Anda di halaman 1dari 32

RPP BIOLOGI SMA : EVOLUSI Sekolah Kelas/Semester Waktu Standar Kompetensi

4. Memahami teori evolusi serta implikasinya pada Salingtemas

: SMA Negeri 11 Makassar : XII/2 : 4 x 45 Menit

Mata Pelajaran : Biologi

Kompetensi Dasar
4.1 Menjelaskan teori, prinsip, dan mekanisme evolusi biologi

Indikator
Kognitif : 1. Produk 1. Menjelaskan berbagai teori evolusi.
2. Menjelaskan pokok-pokok pikiran yang mendasari teori evolusi Darwin. 3. Membedakan teori evolusi Darwin dengan teori evolusi Lamarck dan

Weismann. 4. Menemukan faktor-faktor dan petunjuk-petunjuk pendukung terjadinya evolusi. 5. Menjelaskan alasan fosil dapat dijadikan petunjuk terjadinya evolusi. 6. Menjelaskan alasan perbandingan anatomi tubuh dapat dijadikan sebagai petunjuk terjadinya evolusi. 7. Menjelaskan alasan perbandingan embriologi tubuh dapat dijadikan sebagai petunjuk terjadinya evolusi. 8. Menjelaskan alasan alat tubuh yang tersisa dapat dijadikan sebagai petunjuk terjadinya evolusi. 9. Menjelaskan alasan perbandingan fisiologi tubuh dapat dijadikan sebagai petunjuk terjadinya evolusi. 10. Menjelaskan alasan biokimia dapat dijadikan petunjuk terjadinya evolusi.
11. Menjelaskan alasan domestika dapat dijadikan sebagai petunjuk terjadinya

evolusi.

12. Menjelaskan prinsip-prinsip dasar Hukum Hardy-Weinberg. 13. Menjelaskan frekuensi gen dan perbandingan genotip dalam suatu

populasi.
14. Menjelaskan mengenai proses spesiasi.

1. Proses 1. Melakukan studi literatur untuk mengetahui berbagai teori evolusi serta pokok-pokok pikiran yang mendasari teori evolusi Darwin. 2. Melakukan studi literatur untuk mengetahui petunjuk-petunjuk terjadinya evolusi melalui studi pustaka. 3. Menjelaskan teori-teori dasar evolusi dan pengaruh evolusi terhadap kehidupan manusia dengan studi pustaka maupun dari internet.
4. Merangkum mengenai proses spesiasi dari wacana/materi yang diberikan.

1. Psikomotor 19. Membandingkan antara teori evolusi Darwin, Lamarck, dan Weismann.
20. Mempresentasikan

hasil

studi

pustaka

tentang

petunjuk-petunjuk

terjadinya evolusi.
21. Mempresentasikan hasil studi pustaka maupun dari internet tentang teori-

teori dasar evolusi dan pengaruh evolusi terhadap kehidupan manusia. 22. Trampil dan teliti dalam studi pustaka dan mengkomunikasikan hasil ringkasan. Afektif : a. Karakter Jujur, peduli, tanggung jawab, bekerja sama, terbuka dan mendengarkan pendapat teman. b. Keterampilan Sosial Bertanya, menyumbangkan ide atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, komunikasi.

A. Tujuan Pembelaran
Kognitif a. Produk

1. Siswa dapat menjelaskan berbagai teori evolusi. 2. Siswa dapat menjelaskan pokok-pokok pikiran yang mendasari teori

evolusi Darwin.
3. Siswa dapat membedakan teori evolusi Darwin dengan teori evolusi

Lamarck dan Weismann. 4. Siswa dapat menemukan faktor-faktor dan petunjuk-petunjuk pendukung terjadinya evolusi.
5. Siswa dapat menjelaskan alasan fosil dapat dijadikan petunjuk terjadinya

evolusi.
6. Siswa dapat menjelaskan alasan perbandingan anatomi tubuh dapat

dijadikan sebagai petunjuk terjadinya evolusi.


7. Siswa dapat menjelaskan alasan perbandingan embriologi tubuh dapat

dijadikan sebagai petunjuk terjadinya evolusi.


8. Siswa dapat menjelaskan alasan alat tubuh yang tersisa dapat dijadikan

sebagai petunjuk terjadinya evolusi.


9. Siswa dapat menjelaskan alasan perbandingan fisiologi tubuh dapat

dijadikan sebagai petunjuk terjadinya evolusi.


10. Siswa dapat menjelaskan alasan biokimia dapat dijadikan petunjuk

terjadinya evolusi.
11. Siswa dapat menjelaskan alasan domestika dapat dijadikan sebagai

petunjuk terjadinya evolusi.


12. Siswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar Hukum Hardy-Weinberg. 13. Siswa dapat menjelaskan frekuensi gen dan perbandingan genotip dalam

suatu populasi.
14. Siswa dapat menjelaskan mengenai proses spesiasi.

a. Proses
1. Siswa dapat melakukan studi literatur untuk mengetahui berbagai teori

evolusi serta pokok-pokok pikiran yang mendasari teori evolusi Darwin


2. Siswa dapat melakukan studi literatur untuk mengetahui petunjuk-

petunjuk terjadinya evolusi melalui studi pustaka


3. Siswa dapat menjelaskan teori-teori dasar evolusi dan pengaruh evolusi

terhadap kehidupan manusia dengan studi pustaka maupun dari internet.

4. Siswa dapat merangkum mengenai proses spesiasi dari

wacana/materi

yang diberikan. a. Psikomotor


1. Siswa dapat membandingkan antara teori evolusi Darwin, Lamarck, dan

Weismann
2. Siswa dapat mempresentasikan hasil studi pustaka tentang petunjuk-

petunjuk terjadinya evolusi.


3. Siswa dapat mempresentasikan hasil studi pustaka maupun dari internet

tentang teori-teori dasar evolusi dan pengaruh evolusi terhadap kehidupan manusia.
4. Siswa trampil dan teliti dalam studi pustaka dan mengkomunikasikan hasil

ringkasan. Afektif: a. Karakter Mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi: Jujur, peduli, tanggung jawab, bekerja sama, terbuka dan mendengarkan pandapat teman. b. Keterampilan Sosial Mengembangkan keterampilan social, meliputi: Bertanya, menyumbang ide atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, komunikasi.

A. Materi Pembelajaran
A. Teori Evolusi
1. Teori Pra-Darwinian. 2. Teori Evolusi Darwin. 3. Perbandingan Teori Evolusi Darwin, Weismann, dan Lamarck.

A. Petunjuk Evolusi 1. Fosil sebagai petunjuk terjadinya evolusi.


2. Perbandingan anatomi tubuh sebagai petunjuk terjadinya evolusi. 3. Perbandingan embriologi sebagai petunjuk terjadinya evolusi . 4. Alat tubuh yang tersisa alat tubuh yang tersisa sebagai petunjuk terjadinya

evolusi.

5. Perbandingan fisiologi tubuh sebagai petunjuk terjadinya evolusi. 6. Petunjuk biokimia sebagai petunjuk terjadinya evolusi. 7. Domestika sebagai petunjuk terjadinya evolusi. A. Teori, prinsip dan mekanisme evolusi. 1. Hukum Hardy-Weinberg. 2. Frekuensi gen dan perbandingan genotip dalam suatu populasi.

A. Spesiasi.
1. Bentuk-bentuk spesiasi (Anagenesis/Filetik) dan Kladogenesis/ evolusi

bercabang).
2. Barrier penyebab spesiasi (Isolasi Reproduktif dan Isolasi Geografis). A.

Model Pembelajaran:

1. Model: Pembelajaran Kooperatif tipe STAD dan Kooperatif tipe SCRIPT 2. Metode: Tanya jawab, ceramah, diskusi kelompok, presentasi.

A. Langkah-langkah kegiatan
Pertemuaan Pertama 2 x 45 menit Untuk tujuan nomor 1, 2, 3, 15, dan 19. Pembukaan ( 5menit) Kegiatan Guru mengingatkan materi sebelumnya mengenai mutasi. Kemudian memotivasi siswa dengan bertanya Pernahkah kalian menonton dalam manusia film-film bentuk dinosaurus? tersebut mengetahui dinosaurus Apakah nyata? tersebut? bentuk dinosaurus Bagaimana film-film dapat Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Bagaimanakah

dinosaurus tersebut?

Lalu guru berkata Termasuk

golongan hewan apakah dinosaurus itu? Samakah dengan reptil yang hidup pada saat ini? Lalu guru berkata Hewan jaman dulu (ribuan tahun yang lalu) berbeda bentuk dengan hewan pada jaman sekarang ini lalu bertanyaDisebut dengan apakah proses perubahan tersebut?. Guru mengarahkan jawaban siswa pada teori

evolusi

dengan

berkata

Proses

perubahan

yang

berlangsung sekian lama itu tidak dapat diamati secara langsung sehingga para pakar hanya dapat berteori, kemudian mengkomunikasikan judul serta tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. (Fase 1 MPK).

Inti ( 80 menit) Kegiatan Melalui slide power point menyampaikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya apabila ada materi yang belum dipahami. Setelah murid memahami materi bersama-sama menarik kesimpulan (Fase 2 MPK). Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok kooperatif yang setiap kelompoknya terdiri dari 2 3 siswa. Kemudian membagikan Lembaran Kegiatan Siswa SMA kegiatan 1 kepada tiap kelompok. Ketika mendistribusikan LKS, guru membimbing siswa untuk peduli dengan cara membantu teman yang membutuhkan dengan menunjuk beberapa siswa untuk membantu guru membagikan LKS SMA kegiatan 1 (Fase 3 MPK).

Siswa menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban. Guru meminta setiap kelompok menunjukkan cara berfikir logis dalam mengerjakan LKS SMA kegiatan 1. Setiap siswa di dorong untuk peduli bekerja sama dan ikut bertanggung jawab atas terselesaikannya tugas itu (Fase 4 MPK).

