangguan ginjal .demam Kontra indikasi : .4.penyakit hati.hipersensitif .ruam kulit .hiperensitif .gangguan GI.gangguan GI . Anti malaria Ex. mual .vertigo .

muntah. : CTM Loratadin Deksametason Terfenadin Siproheptadin Setirizine Mebhidrolin napadisilat Efek samping : .hipersensitif . mengantuk.3. rasa tidak enak pada lambung Kontra indikasi : .bayi dan anak2 ˂ 2 tahun .insomnia.mual. sakit kepala.mulut kering .laktasi (setirizin) . . Anti Alergi Ex.

Hormon dan kontrasepsi 5. Antimigrain/vertigo 2.TUGAS Buatlah contoh. anti platelet & trombolitik 3. Obat yang mempengaruhi darah : a. Obat utk saluran nafas 7. Obat utk saluran kemih . Obat utk saluran cerna 6. Obta untuk gigi dan mulut 4. Anti koagulan. Anti anemia b. efek samping dan kontra indikasi dari obat-obat oral golongan : 1.

menunjukkan kepekaan yg lebih besar utk obat. lazimnya lebih peka pula utk obat. karena sirkulasi darahnya sudah berkurang. . Beratnya penyakit 6. hingga eliminasi obat berlangsung lebih lambat. Bobot badan 3. Besarnya permukaan badan 5. begitu pula fungsi hati & ginjalnya. Orang-orang tua Orang-orang dengan usia di atas 65 tahun. Usia 2. Kelamin 4.Perhitungan Dosis Obat Dosis obat tergantung : 1. karena fungsi hati & ginjal serta sistem-sistem enzimnya belum lengkap perkembangannya. Kondisi si sakit Anak-anak kecil Anak-anak kecil dan terutama bayi yg baru lahir (neonatus).

sbb : 65 – 74 tahun : dosis biasa – 10% 75 – 84 tahun : dosis biasa – 20% di atas 85 tahun : dosis biasa – 30% Perhitungan dosis anak a.D utk 1-11 tahun : (4n + 20)%.D n + 12 dimana : n = usia dlm tahun D= dosis dewasa Rumus Augsberger utk 2-12 bulan : (m + 13)%. bagi orang-orang tua dianjurkan dosis yg lebih rendah.Oleh karena itu.D utk 12-16 tahun : (5n + 10)%. Berdasarkan usia Rumus Young Dosis = n .D dimana : m = usia dalam bulan .

. 2.b. Berapakah dosis Amoksisilin untuk anak-anak yang mempunyai berat badan 10 kg. Berdasarkan bobot badan Rumus Clark Dosis = w . D dimana : w = bobot dalam kg 68 Contoh : 1. Diketahui dosis dewasa Amoksisilin adalah 500 mg. Berapakah dosis Parasetamol pada anak usia 2 tahun. jika dosis dewasanya adalah 500 mg.

Ex. Obat antasida tablet harus dikunyah. : parasetamol jika demam . harus dikocok dahulu sebelum dipakai. 3. 5. Obat antibiotik harus diminum terus-menerus selama waktu yg ditentukan dokter tanpa boleh terputus.Prinsip dasar dalam pemberian obat oral : 1. Obat-obat simptomatik (obat yg hanya menghilangkan gejala penyakit) ex. jangan ditelan. Asam mefenamat. Obat suspensi. 4. obat flu hanya diminum sampai gejala hilang. Analgetik. harus diminum setelah makan karena akan mengiritasi lambung. Ex. anti inflamasi. karena bisa menyebabkan resistensi. Obat-obat yang bersifat asam. : amoksisilin 3x sehari selama 3 hari ciprofloksasin 2x sehari selama 5 hari 2. antipiretik. antihistamin. ex.

obat flu 8. Perhatikan penggunaan obat pada ibu hamil dan menyusui.6. atau 2 jam setelah makan) 7. karena bisa diekskresikan lewat plasenta dan air susu. Jangan meminum obat-obat yg mengandung logam (ex. 10. Obat maagh (antasida) harus diminum saat perut kosong (1/2 sebelum makan. Calsium laktat) bersamaan dengan susu. karena akan terbentuk senyawa khelat antara logam & susu yg tidak larut. 9. Jangan meminum obat-obat yg mempunyai efek samping mengantuk saat sedang mengendarai kendaraan atau sedang beraktivitas. Ex. : CTM. . Minumlah obat sesuai petunjuk dokter dan apoteker.

Terima Kasih .

9 3.5 50702-.9 .3.7 3043. 3.703.8:/.3 47.3 47. 3. .3  0.9 4884-.7:.3488 -.3:8.9-07.39:.23.1:38 .84-.7:94-.3/03.9907.0.9 3.9 3.38:30- .3 -09:5:.-.3. :94-.9:8  203:3:.:3 .87:.7./. 7.8079.30--08.3  07.!079:3.-. 1:38.-07:7.2-.3.2..5072:.  4-49-.5:.39:3  &8.8/.-0:203.9 ./.93.33.88902 889020323..0.73.503./. . 7.3.3.9 .3-.23  08.9.023./.703.9  43/888.3050.89.0-50.3907:9.

2:8.8.8./29.7.3.3/488 0-703/.3./.703.3:7. 07/.8.8.:3 /488/0.9: -.3:8.:3  3    /2.8.47. .:3 /488-.:3  3    :9 9.:3 /488-.3.   !079:3.39:.    9./. 8--  9.3  2    :9 9.   /. #:2:8:8-0707 :9 -:.89.3 47..:3 /488-.3 . #:2:84:3 4883  3  /2.2-:.3:8.9.0.3/488.

245. 2  07.3-4-49-. .:3 .8./48824883:39:.:/488/0. 24883./488!./. /488/0.-  07/.809..3.3.7./...7 488  /2.9-.7.3.9.3 #:2:8.8./.2  4394  07..3  09.8.5.-4-49/.-07./.3../.:8.5..3 2025:3... 2 .3.

.39-49.3.91:.98:85038 .8.2030-.9.7:8/4...4/.3.2  .!7385/.203..395709 .9..9:/9039:.9.809.8  .2.8.503..9 4-..2.9  .703.3  5.   -.947.2-:3 -.780.3. -.::80-0:2/5.3.25.9 4-.7.-.2.7/.8 .703.9.3/90./23:28. .9 0 3.7:8/23:2907:8 20307:880..9.3989.2.3 -.9 4-.3-0781.7:8/23:28090.9825942..8380. -8.23 4-.3.2.-409075:9:8 .09 .370889038  .9.7:8/:3.24.2..34-.-09.3931.574148.3/49079.780.2 0 8. .7       -.320379.2488380.0.35.2502-07.39.7 .220103.8/.3 0./02.

.  -.7:8/23:28. . ..39.9507:94843 .92.8/.

3-07..7:9  !07..3.2 8:8:9/.9.80-0:22.-8.3203:8:  .-:.9 -078.9 4-.3/:34./.32023:24-.7.3   .509:3:/4907/..8:2.3.28090.3.39.2 0  ./.34-.3 907-039:803..8039.9.549007 .9203.980/..03/.703.95.9808:.95.9.320303/..:.2.9.3.91:   . .4.3.30.9.: 80/.38:8: .2.32023:24-.0108.9 4-.703.7.39:8.9.2/.3503:3.78:8:  3:2./08708.3/03.253 203.4-.9.8  % 4-..3 ...92025:3.0.7.

8 ..%072.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful