Pemerintah Siap Bangun 93 Pembangkit Listrik Baru

SELASA, 02 FEBRUARI 2010 00:26 WIB

JAKARTA. Setelah menerbitkan Peraturan Presiden No. 4 Tahun 2010 sebagai landasan dan payung hukum Program Percepatan 10.000 MW Tahap II, Kementerian ESDM mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM No. 02 Tahun 2010 Tentang Daftar Proyek-Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Tahap II serta transmisi terkait. Dalam Permen ESDM No, 2 Tahun 2010 dijelaskan bahwa proyek-proyek pembangkit tenaga listrik yang akan dibangun menggunakan bahan bakar energi terbarukan, batubara dan gas, 21 pembangkit akan dibangun PT PLN (Persero) dan 72 pembangkit melalui kerjasama PT PLN (Persero) dengan pengembang listrik swasta. Masa berlaku Permen adalah sejak tanggal 27 Januari 2010 hingga tanggal 31 Desember 2014. Berikut daftar pembangkit yang akan dibangun dalam proyek percepatan 10.000 MW tahap II seperti tercantum dalam Permen ESDM. Proyek-proyek pembangkit yang dilaksanakan oleh PLN : 1. PLTP Tangkuban Perahu I, Jawa Barat dengan kapasitas 2x55 MW. 2. PLTP Kamojang 5 dan 6, Jawa Barat dengan kapasitas 1x40 MW dan 1x60 MW. 3. PLTP Ijen, Jawa Timur dengan kapasitas 2x55 MW. 4. PLTP Lyang Argopuro, Jawa Timur dengan kapasitas 1x55 MW 5. PLTP Wilis/Ngebel, Jawa Timur dengan kapasitas 3x55 MW. 6. PLTP Sungai Penuh, Jambi dengan kapasitas 2x55 MW. 7. PLTU Hululais, Bengkulu dengan kapasitas 2x55 MW. 8. PLTP Kotamobagu 1 dan 2, Sulawesi Utara dengan kapasitas 2x20 MW. 9. PLTP Kotamobagu 3 dan 4, Sulawesi Utara dengan kapasitas 2x20 MW. 10. PLTP Sembalun, Nusa Tenggara Barat dengan kapasitas 2x10 MW. 11. PLTP Tulehu, Maluku dengan kapasitas 2x10 MW. 12. PLTA Upper Cisokan, Jawa Barat dengan kapasitas 4x250 MW. 13. PLTU Asahan 3, Sumatera Utara dengan kapasitas 2x87 MW.

Sulawesi Utara dengan kapasitas 2x20 MW. PLTP Atadei. PLTU Kaltim (Peaking) dengan kapasitas 2x50 MW 21. PLTP Tangkuban Perahu II. 20. Lampung dengan kapasitas 2x55 MW. PLTU Sampit. Kalimantan Selatan dengan kapasitas 2x7 MW. PLTP Guci. PLTP Lahendong 5 dan 6. Proyek-proyek pembangkit yang dilaksanakan melalui kerjasama antara PLN dengan pengembang listrik swasta : 1. PLTP Merana/Masaingi. PLTP Cibuni. PLTP Dieng. 26. Nusa Tenggara Timur dengan kapasitas 2x2. Nusa Tenggara Barat dengan kapasitas 2x10 MW 30. PLTP Sarulla 2. 13. PLTU Parit Baru. PLTP Drajat. PLTU Kotabaru. 18. PLTP Rajabasa. 11. Jawa Barat dengan kapasitas 1x150 MW dan 3x350 MW. 2. PLTP Ulubelu 3 dan 4. Sumatera Utara dengan kapasitas 2x55 MW 19. Sumatera Utara dengan kapasitas 3x110 MW 18. PLTP Salak. Sulawesi Tengah dengan kapasitas 2x10 MW 28. Banten dengan kapasitas 1x110 MW. PLTU Pangkalan Susu 3 dan 4. PLTP Rawa Dano. 6. Jawa Barat dengan kapasitas 2x30 MW 10. Jawa Barat dengan kapasitas 1x1.5 MW. PLTP Sorik Merapi. Jawa Barat dengan kapasitas 1x30 MW dan 2x55 MW. 25. Sumatera Utara dengan kapasitas 1x55 MW 20.14. PLTGU Muara Tawar ad on 2. PLTP Baturaden. PLTP Bora. PLTP Jaboi. Jawa Barat dengan kapasitas 1x50 MW. PLTP Cisolok-Cisukarame. PLTP Muaralaboh. PLTP Huu. Jawa Barat dengan kapasitas 2x55 MW. PLTP Wayang Windu. Lampung dengan kapasitas 2x110 MW 24. 5. 31. 