P. 1
DEMAM BERDARAH

DEMAM BERDARAH

|Views: 515|Likes:
Dipublikasikan oleh anggia_dian

More info:

Published by: anggia_dian on Sep 26, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2012

pdf

text

original

Sections

  • II. EPIDEMIOLOGI
  • III. PENCEGAHAN
  • IV. PENGOBATAN
  • V. KEBIJAKAN PEMERINTAH
  • VI. TINDAKAN BADAN LITBANG KESEHATAN
  • VII. KESIMPULAN
  • VIII. SARAN

DEMAM BERDARAH Gambaran Klinis Demam yang akut, selama 2 hingga 7 hari, dengan 2 atau lebih gejala ?

gejala berikut : nyeri kepala, , nyeri otot, nyeri persendian, bintik-bintik pada kulit sebagai manifestasi perdarahan dan leukopenia. Kriteria Untuk Diagnosa Laboratorium Satu atau lebih dari hal-hal berikut : Isolasi virus dengue dari serum, plasma, leukosit ataupun otopsi. Ditemukannya anti bodi IgG ataupun AgM yang meningkatkan tinggi titernya mencapai empat kali lipat terhadap satu atau lebih antigen dengue dalam spesimen serta berpadangan. Dibuktikan adanya virus dengue dari jaringan otopsi dengan cara immunokimiawi atau dengan cara immuno-flouresens, ataupun didalam spesimen serum dengan uji ELISA Dibuktikan dengan keberadaan gambaran genomic sekuen virus dari jaringan otopsi, sediaan serum atau cairan serebro spinal (CSS), dengan uji Polymerase Chain Reaction ( PCR). Klarifikasi Kasus Dicurigai sebagai kasus : Yaitu kasus yang jelas dengan melihat gejala klinisnya. Kemungkinan sebagai Kaus : ialah kasus yang menunjukkan gejala klinis dan didukung oleh satu atau lebih dari ; Uji serologi berupa munculnya titer anti bodi dengan hemaglutinasi ? inhibisi 1280 atau lebih yang sebanding dengan titer positif IgG dengan uji ELISA, ataupun titer positif zat anti bodi IgM pada fase akhir yang akut pada fase konvalesens. Munculnya kasus DD lain dilokasi dan waktu yang sama Kasus yang Pasti : ialah kasus yang secara klinis benar, serta didukung pula kebenarannya secara laboratoris. Kriteria Untuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Sindrom Syok Dengue (SSD) Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah kasus tersangka ataupun kasus yang pasti dari dengue dengan kecenderungan perdarahan disertai adanya satu atau lebih dari hal ? hal berikut : Tes Tourniquet yang positif. Adanya perdarahan dalam bentuk petekiae, ekimosis atau purpura. Perdarahan selaput lendir mukosa, alat cerna gastrrointestinal, tempat suntikan atau ditempat lainnya. Hematemesis atau melena Dan trombositopenia ( < 100.000 per mm3) Dan perembesan plasma yang erat hubungannya dengan kenaikan permiabilitas dinding pembuluh darah, yang ditandai dengan munculya satu atau lebih dari : Kenaikan nilai 20 % (hematokrit atau lebih tergantung umur dan jenis kelamin) Menurunnya nilai hematokrit dari nilai dasar 20 % atau lebih sesudah pengobatan. Tanda ? tanda perembesan plasma ( yaitu, efusi pleura, asites, hipoproteinaemia 2. Sindrom Syok Dengue (SSD) Mencakup semua kriteria DBD diatas ditambah lagi dengan munculnya gangguan sirkulasi darah dengan tanda-tanda denyut nadi menjadi lemah dan cepat, menyempitnya tekanan nadi (20 mmHg atau kurang) atau hipotesi berdasar umur, kedinginan, keringat dingin dan gelisah.

Dokter Ahli Anak: Menyesatkan, Jambu Biji Obat Demam Berdarah Mataram- Rol --Ketua SMF Anak Rumah Sakit Umum (RSU) Mataram, Dr dr Hananto Wiryo SpA mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan pendapat bahwa buah jambu biji merupakan obat ampuh untuk menyembuhkan penyakit demam berdarah. "Anjuran memakan buah jambu biji sebagai obat demam berdarah sangat menyesatkan masyarakat, karena obat untuk demam berdarah belum ada, dan penyembuhannya sangat tergantung kepada kecepatan perawatan," katanya di Mataram, Rabu. Kepada masyarakat diingatkan agar setiap anggota keluarganya mengalami gejala panas tinggi yang tidak turun-turun untuk segera diperiksakan ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk mengetahui secara pasti penyakit tersebut. "Ini dimaksudkan agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat dan cepat, jangan sampai terlambat, karena akibat keterlambatan akan sangat fatal bagi jiwa pasien," katanya. Virus demam berdarah yang disebarkan oleh nyamuk 'Aedes Aegypti' tersebut tidak bisa disembuhkan dengan hanya memakan buah jambu biji. "Anjuran orang agar mereka yang terkena demam berdarah memakan jambu biji sebagai obat penyembuh sangat menyesatkan. Bisa saja orang itu justru tambah menderita sakit dan mempercepat kematiannya," ujarnya. Hananto menyatakan anjuran tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan dan menyesatkan masyarakat, karena hingga saat ini belum ada hasil penelitian yang membenarkan bahwa buah jambu biji sebagai obat penyembuh demam berdarah. Virus demam berdarah yang ditularkan nyamuk 'Aedes Aegypti' menyerang sel darah merah dalam tubuh, sehingga penyembuhannya hanya menambah sel darah merah yang berkurang di samping perawatan lainnya. Hingga saat ini belum ada obat untuk mematikan 'virus dengue' yang menyebabkan penyakit demam berdarah tersebut. Untuk penyembuhannya sangat tergantung pada kecepatan penderita dibawa ke rumah sakit serta ketepatan pihak rumah sakit menolong pasien. "Tidak ada jaminan dengan dibawa ke rumah sakit pasien tersebut sembuh, karena kalau pasiennya sudah parah, artinya terlambat dibawa, maka pihak rumah sakit tidak bisa berbuat banyak," ujarnya.ant/mim Presiden Megawati Kunjungi Penderita Demam Berdarah KUNJUNGAN PRESIDEN: Presiden Megawati Soekarnoputri saat mengunjungi seorang anak penderita demam berdarah di RS Persabahatan, Rawamangun, Jakarta. Sedikitnya 300 orang meninggal dan ribuan lainnya dirawat di rumah sakit akibat wabah demam berdarah. Presiden Megawati Soekarnoputri, Senin, mengunjungi penderita wabah demam berdarah di Rumah Sakit Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur. Presiden Megawati menganjurkan masyarakat untuk lebih sering membersihkan dan menguras tempat-tempat penampungan air guna menghindarkan meluasnya penyakit demam berdarah dengue (DBD). "Kalau bisa ibu-ibu lebih sering menguras bak-bak penampungan air," kata Megawati ketika berdialog dengan keluarga penderita DBD di RS Persahabatan, Jaktim, Senin. Megawati yang didampingi suaminya Taufik Kiemas serta Menkes Achmad Sujudi, Senin pagi menjenguk puluhan penderita DBD yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Dirut RS Persahaatan Hardi Yusa melaporkan bahwa sampai saat ini rumah sakit tersebut telah merawat 88 anak penderita, serta 106 dewasa sehingga jumlah adalah 194 orang. Dari jumlah tersebut dua di antaranya meninggal yaitu seorang anak dan satu dewasa. Dalam kunjungan sektiar dua jam tersebut Megawati melihat puluhan anak terpaksa berbaring di

tempat-tempat tidur lipat karena terbatasnya ruang rawat inap bagi para penderita. Ketika berdialog dengan seorang anak lelaki yang masih duduk di Sekolah Dasar, Megawati berkata, "Lebih baik kamu sekarang kegerahan daripada digigit nyamuk lagi." Ucapan spontan itu dilontarkan Megawati karena ruang perawatan itu terasa panas akibat terlalu banyaknya pasien. Sampai sekarang kasus DBD di tanah air telah mencapai 19.031 kasus, dan 336 di antara para korban itu telah meninggal dunia. Menurun Jumlah korban meninggal akibat demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia telah menurun dari 2.0 persen pada pertengahan Februari 2004 menjadi 1,8 persen pada akhir Februari 2004, kata Menkes Achmad Sujudi. "Penurunan kematian DBD karena para korban cepat dibawa ke rumah sakit (RS) dan adanya peningkatan kegiatan masyarakat membersihkan sarang nyamuk (PSN)," katanya. Seusai melantik 15 pejabat eselon II di lingkungan Depkes, Menkes mengatakan, data jumah DBD (19/2) sekitar 9.000 orang, meninggal 188 orang atau kematiannya dua persen, sedang data (27/2) jumlahnya 17.289 orang, meninggal 312 orang atua kematiannya 1,8 persen. Menkes mengingatkan masyarakat, agar segera membawa ke RS jika ada keluarganya menderita gejala DBD, seperti demam terus menerus, sakit ulu hati, otot, sakit kepala. "Jika penderita sampai syok, pingsan dan mengeluarkan pendarahan, maka tim medis RS akan mengalami kesulitan untuk menolong," katanya. Menkes menyatakan, saat ini masih ada tiga provinsi yang jumlah penderita DBD masih tinggi atau naik dibanding selama Januari 2004 yakni DKI, Bali, dan NTB. "Depkes minta Pemda DKI, Bali, dan NTB untuk meningkatkan pertolongan penderita DBD dan menggalakkan warganya pada kegiatan PSN, " katanya. Sementara itu, jumlah penderita DBD 1 Januari-29 Februari 2004 di 25 provinsi mencapai 17.707 orang, 322 orang diantaranya meninggal, sedang penderita DBD di DKI sebanyak 6.431 orang, 58 diantaranya meninggal. Menkes menegaskan, Depkes telah mengalokasikan dana Rp50 miliar untuk penanggulangan KLB DBD di seluruh Indonesia, sehingga tidak dibenarkan jika RS menolak pasien DBD dari kalangan miskin. "Seluruh RS khususnya milik pemerintah harus menerima pasien DBD dari kalangan miskin karena total biaya pengobatan diganti pemerintah," katanya.Pejabat eselon II Depkes yang dilantik, antara lain Suprijadi, SKM (Kepala Biro Umum dan Humas), dr Gunawan Setiadi, MPH (Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran) dan Bambang Hartono, SKM, MSc (Kepala Pusat Promosi Kesehatan). (Ant/O-1),Kompas.com. Ekstrak Daun Jambu Biji Bisa Mengatasi DBD Konferensi pers BPOM beserta Fakultas Kedokteran Unair. Merujuk hasil kerja sama penelitian Fakultas Kedokteran Unair dan BPOM, ekstrak daun jambu biji bisa menghambat pertumbuhan virus dengue. Bahan itu juga meningkatkan trombosit tanpa efek samping. Masyarakat mesti memperhatikan informasi penting ini. Berdasarkan hasil kerja sama dalam uji pre klinis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dilansir di Jakarta, Rabu (10/3) siang, ekstrak daun jambu biji dipastikan bisa menghambat pertumbuhan virus dengue penyebab demam berdarah dengue (DBD). Bahan itu juga mampu meningkatkan jumlah trombosit hingga 100 ribu milimeter per kubik tanpa efek samping. Peningkatan tersebut diperkirakan dapat tercapai dalam tempo delapan hingga 48 jam setelah ekstrak daun jambu biji dikonsumsi. Menurut Kepala BPOM dokter Sampurno, sampai saat ini obat demam berdarah memang belum

ditemukan. Tak heran bila pola pengobatannya pun hanya bersifat pendukung semata. Sampurno menambahkan, setelah uji lebih lanjut yang dilakukan tim peneliti yang dipimpin Profesor Doktor Sugeng Sugiarto itu, diharapkan ekstrak daun jambu biji dapat dijadikan obat antivirus dengue berupa suplemen yang dipasarkan ke masyarakat. Di antaranya dalam bentuk kapsul buat orang dewasa dan sirup untuk anak-anak. Berdasarkan informasi yang dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, sebenarnya di Bangkok, Thailand, Badan Kesehatan Dunia (WHO) pernah berhasil membuat vaksin Dengue Divalen dan Trivalen, buat mengatasi wabah demam berdarah alias Dengue Hemorrhagic Fever. Namun sampai saat ini, vaksin tersebut belum dipasarkan di Indonesia. Alternatif yang muncul adalah memperbanyak minum air putih untuk mengembalikan homeostatis (kecenderungan menetap dalam keadaan tubiuh normal dalam organisme) cairan tubuh. Solusi lainnya adalah pasien diberi jus bambu biji yang memiliki kandungan vitamin C dan vitamin A yang tinggi. Vitamin C berfungsi dalam meningkatkan kecerdasan sel, sedangkan vitamin A berfungsi menjaga regenerasi sel agar selalu tepat waktu. Kehadiran dua vitamin ekstra dalam ekstrak jambu biji tadi amat penting. Merujuk pada contoh kasus uji coba, pasien DBD yang menerima kapsul ekstrak jambu biji berdosis 3X2 setiap hari selama lima hari, mendapat pasokan trombosit baru lebih besar dari 100 ribu per ml pada hari terakhir. Itu lantaran asam amino dalam jambu biji mampu membentuk trombopoitin dari serin dan threonin, yang berfungsi dalam proses maturasi megakariosit menjadi trombosit.(BMI/Tim Liputan 6 SCTV) Depkes: Stok Infus Masih Mencukupi Kondisi RS Tarakan yang sempat kekurangan cairan infus, kini sudah teratasi lewat persediaan yang dimiliki Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Wabah DBD merenggut tiga nyawa di Maluku Utara. Masalah krisis cairan infus yang sempat melanda sejumlah rumah sakit di Jakarta pada Senin kemarin, akhirnya sudah teratasi. Rumah sakit yang terus menerima lonjakan jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) tersebut kini sudah memiliki cadangan infus buat para pasien. Kondisi itu lantaran stok di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang masih mencukupi. "Infus itu kurang karena pada saat ditanya memang habis. Meski, pada saat bersamaan sudah diminta ke Dinas Kesehatan," kata Direktur Jenderal Pelayanan Medik Departemen Kesehatan Sri Astuti Suparmanto, di Jakarta, Selasa (9/3) pagi. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah rumah sakit yang merawat pasien DBD mengaku kekurangan stok infus. RS Tarakan di Jakarta Pusat, misalnya. Rumah sakit itu mengaku memerlukan sedikitnya 800 botol cairan infus setiap hari [baca: Rumah Sakit di Jakarta Kekurangan Cairan Infus]. Sementara persediaan yang ada di sana mulai menipis dan hanya cukup untuk dua hari, walau sejak awal Maret sudah menerima 5.700 botol infus dari Dinkes DKI. Rumah sakit ini membutuhkan sedikitnya 5.000 botol cairan infus tambahan. Dalam kesempatan itu Sri memberi angin segar dalam kasus wabah DBD. Menurut dia, wabah DBD diperkirakan bakal berkurang secara signifikan dalam dua pekan mendatang. "Menurut patronnya, DBD ini ada kecenderungan untuk menurun. Mudah-mudahan dalam waktu dua minggu ini," ujar Sri. Walau begitu, masyarakat dan pihak rumah sakit diminta tetap waspada. Sebab saat ini ada indikasi merebaknya wabah diare, yang juga memerlukan cairan infus untuk penyembuhannya. "Stok ndak boleh kosong, selalu harus ada," cetus dia mengingatkan. Kewaspadaan memang menjadi kunci utama mengatasi penyebaran wabah DBD di negeri ini.

