P. 1
Lampiran Perizinan Non Logam

Lampiran Perizinan Non Logam

|Views: 117|Likes:
Dipublikasikan oleh Neo Prince Prince

More info:

Published by: Neo Prince Prince on Sep 24, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

Lampiran I

Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : ..... Tanggal : .....

FORMULIR PERMOHONAN WILAYAH IZIN USAHA PERTAMBANGAN MINERAL BUKAN LOGAM DAN BATUAN NON-METAL MINERAL AND ROCK MINING BUSINESS AREA LICENSE APPLICATION FORM Yang terhormat, Menteri/gubernur/bupati/walikota *) ....................................... di ....................................... Dengan ini mengajukan permohonan Wilayah Izin Usaha Pertambangan dengan keterangan sebagai berikut: Nama Lengkap Full Name Jabatan/Pekerjaan Occupation Nama Perusahaan Company Alamat Lengkap Address No. Telp/Fax Telephone/Fax Untuk Permohonan Application For :

:

:

:

:

:

Mineral Bukan Logam Non-Metal Mineral Batuan Rock : :

Lokasi Location

: Provinsi Province Kabupaten/Kota Regency/City :

Komoditas Tambang Mining Comodity Applied

Lampiran Permohonan : 1. Peta Wilayah 2. Daftar koordinat geografis lintang dan bujur

Demikian permohonan ini kami ajukan, atas perhatian dan persetujuan Bapak, kami ucapkan terima kasih. Pemohon Applicant

(.................................) Tembusan: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral/gubernur/bupati/walikota *) ........................................................................ Keterangan: 1. Diisi dengan huruf cetak 2. *) coret yang tidak perlu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral,

Darwin Zahedy Saleh

...................................... Pendaftaran Tanggal/Bulan/Tahun/Pendaftaran Waktu Pelayanan Garis Bujur Longitude „ : ............................. Tanggal : ................................................. : .................................................. : ..................................... Garis Lintang Latitude o „ “ Keterangan Notes LU/LS No o “ BT/E Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh ............................ : ....................................Lampiran II Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : ...... Diisi oleh Petugas No................................................ TANDA TERIMA BUKTI PENERIMAAN PERMOHONAN WILAYAH IZIN USAHA PERTAMBANGAN MINERAL BUKAN LOGAM DAN BATUAN Nama Perusahaan Company Lokasi (Provinsi/Kabupaten/Kota) Location (Province/Regency/City) : ............................ : .....

.. Susunan Direksi/Pengurus/Komisaris dan Pemegang saham.............................. a.......... a.............. 2) Jumlah Hutang : ............. Pemohon Nama penandatanganan permohonan Jabatan / pekerjaan : ............. 3) Penghasilan Bersih : . 3............................... Pemegang saham No Nama 1 2 3 4 5 2... : ..................... Alamat : ..... B.................. : ........ 1...... Direktur Jenderal/Gubernur/Bupati/Walikota *) di.......................... Dengan ini kami mengajukan permohonan IUP Eksplorasi dengan keterangan sebagai berikut: A.................. Laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik tahun terakhir 1) Jumlah Net Asset : ................................... Lokasi : ...... Provinsi : .. Lokasi dan luas wilayah serta jenis komoditas tambang yang dimohon 1... Telepon / faksimile : ................ FORMULIR PERMOHONAN IUP EKSPLORASI MINERAL BUKAN LOGAM/ BATUAN *) Yang terhormat............ Nama Perusahan/ Koperasi/perorangan *) : ..............................................Lampiran IV Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : ....................................................... Direksi/Pengurus/Komisaris No Nama Jabatan 1 2 3 b............................................................................................................... Nomor dan akta pendirian Nomor dan tanggal pengesahan pejabat berwenang Nomor dan tanggal perubahan akta terakhir Prosentase saham : .................................. Tanggal : ........................ : ............ ...................... C..........