Selanjutnya guru mengumpulkan jawaban siswa lalu menampilkan jawaban LKS SMA kegiatan 1. Selanjutnya guru memberikan penghargaan kepada tiap kelompok yang berkinerja baik dan sangat baik dalam kegiatan yang telah dilakukan (Fase 5 MPK).

Penutup ( 5 menit) Kegiatan Memberikan tugas rumah sesuai yang tertera pada LP-1 serta meminta siswa membaca materi selanjutnya mengenai faktor dan petunjuk pendukung terjadinya evolusi. Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Pertemuaan Kedua 2 x 45 menit Untuk tujuan nomor 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 16, dan 20. Pembukaan ( 5 menit) Kegiatan
Guru mengingatkan materi sebelumnya mengenai teori evolusi dan pokok-pokok pikiran yang mendasari teori evolusi Darwin.

Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Kemudian memotivasi siswa dengan bertanya Pernahkah kalian melihat, membaca atau mendegar adanya penemuan fosil? Masih ingatkah kalian fosil apa itu? Lalu guru berkata apakah ada kaitannya antara fosil dengan kehidupan sekarang ini. Selanjutnya bertanya Apakah kalian tahu fosil merupakan salah satu petunjuk atau bukti tidak langsung adanya evolusi mahluk hidup?. Diharapkan selama diskusi dan Tanya jawab tersebut, siswa menyumbang ide atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pandapat teman, serta tidak mencela

pendapat teman dengan kasar. Tanya jawab dan diskusi digunakan untuk mengarahkan siswa kepada tujuan pembelajaran yang meliputi kognitif dan afektif (fase 1 STAD: menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa.

Inti (80 menit) Kegiatan Guru menampilkan slide power point memfasilitasi siswa untuk mengetahui tujuan pembelajaran (fase 2 STAD) Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Mengorganisasikan

siswa

dalam

kelompok-kelompok

kooperatif yang setiap kelompoknya terdiri dari 4-5 siswa. Selanjutnya membagikan LKS SMA kegiatan 2 kepada tiap kelompok. Ketika mendistribusikan LKS, guru membimbing siswa untuk peduli dengan cara membantu teman yang membutuhkan dengan menunjuk beberapa siswa untuk membantu guru membagikan LKS SMA kegiatan 2 (Fase 3 STAD)

Membimbing siswa untuk mengerjakan LKS SMA kegiatan 2 dengan cara meminta siswa untuk jujur mengatakan apa adanya bila belum dapat memahami dan mengisi LKS SMA kegiatan 2 dan meminta siswa yang pandai untuk peduli dengan cara membantu teman yang membutuhkan bantuan. Sembari siswa mengerjakan LKS, guru mengabsen (fase 4 STAD)

Meminta setiap kelompok menunjukkan kerjasama dalam

mempersiapkan jawaban hasil kelompok untuk dibacakan. Setiap siswa di dorong untuk peduli, bekerja sama dan ikut bertanggung jawab atas terselesaikannya tugas itu (fase 4 STAD)

Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok untuk secara bergiliran bertanggung jawab dan melakukan yang terbaik untuk membacakan hasil kelompoknya dengan mempresentasikan kinerjanya dan ditanggapi kelompok lain. Siswa yang menunjukkan toleransi terhadap perbedaan segera diberi pujian sebagai umpan balik agar karakter ini diikuti siswa lain. Siswa yang mencela ide teman secara tidak santun segera diingatkan agar tidak ditiru temannya. Guru memantapkan jawaban siswa dengan memberi materi slide power point (fase 5 dan 6 STAD)

Ketika proses diskusi, guru perlu menekankan bahwa ketika siswa mengkomonikasikan diharapkan siswa hasil dikusi kelompok ide atau terbaiknya, menyumbang

berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengar pendapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar (fase 5 dan 6 STAD)

Penutup (5 menit) Kegiatan Guru membimbing siswa untuk merangkum tentang faktorfaktor dan petunjuk-petunjuk pendukung terjadinya evolusi. Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Pertemuaan Ketiga 2 x 45 menit Untuk tujuan nomor 12, 13, 17, dan 21. Pembukaan ( 5 menit) Kegiatan Guru mengingatkan materi sebelumnya mengenai mekanisme evolusi. Kemudian memotivasi siswa dengan bertanya penyebab-penyebab variasi makhluk hidup selanjutnya guru mengarahkan jawaban siswa kemudian mengkomunikasikan judul serta tujuan pembelajaran yang ingin dicapai (Fase 1 dan 2 MPK). Inti ( 80 menit) Kegiatan
Mengorganisasikan siswa dalam kelompok kooperatif yang setiap kelompok terdiri dari 4-6 siswa. Selanjutnya membagikan LKS SMA kegiatan 3 pada tiap kelompok. Ketika mendistribusikan LKS, guru membimbing siswa untuk peduli dengan cara membantu teman yang membutuhkan dengan menunjuk beberapa siswa untuk membantu guru membagikan LKS SMA kegiatan 3. Kemudian guru membimbing tiap kelompok untuk menyelesaikan dengan tepat soal-soal yang tertera pada LKS SMA kegiatan 3 (Fase 3 dan 4 MPK).

Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Meminta setiap kelompok menunjukan cara berfikir logis dalam mengerjakan LKS SMA kegiatan 3. Setiap siswa di dorong untuk peduli bekerja sama dan ikut bertanggung jawab atas terselesaikannya tugas itu. Melakukan evaluasi formatif dengan meminta perwakilan tiap kelompok untuk membacakan hasil jawaban. Guru membaca tiap pertanyaan lalu meminta wakil tiap kelompok memberikan jawaban. Setelah itu guru memberi kesempatan kepada kelompok lain untuk membacakan hasil jawabannya jika berbeda. Selanjutnya guru melengkapi dan

menguatkan jawaban serta memberikan lanjutan materi dengan bantuan media Slide Power Point (Fase 5 MPK).

Guru memberikan penghargaan kepada tiap kelompok yang berkinerja baik dan sangat baik dalam kegiatan yang telah dilakukan (Fase 6 MPK).

Penutup ( 5 menit) Kegiatan Membimbing siswa merangkum tentang hukum HardyWeinberg dan perbandingan frekuensi gen pada populasi. Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Pertemuaan Keempat 2 x 45 menit Untuk tujuan nomor 14, 18, dan 22. Pembukaan ( 10 menit)
Kegiatan 1 Guru menyampaikan salam dan memperkenalkan diri (untuk kelas baru). Untuk mereviu kembali pertemuan-pertemuan sebelumnya, guru menayakan kepada siswa Apakah yang dimaksud dengan evolusi?, dan Siapakah yang paling berperan dalam munculnya teori evolusi? Penilaian oleh Pengamat 2 3 4

Untuk memotifasi siswa, guru kemudian menanyakan, Faktor apakah yang paling berpengaruh dalam proses terbentuknya suatu speies baru? Kemudian guru memberikan contoh spseies burung Finch sesuai yang dikemukakan

Darwin. Selanjutnya guru menyampaikan Judul pemebelajaran hari ini dan tujuan pembelajaran. Diharapkan selama diskusi dan Tanya jawab tersebut, siswa dapat menyumbang ide atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pandapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar.

Tanya jawab dan diskusi digunakan untuk mengarahkan siswa kepada tujuan pembelajaran yang meliputi kognitif dan afektif (Fase 1 MPK SCRIPT)

Inti ( 70 menit)
Kegiatan 1 Guru membagi siswa untuk berpasangan dan membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan yang memuat ide-ide pokok dalam wacana/materi tersebut. Kemudian guru membeitahukan batas waktu yang ditentukan. (Fase 2 MPK SCRIPT) Penilaian oleh Pengamat 2 3 4

Guru membimbing siswa, untuk mau jujur dan teliti dalam membuat ringkasan tersebut. Setelah batas waktu yang ditentukan, guru kemudian menentukan siswa yang pertama berperan sebagai pembicara dan yang sebagai pendengar.

Selanjut guru menjelaskan tugas masing-masing: Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya Sementara pendengar : Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap (pada selembar kertas) Membantu mengingat/menghafal ideide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya. (Fase 3 dan 4 MPK SCRIPT) Diharapkan selama temannya menjalankan perannya masing-masing, siswa dapat menyumbang ide atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pandapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar. Setelah pembicara pertama selasai kemudian, Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas. (Fase 5 MPK SCRIPT)

Setelah diskusi selesai, Guru kemudian menyimpulkan materi pembelajaran hari ini dan menggunakan slide power point, Sambil bertanya kepada siswa untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai materi hari ini. (Fase 6 dan 7 MPK SCRIPT)

Penutup ( 5 menit)
Kegiatan 1 Penilaian oleh Pengamat 2 3 4

Guru membagikan LP 1 sebagai tugas rumah.

Keterangan bagi pengamat dalam menilai 1: tidak melakukan sama sekali (tidak baik) 2: sebagian tidak dilakukan (kurang baik) 3: sebagian dilakukan (cukup baik) 4: dilakukan (baik)

A. Sumber Pembelajaran
2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

1. Syamsuri Istamar,dkk.2007. Biologi 3B untuk SMA Kelas XII Semester

2.Erlangga.Jakarta LKS 1 SMA Kunci LKS 1 Table Spesifikasi LP 1: Produk, LP 2: Lembar Pengamatan Karakter dan LP 3: Lembar Pengamatan Keterampilan social. Kunci LP 1, Kunci LP 2 Silabus Slide Power Point

Daftar Pustaka
Johnson, D.W. dan Johnson, R.T.2002. Meaningful Asesesment.A Manageable and Cooperative Process, Boston: Allyn & Bacon Rahayu, Yuni Sri. 2010. Perangkat RPP SMA : TRANSPOR SEL. Direktorat Ketenagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Nasional. Jakarta Syamsuri Istamar,dkk.2007. Biologi 3B untuk SMA Kelas XII Semester 2. Erlangga.Jakarta.

