P. 1
Form Ape Kabupaten by 27062011

Form Ape Kabupaten by 27062011

|Views: 29|Likes:
Dipublikasikan oleh Marojahan Andreas Situmorang

More info:

Published by: Marojahan Andreas Situmorang on Sep 30, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/06/2013

pdf

text

original

Kota – 2007 1

FORMULIR EVALUASI
PELAKSANAAN PENGARUSUTAMAAN GENDER
PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN

TAHUN 2011











Kota – 2007 2

PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR

Berikut disajikan langkah-langkah pengisian formulir yaitu:
1. Berikan tanda Lingkaran ( ) pada pilihan jawaban yang disediakan.
2. Apabila jawaban “YA” silahkan untuk mengisi dan melampirkan jawaban atas pertanyaan tersebut.
3. Apabila jawaban “TIDAK” lanjutkan ke pertanyaan sesuai petunjuk pada kolom jawaban.
4. Isilah titik-titik sesuai kondisi yang ada pada pertanyaan-pertanyaan yang ada.

IDENTITAS KABUPATEN
1. Nama Kabupaten
2. Nama Lembaga yang menangani
Pemberdayaan Perempuan
...........

3. Dasar hukum Nama Lembaga yang
menangani Pemberdayaan Perempuan
4. Nama Pimpinan Lembaga
5. Alamat

6. Telepon/fax
7. HP (contact person)







Kota – 2007 3

I. PERTANYAAN TENTANG PENERAPAN PRASYARAT PUG

Pertanyaan Jawaban
1. KOMITMEN
A. Peraturan pemerintah tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Kabupaten
1. Apakah ada peraturan tentang pelaksanaan Pengarusutamaan
Gender di Kabupaten Saudara?
1. Ya
2. Tidak → ke 1.2.
1.1. Jika YA, sebutkan dan lampirkan! 1. Peraturan Daerah
2. Peraturan Bupati
3. Keputusan Bupati
4. Surat Edaran Bupati
5. Peraturan lainnya, sebutkan!
1.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
2. Apakah peraturan-peraturan sebagaimana tersebut sudah
disosialisasikan di Kabupaten Saudara?
1. Ya
2. Tidak → ke 2.3.
2.1. Jika YA, kepada siapa?
2.1.1. Eksekutif

1. Eselon II
2. Eselon III
3. Eselon IV
4. Staf
2.1.2. Legislatif 1. Komisi mitra kerja
2. Panitia Anggaran
3. Komisi Lainnya
2.1.3. Yudikatif 1. Pengadilan
2. Kejaksaaan
2.1.4. Lembaga masyarakat 1. LSM
2. Perguruan Tinggi
3. Dunia Usaha
2.2. Forum apa yang digunakan dalam sosialisasi dengan eksekutif,
legislatif, yudikatif maupun dengan masyarakat?
1. Roundtable Discussion (RTD)
2. Workshop atau seminar
Kota – 2007 4

3. Kunjungan
4. Lainnya, sebutkan!
2.3. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
B. Tindak Lanjut Peraturan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Kabupaten
3. Apakah ada tindak lanjut dari peraturan pelaksanaan PUG di
Kabupaten?
1. Ya
2. Tidak → ke 3.2.
3.1. Jika YA, dalam bentuk apa? 1. Pembentukan Pokja PUG
2. Penyusunan Rencana Aksi Daerah tentang PUG
3. Lainnya, sebutkan!
3.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?

………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….


2. KEBIJAKAN
A. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
4. Apakah RPJMD di Kabupaten Saudara telah mengintegrasikan isu
gender?
1. Ya
2. Tidak → ke 4.2.
4.1. Jika YA, sebutkan pada bagian mana? 1. Kondisi Umum, Jelaskan!
2. Isu Strategis, Jelaskan!
3. Strategi dan Arah Kebijakan, Jelaskan!
4. Tujuan, Jelaskan!
5. Sasaran, Jelaskan!
6. Program/Kegiatan, Jelaskan!
4.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
B. Renstra SKPD
5. Apakah Renstra di SKPD Kabupaten Saudara telah mengintegrasikan
isu gender pada bagian-bagian sebagaimana pada nomor 4.1. di
atas?
1. Ya
2. Tidak → ke 5.2.
5.1. Jika YA, sebutkan SKPD-nya!
1. SKPD…..
2. SKPD…..
3. Dst.
5.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa? ………………………………………………………………………………………………………………………
Kota – 2007 5

