Anda di halaman 1dari 20

ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. S POST PARTUM HARI I DENGAN PREEKLAMSIA BERAT DI RUANG NIFAS RSUD.DR.R.

SOEDJONO SELONNG
Tanggal Pengkajian : 9-8-2007 Waktu Tempat : Jam 09-30 Wita : Ruang Nifas

S : - Nama Ibu :Ny. S, 44 tahun, pendidikan : Tdk tamat S, Pekerjaan :Tani. Nama Suami : Tn. S, umur :48 tahun,Pekerjaan Tani, alamat Aikmel; - Ibu mengatakan hamil ke delapan dan tadi malam melahirkan tanggal 9-8n2007 jam 01.15 wita, bay laki-laki, BB: 3 Kg dan baynya meninggal; anak terkecil umur 13 tahun - Ibu mengatakan mules mules pada perutnya dan membuatnya merasa tidak nyaman istirahat; - Ibu mengatakan menderita penyakit keras seperti kencing manis, darah tinggi, sakit kuning, jantung, TBC dll; - Ibu mengatakan tidak pernah merencanakan kehamilan ini dan sebelumnya tidak ber KB karena ibu mengira tidak akan bisa hamil lagi; - Ibu mengatakan tiddak sedih dengan kehilangan bayinya; - Ibu mengatakan makan minumnya tidak ada masalah tapi masih ragu untuk makan makanan yang berbau amis seperti teluer dan ikan; - Ibu mengtakan sudah bisa BAK ke kamar mandi dengan di Bantu; - Ibu mengatakan selanjutnya berencana untuk mengguanakan alat KB.

O: - K-U Ibu baik, kesadaran compos mentis, infuse RL drip Oksi 10 unit,FLs II; - Tensi 180 /80 mmhg, N:88x /menit, RR:20x /menit, S : 37 .celsius; - Payudara : bentuk simetris,tidak ada benjolan, tdk nyeri tekan, kolestrum (-); Abdomen : steriae +, tdk ada nyeri tekan dan massa Tfu : 3 jr bawah pusat, C ut :bik; - vulva : lochearubra lbh kurang 50 cc, tdk ada luka perineum ;

- Tungkai : Ka /Ki :oedema : +/+; - Pemeriksaan menunjang, Lab : prot. Urine =+ +; A : Post partum hari I dengan PEB - Masalah :gangguan rasa nyaman - Kebutuhan : menjelaskan kepada ibu tentang keadaannya; Kolaborasi untuk pemberian obat;

P : - Menjelaskan ibu tentang keadaannya bahwa mules yang di rasakan adalah hal yang wajar dialami oleh ibu post partum karena kontraksi rahim ( proses involusi ); - Menganjurkan ibu untuk teknikrelaksasi dengan menarik nafas panjang pada saat datang nyeri, arau dengan mengalihkan perhatian ibu ke hal-hal ysng menyenangkan ; - Memberikan obat-obat sesuai advis dokter : Asam fenamat 3x1, dan MGSO4 dosis pemeliharaan :MGSO ( 40% ) 5 gr ditambah 1 ml lidocain 2% selang- seling boka boki intervak 4 jam ; - Observasi vital sign,keluhan ibu pemasukan dan pengeluaran cairan dan makanan ; - Anjurkan ibu untuk istirahat yang cukup ; - Anjurkan untuk sering mobilisasi ; - Anjurkan ibu untuk makan dan minum yang cukup dan bergizi dengan diet bebas ; - Memberikan konseling KB pada ibu dan membantu ibu unuk mengambil keputusan ber KB. Evaluasi Jam 10.00 wita : Ibu mengerti tentang kradaannnya, memahami proses yang berlangsung pada dirinya serta mau mengikuti anjuran dari petugas dalam tindakan untuk mengurangi nyeri ; Jam 12.00 wita : Obat sudah diberikan sesuai advis MGSO4 ( 40% ) : 5 gr.+1 ml Lidocain 2% im boka . Jam 14.00 wita : Asam mefanamat sudah diberkan;

