P. 1
Etika Bisnis Dalam Islam

Etika Bisnis Dalam Islam

|Views: 177|Likes:
Dipublikasikan oleh Lubiz Toq

More info:

Published by: Lubiz Toq on Sep 26, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2015

pdf

text

original

Etika Bisnis dalam Islam

Written by Yusro Widiastomo Sunday, 04 October 2009 01:58 - Last Updated Tuesday, 15 December 2009 12:18

Oleh : Drs.Agustianto,MA Salah satu kajian penting dalam Islam adalah persoalan etika bisnis. Pengertian etika adalah a c ode o r set of principles which people live ( kaedah atau seperangkat prinsip yang mengatur hidup manusia ).

Etika adalah bagian dari filsafat yang membahas secara rasional dan kritis tentang nilai, norma atau moralitas. Dengan demikian, moral berbeda dengan etika. Norma adalah suatu pranata dan nilai mengenai baik dan buruk, sedangkan etika adalah refleksi kritis dan penjelasan rasional mengapa sesuatu itu baik dan buruk. Menipu orang lain adalah buruk. Ini berada pada tataran moral, sedangkan kajian kritis dan rasional mengapa menipu itu buruk apa alasan pikirannya, merupakan lapangan etika. Salah satu kajian etika yang amat populer memasuki abad 21 di mellinium ketiga ini adalah etika bisnis.

DIKOTOMI MORAL DAN BISNIS Di zaman klasik bahkan juga di era modern, masalah etika bisnis dalam dunia ekonomi tidak begitu mendapat tempat. Maka tidak aneh bila masih banyak ekonom kontemporer yang menggemakan cara pandang  Ekonomi Klasik Adam Smith . Mereka berkeyakinan bahwa sebuah bisnis tidak mempunyai tanggung jawab sosial dan bisnis terlepas dari “ etika ”. Dalam ungkapan Theodore Levitt, tanggung jawab perusahaan hanyalah mencari keuntungan ekonomis belaka. Di Indonesia Paham klasik tersebut sempat berkembang secara subur di Indonesia, sehingga mengakibatkan terpuruknya ekonomi Indonesia ke dalam jurang kehancuran. Kolusi, korupsi, monopoli, penipuan, penimbunan barang, pengrusakan lingkungan, penindasan tenaga kerja, perampokan bank oleh para konglomerat, adalah persoalan-persoalan yang begitu telanjang didepan mata kita baik yang terlihat dalam media massa maupun media elektronik. Di Indonesia, pengabaian etika bisnis sudah banyak terjadi khususunya oleh para konglomerat. Para pengusaha dan ekonom yang kental kapitalisnya, mempertanyakan apakah tepat mempersoalkan etika dalam wacana ilmu ekonomi?. Munculnya penolakan terhadap etika bisnis, dilatari oleh sebuah paradigma klasik, bahwa ilmu ekonomi harus bebas nilai ( value free ). Memasukkan gatra nilai etis sosial dalam diskursus ilmu ekonomi, menurut kalangan ekonom seperti di atas, akan mengakibatkan ilmu ekonomi menjadi tidak ilmiah, karena hal ini mengganggu obyektivitasnya. Mereka masih bersikukuh memegang jargon