D...b.... Daftar riwayat hidup dan surat pernyataan tenaga ahli pertambangan dan/atau geologi yang berpengalaman paling sedikit 3 (tiga) tahun.... Kepala Dinas Pertambangan Provinsi/Kabupaten/Kota Catatan : 1.. Bukti pembayaran biaya pencadangan wilayah dan pembayaran pencetakan peta WIUP mineral bukan logam atau batuan atas permohonan wilayah Demikian permohonan ini kami ajukan dan apabila ternyata keterangan yang kami berikan tidak benar. 3. 5.. Lampiran Permohonan 1.. 2..... Nomor pokok wajib pajak.. Akte pendirian badan usaha/koperasi yang bergerak di bidang usaha pertambangan yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang... *) Coret yang tidak perlu 2.... 8.....-) Nama Pemohon Tembusan : 1.... (meterai Rp....... Bukti Penyetoran Uang Jaminan Kesungguhan dari bank yang ditunjuk 9.... Direktur Pengusahaan Mineral dan Batubara 2.......tanggal ....000.... Pernyataan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup........ Surat keterangan domisili................ Ha : ........ Diisi dengan huruf cetak Permohonan diajukan dalam rangkap 2 (dua) ........ Kartu tanda penduduk untuk orang perseorangan. : . Luas wilayah 3....... Peta WIUP yang dilengkapi dengan batas koordinat geografis lintang dan bujur sesuai dengan ketentuan sistem informasi geografi yang berlaku secara nasional. 6. 6.................... Jakarta... Bahan galian : ... . 7........... maka kami bersedia menerima sanksi dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku....... 4.......... Kabupaten / Kota 2...

5. 1. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5111).. bahwa untuk memberikan kepastian hukum tehadap pemohon untuk melakukan kegiatan Eksplorasi Mineral non-logam /Batuan perlu diberikan Izin. MEMUTUSKAN : Membaca : Menimbang : Mengingat: . Propinsi……… seluas ………. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4756). Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 29. dan Pemerintahn Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82.. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140.. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059). lokasi Kecamatan …….. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 33.Lampiran V Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : Tanggal : KEPUTUSAN MENTERI/GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA NOMOR : ……/………/…… TAHUN …………. 7. Kabupaten ……………. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437).. Tentang IZIN USAHA PERTAMBANGAN (IUP) EKSPLORASI MINERAL BUKAN LOGAM/BATUAN ATAS NAMA ……………………………… MENTERI/GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA Surat permohonan………tanggal………perihal Permohonan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi untuk Mineral Bukan Logam/Batuan.. 6.. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah. 2. 3.. Pemerintahan Daerah Provinsi.……. b. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737).Ha sesuai Keputusan……………Nomor……………. 8. bahwa untuk maksud dalam huruf a diatas perlu ditetapkan dalam suatu Keputusan... Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4959). Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125. 4.tanggal …………… a. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 67. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4724). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3817).

dalam jangka waktu paling lambat 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal IUP Eksplorasi diterbitkan. eksplorasi dan studi kelayakan b.... Tahun Jumlah jaminan kesungguhan yang telah disetor: .. ... sesuai ketentuan peraturan perundangan 3... yaitu kegiatan penyelidikan umum.. pemegang IUP eksplorasi wajib melakukan pematokan batas WIUP nya dan memulai kegiatan penyelidikan umum/eksplorasi/studi kelayakan berdasarkan RKAB yang telah disetujui.. melaksanakan kegiatan berdasarkan RKAB yang telah disetujui. Membangun fasilitas penunjang kegiatan IUP Eksplorasi didalam WIUP nya./Batuan . Memanfaatkan prasara dan srana umum untuk keperluan kegiatan IUP Eksplorasi..Menetapkan PERTAMA : Memberikan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi Mineral Bukan Logam..... eksplorasi dan studi kelayakan 5.... untuk mendapat persetujuan dari Menteri/Gubernur/ Bupati/ Walikota sesuai kewenangannya.. KEDUA : Pemegang IUP Eksplorasi dijamin haknya untuk dapat: 1. menyediakan dana yang cukup diperlukan dan bertanggung jawab penuh untuk pembiayaan kegiatan penyelidikan umum. dan keuangan selama 1 (satu) tahun yang akan berjalan... d. setiap pertengahan bulan Nopember menyusun RKAB tahunan...... c..... Meningkatkan izin ke tahap IUP Operasi produksi sebagai peningkatan izin. kepada : Nama Perusahaan Alamat/Telp Komoditas Lokasi Eksplorasi Kecamatan Kabupaten Propinsi Luas : : : : : : : : Dengan peta dan daftar koordinat WIUP terlampir Rencana Tata Ruang Wilayah : Jangka waktu berlaku IUP/IUPK : …………………. dalam rangka menunjang pelaksanaan kegiatan penyelidikan umum... 4... Mendapatkan izin perpanjangan IUP Eksplorasi dalam hal jangka masa berlaku makimum esuai ketentuan peraturan perundangan belum terlewati.. 2. IUP Eksplorasi ini dilarang dipindahtangankan kepada pihak lain tanpa persetujuan Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota KETIGA : KEEMPAT : Pemegang IUP Eksplorasi memiliki kewajiban meliputi: a. Melakukan sebagian atau seluruh tahapan kegiatan pada masa IUP eksplorasi. 6. Mendapatkan perizinan terkait.. setelah memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundangan. yang memuat rencana kerja teknis.. eksplorasi dan studi kelayakan sesuai dengan peraturan perundangan.