Jam 16.00 wita : MGSO4 (40% ) : 5 gr + 1 ml Lidpcain 2% im boki. Hari Kedua tanggal 10 Agustus 2007 S : - Ibu mengatakan tidak ada keluhan yang mengganggu - Ibu mengatakan mulesnya sudah berkurang - Ibu mengatakan makan dan minum sudah baik - Ibu mengatakan bisa istirahat dengan baik O : - K/u ibu baik, tensi 110/70 mmHg, nadi 88 x/mnt, suhu 36,7 C, RR 20 x/mnt, infuse masih terpasang - Payudara : tidak ada pembengkakan/bendungan ASI - Abdomen : Tfut : 3 jari bawah pusat, kontraksi baik, tidak ada nyeri tekan - Vulva : lochea rubra, tidak bau 10 cc A : Post partum hari kedua P : - Menjelaskan pada ibu bahwa kondisinya sudah membaik - Menganjurkan ibu untuk makan minum yang bergizi untuk mempercepat pemulihan - Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup dan menjaga kebersihan pribadi - Menganjurkan ibu untuk control ke PKM terdekat bila mengalami tanda-tanda bahaya seperti : demam, perdarahan yang banyak, pusing berlebihan, dan lain-lain. - Memastikan pemantapan ibu untuk menggunakan alat KB segera setelah masa nifas - Menganjurkan ibu untuk control ulang 1 minggu kemudian di PKM terdekat dan menanyakan jadwal pelayanan KB ke bidan dan PLKB setempat. Evaluasi : jam 10.00 wita Ibu mengerti tentang penjelasan yang diberikan dan mengatakan akan segera ke PKM bila ada tanda-tanda bahaya. Ibu mengatakan akan berusaha mengikuti petunjuk seperti : makan/minum yang bergizi, istirahat yang cukup,menjaga kebersihan diri Ibu dan suami mengatakan mantap untuk menggunakan MOW Ibu mengatakan akan control ke PKM 1 minggu kemudian yaitu tanggal 16 Agustus 2007 dan akan mendaftarkan diri untuk menjadi calon akseptor Kontap.

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI S DENGAN BBLR DI RUANG NEONATUS / NICU RSU dr. R. SOEDJONO SELONG TANGGAL 29-02-2008 I. PENGUMPULAN DATA DASAR Hari/tanggal pengkajian Waktu Tempat A. Data Subyektif 1. Identitas Nama Lahir Umur Anak ke : Bayi S : tanggal 25 Pebruari 2008 jam 01.20 wita : 4 hari : dua : Jumat,29 Pebruari 2008 : Pukul 09.00 wita : Ruang NICU

Jenis kelamin : Laki-laki Nama ibu Umur Agama Suku Pendidikan Pekerjaan Alamat Nama ayah Umur Agama Suku Pendidikan : Ny S : 20 tahun : Islam : Sasak : SD : ibu rumah tangga : Dasan Bagek, Apitaik, Pringgabaya : Tn T : 23 tahun : Islam : Sasak : SMA

Pekerjaan Alamat

: Tani : Dasan Bagik, Apitaik, Pringgabaya

2. Keluhan utama Ibu mengatakan bayinya kecil, tidak dapat digendong dan agak sulit diberi netek. 3. Riwayat perjalanan penyakit a. Prenatal b. Natal : Cara peralinan Penolong persalinan Tempat persalinan BBL PB LIKA LILA AS Jenis kelamin : spontan pervaginam : Bidan : Rumah Sakit : 2200 gram : 40 cm : ibu mengatakan tidak tahu : ibu mengatakan tidak tahu : Ibu mengatakan tidak tahu, tapi bayi langsung menangis : Laki-laki Usia kehamilan 9 bulan HPHT lupa Penyakit atau masalah yang diderita ibu selama hamil : tidak ada Riwayat ANC 6 x selama hamil, rutin setiap bulan Imunisasi TT yang diperoleh selama hamil 2 x

Kelainan atau masalah selama persalinan tidak ada

c. Postnatal Ibu mengatakan bayinya lahir kecil langsung menangis laki-laki, setelah lahir bayin\nya langsung dibawa ke ruang neonatus, baru boleh dilihat setelah 1 hari, bayi di rawat dalam incubator, ASI baru dimulai diberikan setelah 2 hari dengan menggunakan OGT dan pipet 4. Riwayat Psikososial Kontak diri : ibu sering mengunjungi bayinya ke ruang perawatan, mengganti popok yang basah, mengatur posisi dan letak bayi jika bergeser dari tempat tidur