………………………...…………………………………………………………………………………………….
C. Rencana Kerja (Renja) Tahunan yang Responsif Gender
6. Apakah Renja di SKPD Kabupaten Saudara telah mengintegrasikan
isu gender pada bagian-bagian sebagaimana pada nomor 4.1. di
atas?
1. Ya
2. Tidak → ke 6.2.
6.1. Jika YA, sebutkan SKPD-nya!
1. SKPD…..
2. SKPD…..
3. Dst.
6.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….

3. KELEMBAGAAN PENGARUSUTAMAAN GENDER
A. Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender
7. Apakah ada kelompok kerja Pengarusutamaan Gender di Kabupaten?
1. Ya
2. Tidak → ke 7.2.
7.1. Jika YA, lampirkan! 1. Peraturan Bupati
2. Keputusan Bupati
3. Surat Edaran Bupati
4. Peraturan lainnya, sebutkan!
7.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
8. Apakah ada Tim Kerja fungsional PUG di SKPD? 1. Ya
2. Tidak → ke 8.2.
8.1. Jika YA, dalam bentuk apa?

1. Focal Point PUG
2. Tim teknis PUG
3. Lainnya, sebutkan!
8.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
9. Sebutkan keanggotaan kelompok kerja PUG!



1. Bappeda
2. Badan/Biro PP
3. Badan Keuangan Daerah
4. Bawasda/Inspektorat
Kota – 2007 6

5. Lainnya, sebutkan!
10. Apakah Kepala Bappeda ditetapkan sebagai ketua kelompok kerja
Pengarusutamaan Gender?

1. Ya
2. Tidak
10.1. Jika TIDAK, mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
11. Apakah ada pertemuan kelompok kerja Pengarusutamaan Gender? 1. Ya
2. Tidak → ke 11.2.
11.1. Jika YA, berapa kali pertemuan kelompok kerja
Pengarusutamaan Gender dalam satu tahun?
1. Satu kali
2. Dua kali
3. Tiga kali
4. Empat kali atau lebih
11.2. Sebutkan agenda/topik pertemuan kelompok kerja
Pengarusutamaan Gender!
1. Sosialisasi PUG
2. Advokasi PUG
3. Penyusunan PPRG
4. Monev Pelaksanaan PPRG
5. Lainnya, sebutkan!
11.3. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
12. Apakah telah dilakukan capacity building tentang Perencanaan dan
Penganggaran Responsif Gender bagi anggota kelompok kerja
Pengarusutamaan Gender oleh Pemerintah Kabupaten?
1. Ya
2. Tidak → ke 12.3.
12.1. Jika YA, siapa yang melaksanakan?
1. Kementerian PP dan PA
2. Badan/Biro PP
3. Lainnya, sebutkan
12.2. Dalam bentuk apa capacity building tersebut dilakukan?
1. Pelatihan
2. Pendampingan
3. Pertemuan Focal Point
4. On Job Training
5. Lainnya, sebutkan!
12.3. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
B. Rencana Kerja Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender
13. Apakah ada rencana kerja tahunan kelompok kerja Pengarusutamaan
Gender?
1. Ya
2. Tidak → ke 13.2.
13.1. Jika YA, sebutkan dan lampirkan!
………………………………………………………………………………………………………………………
Kota – 2007 7