Menurut Menkes. Jawa Barat. Priangan Timur. di antaranya Kelurahan Dupa-Dupa." katanya. Menurut data Pemda setempat. penyelenggara hanya menyediakan 150 kantong darah. Menkes menjelaskan. Maklumlah. sebanyak 22 orang--yang sebagian besar terdiri dari anak-anak--telah dirawat di RSUD Banjar. PMI. kab/kota. Jumat. Kegiatan itu diutamakan di sejumlah daerah endemis DBD. Seluruh donor itu disumbangkan oleh karyawan SCTV dan masyarakat di sekitar lingkungan Gedung Grha SCTV Jakarta. pemerintah memprogramkan penyelesaian kejadian luar biasa (KLB) DBD di seluruh Indonesia dalam tiga bulan mendatang. Pemerintah daerah setempat juga sudah memberantas sarang nyamuk dan melakukan pengasapan secara gratis. Berdasarkan informasi. PD SCTV hanya berhasil mengumpulkan sebanyak 150 kantong darah buat disumbang kepada para penderita wabah DBD [baca: Balita di Semarang Meninggal Karena Demam Berdarah]. hingga kini masih ada 19 pasien DBD lainnya yang menjalani perawatan. sedangkan pendaftar donor darah lebih dari 250 orang. dan Kelurahan Ternate Utara. Maluku Utara. Perhatian buat para penderita DBD pun tak berkurang dari waktu ke waktu. PD SCTV telah mengumpulkan 200 kantong darah yang akan diserahkan ke PMI Pusat. Pada kesempatan yang digelar kali kedua ini. Selasa siang. PPI dan PMI akan dikirim ke RS yang memiliki banyak penderita DBD mulai Sabtu (6/3). Depkes akan memberikan honor bagi tenaga medis bantuan dari IDI. Menkes menambahkan. Kesiagaan serupa juga dilakukan di wilayah Banjar. Selain itu. Ciamis. baru-baru ini. "Tenaga medis dari IDI. "Depkes akan merekrut lulusan perawat yang masih menganggur dan mahasiswa dari akademi perawat untuk menjadi tenaga honorer membantu perawatan korban DBD di RS di berabgai provinsi. Simak saja dalam aksi mendonorkan darah yang diselenggarakan Pundi Amal SCTV (PD SCTV) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia cabang DKI Jakarta. para tenaga medis di luar RS yang akan direkrut Depkes itu juga akan diikutkan dalam penyuluhan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan gerakan kebersihan di lingkungan terdekat. dan PPI agar mereka dapat mempercepat bantuan pemulihan kesehatan pasien DBD di rumah sakit (RS). DBD di wilayah Priangan Timur telah menewaskan tiga orang. masing-masing di Tasikmalaya. kata Menkes Achmad Sujudi.(BMI/Tim Liputan 6 SCTV) Para Tenaga Medis di Luar RS Siap Bantu Cegah DBD Depkes bekerjasama Ikatan Dokter Indonesia (IDI). "Target selama tiga bulan itu jumlah penderita DBD tidak . di Jakarta. Pemda Kota Banjar dilaporkan menintensifkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan abatesasi dan pengasapan ke rumah-rumah penduduk." katanya. Salero. daerah endemis DBD di Maluku Utara tersebar di 22 kelurahan. kala itu.Tengok saja kasus serupa yang dilaporkan telah merenggut tiga nyawa di kawasan Ternate. karena 16 RS milik pemerintah dan 60 RS swasta di ibukota masih mampu menampung penderita." katanya usai pertemuan tentang penanggulangan DBD dengan pemda provinsi. Menurut data di Rumah Sakit Umum Daerah Ternate dan RS Hasan Busoiri. Pada kesempatan pertama. "Kebijaksanaan yang dilakukan menambah jumlah tempat tidur di tiap RS dan memberikan bantuan tenaga perawat guna merawat penderita DBD. Hingga pekan ini. Perhimpunan Perawat Indonesia (PPI) dan Palang Merah Indonesia (PMI) akan memobilisasi tenaga medis guna membantu perawatan pasien demam berdarah dengue (DBD). dan Banjar. Sejauh ini Gubernur Maluku Utara Thayib Armain telah membebaskan biaya perawatan bagi para korban DBD. pendirian rumah sakit (RS) lapangan terbuat dari tenda untuk merawat penderita DBD di DKI saat ini belum diperlukan.

5 Maret di 25 provinsi 24.00 WIB dan langsung melakukan peninjauan ke ruang perawatan anak-anak korban demam berdarah bersama Direktur RS. Jakarta Timur yang kini merawat 145 pasien penyakit tersebut. Menurut dia. Di lantai 2 tempat perawatan anak-anak korban demam berdarah. JAKARTA--MIOL: Wakil Presiden (Wapres) Hamzah Haz mengatakan. Kunjungan ke RS Wapres Hamzah Haz." kata Wapres ketika mengunjungi pasien demam berdarah di RS Budi Asih. dr Hasanudin. Sabtu. Anggaran tersebut tentunya bukan hanya untuk pengobatan tetapi juga untuk upaya-upaya pencegahan. dan puncak itu diperkirakan baru pada bulan Juli mendatang. "Kapasitas kami sebenarnya sudah maksimal.349 orang. RS Budi Asih sendiri tampak penuh dengan pasien demam berdarah maupun penyakit lainnya. Sementara itu karena banyaknya pasien yang dirawat. Jaktim. serta direktur RS Budi Asih. melakukan kunjungan ke sejumlah rumah sakit yang merawat para pasien demam berdarah diantaranya RS Budi Asih. anggaran kesehatan idealnya hampir sama dengan anggaran bidang pendidikan yang juga penting. "Idealnya untuk kesehatan sekitar 10-15 persen dari total anggaran. Kasus demam berdarah pada tahun ini merupakan pengalaman berharga bagi pemerintah bahwa musibah itu bukan hanya dari bencana alam saja. Sementara itu." kata Wapres." katanya. 372 orang diantaranya meninggal. Dikatakannya pula bahwa hingga saat ini belum ada pasien yang ditolak dan kalaupun RS Budi Asih sudah tidak mampu menampung lagi. Wabah demam berdarah telah menewaskan sedikitnya 312 orang dan ribuan lainnya dirawat di rumah sakit. kasus demam berdarah yang kini merupakan kejadian luar biasa di Indonesia menuntut pemerintah untuk menambah alokasi anggaran bidang kesehatan pada APBN mendatang. (Ant/O-1) Wapres Haz: Anggaran Bidang Kesehatan Perlu Ditambah JENGUK PASIEN: Wakil Presiden Hamzah Haz mengunjungi salah seorang pasien yang terkena demam berdarah di sebuah rumah sakit di Jakarta. hari Sabtu ini terdaftar sebanyak 500 pasien yang berobat jalan maupun rawat inap di RS itu. suasana ruang perawatan tampak pengap dan fasilitas . jumlah penderita DBD sejak 1 Januari ." katanya. dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Abdul Cholik Masulili. Sabtu. tetapi juga wabah penyakit. Oleh sebab itu perlu dana kesehatan yang memadai.000 orang dan angka kematiannya tinggal satu persen. maka pasien akan dirujuk ke RS lainnya." katanya. Wapres mengatakan saat ini anggaran bidang kesehatan hanya sekitar tujuh persen. seluruh ruangan penuh hingga lorong-lorong terpaksa dijadikan tempat perawatan darurat dengan penambahan tempat tidur. "Jadi ini tentunya cukup mengkhawatirkan.mencapai 35. Namun sekarang saja jumlah kasus demam berdarah itu sudah 300 persen lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya. tapi kami berusaha untuk tidak menolak pasien demam berdarah yang datang. Menurut dr Hasanudin. dr Hasanudin. Wapres yang didampingi Ibu Nani Hamzah Haz juga melakukan dialog dengan beberapa orang tua pasien.727 orang. Wapres beserta Ibu Nani Hamzah Haz tiba sekitar pukul 13. "Jadi lebih baik kita sudah sediakan anggaran yang cukup untuk itu. sedang jumlah DBD di DKI sebanyak 8. Sabtu siang. Wapres mengatakan bahwa ia telah mendapat informasi bahwa bulan ini belum merupakan puncak wabah demam berdarah. 61 orang diantaranya meninggal.

sosial ekonomi penduduk). Virus ini mempunyai empat serotipe yang dikenal dengan DEN-1. Timbulnya penyakit DBD ditenggarai adanya korelasi antara strain dan genetik. Ada 4 jenis pemeriksaan laboratorium yang digunakan yaitu : uji serologi. isolasi virus. yang hingga saat ini telah diketahui ada 4 jenis serotipe yaitu Dengue 1. Di Indonesia Penyakit DBD pertama kali ditemukan pada tahun 1968 di Surabaya dan sekarang menyebar keseluruh propinsi di Indonesia. demam ringan yang tidak spesifik. 1997). Pengembangan tehnologi laboratorium untuk mendiagnosa infeksi virus Dengue terus berlanjut hingga sensitivitas dan spesifitasnya menjadi lebih bagus dengan waktu yang cepat pula. musim). menyimpulkan bahwa epidemiologi Dengue dapat berbeda tergantung pada daerah geografi dan serotipe virusnya. Penelitian terhadap epidemi Dengue di Nicaragua tahun 1998. 2. (Ant/O-1) ARTIKEL DHF / DBD Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue Famili Flaviviridae. tetapi akhir-akhir ini ada tendensi agen penyebab DBD disetiap daerah berbeda. banyak faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue..dengan genusnya adalah flavivirus. Disetiap negara penyakit DBD mempunyai manifestasi klinik yang berbeda. DEN-2. Hal ini kemungkinan adanya faktor geografik. Demam Berdarah Dengue. perilaku. Manifestasi klinis berat yang merupakan keadaan darurat yang dikenal dengan Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) dan Dengue Shock Syndrome (DSS). Selama ini secara klinik mempunyai tingkatan manifestasi yang berbeda. curah hujan. angin. adat istiadat. Dalam praktek sehati-hari. Faktor lingkungan (environment) yaitu kondisi geografi (ketinggian dari permukaan laut. Infeksi sekunder dengan serotipe virus dengue yang berbeda dari sebelumnya merupakan faktor resiko terjadinya manifestasi Deman Berdarah Dengue yang berat atau Dengue Shock Syndrome (DSS). Faktor host yaitu kerentanan (susceptibility) dan respon imun. Infeksi virus Dengue telah menjadi masalah kesehatan yang serius pada banyak negara tropis dan sub tropis. tergantung dari serotipe virus Dengue. Faktor agent yaitu sifat virus Dengue. Kondisi demografi (kepadatan. DEN-3 dan DEN-4. Morbiditas penyakit DBD menyebar di negara-negara Tropis dan Subtropis. 3 dan 4. Jenis nyamuk sebagai vektor penular penyakit juga ikut berpengaruh.yang tersedia hanya kipas angin saja. selain faktor genetik dari hospesnya. Namun sampai saat ini mekanisme respons imun pada infeksi oleh virus Dengue masih belum jelas. antara lain faktor host. Selain itu berdasarkan macam manifestasi klinik yang timbul dan tatalaksana DBD secara konvensional sudah berubah. Untuk menegakkan diagnosa infeksi virus Dengue diperlukan dua kriteria yaitu kriteria klinik dan kriteria laboratorium (WHO. pada saat pertama kali penderita masuk rumah sakit tidaklah mudah untuk memprediksikan apakah penderita Demam Dengue tersebut akan bermanifestasi menjadi ringan atau berat. Kejadian penyakit DBD semakin tahun semakin meningkat dengan manifestasi klinis yang berbeda mulai dari yang ringan sampai berat. lingkugan (environment) dan faktor virusnya sendiri. Manifestasi klinis infeksi virus Dengue termasuk didalamnya Demam Berdarah Dengue sangat bervariasi. kelembaban. mulai dari asimtomatik. hingga yang paling berat yaitu Dengue Shock Syndrome (DSS). deteksi antigen dan deteksi RNA/DNA menggunakan . mobilitas. Demam Dengue.