dan mengatur kain sedemikian rupa untuk alas di tempat tidur sehingga bayi tidak bergeser, memberikan asi dengan spuit / OGT dan pipet/ oral Riwayat pemberian imunisasi : belum diberikan Pemenuhan kebutuhan nutrisi Asi diberikan 8 x 12 ml / sehari, 7 ml denga OGT, 5 ML dengan pipet Pemberian cairan infuse Pola eliminasi BAK sering 5-7 kali sehari, masalah tidak ada BAB 4-6 kali sehari, lembek agak encer, jumlah sedikit, warna kuning, tidak ada masalah Pola istirahat, ibu mengatakan bayi tidur terus, terbangun jika popok basah, Pola perkembangan, BBL 2200 gram, BB sekarang 2100 gram Respons keluarga terhadap kehadiran anak, ibu dan keluarga sangat saat ada rangsangan atau sentuhan tangan.

mengharapkannya, walaupun dalam keadaan seperti sekarang, ibu dan keluarga memberikan kasih sayang dan perawatan yang terbaik untuk keselamatannya B. Data Obyektif 1. Keadaan umum bayi 2. BB 3. PB 4. LIKA 5. LILA 6. Suhu 7. Nadi Gerakan/tonus otot Tangis bayi Warna kulit : 2100 gram : 40 cm : 26 cm : 6 cm : 37 C : 132 x /mt : lemah : lemah, merintih : merah

8. Pernafasan 9. Pemeriksaan fisik :

: 45 x/mt

a. Kepala bersih, rambut tumbuh merata, warna rambut hitam, tidak ada luka, tidak ada benjolan,tidak ada kelainan. b. Telinga bersih, simetris, tidak ada luka, tidak ada benjolan, tidak ada kelainan c. Mata simetris, tidak ada sekret, konjungtiva tidak pucat, seklera, tidak ecterik, tidak ada kelainan d. Hidung bersih, tidak ada sekret, tidak ada pernafasan cuping hidung, tidak ada benjolan, tidak ada kelainan e. Mulut Terpasang sonde, bersih, tidak ada kelainan Reflek isap lemah, belum maksimal

f. Leher tidak ada benjolan, tidak ada kelainan g. Dada putting susu simetris, bunyi nafas normal tidak ada tarikan di dinding dada, tidak ada kelainan h. Perut lemas tidak ada benjolan, tidak ada kelainan i. Punggung tidak ada masa, tidak ada kelainan j. Ekstremitas warna merah hangat, gerakannya lemah, tidak ada kelainan k. Genitalia, testis dan skrotum ada, bersih, tidak ada kelainan, anus tidak ada kelainan 10. Hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 27 Pebruari 2008 Hb Bilirubin direk Bilirubi total Eritrosit Trombosit Leukosit Hematokrit Gol darah : 16,1 : 0,76 : 28,35 : 3,25 : 207.000 : 18.000 : 44,1 : B Rh ( + )

II. INTERPRETASI DATA DASAR A. Diagnosa Dasar : bayi umur 4 hari, neonatus cukup bulan, sesuai masa kehamilan : Lahir 25 Pebruari 2008 jam 01.20 wita Usia kehamilan 9 bulan BBL 2200 gram, PB 40 cm, LK 26 cm, LILA 6 cm Dirawat dalam incubator, asi diberikan 8 x 12 ml / sehari, 7ml dengan OGT ,5 ml dengan pipet dan pemberian cairan impus. Bayi sadar .keadaan umum bayi, gerakan / tonus otot lemah, tangis bayi lemah, merintih, warna kulit merah, BB 2100 gram, PB 40 cm, LIKA 26 cm, LILA 6 cm, suhu 37 C, nadi 132 x/mt, pernafasan 45 x/ mt Hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 27 Pebruari 2008 bilirubin direk 0,76. Bilirubin total 28,35. Eritrosit 3,25 trombosit 207.000.leukosit 18.000, hematokrit 44,1 Gol darah B Rh + B C. Masalah Kebutuhan :- Pemenuhan kebutuhan nutrisi - Perawatan bayi BBLR :- Penjelasan tentang kebutuhan nutrisi bayi dan cara pemenuhan nutrisinya. - Penjelasan tentang perawatan bayi BBLR dan mempratikkan cara perawatan bayi BBLR III. IDENTIFIKASI MASALAH POTENSIAL Infeksi Hiportermi

IV. KEBUTUHAN TINDAKAN SEGERA Mencegah terjadinya infeksi dengan menjaga kebersihan dalam perawatan bayi dan setiap melakukan tindakan dilakukan dengan steril. Kolaborasi dengan dokter untuk terapy