………………………...…………………………………………………………………………………………….
13.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa? ………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
C. Laporan Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender
14. Apakah kelompok kerja Pengarusutamaan Gender membuat laporan? 1. Ya
2. Tidak → ke 14.2.
14.1. Jika YA, lampirkan!
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
14.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa? ………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
15. Apakah laporan tersebut disampaikan kepada Bupati? 1. Ya
2. Tidak
4. SUMBERDAYA MANUSIA DAN ANGGARAN
A. Sumberdaya Manusia di Pemerintahan Daerah Kabupaten
16. Apakah Pemerintahan Kabupaten Saudara memanfaatkan fasilitator
yang memiliki kemampuan/pengalaman atau yang sudah
mendapatkan TOT/pelatihan tentang PUG dalam melakukan capacity
building PUG?
1. Ya
2. Tidak → ke 16.2.
16.1. Jika YA, berapa jumlah fasilitator yang memiliki
kemampuan/pengalaman atau yang sudah mendapatkan
TOT/pelatihan tentang PUG yang dimiliki Pemerintahan
Kabupaten Saudara?
…………………. Orang
16.2. Jika TIDAK, dari mana Pemerintahan Kabupaten Saudara
mendapatkan fasilitator dalam melakukan capacity Building
PUG?
1. Pemerintah Pusat (Kementerian PP dan PA, K/L)
2. Pemerintah Provinsi
3. Pusat Study Wanita/Gender setempat
4. LSM
5. Lainnya, sebutkan!)
B. Sumberdaya Manusia di Tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah
17. Apakah komponen perencana pada SKPD di Kabupaten Saudara
sudah dilatih analisis gender?
1. Ya
2. Tidak → ke 17.2.
17.1. Jika YA,
17.1.1. Berapa SKPD dari seluruh SKPD yang ada?
………… SKPD
Kota – 2007 8

17.1.2. Lembaga apa yang memfasilitasi pelatihan analisis
gender?
1. Pemerintah Pusat (Kementerian PP dan PA, K/L)
2. Badan/Biro PP Kabupaten
3. Pusat Study Wanita/Gender setempat
4. LSM
5. Lainnya, sebutkan!
17.2. Jika tidak ada komponen perencana pada SKPD yang dilatih
analisis gender, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
C. Anggaran Pelembagaan Pengarusutamaan Gender
18. Apakah ada alokasi anggaran untuk mendukung kelompok kerja
Pengarusutamaan Gender?
1. Ya
2. Tidak → ke 18.3.
18.1. Jika YA, berapa alokasinya?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
18.2. Di SKPD mana saja anggaran tersebut tersedia?
1. SKPD…..
2. SKPD…..
3. Dst.
18.3. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
5. ALAT ANALISIS GENDER
A. Alat Analisis Gender di Kabupaten
19. Apakah Kabupaten Saudara menggunakan alat analisis gender dalam
perencanaan?
1. Ya
2. Tidak → ke 19.3.
19.1. Jika YA, sebutkan!
1. Gender Analysis Pathway
2. Proba
3. SWOT
4. Lainnya, sebutkan!
19.2. Siapa yang melakukan analisis gender dalam perencanaan?
1. Bappeda
2. Badan PP dan KB
3. Komponen Perencana SKPD
4. Lainnya, sebutkan!
19.3. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
B. Pedoman Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender di Kabupaten
Kota – 2007 9

20. Apakah sudah ada pedoman Perencanaan dan Penganggaran
Responsif Gender?
1. Ya
2. Tidak → ke 20.2.
20.1. Jika YA, sebutkan!
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
20.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
21. Apakah pedoman Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender
sudah disosialisasikan di Pemerintahan Kabupaten Saudara?
1. Ya
2. Tidak → ke 21.2.
21.1. Jika YA, pada SKPD mana?
1. SKPD…..
2. SKPD…..
3. Dst.
21.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
22. Apakah pedoman Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender
sudah disosialisasikan pada mitra kerja Kabupaten Saudara?
1. Ya
2. Tidak → ke 22.2.
22.1. Jika YA, sebutkan mitra kerjanya!
1. PSW
2. LSM
3. Dunia Usaha
4. Lainnya, sebutkan!
22.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
6. DATA GENDER
A. Peraturan tentang Data Terpilah Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten
23. Apakah ada peraturan tentang penyusunan data terpilah menurut jenis
kelamin di Kabupaten Saudara?
1. Ya
2. Tidak → ke 23.2.
23.1. Jika YA, sebutkan!
1. Peraturan Bupati
2. Keputusan Bupati
3. SE Bupati
4. Peraturan lainnya, sebutkan!
23.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?

