Anda di halaman 1dari 13

'Sinar Ultra-Violet' Berdasarkan Spektrumnya : Dilihat dari segi spektrum panjang gelombang, Sinar UV terbagi dalam :

UV V = 100-190 nm : radiasi sinar UV yang hanya ada di ruang hampa udara.

UV C = 190-280 nm : UV dari sinar matahari yang tertahan di atsmosfir.

UV B = 280-315 nm : bisa menyebabkan kanker kulit, pedih mata, penyakit kornea.

UV A = 315-380 nm : mengakibatkan kulit terbakar, katarak dini.

Sinar UV ini tidak tampak, sedangkan gelombang pada sinar tampak adalah 380-780 nm, yang berwarna ungu-kemerahan. Menurut medium perantaranya : 1. gelombang mekanik adalah gelombang yang didalam perambatannya memerlukan medium perantara. Hampir semua gelombang merupakan gelombang mekanik.

2.

Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang perambatannya tidak memerlukan medium perantara. Contoh : sinar gamma (), <> sinar X, 0,01 - 100 A sinar ultra violet jauh 10-200 nm, sinar UV dekat 200-400 nm cahaya tampak, 400 nm - 750 nm

didalam

infra merah, 0.75 1.000 m atau pada bilangan gelombang 13.000 10 cm1

gelombang radar, beberapa milimeter hingga satu meter gelombang TV, 10 desimeter atau sekitar 10 cm sampai 1 meter gelombang radio, 1 - 1.000 meter

Spektrum Gelombang Dalam spektrum gelombang elektromagnetik, fenomena radiasi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari terletak pada spektrum radiasi thermal yaitu terletak antara rentang Cahaya Tampak dan

Gelombang Radio. Radiasi termal sebagian ada yang dapat diamati (visibel) ada pula yang tidak termati oleh mata kita. Melalui thermal sensing and imaging, visualisasi emisi radiasi termal yang terdapat dalam spektrum inframerah menjadi mudah untuk diketahui

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

Spektrum Gelombang Elektromagnetik adalah rentang semua radiasi elektromagnetik yang mungkin. Spektrum elektromagnetik dapat dijelaskan dalam panjang gelombang, frekuensi, atau energi per foton

Gelombang Radio

Gelombang radio memiliki beberapa nama sesuai dengan panjang gelombangnya. Namanama gelombang radio tersebut yaitu : Gelombang radio panjang ( >103 m) Gelombang radio menengah (102 << 103 m) Gelombang radio pendek (101 << 102 m)

Pada tahun 1901, Guglielmo Marconi berhasil mengirim gelombang radio dengan frekuensi 1 MHz melintasi Samudera Atlantik. Gelombang tersebut merambat mengikuti kelengkungan bumi karena mengalami pemantulan oleh lapisan konduktif di atmosfer, yaitu lapisan ionosfer. Sekarang gelombang radio dipancarkan dari stasiun radio dan televise untuk mengirimkan informasi ke pemirsa. Pada tahun 1932, Karl Guthe Jansky menyimpulkan bahwa gangguan gelombang radio yang seringkali muncul bersumber dari pusat galaksi kita. Dan saat itu merupakan awal kelahiran radio astronomi. Ada 2 macam cara membawa gelombang radio : 1. Modulasi Amplitudo (AM) Amplitudo gelombang radio disesuaikan gelombang bunyi dengan frekuensi tetap. 2. Modulasi Frekuensi (FM) Frekuensi gelombang radio disesuaikan gelombang bunyi dengan amplitudo tetap. dengan frekuensi dengan frekuensi

Gelombang Mikro (10-3 << 10-1 m)

Pada tahun 1946, Percy Le Baron Spencer mengamati bahwa bongkahan gula yang terdapat di saku celananya meleleh ketika ia sedang bekerja dengan gelombang mikro. Setahun kemudian perusahaannya berhasil membuat dan memasarkan oven microwave pertama. Selain digunakan untuk oven microwave, gelombang mikro juga digunakan untuk memancarkan sinyal televise dan telepon melalui cakram logam yang dipasang di pemancar pemancar. Sementara itu, di alam semesta masih terdapat radiasi latar belakang gelombang mikro yang merupakan sisa dari proses ledakan besar (big bang) yang terjadi miliaran tahun lalu.

Spektrum Gelombang Elektromagnetik