1/9

akhir-akhir ini telah digugat oleh sebagian ekonom Barat sendiri. Pada tahun 1990-an Paul Ormerof. Ilmu Ekonomi sudah menemui ajalnya. Ilmu ekonomi harus mengandung penentuan tujuan dan metode untuk mencapai tujuan. Padahal.1994). Jadi. 04 October 2009 01:58 . Tidak sedikit pula pakar ekonomi millenium telah menyadari makin tipisnya kesadaran moral dalam kehidupan ekonomi dan bisnis modern. kaedah-kaedah baru di bidang managemen. rekayasa ulang dan bencmarking yang menghasilkan pemipihan hirarki dan empowerment .Last Updated Tuesday.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. serta pergeseran-pergeseran sikap dan cara pandang para pelaku bisnis atau ahli ekonomi. melainkan oleh perubahan-perubahan sosial. seorang ekonom kritis Inggris menerbitkan bukunya yang amat menghebohkan “The Death of Economics". semuanya telah men¬ingkatkan kesadaran orang tentang keniscayaan etika dalam aktivitas bisnis. resesi yang mengakibatkan pemangkasan anggaran PHK. (Ormerof. adalah mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. teknologi. Mulai dari perkembangan pasar global. tuntutan para karyawan yang makin melampaui sekedar kepuasan material. seperti Total Quality Management . prinsip ekonomi. Contoh kecil kesadaran itu terlihat pada sikap para pakar ekonomi kapitalis Barat -yang telah 2/9 . etika bisnis hanyalah mempersempit ruang gerak keuntungan ekonomis. pemikiran yang mengemukakan bahwa ilmu ekonomi bersifat netral etika seperti di atas. Pemikiran ini banyak dilontarkan oleh Samuel Weston . Pandangan bahwa ilmu ekonomi bebas nilai. The Moral dimension: Toward a New Economics (1988). telah tertolak. konsep etika mulai memasuki wacana bisnis. Mc Kenzie (1981). aktivisme para pemegang saham dalam perusahaan-perusahaan go public atau trans nasional. yang merangkum pemikiran Boulding (1970). Keburukan-keburukan bisnis mulai dibongkar. menurut mereka. politik. dan Myrdal (1984). Wacana bisnis bukan hanya dipengaruhi oleh situasi ekonomis. menjelang millenium ketiga dan memasuki abad 21. Berbagai buku etika bisnis dan dimensi moral dalam ilmu ekonomi semakin banyak bermunculnan. 1994. ekonomi. 15 December 2009 12:18 “mitos bisnis a moral” Di sisi lain. Amitas Etzioni menghasilkan karya monumental dan menjadi best seller . Di Barat sendiri. Dalam ilmu ekonomi harus melekat nuansa normatif dan tidak netral terhadap nilai-nilai atau etika sosial. Kebangkitan Etika Bisnis Sebenarnya. enviromentalisme.

telah menyerukan urgensi etika bagi 3/9 . kini benar-benar menjadi mudah diwujudkan sebagai kenyataan. sesungguhnya. Karyawan yang dulu cendrung dianggap sebagai sekrup dalam mesin besar perusahaan. bagi kerusakan dunia bisnis adalah norma moral yang baik untuk semua industri”. Jika di saran g kapitalisme sendiri.Last Updated Tuesday. Perempuan yang selam ini sering menjadi korban tuntutan efisiensi. Islam sejak lebih 14 abad yang lalu. bersifat kondusif terhadap upaya meningkatkan keuntungan pengusaha atau pemilik modal. paling baik bila dicegah dengan kontra spekulasi. ia mewawancarai tokoh-tokoh bisnis di 14 negara.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. sbb: 1. bahwa eksistensi etika dalam wacana bisnis merupakan keharusan yang tak terbantahkan. mengemukakan bahwa kejahatan spekulasi yang agressif . tidak ada alasan untuk menolak etika dalam dunia bisnis. Perspektif di atas menunjukkan bahwa etika bisnis yang selama ini jadi cita-cita. akan mendorong peningkatan kinerja perusahaan secara menyeluruh. Dalam penelitian itu. Mungkin karena itulah Prof. bukan saja lingkungan fisik tetapi juga lingkungan sosial dan budaya. 04 October 2009 01:58 . dibuktikan oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh James Liebig.mengusulkan untuk membuat kebijakan dalam memerangi spekulasi. Dengan demikian. Meninjau ulang pandangan klasik tentang paradigma ilmu ekonomi yang bebas nilai. Dalam situasi dunia bisnis membutuhkan etika. yang umum berlaku. 4. “Obat paling mujarab. Mempertinggi keadilan sosial. Melindungi lingkungan. Lerner dalam buku “Economics of Control” . (meskipun mungkin belum sempurna). 6. menghidupkan sifat kasih sayang dan pelayanan yang baik dalam proses perusahaan. (Amerika dan Eropa) telah mulai berkembang trend baru bagi dunia bisnis. Bertindak sesuai etika. 3. 5. para pengusaha sekarang. yaitu keniscayaan etika. Perusahaan-perusahaan besar kinipun berlomba-lomba menampilkan citra diri yang sadar lingkungan. dapat disimpulkan. meskipun mereka menanganinya dengan serius. Pandangan-pandangan di atas menunjukkan. 2. bahkan kepatuhan kepada etika bisnis. kini diberdayakan. Dari paparan di atas. Menentukan visi dan tujuan bisnis yang bersifat sosial dan melibatkan para karyawan dalam membangun dunia bisnis yang lebih baik. model abad 21. Misalnya. Mereka tampaknya belum berhasil menyelesaikan krisis tersebut. kelihatannya juga mempunyai kecenderungan baru untuk mengimplementasikan etika bisnis sebagai visi masyarakat yang bertanggung-jawab secara sosial dan ekonomis. Prof. sekarang mendapatkan perhatian yang layak. penulis Merchants of Vision. percaya bahwa kesenjangan gaji yang tidak terlalu besar antara penerima gaji tertinggi dan terendah dan fasilitas-fasilitas yang diterima oleh kedua kelompok karyawan ini. Kecenderungan Baru Perusahaan-perusahaan besar. Ia dengan lantang berkomentar. Realitas di atas. Taussiq berusaha memecahkan masalah ini dengan memperbaiki moral rakyat. 15 December 2009 12:18 merasakan implikasi keburukan strategi spekulasi yang amat riskan. tentu kemunculannya lebih mungkin dan lebih dapat subur di negeri kita yang dikenal agamis ini. Pemberdayaan kreatifitas manusia. James Liebig menemukan enam perspektif. bahwa di Barat telah muncul kesadaran baru tentang pentingnya dimensi etika memasuki lapangan bisnis.

