Anda di halaman 1dari 4

Ciprofloxacin

adalah antibiotik yang berasal dari golongan

Fluoroquinolon. Ciprofloxacin diindikasikan untuk pengobatan infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh kuman - kuman yang multi resisten dan Pseudomonas Auroginosa. Kadarnya dapat ditentukan secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Dalam penelitian ini dilakukan penetapan kadar Ciprofloxacin dalam sediaan kaplet dengan nama dagang dan generik secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi ( KCKT ) metode fase balik menggunakan kolom VP-ODS ( 4,6 mm x 25 cm ), fase gerak yang digunakan campuran larutan asam fosfat 0,025 M : Acetonitril ( 80:20 ), laju alir 1,5 ml/menit dan pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 278 nm. Hasil uji identifikasi yang dilakukan terhadap Ciprofloxacin HCl BPFI, kaplet Ciprofloxacin dengan nama dagang dan generik diperoleh puncak dengan waktu tambat rata-rata 2,9 menit. Luas puncak dengan konsentrasi, pada berbagai konsentrasi dengan koefisien korelasi (r) = 0,9993 dan dari hasil perhitungan diperoleh persamaan regresi Y = 76080,88 X + 2385291,75. Hasil penelitian diperoleh kadar Ciprofloxacin sebenarnya berdasarkan luas puncak dari sediaan kaplet dangan nama dagang produksi Industri Farmasi : 104,51 1,37% ( PT. Indofarma ), 104,03 0,52% ( PT. Novell ), 104,02 0,33% ( Sanbe ), dan dengan dagang Floxigra 95,11 0,02% ( PT. Grahafarma ), Floxifar 103,09 1,12% ( PT. Ifars ), Lapiflok 105,25 0,73% ( PT. Lapi ), Viflox 107,12 0,89% ( PT. Tropicana Mas Pharmaceutical ). Kadar yang diperoleh dari hasil percobaan untuk sediaan kaplet yang ditentukan berdasarkan pengukuran luas puncak keseluruhannya memenuhi persyaratan kadar yang tertera dalam USP 30.

Ciprofloxacin 500 mg
May 15th, 2010 Obat Penyakit Posted in Obat

Deskripsi: Siprofloksasin merupakan anti infeksi sintetik golongan kinolon yang menghambat DNA-girase. Tidak menunjukkan resistensi paralel terhadap antibiotika lain yang tidak termasuk dalam golongan karboksilat. Efektif terhadap bakteri yang resisten terhadap antibiotika lain misalnya aminoglikosida, penisilin, sefalosporin dan tetrasiklin. Siprofloksasin efektif terhadap bakteri gram-negatif dan gram-positif. Komposisi: Tiap tablet salut selaput mengandung siprofloksasin hidroklorida monohidrat setara dengan siprofloksasin 500 mg. Indikasi: Untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh kuman patogen yang peka terhadap siprofloksasin pada saluran kemih kecuali prostatitis; uretritis dan servisitis gonore; saluran pernafasan kecuali pneumonia oleh streptokokus; kulit dan jaringan lunak; tulang dan sendi; saluran pencernaan termasuk demam tifoid dan paratifoid. Dosis: Infeksi saluran kemih: ringan, sehari 2 kali 250 mg; berat, sehari 2 kali 500 mg. Infeksi saluran nafas, tulang, sendi, kulit dan jaringan lunak: ringan, sehari 2 kali 500 mg; berat, 2 kali sehari 750 mg. Infeksi saluran cerna: sehari 2 kali 500 mg. Gonore akut: sehari 250 mg, dosis tunggal. Dosis dengan gangguan fungsi ginjal: dimana klirens kreatinin kurang dari 20 ml/min maka dosis yang dianjurkan 500 mg sehari atau 250 mg bila diberikan 2 kali sehari. Kemasan: Ktk 50 No. Registrasi: GKL9320916717B1 Produksi: PT Indofarma TBK Tersedia di apotik dan toko obat terdekat.

