Anda di halaman 1dari 12

DISUSUN OLEH

Khoirunnisa Kholifatullah Luki Anggraeni Lucky Alfian F. XII TKJ 1

JOB 2 JOB 2 TOPIK : Wireless Fidelity

JUDUL : Setting IP WiFi dan Netbook

Khoirunnisa Kholifatullah Luki Anggraeni Lucky Alfian F.

KELOMPOK 6 :

NILAI

PARAF GURU

I.

LANDASAN TEORI Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya. Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat. Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP. IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (net ID) dan bagian host (host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Contohnya IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jumlah host yang dapat ditampung oleh tiap jaringan sangat besar. Kelas D dan E tidak digunakan secara umum, kelas D digunakan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk keprluan eksperimental. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian

jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut : Bit pertama IP address kelas A adalah 0, dengan panjang net ID 8 bit dan panjang host ID 24 bit. Jadi byte pertama IP address kelas A mempunyai range dari 0-127. Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255x255x255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini:

IP address kelas A Dua bit IP address kelas B selalu diset 10 sehingga byte pertamanya selalu bernilai antara 128-191. Network ID adalah 16 bit pertama dan 16 bit sisanya adalah host ID sehingga kalau ada komputer mempunyai IP address 167.205.26.161, network ID = 167.205 dan host ID = 26.161. Pada. IP address kelas B ini mempunyai range IP dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx, yakni berjumlah 65.255 network dengan jumlah host tiap network 255 x 255 host atau sekitar 65 ribu host.

IP address kelas B IP address kelas C mulanya digunakan untuk jaringan berukuran kecil seperti LAN. Tiga bit pertama IP address kelas C selalu diset 111. Network ID terdiri dari 24 bit dan host ID 8 bit sisanya sehingga dapat terbentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 host.

IP address kelas C

IP address kelas C digunakan untuk keperluan multicasting. 4 bit pertama IP address kelas C selalu diset 1110 sehingga byte pertamanya berkisar antara 224-247, sedangkan bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal istilah network ID dan host ID. IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum. 4 bit pertama IP address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255. Sebagai tambahan dikenal juga istilah Network Prefix, yang digunakan untuk IP address yang menunjuk bagian jaringan.Penulisan network prefix adalah dengan tanda slash / yang diikuti angka yang menunjukkan panjang network prefix ini dalam bit. Misal untuk menunjuk satu network kelas B 167.205.xxx.xxx digunakan penulisan 167.205/16. Angka 16 ini merupakan panjang bit untuk network prefix kelas B. II. GAMBAR RANGKAIAN
Wireless 3com Wl524

UTP CABLE

III.

ALAT DAN BAHAN


1. 2. 3. 4. NETBOOK / LAPTOP UTP CABLE ADAPTER 12V (3COM) AP 3 COM (WL.524)

IV.

LANGKAH KERJA 1. Persiapkan alat dan bahan. 2. Hubungkan Wireless 3com WL524 pada sumber listrik 3. Reset Wireless 3com WL524 dengan cara menekan tombol reset dengan menggunakan jarum/kawat/bolpoint, tekan hingga lampu Led power berkedip. 4. Kemudian hubungkan Wireless 3com WL524 dengan Netbook menggunakan kabel UTP (disarankan Straight).

5. Karena Wireless 3com WL524 menggunakan IP default 192.168.1.250 maka netbook/laptop harus diseting ip sesuai dengan IP default ( pada ujicoba ini menggunakan IP pada netbook 192.168.1.3 )

6. Stelah itu lakukan proses ping untuk mengetahui bahwa netbook dan Wireless 3com WL524 telah terkoneksi

7. Setelah terkoneksi, lakukan setting Wireless 3com WL524 dengan cara masuk ke browser (mozila firefox) ketik IP yang dimiliki Wireless 3com WL524 ( http://192.168.1.250) 8. Kemudian akan diminta memasukan password Wireless 3com WL524 (password=admin), lalu klik Log in.

9. Setelah itu pilih konfigurasi Negara (pilih lokasi lokasi Negara anda), lalu pilih apply. tunggu sampai proses setting selesai.

10. Setelah proses setting berhasil muncul tampilan login kembali. 11. Kemudian ubah konfigurasi type LAN dari Dynamic IP Address manjadi Static IP Address. Pilih apply.