Dengan dasar itu Nabi membangun sistem ekonomi Islam yang tercerahkan. Syed Nawab Haidar Naqvi. Dengan demikian. dalam buku “Etika dan Ilmu Ekonomi: Suatu Sistesis Islami”. 62:10) 4/9 . tanggung jawab. tetapi dari kepentingan ( interest ). distribusi kekayaan. barang dan jasa. sosok makhluk yang bertuhan. karena keduanya memang tidak berangkat dari etika. kebebasan. Al-Qur’an sangat banyak mendorong manusia untuk melakukan bisnis. Mulai dari prinsip dasar. spirit dan ajaran yang dibawa Nabi itu. kegiatan bisnis manusia tidak terlepas dari pengawasan Tuhan. Namun. 2: 282). (QS. Nilai. faktor-faktor produksi.Last Updated Tuesday. 62:10. kini mulai muncul era baru etika bisnis di pusat-pusat kapitalisme. Al-Qur’an memberi pentunjuk agar dalam bisnis tercipta hubungan yang harmonis. (Qs. Suatu perkembangan baru yang menggembirakan. cendrung mengabaikan etika sehingga aspek nilai tidak begitu tampak dalam bangunan kedua sistem ekonomi tersebut. kualifikasi dalam bisnis. sebenarnya pernah terjadi. 4: 29) dan bebas dari kecurigaan atau penipuan. Sistem ekonomi Islam berangkat dari kesadaran tentang etika. tenaga kerja. masalah upah. Islam memiliki wawasan yang komprehensif tentang etika bisnis.). Tauhid. keseimbangan (keadilan). 15 December 2009 12:18 aktivitas bisnis . memaparkan empat aksioma etika ekonomi. yaitu. 04 October 2009 01:58 . Realitas ini menjadi bukti bagi banyak orang. dan dalam rangka melaksanakan titah Tuhan. modal organisasi. sedangkan sistem ekonomi lain. saling ridha. Kapitalisme berangkat dari kepentingan individu sedangkan sosialisme berangkat dari kepentingan kolektif. Tauhid menyadarkan manusia sebagai makhluk ilahiyah. Islam Sumber Nilai dan Etika Islam merupakan sumber nilai dan etika dalam segala aspek kehidupan manusia secara menyeluruh. bahwa tata ekonomi yang berkeadilan. tidak ada unsur eksploitasi (QS. Rasulullah sendiri adalah seorang pedagang bereputasi international yang mendasarkan bangunan bisnisnya kepada nilai-nilai ilahi (transenden). sampai kepada etika sosio ekonomik menyangkut hak milik dan hubungan sosial. nega ra Madinah . Prinsip-prinsip bisnis yang ideal ternyata pernah dilakukan oleh Nabi dan para sahabatnya. termasuk kegiatan bisnis. merupakan wacana teologis yang mendasari segala aktivitas manusia.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. berguna untuk membangun tata ekonomi baru . tauhid. termasuk wacana bisnis. seperti kapitalisme dan sosialisme . yang akhirnya terwujud dalam tata ekonomi dunia yang berkeadilan. pokok-pokok kerusakan dalam perdagangan. Keringnya kedua sistem itu dari wacana moralitas . meski dalam lingkup nasional. Aktivitas bisnis merupakan bagian integral dari wacana ekonomi. seperti keharusan membuat administrasi transaksi kredit (QS.