Dalam merangsang pembentukan antibodi diantara protein struktural. Sedangkan pada protein non-struktural yang paling berperan adalah protein NS-1. Den-2 paling sedikit. 3 dan 4. (Soegijanto. protein pre-membran (prM) dan protein core (C) merupakan 25% dari total protein. Perbedaan urutan nukleotida ini ternyata menyebabkan variasi dalam sifat biologis dan antigenitasnya.0 % pada tingkat nukleotida dan 1. Sistem surveillance Dengue di Nicaragua pada bulan Juli hingga Desember 1998 mengambil sampel dari beberapa rumah sakit dan pusat kesehatan (Health Center) yang terdapat pada berbagai lokasi menghasilkan temuan 87% DF. (Mariyam. sedangkan protein non-struktural merupakan bagian yang terbesar (75%) terdiri dari NS-1 ? NS-5. Demam Berdarah Dengue. polynesiensis.7 % untuk tingkat protein (Fu et al. aegyti semuanya mempunyai daerah distribusi geografis sendiri-sendiri yang terbatas.tehnik Polymerase Chain Reaction (PCR). berlangsung terus menerus selama 1-7 hari. 3% DSS. Demam Dengue. (WHO. Meskipun mereka merupakan host yang sangat baik untuk virus Dengue. 1999). . Diagnosis Demam Berdarah Dengue ditegakkan berdasarkan kriteria diagnosis menurut WHO tahun 1997. Ae. variasi diantara serotipe dapat mencapai 2. tanpa sebab jelas. Sedangkan wabah di Salta Argentina pada tahun 1997 ditemukan bahwa serotipe Den-2 yang menyebabkan transmisinya. Virus Dengue Virus Dengue merupakan virus RNA untai tunggal. Variasi genetik yang berbeda pada ke-4 serotipe ini tidak hanya menyangkut antar serotipe. namun antibodi terhadap masing-masing serotipe tidak dapat saling memberikan perlindungan silang.3 ? 7. biasanya mereka merupakan vektor epidemi yang kurang efisien dibanding Ae. terdiri dari kriteria klinis dan laboratoris. namun spesies lain seperti Ae. Wabah Dengue yang baru terjadi di Bangladesh yang diidentifikasi dengan PCR ternyata Den-3 yang dominan. aegypti. 7% DHF. mulai dari asimtomatik. genus flavivirus.. Den-3 paling dominan. Virus Dengue yang genomnya mempunyai berat molekul 11 Kb tersusun dari protein struktural dan non-struktural. albopictus. urutan imunogenitas tertinggi adalah protein E. 3% DSAS. Scutellaris complex. dan Ae. 2000) Manifestasi Klinis Manifestasi klinis infeksi virus Dengue pada manusia sangat bervariasi. 1992). Disimpulkan bahwa epidemiologi Dengue dapat berbeda tergantung pada wilayah geografi dan serotipe virusnya. 2000). demam ringan yang tidak spesifik.6 ? 11. Kriteria Klinis Demam tinggi mendadak.) dari ssubgenus Stegomyia. (Finlaya) niveus juga dianggap sebagai vektor sekunder. terdiri dari 4 serotipe yaitu Den-1. Vektor Virus Dengue ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes (Ae. hingga yang paling berat yaitu Dengue Shock Syndrome (DSS). kemudian diikuti protein prM dan C. Penggunaan kriteria ini dimaksudkan untuk mengurangi diagnosis yang berlebihan (overdiagnosis). aegypti merupakan vektor epidemi yang paling utama. Struktur antigen ke-4 serotipe ini sangat mirip satu dengan yang lain. Ae. Pada masing-masing segmen codon. Spektrum variasinya begitu luas. tetapi juga didalam serotipe itu sendiri tergantung waktu dan daerah penyebarannya. Kecuali Ae. Protein struktural yang terdiri dari protein envelope (E). anggota dari Ae. 2.

Manifestasi syok/renjatan Kriteria Laboratoris : Trombositopeni (trombosit < 100. perdarahan gusi ? Hematemesis dan atau melena ? Hematuria Pembesaran hati (hepatomegali). Kebocoran plasma terjadi singkat (24-48 jam). nadi tidak dapat diraba dan tekanan darah tidak terukur. yaitu nadi cepat dan lemah.000/ml) Hemokonsentrasi (kenaikan Ht > 20%) Manifestasi klinis DBD sangat bervariasi. namun demikian peran kompleks antigenantibodi sebagai penyebab aktivasi komplemen pada DBD belum terbukti. Derajat IV : Syok berat (profound shock). sedangkan C3a serta C5a meningkat. mendahului terjadinya manifestasi perdarahan. yaitu Meningkatnya permeabilitas kapiler yang mengakibatkan bocornya plasma. Adanya kompleks imun telah dilaporkan pada DBD.Terdapat manifestasi perdarahan yang ditandai dengan : ? Uji tourniquet positif ? Petekia. Kadar C3 dan C5 rendah. kulit dingin dan lembab. Mekanisme aktivasi komplemen tersebut belum diketahui. 2000). ekimosis. purpura ? Perdarahan mukosa. (WHO. tekanan nadi menyempit (< 20 mmHg). Selama ini diduga bahwa derajat keparahan penyakit DBD dibandingkan dengan DD dijelaskan dengan adanaya pemacuan dari multiplikasi virus di dalam makrofag oleh antibodi heterotipik sebagai akibat infesi Dengue sebelumnya. hipovolemia dan terjadinya syok. namun terdapat dua perubahan patofisiologis yang menyolok. terdapat bukti bahwa faktor virus serta respons imun cell-mediated terlibat juga dalam patogenesis DBD. Derajat II : Gejala-gejala derajat I. Derajat III: Didapatkan kegagalan sirkulasi. . epistaksis. gelisah. trombositopeni dan koagulopati. Aktivasi sistem komplemen selalu dijumpai pada pasien DBD. yaitu : Derajat I: Demam disertai gejala-gejala umum yang tidak khas dan manifestasi perdarahan spontan satusatunya adalah uji tourniquet positif. Patogenesis dan Patofisiologi Patogenesis DBD tidak sepenuhnya dipahami. WHO (1997) membagi menjadi 4 derajat. Hemostasis abnormal yang disebabkan oleh vaskulopati. disertai gejala-gejala perdarahan kulit spontan atau manifestasi perdarahan yang lebih berat. Namun demikian. Pada DBD terdapat kejadian unik yaitu terjadinya kebocoran plasma ke dalam rongga pleura dan rongga peritoneal. sianosis disekitar mulut. hipotensi.

Gubernur yang didampingi Kadis Kesehatan Sulsel Basir Palu menyempatkan diri ke ruangan pasien anak dan orang dewasa penderita demam berdarah. DD/DBD terdeteksi keberadaannya di 102 negara di dari lima wilayah WHO yaitu : 20 negara di Afrika. "Sosialisasi penyakit ini sangat penting agar masyarakat lebih mengetahui dan berupaya mengantisipasi sehingga korban dapat ditekan.Epidemiologi Molekuler Infeksi virus Dengue telah menjadi masalah kesehatan yang serius pada banyak negara tropis dan subtropis. Dr Ratna Maria yang sudah tujuh hari terbaring di RS itu Kamis dijenguk Gubernur Sulsel HM Amin Syam di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). dinas kesehatan dan aparatnya perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat menyangkut kasus demam berdarah yang akhir-akhir ini meningkat. sirkulasi serotipe virus beragam (WHO. Usai meninjau RS Labuang Baji. Takalar satu orang dan Kota Makassar dua orang. gubernur juga melihat dari dekat kegiatan pengasapan di beberapa kelurahan yang sedang dilakukan Dinas Kesehatan Sulsel dan Kota Makassar untuk memberantas nyamuk aedes aegypti. menyebarluasnya daerah yang terkena wabah dan manifestasi klinis berat yang merupakan keadaan darurat yaitu Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) danb Dengue Shock Syndrome (DSS). 42 negara di Amerika." katanya seraya berharap agar pasien demam berdarah segera sembuh dan kembali ke rumahnya. 7 negara di Asia Tenggara. Gubernur mengatakan perlunya masyarakat ikut menjaga dan membersihkan lingkungan yang bisa menjadi sarang nyamuk penyebar virus tersebut. "Anak saya dilarikan ke rumah sakit setelah seluruh badannya panas selama empat hari dan tidak pernah turun. Di RS Labuang Baji sejak Januari hingga minggu keempat Pebruari 2004. Antara tahun 1975 dan 1995. Dr Ratna Maria yang sehari-hari bertugas di poliklinik umum itu. 4 negara di Mediterania Timur dan 29 negara di Pasifik Barat. Murid SD Mongindisi kelas IV ini baru ketahuan terserang demam berdarah setelah tiba di RS tersebut yang kemudian langsung diberi cairan. Sebelum ke ruang UGD. Indonesia. dua orang diantaranya adalah dokter RS tersebut yakni dr Ratna Maria (45) dan dr Darmawati (48). Menyebar sampai daerah pedesaan. Selain itu. kini terbaring di tempat tidur perawatan RS Labuang Baji akibat serangan virus yang disebarkan nyamuk aedes aegypti ini. Keluarga pasien rata-rata baru melarikan anggota keluarganya ke RS setelah tiga hari menderita demam berdarah tersebut. sudah enam orang meninggal dunia dari 194 orang penderita yang dirawat di RS itu." katanya sambil menatap anaknya yang tampak tersenyum karena dibesuk orang nomor satu di provinsi ini. Thailand masuk kategori A yaitu : KLB/wabah siklis) terulang pada jangka waktu antara 3 sampai 5 tahun. oleh karena peningkatan jumlah penderita. Myanmar. Di Kota Makassar diperkirakan terdapat 100 lebih titik . M Imas Anugrah (10) saat berdialog dengan Gubernur Amin Syam. "Sudah tiga hari anak saya dirawat di sini dan sudah ada perubahan pak Gubernur. 2000). Asia Pasifik dan Afrika. Sedangkan dr Darmawati yang bertugas di laboratorium dirawat di rumahnya. Seluruh wilayah tropis di dunia saat ini telah menjadi hiperendemis dengan ke-empat serotipe virus secara bersama-sama diwilayah Amerika. Dua Dokter RS Labuang Baji Terserang Demam Berdarah Meninggal Dari 51 pasien demam berdarah yang sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Labuang Baji Makassar saat ini. Korban meninggal berasal dari Kabupaten Gowa tiga orang. Kepada pasien penderita demam berdarah di RS itu." kata Ny Sudarmawati yang mendampingi anaknya.