Menjaga kehangatan bayi dengan merawat bayi didalam incubator dan menjaga bayi tetap kering dan bersih, tidak membiarkan popok bayi basah

V. RENCANA TINDAKAN Tanggal 29 Pebruari 2008 Pukul 09.00 Wita Penjelasan hasil pemeriksaan dan keadaan bayi pada ibu serta keluarga bayi, dan tindakan perawatan dan pengobatan yang akan diberikan pada bayi Penjelasan kepada ibu kemungkinan hal - hal yng bisa terjadi Rawat bayi dalam incubator, jaga bayi tetap hangat Kolaborasi dengan Dokter untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi, obat-obatan, pemeriksaan laboratorium Perhatikan PI setiap melakukan tindakan dan dalam perawatan sehari-hari jaga bayi tetap bersih dan kering Periksa tanda vital dan kenaikan berat badan Penjelasan pada ibu cara perawatan bayi BBLR dan mempratikkannya Penjelasan pada ibu cara pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi dan mempraktikkan cara pemberian ASI dan motivasi ibu untuk memberikan ASI VI. PELAKSANAAN TINDAKAN Tanggal 29 Pebruari 2008 Pukul 09.00 wita a. Memberikan penjelasan pada ibu dan keluarga hasil pemeriksaan bayi berat badan rendah ( kurang dari 2500 gram ) dengan keadaan lemah memerlukan perawatan yang intensif menjaga tetap hangat di dalam incubator, mendapat obat-obatan yang diperlukan bayi untuk kesehatannya b. Menjelaskan pada ibu dan keluarga kemungkinan hal-hal yang bisa terjadi, baik kedinginan kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi, biru, sesak, mudah kena infeksi, yang dapat membahayakan bayi c. Melakukan perawatan bayi dalam incubator untuk menjaga bayi tetap hangat, kain atau popok diganti dengan yang kering, mempertahankan suhu bayi 36,5 C37,5 C

d. Melakukan kolaborasi dengan Dokter untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi, obatobatan, pemeriksaan laboratorium : Kebutuhan cairan 150 ml/kg/hari Asi diberikan per oral 8 x 12 ml, 7ml /OGT dan 5 ml/ pipet IVFD D5 1/4 NS ( 43 ml ) + D 40 ( 7 ml ) + KCL ( 1 ml ) diberikan 3,5 ml / jam Obat-obatan Cepotaxine 2 x 50 mg IV Ranitidin 2 x 1 mg IV

Pemeriksaan laboratorium Dilakukan 3 hari sekali

e. Memperhatikan PI setiap melakukan tindakan pemasangan infus, pemasangan OGT, pengambilan darah untuk pemeriksaan, pemberian ASI dengan OGT dan pipet, mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang bayi, menjaga bayi tetap kering dan bersih. f. Melakukan pemeriksaan tanda vital suhu 36 C, nadi 152 x /mt, pernafasan 60x /mt , BB 2100 gram. g. Menjelaskan pada ibu cara perawatan bayi BBL R harus dijaga tetap hangat karena itu dirawat dengan incubator, kain atau popok tidak boleh dibiarkan basah, sebelum dan sesudah memegang bayi tangan harus dicuci, sering mungkin ibu mengunjungi bayi dan memberikan sentuhan kasihsayang sambil memperhatikannya. h. Menjelaskan pada ibu cara pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi sangat penting untuk kesehatannya karena itu bayi di pasangkan infus dan ASI diberikan melalui OGT dan pipet untuk mengetahui daya isap bayi sambil mempraktikkan cara pemberian ASI dan memotivasi ibu untuk memberikan ASI pada bayinya. VII. EVALUASI Tanggal 29 Pebruari 2008 Pukul 10.00 Wita Ibu dan keluarga mengetahui dan mengerti keadaan bayinya serta menerima tindakan yang akan dilakukan petugas untuk kesehatan bayinya.