16. Sumatera Selatan dengan kapasitas 2x110 MW. Maluku Utara dengan kapasitas 2x5 MW . Jawa Barat dengan kapasitas 1x45 MW 9. PLTU Talakar. Sulawesi Selatan dengan kapasitas 2x100 MW. Jawa Tengah dengan kapasitas1x55 MW 14. Jawa Tengah dengan kapasitas 1x55 MW 15. Jawa Barat dengan kapasitas 1x40 MW 8. PLTP Mangolo. Sumatera Barat dengan kapasitas 2x110 MW 21. PLTP Karaha Bodas. Kalimantan Barat dengan kapasitas 2x50 MW 19.000 MW 15. 17. 7. 4. 32. PLTP Seulawah Agam. Jawa Barat dengan kapasitas 1x10 MW. PLTP Sukoria. PLTP Rantau Dadap. Nanggroe Aceh Darusalam dengan kapasitas 1x7 MW 17. PLTP Sarulla 1.3 dan 4. Jawa Tengah dengan kapasitas 1x55 MW dan 1x60 MW. PLTP Lumut Balai. Sulawesi Tengah dengan kapasitas 1x5 MW 27. Kalimantan Tengah dengan kapasitas 2x25 MW. PLTU Indramayu. Jawa Tengah dengan kapasitas 2x110 MW.5 MW. 23. Sumatera Utara dengan kapasitas 2x200 MW. Jawa Barat dengan kapasitas 3x60 MW. Sulawesi Tenggara dengan kapasitas 2x5 MW 29. PLTP Jailolo. Jawa Barat dengan kapasitas 2x120 MW. Sumatera Selatan dengan kapasitas 4x55 MW 22. 12. PLTP Tampomas. PLTP Ungaran. PLTP Patuha. Nanggroe Aceh Darussalam dengan kapasitas 1x55 MW 16. Nusa Tenggara Timur dengan kapasitas 2x2. 3.

Kepulauan Riau dengan kapasitas 2x4 MW 42. Papua 2x7 MW 66. PLTU Selayar. PLTU Nabire. PLTU Bau-bau. Nusa Tenggara Timur 2x4MW 61. Sulawesi Barat dengan kapasitas 2x7 MW 54. PLTU Sumbawa. PLTU Melak. Maluku 2x4 MW 64. 2x120 MW. PLTA Madura dengan kapasitas 1x400 MW 37. Sulawesi Tengah. Kepulauan Riau dengan kapasitas 2x10 MW 41. Program Percepatan 10. Kalimantan Selatan dengan kapasitas 2x100 MW 50. Bangka Belitung dengan kapasitas 2x30 MW 43. Sulawesi Tengah. Sulawesi Tenggara 2x10 MW.8% per tahun. Maluku Utara dengan kapasitas 1x5 MW 34. PLTU Petung. PLTU Masohi. Sulawesi Tengah 2x4 MW 52. 70. 58. Kalimantan Barat 2x10 MW 44. PLTU Putussibau. dalam Perpres dinyatakan pendanaan pembangunan pembangkit tenaga listrik dan transmisi berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara . Maluku Utara. Kalimantan Barat 2x4 MW 49. Kalimantan Tengah 1x120 MW 72. 53. Maluku Utara. Terkait masalah pendanaan. Kalimantan Timur 2x7 MW 46. PLTU Tanjung Batu.Bali dengan kapasitas 2x100 MW 36. PLTU Sorong. PLTU Tahuna. 56. 2x10 MW. PLTU Nunukan. Papua Barat 2x15 MW. PLTP Songa Wayaua. PLTU Tanjung Pinang. Maluku 2x4 MW 65. Nusa Tenggara Timur 2x4 MW 60. PLTU Moutong. PLTU Biak. PLTU Waingapu. Sumatera Utara dengan kapasitas 2x7 MW 39. PLTU Mamuju. PLTU Kaltim. 2x7 MW 63. Nanggroe Aceh Darussalam dengan kapasitas 2x4 MW 38. PLTU Tual. PLTU Ketapang. PLTU Nias. Kalimantan Timur 2x7 MW 47. PLTU Jayapura. Bengkulu dengan kapasitas 2x6MW dan 2x9 MW 35. PLTU Kolaka. PLTU Tanjung Balai Karimun. PLTU Kendari. Nusa Tenggara Barat dengan kapasitas 2x10 MW 59. PLTU Luwuk. PLTU Sabang. Papua Barat 2x7 MW 71.000 MW merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mempersiapkan ketersediaan energi nasional di masa depan untuk mengimbangi peningkatan kebutuhan rata-rata 6. Sulawesi Utara dengan kapasitas 2x4 MW 51. Kepulauan Riau dengan kapasitas 2x15 MW 40.33. Papua 2x7 MW 68. PLTU Andai. Papua 2x7 MW 69. Sulawesi Tenggara dengan kapasitas 2x25 MW 57. PLTGU Bangkanai. PLTU Merauke. PLTU Bangka. PLTU Larantuka. Sulawesi Tenggara dengan kapasitas 2x10 MW. PLTGU Senoro. Papua 2x15 MW 67. PLTU Tobelo. Kalimantan Timur 2x7 mW 45. PLTU Kalsel. 2x4 MW 62. PLTU Tidore. Sulawesi Selatan dengan kapasitas 2x4 MW 55. 2x100 MW 48. PLTA Simpang Aur. PLTU Bali Timur.