tidak boleh berpura-pura menawar dengan harga tinggi. Seorang palaku bisnis. bahwa prinsip esensial dalam bisnis adalah kejujuran. Nabi bersabda. sebagaimana dalam sistem kapitalis.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. Muslim). Harta mempunyai fungsi sosial yang kental (QS. bukan mencari untung material semata. Dalam ekonomi. dan Allah tidak akan memperdulikannya nanti di hari kiamat (H. Pertanggungjawaban. Dalam tataran ini kebebasan manusia sesungguynya tidak mutlak.R. Al-Quzwani). “Semua boleh kecuali yang dilarang”. dan pada gilirannya meningkatkan daya beli atau pemasaran. tetapi merupakan kebebasan yang bertanggung jawab dan berkeadilan. Pelaku bisnis menurut Islam. bahwa perilaku bisnis harus seimbang dan adil. tetapi juga berorientasi kepada sikap ta’awun (menolong orang lain) sebagai implikasi sosial kegiatan bisnis. berbisnis. Rasulullah saw mengancam dengan azab yang pedih bagi orang yang bersumpah palsu dalam bisnis.R. maka berlaku padanya kaedah umum. tetapi didasari kesadaran memberi kemudahan bagi orang lain dengan menjual barang. “Siapa yang menipu kami. Rasulullah sendiri selalu bersikap jujur dalam berbisnis. kecuali ia menjelaskan aibnya” (H. Kepemilikan individu yang tak terbatas. agar orang lain tertarik membeli dengan harga tersebut. sangat banyak memberikan petunjuk mengenai etika bisnis. Bukhari dan Tarmizi). tidak hanya sekedar mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya. beliau bersabda: “Tidak dibenarkan seorang muslim menjual satu jualan yang mempunyai aib. Tegasnya. PANDUAN NABI MUHAMMAD DALAM BISNIS Rasululah Saw. ramah-tamah . Nabi Muhammad Saw mengatakan. “Allah merahmati seseorang yang ramah dan toleran dalam berbisnis” (H.7:31). Kelima. sebagaimana yang diajarkan Bapak ekonomi kapitalis. di antaranya ialah: Pertama. punya kebebasan penuh untuk melakukan aktivitas bisnis. Sabda Nabi Muhammad. bukan ibadah. Dalam tataran ini.R. mempunyai tanggung jawab moral kepada Tuhan atas perilaku bisnis. Keseimbangan berarti tidak berlebihan (ekstrim) dalam mengejar keuntungan ekonomi (QS. 04 October 2009 01:58 . “Janganlah kalian melakukan bisnis 5/9 . kesadaran tentang signifikansi sosial kegiatan bisnis. tetapi hasilnya tidak berkah. kejujuran merupakan syarat fundamental dalam kegiatan bisnis. harus disadari. berarti. adalah amanah Tuhan yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. termasuk kepada aspek mu’amalah. “Dengan melakukan sumpah palsu. tidak dibenarkan. Rasulullah sangat intens menganjurkan kejujuran dalam aktivitas bisnis. bahwa manusia sebagai individu dan kolektivitas. Keempat. Muslim). Namun. 51:19) Kebebasan. tetapi hasilnya tidak berkah”. maka dia bukan kelompok kami” (H. Dalam Islam. Praktek sumpah palsu dalam kegiatan bisnis saat ini sering dilakukan. Beliau melarang para pedagang meletakkan barang busuk di sebelah bawah dan barang baru di bagian atas. bahwa manusia sebagai pelaku bisnis. harus bersikap ramah dalam melakukan bisnis. barang-barang memang terjual. Harta sebagai komoditi bisnis dalam Islam. berarti. Adam Smith. Dalam hadis riwayat Abu Zar. Kedua. Dalam doktrin Islam. 15 December 2009 12:18 Keseimbangan dan keadilan. Nabi Muhammad saw sangat intens melarang para pelaku bisnis melakukan sumpah palsu dalam melakukan transaksi bisnis Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari.Last Updated Tuesday. Ketiga. karena dapat meyakinkan pembeli. manusia bebas mengimplementasikan kaedah-kaedah Islam. Yang tidak boleh dalam Islam adalah ketidakadilan dan riba. berarti. tidak melakukan sumpah palsu. Karena masalah ekonomi.R. bahwa meskipun keuntungan yang diperoleh berlimpah.