Ibu dan keluarga mengerti kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan berusaha untuk mengindari hal itu Tanda vital normal Obat-obatan, infus, ASI sudah diberikan sesuai advis Dokter Ibu dan keluarga mengetahui cara perawatan bayi dan cara pemenuhan kebutuhan nutrisi dan sudah dijelaskan bersedia untuk melakukannya sesuai dengan yang

MENGETAHUI :

PEMBIMBING LAHAN

PEMBIMBING PENDIDIKAN

( NI PUTU KARUNIA EKAYANI,SST)

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI S DENGAN BBLR DI RUANG NEONATUS / NICU RSU dr. R. SOEDJONO SELONG
TANGGAL 29-02-2008

DISUSUN

O L E H

JULIANA NIM : P071240005 292/K

POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN KEBIDANAN PROGRAM KHUSUS LOMBOK TIMUR TAHUN 2008 ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI NORMAL DI PUSKESMAS LENEK TANGGAL 16 JANUARI 2008
Hari / tanggal Pengkajian Waktu Tempat A. DATA SUBYEKTIF ( S ) 1. IDENTITAS BAYI : Senin 16 Januari 2008 : Pukul 09.00 wita : Puskesmas LENEK

- Nama - Tanggal lahir - Jenis kelamin

: By. H : 16-01-2008 : Perempuan IBU AYAH Tn.G 30 th SMP Tani Sasak/Indonesia Gapuk

2. IDENTITAS ORANG TUA Nama Umur Pendidikan Pekerjaan Alamat : Ny. N : 28 th : SD : IRT : Gapuk

Suku/Bangsa : Sasak/Indonesia

3. RIWAYAT KEHAMILAN DAN KELAHIRAN A. Prenatal Ibu hamil ke-3, UK 9 bulan, ANC 6 x di posyandu, TT 2 x, obat yang dikonsumsi Selama hamil : FE dan Vitamin, selama hamil ibu tidak mengkonsumsi jamu dan obat-obatan lain selain yang diberikan oleh Bidan B. NATAL Bayi lahir tanggal 16-01-2008 jam 01.30 wita di Puskesmas, Jenis kelamin perempuan. Cara persalinan Spt B dengan letak Kep B.

C. PASCA LAHIR A-S : 6-8, BBL: 3500 gr, BB: 50 cm, DJ : 146 x/ m, RR : 48 x/m, S : 36,8 C, CRT : 1 detik 4.RIWAYAT KESEHATAN IBU - Ibu mengatakan selama hamil tidak pernah menderita penyakit yang berat (penyakit Jantung, ginjal, hipertensi cronis, dll ) dan tidk pernah mengalami penyakit infeksi akut seperti malaria, typhus, dll. - Ibu mengatakan tidak memiliki penyakit keturunan seperti kencing manis, peny. Jantung, dan tidak memiliki keturunan kembar.

- Riwayat abortus berulang dan lahir mati tidak ada 5. RIWAYAT KEHAMILAN DAN PERSALINAN SEBELUMNYA No. Tempat 1 2 3 Persalinan PKM PKM Ini UK 9 bl 9 bl Jenis Perslnan Spontan Spontan Penolong Bidan Bidan Riwayat penyakit hamil bersln Nifas JK P P BBL 3200 3500 H/M H H

6. RIWAYAT PSIKOSOSIAL - Ibu dan keluarga sangat gembira dengan kelahiran bayi, dan selalu bergantian menggendong bayi. - Ibu mengatakan ASI nya belum banyak keluar tapi Bayi sudah dicoba diberikan ASI, -Ibu mengatakan sudah memandikan bayinya B. DATA OBYEKTIF ( O ) 1. Keadaan Umum BBL LIKA Kesadaran Tonus otot Aktiftas Kulit Tangisan 2. Tanda-tanda Vital Suhu : 36,5 C, DJA : 146 x / mt, RR : 48 x / mt 3. Pemeriksaan fisik - Kepala - Telinga - Hidung - Bibir dan mulut : bentuk simetris, pus ( - ), sclera tidak ikterus : simetris : simetris, nafas cuping hidung ( - ) : kelainan (-), palatum normal reflek isap ( + ) : 3500 gm, PB : 50 cm : 35 cm, LIDA : 33 cm, LILA : 10 cm, Li abd : 32 cm, : Baik : normal : Baik : warna kemerahan, tanda lahir ( - ), kelainan ( - ) : keras

- Leher - Dada

: simetris, tidak ada pembengkakan / tumor. : bentuk simetris, putting susu ( + ), retraksi (-) Bunyi nafas : tidak ada ronchi Bunyi jantung : regular

Abdomen

: penonjolan tali pusat saat menangais Kembung (-) Tali pusat : masih basah, bau (+), perdarahan (-)