"Keputusan mengangkat Jumantik dan peningkatan gerakan pemberantasan sarang nyamuk akan dilakukan dalam pertemuan para menteri dengan para gubernur di Jakarta. Kalla menjelaskan. 5 Maret 2004. kata Menko Kesra Jusuf Kalla.431 orang. Menurut Menko Kesra. KLB terjadi di Kecamatan Ciracas dan Kramat Jati. Sabtu sore. Dua hari sebelumnya. banyaknya penderita DBD pada 2004 karena masyarakat kurang memperhatikan kebersihan lingkungan dan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). sehingga jika ditemukan jentik nyamuk di salah satu rumah. Sehingga. Dinas Kesehatan Kota . "Seluruh RS wajib langsung menerima pasien DBD dari kalangan miskin yang total biaya perawatan dan pengobatan akan diganti pemerintah. 59 diantaranya meninggal. jumlah penderita 2. Chalik Masulili.rawan penyebaran penyakit demam berdarah. mengubur benda bekas yang berisi genangan air. dalam dua hari terakhir. Di Jakarta. Di Jakarta Pusat. Mengenai banyaknya penderita DBD yang meninggal dunia. dan menambur zat abate pada tempat penampungan air untuk membunuh jentik nyamuk. sedangkan Februari 1.133 orang. pemerintah telah mengalokasikan dana Rp100 miliar untuk penanggulangan KLB DBD di seluruh Indonesia. daerah KLB mencakup Kecamatan Kemayoran dan Tanah Abang." katanya di Jakarta. Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunjukkan. Di Jakarta Timur. sedang penderita DBD di DKI sebanyak 5. tercatat 174 kelurahan di 10 kecamatan di Jakarta dinyatakan sebagai daerah waspada kejadian luar biasa (KLB)." katanya. (Ant/O-1) Pemerintah Mengangkat Jumantik di Seluruh Indonesia Pemerintah akan mengangkat juru pemantau jentik nyamuk (Jumantik) honorer di setiap rukun warga (RW) di seluruh Indonesia. "Pemda DKI sejak Januari 2004 telah mengangkat tenaga Jumantik yang ditempatkan di setiap RW. Di Jakarta Barat terjadi di Kecamatan Kebon Jeruk dan Palmerah.712 orang. Kalla menegaskan. (Ant/O-1) Korban Demam Berdarah Terus Bertambah Serangan demam berdarah dengue (DBD) terus mengganas. mereka yang meninggal antara lain saat memeriksakan ke RS keadaan pasein sudah pada stadium akhir yakni parah dan syok akibat pendarahan. Tidak tertutup kemungkinan. 322 orang di antaranya meninggal. Angka tersebut sama dengan jumlah korban meninggal sepanjang 2003.059 orang. sehingga tidak dibenarkan jika rumah sakit (RS) menolak pasien DBD dari kalangan miskin.25 Februari 2004) itu.707 orang. Karena itu. Kota Bekasi. jumlah penderita bertambah hingga 600-an orang. secara keseluruhan. Seusai memberikan penghargaan dari pemerintah kepada 59 anggota Tim Bantuan Kemanusiaan RI ke Iran (1 Januari . tiga orang meninggal akibat penyakit tersebut selama Januari-Februari." katanya. Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Jawa Barat. jumlah daerah KLB ini bertambah. pasien DBD tahun ini hingga kemarin mencapai 2. yakni menguras bak mandi dan penampungan air seminggu sekali. Sementara itu.28 Februari 2004 di 25 provinsi mencapai 17. KLB di Jakarta Utara terjadi di Kecamatan Koja dan Tanjung Priok. perlu penggalakan gerakan PSN melalui tiga M. Di Jakarta Selatan menimpa Kecamatan Pasar Minggu dan Kebayoran Lama. maka segera diberantasnya. jumlah penderita sepanjang Januari sebanyak 1. Kalla mengatakan. agar dapat membantu mencegah wabah demam berdarah dengue (DBD).579 orang. jumlah penderita DBD 1 Januari . pemantau jentik nyamuk sejak dini akan mencegah adanya kejadian luar biasa (KLB) DBD.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Mengatasi masalah itu pihaknya sudah melakukan antisipasi sebelum penyakit ini merebak. Upaya lainnya dengan melakukan pengasapan (fogging) di beberapa daerah yang dikategorikan rawan demam berdarah. katanya. terutama terjadi pada pasien miskin. jumlah penderita demam berdarah mencapai lebih dari 14. Sementara itu. Pati. Demam Berdarah Kian Mengganas di Jakarta Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan. jumlah penderita demam berdarah sebanyak 2. Pihaknya tak menutup diri jika penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti ini bakal menyerang daerah lainnya. pasar.000 orang dengan jumlah korban meninggal 59 orang.046 orang dan 13 di antaranya meninggal dunia. Total kelurahan yang terjangkit KLB sebnayak 174 kelurahan. Di Jakarta Barat terjadi di Kecamatan Kebon Jeruk dan Palmerah. rumah sakit swasta sebenarnya tidak perlu khawatir melayani warga tidak mampu. dan tempat publik lain. Ketidaklancaran. dan Brebes. sepanjang 2003. Kota/kabupaten tersebut. ''Terjadi peningkatan kasus DBD. Di Jakarta Timur. katanya. Kota Semarang.'' ujarnya kemarin. Penyakit DBD menyerang manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kendal. Sedikitnya 73 pasien dirawat pada periode Januari hingga 17 Februari 2004.Bekasi mencatat peningkatan tajam kasus DBD tahun ini. ''Rumah sakit tinggal klaim ke Dinas Kesehatan. ibu kota memasuki waspada kejadian luar biasa (KLB). Kabupaten Tegal. Fauzi Bowo. Chalik Masulili. Dalam tempo lebih dari satu bulan. Wilayah Jakarta Selatan masing-masing Kecamatan Pasar Minggu dan Kebayoran Lama. dan mengubur). Jepara. Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan. Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Provinsi Jateng. sekolah. Sabtu (14/2). Sebanyak 29 kabupaten/kota di provinsi tersebut terjangkiti penyakit ini. Anggaran untuk pemantauan sebesar Rp 1 miliar. ''Daerah lainnya masih mengintip untuk dinyatakan KLB. Padahal. Rembang. Dijelaskan.'' ujar dr Budihardja MPH. Penyakit ini muncul hampir setiap tahun terutama mulai bulan Oktober hingga Februari. Kudus. Pekalongan. dr Lily Herawati. antara lain. Serangan DBD juga menghantui warga Jawa Tengah. Tahun lalu. Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat agar melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta program 3M (menguras. wakil kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Salah satu cara memerangi demam berdarag dengan memberantas sarang nyamuk (PSN) dan program menguras. menyayangkan lambannya penanganan DBD di rumah-rumah sakit swasta. . ibu kota memasuki waspada kejadian luar biasa (KLB). menyatakan telah mempersiapkan 187 orang pemantau jentik di beberapa kabupaten/kota.'' ujar Chalik Masulili kepada wartawan. pihaknya telah menyiapkan alat fogging hingga di puskesmas tingkat kelurahan. Surat edaran juga ditujukan kepada sejumlah perkantoran. terutama di wilayah pantura. menutup dan mengubur atau (program 3M). pihaknya mencatat 174 kelurahan di 10 kecamatan di Jakarta dinyatakan sebagai daerah KLB. Wakil Gubernur DKI Jakarta. hanya terjadi 15 kasus DBD. KLB di Jakarta Utara terjadi di Kecamatan Koja dan Tanjung Priok. Masulili merinci. KLB terjadi di Kecamatan Ciracas dan Kramat Jati. menutup. wilayah kecamatan yang dinyakan sebagai daerah KLB masing-masing di wilayah Jakarta Pusat. Penyakit demam berdarah di Jakarta kian mengganas. yakni Kecamatan Kemayoran dan Tanah Abang. Tak hanya itu. penyakit yang disebabkan gigitan penyakit ini perlu penanganan yang serius mengingat bisa membahayakan keselamatan nyawa manusia. Menurut Fauzi.

Dinas Kesehatan DKI membuat terobosan dengan melibatkan juru pemantau jentik (jumantik). minimnya partisipasi masyarakat itu justru berasal dari golongan masyarakat menengah ke atas. 20 persen usia sekolah. Wanda Ningsig.Pada mulanya. ''Rumah-rmah mereka itu sulit dimasuki petugas''. Bahkan 20 persen dari total penderita DBD adalah anak usia sekolah dasar (514 tahun). mushala. Atas sikap masyarakat yang tak peduli itu. sebagian besar penderita DBD warga RW3. termasuk juga areal sekitar sekolah. Kawasan itu rawan DBD karena ditemukan banyak genangan di tempat tersebut. Cililitan. Menurut dia. jumlah petugas jumantiknya mencapai 27 orang. dia menyatakan. Beberapa kelurahan yang rawan DBD adalah Kelurahan Kramatjati. meski sudah disosialisasikan program PSN dan 3M. Dia mengingatkan. melainkan juga pemukiman orang-orang kaya. misalnya. ''Dari 433 penderita.'' ujarnya. masyarakat masih banyak yang belum mau melakukan. Jumlah petugas yang direkrut sebagai jumantik tergantung kebutuhan di daerah masing-masing. Didampingi Wakadis Kesehaan Jakarta. program jumantik ini akan digelar secara bersamaan.'' katanya. Menurut Cahyono. Penderita DBD yang cukup besar menimpa Kelurahan Ciracas dan Cipinang Besar Utara. dan sering dilanda banjir. ''Peningkatan penderita DB terjadi karena faktor pasca musim hujan dan perubahan musim. Cawang dan Kampung Tengah. Selain di sejumlah sekolah. Beda dengan jumantik di Puskesmas Kebon Jeruk yang jumlahnya hanya 22 orang saja. Jakarta Timur. ''Masyarakat seolah budek. Korban DBD juga banyak dilarikan di Rumah Sakit Budi Asih. Laporan tersebut berasal dari 14 laboratorium rumah sakit di Jakarta Timur. Peningkatan jumlah kasus DBD dari 18 penderita di awal Januari hingga 433 orang pada minggu kedua Februari. Di Wilayah Jakarta Timur. Senin (16/2) hingga 16 Maret. DBD juga mewabah di beberapa kelurahan.''ujarnya. Salah satu upaya membatasi penyebaran dan mencegah penyebarluasan adalah dengan pembrantasan sarang Nyamuk (PSN) serta pemantauan jentik berkala (PJB). ''Sebenarnya dari hasil evaluasi itu daerah yang terkena DBD dari waktu ke waktu ya itu-itu juga. '' Sebelum diterjunkan ke lapangan. perkantoran. 433 Orang Terserang Demam Berdarah Wabah demam berdarah dengue (DBD) beberapa minggu ini terus menelan banyak korban di beberapa wilayah Jakarta. Buktinya. ''Jumlah jumantik itu tergantung banyaknya rukun warga (RW) serta kondisi penyebaran penyakit ini. Cawang. Petugas yang dijadikan sebagai jumantik itu direkrut dari masyarakat sekitar daerah yang rawan demam berdarah dengan gaji di atas upah minimum regional (UMR). Bahkan Cawang telah dinyatakan sebagai wilayah endemis DBD. alat fogging itu ditempatkan di puskesmas kecamatan. aspek kepedulian masyarakat menangani masalah ini relatif kurang. Program pembentukan jumantik itu dilakukan seiring dengan digelarnya bulan bakti kesehatan.'' tandas Cahyono. Rumah yang jarang dihuni pun dinyatakan rawan DBD. Seksi Penyakit Menular Sudin Kesmas.'' ujarnya sambil mengatakan. Cawang. . Wilayah endemis DBD merupakan sumber penyebarluasan penyakit ke wilayah lain. penanganan masalah demam berdarah tidak lepas dari partisipasi masyarakat. kita sudah ngomong berbusa tetap saja partisipasi mash rendah. Jakarta Timur. DBD bahkan telah menyerang 433 penderita dan 2 orang meninggal. Dari keempat lokasi itu terdapat 50 rukun warga (RW) yang rawan DBD.'' tandas Cahyono. Kejadian luar biasa (KLB) dimulai dengan peningkatan jumlah kasus di wilayah tersebut. daerah rawan demam berdarah tidak hanya terjadi di pemukiman padat. Hanya saja diakuinya. para jumantik ini akan dilatih terlebih dahulu. Puskesmas Kemayoran.

secara masal maupun individu atau keluarga berupa menguras. Effendi Anas. Sistem ini merupakan pencegahan mewabahnya demam berdarah. Selain itu. ''Kami menggerakan kader dan personel puskesmas. disusul kecamatan Koja sebanyak 56 pasien. ''Sekolah-sekolah yang ada kasus DBD segera disemprot. serta biologis (predator ikan kepala timah). tapi ini tidak cukup karena penyemprotan hanya mematikan nyamuk dewasa. tidak ada penderita DBD yang meninggal dunia sepanjang bulan Januari. yaitu dengan melaksanakan early warning system atau sistem peringatan dini. Dinas Kesehatan DKI pun menggelar beberapa program untuk menanggulangi DBD. kepala seksi Penyehatan Lingkungan. Sudin Kesmas Jakarta Timur telah melakukan antisipasi. Menurutnya. Netri mengungkapkan bahwa Sudin Kesmas Jaktim sedang gencar menanggulangi DBD.'' ungkap Netri. Sebagaimana diberitakan sebelumnya. Dapat pula dilakukan pengendalian secara kimia (larvasi selektif/abatisasi). Menurutnya. Menutup dan Mengubur (BBG3M) di seluruh kelurahan. sosialisasi kebersihan telah dilakukan di beberapa sekolah. dari sebelumnya hanya delapan orang pasien (per 12 Januari) menjadi 201 pasien pada 12 Februari ini. Dr Ketut Sudarsana. Salah satu upaya membatasi penyebaran dan mencegah penyebarluasan adalah dengan PSN serta PJB. jumlah penderita DBD di Jakarta Utara juga meningkat tajam. nyamuk aides aegepty dapat diberantas dengan penyemprotan. Tiga orang berasal dari kecamatan Koja dan seorang lagi dari kecamatan Tanjung Priok. Dia menambahkan. Empat Warga Jakut Meninggal Karena Demam Berdarah Empat orang warga Jakarta Utara dilaporkan meninggal dunia akibat menderita penyakit demam berdarah dengue (DBD). Sudin Kesmas berencana melakukan penyemprotan pada beberapa lokasi yang rawan DBD. Karena itu. "Tidak hanya di daerah kumuh. Bila dibandingkan data dua tahun sebelumnya. melonjaknya kasus ini disebabkan banyak genangan air di kawasan perumahan yang tidak diatasi dengan baik oleh warga. Sudin Kesmas masih melakukan proses validitas data di seluruh rumah sakit dan puskesmas. menutup dan mengubur. bisa ditempuh modifikasi lingkungan (ovitrap). Pemkot Jakarta Utara telah mencanangkan Bulan Bakti Gerakan Menguras. ''Kami akan berupaya untuk mengantisipasi DBD." katanya. masing-masing 12 pasien dan 8 pasien pada Januari 2003 dan 2002. salah satunya dengan gerakan PSN.'' ungkap dr Netry. langkah-langkah tersebut harus dilaksanakan secara berkesinambungan. Menurut Ketut. Karena itu. . Perumahan elit juga berpotensi terjangkit demam berdarah. Menyikapi hal tersebut. mengakui kejadian ini merupakan kasus besar. "Kita sedang membicarakan langkah-langkah yang harus diambil. bahkan penyemprotan juga telah dilakukan di beberapa sekolah yang teridentifikasi positif DBD. diperlukan penanggulangan atau pengendali vektor penular nyamuk aides aegepty dan virus dengue. tanggal 9 Februari sampai 14 Maret 2004 dicanangkan sebagai bulan bakti PSN. Jakarta Timur. Penanggulangan DBD berupa kegiatan pengelolaan lingkungan. kasus DBD tahun ini tergolong tinggi." kata Kepala Seksi Penyakit Menular Sudin Kesmas. Selain itu.Karena itu antisipasi DBD selanjutnya tidak hanya berorientasi pada pemukiman tapi juga lingkungan sekolah. 23/1). Wali kota Jakarta Utara. Suku Dinas Kesehatan Masyarakat (Sudin Kesmas) langsung menggelar pertemuan yang melibatkan pihak-pihak terkait. Namun gerakan ini hanya dilaksanakan pada bulan Januari sebagai pancingan bagi warga (Republika. Jumlah pasien juga sedikit.'' tandas Cahyono. Menurut Cahyono. dengan jumlah penderita 75 orang. Pada tahun 2003 dan 2002. Kasus terbanyak terjadi di kecamatan Tanjung Priok.