minuman keras. Semua bentuk bisnis tersebut dilarang Islam karena dapat merusak esensi hubungan sosial yang justru harus dijaga dan diperhatikan secara cermat. ekstasi. seperti babi. Kesebelas. bangkai. Ketigabelas. “Sesungguhnya Allah mengharamkan bisnis miras. ukuran dan timbangan yang benar.R. bisnis dilakukan dengan suka rela. tetapi agar menarik orang lain untuk membeli). 15 December 2009 12:18 najsya (seorang pembeli tertentu. Segera melunasi kredit yang menjadi kewajibannya. Bisnis tidak boleh menggangu kegiatan ibadah kepada Allah. agar orang membeli kepadanya. 83: 112). dan dari mendirikan shalat dan membayar zakat. Keenambelas. “Sebaik-baik kamu. larangan melakukan bisnis senjata di saat terjadi chaos (kekacauan) politik. membayar upah sebelum kering keringat karyawan. Firman Allah: “Celakalah bagi orang yang curang. udara dan tanah dan kandungan isinya seperti barang tambang dan mineral. Kesembilan. timbangan yang benar dan tepat harus benar-benar diutamakan. Memberi tenggang waktu apabila pengutang (kreditor) belum mampu membayar. mereka minta dipenuhi. Jabir). anjing. Individu tersebut mengeruk keuntungan secara pribadi. Rasulullah memuji seorang muslim yang memiliki perhatian serius dalam pelunasan hutangnya.R. Ketujuh. Rasulullah melarang keras perilaku bisnis semacam itu. tidak melakukan ihtikar. Nabi Muhammad Saw bersabda. Ihtikar ialah (menumpuk dan menyimpan barang dalam masa tertentu. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan cara yang batil. takaran. Misalnya. Tidak boleh menjual barang halal. Contoh yang sederhana adalah eksploitasi (penguasaan) individu tertentu atas hak milik sosial. seperti air. mereka mengurangi” ( QS. Hadist ini mengindikasikan bahwa pembayaran upah tidak boleh ditunda-tunda. Keenam. tidak boleh menjelekkan bisnis orang lain. dengan tujuan agar harganya suatu saat menjadi naik dan keuntungan besar pun diperoleh). “Hai orang-orang yang beriman.Last Updated Tuesday. hati dan penglihatan menjadi goncang”. Nabi Muhammad Saw bersabda. dsb. Firman Allah. “Janganlah seseorang di antara kalian menjual dengan maksud untuk menjelekkan apa yang dijual oleh orang lain” (H. komoditi bisnis yang dijual adalah barang yang suci dan halal. Mereka takut kepada suatu hari yang hari itu. Kelimabelas. “Orang yang tidak dilalaikan oleh bisnis lantaran mengingat Allah. yaitu orang yang apabila menerima takaran dari orang lain. tidak boleh melakukan bisnis dalam kondisi eksisnya bahaya (mudharat) yang dapat merugikan dan merusak kehidupan individu dan sosial. Keduabelas. 4: 29). “Barang siapa yang menangguhkan orang yang kesulitan 6/9 . karena ia diduga keras. Pembayaran upah harus sesuai dengan kerja yang dilakuan. Nabi Muhammad Saw bersabda. Muttafaq ‘alaih). Kesepuluh. kecuali dengan jalan bisnis yang berlaku dengan suka-sama suka di antara kamu” (QS. tanpa paksaan. Firman Allah. bukan barang yang haram. Dalam perdagangan. Sabda Nabi Saw. seperti anggur kepada produsen minuman keras. Ini dilarang dalam Islam. “Berikanlah upah kepada karyawan. mengolahnya menjadi miras. Sabda Nabi Saw. tanpa memberi kesempatan kepada orang lain. Hakim).Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. Kedelapan. dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain. babi dan “patung-patung” (H. adalah orang yang paling segera membayar hutangnya” (H. tidak monopoli. bukan dengan niat untuk membeli. sebelum kering keringatnya”. Salah satu keburukan sistem ekonomi kapitalis ialah melegitimasi monopoli dan oligopoli. 04 October 2009 01:58 . berkolusi dengan penjual untuk menaikkan harga. Keempatbelas.R.