Bahu, lengan dan tangan : simetris, jumlah jari lengkap, kelainan (-) System syaraf : refleks moro (+), refleks menggenggam (+) Genitalia : jenis kelamin laki-laki, testis dalam scrotum (-) kelainan (-) Tungkai dan kaki : gerakan normal, jumlah jari lengkap, kelainan (-) Punggung : pembengkakan dan kecekungan (-) Anus : lubang anus (+), faeces (+), haemorhoid (-)

4. Obat yang telah diberikan - vitamin K,O,1 mg - salef mata C. ASSASEMENT ( A ) Diagnosa : neonatus normal hari pertama Dasar : Bayi aterm lahir tanggal 16-01-2008 jam 01.30 wita. BBL : 3500 gram, PB : 50 cm, A-S : 6 8 Suhu : 36,5 C, DJA : 146 x/mt, RR 48 x/mt Kesadaran : composmentis, tonus otot normal, aktivitas baik. Reflek isap (+), reflek moro (+), menggenggam (+). Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya kelainan Masalah : - Tidak ada D. PLANNING ( P )

Menjelaskan hasil pemeriksaan pada ibu, bahwa bayinya dalam keadaan normal, dan bayinya harus segera diberi ASI dan dilakukan perawatan bayi untuk mencegah infeksi. Memandikan bayi dan merawat tali pusat. Menggantikan pakaian bayi yang kotor dengan yang bersih. Memotivasi ibu untuk selalu memberikan ASI Mengajarkan cara perawatan bayi : Beri ASI sesuai kebutuhan setip kali bayi menginginkannya Selalu kontak dengan bayi . Jaga bayi dalam keadaan bersih, hangat dan kering untuk selalu menjaga kehangatan bayi, dengan mengganti popok dan selimut setiap selesai BAB/BAK. Memastikan bayi tetap hangat dengan memeriksa telapak kaki bayi sewaktu-waktu, bila teraba dingin atau panas laporkan ke petugas. Memperhatikan apakah ada perdarahan tali pusat atau tidak. Cari pertolongan medis jika terdapat tanda bahaya pada bayi.seperti : o Bayi tidak mau / sulit menghisap ASI o Bayi sesak / sulit bernafas o Aktifitas bayi lemah / terus menerus tidur tampa bangun untuk menyusui o Warna kulit / bibir biru atau bayi sangat kuning o Badan panas / badan dingin o Bayi muntah-muntah / perut kembung o Tangis lemah / tangis melengking Membantu ibu cara/tehnik menyusui. Membantu cara menyusui yang baik yaitu : Kapala dan badan bayi dalam garis lurus Bayi dipegang dekat badan ibu Seluruh badan bayi ditopang dengan tangan ibu Bayi mendekat payudara, hidung berhadapan dengan putting

Perlekatan bayi pada saat menyusui dengan baik : Tampak lebih banyak areola di atas bibir Mulut bayi terbuka lebar Bibir bawah bayi terputar keluar Dagu bayi menempel pada payudara

Menjelaskan tentang ASI eksklusif Menjelaskan tentang ASI, manfaat ASI untuk ibu dan bayi. Menjelaskan tentang kecukupan ASI. Menjelaskan pentingnya pemberian ASI

EVALUASI Tgl 16-1-2008 jam 10.00 wita Ibu mengerti penjelasan yang diberikan oleh bidan Ibu mengatakan mau melaksanakan anjuran bidan Ibu mengatakan mengerti tanda-tanda bahaya pada bayi dan menghubungi bidan bila hal tersebut terjadi Ibu mengerti cara/tehnik menyusui yang benar dan bisa mempraktekkannya Keadaan umum bayi : baik, temp : 36,8C, pernafsan teratur Bayi menyusui kuat, daya isap baik, gerakan aktif Kulit kemerahan BAB / BAK : ( + ) Tali pusat sudah dirawat Tidak ditemukannya tanda-tanda infeksi Tidak ditemukan tanda-tanda bahaya Bayi tertidur pulas. MAHASISWA

FATHIYATUN

MENGETAHUI :

PEMBIMBING LAHAN

PEMBIMBING PENDIDIKAN

(WIJERI)

MAHASISWA

B. IMMI ANDAYANI

MENGETAHUI :

PEMBIMBING LAHAN

PEMBIMBING PENDIDIKAN

( RABITAH,AMd Keb )