Dia mengharapkan warga di tingkat kelurahan tetap menghidupkan gerakan 3M ini dalam rangka menekan angka penderita dan korban DBD. Sudin Kesmas mendata 17 kelurahan dari 31 kelurahan yang rentan terhadap menyebaran nyamuk aedes aigepty. Padahal. khususnya di ke-17 kelurahan tersebut.Ketika ditanya kemungkinan pencanangan kembali gerakan tersebut. Korban meninggal diduga akibat telat diagnosa dan telat penanganan hingga akhirnya mereka meninggal dunia. Sebelumnya dilaporkan.5 bulan tahun 2004 berjalan. Namun sekarang. baru 1. Tapi kalau dibutuhkan. "Bulan bakti itu adalah rangsangan bagi warga untuk peduli pada lingkungannya. Kecamatan Kemayoran. lanjutnya. sepanjang tahun 2003 saja hanya terdapat 4 orang pasien meninggal dunia akibat demam berdarah.com/articles. 10:45 Revisi terakhir : 03/02/2007 . Sosialisasi ini. tiga orang warga di Jakarta Pusat meninggal terserang demam berdarah dalam periode periode 1 Januari hingga 4 Februari 2004." lanjut Ketut.infeksi. pihaknya akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyebaran penyakit DBB. dua orang korban meninggal merupakan warga Bungur. pasien meninggal akibat penyakit ini sudah ada 3 orang. Selain mencanangkan kerja bakti mingguan di setiap kelurahan. Tanggal dibuat : 21/03/2005 . Menurut Rum Istriati. ketika dihubungi. jumlah penderitanya sendiri sudah menembus angka 111 orang di seluruh wilayah Jakarta Pusat. 12:08 http://www.php?lng=in&pg=53 . Ketut tidak menjawab pasti. Meskipun demikian. dan satu orang lagi merupakan warga Petamburan. mungkin akan dilaksanakan kembali. disesuaikan dengan tingkat kerawanan daerah terhadap DBD. Effendi memastikan pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah pencegahan dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat di tingkat kelurahan dan RT/RW. Kasudin Kesmas Jakarta Pusat. Sementara itu.

DKI Jakarta has become DHF endemic area. Depok. Indonesia Adyu50@ui.7 dan CFR 0. Metode analisis yang dilakukan menggunakan metode korelasi (overlay) dengan SIG. Pada tahun 2007 jumlah kejadian kasus DBD mencapai 31. Penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk dengan kejadian kasus DBD. 7 and case fatality rate (CFR) was 0.27. The purpose of this study was to describe about potential area with potential level of DHF in .TINGKAT KERAWANAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TAHUN 2007 Ade Yuniarti Mahasiswa Departemen Kesehatan Lingkungan.edu Abstrak Kasus demam berdarah dengue merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di Provinsi DKI Jakarta. Provinsi DKI Jakarta termasuk salah satu daerah endemis demam berdarah dengue. sehingga didapatkan wilayah dengan tingkat kerawanan DBD di Provinsi DKI Jakarta. karena terus mengalami peningkatan. Kata kunci : Demam Berdarah. Tingkat kerawan DBD Abstract Dengue hemorrhagic fever is one of important public health problem in DKI Jakarta. baik dalam jumlah maupun wilayahnya. DKI Jakarta. In 2007 incidence rate of DHF was 403. because dengue cases always increase. Fakultas Kesehatan Masyarakat.715 kasus dengan angka insidence rate 403. 27. Universitas Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran wilayah potensial dengan tingkat kerawanan kasus DBD yang tinggi di DKI Jakarta pada tahun 2007.

so it shows potential DHF area in DKI Jakarta. kasus DBD di Jakarta telah mulai meningkat pada bulan Desember 2007. tampak lemah. DKI Jakarta. khususnya di DKI Jakarta kewalahan menangani pasien yang terus berdatangan.695 kasus (incidance rate 64 kasus per 100. lesu.4 Belum ada vaksin yang dapat mencegah terjadinya DBD. rasa sakit yang sangat besar pada otot dan persendian bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah pendarahan pada hidung dan gusi mudah timbul memar pada kulit.4 Yang berisiko menderita DBD adalah orang-orang yang tinggal di daerah pinggiran dan kumuh. rasa dingin yang tinggi terkadang disertai pendarahan dalam. pucat. jatuhnya tekanan darah. muntah. Menurut Dinas Kesehatan DKI Jakarta. anak-anak berusia di bawah 15 tahun. mual. 4 Salah satunya. yaitu dengan melakukan program PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3M Plus yaitu menguras tempat-tempat penampungan air minimal seminggu sekali atau menaburinya dengan bubuk abate untuk membunuh jentik nyamuk Aedes aegypti. yaitu Aedes aegypti dan Aedes albopictus ini terdapat hampir di seluruh pelosok Indonesia. aedes albopictus (vektor sekunder) dan aedes scutellaris (Indonesia Timur). shock yang ditandai oleh rasa sakit pada perut. orang-orang yang tinggal di lingkungan yang lembab. Demam Berdarah Dengue Demam berdarah dengue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dengan dengan tandatanda tertentu dan disebarkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti (vektor primer).DKI Jakarta in 2007. Keadaan DBD 2007 ini meningkat 7 lebih tinggi dibanding keadaan tahun-tahun sebelumnya. Analitic methods used in this study were correlation (overlay) method by Geographic Information System (GIS). menutup rapat-rapat tempat penampungan air agar nyamuk Aedes aegypti tidak bisa bertelur di tempat itu. Keywords : Dengue hemorrhagic. sangat penting untuk melakukan pencegahan penyakit dengan mencegah terjadinya kontak antara vektor (nyamuk) dengan host (manusia). Sepanjang tahun 2007 total kasus DBD di seluruh propinsi di Indonesia mencapai 139. yaitu dengan tidak menyediakan tempat perkembangbiakannya yang berupa tempat lembab. Pendahuluan Pada awal tahun 2008 ini kita dikejutkan kembali dengan merebaknya kasus demam berdarah (DBD) di Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan pembasmian nyamuk Aedes yang menjadi perantaranya.000 populasi). dan air.395 kasus (CFR= 1%). Tanda-tanda penyakit DBD adalah mendadak demam tinggi (38-40 C) yang berlangsung 2 sampai 7 hari. . dengan jumlah kematian 1. kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 3 meter di atas permukaan laut. sakit kepala. Kedua jenis nyamuk diantaranya. Oleh karena itu. Pihak rumah sakit. This study shows there is strong correlation between numbers of population with dengue case. potential level of DHF 1.

071 kasus. 335 meninggal.069 kasus. dan DKI Jakarta dengan 31. kemudian Jawa Barat dengan 28. Daerah Khusus Ibukota Jakarta .5 sampai 3 (tiga) milyar penduduk dunia berisiko terinfeksi virus dengue dan setiap tahunnya terdapat 50-100 juta penduduk dunia terinfeksi virus dengue. Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi tingkat kerawanan DBD di suatu wilayah. yang dikorbankan karena penyakit ini. tidur dengan kelambu. DBD seolah-olah sudah menjadi salah satu agenda tahunan di Indonesia. sehingga dapat dikurangi. menyemprot rumah dengan obat nyamuk yang tersedia luas di pasaran. Laporan yang ada sampai saat ini penyakit demam berdarah dengue sudah menjadi masalah yang endemis pada 122 daerah tingkat II. sehingga sampai tahun 1980 seluruh propinsi di Indonesia kecuali Timor-Timur telah terjangkit penyakit. 500 ribu diantaranya membutuhkan perawatan intensif di fasilitas pelayanan kesehatan. 277 meninggal. yaitu kepadatan penduduk dan tersedianya pusat kesehatan masyarakat yang cukup (puskesmas).mengubur atau membuang pada tempatnya barang-barang bekas seperti ban bekas. khususnya Jakarta.428 kasus. Hal sederhana lainnya yang dapat dilakukan sendiri oleh masyarakat adalah menata gantungan baju dengan baik agar tidak menjadi tempat hinggap dan istirahat nyamuk Aedes aegypti.000 anak meninggal karena DBD atau setiap 20 menit terdapat satu orang anak yang meninggal. sebab baik virus penyebab maupun nyamuk penularnya sudah tersebar luas di perumahan penduduk maupun fasilitas umum diseluruh Indonesia. Di Indonesia penyakit DBD pertama kali dilaporkan di Surabaya tahun 1968. pengobatan yang dilakukan disesuaikan dengan tingkat gejala yang timbul. Melihat begitu besarnya masalah ini di DKI Jakarta maka diperlukannya suatu sistem pencatatan dan pelaporan kasus guna perencanaan. Selama 39 tahun ini DBD di Jakarta belum berhasil ditanggulangi dan selalu terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Tiap tahunnya tidak sedikit penduduk. Sejak pertama kali ditemukan. 605 daerah kecamatan dan 1800 desa/kelurahan di Indonesia. Kasus DBD di Indonesia pada tahun 2007 yang tertinggi adalah di provinsi Jawa Tengah dengan 24. Masyarakat dapat juga melakukan upaya mencegah gigitan nyamuk dengan menggunakan obat gosok antinyamuk. Setiap tahun dilaporkan sebanyak 12 21. 85 10 orang diantaranya meninggal. Jika terjadi kasus DBD. Seluruh wilayah di Indonesia mempunyai resiko untuk terjangkit penyakit demam berdarah dengue.4 Data WHO (2000) menunjukkan diperkirakan sebanyak 2. Sejak saat itu penyakit tersebut menyebar ke berbagai daerah. kaleng bekas yang dapat menampung air hujan. jumlah kasus menunjukan kecenderungan meningkat baik dalam jumlah maupun luas wilayah yang terjangkit dan selalu terjadi KLB setiap tahun. pemberantasan dan pencegahan DBD didukung oleh suatu analisis spasial yang dapat menjelaskan tingkat kerawanan terhadap DBD di wilayah propinsi DKI Jakarta. akan tetapi konfirmasi virologis baru di dapat pada tahun 1972.

Upaya kesehatan tersebut diselenggarakan dengan menitikberatkan kepada pelayanan untuk masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal. dan Kabupaten Kepulauan Seribu. dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat. 44 kecamatan. Jakarta 2 terletak di bagian barat laut Pulau Jawa. Kota Jakarta Barat. Wilayah yang berpotensi mempunyai tingkat kerawanan yang tinggi berdasarkan syarat-syarat tertentu untuk menentukan tingkat potensi wilayah yang bersangkutan. Kota Jakarta Selatan.wikipedia. merata. 2. Kota Jakarta Pusat. yaitu meliputi: a. DKI Jakarta memiliki luas 740.667/km . dahulunya merupakan kecamatan di Jakarta Utara. Peta DKI Jakarta tanpa Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu Sumber: www. b.Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) adalah sebuah provinsi sekaligus ibu kota negara Indonesia. tanpa 11 mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan. salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan DBD adalah tersedianya sarana kesehatan masyarakat yang dapat diakses oleh warga DKI Jakarta. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh.28 km dengan kepadatan penduduk 2 sebesar 16. Jumlah kasus DBD Angka kepadatan penduduk . 267 kelurahan/desa (Provinsi DKI Jakarta dalam angka tahun 2006).org Selain itu. DKI Jakarta terdiri dari l5 kota/kodya. yaitu: Kota Jakarta Utara. dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna. Metode Penelitian Penelitian dilakukan di wilayah kerja Dinas Kesehatan DKI Jakarta dengan satuan analisis kotamadya. Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta ini dibagi kepada lima kota dan satu kabupaten. dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat. terpadu.

Pengumpulan data ini dilakukan pada periode Januari 2007 sampai dengan Desember 2007. Data kasus DBD di masing-masing kotamadya selama tahun 2007. Masing-masing variabel tersebut diatas dilakukan theme di view. Jumlah puskesmas. dimana tiap-tiap theme dilakukan pengklasifikasian daerah kotamadya. b. angka kepadatan penduduk yang tinggi dan jumlah puskesmas yang rendah. Fakta Wilayah Penelitian Tabel 1 Jumlah Kasus DBD tahun 2007 . Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program Arc. b. View 3. Pengumpulan data Data Propinsi DKI Jakarta yang dikumpulkan meliputi: a. d. c. 3. c. Propinsi DKI Jakarta digitasi perkotamadya. Pengumpulan data dilakukan di Dinas Kesehatan DKI Jakarta dengan penelusuran data sekunder. Pengolahan Data Data yang telah terkumpul diolah dengan data SIG Digital antara lain dengan cara: a. Peta propinsi DKI Jakarta digabungkan dengan data yang telah ada (joint item). Tingkat kerawanan DBD ditentukan oleh jumlah kasus DBD yang tinggi.c. Data dari propinsi DKI Jakarta yang terdapat dalam angka tahun 2007 disimpan dalam Arc View. Hasil dan Pembahasan Dari analisis yang dilakukan diperoleh informasi sebagai berikut. Data puskesmas 2.3 dengan langkah kegiatan meliputi” 1. Data kepadatan penduduk di masing-masing Kotamadya. Data kasus diperoleh dari laporan puskesmas dan rumah sakit di enam kotamadya/kabupaten DKI Jakarta.

Kotamadya/ Kabupaten Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Selatan Jakarta Timur Kepulauan Seribu Jumlah Kasus 3.849 3.962 4.628 2 Sumber: Dinas Kesehatan DKI Jakarta 2007 Tabel 2 Kepadatan Penduduk Kotamadya/ Kabupaten Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Selatan Jakarta Timur Kepulauan Seribu 18502 10236 16890 14092 12857 1639 Kepadatan Penduduk Sumber: Dinas Kesehatan DKI Jakarta 2007 Tabel 3 Jumlah Puskesmas Kotamadya/ Kabupaten Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Selatan Jakarta Timur Kepulauan Seribu 41 48 74 80 88 8 Jumlah Puskesmas Sumber: Dinas Kesehatan DKI Jakarta 2007 .845 9.429 9.

d 2 3 s.d 9628 Klasifikasi rendah rendah sedang tinggi tinggi Sangat rendah Ket: = Sangat rendah = Rendah = Sedang = Tinggi .d 4845 4846 s.d 3962 3963 s.Pengklasifikasian Data Tabel 4 Klasifikasi Jumlah Kasus DBD No 1 2 3 4 5 6 Kotamadya/ Kabupaten Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Selatan Jakarta Timur Kepulauan Seribu 1 s.