Islam and the Theory of Intrest. Pemikiran Karl Marx:dari Sosialisme Utopis Ke Perselisihan Revisionisme. 1994) Deliarnov. 1983) _____________. (Lahore:Sheikh Muhammad Ashraf. h. Ajaran Bisnis Dalam Islam. BMI. Programa Pascasarjana IAIN. 1986) Franz Magnis Suseno.146 Anwar Iqbal Quraisy. (Bandung : Pustaka. 1996). BI. Fazlur Rahman. Yogyakarta. Economic Message Of The Quran (Kuwait : Islamic Book Publisher. Pasar Bebas. terj. 1994) A. al-Baqarah:: 278) Pelaku dan pemakan riba dinilai Allah sebagai orang yang kesetanan (QS. Muslim). (Jakarta:Gramedia. (Kairo:dar al-Islam. Islam. 1995. (Yogyakarta:Kanisius. bahwa bisnis yang dilaksanakan bersih dari unsur riba.Mahmoedin. (Jakarta: Rajawali Pers. (Bandung. 1995). Ali Syari`ati. Disertasi. “Hai orang-orang yang beriman. (Yogyakarta. Etika Bisnis Perbankan.Last Updated Tuesday. Asas-Asas Hukum Mu`amalat. Kertas Kerja Sosialisasi Perbankan Syari`ah. 1973) Abdul Hamid Abu Sulayman. 15 December 2009 12:18 membayar hutang atau membebaskannya. 1997) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Oleh karena itu Allah dan Rasulnya mengumumkan perang terhadap riba. Economic Theory of Islam : The Philosophy and Contemporary Means (cairo : dar Misr Li Taba`ah. Development and Problems of Islamic banks (Jeddah : IRT/IDB. tinggalkanlah sisa-sisa riba jika kamu beriman (QS. Medan Buchari Alma. 2000) _________________. 1987) Ahmad Azhar Basyir.Medan. As. Ketujuhbelas. Amiur Nuruddin.(Yogyakarta : UII Press.Cab.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday. (Jakarta:Balai Pustaka. 2/VII/96 Akram Khan. 1995) __________. Alfabeta. (Lahore : Islamic Book Service.R. Etika Bisnis : Membangun Citra Bisnis Sebagai Profesi Luhur. 1960) Ausaf Ahmad. (Bandung: Pustaka. 1996). Demikianlah sebagian etika bisnis dalam perspektif Islam yang sempat diramu dari sumber ajaran Islam. (Jakarta : Sinar Harapan. 2: 275). (Bandung : Mizan. 04 October 2009 01:58 . Firman Allah. Keadilan Dan Peran Pemerintah:Telaah atas Etika politik Ekonomi Adam Smith. Konsep Keadilan Dalam Al-Qur’an dan Implikasinya Terhadap Tanggungjawab Moral. Allah akan memberinya naungan di bawah naunganNya pada hari yang tak ada naungan kecuali naungan-Nya” (H. Economic and Social System of Islam. Tema-Tema Pokok al-Qur’an . al-Insan fi al-Qur’an al-karim. BUKU ANJURAN UNTUK DIBACA Abbas Mahmud al-`Aqqad. Kamus Besar Bahasa Indonesia.Anas Mahyuddin. 1979) _________________. Kanisius. 1988). No. tanggal 17 April 2000 . Kritik Islam atas Marxisme Dan Sesat-Pikir Barat Lainnya. 1946). Perkembangan Pemikiran Ekonomi. 2000) 7/9 .” Ulumul Qur’an. Sonny Keraf dan Robert Haryono Imam.“Takaful Sebagai Alternatif Asuransi Islam. baik yang bersumber dari al-Qur’an maupun Sunnah.