………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
Kota – 2007 10

B. Data Terpilah di Tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah
24. Apakah terse dia data terpilah menurut jenis kelamin di SKPD?
1. Ya
2. Tidak → ke 24.2.
24.1. Jika YA, sebutkan!
1. Kabupaten dalam Angka
2. Statistik Gender
3. Indikator Gender
4. Lainnya, sebutkan!
24.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa? ………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
25. Apakah data terpilah menurut jenis kelamin sebagaimana Nomor 24.1.
digunakan dalam menyusun RKA SKPD?
1. Ya
2. Tidak → ke 25.2.
25.1. Jika YA, sebutkan SKPDnya!
1. SKPD…….
2. SKPD…….
3. Dst.
25.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
7. PARTISIPASI MASYARAKAT
A. Forum dengan Lembaga Masyarakat untuk Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender
26. Apakah Kabupaten Saudara memiliki forum dengan Lembaga
Masyarakat untuk pelaksanaan Pengarusutamaan Gender?
1. Ya
2. Tidak → ke 26.2.
26.1. Jika YA, sebutkan!
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
26.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
B. Peran Lembaga Masyarakat dalam Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender
27. Apakah Kabupaten Saudara mengikutsertakan Lembaga Masyarakat
dalam proses pelaksanaan PUG?
1. Ya
2. Tidak →ke 27.3.
27.1. Jika YA, pada tingkat apa?
1. Identifikasi permasalahan/isu-isu gender
2. Perencanaan dan penganggaran Program dan kegiatan
3. Pelaksanaan program dan kegiatan
4. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan
5. Lainnya, sebutkan!
Kota – 2007 11

27.2. Lembaga Masyarakat mana yang diikutsertakan?
1. Perguruan Tinggi
2. LSM
3. Dunia Usaha
4. Lainnya, sebutkan!
27.3. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….


II. PERTANYAAN TENTANG APLIKASI PENGARUSUTAMAAN GENDER

Pertanyaan Jawaban
1. DOKUMEN PERENCANAAN DAN ANGGARAN
A. Gender Budget Statement (GBS) dan TOR
28. Apakah Kabupaten Saudara sudah pernah difasilitasi penyusunan
GBS dan TOR dalam proses perencanaan dan penganggaran?
1. Ya
2. Tidak → ke 28.2.
28.1. Jika YA, sebutkan dari mana?
1. Kementerian PP dan PA
2. Badan/Biro PP
3. Lembaga Masyarakat
4. PSW
5. Lainnya, sebutkan!
28.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
29. Apakah Kabupaten Saudara menyusun GBS dan TOR dalam proses
perencanaan dan penganggaran?
1. Ya
2. Tidak → ke 29.2.
29.1. Jika YA,
29.1.1. SKPD mana yang punya GBS dan TOR?
1. SKPD…..
2. SKPD…..
3. SKPD…..
29.1.2. Pada kegiatan apa saja?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
29.1.3. Berapa persen anggaran yang di GBS-kan dari total
anggaran kegiatan?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
Kota – 2007 12

29.1.4. Berapa persen anggaran yang di GBS-kan dari total
anggaran Kabupaten Saudara?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
29.1.5. Apakah GBS dan TOR mengakomodasi isu strategis
Kabupaten saudara?
1. Ya
2. Tidak
29.1.5.1. Jika YA, berapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
29.1.6. Berapa GBS dan TOR yang diusulkan?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
29.1.7. Berapa GBS dan TOR yang disetujui oleh Biro
Perencanaan Kabupaten Saudara?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….
29.2. Jika TIDAK, jelaskan mengapa?
………………………………………………………………………………………………………………………
………………………...…………………………………………………………………………………………….





















Kota – 2007 13

III. PERTANYAAN TERBUKA TENTANG PELAKSANAAN PENGARUSUTAMAAN GENDER

Untuk mengetahui keberhasilan pelaksanaan program dan kegiatan yang mengintegrasikan perspektif gender dikembangkan pertanyaan yang sifatnya terbuka
agar pemerintah Kabupaten secara bebas dapat menjawab dan mengisinya sesuai yang diminta. Ada beberapa hal yang ditanyakan yaitu, 1) Capaian program
dan kegiatan; 2) Inovasi program dan kegiatan serta kerjasama yang telah dilakukan; dan 3) Faktor penghambat dan tindak lanjut untuk mengatasi hambatan
dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak.