Tabel 5 Klasifikasi Kepadatan Penduduk No 1 2 3 4 5 6 Kotamadya/ Kabupaten Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Selatan Jakarta Timur Kepulauan Seribu 1 s.d 18502 Klasifikasi tinggi rendah Tinggi Sedang Sedang sangat rendah Ket: = Sangat rendah = Rendah = Sedang = Tinggi Tabel 6 Klasifikasi Jumlah Puskesmas No 1 2 3 4 5 Kotamadya/ Kabupaten Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Selatan Jakarta Timur Klasifikasi rendah rendah sedang sedang tinggi .d 10236 10237 s.d 14092 14093 s.d 1639 1640 s.

d 80 = Sedang 81 s.d 8 9 s.6 Kepulauan Seribu 1 s.d 88 = Tinggi .d 48 sangat rendah Ket: = Sangat rendah = Rendah 49 s.

R= Rendah. S= Sedang. T= Tinggi Bobot: 6 7 8 9 = Tingkat kerawanan sangat rendah = Tingkat kerawanan rendah = Tingkat kerawanan sedang = Tingkat kerawanan sangat tinggi .Tabel 7 Pembobotan Kotamadya/ Kabupaten Jakarta Pusat Jakarta Utara Jakarta Barat Jakarta Selatan Jakarta Timur Kepulauan Seribu Kepadatan Penduduk Kelas T R T S S SR Bobot 4 2 4 3 3 1 Puskesmas Kelas R R S S T SR Bobot 3 3 2 2 1 4 Kasus DBD Kelas R R S T T SR Bobot 2 2 3 4 4 1 Total 9 7 9 9 8 6 SR=Sangat rendah.

Sedangkan kejadian kasus paling rendah adalah kotamadya kepulauan seribu.Pembahasan Berdasarkan tabel 4. kotamadya Jakarta Selatan dan Jakarta Timur adalah yang masuk dalam klasifikasi tinggi terjadi kasus DBD. melalui pembobotan tersebut kotamadya tersebut sangat potensial memiliki tingkat kerawanan yang tinggi. . variabel kasus DBD. variabel kepadatan penduduk. melalui pembobotan tersebut kotamadya tersebut sangat potensial memiliki tingkat kerawanan yang tinggi. yaitu hanya ada dua kejadian kasus sepanjang tahun 2007 Berdasarkan tabel 5. kotamadya Jakarta Barat adalah yang masuk dalam klasifikasi kepadatan penduduk yang tinggi. Sedangkan kejadian kasus paling rendah adalah kabupaten kepulauan seribu.

dan jumlah puskesmas. daerah tingkat kerawanan kasus DBD tinggi. Wilayah tingkat kerawanan kasus DBD sangat rendah terletak di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu. Dari penjumlahan hasil pembobotan variabel jumlah kasus DBD. 2. Wilayah tingkat kerawanan kasus DBD rendah terletak di wilayah Kotamadya Jakarta Utara Wilayah tingkat kerawanan kasus DBD sedang terletak di wilayah Kotamadya Jakarta Timur Wilayah tingkat kerawanan kasus DBD tinggi terletak di wilayah Kotamadya Jakarta Barat dan Jakarta Selatan . wilayah Propinsi DKI Jakarta dibagi menjadi 4 (empat) kategori berdasarkan tingkat kerawanan DBD. anatara variabel jumlah kasus.Berdasarkan tabel 6. kabupaten Kepulauan Seribu adalah yang masuk dalam klasifikasi rendah jumlah puskesmas. variabel jumlah puskesmas. Sedangkan wilayah dengan jumlah puskesmas yang paling tinggi adalah kotamadya Jakarta Timur. 3. daerah tingkat kerawanan kasus DBD rendah. 4. kepadatan penduduk dan jumlah puskesmas. melalui pembobotan pada gradasi variabel di tiap-tiap kotamadya/kabupaten. melalui pembobotan tersebut kotamadya tersebut sangat potensial memiliki tingkat kerawanan yang tinggi. maka didapatkan daerah tingkat kerawanan kasus DBD sangat rendah. daerah tingkat kerawanan kasus DBD sedang. Dari hasil perhitungan pembobotan dengan teknik queri. kepadatan penduduk. yaitu: 1.

jumlah puskesmas dengan kejadian kasus DBD di Provinsi DKI Jakarta. Oleh karena itu.Kesimpulan Penelitian ini menemukan hubungan yang bermakna antara kepadatan penduduk. Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) tentang DBD harus digalakan di daerah dengan tingkat kerawanan tinggi dan sedang tanpa mengesampingkan daerah dengan tingkat kerawanan rendah dan sangat rendah. perlu adanya analisis dan kajian mendalam yang dapat menghasilkan suatu kebijakan program pemberantasan dan pencegahan DBD berdasarkan keadaan geografis masing-masing wilayah. Tidak semua program yang digalakkan pemerintah dapat dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia. . Saran 1. 2. Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) yang dilakukan harus menekankan pada pencegahan dan pemberantasan DBD.

sebagian besar masyarakat Jakarta tidak bisa melaksanakan program ini. Jakarta sebagai pusat aktifitas negara memiliki kepadatan penduduk yang tinggi. mengubur. Menutup tempat penampungan air. Sebagian besar masyarakat Jakarta tingkat ekonominya menengah ke bawah. fogging juga tidak cukup efektif untuk pencegahan DBD. Sebaiknya dibuat suatu peraturan untuk pemisahan sampah ban-ban. b. Mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air. Pemerintah perlu membuat suatu kebijakan yang dapat lebih memberdayakan masyarakat untuk pencegahan dan pemberantasan DBD secara menyeluruh. program ini juga tidak relevan dengan kondisi Jakarta. kaleng-kaleng dan barang-barang bekas lainnya yang dapat menampung air. . Oleh katena itu. Perlu adanya suatu penyuluhan yang dapat menjelaskan kepada masyarakat bahwa fogging bukan satusatunya cara untuk mencegah dan meberantas DBD. Hal ini mengakibatkan semakin sempitnya lahan yang dapat dijadikan pemukiman penduduk. Tanaman obat anti nyamuk sebagai cara alternatif untuk mencegah dan memberantas DBD. Dan tempat penampungan sampah-sampah tersebut juga harus dalam kondisi yang kering dan tertutup. Fogging a. Menguras tempat penampungan air Tidak semua penduduk yang berdomisili di DKI Jakarta mempunyai akses yang mudah terhadap air bersih. dengan sampah-sampah lainnya. padahal disanalah tempat perindukan jentik nyamuk Aedes aegypti. dan menutup Program ini tidak relevan dengan keadaan yang ada di DKI Jakarta. Program ini masih cukup relevan dengan kondisi yang ada di DKI Jakarta. Pemerintah perlu membuat suatu kebijakan yang memberikan aturan yang ketat mengenai penggunaan campuran bahan kimia yang digunakan untuk fogging. sehingga akses terhadap air bersih pun terbatas. Oleh karena itu. 5. 1. 2. Karena pada saat fogging dilakukan sebagian besar masyarakat menutup tempattempat penampungan air bersih yang ada di rumah mereka. Luas wilayah propinsi DKI Jakarta tidak diimbangi dengan jumlah penduduk yang terus berdatangan ke Jakarta. Menguras.3. Karena sangat mungkin bila penggunaan bahan kimia yang berlebihan akan menimbulkan masalah kesehatan lainnya. a. 4. Perlu adaanya suatu kajian mengenai beberapa program yang digalakan pemerintah untuk mencegah dan memberantas DBD. Selain itu. Sebagai ibukota negara. Karena kejadian DBD mempunyai hubungan yang erat dengan faktor lingkungan dan faktor perilaku masyarakat. c. b.

detikhot. 6.id (5 Maret 2008) ”Puskesmas” www.go. Selain berfungsi untuk mencegah nyamuk. sehingga dapat mencegah masuknya nyamuk.penyakitmenular.wikipedia. zodia. publikasi elektronik 1.com/index. Setiap rumah dapat disarankan untuk menanam salah satu tanaman anti nyamuk yang diletakkan di dekat setiap pintu dan jendela. 7.”Tips Usik Nyamuk Cara Alami. hal ini dapat membantu pencegahan menyediakan supply oksigen untuk penghuninya. (5 Maret 2008) Departemen Kesehatan.info ” (3 Maret 2008) ”Profil DKI Jakarta” www. (5 Maret 2008) Siswono. Amrul dan Dian Ayubi.gov/ncidod/dvbid/dengue.wikipedia.”http://www.dinkes-dki.” http://www. 8.penyakitmenular. Yulian.com/News/2004/04/04/index.html.” . geranium. Berdarah. 2002. 9. “Hubungan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Bandar Lampung.cdc.php/ (3 Maret 2008) Nyoman. 3.” 11.htm (5 Maret 2008) WH0.org.) – Risk And responses. (3 Maret 2008) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.”(3 Maret 2008) ”Demam Berdarah” www.” KESMAS Jurnal Kesehatan Masyarakat volume 2 (2007):86-90 Informasi dari internet. “Peran Masyarakat dalam DBD. “Kajian Masalah Kesehatan. akar wangi. 2. Beberapa jenis tanaman yang dapat mengusir nyamuk adalah lavender. “Perkembangan Kejadian DBD Indonesia. suren.”Climate Change And Human Health http://www. (21 Mei 2006. 10.suarapembaruan.org (3 Maret 2008) “Demam Berdarah dan Penularannya. Depok: Kesehatan Lingkungan FKM UI 2006 Dian. Kandun.org.suarapembaruan. 2004-2007” http://www.”Jakarta Status Waspada Demam http://www. ”Surveilans Demam Berdarah Dengue”. dan selasih. Hasan. Daftar Acuan Artikel dalam jurnal 1. ”Daerah Khusus Ibukota Jakarta” www. 4. (3 Maret 2008) Pemberantasan 5.wikipedia.com/News/2004/02/14/Utama/ut01.”http://www.info/pm/detil.Perlu adanya kegiatan sosialisasi besar-besaran mengenai tanaman anti nyamuk.

Martya.Buku 13. Modul Praktikum SIG Kesehatan Masyarakat FKM UI . Rahmaniati.

bila perlu dilakukan pemberian cairan melalui infus. pada bagian badan yang tidak tertutup pakaian. • Dengue Haemorrhagic Fever (Demam berdarah dengue/DBD) gejalanya sama dengan dengue klasik ditambah dengan perdarahan dari hidung.Demam Berdarah Dengue (DBD) Dr. penderita mengalami demam tinggi selama 4 .15 hari orang yang tertular dapat mengalami / menderita penyakit ini dalam salah satu dari 4 bentuk berikut ini. Pengobatan terhadap penyakit ini terutama ditujukan untuk mengatasi perdarahan. gejalanya sama dengan DBD ditambah dengan syok / presyok pada bentuk ini sering terjadi kematian.H. Penyakit ini disebabkan oleh suatu virus yang menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah. Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan menghindari berada di lokasi-lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari. Pengobatan. • Dengue Syok Sindrom.7 hari. sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan. terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. Manifestasi penyakit Sesudah masa tunas / inkubasi selama 3 . Taburkan serbuk abate (yang dapat dibeli di apotik) pada bak mandi dan tempat penampung air lainnya. Vektor yang berperan dalam penularan penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti. dubur dsb. Buang atau timbun benda-benda tak berguna yang menampung air. terutama bila selokan itu airnya tidak / kurang mengalir. dengan obat semprot nyamuk (yang banyak dijual di toko-toko) BILA TAMPAK NYAMUK BERKELIARAN DI PAGI / . atau pemberian antipiretika Pencegahan. Semprotlah bagian-bagian rumah dan halaman yang merupakan tempat berkeliarannya nyamuk. Pencegahan dilakukan dengan MENGHINDARI GIGITAN NYAMUK di sepanjang siang hari (pagi sampai sore) karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Awasi lingkungan di dalam rumah dan di halaman rumah. diikuti dengan munculnya bintik-bintik atau bercak-bercak perdarahan di bawah kulit. oleh karena itu setiap Penderita yang diduga menderita Penyakit Demam Berdarah dalam tingkat yang manapun harus segera dibawa ke dokter atau Rumah Sakit. Bila memang sangat perlu untuk berada di tempat tersebut KENAKAN PAKAIAN YANG LEBIH TERTUTUP. yaitu : • Bentuk abortif. GUNAKAN CAIRAN/KRIM ANTI NYAMUK (MOSQUITO REPELLANT) yang banyak dijual di toko-toko. mencegah/mengatasi keadaan syok / presyok. celana panjang dan kemeja lengan panjang misalnya. nyeri-nyeri pada tulang. Kolam / akuarium jangan dibiarkan kosong tanpa ikan. yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum. mengingat sewaktu-waktu dapat mengalami syok / kematian. Demam diusahakan diturunkan dengan kompres dingin. penderita tidak merasakan suatu gejala apapun. juga pada parit / selokan di dalam dan di sekitar rumah. Karena seringnya terjadi perdarahan dan syok maka pada penyakit ini angka kematiannya cukup tinggi. isilah dengan ikan pemakan jentik nyamuk. • Dengue klasik. Penyebab dan perantara penularan. mulut.Sudradjat SB. atau simpan sedemikian rupa sehingga tidak menampung air.