Nama/Kelompok:

Kelas:

Tgl:

LKS SMA Kegiatan 1 : Teori Evolusi


1. Jelaskan teori evolusi menurut Lamarck? 2. Jelaskan teori evolusi menurut Darwin? 3. Apa perbedaan penjelasan evolusi leher jarafah menurut Lamarck dan

Darwin?

Nama/Kelompok:

Kelas:

Tgl:

LKS SMA Kegiatan 2 : Petunjuk Evolusi

Petunjuk : bacalah buku paket dan buku yang relevan, berkaitan dengan tujuan pembelajaran ini. Jawablah pertanyaan berikut secara singkat dan tepat! 1. Tuliskan petunjuk-petunjuk evolusi
2. Jelaskan definisi fosil. Ilmu yang mempelajari fosil disebut!

3. Tuliskan perbandingan anatomi secara analog dan anatomi secara homolog! Berikan contoh masing-masing!

4. Jelaskan mengapa perbandingan embriologi dikatakan sebagai salah satu petunjuk evolusi! 5. Sisa-sisa organ tubuh terkadang terdapat pada waktu embrio dan setelah dewasa menghilang; namun ada pula yang masih tersisa hingga hewan itu dewasa.! Tuliskan masing-masing contoh pernyataan diatas!


6. Pada mahluk hidup bersel satu hingga bersel banyak, dari mahluk hidup

berderajat rendah hingga berderajat tinggi. Jika dibandingkan, terdapat adanya perkembangan, baik organ maupun mekanismenya. Akan tetapi, kegiatan fisiologi didalam setiap sel memiliki kemiripan.! Tuliskan dari segi apa kemiripan Fisiologi mahluk hidup tersebut! ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ............................................................................................................................... ...............................................................................................................................
7. Jelaskan petunjuk biokimia sebagai petunjuk terjadinya evolusi.

.
8. Domestikasi dapat pula dianggap sebagai suatu Mekanisme evolusi. Jelaskan

Nama/Kelompok:

Kelas:

Tgl:

LKS SMA Kegiatan 3 : Hukum Hardy-Weinberg dan frekuensi gen pada populasi Tujuan : 1. Menjelaskan prinsip-prinsip dasar Hukum Hardy-Weinberg 2. Menjelaskan perbandingan frekuensi gen dan perbandingan genotip dalam suatu populasi Pertanyaan : 1. Bagaimana bunyi hukum Hardy-Weinberg tentang frekuensi genotip! 2. Jelakan factor-faktor yang dapat menyebabkan hukum Hardy-Weinberg tidak berlaku! .. .. .. ... .. .. .. . 3. Tuliskan beberapa penyebab perubahan frekuensi gen yang merupakan penyimpangan hukum Hardy-Weinberg! . .

KUNCI LKS SMA Kegiatan 1 : Teori Evolusi

1. Teori evolusi menurut Lamarck yaitu lingkungan berpengaruh terhadap

ciri-ciri yang diwariskan, organ tubuh yang digunakan terus-menerus akan berkembang, sedangkan yang tidak digunakan akan tereduksi. 2. Teori evolusi menurut Darwin yaitu spesies yang hidup saat ini berasal dari spesies yang hidup di masa yang lalu dan melalui seleksi alam. 3. Perbedaan penjelasan evolusi leher jarapah menurut Lamarck dan Darwin yaitu menurut Lamarck, jerapah mula-mula berleher pendek tetapi karena daun-daun semakin tinggi maka leher jerapah semakin tinggi karena sering digunakan. Sedangkan menurut Darwin, dulu terdapat jerapah berleher pendek dan panjang. Hanya jerapah yang berleher panjang yang dapat makanan sedangkan jerapah berleher pendek tidak dapat sehingga mati dan hanya jerapah berleher panjang yang bertahan hingga sekarang.

KUNCI LKS SMA Kegiatan 2 : Petunjuk Evolusi

1. Petunjuk-petunjuk evolusi yaitu : a. Fosil sebagai petunjuk terjadinya evolusi. b. Perbandingan anatomi tubuh. c. Perbandingan embriologi. d. Alat tubuh yang tersisa. e. Perbandingan fisiologi tubuh. f. Petunjuk biokimia. g. Domestika
1. Definisi fosil dan ilmu yang mempelajari fosil yaitu: Kata fosil berasal dari bahasa latin fosilli yang artinya menggali. Fosil

adalah tubuh, bagian tubuh, jejak, atau sisa-sisa mahluk hidup yang telah berusia ribuan dan bahkan jutaan tahun yang telah membatu Ilmu yang mempelajari tentang fosil adalah palaeontologi (paleos = tua; logos = ilmu). 1. Perbandingan anatomi secara analog dan anatomi secara homolog yaitu: Analog merujuk pada bentuk dasar (anatomi) yang berbeda, namun memiliki fungsi yang sama. Contoh : sayap kuku-kupu berbeda dengan sayap burung, tetapi memiliki fungsi yang sama yaitu untuk terbang
Homolog merujuk pada bentuk dasar (anatomi) yang sama, namun