2 MWatt) dan dihubungkan dengan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) ke jaringan trans Sumatera dari Gardu Induk (GI) di Takengon ke Kabupaten Bireuen dan melintasi Kabupaten Bener Meriah. Kec.6 GWh per tahun. PLTA ini membutuhkan pasokan air minimal sebesar 29. yaitu Peusangan I (2 x 22.5 Mwatt) dan merupakan PLTA bawah tanah pertama di Indonesia. Sibuluan dan Sihaporas Kecamatan Sibolga. PLTA SIGURA-GURA terletak di Simorea yang berada 200 m di dalam perut bumi dengan 4 unit generator dan total kapasitas tetap dari keempat generator tersebut adalah 286 MWatt (4 x 71. Tipe bendungan ini adalah beton massa dengan ketinggian 47 meter. PLTA di Pulau SUMATRA PLTA ANGKUP PLTA PEUSANGAN terdapat di Kecamatan Laut Tawar. PLTA ini di desain dengan 2 buah turbin air.1 MWatt) dan Peusangan II (2 x 21. PLTA ini berkapasitas sebesar 4 x 79. terletak ± 130 km arah tenggara kota Medan. dan akan dikerjakan selama 94 bulan (terhitung dari 18 Maret 2011) dengan jadwal operasi direncanakan pada kuartal IV/2015. Hal ini sangat disayangkan karena PLTA ini secara berurutan terletah di hulu aliran sungai Asahan.25 MWatt (total : 317 MWatt). Agar mampu bekerja maksimal. listrik yang dihasilkan PLTA ini sepenuhnya hanya digunakan oleh PT INALUM. PLTA Renum berada di posisi paling atas. PLTA TANGGA merupakan PLTA pertama di Indonesia yang menggunakan bendungan beton bertipe busur setinggi 82 meter.(APBN). Sumatera Utara. Toba Samosir. Pintupohan Meranti. PLTA LAU RENUN berkapasitas total sebesar 82 MWatt (2 x 41 MWatt). PLTA ASAHAN 1 terletak di Sungai Asahan. Kabupaten Tapanuli Tengah Propinsi Sumatera Utara. Sampai saat ini PLTA ini lebih sering tidak beroperasi secara optimal karena debit air yang dihasilkan dari bendungan sering kurang dari 10 meter kubik per detik. Kab. anggaran internal PT PLN (Persero). PLTA SIPANSIHAPORAS berlokasi di desa Husor. Sayangnya ditengah defisit listrik yang masih terjadi di Sumut sebesar 200 MW. dengan kecepatan putar turbin sebesar 750 rpm yang beroperasi sejak akhir 2005 lalu. Energi . PLN dikabarkan siap untuk membeli pembangkit ini dari PT INALUM sebesar US$400 juta. Nanggroe Aceh Darussalam. Biaya total pendanaan proyek ini diperkirakan mencapai sekitar Rp2. PLTA ini mempunyai 2 unit generator dengan kapasitas total sebesar 50 MWatt (33 MWatt + 17 MWatt) dan diharapkan mampu memproduksi energi sebesar 203.96 triliun. Proyek ini didanai oleh Japan Bank International Coorporation (JBIC) dan Konsultan teknis Nippon KOI Jepang. Desa Ambarhalim. dan sumber dana lainnya yang sah dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. kemudian di bawahnya masing-masing adalah PLTA Sigura-gura milik Inalum dan PLTA Tangga yang juga milik Inalum berada di paling bawah.000 meter kubik per detik. Prop. Kabupaten Aceh Tengah.