Nur Hadi Ihsan (Surabaya . Al-Qur’an Menuju Sistem Moneter Yang Adil. 2000) _________. Vol. (Jakarta: Rajawali Pers. Pengantar Etika Bisnis. 2000) Ketut Rindjin.UISU.13 Model Pendekatan Etika.1994) Kasmir. Kopkar Takaful. (Jakarta: BI dan Tazkia Institut.Umer Chafra.Lukman Hakim. “Prinsip Dan Etika Bisnis Dalam Islam” Makalah. 1994) __________________. (Jakarta : Kopkar Takaful. 2000) Jalaluddin Rakhmat. 1996) M. (Yogyakarta: LKIS. (Jakarta : Gramedia. ( Organisasi Dan Akutansi Syari`ah). dan M. dalam Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah. Pengantar Perbankan Dan Lembaga Keuangan Bukan Bank.Abdul Mannan. Apa Dan Bagaimana Bank Islam (Yogyakarta : Dana Bakti Wakaf. 1997) _____________. 1995) Muhammad Nejatullah Siddiqi. Islam Dan Pembangunan Ekonomi.Last Updated Tuesday. Takaful Asuransi Islam. (Jakarta:Gramedia. (New York) Karnaen Perwataatmaja. 1996) Mustaq Ahmad. 15 December 2009 12:18 _________________. (Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa. Bank Syari`ah. “Konsep –Konsep Anthropolgis“. (Jakarta : Rajawali Pers.126-129. Kumpulan Surat Dari Harvard. Perbankan Syari`ah Perspektif Praktisi. 1987) Mulya E Siregar.Bennet. ________________. 1996) Muhammad Syafi`i Antoniuo. (Yogyakarta: Tiara Wacana. Shari`ate Organisation and Accounting : The Reflection of Self’s faith and Knowledge. Perspektif Deklarasi Makkah : Menuju Ekonomi Islam. “Relegion’’ dalam Encyiclopedia Americana. h.Etika Bisnis : dasar Dan Aplikasinya. terj.(Yogyakarta: kanisius. 2000) Iwan Triyuwono. 1999). t. Syafi`I Antonio. IAIN. (Bandung : Mizan.XXIX. 2000) Khoiruddin Nasution. Mengembankan Bank Islam Di Indonesia. (Jakarta: Al-Kaustar. (Jakarta: Paramadina. 1995) Iggi H. Ensiklopedi Al-Qur’an:Tafsir Sosial berdasarkan Konsep-Konsep Kunci.Zuhri. Investasi Syari`ah Di Pasar Modal. Budy Munawwar Rahman (ed). (Jakarta : Bankit. Risalah Gusti. Era Baru Manajemen Etis. FKEBI dan FE. (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. (Jakarta: Mu`amalat Institut.110-111 ________________. Riba Dalam Al-Qur’an Dan Masalah Perbankan.t) Muh. 1997) Haidar Baqir.(Bandung : Mizan.1993). Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya. 1991). (Yogyakarta: Lembaga Studi Agama Dan Filsafat. Etika. Jakarta : Gramedia.1992).2000 8/9 .Achsien. (Jakarta: Paramadina. terj. 1994) Jhon R. FKEBI. Mu`amalat Institut. 2000) M. (Jakarta : Gema Insani Pers.. “Peran dan perospek Perbankan Syari`ah Dalam Perekonomian Syari`ah”.Amin Aziz. Seminar Dan Worshop Ekonomi Islam. Riba Dan Poligami : Sebuah Studi atas Pemikiran Muhammad Abduh . Teori Dan Peraktek Ekonomi Islam. 1999) M.Islam Dan Transformasi Sosial Ekonomi. _________________. Wacana Ulama Dan Cendikiawana.al. tanggal 3 April 2000 di Medan M. 1999). 1999) _____________.h. (Jakarta : Gramedia. Islam Dan Tantangan Ekonomi: Islamisasi Ekonomi Kontemporer.Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday.Dawam Rahardjo.Bertens. Seminar Nasional Sosialisasi dan Aktualisasi Ekonomi Syari`ah. Etika Bisnis Dalam Islam. Etika Ekonomi Dan Manajemen. et. ( Yogyakarta: Dana Bakti Wakaf. _________________________. 1997) K. (Bandung: Pustaka. (Yogyakarta : Kanisius. Asuransi Dalam Islam. 04 October 2009 01:58 . makalah.SU.