1. CAPAIAN PROGRAM DAN KEGIATAN
Pemerintah Kabupaten diminta untuk menuliskan jenis-jenis kegiatan, sasaran, lokasi kegiatan dan hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan PUG dan
pemenuhan hak anak. Tuliskan dalam matriks berikut:
NO.
NAMA PROGRAM/KEGIATAN/
OUTPUT/SUBOUTPUT/
OUTCOME
OUTPUT (KELUARAN)
YANG DICAPAI
OUTCOME (HASIL)
YANG DICAPAI

KETERANGAN
1 2 3 4 5
1.
Program: .....................................................
a. Kegiatan .............................................

b. Output yang diharapkan: …………….
c. Sub-output yang diharapkan: ………..
d. Outcome yang diharapkan: ………….
2.
Program: .....................................................
a. Kegiatan .............................................

b. Output yang diharapkan: …………….
c. Sub-output yang diharapkan: ………..
d. Outcome yang diharapkan: ………….
3. Dst.


Kota – 2007 14


2. INOVASI PROGRAM, KEGIATAN DAN KERJASAMA YANG TELAH DILAKUKAN
Pemerintah Kabupaten diminta untuk mengisi jenis kegiatan yang sedang berjalan, menjadi rintisan dan sasaran yang dapat dijadikan sebagai model
percontohan pelaksanaan PUG untuk program dan kegiatan yang mengintegrasikan pencapaian kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan
perempuan dan anak, dan penguatan kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak. Tuliskan dalam matriks berikut:

JENIS KEGIATAN
KEGIATAN

SASARAN
KERJASAMA
SEDANG
BERJALAN
RINTISAN PERGURUAN TINGGI LSM
1 2 3 4 5 6
1. .............................................




2. ............................................







3. ............................................






4. dst.




















Kota – 2007 15

3. FAKTOR PENGHAMBAT DAN TINDAK LANJUT UNTUK MENGATASI HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN PUG
Untuk mengetahui faktor penghambat, kepada pemerintah Kabupaten diminta melengkapinya dengan menyebutkan hambatan/kendala internal dan eksternal
yang dihadapi serta langkah tindak lanjut untuk mengatasi hambatan pelaksanaan PUG dan pemenuhan hak anak. Tuliskan dalam matriks berikut:

PROGRAM/KEGIATAN YANG
MENDUKUNG PELAKSANAAN
PUG
FAKTOR PENGHAMBAT LANGKAH TINDAK LANJUT UNTUK MENGATASI HAMBATAN
INTERNAL EKSTERNAL INTERNAL EKSTERNAL
1 2 3 4 5
1. ............................................... 1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

2. ............................................... 1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

3. ............................................... 1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

4. ............................................... 1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst

1. ……………………….
2. ……………………….
3.dst



(nama Kabupaten), (tanggal/bulan/tahun)
…………………….…, ……………………

Ketua Pokja PUG Kabupaten……………….



(nama, tanda tangan, stempel)
………………………………………………

2... Apabila jawaban “TIDAK” lanjutkan ke pertanyaan sesuai petunjuk pada kolom jawaban. HP (contact person) . Nama Kabupaten 2. Alamat 6... Kota – 2007 2 . Isilah titik-titik sesuai kondisi yang ada pada pertanyaan-pertanyaan yang ada. IDENTITAS KABUPATEN 1. Dasar hukum Nama Lembaga yang menangani Pemberdayaan Perempuan 4. Telepon/fax 7. Nama Lembaga yang menangani Pemberdayaan Perempuan 3. Nama Pimpinan Lembaga 5.... 4. Berikan tanda Lingkaran ( ) pada pilihan jawaban yang disediakan.PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR Berikut disajikan langkah-langkah pengisian formulir yaitu: 1.. Apabila jawaban “YA” silahkan untuk mengisi dan melampirkan jawaban atas pertanyaan tersebut. 3...

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->