eksplorasi dan studi kelayakan. j. dicabut atau dibatalkan. Laporan Studi Kelayakan Laporan Studi Amdal untuk mendapat persetujuan dari pemberi izin atau pejabat instansi yang berwenang. Paling lambat 6 (enam) bulan sebelum berakhirnya tiap tahap kegiatan pada masa IUP Eksplorasi. jasa setempat sesuai dengan kompetensi dan ketentuan peraturan perundangan k. Menyerahkan seluruh data hasil kegiatan IUP/ eksplorasi kepada pemberi izin. menerapkan kaidah teknis pertambangan yang baik dan benar. apabila pemegang IUP Eksplorasi tidak memenuhi kewajiban dan larangan sebagaimana dimaksud diktum KETIGA dan KEEMPAT dalam Keputusan ini. menyampaikan Laporan Triwulan dan Laporan Tahunan Kegiatan Eksplorasi. q. Melakukan penciutan perundangan. h. Melakukan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan. Mengamankan dan melaporkan mineral dan /atau batubara yang ikut tergali akibat kegiatan IUP Eksplorasi. Memenuhi kewajiban perpajakan dan membayar iuran tetap sesuai ketentuan perundangan g. n. sebagai bagian persyaratan peningkatan IUP Operasi Produksi KELIMA : Tanpa mengurangi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku maka IUP Eksplorasi ini dapat diberhentikan sementara. dalam pelaksanaan kegiatan penyelidikan umum.e. Mengutamakan penggunan tenaga kerja. s. tidak kurang dari ketentuan biaya minimum sesuai peraturan perundangan. o. Menyampaikan Laporan Eksplorasi Lengkap. Melakukan investasi untuk melaksanakan kegiatan sebagaimana butir d. Mendirikan kantor pusat atau kantor perwakilan didaerah dimana WIUP/WIUPK berada.000 Ha untuk IUP mineral non Logam/ batuan p. dengan tembusan Menteri/Gubernur/Buapati/Walikota terkait. . sebelum melakukan kegiatan. sehingga pada akhir masa izin eksplorasi luas wilayah tidak lebih dari 5. i. pemegang IUP wajib menyampaikan laporan akhir kegiatan tahapan kepada pemberi IUP dengan tembusan Menteri/Gubernur dan /atau Bupati/Walikota terkait. Melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan akibat kegiatan IUP Eksplorasi. pemegang IUP wajib menyelesaikan kewajiban penggunaan lahan sesuai ketentuan peraturan perundangan l. WIUP sesuai ketentuan peraturan r. dan menyerahkan seluruh data hasil kegiatan yang dicapai kepada pemberi izin dengan tembusan kepada Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota terkait. f. secara periodik melakukan penciutan/ pengembalian wilayah berdasarkan hasil penyelidikan/ eksplorasi. m.

Ditetapkan di ……………… Pada tanggal. Camat …………………. 5.. Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta 2. di……………………. Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten ……………. Gubernur ………………… 4. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi ……………. . Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI di Jakarta 3... 8.. Camat ……………………. Bupati ………………………. 7. 1. ……………………………. Kepala BAPPEDA kabupaten ………………. TTD Tembusan : disampaikan kepada Yth.. 6. di ……………….KEENAM : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan Keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