memiliki fungsi yang berbeda. Contoh : susunan tulang tangan manusia mirip dengan susunan tulang kaki depan kelinci, namun tangan manusia digunakan untuk bekerja, sedangkan kaki depan kelinci melompat.
1. Perbandingan embriologi dikatakan sebagai salah satu petunjuk evolusi karena

dilihat dari perkembangan embrionya ikan, reptile, burung, mamalia, dan manusia pada awalnya memiliki kesamaan terjadi sebagai berikut. a. Perkembangan diawali dengan hal-hal yang umum, misalnya membentuk morula, blastula, gastrula, dan dilanjutkan ke hal-hal yang khusus, misalnya berdiferensiasi membentuk organ. b. Pada perkembangan yang khusus, terjadi pemisahan perkembangan kearah tertentu, sesuai dengan cirri tiap individu. c. Dengan demikian, hewan yang bentuk embrionya sama, setelah dewasa akan memiliki bentuk tubuh dan bentuk organ yang berbeda-beda.

1. Sisa-sisa organ tubuh terkadang terdapat pada waktu embrio dan setelah dewasa menghilang; namun ada pula yang masih tersisa hingga hewan itu dewasa Contoh Sisa-sisa organ tubuh terkadang terdapat pada waktu embrio dan setelah dewasa menghilang yaitu : embrio paus mempunyai lapisan kulit yang mengandung rambut. Setelah dewasa, paus tidak berambut, sebab rambut menghambat gerakan diair; umbai cacing; tulang ekor; buah dada pada pria. Contoh Sisa-sisa organ tubuh terkadang terdapat pada waktu embrio dan setelah dewasa menghilang; namun ada pula yang masih tersisa hingga hewan itu dewasa yaitu : pada ular piton terdapat sisa kaki yang mengecil. Ular piton diduga berasal dari hewan berkaki.
6. Kemiripan Fisiologi mahluk hidup yaitu : Kemiripan dalam kegiatan Pernapasan Kemiripan dalam metabolisme Proses Sintesis Protein Pembentukan ATP

6. Petunjuk biokimia sebagai petunjuk terjadinya evolusi yaitu : Notell (Uji presipihn) Reaksi antar Antigen-Antibodi. Banyaknya endapan yang terjadi sebagai akibat reaksi tersebut digunakan untuk menentukan jauh dekatnya hubungan antara organisme yang satu dengan lainnya.

6. Domestikasi dapat pula dianggap sebagai suatu Mekanisme evolusi karena

Memindahkan

mahluk-mahluk

dari

lingkungan

aslinya

ke

suatu

lingkungan yang baru yang diciptakan manusia. Domestikasi merakibat timbulnya jenis-jenis hewan dan tumbuhan yang menyimpang dari aslinya, yang berarti suatu langkah kearah terbentuknya spesies baru pula

KUNCI LKS SMA kegiatan 3: Hukum Hardy-Weinberg dan frekuensi gen pada populasi Tujuan :
1. Menjelaskan prinsip-prinsip dasar Hukum Hardy-Weinberg

2. Menjelaskan perbandingan frekuensi gen dan perbandingan genotip dalam suatu populasi Pertanyaan : 1. Bagaimana bunyi hukum Hardy-Weinberg tentang frekuensi genotip! Jawab : Hukum Hardy-Weinberg menyatakan bahwa keetimbangan frekuensi genotip AA, Aa, aa dan perbandingan gen A dan a dari generasi ke generasi selalu tetap, jika : a. AA, Aa, dan aa mempunyai viabilitas dan fertilitas yang sama b. Perkawinan antara genotip yang satu dengan yang lainnya berlangsung secara acak. c. Kemungkinan terjadinya mutasi dari A ke a dan sebaliknya sama besar d. Jumlah individu anggota populasi besar e. Tidak terjadi migrasi 1. Jelakan factor-faktor yang dapat menyebabkan hukum Hardy-Weinberg tidak berlaku! Jawab : factor-faktor yang dapat menyebabkan hukum Hardy-Weinberg tidak berlaku antara lain : a. Tidak terjadi mutasi b. Populasi terisolasi sehingga tidak ada aliran gen yang keluar masuk populasi c. Tidak terjadi seleksi alam d. Populasi cukup besar dan terjadi perkawinan secara acak 1. Tuliskan beberapa penyebab perubahan frekuensi gen yang merupakan penyimpangan hukum Hardy-Weinberg! Jawab : penyebab perubahan frekuensi gen yang merupakan penyimpangan hukum Hardy-Weinberg antara lain disebabkan oleh beberapa factor yaitu Mutasi, seleksi alam, emigrasi dan imigrasi, rekombinasi dan seleksi, genetic drift,dan meiotic drive

LP-1 : PRODUK (Pertemuan 1) Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan tepat dan jelas! 1. Jelaskan teori evolusi menurut Lamarck! 2. Jelaskan teori evolusi menurut Darwin! 3. Apa perbedaan penjelasan evolusi leher jerapah menurut Lamarck dan Darwin? 4. Teori Evolusi yang menyebutkan bahwa perubahan-perubahan yang terjadi pada suatu individu disebabkan oleh pengaruh lingkungan adalah pendapat dari . a. Darwin b. Lamarck c. Weismann d. Maltus e. Haeckel LP-1: PRODUK (Pertemuan 2)
1. Buatlah kliping petunjuk-petunjuk pendukung terjadinya evolusi!