Rineka Cipta. Islam `Aqidah Wa Syari`ah. Riba The Moral Economy of Usury. Tantangan dan Prospek. Steven Pressmen. Money and Banking in Islam. The Future of Economics An Islamic Perspektive. (ed) Firdaus Efendi dkk . 1999) Syed Nawab Haider Naqvi. (Yogyakarta : UII Press.1992) Mahmud Syaltut.(jakarta: Alvabet. dalam. Membumikan al-Qur’an (Bandung : Mizan. (Jakarta :Dhana Bakti Prima Yasa. Menggugah Etika Bisnis Orde Baru. 1983. 2001) Muhammad. Pustaka Binaman Pressindo.com (Pusat Grosir Busana Muslim Online). 1996). 1998).Chandra.Last Updated Tuesday. The International Institute of Islamic Thought. Sistem Dan Prosedur Operasional bank Syari`ah. Fifty Major Economist ( Lima Puluh Pemikir Ekonomi). 1981). 04 October 2009 01:58 . 1995 Di RePosting Oleh : Yusro Widiastomo S. (Jakarta : Sinar Harapan. (Jakarta: Rajawali Pers.1978) Robby I. Rafiq Issa Beekun. (Herndon. Landscape Baru Perekonomian Masa Depan (Jakarta : SEBI. (Islamabad: Institut of Policy Studies. Welfare State dan Welfare Society Dalam Ekonomi Pancasila. 9/9 . Ulumul Qur’an. 1997) Winardi. Said Kelana. 1982) Sondang P Siagian. terj. Etika Bisnis.) Ziaul Haque. 1985) Yusuf Qardhawi. Pengantar Kepada Teori Ekonomi . (Bandung : Mizan. (ed) Firdaus Efendi dkk .Etika Bisnis dalam Islam Written by Yusro Widiastomo Sunday.”Prospek Takaful Di Indonesia”. Etika Dunia Bisnis. 1999) Purwanto Abdulcadir. (Yogyakarta: Kanisius. “Perspektif Islam Perihal Etika Kerja” dalam. (Yogyakarta:Fakultas Ekonomi UGM. (Jakarta: Raja Grafindo Persada. 1990). (Jakarta : Rajawali Pers. “Tafsir Islam Perihal Etos Kerja”.67 Seyyed Hosein Nasr. 1999) Ziauddin Ahmad. Etos Kerja Wirausahan Muslim. (Jakarta: Nuansa Madani. 1995) Rosita Noer. (Yogyakarta : Andi.1999) Nurcholis madjid. (Kuala Lumpur: S. Intrest and Profit. Kemiskinan Dan Pemerataan Pendapatan.(Bandung: Gunung Djati Press. Islamic Businees Ethics. 19960) Suherman Rosyidi. 15 December 2009 12:18 _____________.(Kairo: Dar al-Qalam. et. Sistem Perbankan Dalam Islam. Al-Qur’an . M. 1997). Lingkup. Wawasan al-Qur’an (Bandung: Mizan. (Jakarta . h. (Jakarta. Norma Dan Etika Ekonomi Islam. 1968) Nanat Fatah Nasir.al. Tri Wibowo Budi Santoso. 1986) Zainul Arifin. ______________. No. (Jakarta: Nuansa Madani. (Bandung: Remaja Karya. (Jakarta : Gema Insani Pers. Peluang. 1998).ip Owner Deshion. (Yogyakarta: Fakultas Ekonomi UGM . Nilai Dan Makna Kerja Dalam Islam . Kapitalisme Versus Sosialisme: Suatu Analisis Ekonomi Teoritis. Abdul Majeed & Co. Memahami Bank Syari`ah . Etika Dan Ilmu Ekonomi : Suatu Sintesis Islami. 2000) Soetrisno. The Essence of Business Ethics . Teori Ekonomi Mikro. 2000) Muhammad Muslehuddin. 2/VII/96 Peter Pratley. 1995) Roekmono Markam.Quraish Shihab. dalam. _______________. 1999). Menuju ke Definisi Ekonomi Post Robbins. Nilai Dan Makna Kerja Dalam Islam .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->