.. Tanggal : .......... : . C......... Susunan Direksi/Pengurus/Komisaris dan Pemegang saham....... Laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik tahun terakhir 1) Jumlah Net Asset : ......................... Lokasi dan luas wilayah serta jenis komoditas tambang yang dimohon 1........................ B............. Direksi/Pengurus/Komisaris No Nama Jabatan 1 2 3 b............................... 3. Telepon / faksimile : ........................................ : ............................................................... Dengan ini kami mengajukan permohonan IUP Operasi Produksi dengan keterangan sebagai berikut: A.................Lampiran VI Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : ............... Provinsi : ........................................... a... Direktur Jenderal/Gubernur/Bupati/Walikota *) di............... Pemohon Nama penandatanganan permohonan Jabatan / pekerjaan : ..................................... 2) Jumlah Hutang : .................... Pemegang saham No Nama 1 2 3 4 5 2.................................... Lokasi : ........................... Alamat : ... FORMULIR PERMOHONAN IUP OPERASI PRODUKSI MINERAL BUKAN LOGAM/ BATUAN *) Yang terhormat........................ Nama Perusahan/ Koperasi/perorangan *) : ................................................. 1............. a.............. : .................................................. 3) Penghasilan Bersih : ...... .... Nomor dan akta pendirian Nomor dan tanggal pengesahan pejabat berwenang Nomor dan tanggal perubahan akta terakhir Prosentase saham : .....

.... Kartu tanda penduduk untuk orang perseorangan... (meterai Rp. . *) Coret yang tidak perlu 2........ Peta wilayah yang dilengkapi dengan batas koordinat geografis lintang dan bujur sesuai dengan ketentuan sistem geografi yang berlaku secara nasional.. Direktur Pengusahaan Mineral dan Batubara 2... Rencana reklamasi dan pascatambang... Persetujuan dokumen lingkungan hidup sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.. Laporan studi kelayakan.. Ha : ..... Demikian permohonan ini kami ajukan dan apabila ternyata keterangan yang kami berikan tidak benar........... Luas wilayah 3... Rencana pembangunan sarana dan prasarana penunjang kegiatan.. 11... Bukti pembayaran iuran tetap 3 (tiga) tahun terakhir...tanggal ... Rencana kerja dan anggaran biaya 10.. Laporan lengkap eksplorasi........ 2... 4...... 6.. 5... Nomor pokok wajib pajak.... Akte pendirian badan usaha/koperasi yang bergerak di bidang usaha pertambangan yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang. Pernyataan bahwa tersedianya tenaga ahli pertambangan dan/atau geologi yang berpengalaman paling sedikit 3 (tiga) tahun. 6.....-) Nama Pemohon Tembusan : 1....... Diisi dengan huruf cetak Permohonan diajukan dalam rangkap 2 (dua) .. 12......b.. Kabupaten / Kota 2.. 9.... 13.......... 3. Surat keterangan domisili.. Kepala Dinas Pertambangan Provinsi/Kabupaten/Kota Catatan : 1.... dan 15.. : . Lampiran Permohonan 1... 14.... Pernyataan kesanggupan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundangundangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup...........000.. Bahan galian : ......... maka kami bersedia menerima sanksi dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Laporan keuangan tahun terakhir yang telah diaudit oleh akuntan publik.... 8.. Jakarta............ 7.... D.

3. 7.tanggal ………… a. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 67. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4724).. lokasi Kecamatan ……. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4959). b. 6. bahwa untuk memberikan kepastian hukum tehadap pemohon untuk melakukan kegiatan tahap Operasi Produksi mineral bukan logam/batuan perlu diberikan Izin... Tentang IZIN USAHA PERTAMBANGAN (IUP) OPERASI PRODUKSI MINERAL BUKAN LOGAM/BATUAN ATAS NAMA ……………………………… Membaca : MENTERI/GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA Surat permohonan………tanggal………perihal Permohonan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi untuk Mineral Bukan Logam/Batuan.. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437). Kabupaten……………. 5. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4756). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737).. 2. Propinsi……… seluas ……….Ha sesuai Keputusan………Nomor……………. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 4.……. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059). Pemerintahan Daerah Provinsi. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara (Lembaran .Lampiran VII Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : Tanggal : KEPUTUSAN MENTERI/GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA NOMOR : ……/………/…… TAHUN …………. dan Pemerintahn Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82. bahwa untuk maksud dalam huruf a diatas perlu ditetapkan dalam suatu Keputusan …………………. 4. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3817).. 8. Menimbang : Mengingat: : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 33.