6 skala Richter. dapat menahan guncangan gempa sampai 10 skala rigter. PLTA Singkarak merupakan PLTA yang memiliki terowongan terpanjang di Indonesia dan merupakan pembangkit listrik ketiga yang memiliki lorong air bawah tanah setelah PLTA Batang Agam yang memiliki terowongan 1. CHD (China Huadian) dan PT. Pusat listrik ini menggunakan pola kolam tando dengan gedung pembangkit berada di permukaan tanah yang memanfaatkan aliran Sungai Ketaun yang dibendung dalam kolam tando sebelum dialirkan melalui penstock ke turbin.5 MWatt dan memiliki kapasitas total sebesar 10. PLN PJB (Pembangkit Jawa Bali). PLTA Tes terdiri dari 2 unit generator dimana yang pertama adalah unit PLTA Tes Lama yang mulai dibangun pada tahun 1912-1923 di Desa Turan Tiging Kabupaten Rejang Lebong. PLTA ini memiliki 3 unit generator berdaya 3.4 MWatt. PLTA BATANG AGAM terletak di daerah Payakumbuh yang memanfaatkan air dari Sungai Batang Agam. PLTA Asahan I ini dikerjakan oleh perusahaan pembangkit listrik swasta (independent power producer/IPP) PT Bajradaya Sentranusa. dan memiliki kapasitas terpasang 4 x 17 MWatt (68 MWatt) dan sumber airnya berasal dari Danau Maninjau. PLTA TES merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan energi potensial air yang pertama yang didirikan di wilayah Sumatera. Total nilai proyek ini sebesar US$ 310 juta yang berasal dari sumber dana BUMN China. Sedangkan unit kedua adalah PLTA Tes baru yang dibangun tepat di belakang gedung PLTA lama yang didirikan antara tahun 1986-1991 dengan daya terpasang 4 X 4. Terowongan Singkarak dibangun dari tahun 1992–1998.175 GWh/tahun (Kapasitas total : 2 x 90 MWatt) yang disalurkan ke jaringan PLN melalui transmisi 275kV/150kV. . sehingga daya total terpasang sejak tahun 1991 di PLTA Tes adalah sebesar 18.5 MWatt. memiliki kontruksi yang cukup kuat.Pembangunan PLTA tersebut dilatarbelakangi oleh adanya areal pertambangan emas yang berada di daerah Lebong Tandai dan Muara Aman sehingga seluruh kebutuhan listrik untuk pertambangan dipenuhi oleh PLTA tersebut.000 meter rampung 1985.200 meter rampung 1974. dan PLTA Maninjau yang memiliki terowongan 6.960 MWatt. Tipe turbin di PLTA Tes adalahturbin Francis dengan horizontal shaft. dimana daya yang terpasang setelah renovasi menjadi 2 X 660 kWatt. Januar Muin.yang dibangkitkan PLTA ini sebesar 1. PLTA SINGKARAK memiliki kapasitas terpasang sebesar 4 x 43. Dalam pembangunannya yang dimulai 2006. bersama dengan PLTA Singkarak. Beroperasinya PLTA Asahan 1 akan menyuplai 20 % kebutuhan listrik Provinsi Sumatera Utara.Saat ini daya listrik yang dibangkitkan oleh PLTA Tes digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Propinsi Bengkulu melalui jaringan transmisi 70 kV. Kemudian pada tahun 1958 dilakukan renovasi akibat kerusakan yang diakibatkan oleh pembombardiran sentral pembangkit oleh tentara Jepang. PLTA MANINJAU diresmikan oleh presiden Suharto pada tanggal 28 Desember 1983. Pembangkit ini di desain oleh Ir. dan juga dapat dilalui oleh kenderaan roda empat.75 MWatt (175 MW) yang berasal dari Danau Singkarak melewati sebuah torowongan sepanjang 16 meter menjulur di bawah Gunung Merapi dengan kedalaman lubang sebesar 300 meter dan 850 meter di bawah permukaan tanah. Pada 30 September 2009. PLTA Maninjau mengalami gangguan dan lepas dari sistem akibat gempa bumi berkekuatan 7.

