Anda di halaman 1dari 7

BAB II TINJAUAN PERUSAHAAN

2.1. Sejarah Singkat PT. Nasmoco Kaligawe Semarang PT. Nasmoco adalah perusahaan dagang dan jasa yang merupakan anak cabang dari PT. New Ratna Motor yang berdiri pada tahun 1966. PT. New Ratna Motor didirikan pada tanggal 15 April 1961 yang khusus menangani penjualan kendaraan merk Toyota dengan nama PT. Ratna Dewi Motor oleh Bapak Agustinus Hardjo Budi pimpinan sekaligus pemilik perusahaan ini. Pada awalnya perusahanan bertindak sebagai dealer dari NV. Honas Jakarta untuk wilayah penjualan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian sekitar tahun 1965 perusahaan mengontrak bangunan di jalan MH. Thamrin No. 14 16

Semarang yang digunakan sebagai ruang pamer dan bengkel. Dengan adanya tempat yang baru ini diharapkan semua pelayanan kepada konsumen dapat berjalan lancar dan memuaskan. Mulai tahun 1965 sampai tahun 1969 PT. Ratna Dewi Motor banyak mengimpor kendaraan Toyota dalam bentuk Semi Knock Down (SKD) yang maksudanya mengimpor kendaraan Toyota dalam bentuk bagian-bagian mobil, contohnya : pintu mobil, kursi, kaca dan asesoris (termasuk AC, sound mobil dll). Setelah sampai di Indonesia hanya tinggal merakitnya. Kendaraan tersebut antara lain Pick-UpToyota 8000, Hilux dan Land Cruiser. Pada tahun 1970 kendaraan Toyota di Indonesia untuk ke tiga kalinya berpindah dari PT. Gaya Motor ke PT. Astra Internasional Inc Toyota. Riwayat usaha PT. Ratna Dewi Motor melaju dengan datangnya Tuan Z. Kagoma sebagai Represintatif Toyota Motor Thailand Co Ltd. Dorongan siberikan kepada PT. Ratna Dewi Motor untuk melakukan investasi yang lebih besar, mengingat akan bertambah besarnya pemasaran kendaraan Toyota di Indonesia. Atas usul Tuan Kagoma tersebut, maka pada tahun 1971 perusahaan membeli dan menempati ruang pamer dan bengkel. Saat itu pula dilakukan pergantian nama dari PT.Ratna Dewi Motor menjadi PT. New Ratna Motor. Pada 30 Agustus 1972 PT. New Ratna Motor ditunjuk sebagai dealer resmi Toyota (Authorized Toyota Main Dealer) Jawa Tengah. Dengan bantuan PT. Toyota

Astra Motor maka PT. New Ratna Motor semakin berkembang, oleh sebab itu, PT. New Ratna Motor berkeinginan untuk mendirikan perwakilan di berbagai kota di Jawa Tengah dan DIY. Pada tahun 1974 PT. New Ratna Motor mulai mengembangkan usahanya dengan mendirikan dealer-dealer di Jawa Tengah dan DIY, sampai saat ini PT. New Ratna Motor mempunyai 12 cabang perusahaan yaitu : 1. PT. Nasmoco Kaligawe km 5 Semarang. 2. PT. Nasmoco Pemuda, Jalan Pemuda 72 Semarang. 3. PT. Nasmoco Magelang, Jalan Raya Magelang Yogyakarta km. 5 Magelang. 4. PT. Nasmoco Salatiga, Jalan Diponegoro 17 Salatiga. 5. Sumber Motor Sakti, Jalan Kartasura km. 8 Pabelan Surakarta. 6. Candra Pratama, Jalan Raya Kalibanger Pekalongan. 7. PT. Nasmoco Purwokerto, Jalan Gerilya Timur Purwokerto. 8. PT. Nasmoco Cilacap, Jalan MT. Haryono 81 Cilacap. 9. Bengawan Abadi Motor, Jalan Slamet Riyadi 558 Solo. 10. Sumber Bahtera Motor, Jalan Magelang km. 7 Yogyakarta. 11. PT. Nasmoco Majapahit, Jalan Majapahit Semarang. 12. PT. Nasmoco Janti, Yogyakarta. Ide pembukaan cabang di jalan Kaligawe Semarang muncul disebabkan tidak adanya kemungkinan perluasan ruang pamer dan bengkel karena letak perusahaan yang berada di tengah kota. Sehingga kemudian direncanakan pendirian Show Room (ruang pamer) danWork Shop (bengkel) baru unit II di Jalan Kaligawe Semarang. Peresmian showroom dan workshop baru tersebut dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 1977 oleh Bapak Hardianto sebagai Walikota II Semarang. Serta di syahkan dengan akte notaris No. 83 Tahun 1977 dan berstastus perusahan atau badan hukum berbentuk PT. (Perseroan Terbatas). Nama PT. Nasmoco sendiri merupakan singkatan dari New Asiatik Motor Company. Lokasi perusahaan PT. Nasmoco Kaligawe berada di Jalan Kaligawe km. 5

Semarang, Telepon 024-6580100, fax. 024-6580200. Dengan luas area dealer 11.250 m2, luas bangunan untuk general repair : 1.300 m2, body repair :3.700 m2, dan untuk gedung atau kantor 900 m2.