Penyakit Demam Berdarah atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) ialah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. mual. Hal ini disebabkan karena infeksi virus dengue yang menyebabkan DBD bisa bersifat asimtomatik atau tidak jelas gejalanya. Sebagian menganggap hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan dan sebagian lagi menganggap karena pemerintah lambat dalam mengantisipasi dan merespon kasus ini.015. Hal ini mengakibatkan sejumlah rumah sakit menjadi kewalahan dalam menerima pasien DBD. Fogging. maupun diare. Dengan pemeriksaan klinis yang baik dan lengkap. Penyakit DBD sering salah didiagnosis dengan penyakit lain seperti flu atau tipus. sekalipun penderita tersebut sudah dirawat di rumah sakit. PENDAHULUAN Pada awal tahun 2004 kita dikejutkan kembali dengan merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Demam Berdarah Dengue Penanggung Jawab: Titte K. Oleh karena itu diperlukan kejelian pemahaman tentang perjalanan penyakit infeksi virus dengue. Sejak itu penyakit tersebut menyebar ke berbagai daerah. atau memutuskan mata rantai pembiakan Aedes aegypti dengan Abatisasi. Isminah. Hubungi PUSKESMAS setempat untuk meminta fogging di rumah-rumah di lingkungan setempat. Adimidjaja Editor: Tri Djoko Wahono Tim Penulis: Kristina.SIANG / SORE HARI. kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut.534 orang) sedangkan CFR tertinggi terdapat di Propinsi NTT (3. Data di bagian anak RSCM menunjukkan pasien DBD sering menunjukkan gejala batuk. dengan jumlah kematian sebanyak 389 orang (CFR=1. Penyakit DBD pertama kali di Indonesia ditemukan di Surabaya pada tahun 1968. akan tetapi konfirmasi virologis baru didapat pada tahun 1972. . Kasus tertinggi terdapat di Propinsi DKI Jakarta (11. Bila ada salah seorang penghuni yang positif atau diduga menderita DBD.96%) . dan ketajaman pengamatan klinis. Untuk mengatasinya pihak rumah sakit menambah tempat tidur di lorong-lorong rumah sakit serta merekrut tenaga medis dan paramedis. patofisiologi. siang dan sore hari. Pencegahan secara massal di lingkungan setempat dengan bekerja sama dengan RT/RW/Kelurahan dengan PUSKESMAS setempat dilakukan dengan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN). pilek. Merebaknya kembali kasus DBD ini menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan. Sejak Januari sampai dengan 5 Maret tahun 2004 total kasus DBD di seluruh propinsi di Indonesia sudah mencapai 26. diagnosis DBD serta pemeriksaan penunjang (laboratorium) dapat membantu terutama bila gejala klinis kurang memadai. segera semprotlah seluruh bagian rumah dan halaman dengan obat semprot nyamuk di pagi. dengan jumlah kasus yang cukup banyak. Masalah bisa bertambah karena virus tersebut dapat masuk bersamaan dengan infeksi penyakit lain seperti flu atau tipus. Kedua jenis nyamuk ini terdapat hampir di seluruh pelosok Indonesia.53% ). Leny Wulandari I. muntah.

19. Pada tahun 1999 IR menurun tajam sebesar 10.99 (tahun 2000). Penyebab Penyakit DBD disebabkan oleh Virus Dengue dengan tipe DEN 1. dengan bentuk : uji tourniquet positif puspura pendarahan. h. d. i. diare kejang dan sakit kepala. konjungtiva. melena. Gejala Gejala pada penyakit demam berdarah diawali dengan : a. dan 23. pada hari ke 3 . DEN 2.17%. dsb. Rasa sakit pada otot dan persendian. Virus tersebut termasuk dalam group B Arthropod borne viruses (arboviruses).66 (tahun 2001). DEN 3 dan DEN 4. Manifestasi pendarahan. mual. II.7 ditemukan penurunan trombosit sampai 100. Keempat type virus tersebut telah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia antara lain Jakarta dan Yogyakarta. tekanan nadi menurun menjadi 20 mmHg atau kurang. Akan tetapi kedua metode tersebut sampai sekarang belum memperlihatkan hasil yang memuaskan. kemudian strategi diperluas dengan menggunakan larvasida yang ditaburkan ke tempat penampungan air yang sulit dibersihkan. EPIDEMIOLOGI 1. e.87 (tahun 2003). disebabkan karena semakin baiknya sarana transportasi penduduk. KLB DBD terbesar terjadi pada tahun 1998. tekanan sistolik sampai 80 mmHg atau lebih rendah.19 per 100. g. Pendarahan pada hidung dan gusi. Hepatomegali (pembesaran hati). Gejala-gejala klinik lainnya yang dapat menyertai: anoreksia. 21. terdapatnya vektor nyamuk hampir di seluruh pelosok tanah air serta adanya empat sel tipe virus yang bersirkulasi sepanjang tahun. Meningkatnya jumlah kasus serta bertambahnya wilayah yang terjangkit. dengan Incidence Rate (IR) = 35.000 /mm�.sehingga sampai tahun 1980 seluruh propinsi di Indonesia kecuali Timor-Timur telah terjangkit penyakit. lemah. Sejak pertama kali ditemukan. Pada awalnya strategi yang digunakan adalah memberantas nyamuk dewasa melalui pengasapan.24 (tahun 2002). Virus yang banyak berkembang di masyarakat adalah virus dengue dengan tipe satu dan tiga. timbul bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh . 3 2. f. Departemen kesehatan telah mengupayakan berbagai strategi dalam mengatasi kasus ini. epitaksis. Syok. muntah.000 penduduk dan CFR = 2%. namun tahun-tahun berikutnya IR cenderung meningkat yaitu 15. adanya pemukiman baru. c. jumlah kasus menunjukkan kecenderungan meningkat baik dalam jumlah maupun luas wilayah yang terjangkit dan secara sporadis selalu terjadi KLB setiap tahun. meningkatnya nilai Hematokrit. sakit perut. kurangnya perilaku masyarakat terhadap pembersihan sarang nyamuk. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 �C. Hemokonsentrasi. Trombositopeni.40 �C) b.

dengan jumlah kematian sebanyak 389 orang. .Tahun 2004 : sampai tanggal 5 Maret 2004 jumlah kasus sudah mencapai 26.133 orang. Filipina pada tahun 1953.Tahun 1998 : jumlah kasus 72.Tahun 1996 : jumlah kasus 45. .Tahun 2003 : jumlah kasus 50. .darah.548 orang.904 orang .Tahun 2001 : jumlah kasus 45. Virus ini kemungkinan muncul akibat pengaruh musim/alam serta perilaku manusia. . modifikasi tempat perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia. Penularan Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti / Aedes albopictus betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. dan muncul pada musim penghujan. dengan jumlah kematian sebanyak 1. dengan jumlah kematian sebanyak 1.131 orang. Beberapa tahun kemudian penyakit ini menyebar ke beberapa propinsi di Indonesia.443 orang. Sebagai contoh: Menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu. Lingkungan Metode lingkungan untuk mengendalikan nyamuk tersebut antara lain dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). . dengan jumlah kasus sebagai berikut : . Orang yang beresiko terkena demam berdarah adalah anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun.Tahun 1999 : jumlah kasus 21.015 orang. Kasus di Indonesia pertama kali dilaporkan terjadi di Surabaya dan Jakarta dengan jumlah kematian sebanyak 24 orang.234 orang. pengelolaan sampah padat. 5. yaitu : 1. PENCEGAHAN Pencegahan penyakit DBD sangat tergantung pada pengendalian vektornya. . 3. Masa Inkubasi Masa inkubasi terjadi selama 4-6 hari. Penyakit DBD sering terjadi di daerah tropis. Penyebaran Kasus penyakit ini pertama kali ditemukan di Manila. yaitu nyamuk Aedes aegypti.134 orang.414 orang (terjadi ledakan) . III.Tahun 2000 : jumlah kasus 33. dan sebagian besar tinggal di lingkungan lembab.Tahun 2002 : jumlah kasus 40.377 orang. Nyamuk Aedes aegypti berasal dari Brazil dan Ethiopia dan sering menggigit manusia pada waktu pagi dan siang. 4. serta daerah pinggiran kumuh. Pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat. dan perbaikan desain rumah.

menabur larvasida. Membagikan bubuk Abate secara gratis pada daerah-daerah yang banyak terkena DBD.Mengubur kaleng-kaleng bekas. � Gastroenteritis oral solution/kristal diare yaitu garam elektrolit (oralit). 143/Menkes/II/2004 tanggal 20 Februari 2004). menggunakan repellent. 3. IV. menimbun. d.Mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali. c. seperti. aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah 2. Meminta direktur/direktur utama rumah sakit untuk memberikan pertolongan secepatnya kepada penderita DBD sesuai dengan prosedur tetap yang berlaku serta membebaskan seluruh biaya pengobatan dan perawatan penderita yang tidak mampu sesuai program PKPS-BBM/ program kartu sehat . berguna kemungkinan penularan sampai batas waktu tertentu. PENGOBATAN Pengobatan penderita Demam Berdarah adalah dengan cara: � Penggantian cairan tubuh. memasang obat nyamuk. di antaranya adalah: a. Biologis Pengendalian biologis antara lain dengan menggunakan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang). dll sesuai dengan kondisi setempat. yang disebut dengan �3M Plus�.H-14). V. vas bunga. Menutup dengan rapat tempat penampungan air. � Penderita diberi minum sebanyak 1. dan lain sebagainya. gentong air. kalau perlu 1 sendok makan setiap 3-5 menit. menguras. Kimiawi Cara pengendalian ini antara lain dengan: Pengasapan/fogging untuk mengurangi(dengan menggunakan malathion dan fenthion). pemerintah Indonesia telah mengambil beberapa kebijakan. kolam. (SK Menkes No. memasang kasa. menyemprot dengan insektisida. Selain itu juga melakukan beberapa plus seperti memelihara ikan pemakan jentik. Melakukan fogging secara massal di daerah yang banyak terkena DBD. menggunakan kelambu pada waktu tidur. KEBIJAKAN PEMERINTAH Dalam rangka mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh penyakit demam berdarah. dan lain-lain. memeriksa jentik berkala.Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air Cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD adalah dengan mengkombinasikan cara-cara di atas. Memerintahkan semua rumah sakit baik swasta maupun negeri untuk tidak menolak pasien yang menderita DBD. b.5 liter �2 liter dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu). Melakukan penggerakan masyarakat untuk melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M dan merekrut . yaitu menutup. dan bakteri (Bt.

saran dan bantuan teknis. (Penelitian ini sedang berlangsung). TINDAKAN BADAN LITBANG KESEHATAN Dalam rangka membantu mengatasi penyakit Demam Berdarah. . Tahun1998. Penelitian Evaluasi dan Pembinaan Pokja DBD Khususnya Ibu Dasa Wisma dalam Pelaksanaan Penanggulangan Penularan Penyakit DBD. Mengundang konsultan WHO untuk memberikan pandangan. Tahun 1999. Pusadaldukes (021) 34835188 (24 jam) DEPKES. 3. Sub Direktorat Surveilans (021) 4265974. Jawa Tengah. Badan Litbang Kesehatan telah melakukan beberapa penelitian. DKI Jakarta. h. 500 juta. Penelitian Kejadian Luar Biasa Demam Berdarah Dengue di DKI Jakarta 2003. Menurunkan tim bantuan teknis untuk membantu RS di daerah . di antaranya : 1. Menyediakan �call center�. Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) (021) 5265043 j. gejala/karakteristik penyakit. Mengubur). yang terdiri dari unsur-unsur : Ikatan Dokter Anak Indonesia Persatuan Dokter Ahli Penyakit Dalam Indonesia Asosiasi Rumah Sakit Daerah g. Tahun 2000.juru pemantau jentik (jumantik). 5. e. Penyebaran pamflet lewat udara tentang pentingnya melakukan gerakan 3 M (Menguras. Penelitian Peningkatan Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) Berbasis Masyarakat dengan Pendekatan Pendidikan Kesehatan Masyarakat. i. 6. 4. EWORS adalah suatu sistem jaringan informasi yang menggunakan internet yang bertujuan untuk menyampaikan berita adanya kejadian luar biasa pada suatu daerah di seluruh Indonesia ke pusat EWORS (Badan Litbangkes. f. Menutup. VI. Badan Litbangkes berkerja sama dengan Namru 2 telah mengembangkan suatu sistem surveilen dengan menggunakan teknologi informasi (Computerize) yang disebut dengan Early Warning Outbreak Recognition System ( EWORS ). Melakukan Kajian Sero-Epidemiologis untuk mengetahui penyebaran virus dengue. di luar bantuan gratis ke rumah sakit. Penelitian Wabah Demam Berdarah Dengue pada Sepuluh Rumah Sakit di DKI Jakarta Tahun 2004. Tahun 2001. sehingga tindakan penanggulangan penyakit dapat dilakukan sedini mungkin.) secara cepat. Depkes RI. 2. (021) 42802669 DEPKES. Penelitian Pengembangan Metode Pemberantasan Demam Berdarah Dengue di Daerah Endemis Kabupaten Grobogan. Penelitian Seroepidemiologi Infeksi Virus Dengue pada Anak-anak dan Remaja di Mataram. Dalam masalah DBD kali ini EWORS telah berperan dalam hal menginformasikan data kasus DBD dari segi jumlah. Melalui sistem ini peningkatan dan penyebaran kasus dapat diketahui dengan cepat. Membantu propinsi yang mengalami KLB dengan dana masing-masing Rp.