PLTA BATUTEGI menggunakan pasokan air dari dam penampungan air terbesar se-ASEAN. Ltd) bulan September dan November 1989. Kyushu Electric Power 25%. Apakah Proyek Panas Bumi Sarulla itu? Proyek pembangunan PLTPB terbesar di dunia di Sarulla. yaitu satu di daerah Silangkitan sebesar 110 MW. Kabupaten Tapanuli Utara.PLTA MUSI diresmikan oleh presiden Indonesia bapak Susilo Bambang Yudoyono pada bulan oktober tahun 2006 dan dapat menghasilkan energi listrik dengan kapasitas 3 x 70 MWatt yang dapat menyuplai kebutuhan listrik bagi Sumatera bagian Selatan. Sumut merupakan pembangkit geothermal terbesar di dunia kalau sudah beroperasi. 1. Dam PLTA Koto Panjang yang memotong aliran Sungai Kampar Kanan dan menggenangi areal seluas 124 km2. dan Ormat Technologies Co. dua di daerah Namora I Langit masingmasing sebesar 110 MW dan direncanakan selesai pada tahun 2010 . Proses pembuatannya diawali dengan project finding oleh perusahaan konsultan dari Jepang TEPSCO (Tokio Electric Power Service Co. Tapanuli Utara (Taput). Listrik yang dihasilkan diharapkan akan dapat memenuhi 1/3 dari kebutuhan listrik Propinsi Sumatera Utara. 1. PLTA KOTO PANJANG terletak di Provinsi Riau – Sumatera Barat. dan debit air nominal sebesar 18. Ormat Technologies 12. Itochu 25%. dan untuk setiap kwh listrik yang dihasilkan akan dijual kepada PLN dengan harga $0. (Jepang).4 MWatt. terdiri dari pinjaman lunak dari Asian Development Bank (ADB) sebesar Rp.5%. Biaya pembuatan PLTA ini mencapai sebesar US$ 159 juta atau setara dengan Rp. Inc. (AS).5 triliun. mulai dilakukan tahun 1991 dan diresmikan pada tanggal 28 Februari 1997. Itochu Corporation (Jepang).5%. Biaya total pembangunannya adalah $800 juta dan dikatakan juga bahwa 70% dari dananya dikucurkan oleh JBIC (Japan Bank for International Cooperation) dan OPIC (Overseas Private Investment Corporation). Untuk pembangunan fisik proyek. Rasio pembagian keuntungannya adalah PT Medco 37.177 Miliar Yen dari OECF (Overseas Economic Development Fund) Jepang. PLTPB TERBESAR: Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi (PLTPB) Sarulla. 245 miliar dan APLN (Anggaran PT PLN) sebesar Rp.2012. APBN sebesar Rp. dibangun untuk menghasilkan listrik dengan kapasitas sebesar 114 MW melalui 3 unit turbin. Kyushu Electric Power Co.4 triliun. Inc. Proyek ini dibiayai dengan dana dalam bentuk hutang sebesar 31. PLTA uni merupakan PLTA type run off river yang memanfaatkan aliran sungai Musi dan pembuangan akhir ke sungai Simpang Aur. Pembangunan proyek ini terjadi setelah terbit Keppres 64/2000 yang mencabut Keppres 39/1997. bendungan Batutegi. PLTA BESAI terletak di Lampung dengan daya terpasang sebesar 2 x 46. Propinsi Sumatera Utara oleh PT Medco Energi Internasional. dan hingga sekarang PLTA ini masih dalam tahap studi kelayakan dan konstruksi karena mengalami defisit pasokan cadangan air. 113 miliar.5 m3/s. . PLTA ini dan PLTA Musi hanya bisa beroperasi pada saat beban puncak saja.4622. Eksploitasi sumur akan dilakukan dalam 3 tahap. dilengkapi dengan 2 turbin air bertipe Francis (2 x 14 MWatt) dengan kecepatan putar sebesar 375 rpm.