LP-1: PRODUK (Pertemuan 3) Untuk pertanyaan 1 2, pilihlah jawaban yang benar dengan melingkari huruf di depan pernyataan yang diberikan. 7. Diketahui bahwa berdasarkan hukun Hardy-Weinberg mengenai frekuensi genotip, antara AA, Aa, dan aa dalam keadaan seimbang, apabila individuindividu dalam populasi dalam keadaan. a. Viabilitas berbeda b. Daya fertilisasinya berbeda c. Ada individu yang mengalami mutasi d. Jumlah populasinya besar e. Adanya migrasi 7. Katak yang berkaki banyak fertilitasnya rendah atau mandul dan bersifat resesif. Katak berkaki normal fertilitasnya normal dan bersifat dominan. Oleh karena katak berkaki banyak mandul, berarti katak tersebut tidak dapat menghasilkan keturunan. Pernyataan diatas merupakan perubahan frekuensi gen yang disebabkan oleh factor .. a. Factor mutasi b. Factor seleksi alam c. Emigrasi dan imigrasi d. Genetic drift e. Meiotic drive

Untuk pertanyaan 3 - 5 , jawablah dengan singkat dan jelas.

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan frekuensi gen! 8. Kemampuan seeorang untuk merasakan rasa pahit atau tidak sewaktu tes PTC (phenyl thiocarbamide) adalah sifat yang diwariskan. Orang yang mengikuti tes dibedakan atas golongan Taster dan Nontaster. Taster (terasa) adalah mereka yang dapat merasakan rasa pahit PTC. Genotype mereka adalah TT atau Tt. Nontaster (bukan perasa) adalah mereka yang tidak dapat merasakan rasa pahit PTC (PTC dirasakan tawar saja). Misalnya dalam suatu populasi terdapat taster sebesar 84% sedangkan sisanya adalah nontaster. Tentukan: a. Frekuensi gen taster dan nontaster b. Frekuensi genotype populasi taster dan nontaster 7. Pada suatu desa terdapat populasi orang dengan lidah menggulung 84% dan tidak dapat menggulung 16%. Tentukan berapa yang heterozigot dan homozigot jika genitif yang dapat menggulung Rr atau RR dan tidak dapat menggulung rr? LP1: Produk (Pertemuan 4) 8. Apakah yang dimaksud dengan proses spesiasi? Jawab :

9. Tuliskan dan jelaskan dua bentuk proses spesiasi

Jawab :

10. Apakah perbedaan spesiasi allopatrik dan spesiasi simpatrik? Jelaskan. Jawab :

11. Tuliskan dan jelaskan 2 mekanisme isolasi reproduktif dan berikan contoh masing-masing, minimal 2 Jawab :

Kunci LP-1 : Produk (Pertemuan 1)

1. Teori evolusi menurut Lamarck dalam bukunya yang berjudul Philoshopic,

dikemukakan beberapa gagasan: Lingkungan mempunyai pengaruh pada ciri-ciri dan sifat-sifat yang diwariskan melalui proses adaptasi lingkungan. Ciri dan sifat yang terbentuk akan diwariskan kepada keturunannya. Organ yang sering digunakan akan berkembang dan tumbuh membesar, sedangkan organ yang tidak digunakan akan mengalami pemendekan atau penyusutan, bahkan akan menghilang teori use and disuse. 1. Teori evolusi menurut Darwin yaitu: Tidak ada dua individu yang identik akibat adanya variasi Setiap populasi cenderung bertambah banyak, hal ini disebabkan karena setiap makhluk hidup mampu berkembang biak. Untuk berkembang biak, diperlukan makanan dan ruangan yang cukup. Kenyataan menunjukkan bahwa bertambahnya populasi tidak berjalan terus-menerus. Jadi, kenaikan populasi ada faktor pembatasnya (mis. makanan kurang). 1. Perbedaan penjelasan evolusi leher jerapah menurut Lamarck dan Darwin yaitu: Menurut Lamarck, dahulu leher jerapah tidak panjang. Akan tetapi, karena makanannya dedaunan pada pohon yang tinggi, jerapah berusaha untuk menggapai dedaunan tersebut sehingga lehernya menjadi panjang. Sifat leher yang panjang ini, kemudian diwariskan kepada keturunannya sehingga akhirnya semua zarafah memiliki leher yang panjang. Menurut Darwin, bahwa panjang leher jerapah berbeda-beda karena adanya variasi dalam populasi jerapah. Pada populasi jerapah, terdapat sebagian jerapah yang berleher lebih panjang daripada lainnya. Ketika makanan jerapah tinggi, jerapah dengan leher pendek tidak dapat bertahan dan mati. Hal tersebut menyisakan jerapah dengan leher panjang yang dapat bertahan hidup. Selama beberapa generasi terjadi seleksi yang sama. Akibatnya, jerapah yang berleher panjang akan tetap bertahan hidup dan menghasilkan keturunan jerapah yang berleher panjang. 1. A. Darwin KUNCI LP-1: PRODUK (Pertemuan 2) 2. D 3. B 4. Frekuensi gen adalah perbandingan antara suatu gen atau genotip dengan gen atau genotip didalam suatu populasi 5. Penyelesaian : a. Jumlah taster dan nontaster = 100% Taster = 84%