membangun prasarana dan sarana penunjang dan fasiltas pengolahan/pemurnian didalam atau diluar WIUP.. sesuai dengan peraturan perundangan. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5111).... sewaktu masa berlaku IUP sudah berakhir dan tidak bisa diperpanjang lagi sesuai ketentuan peraturan perundangan. Mineral non-Logam. penambangan.. sesuai peraturan perundangan 6. melakukan perpanjangan masa berlaku IUP Operasi produksi sesuai peraturan perundangan. yaitu kegiatan konstruksi.. pengolahan/pemurnian. 3.. 2. untuk menunjang pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud butir a. Tahun KEDUA : Pemegang IUP Operasi Produksi mempunyai hak untuk: 1. kepada : Nama Perusahaan Alamat/Telp Komoditas Lokasi Pernambangan Desa Kecamatan Kabupaten Propinsi : : : : : : : : Luas : Dengan peta dan daftar koordinat WIUP terlampir Rencana Tata Ruang Wilayah : Jangka waktu berlaku IUP : …………………. 7.. melakukan kerjasama dengan pihak ketiga untuk melaksanakan sebagian kegiatan operasi produksi.. 4.Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 29. sesuai ketentuan peraturan perundangan 5../Batuan . setelah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundangan.. MEMUTUSKAN : Menetapkan PERTAMA : Memberikan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi. mendapatkan perizinan terkait... KETIGA IUP Operasi produksi ini dilarang dipindahtangankan kepada pihak lain tanpa persetujuan Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota KEEMPAT : Pemegang IUP Operasi produksi wajib melakukan pengelolaan yang baik dan benar dibidang : 1) Investasi dan keuangan : .. pengangkutan dan penjualan. mengikuti proses permohonan/lelang bekas WIUP nya sesuai peraturan perundangan.. menggunakan prasarana/sarana umum.. melakukan seluruh tahapan kegiatan pada masa izin operasi produksi.

pengembangan. investasi untuk pergantian dan pengembangan peralatan tambang dan pengolahan-pemurnian. melaksanakan kewajiban pasca tambang sesuai dokumen yang telah disetujui g. investasi untuk pengembangan fasilitas penunjang. e. meliputi pembayaran pendapatan negara dan pendapatan daerah serta pendapatan lain yang sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan f. pengangkutan dan penjualan. baik yang dilakukan pemegang IUP sendiri atau bekeja sama dengan pemegang IUP Operasi produksi Khusus Pengangkutan penjualan. RKTTL. melaksanakan produksi nya. e. AMDAL. yang telah disetujui. melaksanakan pengangkutan penjualan hasil tambang. sesuai standar/ kaidah teknis yang baik. menempatkan jaminan reklamasi dan penutupan tambang. wajib melakukan divestasi saham pada pemerintah/pemerintah daerah. dan pertambangan mineral atau batubara penerapan teknologi RPT f. melaksanakan konstruksi. menyampaikan rencana investasi untuk mendapat persetujuan. badan usaha milik daerah. . pengolahan. pemurnian. investasi untuk studi-studi dalam rangka pengembangan. b. baik yang dilakukan sendiri atau bekeja sama dengan pemegang IUP Operasi produksi lain atau pemegang IUP Operasi Produksi Khusus Pengolahan-Pemurnian. d. mengelola keuangan sesuai dengan sistem akutansi Indonesia. b. atau badan usaha swasta nasional. c. Membayar kewajiban keuangan. penambangan. Untuk perusahaan dengan saham asing. penguasaan. dan mengacu pada Studi Kelayakan. optimalisasi penambangan dan atau pengolahan pemurnian. menyediakan dana yang cukup untuk pembiayaan kegiatan operasi produksi. melaksnakan pengolahan pemurnian hasil tambang didalam negeri. berusaha meningkatkan nilai tambah atas produk tambang yang dihasilkan dan nilai tambah atas adanya kegiatan tambang. badan usaha milik negara. Rencana Reklamasi. Kewajiban dibidang teknis operasional tambang meliputi antara lain: a.2) Teknis operasional tambang 3) K-3. meliputi: investasi awal. d. LH dan Konservasi 4) Organisasi dan ketenaga kerjaan 5) Perwilayahan 6) Pengembangan masyarakat 7) Pengembangan jasa lokal 8) Pelaporan Kewajiban dibidang Investasi dan keuangan meliputi antara lain: a. RKAB. penambangan didalam WIUP/WIUPK operasi c.