Nor Propinsi Kalimantan Selatan Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Riarn Kanan Propinsi Sulawesi Selatan Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Sadang Propinsi Jawa Barat Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Saguling Propinsi Jawa Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Selorejo Propinsi Jawa Tengah Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Sempor Propinsi Jawa Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Sengguruh Propinsi Papua Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Sentani Propinsi Sumatra Utara Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Sigura-gura Propinsi Sulawesi Tenggara Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Soroako Propinsi Bengkulu Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Tes Propinsi Sulawesi Utara Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Tonsea Propinsi Jawa Tengah Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Tuntang Propinsi Jawa Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Wlingi Raya Propinsi Jawa Tengah Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Wonogiri Propinsi Kalimantan Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Diesel PLTD Balikpapan Propinsi Sumatra Utara Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU Belawan Propinsi Sumatra Selatan Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU Bukit Asam Propinsi Jawa Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU Gresik Propinsi DKI Jakarta Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU Muara Karang Propinsi Jawa Tengah Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU Sernarang . Yang pertama.Pada bulan Agustus 2007. mengkritik bahwa perjanjian ini "merupakan sebuah bentuk strategi keamanan energi Jepang" dan "hanya akan memperkuat bentuk-bentuk penjajahan baru Jepang atas Indonesia". Daftar Pembangkit Listrik di Indonesia Diurutkan Berdasarkan Wilayah Provinsi Sun. Dan tentang hal ini. sebuah LSM Indonesia.2:10am — godam64 Propinsi DI Aceh Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Angkup Propinsi Jawa Barat Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Cibadak Propinsi Jawa Barat Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Cirata Propinsi Jawa Tengah Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Garung Propinsi Jawa Barat Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Jatiluhur Propinsi Jawa Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Karangkates Propinsi Jawa Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Lodaya Propinsi Sumatra Utara Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Maninjau Propinsi Jawa Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Paiton Propinsi Kalimantan Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air PLTA Pengeran Moh. NINDJA telah memulai penelitian tentang pengaruh proyek eksploitasi energi yang dilaksanakan di bawah kerangka EPA ini terhadap masyarakat dan bagaimana reaksi masyarakat terhadapnya. akan diulas tentang proyek PLTPB (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Sarulla yang akan dibangun di Propinsi Sumatera Utara. EPA merupakan perjanjian perdagangan bebas bilateral pertama bagi Indonesia. Indonesia dan Jepang sepakat menandatangani perjanjian kerja sama kemitraan EPA (Economic Partnership Agreement). 23/04/2006 . Institut For Global Justice (IGJ).