Nontaster = 100% - 84% = 16% q 2 = 16% = 0,16 maka frekuensi gen t = q = 0,16 = 0,4 T + t = 1, maka: Frekuensi gen T = 1 0,4 = 0,6 Jadi, frekuensi gen T : t = 0,6 : 0,4 b. Frekuensi genotip TT : Tt : tt = (T + t) (T + t) = TT + 2Tt + tt = (0,6 0,6)TT + 2 (0,6 0,4)Tt + (0,4 0,4)tt = 0,36TT + 0, 48Tt + 0,16tt Jadi frekuensi genotip TT : Tt : tt = 0,36 : 0,48 : 0,16 = 9 : 12 : 4 1. Penyelesaian : RR = p2, Rr = 2pq, dan rr = q2 Frekuensi gen r Rumus: p2 + 2pq + q2 = 1 r2 = q2 = 16% = 0,16 q = 0,16 = 0,4 karena frekuensi untuk seluruh alel harus 1 maka p + q = 1 sehingga frekuensi alel dominan (p) dapat dihitung : p = 1- 0,4 = 0,6 p2 = 0,36 selanjutnya 2pq = 2 0,6 0,4 = 0,48 Jadi, perbandingan antara genotip dominan homozigot (RR), heterozigot (Rr), dan resesif homozigot (r) adalah 36 : 48 : 16, sedangkan frekuensi gen R = 0,6 dan gen r = 0,4

Kunci LP 1 : Produk (Pertemuan 4) 10. Proses spesiasi adalah proses pembentukan spesies baru 11. Dua bentuk proses spesiasi, yaitu : a. Anagenesis, atau didebut juga sebagai evolusi filetik, yaitu terbentuknya suatu spesies baru dari satu populasi tunggal. a. Kladogenesis, atau disebut juga evolusi bercabang, yaitu terbentuknya dua atau lebih spesies baru dari spesies asalnya 12. Perbedaan spesies alopatrik dan spesies simpatrik a. Spesies alopatrik adalah terbentuknya dua spesies baru dari satu populasi kerana adanya pengahalang geografis yang memcah populasi tersebut. b. Spesies simpatik terbetnuknya suatu spesies baru dalam satu populasi tanpa adanya penghalang geografis 13. Mekanisme Isolasi reproduktif : a. Mekanisme isolasi prazigotik mencegah pembentukan zigot. Karena suatu hal, gamet jantan tidak pernah dapat melakukan fertilisasi atau gagal melakukan fertilisasi dengan gamet betina. Misalnya : Isolasi ekologi, Isolasi perilaku, Isolasi mekanisme, Isolasi temporal b. Mekanisme isolasi pascazigotik memengaruhi zigot yang telah terbentuk. Zigot tersebut dapat berkembang menjadi embrio, tetapi tidak dapat bertahan hidup atau dilahirkan menjadi individu steril. Misalnya : Inviabilitas Hibrid, Sterilitas Hibrid, Penurunan Kualitas Hibrid

LP-2 : Format Pengamatan Perilaku Berkarakter Siswa : Kelas : Tanggal :

Petunjuk : Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini : D = Memerlukan C = Menunjukkan B = Memuaskan A = Sangat Perbaikan kemajuan baik

No

Format Pengamatan Perilaku Berkarakter Rincian Tugas Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Kinerja kemajuan perbaikan (B) (D) (RTK) (C) Teliti Sopan Santun Jujur Peduli Tanggung jawab Bekerja sama Terbuka dan mendengarkan pendapat teman

Sangat baik (A)

1 2 3 4 5 6 7 8

LP-3 : Format Pengamatan Keterampilan Sosial Siswa : Kelas : Tanggal :

Petunjuk : Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini : D = Memerlukan C = Menunjukkan B = Memuaskan A = Sangat Perbaikan kemajuan baik

No

Format Pengamatan Keterampilan Sosial Rincian Tugas Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Kinerja perbaikan kemajuan (B) (RTK) (D) (C) Bertanya Menyumbangkan ide atau pendapat Menjadi pendengar yang baik Komunikasi

Sangat baik (A)

1 2

3 4