12. Ganti IP Default dengan IP yang sudah ditentukan yaitu (10.10.20.1). lalu pilih Apply.

13. Setting ip netbook sesuai dengan ip (10.10.20.3). lalu pilih OK.

14. Setelah ip netbook sesuai dengan ip wireless 3com wl524. Kemudian buka browser ketikan pada alamat browse (http://10.10.20.1). Tunggu sampai tampilan log in admin wireless 3com wl524 . Apabila tampilan tersebut muncul maka konfigurasi berhasil. Lalu masukan password admin. Pilih Log in.

15. Jika ingin melakukan ujicoba dengan IP Address berbeda lakukan proses Reset dan ulang langkah kerja dari langkah kerja ke 3 sampai langkah ke 14 (sama seperti yang sebelumnya). 16. Log in kembali masukan password admin. Lalu masukan IP berikutnya ( 10.100.100.1). Pilih Apply. tunggu sampai proses konfigurasi selesai. Ubah IP pada Netbook Sesuai dengan IP wireless 3com wl524. Lalu ping ip sebelumnya untuk mengecek apakah IP sudah terubah dengan Ip yang baru. Apabila IP 10.10.20.1 Request Time Out, coba ping IP Baru yaitu IP 10.100.100.1. Apabila Reply maka IP wireless 3com wl524 sudah terubah dengan yang baru. Seperti gambar dibawah ini.

17. Kemudian buka browser ketikan pada alamat browse (http://10.100.100.1). Tunggu sampai tampilan log in admin wireless 3com wl524 . Apabila tampilan tersebut muncul maka konfigurasi berhasil. Lalu masukan password admin.

18. Reset ulang wireless 3com wl524. Kemudian masuk kembali seperti langkah-langkah sebelumnya, ganti IP Dynamic menjadi IP Static. Masukan IP berikutnya ( 192.168.10.1). lalu pilih Apply.

19. Ubah IP Address pada netbook menjadi IP 192.168.10.3. Lalu ping ip sebelumnya untuk mengecek apakah IP sudah terubah dengan Ip yang baru. Apabila IP 10.100.100.1 Request Time Out, coba ping IP Baru yaitu IP 192.168.10.1. Apabila Reply maka IP wireless 3com wl524 sudah terubah dengan yang baru. Seperti gambar dibawah ini.

20. Kemudian buka browser ketikan pada alamat browse (http://192.168.10.1). Tunggu sampai tampilan log in admin wireless 3com wl524 . Apabila tampilan tersebut muncul maka konfigurasi berhasil. Lalu masukan password admin.

21. Reset ulang wireless 3com wl524. Kemudian masuk kembali seperti langkah-langkah sebelumnya, ganti IP Dynamic menjadi IP Static. Masukan IP berikutnya ( 192.168.20.1). lalu pilih Apply. 22. Ubah IP Address pada netbook menjadi IP 192.168.20.3. Lalu ping ip sebelumnya untuk mengecek apakah IP sudah terubah dengan Ip yang baru. Apabila IP 192.168.10.1Request Time Out, coba ping IP Baru yaitu IP 192.168.20.1 . 23. Kemudian buka browser ketikan pada alamat browse (http://192.168.20.1). Tunggu sampai tampilan log in admin wireless 3com wl524 . Apabila tampilan tersebut muncul maka konfigurasi berhasil. Lalu masukan password admin.

24. Reset ulang wireless 3com wl524. Kemudian masuk kembali seperti langkah-langkah sebelumnya, ganti IP Dynamic menjadi IP Static. Masukan IP berikutnya ( 10.192.168.1). lalu pilih Apply. 25. Ubah IP Address pada netbook menjadi IP 10.192.168.3. Lalu ping ip sebelumnya untuk mengecek apakah IP sudah terubah dengan Ip yang

baru. Apabila IP 192.168.20.1Request Time Out, coba ping IP Baru yaitu IP 10.192.168.1 26. Kemudian buka browser ketikan pada alamat browse (http://10.192.168.1). Tunggu sampai tampilan log in admin wireless 3com wl524 . Apabila tampilan tersebut muncul maka konfigurasi berhasil. Lalu masukan password admin.

27. Proses Ujicoba Wireles dengan menggunakan Wireless 3com Wl 524 Telah Selesai. V. TUGAS
1. AP : 10.10.20.1 Buka Browser 2. AP : 10.100.100.1 Buka Browser 3. AP : 192.168.10.1 VI. HASIL IP : 10.10.20.1 Buka Browser 4. AP : 192.168.20.1 Buka Browser 5. AP : 10.192.168.1 Buka Browser

IP : 10.100.100.1

10

IP : 192.168.10.1

IP : 192.168.20.1

11

IP : 192.168.20.1

12