PT Bagus Karya Jakarta dan PT Nincek Bandung de¬ngan nilai kontrak sebesar US$ 270 juta. dan saat ini sedang dilakukan land clearing. Kedatangan Indra Pribadi melaporkan persiapan pembangunan PLTU tersebut kepada Gubsu. Ditegaskan.Propinsi Jawa Barat Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Gas PUG Alurcanang Propinsi Jawa Tengah Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Gas PUG Dieng Propinsi Jawa Timur Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Gas PUG Grati Propinsi Jawa Barat Terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Gas PUG Karnojang Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Syamsul Arifin SE mengatakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumut berkekuatan 400 megawatt (MW) di daerah Pangkalan Susu.(ir) pembagkit listrik tenaga uap(pltu) Kumpulan Artikel . Kedua unit mesin pembangkit yang akan dibangun ini masing-masing berkapasitas 200 MW. Disebutkan.105 . termasuk pembangunan akses jalan ke lokasi.Energi Sungai PLTA / Waduk / Bendungan . dalam proses pembangunan¬nya pihak kontrkator melibatkan tenaga kerja lokal sebagai upaya memberdayakan tenaga kerja yang ada di daerah ini. Dan kalau tidak segera diatasi akan semakin memperburuk situasi perekonomian masyarakat dan menjadi titik lemah bagi pertumbuhan investasi. pembangunan pembangkit energi listrik merupakan program prioritas bagi Sumut. "Pembangunan PLTU ini dimaksudkan untuk mengatasi sebagian kekurangan pasokan listrik di Sumut yang selama ini menjadi sorotan masyarakat di daerah ini. Jumat di kantor Gubsu. mesin pembangkit PLTU ini akan dibangun oleh 3 konsorsium yakni kontraktor Chuan Dong dari China. Hal itu dikatakan Gubsu ketika menerima kunjungan General Manager PT PLN Proyek Ilnduk Pembangkit dan Jaringan Sumut Aceh dan Riau Indra Pribadi. Gubsu juga mengingatkan pihak PT PLN untuk tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat karena seringnya terjadi pemadaman listrik sangat berpengaruh terhadap sendi-sendi kehidupan perekonomian dan perkembangan iklim investasi di Sumut. sehingga banyak kegiatan perekonomian masyarakat yang terganggu." ujar Gubsu yang didampingi Kabid Humas Pim¬pinan Drs Maringan L Tobing. sedang¬kan unit dua akan beroperasi Nopember 2010. Jumat (27/6). Untuk itu kita terus berupaya untuk melakukan langkah-langkah strategis sekaligus mendorong pihak PT PLN untuk mencari solusi guna penyelesaian masalah kekurangan pasokan listrik di daerah ini." jelas Indra Pribadi. Mesin pembangkit unit satu diharapkan siap dan berproduksi Agustus 2010. Tiga konsorsium Menurut staf perencanaan PT PLN Pikit¬ring SUAR Robert. Kabupaten Langkat merupakan prioritas dan harus didorong untuk selesai tepat waktu. sekaligus mem¬buktikan bahwa pembangunan ini mampu membuka lapangan pekerjaan bagi daerah Sumatera Utara. "Kita harapkan pembangunan ini dapat segera terlaksana karena kita di Sumut sudah sangat kekurangan pasokan listrik. Sedangkan tanah untuk lokasi pemba¬ngunannya sudah tersedia dan sudah selesai pembebasan yakni seluas 105 ha.