2. Selanjutnya penderita akan menampakkan berbagai tanda dan gejala demam berdarah sebagai berikut : 1.96%) 3. Perlu kewaspadaan yang tinggi terhadap penyakit DHF terutama pada musim penghujan. SARAN 1. DEN 2. KESIMPULAN 1. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 . Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Adanya bentuk perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva). DEN 3. Dokter dan tenaga kesehatan lainnya seperti Bidan dan Pak Mantri . • Tanda dan Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue Masa tunas / inkubasi selama 3 . yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah. 2. Buang air besar dengan kotoran (Peaces) berupa lendir bercampur darah (Melena). dengan jumlah kematian sebanyak 389 orang (CFR=1.40 derajat Celsius). 4.53% )10. Penyebab penyakit DBD di Indonesia adalah Virus Dengue tipe DEN 1.15 hari sejak seseorang terserang virus dengue. Mimisan (Epitaksis). VII. dan waktu kejadian dari seluruh rumah sakit DATI II di Indonesia. sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan. dan DEN 4.-) seringkali salah dalam penegakkan diagnosa. dan lain-lainnya. . kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut. Kasus DHF tertinggi terdapat di Propinsi DKI Jakarta (11. Sejak Bulan Januari sampai dengan 5 Maret 2004 total kasus DBD di seluruh propinsi di Indonesia sudah mencapai 26. VIII. 2. India. Early Warning Outbreak Recognition System (EWORS) perlu dilakukan secara berdaya guna dan berhasil guna.tempat/lokasi. Brazil.534 orang) dan CFR tertinggi terdapat di Propinsi NTT (3. 3. Pada pemeriksaan uji torniquet. Perlunya digalakkan �Gerakan 3 M plus� tidak hanya bila terjadi wabah tetapi harus dijadikan gerakan nasional melalui pendekatan masyarakat. Penyakit ini banyak ditemukan didaerah tropis seperti Asia Tenggara. tampak adanya jentik (puspura) perdarahan. Cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit DBD adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan �3M Plus� yang melibatkan seluruh masyarakat serta disesuaikan dengan kondisi setempat. karena kecenderungan gejala awal yang menyerupai penyakit lain seperti Flu dan Tipes (Typhoid). Amerika termasuk di seluruh pelosok Indonesia.015.

perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia. diare. yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1. 2. 10. dan bakteri (Bt. terjadi peningkatan nilai Hematokrit diatas 20% dari nilai normal (Hemokonsentrasi). modifikasi tempat.7 terjadi penurunan trombosit dibawah 100. • Proses Penularan Penyakit Demam Berdarah Dengue Penyebaran penyakit DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum jus jambu biji bangkok. tidak perlu dengan es karena bisa berdampak syok. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). namun khasiatnya belum pernah dibuktikan secara medik. pengelolaan sampah padat. Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok. Beberapa cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD melalui metode pengontrolan atau pengendalian vektornya adalah : 1. terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. 7. Timbulnya beberapa gejala klinik yang menyertai seperti mual. Bahkan beberapa tim medis menyarankan kompres dapat dilakukan dengan alkohol.4.000 /mm3 (Trombositopeni).5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu). 6. karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). dan perbaikan desain rumah. • Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk diwaktu pagi sampai sore. penurunan nafsu makan (anoreksia). Misalnya hindarkan berada di lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari. sehingga pada wilayah yang sudah diketahui adanya serangan penyakit DBD akan mungkin ada penderita lainnya bahkan akan dapat menyebabkan wabah yang luar biasa bagi penduduk disekitarnya. . Pada pemeriksaan laboratorium (darah) hari ke 3 . sakit perut. Pemeliharaan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang) pada tempat air kolam. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis. menggigil. muntah. akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat mengembalikan cairan intravena dan peningkatan nilai trombosit darah. 5.H14). Penambahan cairan tubuh melalui infus (intravena) mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan.Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah. 8. Demam yang dirasakan penderita menyebabkan keluhan pegal/sakit pada persendian. Selanjutnya adalah pemberian obat-obatan terhadap keluhan yang timbul. Mengalami perdarahan pada hidung (mimisan) dan gusi. • Pengobatan Penyakit Demam Berdarah Fokus pengobatan pada penderita penyakit DBD adalah mengatasi perdarahan.Paracetamol membantu menurunkan demam . kejang dan sakit kepala. mencegah atau mengatasi keadaan syok/presyok. 9.Garam elektrolit (oralit) jika disertai diare . Terjadi pembesaran hati (Hepatomegali). misalnya : .Antibiotik berguna untuk mencegah infeksi sekunder Lakukan kompress dingin.

kolam. Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air seperti. vas bunga. 4. gentong air. .3. dan lain-lain. Pengasapan/fogging (dengan menggunakan malathion dan fenthion).

87 pada pada 2010. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun 2009 mencapai sekitar 150 ribu. "Angka ini paling tinggi di ASEAN. Upaya pemberantasan jentik nyamuk selalu kalah cepat dari perkembangbiakan nyamuk tersebut. Di lingkungan yang berair. Menurut Dr Rita.</p> foto: Thinkstock Jakarta.420 korban tewas akibat DBD pada 2009 dan sekitar 1. tidak banyak berubah dari 0.detikHealth <p>Your browser does not support iframes.317 korban tewas pada tahun berikutnya. Ini berarti ada sekitar 1. MSc dalam jumpa pers di Gedung Kemenkes. Jumat (18/2/2011). Angka ini cenderung stabil pada tahun 2010. bahkan paling tinggi dibanding negara lain di ASEAN." ungkap Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2BB) Dirjen P2PL Kemenkes. 1 ekor nyamuk rata-rata bertelur sebanyak 50-400 butir dan hanya butuh 1 . Dr Rita Kusriastuti. sehingga kasus DBD di Indonesia belum bisa dikatakan berkurang.Indonesia Juara Demam Berdarah di ASEAN AN Uyung Pramudiarja . Jumlah kasus demam berdarah di Indonesia tercatat masih tinggi. Indonesia pun didapuk menjadi tuan rumah peluncuran resmi ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011. angka ini masih terpaut cukup jauh. DBD di Indonesia sulit diberantas karena laju perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang menularkan penyakit itu cukup cepat. Bahkan dibanding Thailand di peringkat kedua.89 pada tahun 2009 menjadi 0. Demikian juga dengan tingkat kematiannya.

Acara lain yang akan digelar di Indonesia adalah Konferensi Obat Tradisional se-ASEAN yang ke-3 pada bulan November 2011 di Tawangmangu. Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-17 yang berlangsung di Hanoi. Medan. Indonesia Jadi Tuan Rumah 3 Agenda Kesehatan ASEAN Sebagai ketua ASEAN untuk tahun 2011. 30 Oktober 2010 menetapkan ASEAN Dengue Day atau Hari Dengue se-ASEAN yang selanjutnya akan diperingati setiap tanggal 15 Juni. Peringatan pertama sekaligus peluncuran resmi ASEAN Dengue Day akan dilakukan di Jakarta. Faktor kepadatan penduduk juga memicu tingginya kasus DBD.minggu untuk menjadi nyamuk baru. tapi kota-kota yang masuk 10 besar rata-rata adalah ibukota provinsi yang padat penduduknya. Sebut saja Jakarta. Jawa Tengah. Acara ketiga yang tak kalah pentingnya adalah 19th Meeting of ASEAN Task Force on AIDS (AFTOA) yang akan digelar di Bali pada November 2011. karena tempat hidup nyamuk hampir seluruhnya adalah buatan manusia mulai dari kaleng bekas. ban bekas hingga bak mandi. Indonesia akan menjadi tuan rumah sejumlah kegiatan berskala regional. Terkait masih tingginya kasus DBD. Sebelumnya akan diadakan prakonferensi yang akan berlangsung di Jakarta pada bulan Mei 2011. Vietnam pada tanggal 30 Oktober 2010. Kesepakatan lain yang diharapkan tercapai adalah identifikasi area kerjasama di bidang obat tradisional. Bandung. dalam seminggu selalu ada 50 ekor nyamuk baru yang pada minggu berikutnya menghasilkan 250 nyamuk lain lagi. Yogyakarta dan Bali (Denpasar). 15 Juni 2011." tambah Dr Rita. Dengue atau lebih dikenal dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi keprihatinan para pejabat kesehatan di se-ASEAN karena jumlah kasusnya masih tinggi. Beberapa tema yang akan diangkat dalam AFTOA kali ini antara lain HIV (human immunodeficiency viruse) di kalangan pekerja migran dan peningkatan akses . ada 3 agenda yang akan digelar di Indonesia sepanjang tahun 2011. Untuk bidang kesehatan. Tanggal 15 Juni ditetapkan sebagai ASEAN Dengue Day dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 di Hanoi. Jika diambil angka terkecil. 10 kota dengan tingkat DBD paling tinggi seluruhnya merupakan ibukota provinsi yang padat penduduk. Vietnam. "Saya tidak hafal urutannya. Karena itu. Konferensi Obat Tradisional ini antara lain akan menyepakati pengembangan format standarisasi isi pada ASEAN Pharmacopeian Herbal Medicine atau Farmakope Obat Herbal ASEAN edisi III. Ditetapkannya tanggal 15 Juni sebagai ASEAN Dengue Day dimaksudkan sebagai kampanye pengendalian dan pencegahan DBD di tingkat regional ASEAN. Apa saja kegiatan tersebut? Salah satunya adalah peluncuran secara resmi ASEAN Dengue Day atau Hari Dengue se-ASEAN yang akan dilakukan di Jakarta pada tanggal 15 Juni 2011.

"Buruh migran menjadi perhatian dalam pertemuan ini karena beberapa negara anggota ASEAN berbatasan secara langsung. Di negara-negara tersebut. angka penularan HIV di kalangan pekerja migran cukup tinggi. dr Endang Budi Hastuti .terhadap obat antiretroviral (ARV). Ditjen P2PL Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI." ungkap Kepala Seksi Standarisasi Sub Direktorat AIDS dan Penyakit Menular Seksual.

25 Maret 2011 | 3:48:35 WIB Andi Arief Sukses Selalu dan Terus Suarakan Aspirasi Rakyat .Minal Aidin W a Faizin Mohon Maaf Lahir Batin .Kapolda Jawa Tengah - Drs Noegroho Djajoesman .Kapolda Metro Jaya - Irjen Drs Edward Aritonang Keluarga Besar Polda Jawa Tengah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H.Jum'at..Staff Khusus Presiden SBY - Irjen Timur Pradopo Selamat & Tetap Konsisten Menyampaikan Informasi yang benar .

kebebasan adalah hak kita . SH Sukses & tetap memberikan informasi yang akurat .Sukses & Semoga menjadi media online yang terbaik .BP SETARA Institute - .Pengacara - Irjen Drs Djoko Susilo Semoga menjadi sarana lalu lintas informasi terbaik & terpercaya .Kakorps Lantas Polri - Hendardi Jangan berhenti mengabarkan.Drs Noegroho Djajoesman - Juniver Girsang.

SH Semoga menjadi media online yang mendapat tempat di masyarakat .Pengacara -             Home Hukum Nasional Metro Halo Polisi Halo Gubernur Lampu Merah Olah raga Ekbis Dunia Seleb Batavia Kita :Berita Terkini .Anggota DPR RI - Jhonson Panjaitan Semoga menjadi media yang terdepan dalam mengungkap kebenaran .Trimedya Panjaitan.

Februari 2010 mencapai 1.154 kasus. “Dari data yang ada. kasus demam berdarah yang terjadi tahun ini menurun sebanyak 4. mengungkapkan. 30 Agustus 2010 | 12:34:40 WIB batavia. kasus DBD mencapai 12.105 kasus dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 16.metropolitan Kasus DBD di Jakarta Menurun Berita Metro . ternyata kasus DBD hingga Agustus di tahun 2010 mengalami penurunan hingga 4 ribuan dibandingkan periode sama di tahun 2009. Begitu pun pada Maret 2010 yang .Dibaca: 126 kali Senin. menggalakkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Data kasus DBD per bulan di tahun 2009 dan tahun 2010 terus mengalami penurunan. Secara garis besar.122 kasus. Kasus DBD setiap tahunnya mampu ditekan oleh Pemprov DKI Jakarta melalui berbagai program dan kebijakan yang telah diambilnya seperti.com .835 kasus dengan 32 orang diantaranya meninggal dunia. Untuk tahun ini hingga Agustus.049 kasus.Penderita DBD pada 2010 ini menurun dibanding tahun lalu. Selain itu.akhir pekan lalu.107.840 dan menurun dibanding Februari 2009 yang 2. dari data yang ada di Dinkes DKI Jakarta juga menujukkan setiap tahun Pemprov DKI mampu menekan jumlah kasus DBD. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Seperti Januari 2010 kasus DBD mencapai 1. sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum menetapkan demam berdarah dengue (DBD) sebagai kejadian luar biasa (KLB) meski kasus DBD sepanjang tahun ini sudah mencapai 12. Alasannya. total kasus DBD tahun 2009 lalu mencapai 18.512 kasus menurun dibanding Januari 2009 yang mencapai 2.049 kasus dengan 17 orang diantaranya meninggal dunia. pengerahan juru pemantau jentik (jumantik). Dien Emmawati. dan lain sebagainya.” ujar Dien. kejadian KLB terjadi bila jumlah kasus DBD yang terjadi mencapai dua kali lipat dari jumlah kasus pada periode yang sama di tahun lalu.

Jakarta Timur dengan 3. Penurunan kasus DBD.373 kasus yang menurun dari April 2009 yang mencapai 2. O brn http://beritabatavia.972 kasus.352 kasus.588 menurun dibanding Maret tahun 2009 yang mencapai 2.968 kasus. Jakarta Barat 2.121 kasus. pada April 2010 tercatat sebanyak 2.248 kasus.031 kasus menurun dari Juni 2009 sebanyak 1. dan Jakarta Pusat 1. wilayah yang paling banyak terdapat kasus DBD yakni. Serta Agustus 2010 mencapai 126 kasus menurun dari Agustus 2009 sebanyak 891 kasus DBD. Juli 2010 tercatat 1.783. disusul Jakarta Selatan sebanyak 3.730 kasus. Mei 2010 tercatat 1.mencapai 2. dikarenakan semakin meningkatnya kesadaran warga Jakarta untuk menjaga kebersihan lingkungannya dan melakukan kegiatan PSN. Jakarta Utara 3.494 kasus dan turun dari Mei 2009 dimana mencapai 2.225 kasus.085 kasus menurun dari Juli 2009 sebanyak 1. Disusul Jakarta Selatan 5.930 kasus DBD. hingga Agustus wilayah yang paling banyak terdapat kasus DBD yakni. Lalu. menurut Dien. Juni 2010 tercatat 1.470 kasus. Sedangkan untuk tahun ini. Jakarta Utara sebanyak 2. Jakarta Timur sebanyak 5.070 kasus.053 kasus.600 kasus. Sedangkan untuk wilayah Kepulauan Seribu nihil alias tidak terdapat kasus DBD.com . Di tahun 2009.129 dan Jakarta Pusat sebanyak 1. dan Kepulauan Seribu yang hanya mencatat satu kasus.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->