yang mampu menangani di bidang operasi penambangan. termasuk fungsi dan daya dukung sumberdaya air. pengangkutan dan pengolahan/ pemurnian. pabrik pengolahan/pemurnian. menjamin penerapan standar dan baku mutu lingkungan serta menjaga kelestarian fungsi dan daya dukung lingkungan. mengutamakan penggunakan/pemberdayaan tenaga kerja setempat. b. d. memantau dan mengelola dampak lingkungan hidup akibat kegiatan operasi produksi dan kegiatan pembangunan fasilitas penunjang terkait. Menjaga WIUP untuk tidak dilakukan kegiatan pertambangan pihak lain yang tidak sah menurut ketentuan peraturan perundangan . sebelum melakukan kegiatan operasi produksi d. pegangkutan/penjualan. yang dilakukan pemegang IUP dan sub kontraktornya. Membentuk organisasi tambang yang efektif dan efisien. dalam jangka waktu paling lambat 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal IUP Produksi diterbitkan b. Mendapatkan perizinan penggunaan lahan pertambangan sesuai peraturan perundangan untuk kegiatan c. c. pengembangan indonesia. rencana reklamasi dan RKTTL yang telah disetujui c. melaksanakan pengelolaan K-3 pada operasi penambangan. Kewajiban dibidang perwilayahan meliputi antara lain: a. e. memenuhi ketentuan Domestic Market Obligation (DMO) Kewajiban dibidang K-3. Melaksanakan pemetaan dan pematokan batas WIUP operasi produksi. pemanfaatan semaksimal mungkin potensi sumberdaya mineral/batubara. dipimpin manajer tambang sekaligus merangkap kepala teknik tambang. Mendirikan kantor didaerah b. Kewajiban dibidang lain: organisasi dan ketenagakerjaan meliputi antara a. tidak melakukan praktek ”high grading”. pengangkutan. fasilitas tambang. pemanfaatan mineral ikutan. K-3 & lingkungan. sesuai ketentuan peraturan perundangan. fasilitas penunjang. pengolahan/pemurnian. meliputi upaya peningkatan recovery penambangan. kemampuan dan pengetahuan tenaga kerja d. melaksanakan konservasi mineral atau batubara. menyelesaikan kewajiban ganti rugi lahan yang segera akan dimanfaatkan.h. sesuai dengan dokumen AMDAL/UKL-UPL. melaksanakan program paska tambang sesuai dengan dokumen RPT yang telah disetujui. mengangkat kepala teknik tambang f. masalah hubungan pemerintahan/masyarakat dan penyelesaian lahan. LH dan Konservasi meliputi antara lain: a.

