Anda di halaman 1dari 12

BOTULISME

keracunan Akut o.k toxin Clostridium Botulinum


dgn tanda spesipik & khas paralise otot2 yg progressif, dgn angka kematian tinggi

Etiologi: Toxin / clostridium botulinum


-Toxin ini ada 7 Type A sp G, hanya type A,B,E & F yg menyebabkan keracunan pd manusia (toksin yg kuat akan hancur pd pemanasan 100 derajat/10 mnt)

3 kemungkinan teradinya Botulismus termakan - foodborne botulism

makanan yg mengandung Toxin luka yg infeksi - woundborne botulism dgn c. botulinum dan menghasilkan Toxin termakan spora - infant botulism c.botulinum kmdn dlm usus berkembang dan menghasilkan Toxin

Epidemiologi
- bacteri ini tersebar luas USA,Asia,Eropa
anaerobic, membentuk spora dan banyak terdapat pd Debu penyebab - food borne intoxication yg plg sering & sangat berbahaya dan melibatkan banyak orang - di USA : 110 kasus/thn, 25% foodborne, 72% infantborne & sisanya woundborne.

Patogenesis
Intoxikasi terjadi Melalui makanan yg
tercemar toxin botulinum Keracunan dpt terjadi bila: (makanan tercemar C.botulinum a^ spora dan memungkinkan spora utk tumbuh, menghasilkan toxin dlm usus & diabsorbsi) makanan tsb tdk dimasak sempurna

Bisa jugaToxin yg termakan lsg diserap :


- dilambung & duodenum onset cepat - bgn bawah usus halus & usus besar onset akan lbh lambat Efek farmakologis Toxin: menghambat hantaran pd serabut kolenergik sebelum motor end plate & menghambat pelepasan asetilcholin Paralise periper bilateral

Gejala Klinis
Gejala ini bisa terjadi mendadak, ringan
sp berat dan bisa fatal dalam 24 jam Sering timbul gejala setelah 12-36 jam termakan toxin tp bisa juga 3-14 hari dan bila timbul lebih cepat lbh berbahaya Keluhan awalnya - mual,muntah,lemas,pusing dan vertigo - kering pd mulut & nyeri pd tenggorokan

- Gejala neurologis dpt timbul segera atau

bersamaan dgn gejala fisik (12-72 jam) - Diawali saraf otak plg tinggi, yi:- kabur, diplopia,ptosis,disfonia,disfagia, kelelahan & kelemahan otot pd leher extrimitas proximal dan otot2 pernapasan. - Kesadaran: baik (C M), oriented bisa somnolent, - Pada keadaan berat sulit bicara & menelan (dysfagia)

Kelumpuhan biasanya simetris dan bila


terlambat th/

akan cepat progressif

*Sistem saraf sensoris tidak terganggu* Disamping paralise otot2 palatum,lidah, pharynx,larynx, otot extrimitas kadang2 juga dijumpai Ileus, vool blaas, dan reflex APR & KPR menurun-lemah

- Gejala terminal: -paralisis otot respirasi,

obstruksi jln napas gagalan napas (RF) - Infeksi secunder pd paru dan cardiac arrest bisa terjadi - Pd keadaan penderita kerc.Botulismus yang membaik akan mengalami perbaikan fungsi organ per-lahan2 (bisa sampai satu bulan baru sempurna)

Diagnose banding
Pd beberapa penderita gejala kadang2
cukup membingungkan (riwayat Kerc - ) Utk gambaran Neurologis dpt di dgn Myastenia Gravis, Guillain Barre Syndrom, poliomyelitis, Stroke

Pada Keracunan ini, CSF,kesadaran


normal dan tdk ada ggn sensorik

Penatalaksanaan & Prognose


Perawatan Umum
- keseimbangan cairan dan elektrolit - bebaskan jalan napas,k/p perlu Intubasi, Tracheotomi & Artificial Resp. (ventilator) Pemberian Anti Toxin Spesipik Type A,B,E (antitoxin Polyvalent) Prognose:- kematian Type A = 60-70%, Type B = 10-30%, Type E = 30-50%

TERIMAKASIH ANANDA ATAS PERHATIANNYA