Anda di halaman 1dari 18

IRIS MATCHING

Click to edit Master subtitle style Amanda Larasati

Universitas Negeri Jakarta

4/18/12

Proses Iris Scan

4/18/12

Metode Pencocokan

banding

4/18/12

Pencocokan berbasis Fase


POC

BLPOC

4/18/12

Ekstarksi Wilayah efektif yaitu Melihat sepasang normalisasi iris gambar untuk dibandingkan, tujuan dari proses ini adalah untuk mengekstrak daerah efektif dengan ukuran yang sama. Ketika wilayah diekstrak menjadi terlalu kecil untuk melakukan pencocokan gambar, kita mengekstrak beberapa sub-daerah yang efektif dari setiap gambar iris dengan mengubah lebar parameter.

Penyelarasan Pemindahan: Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan translasi perpindahan antar daerah diekstrak. Perpindahan parameter dapat diperoleh dari lokasi puncak fungsi BLPOC. Perhitungan skor pencocokan : Menghitung fungsi BLPOC antara gambar yang sama dan mengevaluasi pencocokan skor sebagai nilai puncak maksimum korelasi. Ketika beberapa subwilayah tersebut diekstraksi,skor pencocokan dihitung dengan 4/18/12 mengambil rata-rata yang efektif sub-daerah.

Flowchart Metode Pencocokan Berbasis Fase Hierarchical

4/18/12

Metode ini sama dengan Pencocokan berbasis fase, hanya saja metode tersebut tidak dapat bekerja cepat pada aplikasi langsung , Metode Hierarchical ini memberikan alogrithm Hierarchical untuk dapat mendukung aplikasi langsung

4/18/12

Metode Daugman
Sistem Daugman ini menggunakan sebuah kamera video , sebuah monitor tampilan yang dihubungkan ke sebuah komputer workstation. Sistem ini dapat diimplementasikan ke dalam 3 jenis penggunaan yaitu pendaftaran, verifikasi, dan autentifikasi. Proses pengenalan gambar yang digunakan adalah pengenalan batas lingkar iris yang memisahkan iris dengan white sclera. Proses ini dilakukan oleh edge detector. Pada proses segmentasi ini, metode Daugman melakukan beberapa tahapan yaitu proses 4/18/12 pengenalan citra,proses deteksi tepi, dan proses

Setelah proses segmentasi dilakukan, untuk menentukan ekstraksi ciri suatu citra iris digunakan metode filter Gabor 2-D. Pencocokan ciri iris menurut Daugman, dapat dilakukan dengan jarak Hamming (Hamming Distance) yang cocok untuk pencocokan vektor biner. Hasil pencocokan ini adalah skor yang akan menentukan hasil pengenalan citra. Dengan menggunakan operasi XOR sederhana antara pasangan kode akan menghasilkan Hamming Distance-nya.

4/18/12

Metode Wilde
Dalam metode Wildes terdapat 2 langkah yang dapat dilakukan dalam segmentasi. Langkah pertama adalah informasi intensitas gambar dikonvert menjadi biner edge-map, kedua adalah edge point untuk memberikan nilai-nilai parameter garis tertentu. Efisiensi komputasi dicari dengan filter Gaussian lowpass diikuti dengan subsampling sebagian. untuk ekstraksi ciri dari citra iris dapat menggunakan metode Transformasi Hough.
4/18/12

Pencocokan ciri iris dapat dilakukan dengan menggunakan bandpass decomposition yang berasal dari Laplacian Filter Gaussian Untuk menghasilkan pengenalan, dilakukan formulasi 3 bagian yaitu untuk memilih representasi iris, menetapkan korespodensi antara model dengan gambar percobaan dan melakukan evaluasi kemiripannya. Untuk memanfaatkankarakteristik ini digunakan proses dekomposisi 2-D bandbass.

4/18/12

Metode Bole
didasarkan pada menghitung crossing yang bernilai nol pada transformasi wavelet. Representasi zero-crossing ini disimpan sebagai template dan digunakan untuk algoritma pencocokan. Dengan cara ini diklaim bahwa pengaruh noise dapat dihilangkan karena zero-crossing tidak terpengaruh oleh noise. kemampuan transformasi wavelet untuk mengeliminasi efek pemendaran dan refleksi cahaya pada permukaan iris,
4/18/12

Selain filtering maksimum zero-crossing Gaussian, penggabungan dengan Laplacian atau Gaussian akan menghasilkan informasi pada variasi intensitas gambar yang tajam. Setelah mengetahui letak pupil dengan mengasumsikan bahwa pupil merupakan objek berbentuk lingkaran dengan kontur rapat, dilakukan penentuan titik tengah pupil sebagai titik referensi. Berangkat dari referensi ini, lingkaran konsentris dibuat untuk mengambil data dalam buffer sirkular. Dalam tiap buffer dibangkitkan tanda khas iris.
4/18/12

Perbandingan Pencocokan Iris

4/18/12

Ekstraksi wilayah Efektif

4/18/12

4/18/12

4/18/12

Sekian Terima kasih

4/18/12