STRUKTUR ORGANISASI BENGKEL GRP & PART


Ka. Beng. GRP /Ka. Parts

W/S Instructor

Service advisor

Foreman

Foreman

Foreman

Control Room

PreDelivery Service Partsman

Database Analyst

Tools Keeper

Washing

Parts Counter

Service Plus

Adm.& Bill

KETERANGAN DATA BASE Kepala Bengkel W/S Instructor Service Advisor Foreman Control Room Teknisi GRP Data Base Analyst Parts Section Tools Keeper Washing Service Plus PD = 1org = 1 org = 4 org = 3 org = 1 org = 15 org (+THS) = 1 org = 2 org = 1 org = 1 org (tenaga kontrak) = 1 org (tenaga kontrak) = 4 org (teknisi 1 org Divisi umum 3 org) Administration & Billing = 1 org (Divisi Umum) KHUSUS SA - Dyna Service Center = 1 org T- Dyna Service Center T-Toyota Home Service Data Base Analyst = 1 org = 1 org = 1 org

Job Description Setiap karyawan dalam bengkel General Repair memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda antara lain : 1. Kepada Bengkel GRP Bertanggung jawab atas target bengkel, prestasi bengkel, aset bengkel, personil bengkel dan kepada atasan. Memonitor kegiatan bengkel, tujuh step service asvisor, teknisi general repair, arsip bengkel, pelestarian 4 R dilingkungan bengkel, reporting harian dan bulanan bengkel. Menjalin kerjasama dengan instansi Menciptakan produk unggulan Meningkatkan SDM bengkel

Prestasi ke manajemen

2. Instructor Mengelola internal training, perpustakaan training, eksternal training, PSG dan PKL Memonitor program Pembina Latihan Dasar THS, marketing dan maintenance Menyuplai data target evaluasi bengkel, suplay semua data Menerima tugas lain dari atasan

3. Service Advisor Melaksanakan program tujuh step Toyota Mendengar dan mencatat keluhan costumer dengan bijaksana Memonitor pekerjaan dan ketersediaan spare part Memberi penjelasan perbaikan yang telah dilakukan dengan sabar dan teliti Membuat laporan harian Melayani complain pelanggan dengan bijakasana Evakluasi pencarian target Mengelola TCW (Toyota Warranty Claim) Presentasi ke manajemen Menerima tugas dari atasan

4. Forement Mengisi PTM atau jurnal kontrol teknisi dan mengontrol race produktivitas teknisi Menerima WO (Work Order) dari control room Mendistrisikan order ke masing-masing teknisi Megarahkan tenaga mekanik Membantu mekanik dalam memecahkan masalah teknik Memonitor pekerjaan mekanik Memastikan pekerjaan selesai sesuai janji penyerahan Memastikan kualitas akhir pekerjaan Informasi ke control room bila ada tambahan waktu waktu atau order

Bertanggung jawab atas hasil kerja mekanik dalam grupnya Menerima tugas lain dari atasan

5. Control Room Mengelola Work Order (WO) Memeriksa ketersediaan teknisi Memeriksa proses pekerjan Mensuplai data proses Memberikan pekerjaan penjelasan perbaikan yang telah dilakukan Follow up order Menyerahkan kendaraan seteleh prosedur repair / administrasi sudah selesai Menerima tugas lain dari atasan

6. PDS (Pre Deleverty Service) Menerima kendaraan baru Melakukan pemeriksaaan sesuai dengan SOP Mempersiapkan kondisi sesuai dengan SOP Mempersiapkan kondisi mobil Siap Pesta Mengelola unit sesuai SOP Membuat laporan bulanan Mengirim laporan ke New Ratna Motor dan ke Toyota Astra Motor Koordinasi dengan instruktur setiap problem Menerima tugas dari atasan

7. Teknisi Melakukan perbaikan sesai dengan work order dan SOP Bekerja berdasarkan team work Melaporkan kepada foreman bila menemukan masalah di lapangan atau apabila pekerjaan sudah selesai Menjaga dan merapikan sarana peralatan Menjaga kendaraan yang diperbaiki agar selalu bersih dan aman Menerima tugas lain dari atasan

8. Tools Keeper

Mencatat peminjaman peralatan bengkel oleh teknisi Menjaga kebersihan gudang dan peralatan bengkel Melaporkan kondisi tools kepada petugas / instrutur Melakukan perbaikan ringan pada peralatan bengkel Bertanggung jawab atas peralatan yang ada Menerima tugas lain dari atasan

9. Partsman Melayani permintaan parts sesuai dengan SOP Memonitor ketersediaan spare parts Membuat laporan bulanan Melakukan program 4R Menerima tugas lain dari atasan

10. Service Plus dan Washing Membersihkan kendaraan yang selesai di service dengan SOP Melaporkan kepada atasan apabila ada kelainan pada kendaraan Menerima tugas lain dari atasan

11. ADM / Billing Mengontrol data base, WO yang belum selesai dan administrasi pelayanan Menerima tugas lain dari atasan.