kebutuhan listrik di Sumut. "Saat ini. sementara beban puncak 1. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan I berkapasitas 2x90 MW akan masuk ke sistem Sumut. Ia mengatakan.251 MW. pada 2011. sistem interkoneksi 275 kV dari Sumatera bagian tengah ke bagian selatan juga ditargetkan rampung. Plt Direktur Luar Jawa-Bali PLN Murtaqi Syamsuddin mengatakan. "Penyelesaian pembangunan interkoneksi tersebut akan semakin meningkatkan kehandalan pasokan listrik di wilayah Sumatra. Murtaqi juga menjelaskan. Sumatra Utara. dan Riau yang terus meningkat menyusul semakin bertambahnya industri di wilayah-wilayahitu. sebelum 2012.Pembangkit listrik/ilustrasi. Sabtu. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin. sehingga cadangan yang tersisa masih di bawah 20 persen atau pas-pasan. Sibolga. PT PLN (Persero) mengungkapkan. pembangunan interkoneksi dari sistem Sumut (termasuk Aceh) ke Sumatra bagian tengah (Sumbar dan Riau) akan selesai." ujarnya. Sejumlah pembangkit di sistem Sumatra yang dijadwalkan beroperasi antara lain PLTU Meulaboh 2x100 MW tahun 2011. Murtaqi mengatakan. Sedang. yang berkapasitas 2x115 MW akan beroperasi mulai akhir 2009. pada Februari 2010. Selanjutnya." kata Direktur PLN Jawa-Bali ini. Dalam siaran persnya. masuknya PLTU Labuhan Angin dan pembangkit lain berkapasitas 105 MW juga di akhir 2009 akan semakin meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Sumut. mesti diantisipasi dengan penambahan pasokan daya listrik. Daya mampu sistem Sumut mencapai 1. kondisi kelistrikan di wilayah Sumut sudah tidak ada jadwal pemadaman lagi.357 MW. meski cadangan listrik memang masih tersisa pas-pasan. Aceh.000 MW tahap pertama juga menyusul beroperasi. PLTU Pangkalan Susu yang merupakan bagian program percepatan pembangkit 10. . sehingga dapat dilakukan barter daya.

Sibolga berkapasitas 2x115 MW serta task force pembangkit di sekitar Sumut berkapasitas 105 MW.000 MW tahap pertama.Selanjutnya. setelah itu juga akan masuk PLTU Pangkalan Susu. selain PLTU Labuan Angin. PLTP Sarulla 2x110 MW. tiga pembangkit listrik swasta (independent power producer/IPP) yakni PLTU Kuala Tanjung 2x125 MW. Langkat. Bali yang juga Plt luar Jawa. Madura." ujar Murtaqi. Jamali Murtaqi Syamsuddin menerangkan PLTU Labuan Angin akan mulai menambah kapasitas listrik Sumut pada akhir 2009 sekitar 2x115MW. Sabtu (31/10). "Pada akhir 2009 ini sistem Sumut akan mendapat tambahan pasokan listrik sebesar 330 Megawatt (MW) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin." kata Murtaqi. pada 2010 akan masuk pasokan listrik sebesar 180 MW dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan I berkapasitas 2x90 MW. "PLTA Asahan ini akan masuk ke sistem Sumut mulai Februari 2010. (*) jakarta(antara) Direktur Operasioan Jawa. . Dia mengatakan. "Dari planning sudah terlihat jelas tambahan pasokan listrik sejak akhir 2009 ini hingga dua tahun ke depan. Dia melanjutkan. Apakah itu nantinya mencukupi atau tidak bergantung pertumbuhan beban pada tahun-tahun selanjutnya." kata Murtaqi seperti dalam rilis ESDM. dan PLTA Asahan 2x87 MW akan masuk setelah 2012. Sumut sebesar 400 MW yang merupakan bagian dari program percepatan PLTU 10.