serta laporan dwi mingguan dan bulanan produksi –penjualan f. menyampaikan Laporan Triwulan. peralatan. yang dibuat berdasarkan Laporan Studi Kelayakan dan Amdal. Kewajiban dibidang penerimaan negara meliputi penerimaan pajak dan penerimaan negara bukan pajak. sehingga menyebabkan dampak keekonomian. Tahunan pelaksnaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan g. Mengutamakan penggunaan jasa lokal b. diutamakan barang lokal Kewajiban dibidang pelaporan meliputi antara lain: a. yang prosedur pemberian IUP nya tidak memenuhi ketentuan perundangan Kewajiban di bidang meliputi antara lain: pengembangan masyarakat sekitar tambang a. d. Rencana Reklamasi yang telah disetujui. untuk mendapat persetujuan dari Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota sesuai kewenangannya. b. iuran eksplorasi. melaporkan semua data hasil kegiatan masa IUP/IUPK operasi produksi kepada Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota c. membantu pengembangan masyarakat sekitar tambang c. . Tahunan dan laporan akhir kegiatan operasi produksi. menyampaikan revisi studi kelayakan. Penerimaan negara bukan pajak terdiri atas: iuran tetap. dan masyarakat pengembangan jasa dan barang lokal meliputi a.e. dan iuran produksi. umur tambang. Kewajiban di bidang antara lain:. Menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar tambang b. lingkungan hidup. setiap pertengahan bulan Nopember menyusun dan menyampaikan RKAB dan RKTTL. konservasi dan umur tambang cukup signifikan. Melaporkan apabila terdapat IUP lain didalam WIUP nya. pengelolaan data mineral atau batubara yang tertib dalam sistem pengelolaan data yang mudah diakses. keselamatan kerja. metode penambangan/ pengolahan/ pemurnian. Pembelian barang dalam negeri. menyampaikan Laporan Triwulan. dan bea masuk dan cukai. e. tingkat produksi. menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan penutupan tambang. menyusun rencana reklamasi dan rencana penutupan tambang. penggunaan bahan kimia. menyusun rencana pengembangan wilayah bersama pemerintah daerah dan masyarakat. AMDAL dan dokumen RPT apabila terjadi perubahan atas satu atau beberapa hal meliputi: cadangan. dan h. Penerimaan pajak terdiri atas: pajak-pajak yang menjadi kewenangan Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja pertambangan. dicabut atau dibatalkan. penggunaan tenaga kerja asing. : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan Keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya Ditetapkan di ……………… Pada tanggal. ……………………………. Kewajiban penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik meliputi melaksanakan: a. KEENAM TTD Tembusan : disampaikan kepada Yth.Pendapatan daerah terdiri atas: pajak daerah. cair. belanja barang modal termasuk belanja lokal. keselamatan operasi pertambangan. pengolahan/pemurnian e. apabila pemegang IUP Operasi Produksi tidak memenuhi kewajiban dam larangan sebagaimana dimaksud diktum KETIGA dan KEEMPAT dalam Keputusan ini. j. atau gas sampai memenuhi standar baku mutu lingkungan sebelum dilepas ke media lingkungan Kewajiban menyampaikan Laporan RKAB dan RKKTL yang memuat antara lain rencana tentang : a. pengelolaan sisa tambang dari suatu kegiatan usaha pertambangan dalam bentuk padat. Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta . k. dan pendapatan lain yang sah berdasarkan ketentuan peraturan perundangan. upaya konservasi sumber daya mineral dan batubara. penambangan. d. Konstruksi /pembangunan fasilitas tambang dan fasilitas penunjang. pemboran produksi dan pemutahiran data sumberdaya dan cadangan c. c. retribusi daerah. b. g. pengelolaan K-3 i. penggunaan jasa lokal/nasional. 1.. anggaran biaya KELIMA : Tanpa mengurangi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku maka IUP Operasi produksi ini dapat diberhentikan sementara. penyelesaian hak atas tanah untuk kegiatan penambangan dan fasilitas penunjang o. penggunaan tenaga kerja lokal. Eksplorasi tambahan. n. m. pengelolaan dan pemantauan lingkungan h. pengelolaan dan pemantauan lingkungan pertambangan. Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat l. termasuk kegiatan reklamasi dan pascatambang. produksi dan pemasaran. Pengangkutan dan penjualan f. d. b.

6. 7. Bupati ………………………. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI di Jakarta 3. di ……………….. 8. . Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten ……………. di……………………. Camat …………………. Camat ……………………. Kepala BAPPEDA kabupaten ………………... Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi …………….2. 5. Gubernur ………………… 4.

........ ............ Di ..................................................... : Permohonan Persetujuan Pembukaan Rekening Yth................... Kepala Kantor/Jabatan ................................................................ NIP.................... Demikian disampaikan untuk dapat ditindaklanjuti sebagaimana mestinya....../PMK.............. .............. : ............................................................................untuk keperluan...pada.... dengan ini kami mengajukan permohonan persetujuan pembukaan rekening...... Atas kerjasamanya yang baik diucapkan terima kasih...05/2007 tentang Pengelolaan Rekening Milik Kementerian Negara/Lembaga/Kantor/Satuan Kerja. Menunjuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor: ....................................Lampiran VIII Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : Tanggal : KOP SURAT ______________________________________________________________________ Nomor Sifat Lampiran Hal : ........... ........ : .....

..... .................................. ........................... sesuai dengan surat kami tanggal ........... Di ...............05/2007 tentang Pengelolaan Rekening Milik Kementerian Negara/Lembaga/Kantor/Satuan Kerja.hal permintaan persetujuan pembukaan rekening untuk menggunakan rekening yang dibuka atas nama jabatan....... Nomor....... : .............. : Pernyataan Pengunaan Rekening Yth............. yaitu rekening ....................................................../PMK..... .... NIP....................... : ... Menunjuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor: .....................................Lampiran IX Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : Tanggal : KOP SURAT ______________________________________________________________________ Nomor Sifat Lampiran Hal : ....... Demikian disampaikan untuk dapat dimaklumi.......................................... dengan ini kami menyatakan dengan sungguh-sungguh....... pada..................................hanya untuk keperluan. Kepala Kantor/Jabatan .............

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->