GLUCODEX GOLONGAN KANDUNGAN Gliclazide. INDIKASI Semua tipe diabetes yang mulai terjadi setelah dewasa, yang dikombinasi dengan Biguanida. KONTRA INDIKASI IDDM, diabetes dengan komplikasi asidosis & ketosis, diabetes pada anak remaja, penderita diabetes yang sedang menjalani pembedahan, koma diabetikum. Infeksi atau trauma berat. Insufisiensi ginjal atau hati yang parah. Wanita hamil, anak-anak. PERHATIAN Insufisiensi ginjal, disfungsi hati. Interaksi obat : - efek hipoglikemik dipertinggi oleh Salisilat, Fenilbutazon, bloker, Klofibrat, Sulfonamida, antikoagulan Koumarin, dan obat-obat penghambat mono amin oksidase. - efek hipoglikemik dikurangi oleh obat-obat kontrasepsi oral, kortikosteroid, dan diuretika Tiazid. EFEK SAMPING Mual, muntah, nyeri lambung, sakit kepala, reaksi kulit. KEMASAN Tablet 80 mg x 10 x 10 biji. DOSIS Awalnya 40-80 mg sebelum makan pagi, ditingkatkan sebesar 40-80 mg/hari, sampai menjadi 320 mg/hari. PENYAJIAN Dikonsumsi bersamaan dengan makanan

175.450/kemasan

Untuk transaksi pembelian produk di Medicastore bisa melalui telepon di 021-726 2637 atau lihat di apotik.medicastore.com Harga tersebut diatas tidak mengikat dan sewaktu-waktu dapat berubah. Untuk informasi harga terkini dan pembelian, silahkan hubungi call center kami di 021-726 2637 atau email ke order@medicastore.com

PABRIK Dexa Medica.

GLUDEPATIC GOLONGAN KANDUNGAN Metformin HCl. INDIKASI Terapi awal untuk diabetes yang baru terjadi setelah dewasa yang baru terdiagnosa pada pasien yang dietnya mengalami kegagalan. Terapi tunggal pada kegagalan Sulfoniluria primer atau sekunder. Terapi kombinasi dengan Sulfoniluria. Terapi tambahan pada IDDM (diabetes melitus yang bergantung pada insulin). KONTRA INDIKASI Koma diabetikum, ketoasidosis, kerusakan ginjal, penyakit hati kronis, gagal jantung & infark miokardial yang baru terjadi, alkoholisme, hipoksemia, riwayat asidosis laktat, syok, insufisiensi paru. PERHATIAN Kondisi yang menyebabkan dehidrasi, pasien dengan infeksi atau trauma serius. Hentikan terapi 2-3 hari sebelum pembedahan atau pemeriksaan medis. Dibutuhkan pemeriksaan ginjal secara teratur. Interaksi obat : - sesuaikan dosis antikoagulan. - penurunan klirens ginjal jika digunakan dengan Simetidin. - bisa menyebabkan hipoglikemia jika digunakan dengan Sulfonilurea atau Insulin. - resiko asidosis laktat ditingkatkan oleh alkohol. - bisa mengganggu penyerapan VItamin B12. EFEK SAMPING Gangguan saluran pencernaan, asidosis laktat (jarang terjadi). INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL B: Baik penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin maupun penelitian terkendali pada wanita hamil atau hewan coba tidak memperlihatkan efek merugikan (kecuali penurunan kesuburan) dimana tidak ada penelitian terkendali yang mengkonfirmasi risiko pada wanita hamil semester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trisemester selanjutnya). KEMASAN Tablet 500 mg x 10 x 10 biji. DOSIS Awalnya : 2 kali sehari 1 tablet. Selanjutnya : 3 kali sehari 1 tablet. PENYAJIAN Dikonsumsi bersamaan dengan makanan s